10 Orang Mengatas Namakan Gema Kab. Bandung Gelar Aksi Ujuk Rasa, Sampaikan 15 Tuntutan

YUTELNEWS.com | Bandung– Sempat terjadi antrian kendaraan akibat dari adanya penutupan akses jalan menuju komplek perkantoran Pemda Kabupaten Bandung. Antrian Panjang kendaraan terjadi di sepanjang jalan terusan Gading Tutukan keluar Tol Seroja, ini akibat adanya demontrasi yang digelar Gema Kabupaten Bandung.

Selain itu pantauan langsung dilapangan sempat terjadi pembakaran Ban Bekas tepat didepan Komplek Perkantoran Kabupaten Bandung.

Namun berkat kesiap siagaan jajaran TNI/Polri aksi pembakaran ban bekas tidak berlangsung lama, dan dapat dipadamkan dalam waktu relatif singkat.

Ada 15 Point yang disampaikan Gerakan Masyarakat Kabupaten Bandung (GEMA) dalam orasi yang disampaikannya, Gema bersama elemen (lan organisasi masyarakat sipil lainnya, hari ini turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan atas krisis sosial, ekonomi, dan ekologis yang tengah melanda Kabupaten Bandung, hal tersebut disampaikan Perwakilan Demonstran Yogi Noviantara, Pada Rabu, 3 September 2025.

Kami menilai, praktik pembangunan daerah selama ini masih jauh dari prinsip transparansi, reformasi, dan etika. Buruh, petani, guru honorer, dan masyarakat kecil justru menjadi korban dari kebijakan yang pro modal, sementara lingkungan hidup rusak akibat industri ekstraktif dan tata kelola sumber daya alam yang tidak adil,”ungkapnya.

Berikut Tuntutan para Demonstran :

1. Hapus outsourcing dan tolak upah murah di kabupaten bandung

2. Hentikan phk di kabupaten bandung

3. Hapus pajak pesangon, hapus pajak thr, hapus pajak jht, hapus diskriminasi pajak

4. mendesak pemda untuk melakukan pengawasan dan implementasi sistem manajemen k3 disetiap perusahaan dan memberikan sanksi bagi para pelanggar. Pastikan seluruh buruh di kab.bandung mendapatkan jaminan kesehatan dan keselamatan ketenagakerjaan termasuk pekerja rumah tangga

6. Naikan gaji guru honorer dan wujudkan jaminan kesejahteraan dan kesehatannya.

7. hentikan segala bentuk penggusuran paksa, alih fungsi lahan pertanian produktif 8. menolak pipanisasi air tirta raharja di wilayah pacet

9. Wujudkan pendidikan yang demokratis, ilmiah, dan mengabdi pada rakyat.

10. Menolak dan mencabut izin izin pertambangan, perkebunan, dan industri ekstraktif yang terbukti merusak lingkungan dan merampas ruang hidup rakyat seperti pertambangan galian c di kabupaten bandung

11. Mendorong audit lingkungan independen dan transparan terhadap seluruh proyek investasi skala besar yang beroperasi di wilayah kabupaten bandung termasuk geothermal di wayang windu, patuha, kamojang dil

12. Mengembangkan kebijakan berbasis ekologis lokal dan mendorong transisi energy terbarukan yang inklusif dan adil

13. Menjamin partisipasi masyarakat lokal, terutama perempuan, petani, masyarakat adat dan seluruh proses pengelolaan sumber daya alam

14. Selesaikan permasalahan sampah dan lakukan restorasi DAS citarum di wilayah sub das wilayah kabupaten bandung

15. Menolak segala bentuk refresifitas aparat dan bebaskan massa aksi yang ditahan di bandung per tanggal 28-31 Agustus 2025

Tuntutan para Demonstran ditujukan kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi.

Pantauan langsung wartawan dilapangan Demo berjalan dengan Aman, Tertib tanpa adanya Radikalisme yang terjadi, dan tidak ada pengrusakan terhadap pasilitas umum serta Pemerintah.

Yans.

Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar Dampingi Gubernur Jabar dalam Forum Dialog Terbuka Mahasiswa

YUTELNEWS.com | Bandung- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mendampingi Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi, S.H., M.M., dalam kegiatan Forum Dialog Terbuka Mahasiswa Jawa Barat yang digelar di Pelataran dan Aula Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22 Kota Bandung. Rabu, (03/09/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Kabinda Jawa Barat, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, para Ketua Fraksi Partai Politik Jawa Barat, Pejabat Utama Pemprov Jabar, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa rangkaian aksi unjuk rasa yang terjadi selama beberapa hari terakhir merupakan bentuk keresahan sekaligus otokritik mahasiswa kepada pemerintah. Namun, ia menilai dalam dinamika tersebut juga terdapat kelompok lain, baik yang terorganisir maupun tidak, sehingga terjadi gesekan antara massa aksi dengan aparat keamanan.

Sebagai mantan aktivis mahasiswa, Gubernur mengibaratkan aksi mahasiswa di Bandung sebagai bagian dari kenakalan remaja yang bisa menjadi bekal untuk masa depan.

“Kalau tidak nakal, tidak akan jadi pejabat di kemudian hari,” ujar Gubernur Jabar.

Dalam setiap aksi tentu ada yang sekadar “nakal tanpa kriminal” seperti melempar, dan ada pula yang sudah masuk kategori “nakal kriminal” karena membawa senjata atau menggunakan narkoba.

Gubernur mengungkapkan telah meminta Kapolda Jabar untuk membebaskan mahasiswa dari Komisariat HMI yang ditahan, dengan pertimbangan mahasiswa adalah generasi muda yang harus diberi ruang untuk belajar berdemokrasi.

Forum tersebut digelar dengan tujuan menyerap aspirasi mahasiswa yang belakangan kerap melakukan demonstrasi, baik di depan Gedung Sate maupun DPRD Provinsi Jawa Barat. Melalui forum ini, diharapkan lahir solusi dan rekomendasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BEM se-Jawa Barat menyampaikan sejumlah isu dan tuntutan selanjutnya aspirasi-aspirasi tersebut ditanggapi secara langsung oleh Gubernur, Ketua DPRD Jabar, serta pejabat terkait, dan akan ditindaklanjuti dalam bentuk rekomendasi resmi kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Pendam III/Siliwangi).

Yans.

Pangdam III/Siliwangi Ajak Elemen Masyarakat Bersih-Bersih Pasca Unjuk Rasa di DPRD Jabar

YUTELNEWS.com | Bandung-  Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., bersama jajaran TNI, Polri, komunitas ojek online (Ojol), perangkat kewilayahan, hingga berbagai elemen masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan pengecatan pasca unjuk rasa yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (03/09/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asintel Kasdam III/Slw, Dandim 0618/Kota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Sekretaris DPRD Provinsi Jabar, serta melibatkan tidak kurang dari 200 orang warga bersama TNI-Polri dan komunitas ojek online.

Aksi bersih-bersih tersebut dipusatkan di area Gedung DPRD Provinsi Jabar, sepanjang Jalan Tamansari hingga kawasan dekat Universitas Islam Bandung (Unisba), serta di Jalan Diponegoro.

Kegiatan dilakukan untuk merapikan kembali fasilitas umum dan lingkungan sekitar yang terdampak unjuk rasa, dengan sasaran utama pembersihan puing-puing dan sampah, serta pengecatan ulang pagar tembok DPRD Jabar yang dipenuhi coretan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Slw menegaskan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bandung.

“Hari ini kita bersih-bersih bersama Ojol, TNI, dan Polri. Kita merapikan kembali gedung-gedung atau pagar-pagar yang sudah rusak. Kita sama-sama memelihara lingkungan, jangan sampai karena kita, lingkungan jadi rusak atau kotor,” ucap Pangdam.

Kegiatan gotong royong tersebut merupakan bukti nyata sinergi seluruh elemen bangsa dalam menjaga Bandung tetap bersih, nyaman, dan asri.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi dalam merawat Kota Bandung. Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Kosasih berharap partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat dapat terus terjaga sehingga Kota Bandung tetap indah, nyaman dikunjungi, serta menjadi daya tarik wisatawan. (Pendam III/Siliwangi).

Yans.

Dandim 0607/Kota Sukabumi Berikan Pertolongan Anak Sakit Gizi Buruk di Gunungguruh.

Yutelnews.com//

Sukabumi -Komandan Kodim ( 0607/Kota Sukabumi Letkol Czi Indra Gunawan, ST., M.M. Usai mendapat laporan adanya anak yang sakit gizi buruk dan tidak memiliki biaya pengobatan di wilayah Koramil 0709/Cisaat, Dandim langsung bergerak cepat memberikan pertolongan.
(Sukabumi, 03-09-2025)

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, di Kampung Kutamaneuh RT 015 RW 008 Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Anak bernama Much Billal Tajudin Sopian
umur 11 tahun berat badan 17,3 kg sangat kurus tinggal tulang
seorang pelajar, dilaporkan menderita sakit sejak beberapa waktu lalu dan tidak mampu melanjutkan pengobatan karena keterbatasan biaya keluarga.

Billal adalah putra pasangan Pian (59) dan Ratih Apriliani (35), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani/serabutan. Sejak beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan Billal menurun akibat dugaan paparan bahan kimia saat bermain di lokasi pembuatan furniture. Sejumlah pengobatan sempat dilakukan di beberapa klinik dan puskesmas, namun karena keterbatasan biaya, perawatan tidak bisa dilanjutkan.

Kondisi Billal semakin melemah Karena suhu tinggi mencapai 40′ dan Mengalami dehidrasi kekurangan air .

Dandim 0607/Kota Sukabumi langsung mendatangi rumah keluarga Billal, kemudian membawanya ke RSUD R. Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Di rumah sakit, Billal dirawat di kamar isolasi Gedung Muraz lantai 3, ditangani oleh dr. Anggun (Spesialis Anak) serta Ibu Mindi (Ahli Gizi). Berdasarkan pemeriksaan medis, Billal mengalami dehidrasi, gizi buruk, dan TBC.

Selain memastikan anak mendapat perawatan terbaik, Dandim 0607/Kota Sukabumi juga memberikan dukungan berupa bantuan makanan untuk keluarga pasien dan perlengkapan istirahat (matras velbet) bagi keluarga yang menunggu di rumah sakit.

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Czi Indra Gunawan, ST., M.M menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas tugas pertahanan, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial.

Begitu kami menerima laporan dari unit, saya langsung turun ke lokasi untuk memastikan anak tersebut segera mendapat penanganan. Alhamdulillah, saat ini sudah dirawat di RSUD dan ditangani oleh tenaga medis profesional, ujarnya.

Dari Pihak Rumah Sakit Sangat berterimakasih kepada Bapak Dandim atas gerak cepat membawa pasien kerumah sakit kalau tidak bisa berakibat fatal bahkan anak bisa meninggal karena sudah kronis, “ungkapnya

Kasus ini menunjukkan masih adanya keterbatasan ekonomi warga yang berdampak pada akses layanan kesehatan, sehingga membutuhkan perhatian lintas sektor, baik dari pemerintah daerah, dinas sosial, dinas kesehatan, maupun pihak terkait lainnya.

Dengan langkah cepat tersebut, TNI melalui Kodim 0607/Kota Sukabumi diharapkan dapat menjadi penggerak solidaritas dan kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan(Pendim 0607).

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Dewan Teddi Setiadi Terpilih Kembali Jadi Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi Masa Bhakti 2025–2029

Yutelnews.com//

Sukabumi – Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Sukabumi akan menggelar acara kunjungan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Markas Cabang (Marcab) LMPI Kabupaten Sukabumi masa bhakti 2025–2029, pada Rabu, 3 September 2025 bertempat di Kantor Sekretariat Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi.

Acara tersebut akan dihadiri langsung oleh Ketua Markas Daerah (MADA) LMPI Jawa Barat, Bapak Yoga Aris, sekaligus menjadi momentum penting karena Dewan Teddi Setiadi kembali terpilih menjadi Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi.

Dalam undangan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Marcab Teddi Setiadi dan Sekretaris Aom Muharam, seluruh jajaran pengurus Marcab dan MAC LMPI se-Kabupaten Sukabumi diwajibkan hadir dengan mengenakan seragam lengkap.

Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi, Dewan Teddi Setiadi, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. “Alhamdulillah, saya kembali diberikan amanah untuk memimpin Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi. Ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus menjaga marwah organisasi, mempererat persaudaraan, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa. Mari kita bersama-sama menjaga soliditas dan semangat juang demi keutuhan NKRI,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi LMPI di Kabupaten Sukabumi, sekaligus meneguhkan komitmen organisasi dalam menjaga keutuhan NKRI serta menjadi mitra strategis masyarakat.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Kesbangpol Kabupaten Nias Utara Melaksanakan Sosialisasi Perundang-Undangan Ormas Tahun 2025.

Yutelnews.com//

Lotu, Nias Utara, Kesbangpol Kabupaten Nias Utara Melaksanakan sosialisasi Perundang-undangan Ormas Tahun 2025 di Aula Pondopo Nias Utara , Selasa 02/09/2025.

Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega A.Pi., M.Si membuka secara resmi acara sosialisasi Perundang-undangan Ormas wilayah Kabupaten Nias Utara dengan baik.

“Ujar Wakil Bupati Nias Utara bahwa Organisasi sangat penting sebagai penyampaian aspirasi masyarakat dan penyalur aspirasi masyarakat kita, menjaga kestabilan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Nara sumber dari :
1.Polres Nias Polda Sumut, KASATBINMAS Narson Waruwu, S.I.P., Pangkat Ajun Komisaris Polisi menyampaikan bahwa: UU Nomor 2 Tahun 2002, Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2027, Perpol Nomor 1 Tahun 2021, UU Nomor 17 Tahun 2013, Surat Sekertaris Daerah Kab.Nias Utara Nomor : 220/909/BKBP-III/2025 Tgl 29/08/2025.

2.TNI Kodim 0213/NIAS Suru Adiman Nimrot Hutapea, Pangkat Kapten,
Jabatan Danramil 10/ Lolowau
Materi Peran dan fungsi Peraturan perundang undangan Dalam mengatur organisasi masyarakat menyampaikan bahwa pada Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 dan pasal 28 UUD 1945, Ormas sejalan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Kegiatan atau peran Organisasi di atur UU Nomor 17 Tahun 2013 dan diperkuat melalui Perpu Nomor 2 Tahun 2017 :
– UUD 1945 pasal 28 ayat (3)
– UU Nomor 17 Tahun 2013
– Perppu Nomor 2 Tahun 2017

Ujar Kesbangpol Kabupaten Nias Utara H.Rijalmen Mendrofa, SE bahwa kita harus mempedomani UU dan Peraturan yang ada,”Ucapannya.

(Kharisman Gea)

Kang DS Berpesan Kepada Kepsek dan Wakasek Lakukan Deteksi Dini Ketidakberesan Yang Terjadi di Lingkungan Sekolah.

Yutelnews.com//

Bandung – Dr HM Dadang Supriatna (Bupati Bandung) yang akrab disapa Kang DS menyatakan dirinya bersama jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung siap mengunjungi sekolah-sekolah SMA/SMK baik negeri maupun swasta, khususnya bagi sekolah yang siap menandatangangani Pakta Integritas antara pihak sekolah dengan para siswanya.

Di dalam Pakta Integritas tersebut antara lain berisi tentang komitmen antara pihak sekolah dan pelajar yang menyatakan tidak akan ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa. Sebab menurutnya para pelajar tersebut masih di bawah umur untuk ikut serta dalam aksi demo.

Diungkapkan Kang DS saat pertemuan Sinergitas Peningkatan Mutu Pendidikan Menengah bersama Kepala Sekolah Jenjang SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta Wilayah Kabupaten Bandung, di Rumah Dinas Bupati di Soreang, Selasa 2 September 2025.

“Insya Allah, saya bersama jajaran Forkopimda siap hadir di sekolah-sekolah sewaku-waktu, apabila ada acara seremonial. Apalagi kalau bisa untuk menyaksikan penandatangan Pakta integritas antara pihak sekolah dengan para pelajar,” Kata Bupati Bandung.

Menurut Kang DS, hingga saat ini kondisi Kabupaten Bandung tetap aman dan kondusif berkat kerjasama semua pihak. Termasuk peranan dari para kasek dan para guru.

Untuk itu ia pun meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar menjadwalkan setidaknya sebulan sekali ada agenda pertemuan dengan pihak sekolah dan pelajar. Seperti dengan berkeliling ke tiap sekolah sambil mensosialisikan Program Beasiswa Ti Bupati (Besti) maupun program unggulan penciptaan 10 ribu wirausaha muda dan lapangan kerja per tahun.

Pada kesempatan pertemuan itu, Bupati berpesan kepada para kepala sekolah (kasek) untuk mengajari para siswanya dengan baik dan mampu mendeteksi dini gejala ketidakberesan di kalangan siswanya.

“Saya titip atas nama rakyat Kabupaten Bandung, kepada seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK baik negeri maupun swasta untuk menjaga siswanya agar jangan sampai ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa. Karena mereka masih terbilang di bawah umur,” pesan Kang DS.

Kang DS menunjuk contoh kejadian rusuh dalam aksi unjuk rasa di Kota Bandung atau Gedung DPRD Jawa Barat ternyata banyak yang terlibat. Bahkan di Kabupaten Subang terdeteksi penyusup ratusan pengunjuk rasa ternyata masih berstatus pelajar.

“Jangan sampai siswa kita terprovokasi oleh penyusup yang masuk ke lingkungan sekolah dan melakukan ajakan demo. Anak sekolah jangan sampai terbawa arus,” tandas Kang DS.

Menyusupnya pun, imbuh dia, bukan hanya secara langsung, tapi secara online melalui handphone maupun media sosial.

“Kita juga harus bisa memantau melalui handphone di mana keberadaan atau posisi para siswa melalu dashboard dari aplikasi tertentu. Tentu ini sebaiknya kita sikapi,” ujarnya.

Kang DS menegaskan, dirinya bersama jajaran Forkopimda tak pernah melarang mahasiswa atau masyarakat untuk berdemo karena hal itu pun dilindungi undang-undang. Namun kalau aksi unjuk rasa itu menjadi salah dan anarkis, maka kembali lagi hukum yang berbicara.***

 

 

Yans.

Beberapa Fakta Terbaru Terkait Kecelakaan di Tiban Center (30/8), Supir Kabur?

YUTELNEWS.com | Ironis, beberapa fakta menarik Kecelakaan lalu yang terjadi di Kawasan Tiban Centre, Kota Batam, Provinsi Kepri, Sabtu (30/8/2025).

Dikutip dari Tribunbatam bahwa Kecelakaan ini terjadi di lokasi yang sama seperti kejadian kecelakaan maut yang menewaskan orang beberapa waktu lalu, di pertigaan lampu merah Tiban.

Mobil truk crane melaju kencang dari arah Sekupang menuju arah Nagoya menabrak dan melindas mobil bermerk Wuling.

Video Terkait 👇

https://youtube.com/shorts/sZRIVcKhY_Q?si=Y7AZPExvHBZSY-rV

( Truk crane (atau truck crane dan mobile crane) adalah alat berat yang terdiri dari mekanisme crane yang dipasang di atas sebuah truk, dirancang untuk mengangkat dan memindahkan beban berat dari satu lokasi ke lokasi lain secara mobil ).

Beberapa Fakta Terbaru Terkait Kecelakaan di Tiban Center (30/8), Supir Kabur?
Evakuasi Lakalantas

Selain menabrak mobil, ada sepeda motor berwarna merah yang ditabrak dan terseret di bawah mobil truk.

Akibat kejadian ini, sopir mobil Wuling dilaporkan tewas terjepit.

Berikut sejumlah fakta terkait kecelakaan di Tiban Batam hari Sabtu (30/8/2025) :

Beberapa Fakta Terbaru Terkait Kecelakaan di Tiban Center (30/8), Supir Kabur?

1. Kondisi Mobil Wuling Rusak Parah

Pantauan di lokasi, kondisi mobil Wuling ditabrak truk crane ringsek parah nyaris tak berbentuk.

Kendaraan yang ringsek membuat badan jalan tertutup, sehingga jalur menuju Simpang Lampu Merah praktis tidak bisa dilewati. Polisi terpaksa menutup ruas jalan untuk proses evakuasi.

Kasubnit Lakalantas Satlantas Polresta Barelang, Ipda Andhika, mengatakan kemacetan tidak bisa dihindari karena ukuran truk crane yang besar dan posisi kendaraan korban yang berserakan di jalan.

“Unit Laka sudah turun dan langsung melakukan evakuasi. Rekayasa lalu lintas sementara dilakukan dengan pengalihan arus ke jalan alternatif,” ujarnya.

Petugas terlihat mengerahkan mobil derek untuk menarik mobil dan motor yang ringsek, sementara truk crane masih berada di lokasi karena ukurannya yang besar menyulitkan evakuasi.

2. Kesaksikan warga

Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku panik, berhamburan membantu evakuasi korban sesaat setelah kecelakaan.

Seorang warga mengaku melihat truk melaju kencang dari arah Sekupang menuju lampu merah Tiban sebelum akhirnya menabrak taman jalan, pengendara motor dan mobil.

“Kejadiannya begitu cepat, truknya kencang dan menabrak taman. Kemudian kena mobil Wuling dan motor yang ada di depannya.”

“Pengendara sepeda motor lebih dulu dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Sementara pengendara mobil Wuling terjebak dan terjepit di dalam mobil yang terhimpit truk crane.

Rio, saksi mata lainnya yang berada tepat di belakang truk, mengaku syok berat melihat peristiwa itu.

“Pas di depan mata saya. Truk itu nyalip dari tanjakan, kencang kali lajunya. Tiba-tiba dia hantam pembatas jalan dan tiang lampu merah, dentumannya keras sekali. Saya sampai mau copot jantung lihatnya,” ucapnya dengan wajah pucat.

3. Korban Sempat Minta Tolong

Menurut warga di tempat kejadian, korban adalah seorang perempuan yang sempat terdengar meminta tolong.

“Ada teriakan minta tolong dari dalam mobil, dia masih hidup. Jangan Biarkan dia pingsan, cepat tolong,” kata warga yang tidak disebutkan namanya.

4. Sopir Truk Crane Kabur

Sopir truk crane yang menabrak mobil Wuling di Simpang Tiban, menurut warga sempat berusaha melarikan diri dan meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Rio, saksi mata lainnya yang berada tepat di belakang truk,, mengatakan sopir truk crane itu melompat keluar dari mobil, lalu kabur meninggalkan lokasi.

Saya lihat jelas, dia lari terbirit-birit. Nggak tau kemana perginya,” ujarnya.

Kasubnit Lakalantas Satlantas Polresta Barelang, Ipda Andhika, membenarkan informasi tersebut.

Hingga kini, keberadaan sopir truk masih misterius.

“Informasi dari saksi dan warga memang begitu. Namun saat ini masih kita selidiki. Sampai sekarang, sopir truk tersebut belum terlihat lagi,” ujar Ipda Andhika di lokasi kejadian Sabtu kemarin.

Kabar kaburnya sopir truk ini membuat warga marah dan menilai perbuatan sopir itu tidak manusiawi.

“Sudah bikin orang celaka, malah kabur. Tega kali!,” ujar seorang warga yang ikut membantu proses evakuasi.

5. Korban Seorang Wanita Aktif Organisasi Kesehatan

Kematian wanita yang menjadi korban kecelakaan maut di Batam, persisnya di Simpang Tiban Princess, Sabtu (30/8/2025), meninggalkan duka tersendiri bagi rekan-rekannya.

Korban kecelakaan di Batam ini bernama Renny Aryany Mawuntu, wanita 54 tahun yang tinggal di Perumahan Putri Tujuh Tahap II, Kibing, Batuaji.

Seorang kerabat menuturkan, pagi sebelum kecelakaan, almarhumah sempat bercerita mobilnya baru selesai diambil dari bengkel.

“Dia sempat bilang, ‘Bude, mobilku udah cantik kan, baru keluar dari bengkel’,” ujar kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.

Masih dari informasinya, Renny dikenal aktif mengikuti organisasi kesehatan yakni Sahabat Orang Sakit.

Pada Sabtu itu, ia berencana melakukan pertemuan bersama anggota lain.

“Dia sempat cerita mau ikut acara organisasi. Mungkin setelah antar temannya pulang itu dia langsung pulang ke Batu Aji,” ungkap kerabat tersebut.

Sayangnya, perjalanan pulang itu justru menjadi yang terakhir bagi Renny.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih menggali informasi dan melakukan konfirmasi kepada APH dan juga para pihak terkait. (**)

Sumber :Tribunbatam.id

Ket. Foto Evakuasi (Ist) – Kondisi lalin bagai lautan manusia di simpang Tiban Center Sekupang, TKP Lakalantas saat evakuasi korban dan kendaraan yang terjepit truk crane, Sabtu (30/8/2025) Foto Ist

Masyarakat 2 RW Sangat Senang Dengan Ada Nya Perbaikan Jalan Oleh Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi

Yutelnews.com//

Sukabumi –Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cibadak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi serta Bupati Sukabumi atas terealisasinya pembangunan jalan lingkungan di wilayah RW 013 dan RW 014, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak.Selasa, (2/9/2025).

Pekerjaan pembangunan jalan lingkungan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 286.778.000, dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender dan bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025. Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Gelaura sebagai kontraktor pelaksana.

“Alhamdulillah, atas nama masyarakat Kelurahan Cibadak kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perkim dan Bupati Sukabumi. Dengan adanya pembangunan jalan ini, masyarakat akan lebih nyaman dalam beraktivitas sehari-hari serta meningkatkan akses perekonomian warga,” ujar Ketua LPM Kelurahan Cibadak.

Salah seorang warga, Yanto (45), mengaku sangat senang dengan adanya pembangunan jalan ini. “Kami sudah lama menunggu perbaikan jalan. Sekarang dengan diperbaiki, akses ke sekolah, pasar, dan tempat kerja jadi lebih lancar. Semoga kualitasnya bagus dan bisa bertahan lama,” ucapnya.

Warga lainnya, Ibu Siti (38), juga berharap pembangunan ini bisa mendorong kemajuan lingkungan. “Dengan jalan yang baik, insyaAllah perekonomian warga bisa ikut berkembang. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil,” tuturnya.

Pemerintah dan masyarakat Kelurahan Cibadak berharap pembangunan ini dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan kualitas yang direncanakan Serta Membawa Manfaat, bagi Warga Sekitar.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Kang DS Berharap Ketelitian dan Ketelatenan Bidan Desa Menjadi Kunci Keberhasilan di Kabupaten Bandung 

YUTELNEWS.com | Bandung- Usai pertemuan dengan para ulama, ketua/ pimpinan ormas Islam dan para kepala sekolah SMA dan SMK se Kabupaten Bandung, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna Kang DS, melanjutkan pertemuannya dengan 280 orang bidan desa di Indoor si Jalak Harupat Kutawaringin Bandung pada Senin, (02/09/2025).

Dalam kegiatan program pelayanan kesehatan ibu dan anak yang di gelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Kang DS memaparkan.”Bahwa Ini merupakan suatu kebahagian yang mungkin jarang kita temui. Tapi ingat bahwa ibu ibu semuanya sebagai bidan desa yang tentu berupaya melaksanakan tugasnya yang sebaik – baiknya,”tutur Kang DS.

Tentunya ibu ibu berhadapan dan dihadapkan dengan nyawa manusia, saya berharap bahwa ketelitian, ketelatenan yang dilaksanakan oleh ibu sebagai bidan desa semoga mendapatkan pahala dari Allah SWT,”ungkapnya.

“Kegiatan pertemuan program kesehatan ibu dan anak, menurut bupati kang DS, ini merupakan sinergi dan sesuai tadi yang diberikan,” jelasnya.

Dikatakan Kang DS, ada anak yang katagori stunting, katagori stunting ini lahir karena kemungkinan dan berdasarkan penelitian bahwa anak mengalami stunting itu karena kekurangan gizi pada waktu ibunya hamil. Sehingga melahirkan anak – anak yang usia 2 tahun tapi berat kiloannya 10 kg, yang seharus idealnya minimal sampai 12 kilo dan juga ada yang lahir karena takdir,”jelasnya.

“Nah, tentu sebagai bidan desa, Saya yakin bukan hanya ibu – ibu ditugaskan pada waktu melahirkan saja. Tapi harus ada pengawasan pembinaan dan edukasi saat ibu ibu mengalami kehamilan ini penting,” kata Kang DS

 

“Saya yakin kalau seluruh bidan desa bergerak dari awal ibu – ibu yang hamil dikasih penjelasan diberikan edukasi tentang makanan dan tentu saya menyakini secara teoritis dan analisis dari ilmu kedokteran. Kalau, ibu – ibu pada waktu hamil atau mengandung, makanan, vitamin dan proteinnya teratur , maka akan melahirkan anak yang sehat,”ujarnya.

Sementara, kata Kang DS, melihat perkembangan dan berdasarkan data angka Kematian ibu di Kabupaten Bandung masih relatif tinggi. Ini persoalan dan tantangan.

“Apakah ibu melahirkan atau angka kematian ibu itu karena faktor apa ?. Kang DS berpesan agar ibu Kadinkes membuat kajian,” ujarnya.

Mari kita semua intropeksi diri, mari kita sama – sama evaluasi apakah kita selaku bidan desa sudah melakukan hal yang tentunya bisa membantu ibu hamil sampai melahirkan dengan baik dan selamat.”Pungkas Kang DS.

Yans.

Diduga Ada Penyimpangan Anggaran, Proyek Jaling di Kota Wetan Sarat Misteri

YUTELNEWS.com | Garut Kota- Dugaan penyelewengan anggaran kembali mencuat di Kecamatan Garut Kota. Proyek Jaling (Jalan Lingkungan) Rabat Beton yang dikerjakan di RW 10, Kelurahan Kota Wetan, menjadi sorotan setelah ditemukan kejanggalan pada papan proyek. Selasa, (02/08/2025).

Sesuai papan proyek, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp19.000.000 (Sembilan Belas Juta Rupiah). Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa nominal yang digunakan hanya sekitar Rp4.800.000 (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah).

Seorang narasumber anonim mengungkapkan indikasi kuat adanya penyelundupan anggaran dan menilai proyek ini kurang transparan.

“Hanya plang saja yang dipasang. Soal aliran uangnya ke mana, tidak ada yang tahu. Katanya dikelola POKMAS, tapi realisasi di lapangan tidak sebanding dengan angka yang tertulis,” ujarnya.

Saat tim yutelnews.com melakukan investigasi lapangan, upaya klarifikasi justru dihalangi oleh pihak POKMAS yang dihubungi oleh lurah setempat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan keterlibatan lurah dalam proyek ini.

Masyarakat RW 10 mempertanyakan transparansi proyek dan merasa kecewa karena papan proyek dianggap hanya formalitas. Mereka khawatir dana dari APBD maupun sumber lainnya rawan diselewengkan.

Kasus ini menambah daftar panjang masalah pengelolaan proyek desa/kelurahan yang seringkali ditutupi tanpa pertanggung jawaban yang jelas. Publik mendesak aparat hukum dan inspektorat untuk segera turun tangan membongkar dugaan penyalahgunaan anggaran ini.

Temuan penyimpangan ini baru ditemukan di RW 10 Kota Wetan. Masyarakat khawatir, jika masalah ini tidak ditangani dengan serius, akan menimbulkan kericuhan di masyarakat.

Caption Usulan untuk Publikasi:

Skandal Proyek Jaling Kota Wetan! Plang proyek Rp19 juta, realisasi hanya Rp4,8 juta? Pihak terkait tidak dapat membuktikan RAB dan berdalih papannya hilang. Warga RW 10 mempertanyakan transparansi dana! Ada apa di balik proyek jaling rabat beton senilai total Rp820.000.000 yang dikerjakan oleh POKMAS Kota Wetan?

#Investigasi #Garut

Kabiro Garut (Exsel Mochamad Wiki, SH) memperjuangkan masyarakat. FOX POPULI VOX DEI – “Suara rakyat adalah suara Tuhan.”

Kapolda Riau Pimpin Apel di Mako Brimob : Apresiasi Sikap Profesional, Keberanian Dan Ketangguhan

YUTELNEWS.com | Pekanbaru- Kapolda Riau Irjen Polisi Dr. Hery Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., pimpin apel di Mako Brimob Polda Riau dalam rangka memberikan kehormatan atas dedikasi yang luar biasa atas kegiatan yang dilakukan memberikan rasa aman bagi masyarakat provinsi riau selasa (02/09/2025)

Turut hadir Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Karo Ops Polda Riau Kbp Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dansat Brimob Polda Riau KBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., Dir Intelkam Polda Riau KBP Wimboko, S.I.K., M.Si., Dir Reskrimum Polda Riau KBP Asep Darmawan, S.H., S.I.K., Dir Reskrimsus Polda Riau KBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K., Dir Lantas Polda Riau KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Riau KBP Anom Karbiananto, S.I.K., Kabid Propam Polda Riau KBP Harissandi, S.I.K., M.H., Ka SPN Polda Riau KBP Indra Duaman, S.I.K., Koorspripim Polda Riau AKBP Sepuh Siregar, S.I.K., dan PJU Satuan Brimob Polda Riau

Dalam arahannya Kapolda Riau mengungkapkan,”Saya berdiri dan hadir di tempat yang penuh sejarah ini dengan rasa hormat penuh dedikasi yang luar biasa atas kegiatan yang dilakukan oleh saudara sekalian yang memberikan rasa aman bagi masyarakat,”ungkapnya.

“Saya dan para Pju Polda Riau bangga dengan rekan-rekan semua ditengah ancaman yang ada saat ini, Brimob selalu tampil didepan memberikan pelayanan dengan sikap profesional, keberanian dan ketangguhan,” tambahnya.

Kalian semua ini Harimau seperti Humala Silalahi yaitu Harimau dari Kampar bahwa kalian adalah personel yang berani dan bertanggung jawab serta selalu tampil di garda terdepan.

“Saya yakin dengan keberanian profesional dan disiplin yang saudara lakukan selama ini akan memberikan warna baik, bahwa tugas yang rekan – rekan penuh dengan resiko oleh karena sejarah mengatakan bahwa Brimob tidak pernah berkhianat terhadap bangsa,” tegasnya.

Beliau juga menegaskan, Kebanggaan yang diberikan kepada anggota Brimob harus tetap di jaga dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun saya yakin dengan Dansat, Wadansat dan para perwira serta anggota seluruh adalah pasukan berjiwa besar yang selalu memberikan pelayanan terbaik bagi Polri serta nusa dan bangsa,”tegasnya kembali.

“Saya harapkan rekan rekan tetap teguh berdiri pelaksanaan kegiatan – kegiatan yang dibebankan kepada kita dapat berjalan terus dengan baik. Sekali lagi saya minta kepada rekan-rekan selalu pupuk kebersamaan kita tetap teguhkan iman serta disiplin insyaAllah kita akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta nusa dan bangsa,”Pungkasnya.

AS

Wali Kota Gunungsitoli Sampaikan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli-  Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., menyampaikan penjelasan umum terkait Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kota Gunungsitoli Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Gunungsitoli. Selasa ,(02/09/2025).

Wali Kota Gunungsitoli menjelaskan bahwa, perubahan APBD ini dilakukan menyesuaikan kondisi dan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi awal. Adanya pergeseran anggaran antar kegiatan, serta regulasi pemerintah pusat terkait efisiensi belanja daerah.

Beberapa dasar hukum yang melandasi perubahan ini antara lain Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja, Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 terkait penyesuaian transfer ke daerah, serta keputusan Gubernur Sumatera Utara mengenai bagi hasil pajak Provinsi.

Pada sisi pendapatan, APBD Kota Gunungsitoli tahun 2025 yang semula direncanakan sebesar Rp770,38 miliar mengalami penyesuaian menjadi Rp.734,24 miliar. Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dari Rp58,9 miliar menjadi Rp61,25 miliar, sementara pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan daerah mengalami penurunan.

Penjelasan belanja daerah yang sebelumnya sebesar Rp. 795,36 miliar disesuaikan menjadi Rp. 747,56 miliar. Belanja operasional tercatat Rp525,43 miliar, belanja modal Rp. 94,97 miliar, belanja tidak terduga Rp. 1 miliar, dan belanja transfer Rp. 126,15 miliar.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan daerah yang bersumber dari SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) tahun sebelumnya semula Rp. 25,98 miliar disesuaikan menjadi Rp. 13,32 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp.1 miliar menjadi Rp.0.

Wali Kota Gunungsitoli berharap rancangan perubahan KUA-PPAS Perubahan APBD 2025 ini dapat dibahas bersama DPRD dan disepakati sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pimpinan dan anggota dewan serta dukungan seluruh pihak demi kelancaran pembangunan daerah.

Turut hadir Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Pjs. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli dan para kepala PD Lingkup Pemko Gunungsitoli.

(Kharisman Gea)

Rapat Koordinasi Forkopimda Terkait Kelangkaan Gas Elpiji di Wilayah Kota Gunungsitoli

YUTELNEWS.com| Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, M.Si didampingi oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, SH, dan Pj. Sekretaris Daerah Meiman Kristian Harefa, S.Sos., MSP., menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda bersama SBM Pertamina dan Agen Gas Elpiji 3 kg membahas tentang persoalan kelangkaan gas elpiji yang belakangan dikeluhkan masyarakat, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wali Kota Gunungsitoli, Selasa (02/09/2025)

“Wali Kota Gunungsitoli dalam arahannya bahwa meminta secara tegas kepada Pertamina dan para Agen Gas Elpiji agar distribusi gas elpiji tetap lancar dan agar segera mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg sehingga kebutuhan warga dapat terpenuhi. Wali Kota juga mengharapkan dukungan Kepolisian Resort Nias untuk mengambil langkah-langkah penegakkan hukum bila ada pihak-pihak yang tidak mentaati ketentuan dalam distribusi dan penggunaan gas elpiji bersubsidi. Wali Kota juga menginstruksikan OPD Terkait dan Para Camat untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan, termasuk ke pangkalan dan agen penyalur resmi, guna memastikan penyaluran sesuai aturan.

“Hasil rapat bahwa unsur Forkopimda sepakat untuk memperkuat pengawasan dan penegakkan hukum khususnya terkait dugaan adanya praktik penimbunan dan juga penjualan di luar harga eceran tertinggi (HET).

Langkah koordinasi dengan pihak Pertamina juga menjadi bagian penting agar kuota gas elpiji di wilayah Gunungsitoli tetap mencukupi.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Gunungsitoli tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain peningkatan pengawasan distribusi, penindakan tegas terhadap pelanggaran, serta sosialisasi kepada masyarakat untuk membeli gas elpiji di pangkalan resmi.

Dengan adanya langkah bersama Forkopimda, diharapkan masalah kelangkaan gas elpiji dapat segera teratasi, sehingga masyarakat Kota Gunungsitoli tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan energi rumah tangga tersebut.

Turut hadir Ketua DPRD Kota Gunungsitolii, Kajari Gunungsitoli, Dandim 0213/Nias, Kapolres Nias, mewakili Ketua Pengadilan Gunungsitoli, mewakili Danlanal Nias, Pj. Sekretaris Daerah Gunungsitoli, Staf Ahil, Asisten, Kasat Reskrim Polres Nias, Kabag Ops Polres Nias, Kaban Kesbangpol Kota Gunungsitoli, para Camat, Perwakilan SBM Pertamina Sibolga, perwakilan Agen Subsidi Elpiji Wilayah Kota Gunungsitoli dan perwakilan Agen Non Subsidi Wilayah Kota Gunungsitoli.

(Kharisman Gea)

Pelayanan Kependudukan di Mekarjaya Sukses, Kabid Ratna Komalasari Apresiasi Antusiasme Warga 

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Sebagai respons terhadap surat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 400.2.3/5448/Bangda tertanggal 25 Agustus 2025, tentang Penggunaan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk pengetasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, serta surat dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Nomor: 400.8.1.2/9787/Dukcapil tanggal 12 Agustus 2025, tentang himbauan pengecekan DTSEN dan perekaman KTP-el jemput bola, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan pelayanan administrasi kependudukan langsung di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan. Selasa, (02/08/2025).

Kegiatan ini difokuskan pada perekaman KTP-el, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, serta Kartu Keluarga (KK). Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif dalam memvalidasi DTSEN dan data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Berdasarkan hasil pemadanan data, masih ditemukan sejumlah data non-aktif dan warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP-el. Perekaman KTP-el menjadi krusial untuk memastikan keakuratan dan keaktifan data kependudukan.

Acara yang berlangsung di Kantor Desa Mekarjaya ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna, S.IP., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas inisiatif Disdukcapil KBB.

“Alhamdulillah, hari ini Desa Mekarjaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pembuatan administrasi kependudukan. Kami sangat senang karena warga, terutama anak-anak pemula yang belum pernah membuat KTP, mendapatkan kesempatan untuk melakukan perekaman langsung di desa. Antusiasme warga sangat tinggi, dari pagi hingga siang hari ini jumlahnya hampir membludak,” ujar Obar Sobarna.

Beliau menambahkan, “Selain perekaman KTP-el, kami juga melayani pembuatan KIA, Akta Kelahiran, dan KK. Untuk KIA dan KK, pencetakan dilakukan langsung di tempat, sehingga warga dapat langsung membawa pulang dokumen tersebut. Akta Kelahiran juga diproses dengan cepat. Yang paling penting, kegiatan ini sangat membantu anak-anak kecil yang akan masuk sekolah, karena mereka membutuhkan KIA dan Akta Kelahiran sebagai persyaratan. Kami memperkirakan hampir 1000 warga Mekarjaya telah memanfaatkan layanan ini hari ini. Jika masih ada yang belum terlayani, kami berharap Ibu Kabid (Kepala Bidang) dapat melanjutkan kegiatan ini di hari-hari mendatang,”Tambahnya.

Obar Sobarna juga menekankan pentingnya kerjasama antara Disdukcapil dan pemerintah desa dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada ketidaksesuaian pada identitas diri. Pemerintah desa siap membantu sepenuhnya. Kami ingin mendekatkan pelayanan ini agar warga tidak perlu lagi pergi ke kecamatan atau kabupaten untuk mengurus surat-surat administrasi kependudukan,” tegasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil KBB, Ratna Komalasari, S.Sos., M.M., menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan dan manfaat dari kegiatan ini.

“Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan pelayanan administrasi kependudukan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu penyelesaian masalah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Di Desa Mekarjaya, masih banyak warga yang NIK-nya tidak aktif, sehingga menghambat mereka untuk mendapatkan bantuan. Dengan adanya perekaman KTP-el di sini, kami berharap warga yang berhak mendapatkan bantuan dapat menerimanya, karena NIK mereka sudah aktif,” jelas Ratna Komalasari.

Ia menambahkan, “Program ini merupakan wujud dukungan Disdukcapil KBB terhadap program nasional, yaitu memastikan NIK warga penerima bantuan tidak lagi berstatus tidak aktif. Kami melakukan jemput bola ke tiap-tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” Tambahnya.

Ratna Komalasari juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dievaluasi selama satu bulan ke depan, untuk melihat desa mana yang memiliki data NIK tidak aktif terbanyak. Selain terkait dengan DTSEN, kegiatan ini juga menyasar peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) BPJS Kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan kerjasama antara Disdukcapil dan desa-desa yang memiliki banyak penduduk wajib KTP tetapi NIK-nya tidak aktif, dapat membantu warga untuk mendapatkan bantuan pemerintah, khususnya bantuan BPJS Kesehatan. Kami berharap, jika ada program serupa di masa mendatang, kami dapat memprioritaskan desa-desa yang memiliki data NIK tidak aktif terbanyak. Respon masyarakat terhadap program ini sangat positif, dan pada umumnya, Disdukcapil selalu mendapatkan respon yang baik dari masyarakat dan pemerintah desa setiap kali melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan di desa-desa di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” tuturnya.

Salah seorang warga RW 05, Juriah, mengungkapkan kegembiraannya atas adanya program ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Desa Mekarjaya dan Disdukcapil KBB atas kemudahan yang diberikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak warga Kabupaten Bandung Barat yang memiliki dokumen kependudukan lengkap dan valid, sehingga dapat mengakses berbagai layanan publik dan program bantuan pemerintah dengan lebih mudah.

Dien Yoyo

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.