Rapat Koordinasi Forkopimda Terkait Kelangkaan Gas Elpiji di Wilayah Kota Gunungsitoli

YUTELNEWS.com| Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, M.Si didampingi oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, SH, dan Pj. Sekretaris Daerah Meiman Kristian Harefa, S.Sos., MSP., menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda bersama SBM Pertamina dan Agen Gas Elpiji 3 kg membahas tentang persoalan kelangkaan gas elpiji yang belakangan dikeluhkan masyarakat, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wali Kota Gunungsitoli, Selasa (02/09/2025)

“Wali Kota Gunungsitoli dalam arahannya bahwa meminta secara tegas kepada Pertamina dan para Agen Gas Elpiji agar distribusi gas elpiji tetap lancar dan agar segera mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg sehingga kebutuhan warga dapat terpenuhi. Wali Kota juga mengharapkan dukungan Kepolisian Resort Nias untuk mengambil langkah-langkah penegakkan hukum bila ada pihak-pihak yang tidak mentaati ketentuan dalam distribusi dan penggunaan gas elpiji bersubsidi. Wali Kota juga menginstruksikan OPD Terkait dan Para Camat untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan, termasuk ke pangkalan dan agen penyalur resmi, guna memastikan penyaluran sesuai aturan.

“Hasil rapat bahwa unsur Forkopimda sepakat untuk memperkuat pengawasan dan penegakkan hukum khususnya terkait dugaan adanya praktik penimbunan dan juga penjualan di luar harga eceran tertinggi (HET).

Langkah koordinasi dengan pihak Pertamina juga menjadi bagian penting agar kuota gas elpiji di wilayah Gunungsitoli tetap mencukupi.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Gunungsitoli tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain peningkatan pengawasan distribusi, penindakan tegas terhadap pelanggaran, serta sosialisasi kepada masyarakat untuk membeli gas elpiji di pangkalan resmi.

Dengan adanya langkah bersama Forkopimda, diharapkan masalah kelangkaan gas elpiji dapat segera teratasi, sehingga masyarakat Kota Gunungsitoli tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan energi rumah tangga tersebut.

Turut hadir Ketua DPRD Kota Gunungsitolii, Kajari Gunungsitoli, Dandim 0213/Nias, Kapolres Nias, mewakili Ketua Pengadilan Gunungsitoli, mewakili Danlanal Nias, Pj. Sekretaris Daerah Gunungsitoli, Staf Ahil, Asisten, Kasat Reskrim Polres Nias, Kabag Ops Polres Nias, Kaban Kesbangpol Kota Gunungsitoli, para Camat, Perwakilan SBM Pertamina Sibolga, perwakilan Agen Subsidi Elpiji Wilayah Kota Gunungsitoli dan perwakilan Agen Non Subsidi Wilayah Kota Gunungsitoli.

(Kharisman Gea)

Pelayanan Kependudukan di Mekarjaya Sukses, Kabid Ratna Komalasari Apresiasi Antusiasme Warga 

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Sebagai respons terhadap surat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 400.2.3/5448/Bangda tertanggal 25 Agustus 2025, tentang Penggunaan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk pengetasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, serta surat dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Nomor: 400.8.1.2/9787/Dukcapil tanggal 12 Agustus 2025, tentang himbauan pengecekan DTSEN dan perekaman KTP-el jemput bola, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan pelayanan administrasi kependudukan langsung di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan. Selasa, (02/08/2025).

Kegiatan ini difokuskan pada perekaman KTP-el, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, serta Kartu Keluarga (KK). Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif dalam memvalidasi DTSEN dan data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Berdasarkan hasil pemadanan data, masih ditemukan sejumlah data non-aktif dan warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP-el. Perekaman KTP-el menjadi krusial untuk memastikan keakuratan dan keaktifan data kependudukan.

Acara yang berlangsung di Kantor Desa Mekarjaya ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna, S.IP., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas inisiatif Disdukcapil KBB.

“Alhamdulillah, hari ini Desa Mekarjaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pembuatan administrasi kependudukan. Kami sangat senang karena warga, terutama anak-anak pemula yang belum pernah membuat KTP, mendapatkan kesempatan untuk melakukan perekaman langsung di desa. Antusiasme warga sangat tinggi, dari pagi hingga siang hari ini jumlahnya hampir membludak,” ujar Obar Sobarna.

Beliau menambahkan, “Selain perekaman KTP-el, kami juga melayani pembuatan KIA, Akta Kelahiran, dan KK. Untuk KIA dan KK, pencetakan dilakukan langsung di tempat, sehingga warga dapat langsung membawa pulang dokumen tersebut. Akta Kelahiran juga diproses dengan cepat. Yang paling penting, kegiatan ini sangat membantu anak-anak kecil yang akan masuk sekolah, karena mereka membutuhkan KIA dan Akta Kelahiran sebagai persyaratan. Kami memperkirakan hampir 1000 warga Mekarjaya telah memanfaatkan layanan ini hari ini. Jika masih ada yang belum terlayani, kami berharap Ibu Kabid (Kepala Bidang) dapat melanjutkan kegiatan ini di hari-hari mendatang,”Tambahnya.

Obar Sobarna juga menekankan pentingnya kerjasama antara Disdukcapil dan pemerintah desa dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada ketidaksesuaian pada identitas diri. Pemerintah desa siap membantu sepenuhnya. Kami ingin mendekatkan pelayanan ini agar warga tidak perlu lagi pergi ke kecamatan atau kabupaten untuk mengurus surat-surat administrasi kependudukan,” tegasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil KBB, Ratna Komalasari, S.Sos., M.M., menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan dan manfaat dari kegiatan ini.

“Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan pelayanan administrasi kependudukan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu penyelesaian masalah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Di Desa Mekarjaya, masih banyak warga yang NIK-nya tidak aktif, sehingga menghambat mereka untuk mendapatkan bantuan. Dengan adanya perekaman KTP-el di sini, kami berharap warga yang berhak mendapatkan bantuan dapat menerimanya, karena NIK mereka sudah aktif,” jelas Ratna Komalasari.

Ia menambahkan, “Program ini merupakan wujud dukungan Disdukcapil KBB terhadap program nasional, yaitu memastikan NIK warga penerima bantuan tidak lagi berstatus tidak aktif. Kami melakukan jemput bola ke tiap-tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” Tambahnya.

Ratna Komalasari juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dievaluasi selama satu bulan ke depan, untuk melihat desa mana yang memiliki data NIK tidak aktif terbanyak. Selain terkait dengan DTSEN, kegiatan ini juga menyasar peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) BPJS Kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan kerjasama antara Disdukcapil dan desa-desa yang memiliki banyak penduduk wajib KTP tetapi NIK-nya tidak aktif, dapat membantu warga untuk mendapatkan bantuan pemerintah, khususnya bantuan BPJS Kesehatan. Kami berharap, jika ada program serupa di masa mendatang, kami dapat memprioritaskan desa-desa yang memiliki data NIK tidak aktif terbanyak. Respon masyarakat terhadap program ini sangat positif, dan pada umumnya, Disdukcapil selalu mendapatkan respon yang baik dari masyarakat dan pemerintah desa setiap kali melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan di desa-desa di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” tuturnya.

Salah seorang warga RW 05, Juriah, mengungkapkan kegembiraannya atas adanya program ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Desa Mekarjaya dan Disdukcapil KBB atas kemudahan yang diberikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak warga Kabupaten Bandung Barat yang memiliki dokumen kependudukan lengkap dan valid, sehingga dapat mengakses berbagai layanan publik dan program bantuan pemerintah dengan lebih mudah.

Dien Yoyo

“Driver Online Batam Bersuara: Skandal Akun Maxim Lisensi Bandara Kian Terbuka”

YUTELNEWSINDO.com –  Polemik dugaan penyalahgunaan akun Maxim berlisensi khusus Bandara Internasional Hang Nadim Batam memasuki babak baru. Para driver transportasi online di Batam menuding adanya “akun siluman” yang seharusnya hanya berlaku di dalam kawasan bandara, namun justru digunakan bebas di luar. Praktik ini dianggap sebagai bentuk kecurangan yang membuat penghasilan para driver reguler anjlok.

Rivani, driver Maxim yang sehari-hari menggantungkan hidup dari transportasi online, mengaku sangat kecewa.

“Kami tentu kecewa. Bandara itu sudah lock area, artinya driver reguler tidak bisa ambil order di dalam bandara. Tapi sekarang malah ada akun-akun berlisensi yang bisa dipakai di luar bandara. Itu jelas kecurangan. Apalagi ada isunya stiker resminya diakali dengan menggunakan stiker magnet, sementara kami diwajibkan pasang full stiker. Kami minta pihak berwenang segera turun tangan,” tegas Rivani, Jumat (29/8).

“Driver Online Batam Bersuara: Skandal Akun Maxim Lisensi Bandara Kian Terbuka"

Ratusan Akun Diblokir, Driver Menggeruduk Kantor Maxim

Ketegangan memuncak setelah beredar kabar bahwa sekitar kurang lebih 100 an akun Maxim Berlisensi diblokir sepihak oleh PT Rifim Internasional Gemilang, vendor resmi Maxim di bandara. Merasa dirugikan, belasan pengemudi mendatangi kantor Maxim Batam pada Rabu (27/8) untuk meminta penjelasan.

Safrizal, salah satu perwakilan driver, mempertanyakan komitmen Maxim terhadap aturan.

“Terlepas dari kontrak BIB dengan vendor, pertanyaan kami sederhana, boleh atau tidak akun itu dipakai di luar bandara? Kalau tidak boleh, kenapa bisa beredar? Jangan sampai driver reguler jadi korban kebijakan yang tidak transparan,” kata Safrizal.

Pihak Maxim Batam Mengaku “Baru Tahu”

Franstito, Kepala Cabang Maxim Batam, mengaku tidak mengetahui soal beredarnya akun lisensi di luar bandara.

“Soal akun lisensi dipakai di luar bandara, saya baru tahu dari teman-teman driver. Kalau memang ada, itu jelas tidak sesuai SOP. Tapi bisa jadi vendor sudah berkomunikasi dengan Maxim pusat. Saya akan pelajari dulu kasus ini,” ujar Tito.

Dalam pertemuan itu, Tito langsung menghubungi Direktur PT Rifim Internasional Gemilang, Boby Rahman, untuk klarifikasi.

Vendor Saling Lempar Kesalahan

Boby Rahman membantah terlibat dan justru menyalahkan mantan koordinatornya, Taufik.

“Akun-akun itu dulunya dibuat oleh Taufik. Saya tidak pegang sistem, itu admin yang urus. Mungkin ada kelalaian. Saya juga tidak pernah menerima pembayaran apapun. Kalau benar saya menerima, saya pindah agama,” kata Boby.

Namun Taufik, yang turut hadir dikantor Maxim itu, justru membalikkan tuduhan.

“Saya tidak dipecat, saya yang mengundurkan diri. Justru saya dapat perintah dari Bapak (Boby) untuk membuat akun bandara yang dipakai di luar. Dashboard pun dibuat oleh Bapak sendiri,” ungkap Taufik, yang berbicara langsung kepada Boby melalui telepon di hadapan driver dan pihak Maxim.

ADOB: “Ada yang Tidak Beres”

Aliansi Driver Online Batam (ADOB) ikut angkat suara. Ketua Umum ADOB, Djafri Rajab, menilai kasus ini bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan persoalan serius yang bisa mengguncang kepercayaan publik terhadap penyelenggara transportasi online di Batam.

“Beredarnya informasi soal pemblokiran massal akun berlisensi di luar bandara makin menunjukkan ada yang tidak beres. Kalau dibiarkan, situasi ini bisa memicu kegaduhan lebih besar,” kata Djafri usai doa bersama di Lapangan Tembak Polresta Barelang, Jumat (29/8) malam.

Djafri menegaskan ADOB siap mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami masih mengedepankan komunikasi, tapi kalau tidak ada langkah nyata, kami siap turun aksi. Negara harus hadir, jangan membisu. Kami pertimbangkan aksi unjuk rasa ke kantor aplikasi, Pemko Batam, BP Batam hingga Graha Kepri,” tegasnya.

ADOB Apresiasi Taufik

Dalam kesempatan yang sama, Djafri juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Taufik, mantan koordinator PT Rifim Internasional Gemilang, yang berani membongkar praktik-praktik dugaan kecurangan.

“Kami sangat mengapresiasi keberanian saudara Taufik. Tidak mudah melawan arus dan membuka praktik yang selama ini ditutupi. Kejujuran seperti ini penting agar publik tahu bahwa ada masalah serius di tubuh vendor,” ujar Djafri.

ADOB menilai keberanian Taufik sebagai momentum untuk mendorong perbaikan ekosistem transportasi online di Batam.

“Apa yang dilakukan Taufik harus menjadi contoh bahwa driver maupun mantan pekerja punya hak untuk bersuara. Kami akan melindungi siapa saja yang berani mengungkap kebenaran,” tambah Djafri.

Ancaman Gejolak Lebih Besar

Hingga kini, belum ada kejelasan dari Maxim pusat mengenai status akun lisensi bandara. Namun, desakan dari driver, ADOB, dan publik semakin kuat.

Kasus ini juga dipandang sebagai “puncak gunung es” dari persoalan lebih luas: ketidakjelasan tarif, aturan titik jemput di bandara, hingga lemahnya pengawasan pemerintah terhadap operasional transportasi online.

Jika tidak segera ada langkah tegas, polemik akun Maxim bandara bisa menjelma menjadi gejolak besar di lapangan, membuka luka lama antara driver online reguler dengan sistem transportasi yang dianggap tidak adil. /Red

Pemdes Bojong Longok Salurkan Insentif untuk 40 Anggota Satlinmas

Yutelnews.com//

Sukabumi – Pemerintah Desa Bojong Longok menyalurkan insentif kepada 40 orang anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah desa terhadap peran serta Satlinmas dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat di wilayah desa.

Kepala Desa Bojong Longok Didim Syaripudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Satlinmas memiliki peranan penting, tidak hanya dalam mendukung kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat, tetapi juga hadir dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Satlinmas adalah garda terdepan dalam membantu menjaga keamanan desa. Pemberian insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi para anggota Satlinmas dalam melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan anggota Satlinmas Asep Japra mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah desa. “Kami berterima kasih kepada Pemdes Bojong Longok yang telah peduli kepada Satlinmas. Insentif ini sangat berarti bagi kami, dan tentu akan menambah semangat dalam menjalankan tugas di lapangan,” ucapnya.

Pembagian insentif ini berlangsung tertib dan penuh rasa kebersamaan. Pemerintah desa berharap, dengan adanya dukungan ini, seluruh anggota Satlinmas semakin bersemangat dalam menjaga kondusivitas serta selalu siap siaga dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat.

 

Reporter : Mirna( Kabiro Sukabumi )

Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Darmareja, Nagrak: Wujud Aspirasi Dewan Hera Iskandar SE., MM

Yutelnews.com//

Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tengah melaksanakan pembangunan jalan lingkungan (sandsheet) di Kampung Pojok, RT 01 RW 01, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Aladin Gaya Sejahtera dengan nilai kontrak sebesar Rp 183.848.000. Berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diterbitkan pada 15 Agustus 2025, masa pelaksanaan proyek berlangsung selama 45 hari kalender.

Pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan aspirasi dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, SE., MM, Komisi III, yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur jalan yang lebih baik.
Selain mempermudah akses warga dalam beraktivitas sehari-hari, proyek ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Hera Iskandar menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan ini merupakan bentuk komitmen dirinya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah, aspirasi warga Kampung Pojok Desa Darmareja bisa terealisasi melalui pembangunan jalan lingkungan ini. Semoga dengan adanya perbaikan akses jalan, mobilitas warga lebih lancar, perekonomian meningkat, dan tentunya kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik. Kami akan terus berupaya mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Kepala Desa Darmareja H. Cecep juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah dan peran serta anggota DPRDDPRD Dan Kepada Ketua JHI Agus Sopiyan

“Kami mewakili seluruh masyarakat Desa Darmareja mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hera Iskandar dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Pembangunan jalan ini sangat bermanfaat bagi warga, terutama dalam meningkatkan kelancaran akses dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek ini turut mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Sukabumi, sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja.
Masyarakat sekitar menyambut baik pembangunan ini, karena sebelumnya kondisi jalan lingkungan di wilayah tersebut cukup memprihatinkan dan menyulitkan akses warga.

 

Reporter  : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Kang DS dan Forkopimda Ajak Para Tokoh Agama Doa Bersama dan Keutuhan NKRI dan Perdamaian di Kabupaten Bandung.

Yutelnews.com//

Bandung – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bandung untuk menjaga kondusifitas perdamaian di Kabupaten Bandung hususnya dan menjaga keutuhan NKRI pada umumnya.

Itu disampaikan Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung dalam acara silaturahmi, do’a bersama dan Deklarasi damai Keutuhan NKRI dan Perdamaian di Kabupaten Bandung bersama para tokoh agama, pimpinan ormas Islam se-kabupten Bandung di Rumah Dinas Bupati Bandung. pada Selasa (02/09/2025)

Hadir dalam silaturahmi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH., Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, SH., S. Ik., MH., CPHR., Dandim 0624 Kabupayen Bandung, Letkol Inf Tinton Amin Putra, SE., Wk., Ketua MUI Kabupaten Bandung, Kepala Kantor Kemenag Kabuten Bandung, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung H. Ery Ridwan Latief, para Ketua dan Pimpinan Ormas Islam se-Kabupaten Bandung.

Kang DS menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para pemimpin ormas dan para tokoh agama yang selama ini bisa menjaga kedamaian dan ukhuwah jamaahnya masing-masing, sehingga kondusifitas, kedamaian dan ketertiban di Kabupaten Bandung masih terjaga dengan baik. Untuk ini Kang DS menghaturkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bandung, ungkapnya.

Bupati Dadang Supriatna lebih lanjut menuturkan kemajuan pembangunan di Kabupaten Bandung yang diantaranya peningkatan Indek Pembangunan Rata-rata lama Sekolah yang sebelumnya 8.8 tahun dan hari ini sudah mencapai 9.83 tahun, tercipta karena dukungan semua pihak, kerjasama jajaran forkopimda dan para kiayi yang turut serta menciptakan kondisi yang aman.

Kang DS pun mengingatkan akan peran para ulama di masa kemerdekaan, dimana 80 tahun yang lalu, proklamator kemerdekaan Republik Indonesia Soekarno-Hatta membacakan proklamasi kemerdekaan, ada peran ulama.

Bahkan rumusan Pancasila pun yang menjadi dasar palsapah negara kita pun ada peran ulama juga. Untuk ini, dimasa sekarang bangsa kita yang sedang dalam londisi yang tidak baik-baik saja, butuh bantuan do’a dari para ulama, untuk kebaikan dan kedamaian bangsa ini hususnya perdamaian di Kabupaten Bandung, tutur Kang DS.

“Pada kesempatan ini saya menganjurkan kepada para tokoh agama dan pimpinan Ormas Islam untuk memberikan himbauan kepada para jamaahnya untuk tidak terprovokasi oleh berita-berita hoax yang tidak jelas sumbernya dan tidak bisa dipertanggung jawabkan, mari kita jaga bersama kedamaian yang sudah tercipta di Kabupaten Bandung ini dengan segala kemampuan kita ” ajak Kang DS.

Karena sejatinya, lanjut Kang DS, masyarakat Kabupaten Bandung sangat menginginkan kedamaian dan kenyamana. Dimana terbukti dengan batalnya rencana aksi unjuk rasa mahasiswa hari senin (1/9) kemarin, masyarakat banyak yang mengucapkan syukur Alhamdulillah dan ucapan terima kasih yang langsung disampaikan ke saya, baik lewat WA, DM instagram atas batalnya aksi tersebut, karena memang masyarakat ingin Kabupaten Bandung tetap terjaga kondusifitasnya. Papar Kang DS.

Pada kesempatan acara silaturahmi ini pun, Kang DS memimpin do’a secara husus untuk Almarhum Afan Kurniawan, driver ojol yabg menjadi korban dalam tragedi aksi unjuk rasa tanggal 31/8 di Jakarta, dengan membacajan Surat Alfatihah bersama. Kang DS pun atas nama pemkab Bandung dan mewakili masyarakat Kabupaten Bandung menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang memdalam atas tragedi tersebut.

Setelah acara do’a bersama, forkopimda Kabupaten Bandung beserta para tokoh agama pemimpin ormas Islan, menandatangani deklarasi damai untuk keutuhan NKRI dan kedamaian di Kabupaten Bandung.**

Yans.

Di duga Lingkungan Puskesmas Lahewa Jorok Hanya Simbol Kesehatan Di Mata Publik.

Yutelnews.com//

Nias Utara, 02 September 2012,Beberapa media Melihat langsung Puskesmas Lahewa di duga Lingkungan Puskesmas Lahewa Sungguh Jorok tanggal 29 Agustus 2025 hanya simbol Kesehatan di mata publik.

Kami dari jurnalistik jumpa dengan KTU Puskesmas Lahewa Markus Zalukhu S.Km menyampaikan bahwa Kepala Puskesmas Lahewa Agustini Lase tidak berada di tempat ada kegiatan Lain, Pas kami perkenalkan diri bahwa kami dari Pers sehingga kami menandatangani Buku tamu tujuan kami datang di Puskesmas Lahewa Koordinasi, Konsultasi dan Konfirmasi.

“Setelah kami minta kepada KTU untuk mengambil dokumen Lingkungan Puskesmas Lahewa yang penuh rumput dan rumah Dinas berantakan bisa di duga bertambah sumber penyakit bagi pasien yang mau berobat.

Di duga kuat Kapus Lahewa lalai melaksanakan tugas dan lupa tentang
– *Permenkes Nomor 2 Tahun 2023*: Peraturan Menteri Kesehatan tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. Peraturan ini mencakup standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan untuk media air, udara, tanah, pangan, sarana dan bangunan, serta vektor dan binatang pembawa penyakit.

– *UU Kesehatan Lingkungan*: Undang-Undang yang mengatur tentang kesehatan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan limbah ¹.

*Kewajiban Puskesmas*

– *Memelihara kualitas lingkungan*: Puskesmas harus memelihara kualitas media air, udara, tanah, pangan, sarana dan bangunan, serta mengendalikan vektor dan binatang pembawa penyakit.

– *Mengelola sampah dan limbah*: Puskesmas harus mengelola sampah dan limbah dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit.

– *Menerapkan higiene dan sanitasi*: Puskesmas harus menerapkan prinsip higiene dan sanitasi dalam kegiatan sehari-hari untuk mencegah penyebaran penyakit ¹.

*Dampak Puskesmas yang Tidak Bersih*

– *Penyebaran penyakit*: Puskesmas yang tidak bersih dapat menjadi sumber penyebaran penyakit, seperti penyakit infeksi dan penyakit lainnya.

– *Kerugian kesehatan*: Puskesmas yang tidak bersih dapat menyebabkan kerugian kesehatan bagi pasien dan masyarakat sekitar.

Hingga turun berita ini di Konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Lahewa melalui WhatsApp tentang Anggaran pemeliharaan namun tidak ada jawaban.

(Kharisman Gea)

Masyarakat Sangat Senang Pemdes Babakan Jaya Realisasikan Dana Desa Tahap II untuk Pembangunan Jaling di 5 Titik

Yutelnews.com//

Sukabumi – Pemerintah Desa Babakan Jaya merealisasikan penyaluran Dana Desa (DD) Tahap II tahun 2025 dengan fokus pada pembangunan jalan lingkungan (jaling) di lima titik wilayah desa.Kecamatan Parungkuda,kabupaten SukabumiSelasa, (2/9/2025).

Kepala Desa Babakan Jaya E.Benno menyampaikan bahwa pembangunan jaling ini menjadi prioritas karena akses jalan yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

“Alhamdulillah, Dana Desa Tahap II ini bisa langsung kita realisasikan ke pembangunan jalan lingkungan. Ada lima titik yang menjadi sasaran, semuanya berdasarkan hasil musyawarah dan kebutuhan warga. Harapan kami pembangunan ini bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses dan mendorong kemajuan ekonomi desa,” ungkap Kepala Desa Babakan Jaya.

Dengan pembangunan jaling tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga serta berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Babakan Jaya.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Keluarga Besar MIS Hidayah Falah Desa Cisarua Apresiasi Perbaikan Jalan Lingkungan Madrasah

Yutelnews.com//

Nagrak – Keluarga Besar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Hidayah Falah Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Hera Iskandar, SE., MM. atas perhatian serta dukungan dalam perbaikan jalan lingkungan di sekitar madrasah.(2/9/2025).

Perbaikan jalan tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi kelancaran akses para siswa, guru, maupun masyarakat sekitar yang setiap hari menggunakan fasilitas jalan tersebut. Dengan adanya perbaikan ini, aktivitas belajar mengajar di MIS Hidayah Falah menjadi lebih nyaman dan aman.

Kepala MIS Hidayah Falah, mewakili seluruh guru dan siswa, menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Hera Iskandar, SE., MM. atas kepeduliannya. Jalan ini merupakan akses utama bagi anak-anak kami, sehingga dengan kondisi yang lebih baik sekarang, mereka bisa lebih aman dan nyaman berangkat ke madrasah.”

Sementara itu, Kepala Desa Cisarua, Engkos Kosasih, turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya. “Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Cisarua, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hera Iskandar, SE., MM. Semoga kebaikan ini membawa manfaat besar bagi pendidikan dan masyarakat, serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bersama-sama membangun desa,” ujarnya.

Pihak madrasah berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung sarana prasarana pendidikan, khususnya di wilayah Desa Cisarua.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Geruduk Kantor DPRD Medan

Yutelnews.com//

Medan- Hujan deras yang mengguyur kota medan pada senin (1/9/2025) sore tidak menyurutkan semangat ribuan mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi,massa aksi bergerak dari lapangan merdeka menuju kantor DPRD medan, meski tubuh mereka basah kuyup diguyur hujan.

Aksi ini digelar sebagai bentuk desakan kepada presiden Prabowo subianto agar segera bersikap tegas terhadap kondisi bangsa, terutama terkait kebijakan yang dinilai menyengsarakan rakyat.

Salah seorang peserta aksi, rizal sekjen dpp gemak menegaskan bahwa hujan tidak akan menghalangi perjuangan mahasiswa dan rakyat.

> “Banyak tuntutan yang kami sampaikan, salah satunya sahkan undang-undang perampasan aset,tangkap semua koruptor di republik ini yang membuat rakyat menderita,” ujarnya lantang.

Pantauan di lapangan, massa aksi tetap bertahan dengan orasi dan teriakan yel-yel meski kondisi cuaca tidak bersahabat, sementara itu suasana di sekitar kantor DPRD medan tampak sepi dari aktivitas pegawai, area parkir kendaraan yang biasanya ramai pun terlihat lengang.

Aksi ribuan mahasiswa dan masyarakat ini menunjukkan bahwa semangat perubahan tak bisa dipadamkan oleh derasnya hujan mereka bertekad untuk terus bergerak hingga tuntutan rakyat benar-benar didengar.

(Redaksi Rizal hsb)

Mengedepankan Pendekatan Humanis, Kang DS Bersama Forkopimda Ajak Mahasiswa Jaga Kedamaian

YUTELNEWS.com | Bandung- Kondisi Kabupaten Bandung hingga hari ini tetap aman dan terkendali. Hal ini dipastikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rencana aksi unjuk rasa yang sempat beredar dan akan digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) batal terlaksana. Kesepakatan ini dicapai setelah Bupati Dadang Supriatna dan Forkopimda melakukan Pendekatan secara humanis dengan para mahasiswa pada Minggu malam, 31 Agustus 2025.

Pagi ini, Senin (01/09/2025), Bupati yang akrab disapa Kang DS, bersama Kapolresta Bandung, Dandim 0624, Ketua DPRD, dan anggota Forkopimda melakukan patroli keliling dengan sepeda motor untuk memantau langsung suasana di sejumlah pusat aktivitas masyarakat, seperti pasar, kantor pemerintahan, dan perbankan.

Kang DS memastikan semua aktivitas berjalan normal dan aman. “Kita lihat bersama, Kabupaten Bandung kondusif dan damai. Pemerintah hadir untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya usai melakukan pemantauan di Bank BJB Soreang.

Bupati juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan melanjutkan rutinitas sehari-hari seperti biasa. Jajaran Forkopimda akan terus mengawasi dan menjaga kondisi agar tetap kondusif. “Mari kita jaga kekompakan demi stabilitas dan kedamaian di Kabupaten Bandung. NKRI harga mati,”tegas Kang DS.

Kabar batalnya aksi demo ini menjawab keresahan masyarakat yang sebelumnya sempat cemas menyusul isu aksi besar-besaran di depan kantor Polres Bandung dan DPRD Kabupaten Bandung. Bahkan, demi mengantisipasi situasi, para pelajar di Kabupaten Bandung hari ini mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Bupati Dadang Supriatna menegaskan, pemerintah tidak melarang penyampaian pendapat asalkan dilakukan dengan damai dan tertib.

“Forkopimda akan selalu mengedepankan pendekatan humanis,” kata Kang DS.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, terutama Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Dandim 0624 Letkol Inf Tinton Amin Putra, dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu, atas kerja sama dan koordinasi yang solid.

“TNI-Polri kompak, Forkopimda selalu sinergi dan melaporkan perkembangan kepada pimpinan masing-masing,” tambahnya.

Bupati menegaskan, Forkopimda akan terus siaga dan melakukan langkah preventif guna menjaga keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

“Kami sudah menempatkan personel di setiap kecamatan dan desa, serta aktif berkomunikasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Insya Allah, Kabupaten Bandung tetap damai dan NKRI harga mati,” pungkas Kang DS.

Yans.

Pisah Sambut Bidan Desa Sukadamai Tahun 2025

YUTELNEWS.com | Pemerintah Desa Sukadamai bersama masyarakat menggelar acara Pisah Sambut Bidan Desa pada Senin (1/9/2025) bertempat di aula desa. Kegiatan ini berlangsung penuh kekeluargaan dengan dihadiri perangkat desa, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari tenaga kesehatan.Senin(1/9/2025)

Acara pisah sambut ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada bidan desa yang telah bertugas, sekaligus menyambut bidan baru yang akan melanjutkan pengabdian di Desa Sukadamai.

Dalam sambutannya, Kepala desa Sukadamai Rudi Hartono S.pd menyampaikan apresiasi atas dedikasi bidan lama yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak. Masyarakat berharap bidan baru dapat meneruskan dan meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam program posyandu, imunisasi, serta penurunan angka stunting.
Suasana haru dan hangat terlihat saat prosesi serah terima, diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah.Acara pisah sambut ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Sukadamai yang sehat dan sejahtera.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Pemerintah Kabupaten Nias Utara Melaksanakan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih dengan Baik

YUTELNESEWS.com | Lotu, Nias Utara – Pemerintah Kabupaten Nias Utara melaksanakan Upacara penaikan Bendera merah putih dan Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega bertindak sebagai Inspektur Upacara, dan sebagai pelaksana dari Dinas Pendidikan Kab. Nias Utara dan di ikuti oleh Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, PNS dan Pegawai Non ASN yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara. Senin 1 September 2025.

Dalam arahan Wakil Bupati mengingatkan kepada seluruh OPD pada minggu ini mungkin ada pemeriksaan pendahuluan dari BPK kiranya hal-hal yang terkait dengan pertanggung jawaban supaya segera disiapkan dengan baik.

“Ucap Wakil Bupati Nias Utara mengajak seluruh Perangkat daerah untuk menjaga kondusifitas OPD Masing-Masing dan mampu menghadapi situasi isu nasional saat ini dengan jiwa patriot, Produktif, Adaptif, Tangguh, dan Responsive, Inisiatif, Optimis, dan Tulus serta berharap kepada seluruh perangkat daerah agar mampu memberikan statement yang baik yang menunjukan masyarakat.

 

(Kharisman Gea)

Pemulihan Kali Anhoni oleh PT. GEB: Contoh Tanggung Jawab yang Layak Diwarisi

YUTELNEWS.com | Pemulihan lingkungan kerap kali hanya menjadi jargon dalam laporan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, langkah PT Global Emas Bupolo (PT GEB) dalam merehabilitasi Kali Anhoni di Kabupaten Buru menawarkan sebuah narasi berbeda: sebuah bentuk tanggung jawab ekologis yang terukur, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang.

Kali Anhoni, yang selama bertahun-tahun menjadi korban aktivitas penambangan ilegal, bukan sekadar badan air. Ia adalah nadi kehidupan masyarakat adat setempat. Maka ketika PT GEB mengalokasikan dana sebesar Rp 40 hingga Rp 50 miliar untuk mengangkat sedimen terkontaminasi merkuri dan memulihkan ekosistem sungai, itu bukan hanya bentuk tanggung jawab korporasi, tetapi juga pengakuan atas hak masyarakat atas lingkungan yang sehat.

Yang patut diapresiasi, proyek ini tidak dilakukan secara sepihak. Dukungan terbuka dari para tokoh adat berpengaruh di wilayah tersebut, menegaskan adanya kesesuaian nilai antara upaya korporasi dan aspirasi lokal. Keterlibatan masyarakat adat, dalam proses yang menjunjung tinggi keberlanjutan dan penghormatan terhadap wilayah adat, menciptakan fondasi sosial yang kuat bagi keberhasilan program ini.

Tak kalah penting, PT GEB menggandeng Universitas Pattimura (Unpatti) sebagai mitra ilmiah. Keterlibatan akademisi memperkuat aspek transparansi dan akuntabilitas. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak sedang menyulam citra, melainkan membangun warisan. Warisan dalam bentuk alam yang pulih dan pengetahuan yang terbangun.

Namun apresiasi tidak boleh menumpulkan kewaspadaan. Proyek ini harus tetap berada dalam pengawasan publik. Pemulihan lingkungan bukan proyek jangka pendek. Ia memerlukan evaluasi berkelanjutan, termasuk dari lembaga independen dan organisasi masyarakat sipil. Keterbukaan terhadap kritik akan menentukan sejauh mana proyek ini benar-benar berpihak pada bumi, bukan semata pada legitimasi perusahaan.

Kali Anhoni mengajarkan kita bahwa pemulihan tidak cukup dengan niat baik. Ia perlu komitmen yang dibangun di atas kolaborasi, keilmuan, dan penghormatan terhadap hak masyarakat. Jika semua pihak menjaga integritas proses ini, maka pemulihan ini tidak hanya akan menyembuhkan sungai, tetapi juga menumbuhkan harapan.

Kaperwil Maluku (SP)

Tokoh Masyarakat Tri Rahmanto Himbau Masyarakat Dayeuhkolot Jangan Terprovokasi Dengan Isu Isu di Media Sosial.

Yutelnews.com//

Bandung – Seorang Tokoh Masyarakat di Kabupaten Bandung Tri Rahmanto mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya Dayeuhkolot dan Keluarga Besar PRIMA agar bijak dalam menerima informasi di media sosial.

” Semua pihak juga diminta agar menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi tanpa ada tindakan Anarkis, “.

Kita semua harus menahan diri dan bersikap bijak, jangan terprovokasi isu-isu yang bersifat destruktif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Khususnya yang berasal dari media sosial yang tidak jelas sumbernya, kata Tri Rahmanto . pada Senin (01/09/2025)

Masyarakat, kata Tri, hendaknya arif dan cerdas dalam menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berwenang. Maupun kepada para tokoh panutan yang dapat memandu dan memberikan informasi yang mencerahkan.

Tokoh masyarakat Kabupaten Bandung Tri Rahmanto juga peringatkan agar warga tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang berasal dari media sosial dengan sumber tidak jelas.”terangnya

“Mereka mengajak masyarakat untuk bersikap bijak, menahan diri, dan melakukan klarifikasi informasi kepada pihak berwenang atau tokoh panutan untuk menjaga ketertiban dan persatuan. Tujuannya adalah untuk mencegah kegaduhan dan menjaga stabilitas nasional di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.”tutupnya.

Tri Rahmanto berharap kita fokus terhadap pengawalan dan kesuksesan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Pembangunan di Kabupaten Bandung. (**)

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.