Turnamen Voli Antar RW se-Desa Ciptagumati Resmi Dibuka, Perebutkan Piala Kepala Desa Tahun 2025

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Dalam rangka memeriahkan Milangkala ke-43 Desa Ciptagumati, Pemerintah Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), secara resmi membuka Turnamen Voli Putra dan Putri antar RW memperebutkan Piala Kepala Desa Ciptagumati Tahun 2025, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah di lapangan voli RW 2, dengan dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Ciptagumati, Tedi Irawan, S.IP, bersama Bhabinkamtibmas Desa Ciptagumati, Ketua MUI Desa, Ketua RT/RW, Ketua Karang Taruna Desa, serta panitia Milangkala ke-43.

Dalam sambutannya, Kades Tedi Irawan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen ini, khususnya kepada RW 2 dan Karang Taruna RW 2 selaku tuan rumah kegiatan tahun ini.

“Turnamen voli ini menjadi ajang silaturahmi dan semangat kebersamaan antarwarga. Tahun ini memang di RW 8 Dusun 4 belum memiliki lapangan voli, dan insyaallah akan kita fasilitasi ke depan,” ujar Tedi Irawan dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan waktu pembukaan karena adanya penyesuaian jadwal, serta menyebut bahwa Forkopimcam tidak dapat hadir langsung dan telah menugaskan Bhabinkamtibmas, Bripka M. Ersyad S.Pd., untuk mewakili.

Turnamen voli antar RW ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang sudah keempat kalinya diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Ciptagumati. Selain voli, pemerintah desa juga akan menggelar turnamen bulu tangkis dan sepak bola antar dusun setelah acara puncak Milangkala pada 25–26 Oktober 2025 di Lapangan Desa Ciptagumati.

“Saya harap seluruh peserta bisa menjaga sportivitas demi nama baik Desa Ciptagumati. Semua tim pasti ingin jadi juara, tapi kita akan mencari yang terbaik dari yang terbaik,” tambah Tedi.

Tak lupa, Kepala Desa juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor pendukung, terutama NJ Elektronik, yang turut berkontribusi menyukseskan kegiatan olahraga tahunan ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarwarga, sekaligus menumbuhkan semangat olahraga di kalangan pemuda Desa Ciptagumati.

Dien Yoyo

Terbanyak Akseptor KB, DALDUKPPA Kabupaten Bandung Raih 2 Penghargaan BKKBN Jabar

YUTELNEWS.com | Bandung- Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DALDUKPPA) Kabupaten Bandung menerima dua penghargaan dari Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Jawa Barat atas prestasinya di bidang pengendalian kependudukan.

Kedua apresiasi yang diraih yaitu menjadi Terbaik I – Kategori Pelayanan KBPP Pasca Persalinan, dengan target 1.501 s.d. 4.300 akseptor dan sebagai Terbaik II – Kategori Total Pelayanan Peserta Baru (PB) dengan target 7.001 s.d. 22.000 akseptor.

Penyerahan penghargaan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dalam rangka memperingati World Contra caption Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2025, di sela kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Quick Wins dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 Program Bangga Kencana dan Sub Bidang KB, yang digelar Kantor Perwakilan BKKBN Jabar, di Grand Sunshine Soreang Kabupaten Bandung, Selasa 14 Oktober 2025.

Kepala DALDUKPPA Kabupaten Bandung Muhamad Hairun mengatakan capaian ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat pelayanan program Bangga Kencana, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas jangkauan pelayanan KB yang merata dan berkualitas, serta memastikan masyarakat memperoleh edukasi dan akses yang mudah terhadap program Bangga Kencana,” ucap Hairun seusai menerima penghargaan.

Hairun berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga lapangan, serta masyarakat dapat terus terjalin agar target pembangunan Keluarga Berkualitas (KB) di Kabupaten Bandung dapat tercapai secara optimal.

Yans

Hj. Dewi Asmara Dorong Masyarakat Sukabumi Sadar HAM Melalui Implementasi P5HAM

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII, Hj. Dewi Asmara, S.H., M.H., menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Mewujudkan Masyarakat Sadar Hak Asasi Manusia Melalui Implementasi P5HAM” yang digelar di Daarul Matin, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Hj. Dewi Asmara menyampaikan bahwa implementasi P5HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM) harus dimulai dari kesadaran individu hingga ke tingkat masyarakat.

“Kesadaran akan hak asasi manusia bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ketika masyarakat memahami hak dan kewajiban dalam konteks HAM, maka kehidupan sosial akan menjadi lebih adil dan harmonis,” ujar Hj. Dewi di hadapan peserta.

Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan ormas tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta antusias mengikuti sesi dialog terbuka yang membahas berbagai isu kemanusiaan, mulai dari perlindungan perempuan dan anak hingga kesetaraan hak di bidang sosial dan ekonomi.

Selain materi utama, acara juga diselingi dengan pembagian bantuan sosial dan door prize, termasuk sepeda dan paket sembako, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang aktif berpartisipasi.

Salah satu peserta, Ustadz Mulyadi dari Kecamatan Cibadak, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Bu Dewi bukan hanya bicara soal teori HAM, tapi juga menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat. Ini sangat menginspirasi,” katanya.

Dengan kegiatan ini, Hj. Dewi Asmara berharap nilai-nilai HAM tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sukabumi, demi mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Malam Puncak Helat Pelalawan: Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26

Pelalawanyutelnews.com ||
Malam Puncak Helat Pelalawan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26 tahun 2025 dilaksanakan pada 12 Oktober 2025 di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan tokoh penting daerah, antara lain Gubernur Provinsi Riau, H. ABDUL WAHID, Bupati Pelalawan, ZUKRI, S.M, M.M, Wakil Bupati Pelalawan, H. HUSNI TAMRIN, S.H, Kapolres Pelalawan, AKBP. JOHN LETEDARA, S.I.K, Dandim 0313/KPR, LETKOL CZI SATRIADY PRABOWO, S.I.P, Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, SISWANTO AS, S.H, M.H, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Dr. ANDRY SIMBOLON, S.H, M.H, dan Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci, ALI MUHTAROM, S.H.I, M.H.I dan Penampilan Artis Nasional : Silet Open Up dan Diva Aurel

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Indragiri Hulu, ADE AGUS HARTANTO, S.Sos, Tokoh Pendiri Kab Pelalawan, Prof. Dr. Ir. TENGKU DAHRIL, Bupati Pelalawan Periode Sebelumnya, H. M. HARRIS, Wakil Bupati Periode Sebelumnya, H. RUSTAM EFFENDI, dan Sultan Pelalawan, H. T. KAMARUDIN HAROEN.

Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan, ZUKRI, S.M, M.M, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Helat Pelalawan ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bergandeng tangan dan bersatu membangun negeri.

Gubernur Riau, H. ABDUL WAHID, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penyelenggaraan Malam Puncak Helat Pelalawan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal dan mendukung Kabupaten Pelalawan dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sektor lainnya.

Malam puncak Helat Pelalawan dimeriahkan dengan penampilan parade busana, grup musik lokal, dan artis nasional. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang aman dan terkendali.

Pengamanan kegiatan ini melibatkan sekitar 350 personel dari berbagai instansi, termasuk Polres Pelalawan, TNI, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan dan pengabdian terhadap kemajuan Kabupaten Pelalawan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 23.30 WIB dengan situasi yang aman dan terkendali. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi dalam membangun daerah.

Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Kabupaten Pelalawan dapat terus maju dan berkembang. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk merefleksikan apa yang sudah dicapai dan apa yang belum dicapai dalam pembangunan daerah.|| AS

Momentum hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna, Camat Bunguran Barat pimpin upacara refleksi sejarah dan visi-misi daerah

Bunguran Barat, Yutelnews.com
Dalam rangka memperingati hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna, Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat melaksanakan upacara peringatan yang berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman kantor Camat Bunguran Barat, pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Camat Bunguran Barat Haidir, yang dalam amanatnya mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan momentum hari jadi ini sebagai refleksi sejarah dan motivasi membangun Natuna ke arah yang lebih baik dan sejahtera.

Dalam amanatnya, Haidir menegaskan pentingnya memahami sejarah berdirinya Kabupaten Natuna serta mengamalkan visi dan misi daerah sebagai pedoman bersama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan tersebut.

“Sejarah panjang Natuna dan visi-misi yang telah dirumuskan pemerintah daerah menjadi landasan kuat untuk menumbuhkan semangat generasi muda yang beradab, berakhlak mulia, peduli, dan berprestasi. Kita harus bersama-sama menjaga nilai-nilai luhur ini demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Natuna,” ujar Camat Haidir dalam amanatnya.

Awak Yutelnews turut mengutip bagian terpenting dari sejarah serta visi dan misi Kabupaten Natuna dalam momentum upacara tersebut sebagai pengingat sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus menanamkan semangat cinta daerah dan berperan aktif dalam membangun masa depan Natuna yang lebih baik.

Sejarah singkat Kabupaten Natuna

Kabupaten Natuna memiliki perjalanan sejarah panjang yang tidak terlepas dari dinamika wilayah Kepulauan Riau. Sebelum menjadi daerah otonom, Natuna merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau. Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia Provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956, Kepulauan Riau resmi digabungkan ke dalam wilayah Republik Indonesia dan ditetapkan sebagai daerah otonomi tingkat II, dengan seorang bupati sebagai kepala daerah yang membawahi empat kewedanan. Salah satunya adalah Kewedanan Pulau Tujuh, yang mencakup wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat, dan Bunguran Timur.

Kewedanan tersebut dihapus berdasarkan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau Nomor: UP/247/5/165 tanggal 9 Agustus 1964, yang mulai berlaku pada 1 Januari 1966. Sejak saat itu, sistem kewedanan ditiadakan dan wilayah Natuna mulai dikelola langsung di bawah struktur pemerintahan kabupaten.

Jauh sebelum masa kemerdekaan, sejarah mencatat pada tahun 1908, di wilayah Pulau Bunguran pernah ditempatkan seorang penguasa Belanda bernama Van Kerkhoff, yang bermarkas di Tanjung Belitung (Binjai), di depan Pulau Sedanau.

Pada tahun 1842, melalui perjanjian Treaty of London, Belanda dan Inggris membagi daerah kekuasaan jajahannya di Asia Tenggara, yang turut menentukan batas wilayah kekuasaan hingga ke kawasan Natuna.

Kemudian, pada tahun 1911, Sultan Abdul Rahman Al Muazzam Syah bersama Tengku Besar Umar dimakzulkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Kesultanan Riau-Lingga resmi dibubarkan pada tahun 1913, dan seluruh Datuk Kaya di Riau dikumpulkan untuk menerima pembagian wilayah Pulau Tujuh, yang kemudian terdiri dari dua kelompok besar, yakni:

1. Wilayah Datuk Kaya Pulau Bunguran, yang terbagi menjadi Bunguran Barat dan Bunguran Timur, sedangkan Pulau Panjang berdiri sendiri.

2. Wilayah Datuk Kaya Jemaja, yang terdiri dari Ulu Maras dan Kuala Maras.

Seiring dengan semangat otonomi daerah di era reformasi, Kabupaten Natuna resmi terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999, yang memisahkan wilayah Natuna dari Kabupaten Kepulauan Riau. Saat itu, Natuna memiliki enam kecamatan awal, yaitu Bunguran Timur, Bunguran Barat, Bunguran Utara, Midai, Serasan, dan Jemaja.

Pada tahun 2004, jumlah kecamatan bertambah menjadi sepuluh melalui pembentukan beberapa kecamatan baru, seperti Pal Matak, Subi, Bunguran Utara, dan Pulau Laut. Selanjutnya, pada tahun 2007, wilayah Natuna berkembang menjadi enam belas kecamatan, termasuk pemekaran Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, Siantan Selatan, dan Jemaja Timur.

Namun pada tahun 2008, sebagian wilayah tersebut dimekarkan kembali menjadi Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Undang-undang Nomor 33 Tahun 2008. Kini, Kabupaten Natuna secara administratif terdiri dari dua belas kecamatan, dengan ibu kota kabupaten berada di Ranai, Kecamatan Bunguran Timur.

Visi dan misi Kabupaten Natuna

Visi:

“Terwujudnya Kabupaten Natuna yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya.”

Misi:

1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah yang berwawasan lingkungan.

2. Pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas antar pulau.

3. Mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis teknologi.

5. Memperkuat ketahanan sosial serta pelestarian budaya daerah.

Kemeriahan panjat batang pinang di halaman Astaka Bunguran Barat

Selesai kegiatan upacara hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna, acara dilanjutkan dengan lomba panjat batang pinang yang digelar di halaman Astaka Kecamatan Bunguran Barat.
Suasana berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, disambut antusias oleh warga dari berbagai kalangan. Lomba tradisional ini menjadi simbol semangat perjuangan, kekompakan, dan ketangguhan generasi muda Natuna.

Batang pinang yang menjulang tinggi dan licin menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta yang saling bahu-membahu memanjat untuk meraih hadiah di puncak.
Kemeriahan tawa, sorak penonton, dan semangat pantang menyerah menggambarkan nilai-nilai persatuan, perjuangan, dan kerja keras, sebagaimana filosofi yang diharapkan dari generasi penerus Natuna.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa semangat perjuangan tidak hanya terpatri dalam upacara peringatan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi kebersamaan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan lahir generasi Natuna yang kokoh, berdaya saing, dan siap membawa masa depan Natuna menuju arah yang lebih cerah dan sejahtera.

Peringatan hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi juga momentum memperkuat jati diri, mengenang perjuangan, serta menumbuhkan tekad bersama untuk menjadikan Natuna sebagai daerah yang maju, berbudaya, dan berdaya saing tinggi di wilayah perbatasan utara NKRI.

Reporter: Darmansyah
Editor: Redaksi Yutelnews.com

APDESI Cikalongwetan dan APDESI Sukabumi Gelar Laga Persahabatan, Pererat Silaturahmi Antar Kepala Desa

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Semangat kebersamaan dan sportivitas terlihat jelas dalam pertandingan persahabatan sepak bola antara DPK APDESI Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat melawan DPD APDESI Kabupaten Sukabumi yang digelar di Stadion Mandalamukti Bersatu (Mabes), Sabtu (11/10/2025) sore.

Laga bertajuk Super Big Match ini dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Cikalongwetan, serta sejumlah tamu penting. Dari pantauan awak media, beberapa kepala desa turut memperkuat tim DPK APDESI Cikalongwetan, di antaranya Agun Gumilar (Kepala Desa Cikalong) dan Tedi Irawan (Kepala Desa Ciptagumati), yang tampil apik di lapangan.

Pertandingan berlangsung sengit namun penuh keakraban. Untuk Tim B, laga berakhir dengan skor imbang 1–1, sementara Tim A harus mengakui keunggulan DPD APDESI Kabupaten Sukabumi dengan skor 3–2.

Photo: Tim Sepak Bola APDESI Cikalongwetan dan APDESI Kab. Sukabumi

Hadir pula memberikan dukungan, Ahmad Fauzi, S.Ag., Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, serta sejumlah staf kecamatan yang ikut memperkuat tim dari Cikalongwetan.

Dalam keterangannya, Agun Gumilar, Amd.Ak., M.Ip., selaku perwakilan DPK APDESI Cikalongwetan sekaligus Kepala Desa Cikalong, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertandingan persahabatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan pertandingan persahabatan dengan DPC APDESI Kabupaten Sukabumi dalam rangka mempererat silaturahmi. Mudah-mudahan ke depan kami juga bisa berkunjung ke Sukabumi untuk laga tandang,”ujar Agun.

“Ini merupakan pertandingan kedua setelah sebelumnya digelar di Desa Gudang Kahuripan. Melalui sepak bola ini, kami berharap komunikasi dan sinergi antara APDESI Bandung Barat dan Sukabumi semakin terjalin baik,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi, Deden Dedi Wahyudin, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat dari pihak APDESI Cikalongwetan.

“Terima kasih kepada DPC APDESI Bandung Barat, khususnya rekan-rekan di Kecamatan Cikalongwetan. Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari roadshow silaturahmi kami ke berbagai daerah di Jawa Barat. Lewat sepak bola, kami ingin mempererat hubungan, saling berbagi pengalaman, dan berkolaborasi untuk kemajuan desa-desa di Jawa Barat,”ujarnya.

Tadi juga kami sempat berbincang dengan Kang Obar dari Desa Mekarjaya, insyaallah nanti kami undang rekan-rekan untuk bermain di Pelabuhan Ratu sambil bersilaturahmi,” pungkasnya.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa olahraga, khususnya sepak bola, mampu menjadi sarana yang efektif dalam mempererat hubungan antar kepala desa lintas daerah. Selain menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini juga memperkuat jaringan komunikasi dan kerja sama antar APDESI di tingkat kabupaten untuk kemajuan pembangunan desa.

#Apdesi #Cikalongwetan #Sukabumi #BandungBarat #SepakBolaPersahabatan #SilaturahmiDesa

Dien Yoyo

Bupati Nias Utara, Ketua DPRD Kab.Nias Utara dan Anggota DPR RI tanam Jagung.

Sitolu Ori, Nias Utara, Yutelnews.com
Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan DPRD Kabupaten Nias Utara menerima Reses Anggota DPR RI Drs. Rapidin Simbolon, M.M beserta rombongan dalam rangka penanaman jagung perdana dan penyerahan benih jagung sekaligus membagikan bantuan sosial yang dilaksanakan di Yayasan Yosef Jembatan Kasih Nias, 10/10/2025.

Kata sambutan Bupati Nias Utara, Amizaro Waruru, S.Pd., M.IP. menyampaikan terimakasih kepada Anggota DPR RI Bapak Rapidin Simbolon dari fraksi PDI Perjuangan karena telah melakukan kunjungan di Kepulauan Nias terutama Kabupaten Nias Utara. Tentunya, dengan kehadiran Bapak Rapidin Simbolon merupakan satu kesempatan bagi kami untuk bertemu secara bertatap muka dan mendapat bantuan berupa bibit jagung, terutama diberikan arahan kepada kami dalam melaksanakan roda kepemerintahan di Kabupaten Nias Utara. Tidak lupa juga mengucapkan terimakasih kepada kelompok tani yang memang disiapkan dan terus berkontribusi untuk teman-teman ODGJ yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Nias Utara.

Selanjutnya, Bupati Nias utara menyampakian bahwa 62% masyarakat di Nias Utara ini berprofesi sebagai petani, dan sisanya adalah nelayan dan perkeja lainnya serta kondisi Pemerintahan Kabupaten Nias Utara masih berjalan dengan baik meski dengan berbagai tantangan tingkat nasional di daerah-daerah namun pasti ada jalan keluar dari berbagai tantangan yang daerah sedang hadapi.

“Ucap Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara Ya’aman Telaumbanua menyampaikan Nias Utara masih terdaftar dalam daerah 3T, dan Nias Utara juga masih belum beruntung karena belum ada anak daerah yang menjadi anggota DPR RI. Jadi, besar harapan kami agar Bapak Rapidin Simbolon dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menitipkan harapan-harapan kami. Oleh Karena Nias utara merasa sangat bahagia dan beruntung dikunjungi oleh anggota DPR RI sehingga bisa melihat secara langusng kondisi Nias Utara dan dapat menyuarakan harapan-harapan masyarakat Kepulauan Nias Terutama masyarakat Kabupaten Nias Utara.

Arahan Anggota DPR RI dari fraksi PDI-Perjuangan Bapak Drs. Rapidin Simbolon, M.M menyampaikan, salah satu keprihatinan kita adalah banyaknya ditariknya anggaran dari daerah ke masuk Pusat dan ini sudah menjadi keluhan kami dikarenakan sudah banyak daerah yang dikunjungi dan ini adalah hal yang menjadi keluhan utama. Kami ingin Daerah itu dikelola oleh Kepala Daerah yang dipilih langsung oleh rakyat jadi semoga dengan banyaknya anggota DPR RI yang menerima masukan ini supaya menjadi pembahasan utama di pemerintah pusat dan kami beserta fraksi-fraksi yang lain akan terus ikut memperjuangkan di Pusat. Pada Kesempatan ini juga, Bapak Drs. Rapidin Simbolon membawa 1 Ton bibit jagung hibrida super P32 dengan kualitas terjamin, dan juga memberikan bantuan kepada teman-teman ODGJ jaket dan uang tunai kepada Yayasan untuk kebutuhan teman-teman ODGJ yang ada di Yayasan Yosef Jembatan Kasih Nias dikarenakan teman-teman kita yang seperti ini lah harus yang diutamakan untuk dibantu.

Acara diakhiri dengan Penanaman Jagung secara simbolis, Pemberian Bibit Jagung dan ditutup dengan Foto Bersama.

Turut hadir pada Kegiatan ini, Bupati Nias Utara, staf ahli, Ketua DPRD Kab. Nias Utara, Anggota DPR RI Rapidin Simbolon dari fraksi PDI Perjuangan beserta rombongan, anggota fraski PDI-Perjuangan, Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, mantan anggota DPR Kota Gunungsitoli dan Provinsi Sumatera Utara, Mantan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Camat dan Sekretaris Camat Sitolu Ori beserta jajaran, OPD Nias Utara, kelompok Tani Sowua dan tamu undangan lainnya.

Red

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie, Menyambut Positif Aspirasi Warga dalam Aksi Demo

Bandung – YUTELNEWS||Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi S.H., menunjukkan kepeduliannya dengan menyambut positif aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Kabupaten Bandung (AMKB) di depan Gedung DPRD .pada 09 Oktober 2025.

Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat mengenai isu-isu penting di daerah, termasuk masalah yang dihadapi PT BDS, revitalisasi Pasar Banjaran dan Pasar Ciparay, serta isu kepemudaan di Soreang.

Dalam suasana yang penuh semangat, Renie mendekati para demonstran dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran mereka.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Aliansi Masyarakat Kabupaten Bandung dan apresiasi sedalam-dalamnya atas kehadiran hari ini. Tapi mungkin alangkah baiknya kita bisa berbicara di dalam gedung DPRD.

Saya minta perwakilan dari aliansi untuk bisa duduk bersama mencari solusi terbaik,” kata Renie di hadapan peserta aksi.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan damai, didukung oleh pengamanan dari aparat kepolisian. Beberapa perwakilan massa aksi kemudian diundang untuk masuk ke gedung DPRD guna melanjutkan audiensi.

Dalam pertemuan tersebut, mereka diterima langsung oleh Hj. Renie Rahayu Fauzi S.H, didampingi oleh para wakil ketua DPRD, H. Firman B. Sumantri, H. Thony Fathony Muhammad, dan Dr. M. Akhiri Hailuki.Angie Natesha Goenadi Go, S.Ked., M.H.I.dan beserta para Kepala Dinas.

Suasana audiensi berlangsung dinamis, dengan dialog terbuka antara masyarakat, legislatif, dan eksekutif. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten II Pemkab Bandung, Kawaludin, serta beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Kepala Dinas Perdagangan dan Industri, Dicky Anugrah, dan Kepala Dinas Sosial, Ningning Hendarsah. Kehadiran mereka sangat penting untuk memberikan penjelasan teknis terkait isu-isu yang diangkat oleh masyarakat.

Hj Renie menegaskan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah akan menindaklanjuti hasil audiensi ini secara menyeluruh melalui rapat kerja dan koordinasi lintas perangkat daerah.

“Kami di DPRD ada untuk masyarakat. Mudah-mudahan apa yang menjadi keluh kesah dari masyarakat ini bisa kami bantu ringankan. Kami juga akan terus mengawasi sejauh mana OPD menindaklanjuti hal-hal yang disampaikan dalam pertemuan ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa isu-isu yang dibahas tidak hanya berasal dari AMKB, tetapi juga dari berbagai kelompok masyarakat lainnya, termasuk Aliansi Pedagang Pasar Banjaran dan petani yang tergabung dalam Paguyuban Rahayu.

“Sebenarnya, kami sudah beberapa kali bertemu dengan mereka. Mudah-mudahan kali ini bisa menjadi langkah konkret untuk penyelesaian bersama,” imbuhnya.

Mengenai revitalisasi Pasar Banjaran, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri menyatakan kesiapannya untuk turun langsung ke lapangan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Renie menegaskan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan dengan ketat. “Kami akan terus memantau pelaksanaan tindak lanjut dari hasil audiensi ini. DPRD memiliki tanggung jawab memastikan setiap permasalahan masyarakat mendapat solusi yang adil dan transparan,” tutupnya.

DPRD Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan demi kemajuan Kabupaten Bandung.**

 

Yans.

Doa Bersama Warnai Peringatan Milangkala ke-14 Kecamatan Saguling

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Dalam rangka memperingati Milangkala ke-14 Tahun Kecamatan Saguling, jajaran pemerintahan kecamatan menggelar kegiatan doa bersama di Masjid Kantor Kecamatan Saguling, Rabu (9/10/2025). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para ketua RW dan RT, unsur Forkopimcam, para kepala desa, UPTD, serta anggota BPD se-Kecamatan Saguling.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan refleksi atas perjalanan panjang Kecamatan Saguling yang telah berdiri selama 14 tahun. Melalui momentum tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenang berbagai capaian pembangunan serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Camat Saguling, Bambang Wijanarko Ischan, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Saguling hadir. Pada milangkala ke-14 ini, kami melakukan doa bersama agar Kecamatan Saguling senantiasa dijauhkan dari segala musibah dan terus mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Bambang.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan milangkala bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momen evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan di semua tingkatan.

“Melalui milangkala ini, kami berharap semangat bekerja dan mengabdi bisa terus tumbuh. Insyaallah ke depan, Kecamatan Saguling akan semakin baik dengan berbagai program yang sudah dan akan kami jalankan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bambang menuturkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder, baik pemerintah desa, lembaga masyarakat, maupun instansi vertikal, dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang optimal serta pembangunan berkelanjutan di wilayah Saguling.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah, mulai dari bidang sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi lokal.

Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan, peringatan milangkala ke-14 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Saguling, sekaligus memperkuat tekad untuk menjadikan Saguling sebagai wilayah yang berdaya, mandiri, dan berkeadilan.

Dien Yoyo

Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Wilayah Hukum Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan

 

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Polres Cimahi menggelar kegiatan Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Kampung Cimenteng, RT 001 RW 009, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati KBB, H. Asep Ismail, Danramil 0907/Cikalongwetan, Kapten Inf. Yudi Komara, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB Lukmanul Hakim, S.Sos., M.Si., Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., Camat Cikalongwetan, H. Dadang A Sapardan M.Pd., Kp., dan Kepala Desa Kanangasari Endang Rusmana, S.IP.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembukaan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas 5 hektare. Penanaman serentak ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan di daerah.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui penanaman jagung serentak ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kemandirian pangan dan memanfaatkan lahan produktif,” ujar AKBP Niko.

Kegiatan penanaman serentak ini berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Diharapkan, hasil penanaman jagung tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor di wilayah hukum Polres Cimahi.

Sumber: Polsek Cikalongwetan

Dien Yoyo

Pemkab Natuna Eksekusi Perbaikan JalanPelantar Sudirman Sedanau Gunakan Dana Darurat (BTT)

YUTELNEWS.com, Natuna
Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mengeksekusi perbaikan jalan rusak di kawasan Pelantar Sudirman, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam merespons cepat keluhan masyarakat sekaligus wujud keseriusan Pemkab Natuna meningkatkan infrastruktur dasar yang menunjang mobilitas warga di wilayah pesisir.

Ruas Jalan Pelantar Sudirman merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat Sedanau, baik untuk kegiatan ekonomi, sosial, maupun transportasi sehari-hari. Selama ini, kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah sering menjadi keluhan warga.

Berdasarkan data resmi yang tercantum di papan proyek, kegiatan perbaikan jalan ini menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Tahun Anggaran 2025 senilai Rp150.661.000.
Pekerjaan ini dilaksanakan selama 15 hari kalender oleh CV. Air Bunga sebagai penyedia jasa pelaksana yang ditunjuk resmi oleh Dinas PUPR Kabupaten Natuna.

Pekerjaan dimulai pada 7 Oktober 2025 dan akan berlanjut hingga selesai sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Natuna.

Awak media YUTELNEWS.com melakukan konfirmasi langsung kepada Kabid Bina Marga dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Natuna, Wan Tahriri, melalui sambungan telepon.
Dalam penjelasannya, Wan Tahriri menegaskan bahwa kegiatan ini tidak mencantumkan nomor kontrak karena merupakan bagian dari penanganan darurat menggunakan anggaran BTT.

“Pekerjaan ini berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan pada tahun 2024 dan disesuaikan dengan volume anggaran yang telah diprogramkan,”
ujar Wan Tahriri, Kabid Bina Marga dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Natuna.

Ia menambahkan, volume pekerjaan jalan yang diperbaiki mencapai sekitar ±4 x 9,5 meter persegi, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Proses pengerjaan jalan ini juga dilakukan sesuai dengan arahan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang beberapa bulan lalu sempat turun langsung ke lokasi Pelantar Sudirman.
Dalam kunjungannya saat itu, Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan rusak di Sedanau tidak boleh sekadar ditambal, melainkan harus dilakukan pembobokan total pada bagian yang rusak sesuai volumenya agar hasilnya lebih kokoh dan tahan lama.

“Kita tidak mau hanya tambal-tambal. Jalan yang rusak harus dibobok habis dan dikerjakan secara permanen agar kuat dan bertahan lama,”
ungkap Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam kunjungan lapangannya waktu itu.

Arahan tersebut menjadi pedoman bagi Dinas PUPR dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan agar hasil pembangunan benar-benar maksimal dan sesuai harapan masyarakat setempat.

Sementara itu, masyarakat Kelurahan Sedanau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Natuna atas kepedulian serta respon cepat dalam menindaklanjuti keluhan warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Natuna yang cepat menanggapi kerusakan jalan ini.
Terutama juga kepada anggota Tim TP2D wilayah Sedanau, Bapak Raja Agus Setiawan, yang aktif turun langsung memantau kondisi lapangan dan menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan di daerahnya,”
ujar salah satu warga.

Warga juga memberikan apresiasi tinggi kepada Tim TP2D Kabupaten Natuna yang telah menjalankan amanah Bupati Natuna untuk memastikan setiap proyek infrastruktur berjalan baik dan tepat sasaran.

“Kami berharap perhatian seperti ini terus berlanjut, karena masyarakat sangat merasakan manfaat dari kerja nyata pemerintah dan tim pengawasan di lapangan,” tambahnya.

Selain kepada pemerintah, warga Sedanau juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pihak pelaksana, CV. Air Bunga, yang telah menjalankan pekerjaan sesuai aturan dan petunjuk teknis dari Dinas PUPR.

“Kami juga berterima kasih kepada CV. Air Bunga.
Mereka melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur dan arahan dinas terkait.
Semoga hasilnya rapi, kuat, dan bertahan lama demi kepentingan masyarakat Sedanau,”
ungkap warga lainnya.

Di lokasi kegiatan, terlihat papan proyek resmi Dinas PUPR Kabupaten Natuna yang memuat informasi lengkap kegiatan serta imbauan bagi seluruh pihak untuk selalu “Mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.”

Melalui kegiatan ini, Pemkab Natuna menunjukkan keseriusannya dalam memastikan kualitas infrastruktur publik terus meningkat, terutama di wilayah kepulauan seperti Sedanau.
Masyarakat berharap, langkah nyata ini menjadi contoh bentuk kepedulian pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Arahan Bupati Cen Sui Lan yang menekankan pentingnya perbaikan permanen menjadi wujud nyata semangat “membangun dari pinggiran”, yakni menghadirkan pembangunan yang kokoh, berkeadilan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah pesisir.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, masyarakat yakin Pemkab Natuna terus berkomitmen memperkuat konektivitas antarwilayah serta menghadirkan pembangunan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Redaksi: Darmansyah – Kabiro Natuna | YUTELNEWS.com

Seru, Arahan Bupati Nias Utara Pada Upacara Penaikan Bendera Merah Putih.

Lotu, Nias Utara, Yutelnews.com ||
Pemerintah Kabupaten Nias Utara melaksanakan Upacara Penaikan Bendera Merah putih di halaman Kantor Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu S.Pd bertindak sebagai Inspektur Upacara, Senin 06 September 2025.

Arahan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd menyampaikan, berharap kepada seluruh OPD di Kabupaten Nias Utara agar memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat serta profesional dalam bekerja supaya di tingkatkan lagi.

“Ucap Bupati Nias Utara menyampaikan bahwa saat ini dengan telah bertambahnya pegawai PPPK di masing masing OPD, agar dalam berbagai pekerjaan benar benar lebih baik lagi.

“Lanjut, Amanatnya menyampaikan beberapa hal terkait dengan kunjungan kami di Kementerian di Jakarta dan di Provinsi antara lain Kita mendapatkan benih Padi untuk 100 ha , Benih Jagung untuk 500 ha, kita mendapatkan Kendaraan VIAR dan tong sampah dari Kementerian Lingkungan hidup dan mendapatkan 3 ( tiga) pembangunan irigasi.

Upacara ini Turut hadir oleh, Staf Ahli, Asisten, Kepala perangkat Daerah, Kabag Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara, ASN, dan PPPK.

(Kharisman Gea)

Bupati Bandung Kang DS, Apresiasi Rajiv, Dorong Pemanfaatan Alsintan Secara Kolektif

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr. H. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Bandung. Ia menyampaikannya saat menghadiri Panen Raya Gapoktan Padasuka sekaligus penyerahan bantuan alsintan aspirasi Rajiv, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, di Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Jumat (03/10/2025).

Sejak awal sambutan, Bupati Bandung mengapresiasi Rajiv yang konsisten peduli pada petani. “Pertama, saya haturkan terima kasih kepada Kang Rajiv yang sudah peduli terhadap para petani di Kabupaten Bandung,” kata Bupati.

Selain itu, ia menekankan bahwa dukungan Rajiv sangat penting karena Kabupaten Bandung memiliki luas 174 ribu hektar wilayah. Dari jumlah tersebut, sekitar 28 ribu hektar menjadi lahan pertanian aktif yang menopang perekonomian masyarakat.

Bupati Dadang mengingatkan kembali masa pandemi COVID-19. Pada tahun 2021, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung sempat anjlok hingga minus 7,5 persen. Namun, pada akhir tahun yang sama, kondisi berbalik. Angka pertumbuhan berhasil naik menjadi positif 3,23 persen.

Menurutnya, pemulihan itu terjadi berkat kerja keras petani. “Saya telusuri, ternyata kekuatan utama ada pada para petani Kabupaten Bandung. Mereka hebat, bersih, dipercaya, dan sangat luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jumlah petani di Kabupaten Bandung mencapai hampir 77 ribu orang. Ia menilai mereka adalah aset penting bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bentuk perhatian. Misalnya pemberian BPJS Ketenagakerjaan, tambahan hibah Rp50 miliar setiap tahun, hingga program khusus untuk memperkuat sektor pertanian.

Selanjutnya, Bupati Bandung menyoroti peran Rajiv yang membawa aspirasi melalui bantuan alsintan. Ia menilai dukungan tersebut menjadi langkah nyata untuk meningkatkan produktivitas.

“Alhamdulillah, hari ini Kang Rajiv menghadirkan beberapa alsintan untuk para petani. Ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani di Kabupaten Bandung,” jelas Bupati.

Namun, ia mengingatkan agar seluruh alsintan benar-benar digunakan bersama. Ia menekankan agar kelompok tani tidak membiarkan satu orang menguasai alat tersebut.

“Saya mohon, manfaatkan untuk kelompok. Jangan diakui sebagai milik pribadi. Semua anggota Gapoktan berhak menggunakannya. Itu harapan saya,” tegasnya.

Bupati Dadang juga menyinggung masih adanya laporan distribusi yang tidak merata. Menurutnya, persoalan itu sering muncul ketika alsintan dikuasai individu.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia meminta ketua Gapoktan melakukan musyawarah. Dengan cara itu, setiap anggota bisa memperoleh jadwal penggunaan dan kesepakatan pemeliharaan.

Selain itu, Bupati menegaskan pentingnya tanggung jawab kolektif. Dengan kerja sama, alsintan bisa berfungsi lebih lama dan memberikan manfaat lebih besar.

Bupati Bandung juga menyampaikan data produksi pangan. Setiap tahun, Kabupaten Bandung mampu menghasilkan sekitar 328 ribu ton. Jumlah itu jauh lebih besar daripada kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hanya sekitar 50 ribu ton per tahun.

“Artinya, kita masih surplus. Ketahanan pangan Kabupaten Bandung insya Allah terjamin,” ujarnya penuh optimisme.

Di sisi lain, Bupati menyoroti sinergi antara petani, pemerintah, serta TNI dan Polri. Menurutnya, kerja sama lintas sektor ini sangat strategis untuk menjaga ketersediaan pangan.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya koperasi desa dan kelurahan merah putih. Saat ini koperasi telah terbentuk di 270 desa dan 10 kelurahan.

“Oleh karena itu, saya berharap kelompok tani otomatis menjadi anggota koperasi desa masing-masing. Dengan begitu, koperasi bisa berfungsi sebagai offtaker dan penyalur,” ungkapnya.

Ia juga menyarankan agar petani memanfaatkan Bulog ketika koperasi tidak mampu menampung hasil panen. Menurutnya, Bulog siap menyerap berapa pun tonase yang ada dengan harga resmi pemerintah.

Sementara itu, Bupati mengingatkan agar petani tidak terjebak pinjaman dari rentenir. Pemerintah Kabupaten Bandung, katanya, sudah menyediakan pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Manfaatkan program ini. Jangan ngutang ke bank Emok. Pemerintah hadir untuk memberi solusi,” tegasnya lagi.

Menutup sambutan, Bupati kembali mengapresiasi Rajiv, para petani, serta semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci mewujudkan kemandirian pangan.

“Terima kasih kepada Kang Rajiv, terima kasih kepada para petani yang selalu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bandung. Insya Allah, bersama kita wujudkan ketahanan pangan yang kuat,” pungkas Bupati.***

Yans.

Dalam Kesempatan Penuh Hangat Kapolsek Kandis Sambangi Toko Masyarakat Kampung Jambai Makmur

Kandisyutelnews.com ||
Suasana penuh keakraban terasa dalam kegiatan temu ramah kapolsek Kandis Kompol H. Herman Pelani, S.H., M.H. sambangi toko masyarakat, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perangkat kampung Jambai Makmur, yang berada di jalan poros kelompok tani RT 03 RW 01 kampung Jambai Makmur, kecamatan Kandis, kabupaten Siak, Jum’at ,03 September 2025.

Acara ini dihadiri oleh penghulu kampung jambai makmur ,Muhadi , ketua Bapekam, Edi Syahputra, Panit 1 Binmas Polsek Kandis Ipda Hendrizon, Babinsa Serda Roni Panjaitan, Bhabinkamtibmas Bripka Janseng Manurung, serta seluruh RT/RW setempat.

Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah keresahan, mulai dari peredaran narkoba hingga maraknya pencurian sawit. Mereka juga menyoroti terkait penerapan tindak pidana ringan (tipiring) untuk kasus pencurian sawit yang kerugiannya di bawah Rp2,5 juta.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kandis Kompol H. Herman Pelani, S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan temu ramah ini merupakan wujud nyata kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat masyarakat kampung jambai makmur. Kami berharap kerja sama yang baik ini bisa terus terjalin demi menjaga kamtibmas di Kecamatan Kandis,”tutup kapolsek.|| AS

Bupati Kang DS Optimalkan APBD Tetap Berpihak ke Masyarakat Meski TKD Berkurang Rp935 Miliar

BandungYutelnews com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menyatakan meski ada pengurangan alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp935 miliar dari Kementerian Keuangan ke Kabupaten Bandung, namun ia menandaskan agar RAPBD Kabupaten Bandung 2026 tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Lebih dari itu Bupati Bandung Kang DS juga tetap optimistis penyesuaian TKD ini tidak akan berpengaruh terlalu signifikan terhadap pembangunan daerah.

“Saya siap dan selalu optimistis meski ada penyesuaian TKD ini. Nanti kita buatkan skema APBD-nya, yang paling penting saya sepakat, belanja ini harus sesuai dengan keinginan kita bersama, yaitu berpihak kepada kepentingan masyarakat,” kata bupati saat membuka Bimtek PKK di Grand Sunshine Soreang, Rabu 1 Oktober 2025.

Tidak hanya itu, Kang DS juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal RAPBD 2026 secara akuntabel. “Insyaallah kita akan bahas secara komprehensif dan transparan. Nanti akan disampaikan hasilnya pada pembahasan akhir APBD kita di 2026,” paparnya.

Selain itu, Kang DS juga akan tetap berupaya agar Tunjangan Kinerja (Tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung bisa tetap terpenuhi.

“Beberapa pemerintah daerah di Jawa Barat sebenarnya sudah tidak bisa lagi membayarkan Tukin ASN-nya. Tapi insya Allah, Kabupaten Bandung tetap Bedas untuk bisa memberikan Tukin tahun depan. Karena itu kita akan bahas solusinya nanti di rapat kordinasi OPD,” kata dia

Untuk membayar gaji ASN saja sudah Rp2,5 triliun dari KUA PPAS 2026 sebesar Rp3,6 triliun. Namun berdasar Surat Edaran Menteri Keuangan nomor S/62/PK/2025, Kabupaten Bandung hanya akan menerima TKD sebesar Rp2,6 triliun.

Sehingga akibatnya untuk anggaran belanja Tukin pegawai pun otomatis akan berkurang (bukan dipotong). “Tapi tergantung juga, kalau pendapatan ke depannya bisa meningkat, maka tukin pun tidak akan berkurang,” tukas bupati.

“Kalau kita lihat, memang ada pengurangan TKD, tapi ada potensi penggantinya, yaitu tiga program prioritas Presiden Prabowo. Kalau kita lihat secara keseluruhan, uang yang akan berputar di tahun 2026 ini kurang lebih sekitar Rp15 triliun dari ketiga program prioritas Pak Presiden tersebut,” kata dia.

Ketiga program prioritas tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya jika ketiga program tersebut mampu dikelola dengan baik, maka akan membuat perekonomian di Kabupaten Bandung berkembang pesat.

Dengan skema multiplier effect, jumlah itu bisa mencapai Rp150 triliun karena uang akan berputar di masyarakat. “Maka, kita harus bisa menangkap peluang dalam kondisi efisiensi ini serta merumuskn langkah-langkah penyesuaian agar tidak mengganggu agenda pembangunan yang sudah direncananakan,” tegasnya.(*)

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.