Wisuda Santri MDTA Nurul Huda Kelas 6 dan Kenaikan Kelas 1-5 : Wujudkan Pendidikan Islam Generasi Muda

YUTELNEWS.com | Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Huda yang Berlokasi di Kampung Cipeteuy RT 02, RW 05, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menggelar acara Wisuda Santri Kelas 6 sekaligus Kenaikan Kelas 1-5.

Acara ini digelar di Halaman Mesjid Baitul Huda, Kampung Cipeteuy, RT 01 RW 05, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, pada hari Sabtu (20/7/2024).

Wisuda tersebut juga merupakan bagian dari Pengajian Rutin Akbar Majelis Baitul Huda yang diadakan setiap Tahunnya

Acara tersebut di mulai Pada Pukul 09:00 Wib yang diisi dengan Pertunjukan Kreasi dari para Santri dan Santriah di lanjutkan pada malam harinya dengan acara Tausiyah yang dipimpin oleh Ustadz Yusuf Supriatna S.P.D., ( MUI Kecamatan Cikalongwetan)

Kepala MDTA Nurul Huda, Ustadz Ikin Sodikin, menjelaskan bahwa pendidikan di MDTA sangat penting untuk membekali peserta didik (santri) dalam memahami ilmu agama dasar, seperti tajwid, bacaan solat, dan doa sehari-hari.

Tujuannya adalah agar peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai ajaran Islam sejak dini dan memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan siswa lainnya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jama’ah dan aparatur pemerintahan Desa Mekarjaya, mulai dari Kepala Desa, Para Kadus, BPD, MUI, dan Pengurus Ranting NU Desa Mekarjaya. Kami mengucapkan selamat kepada wisudawan dan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan kepada kami untuk mendidik putra-putrinya,” ujarnya.

Ustadz Ikin Sodikin memberikan pesan kepada santri yang diwisuda agar tetap semangat dalam menuntut ilmu agama dan tidak berhenti mengaji hanya karena telah diwisuda. Baginya, mencari ilmu tidak ada batasnya dan harus dilakukan sepanjang hayat.

“Ibu-bapak wali santri juga diharapkan terus mendampingi anak-anak dalam mendidik mereka agar menjadi anak yang sholeh dan sholehah,” imbuhnya.

Menurut Menurut Ustadz Ikin, jumlah santri di MDTA Zahratul Huda sebanyak 67 orang, dan yang diwisuda pada kali ini adalah santri kelas 6 sebanyak 4 orang.

Adapun juara pertama diraih oleh Moh Raihan Baeruni putra dari Bapak Saepudin, Juara kedua diraih oleh Dovi Pajarjani putri dari Bapak Dudu, sedangkan juara ketiga diraih oleh Syifa Khaerunnisa putri dari Bapak Ate

Ustadz Ikin juga menambahkan” Acara wisuda ini sebagai ikhtiar kami untuk bahan motivasi bagi santri yang lain, kemudian kami hadir sebagai lembaga pendidikan agama non formal yang punya peran penting sebagi pondasi aqidah anak bangsa, kami hadir dengan punya keseriusan dan legalitas yang sudah diakui oleh pemerintah.

“Harapan kedepannya kegiatan wisuda ini terus berjalan setiap tahun, dan semoga pendidikan MDTA ini lebih diperhatikan oleh pemerintah, agar siswa/santri sejak dini dibekali ilmu agama dan pondasi aqidah keislaman yang kuat,” pungkasnya.

(D.YOYO)

Tanamkan Cinta Tanah Air, Serka Anwar Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SMK Negeri 4 Langsa 

Langsa — Yutelnews.com —17 Juli 2024, Serka Anwar Fuadi Batituud Koramil 22/Langsa Barat Kodim 0104/Aceh Timur, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMK Negeri 4 Langsa JL. Istiqomah No.12, Desa Alue Dua Bakaran Bate, Kec. Langsa Baro, Propinsi Aceh.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara pada generasi muda dalam pembekalannya, Serka Anwar Fuadi menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. “Sebagai generasi penerus, kalian harus memiliki semangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, dan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya bela negara dalam kehidupan sehari-hari. “Kami sangat berterima kasih atas pembekalan ini. Kami jadi lebih paham tentang pentingnya peran kami sebagai pelajar dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata salah satu siswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah memberikan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi kami. Ini adalah langkah positif untuk membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air,” Kata Bapak Rusli S.Pd.

Pembekalan wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan oleh Koramil 22/Langsa Barat dalam rangka memperkuat semangat nasionalisme di kalangan pelajar.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

KepSek SDN 20 Sri Herawati Mengadakan MPLS Hari Pertama Sekolah Memperkenalkan Murid Baru

Payakumbuh — Yutelnews.com —Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan serangkaian kegiatan yang diadakan sekolah pada awal tahun ajaran untuk memperkenalkan murid baru dengan lingkungan sekolah.

MPLS diadakan selama tiga hari dimulai dari hari pertama sekolah, Hari pertama Proses Belajar Mengajar (PBM) tahun 2024/2025 yang diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan penyematan kartu nama peserta MPLS dan pemasangan topi MPLS oleh kepala sekolah selanjutnya kepala sekolah mengenalkan guru-guru dan tenaga kependidikan dan lokasi kelas I sampai kelas VI.

Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu hari pertama masuk sekolah, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SDN 20 Payakumbuh kepada Murid baru di sekolah, pihak sekolah menekankan pendidikan Karakter bagi murid kelas 1.

“Sementara terhadap murid kelas II sampai VI, Kepala SDN 20 Payakumbuh Sri Herawati berharap agar bisa menjadi contoh perilaku teladan yang baik untuk adik-adiknya di kelas satu, demi terwujudnya Visi dan Misi SD Negeri 20 Kota Payakumbuh (Cerdas, Berkarakter, Dan Berwawasan Lingkungan berdasarkan Iman dan Taqwa) .

Hal itu diungkapkan Sri Herawati saat hari pertama MPLS yang digelar di Halaman sekolah, Senin pagi 15 Juli 2024. Sri Herawati selaku Kepala sekolah juga menambahkan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) nantinya juga akan ditekankan dengan pendidikan karakter bagi murid baru, sehingga nantinya mereka memiliki bekal atau karakter yang baik.

” Dalam MPLS ini kita juga tekankan pendidikan karakter bagi anak-anak atau murid baru, sehingga nantinya mereka memiliki bekal atau karakter yang baik,” ujarnya.

Beberapa pendidikan karakter yang nantinya akan diterapkan adalah, sholat jamaah, Tahfizh, saling berbagi, goro dan berbagai hal positif lainnya.

”Memang pendidikan karakter sangat perlu, sebab berapapun nilai akademik anak-anak akan percuma jika tidak memiliki karakter yang baik. Tugas guru adalah mendidik, mengajar dan melatih,” ucapnya.

Sri Herawati juga berharap dukungan dari orang tua/wali murid, komite, dan masyarakat serta berbagai pihak untuk mewujudkan Murid yang memiliki Karakter dan nilai yang baik. Penyerahan murid baru kepada pihak sekolah ditandai dengan pemasangan Kokarde kepada 2 orang murid kelas 1 oleh Kepala SDN 20 Payakumbuh,” ulasnya.

( M&M&D)

Diduga Kebal Hukum, Gelper Game Boy Zone di Ruko Fanindo Tj Uncang Beroperasi

YUTELNEWS.com | Tidak Asing lagi di telinga masyarakat dan juga aparat, Game Boy Zone dengan Modus Gelanggang Permainan (Gelper) kini beroperasi bebas di Komplek Ruko Fanindo blok F, Tj. Uncang, Kec. Batu Aji, Batam diduga tidak tersentuh oleh Hukum dan dibekingi oleh oknum-oknum tertentu dan adanya Pembiaraan.

Pantauan tim media  pada Jumat (3/6/2024) sore hari, terpantau lokasi Gelper tersebut dijaga oleh beberapa orang yang tidak dikenal identitasnya. Terlihat sejumlah pemain Dewasa di Gelper tersebut sedang fokus untuk bertaruh menang atau kalah. Bahkan terlihat pemain yang telah menang melakukan penukaran rokok di kasir.

Pada Sabtu (22/06/2024) sore hari, awak media ini kembali ke lokasi untuk menanyakan terkait perizinannya. Salah satu satpam yang bertugas mengatakan agar menghubungi Humas yang berinisial Marga “Pasaribu”.

“Silahkan tanya ke Pas bang, ini nomornya silahkan simpan, 0857 0638 67xx” ucap salah satu satpam yang berbaju Hitam sambil memberikan nomor Pas kepada awak Media.

Tim Media pun telah mencoba menghubungi “Pasaribu” yang diduga sebagai humas namun yang bersangkutan menolak saat ditelepon melalui WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Media akan melakukan konfirmasi kepada Polsek Setempat, Polres Hingga ke Polda, Dinas terkait dan Pengelola Gelper tersebut.

[Red]

Perundungan Siswa SMP di Banyuwangi, Pemkab Gerak Cepat Tuntaskan Masalah

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Perundungan yang terjadi di salah satu SMPN Kabupaten Banyuwangi yang menimpa seorang siswa menjadi perhatian khusus bagi pemerintah setempat. Pemkab Banyuwangi berkoordinasi dengan kepolisian telah menggelar pertemuan yang melibatkan korban, pelaku, dan orang tua dari semua pelajar yang terlibat.

Kasus perundungan itu terjadi di area luar sekolah. Dalam video yang beredar, terlihat beberapa siswa merundung secara bergantian seorang siswa lain.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno menjelaskan, kasus perundungan itu terjadi pada Rabu (19/06/2024). Kejadiannya berlangsung sepulang jam sekolah di Putuk Desa Kelir.

“Setelah mengetahui adanya kejadian tersebut, Bupati Banyuwangi Bu Ipuk Fiestiandani telepon kami dari Tanah Suci dan memerintahkan ke kami untuk segera menyelesaikan masalah ini, sekaligus diambil pembelajaran agar tak terjadi lagi ke depan. Kami juga mengontak pihak sekolah, dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat,” kata Suratno, Kamis (20/06/2024).

Pihak kepolisian kemudian memanggil korban, para pelaku, dan orang tua kedua belah pihak. Dalam pertemuan itu, kepolisian memberikan pemahaman tentang perundungan dan sanksi yang akan didapat para pelakunya.

“Termasuk juga melakukan koordinasi lebih lanjut atas kejadian perundungan tersebut, mencegah agar tindakan serupa tidak terjadi lagi,” katanya.

Kasus perundungan itu, lanjut Suratno, dilatarbelakangi atas unggahan korban di status WhatsApp. Korban menggunggah status yang berisi tantangan berkelahi satu lawan satu untuk siapa saja yang berani. Unggahan status itu kemudian direspons oleh para siswa lain dengan aksi bullying.

Suratno mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para siswa, untuk bijak dalam bermedia sosial. Ia meminta agar media sosial tak dipakai secara sembrono.

Dinas Pendidikan, kata dia, juga terus mengingatkan kepada sekolah-sekolah untuk terus menjalin koordinasi dengan semua pihak, termasuk orang tua, untuk terus memberi edukasi anti-perundungan.

“Perlu kontrol sosial yang sangat ketat untuk mencegah terjadinya perundungan. Ini tanggung jawab bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan semua pihak. Pendidikan di sekolah dengan Merdeka Belajar dan Implementasi P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) secara rutin memang berisi materi positif untuk tumbuh kembang anak. Namun kepedulian orang tua dan masyarakat merupakan bagian dari ekosistem yang tidak bisa terlepaskan,” sambungnya.

(Slamet/imam)

Ratusan Siswa Sekolah Dasar Kota Payakumbuh Mengikuti Lomba Lari 5k

YUTELNEWS.com | Payakumbuh – Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Payakumbuh mengikuti lomba lari 5k yang dilaksanakan Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Gugus 3 Barat dan Selatan Kota Payakumbuh, Kamis (20/06/2024).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh Dasril mengatakan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh mengapresiasi terselenggaranya kegiatan lomba lari 5k tersebut.

“Lomba yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat bermanfaat bagi anak-anak kita. Terbukti dengan tingginya minat anak-anak kita untuk mengikutinya,” katanya.

Ia mengatakan meski bertajuk lomba, siswa yang mengikuti diharapkan dapat tetap mengutamakan sportivitas dan mengikuti perlombaan dengan baik.

“Jangan paksakan diri, utamakan Kesehatan. Jika memang sudah tidak sanggup jangan dipaksakan. Tetap perhatikan kondisi masing-masing dan panitia harus terus memantau anak kita yang mengikuti lomba,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua K3S Gugus 3 Payakumbuh Barat dan Selatan Etlan Nofri mengatakan terdapat 350 anak yang mendaftarkan diri dalam lomba lari yang dilaksanakan tersebut.

“Meskipun hari ini tidak seluruhnya yang dapat hadir. Namun kami bersyukur lomba yang dilaksanakan mendapatkan minat yang tinggi dari anak-anak kita,” katanya.

Selanjutnya Ketua Panitia Pelaksana Radhi Mudiarsyah menyampaikan ungkapan terimakasih atas dukungan berbagai pihak mulai dari Pemko Payakumbuh, Kepolisian, Dishub, Satpol-PP, dan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh.

“Kami juga berterimakasih kepada seluruh sponsor dan donatur yang telah membantu kami dalam menyukseskan pelaksanaan lomba kita ini,” ujarnya.

( MAHWEL )

Dugaan Jual Beli Bangku Sekolah di Banyuwangi, LSM GMBI akan Lakukan Sweeping

YUTELNEWS.com | Banyuwangi | Kali ini polemik PPDB direspon cepat oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia LSM GMBI Distrik Banyuwangi Wilter jawa timur menerima pengaduan dari masyarakat jika ada hal yang janggal dalam seleksi PPDB di beberapa sekolah Banyuwangi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa dalam seleksi sistem zonasi ada warga Banyuwangi yang rumahnya tepat di belakang sekolahan namun tidak lulus. Belum lagi ada beberapa siswa yang harusnya masuk zonasi namun dinyatakan tidak lulus.

Ketua LSM GMBI Distrik Banyuwangi yang akrab disapa Bandik Kuncir mengatakan, pihaknya mengharapkan SMPN/SMKN di Banyuwangi akan terus menjadi sekolah berprestasi dengan reputasi yang baik. Bukan sekolah jual beli. Karena berdasarkan data informasi dari warga yang kami dapat banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses PPDB di SMPN/SMKN di tahun 2024 ini,” ujarnya. Rabu (19/6).

Bandik mengungkapkan, jika tahun kemarin PPDB SMPN/SMKN juga Diduga banyak kecurangan karena adanya dugaan pungli dalam proses PPDB. Namun sayangnya hal serupa kembali terjadi di Tahun ini.

“Harusnya kejadian tahun kemarin dijadikan pelajaran, bukan kembali diulangi. Jadi kami harap polemik ini harus diselesaikan dengan cepat agar tidak meluas di masyarakat Banyuwangi,” katanya.

Sementara itu, Bandik selaku Ketua LSM GMBI Distrik Banyuwangi akan tindak lanjuti pengaduan masyarakat terkait Dugaan Pungli dalam proses PPDB tidak sesuai prosedur yang ada.

“Berharap proses PPDB sesuai dengan aturan yang ada dengan tiga tahapan seleksi mulai dari jalur prestasi, zonasi dan afirmasi,” jelasnya.

(Slamet/imam)

 

Paud Saifullah Baru Melaksanakan Acara Pelepasan Anak DidikTahun 2023-2024

YUTELNEWS.com | SUBULUSSALAM – cara pelepasan perserta didik Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Syaifullah Bunga Tanjung Kecamatan Sultan Daulat Tahun Ajaran 2023/2024, hari senin tanggal 10 Juni 2024. diketahui, peserta didik yang dilepas sebanyak 17 orang murid terdiri dari 9 orang wanita dan 8 orang laki-laki.

“Pelepasan dan perpisahan peserta didik rekreasi di Pulau Penang(Kolam Kasman) Kecamatan Penanggalan, yang disaksikan langsung oleh para pengunjung.

Tampak Hadir Kepsek PAUD-TK Syaifullah, Saipullah,SP, Tgk.Agustari Husni, S.Pd.I. M.Pd, para Dewan Guru serta seluruh orang tua murid.

Kepsek Saifullah, PAUD-TK Syaifullah dalam sambutanya menyampaikan, bahwa guru-guru TK adalah jasa yang sangat besar dan tidak dapat dihitung.

“Karena itu, Saifullah, yang juga selaku Kepala PAUD-TK Syaifullah itu menyampaikan, agar seluruh murid-murid PAUD-TK Syaifullah bisa menjadi generasi yang baik serta sukses dan bisa menjadi pemimpin yang terbaik dimasa mendatang.

Lanjut Saifullah menambahkan, kebutuhan PAUD-TK Syaifullah itu sangat memprihatinkan terkait dengan bangunan, mobiler dan taman kanak-kanak para murid-murid.

Harapannya Saifullah, kedepan agar Pemerintah Kota Subulussalam khususnya kepada Dinas Pendidikan dapat memberikan pengadaan kebutuhan tersebut kepada PAUD-TK kami.

“Guna untuk memberikan rasa semangat belajar kepada anak-anak usia dini, dengan adanya permainan didalam PAUD itu pasti anak-anak senang pergi belajar.

Juga turut hadir Tgk.Agustari Husni, S.Pd.I. M.Pd selaku Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh PC-RTA Kota Subulussalam, sekaligus Sekretaris Pemuda Islam Kota Subulussalam mewakili Seluruh Pengurus DPC Pemuda Islam Subulussalam. Tgk.Agustari Husni memberikan arahan menyampaikan kepada wali murid, agar jangan lengah dalam mendidik anak-anak di zaman era digitalisasi ini.

Perlu pengawasan dan didikan dari orang tua yang secara serius, kita ketahui bersama di jaman digitalisasi ini banyak anak-anak yang dikendalikan oleh gatdet atau handphon(Hp).

Jika salah menggunakan bisa berakibat fatal terhadap kinerja otak anak dan sangat mengganggu masa pertumbuhannya, kepada murid-murid agar dapat memiliki kesiapan mental dan fisik yang sehat untuk menempuh pendidikan selanjutnya,”tutup Tgk.Agustari.

“Dalam acara pelepasan tersebut turut memberikan apresiasi, ucapan selamat dan sukses dengan menyumbangkan papan bunga oleh Rasumin Pohan Ketua DPC Gerindra Subulussalam, Salmaza-Bahagia(SABAH), Pj Kepala Kampong Pulo Kedep Saharuddin, S.Sos.

Jalaludin Barat

Kunjungan Siswa – Siswi Yayasan TK RA-Al Azhar Langsa, Pemko Langsa Di Mako Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiyah

YUTELNEWS.com | Langsa – Pelajar Taman Kanak-kanak (TK) Yayasan TK RA-Al Azhar Langsa, Pemko kunjungi Mako Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiyah untuk melakukan edukasi atau kunjungan belajar tentang tugas pokok, fungsi Brimob dan peralatan yang dimiliki Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Rabu (22/05/2024).

Siswa-Siswi Yayasan TK RA-Al Azhar Langsa tiba di Mako Brimob dengan menggunakan Mobil Angkutan Milik Kompi 2 Batalyon B Pelopor.

Setiba di Mako Brimob, Siswa – Siswi Yayasan TK RA-Al Azhar Langsa di sambut oleh Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor AKP Muhammad Rizaldi dan seluruh Personel Kompi 2.

Dalam kunjungan tersebut mereka diberikan edukasi dan pengenalan pakaian Seragam dinas serta Persenjataan yang dimiliki Brimob dan dilanjutkan Outbound di Lapangan Kompi 2 Batalyon B Pelopor.

Danki 2 Batalyon B Pelopor AKP Muhammad Rizaldi menyampaikan, siswa/i Yayasan TK RA – Al Azhar Langsa, mengunjungi Mako Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiyah bertujuan untuk belajar dan mengenal tentang tugas pokok dan fungsi Brimob, kegiatan ini untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan percaya diri kepada adik-adik.

“Semoga siswa/siswi Yayasan TK RA – Al Azhar Langsa, agar kelak mereka bisa meraih cita-cita menjadi bagian dari Korps Brimob Polri,” tutupnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman Diwakili Staf Ahli Bidang SDM Elvi Jaya Menghadiri Perpisahan Siswa SMPN 1 

YUTELNEWS.com – Payakumbuh Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Elvi Jaya menghadiri perpisahan siswa kelas IX di SMPN 1 Kota Payakumbuh, Selasa (21/5/2024).

Dalam sambutannya, Elvi Jaya mengatakan bahwa Pemko Payakumbuh mengapresiasi Kepala SMP Negeri 1 Payakumbuh serta para guru yang secara konsisten terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan bakat siswanya.

“Sehingga harapan Pemko Payakumbuh untuk mewujudkan SDM yang relijius, unggul dan berbudaya bisa tercapai. Harapannya, hal ini dapat menghantarkan Payakumbuh menjadi kota yang berkemajuan,” ujarnya.

Kemudian, ia juga mengajak sekolah agar senantiasa berupaya untuk menciptakan kultur belajar yang menyenangkan.

“Proses belajar itu tidak hanya di dalam kelas, bukan hanya guru, tetapi juga orang tua, serta cara berinteraksi dengan masyarakat. Dengan adanya itu, anak-anak diharapkan dapat menikmati proses belajar baik akademis maupun non akademis,” ungkapnya optimis.

Kepada para siswa, Elvi menitipkan tiga poin yang harus ditekuni sebagai pelajar. Pertama, selalu menjaga ibadah, kedua untuk menjaga sopan santun dan kejujuran, serta terakhir memiliki skill dalam bidang teknologi maupun bidang lainnya.

“Anak-anak yang kami banggakan, kejarlah cita-citamu dan teruslah raih prestasi selama hayat dikandung badan. Kami selaku orangtua selalu mendoakan agar ananda sukses dan dapat mengharumkan nama Payakumbuh di masa depan,” tutupnya dengan penuh harap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril menyampaikan ia bersama jajaran mendorong sekolah-sekolah yang ada di Payakumbuh untuk mengadakan kegiatan positif untuk perpisahan sekolah.

“Kami mengimbau kepada segenap sekolah yang ada di Payakumbuh untuk tidak melaksanakan tur ke luar kota dalam rangka perpisahan sekolah. Terlebih, sekarang Sumatera Barat sedang dikepung oleh bencana alam dimana-mana, tentu keselamatan anak kita adalah yang utama,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala SMPN 1 Kota Payakumbuh Syafrida menyampaikan pada angkatan ini ada sebanyak 318 siswa kelas IX yang ikut serta dalam acara perpisahan tersebut.

Ia pun meminta kepada para siswa untuk bisa meningkatkan kemampuan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

( MAHWEL )

Temu Pisah Siswa/Siswi SD Negeri No. 071085 Sogae’adu Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias 

YUTELNEWS.com | SD Negeri No. 071085 Sogae’adu Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias. Melaksanakan acara temu pisah bagi siswa/siswi kelas Vl bertempat Di SD Sogae’adu Kabupaten Nias. Jumat 17/05/2024.

Didalam acara perpisahan tersebut, dihadiri sejumlah siswa 38 orang, orang tua siswa, Ketua Komite, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Ibu Pendeta. Tokoh Masyarakat Sogae’adu, Panitia Pamitan, dan seluruh dewan guru serta staf.

Kepala sekolah (Kasek), FO’AROTA GULO S.Pd. Di dalam kata arahannya, diharapkan bagi siswa/siswi yang sudah menamatkan di tahun ajaran selama enam tahun, agar dapat melanjutkan ke jenjang SMP di beberapa daerah di tanah air.

Selanjutnya, FO’AROTA GULO, S.Pd., Sebagai Kepala sekolah dalam sambutannya dikatakannya saya sangat berterimakasih kepada bapak/ibu orang tua siswa dengan adanya kerjasama dengan kami di sekolah, sehingga anak-anak kita sebanyak 38 orang telah menamatkan.

Kepala sekolah berpesan, anak-anak kami yang akan melanjutkan ke jenjang SMP, jangan disia-siakan hasil keringat anak-anak kami dan juga orang tua selama 6 tahun lamanya di bangku pendidikan, Bapak harapkan semoga kalian semua bisa ketemu sama bapak ibu guru dengan suka cita dan semoga juga Tuhan memberikan saya kesehatan dan umur panjang, dan kalian bisa bertemu lagi sama saya nanti di tahun depan.

Pada kesempatan itu, Bapak kepala sekolah meninggalkan kesan dan pesan yang sangat menyentuh hati siswa, agar siswa selalu di kenang dimana mereka pergi dan melanjut, dengan mengutarakan sebuah peribahasa

“Perpisahan ini adalah sebuah keharusan. Kita melangkah menggapai Cita-cita yang berbeda. Namun, satu hal yang membuat kita tetap merasa sama adalah kenangan kita di sekolah. Tutupnya.

(Yunurius zandroto)

SDN Negeri Kuta Gara Kecamatan Sultan Daulat Diterjangan Angin Puting Beliung, Dua Gedung Sekolah Rusak Parah

YUTELNEWS.com | Gedung Sekolah SDN Negeri Kuta Gara, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, rusak tertimpa pohon Nangka.

Peristiwa pohon tumbang yang terjadi kemaren sore sebelum shalat maghrib jum’at 10/05/2023, mengakibatkan atap gedung jebol akibat tertimpa batang pohon.

Kepala Sekolah, M. Yasin Munthe, M. Pd mengatakan peristiwa tersebut terjadi Sebelum shalat magrib, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

” Kejadian sekitar pukul 17.31 WIB,” kata M. Yasin Munthe, M. Pd.

Ia menuturkan sebelum terjadi pohon tumbang di lokasi sedang karena angin puting beliung. Tiba-tiba pohon Nangka tumbang dan menimpa 2 gedung SDN Negeri Kuta Gara.

“Atap rusak cukup parah dan bagian dalam bocor, bahkan plafon hampir roboh,” ungkap .

Batang pohon sudah dibersihkan dibantu oleh warga sekitar. peralatan bangku dan meja sementara waktu dipindahkan karena gedung mengalami kebocoran.

Pihak sekolah berharap segera ada perbaikan agar tidak menghambat proses belajar mengajar.

Disamping itu pihak sekolah mengusulkan adanya pemangkasan pohon mengingat pohon-pohon besar seperti Nangka takut terjadi lagi akibat pohon yang tumbang.

Red: Jalaludin Barat

 

SMPN 4 Payakumbuh Berhasil Menggelar Wisuda Tahfidz untuk Kedua Kalinya

YUTELNEWS.com – Payakumbuh Pemerintah Kota Payakumbuh mengapresiasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Payakumbuh yang kembali berhasil menggelar wisuda Tahfidz untuk kedua kalinya.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekda Payakumbuh Rida Ananda saat menghadiri wisuda Tahfidz SMP Negeri 4 angkatan ke II, Rabu (08/05/2024).

“Jujur, saya sangat terharu, saya bangga kepada anak-anak kita yang hari ini diwisuda karena kita semua tahu kemuliaan bagi para penghafal alquran,” kata Rida.

Tidak lupa, Rida menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi seluruh unsur SMP Negeri 4 yang telah berhasil menggelar wisuda Tahfidz untuk angkatan ke II meski dengan segala keterbatasan.

“InsyaAllah apa yang dilakukan dalam upaya melahirkan Hafidz Quran akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT,” ujarnya didampingi Kadis Pendidikan Dasril.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan oleh sekolah dalam upaya mengembangkan minat bakat peserta didik.

“Nanti segala kekurangan akan coba kita dukung, seperti halnya kekurangan guru Tahfidz di SMP Negeri 4 yang nanti kita coba kerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Alquran (STAIDA),” katanya.

Selanjutnya Rida berharap agar program atau ektra kurikuler Tahfidz dapat terus berjalan serta juga dapat ditiru dan dikembangkan sekolah lainnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 4 Mardiyus mengatakan bahwa Tahfidz merupakan salah satu ekstra kurikuler yang ada di sekolah yang dipimpinnya tersebut dan telah melaksanakan wisuda untuk kedua kalinya.

“Alhamdulillah hari ini sebanyak 25 peserta didik kita dari kelas XII dan XIII yang diwisuda. Pada tahun lalu kita juga telah melakukan wisuda Tahfidz untuk 25 orang peserta didik,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini terdapat 30 peserta didik yang mengikuti ekskul tahfidz namun hanya 25 peserta didik yang memenuhi syarat untuk diwisuda.

Eksul Tahfidz yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan ini dibimbing langsung oleh guru agama SMP Negeri 4 Payakumbuh yang telah berpengalaman menjadi guru Tahfidz.

“Untuk yang diwisuda kali ini hafalannya sudah ada yang mencapai 5 juz. Semoga ke depan anak-anak kita ini dapat terus menambah hafalannya hingga 25 juz,” katanya.

( MAHWEL )

Sekda Rida Ananda Jadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 

YUTELNEWS.com | Payakumbuh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh Rida Ananda menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Lapangan Balai Kota Payakumbuh, Kamis (02/05/2024).

“Peringatan Hardiknas merupakan momen istimewa bagi insan pendidikan untuk mengapresiasi jasa para pejuang pendidikan serta meningkatkan semangat untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Sekda Payakumbuh Rida Ananda.

Hadir Ketua TP-PKK Lasta Jasman, unsur Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KPU Payakumbuh Wizri Yasir Ketua Bawaslu Aan Muharman, Kepala OPD, dan Kepala Sekolah se-Kota Payakumbuh.

Pada kesempatan itu Rida membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekhnologi Republik Indonesia Nadiem Makarim yang mengatakan lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanannya di Kemendikbudristek.

“Menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia,” disampaikan Rida.

Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran.

“Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan,” katanya.

Kemudian, ketika langkah mulai serempak langsung dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup secara drastis.

“Pada saat yang sama, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat. Ombak kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama,” ujarnya.

“Kini, kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak. Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar,” sambungnya.

Saat ini, sudah didengarkan kembali anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas dan sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya.

“Kita sudah menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus. Dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi,” kata dia.

Meski sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas belum selesai dan semua yang dijalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah diupayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan.

Pada kesempatan itu juga diserahkan piagam penghargaan bagi guru berprestasi dan berperan aktif dalam pemanfaatan akun platform Merdeka Mengajar di Kota Payakumbuh untuk Rahmad Saleh guru SDN 31 Payakumbuh. Serta penyerahan sertifikat telah mengikuti diklat berjenjang tingkat dasar moda luring tersistem Kota Payakumbuh.

Selanjutnya Juga dilaksanakan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pengamanan Pemilihan Serentak Nasional untuk Polres Payakumbuh dan Kodim 0306/50 Kota serta pencairan dana hibah tahap kedua atau tahap terakhir pemilihan serentak nasional untuk KPU dan Bawaslu.

( Mahwel)

Wisuda Ke-3 TPA Ala BKPRMI Kota Subulussalam Semangat

 

YUTELNEWS.com | Subulussalam. 

BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kota Subulussalam kembali melaksanakan wisuda ke-3 di aula Pendopo Walikota Subulussalam pada tanggal 1 Mei 2924 yang cukup meriah dan bersemangat.

Jaminuddin. B, S.PdI.,M.Si Ketua Umum BKPRMI Kota Subulussalam dalam sambutannya mengatakan bahwa TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Kota Subulussalam merupakan lembaga pendidikan in formal yang keberadaannya sangat di elukan masyarakat, dan seluruh Desa Kota Subulussalam telah berdiri dan merupakan benteng mencerdaskan generasi Qurani sejak dini yang merupakan binaan BKPRMI Kota Subulussalam.

Sebanyak 172 orang peserta wisuda yang sekarang duduk di kelas 6 sekolah dasar (SD) di Kota Subulussalam dan akan melanjutkan pendidikan ke SMP, MTs dan atau Pondok Pesantren, tentunya mereka sejak dini sudah mampu membaca Al Qur’an dan penanaman pendidikan keagamaan sehingga mereka tidak canggung lagi ketika masuk ke SMP sederajat nantinya.

Di acara tersebut di hadiri Walikota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, SE sekaligus ikut melaksanakan Wisuda terhadap santri TPA tersebut, Bintang menyampaikan agar para para ustadz dan ustadzah Direktur TPA dan segenap guru-guru TPA tetap memberikan semangat dan motivasi kepada santri TPA, agar mereka kelak menjadi sukses tentunya di awali dengan pengetahuan ilmu keagamaan terutama Al Qur’an, dan selamat kepada santri telah mengikuti wisuda semoga kelak menjadi generasi Qurani.

Ucapan terima kasih yang terhingga kepada seluruh Direktur TPA dan Ustadz/Ustadzah di TPA yang telah mendukung acara ini serta kepada orang tua kami ucapkan terima kasih semoga semangat ini menjadi amal ibadah kita semua, acara ini wisuda ini di awali Pawai Akbar dari Kantor Camat Simpang Kiri menuju Aula Pendopo Walikota Subulussalam yang di ikuti oleh kedua orang tua serta para Pengurus DPD BKPRMI Kota Subulussalam kata Ustadzah Juraidah, S.Pd (Direktur LPPTKA (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al- Quran) pada BKPRMI Kota Subulussalam.

 

Jalaludin Barat

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.