Akses Warga Meningkat Jalan Lingkungan Di Desa Makasari Mulai Di Bangun “

SukabumiYutelnews.com
,Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mulai melaksanakan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Ranji RT 026/002, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal.Selasa, (26/8/2025)

Proyek pembangunan ini secara resmi dimulai pada 20 Agustus 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp145.023.000. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025, melalui program Kegiatan Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungan di daerah kabupaten/kota.

Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai dalam jangka waktu 45 hari kalender, dengan CV. Gofar Jaya sebagai pihak pelaksana.

Kepala Desa Makasari Rina Nuraeni S. ST menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut. “Alhamdulillah, pembangunan jalan lingkungan ini sudah mulai dilaksanakan. Kami atas nama masyarakat Desa Makasari berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah mengalokasikan anggaran. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan bermanfaat besar bagi warga,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan salah satu warga, yang mengaku sangat menantikan pembangunan jalan tersebut. “Jalan ini sangat penting untuk kegiatan sehari-hari warga, baik untuk ke sekolah, bekerja, maupun aktivitas ekonomi. Kami berharap hasilnya bagus dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dengan adanya pembangunan jalan lingkungan ini, pemerintah berharap aksesibilitas dan mobilitas masyarakat semakin mudah, sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Makasari, khususnya di wilayah Kampung Ranji.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Sosialisasi Paralegal Desa dan Posbankum serta Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin oleh Biro Hukum Setda Provsu

Yutelnews.com                        Gunungsitoli Kepulauan, Biro Hukum Setda Provsu melaksanakan lanjutan kegiatan Sosialisasi Paralegal Desa/Pos Bantuan Hukum (POSBANKUM) dan Pelaksanaan Bantuan Hukum dan Restorative Justice untuk Masyarakat Miskin se-Kepulauan Nias.                             

Setelah sebelumnya telah melaksanakan Rapat Evaluasi Pelaporan Aksi HAM Daerah Periode BO4 dan Persiapan Pelaporan B08, bertempat di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (14/08/2025).

Turut hadir beberapa narasumber yaitu Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan, Hukum Kemenkumham Sumatera Utara Ferry Ferdiansyah, Kepala Biro Hukum Setda Provsu Aprilla H. Siregar, S.H., M.H., selaku moderator Kabag Bantuan Hukum Bambang Harianto, S.H., Kabag Hukum Setda Kota Gunungsitoli, perwakilan Bantuan Hukum masing-masing Kabupaten se-Kepulauan Nias, dan hadirin lainnya.

(Kharisman Gea)

H Tedi Supriadi S.Pd.i, Reses Di Hari Ketiga Tampung Aspirasi Desa Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan,Kel.Pasawahan.

BandungYUTELNEWS com|| Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Tedi Supriadi S.Pd.I., M.Si, dalam reses masa sidang III tahun 2025 di Landean Desa Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung (22/08/205) tampung berbagai aspirasi masyarakat Desa Cangkuangkulon,Cangkuangwetan,Kelurahan Pasawahan.

Dalam kesempatan tersebut H. Tedi Supriadi mengatakan, masyarakat perlu juga tahu pengertian dari reses sendiri, reses adalah waktu khusus dalam agenda kerja anggota DPRD Kabupaten Bandung yang digunakan untuk mengunjungi daerah (dapilnya) masing – masing, kegiatan ini biasa dilakukan diluar masa sidang yang bertujuan untuk mendengar keluhan/aspirasi (usulan) dari masyarakat.

Seperti halnya saat ini yang dilakukan oleh masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Dayeuhkolot banyak yang mengusulkan berbagai hal, baik itu masalah banjir, kesehatan, pendidikan, insfratruktur dan lain sebagainya, tentunya dalam hal ini saya akan menampung, menyerap dan mengawasi, mudah – mudahan bisa terealisasi seperti halnya sewaktu saya menjabat menjadi anggota dewan sebelumnya dimana di empat kecamatan banyak yang sudah terealisasi.

Untuk saat ini saya ada di Komisi D, dimana dikomisi tersebut membidangi ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, sosial dan keagamaan serta pemuda dan olahraga,” pungkasnya.

Yans.

Zonwir Ragukan Klaim Wakil Walikota Elzadaswarman Mengenai Lahan Monumen Kota Sehat

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Klaim Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman ( Om Zet) mengenai lahan Monumen Kota Sehat di Payakumbuh dipertanyakan oleh Zonwir, perwakilan Ahli Waris Pasukuan Kutianyia. Ia mencurigai keabsahan klaim tersebut berdasarkan beberapa faktor.

Identitas Penerima Ganti Rugi Tidak Jelas: Zonwir tidak menemukan identitas penerima ganti rugi, Ir. H. Edi Sumardi, di kampungnya, menimbulkan dugaan bahwa nama tersebut fiktif,” Kata Zonwir.

Perbedaan Nama dalam Notulen Rakor: Dalam rapat, tanah disebut dibeli dari Rahanun (Rosmainar), yang juga tidak dikenal Zonwir.

Keterangan Resmi Pemko yang Berubah-ubah: Ia mempertanyakan apakah tanah dibeli dari H. Edi Sumardi atau diserahkan oleh Rahanun.

Zonwir menegaskan bahwa janji pembayaran ganti rugi tidak pernah dipenuhi dan ingin mengambil hak mereka yang merasa ditipu,” Tegasnya.

Zonwir meragukan klaim Om Zet bahwa tanah telah dikuasai sejak 2003 dan menginginkan klarifikasi serta penghormatan atas hak-hak Pasukuan Kutianyia,” Pungkas Zonwir.

(Mahwel)

MTQ dan Pildacil Meriahkan HUT RI ke-80 di Kanangasari: Kades Endang Rusmana, S.IP., Apresiasi Semangat Peserta

YUTELNEWS.com | Cikalongwetan, Bandung Barat,– Pemerintah Desa (Pemdes) Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menggelar Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) Tingkat Desa Kanangasari Tahun 2025 dengan sukses dan meriah. Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 ini, berlangsung di Gor Desa Kanangasari pada Minggu, (10/08/2025), dan diikuti oleh perwakilan dari 15 RW se-Desa Kanangasari.

Lomba MTQ dan Pildacil ini menjadi wujud komitmen Pemdes Kanangasari dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keagamaan, khususnya bagi generasi muda. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pengembangan potensi anak-anak dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran, serta berdakwah dengan gaya yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kepala Desa Kanangasari, Endang Rusmana, S.I.P., dalam keterangan persnya menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya acara ini.

“Saya atas nama Kepala Desa Kanangasari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan dan melaksanakan perlombaan MTQ dan Pildacil ini. Juga kepada seluruh peserta dari 15 RW yang telah berpartisipasi dengan semangat tinggi, serta kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan antusiasme yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Endang Rusmana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pemdes Kanangasari dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 di bidang keagamaan.

“Kami memfasilitasi perlombaan ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia, cinta Al-Quran, dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik di hadapan publik. Kami berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak kita dapat termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri, serta menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing,” imbuhnya.

Pemdes Kanangasari memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, baik dari segi anggaran yang bersumber dari APBDes, maupun dari segi fasilitas dan sumber daya lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan.

Lomba MTQ dan Pildacil Tingkat Desa Kanangasari Tahun 2025 ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang semakin berkualitas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain itu, diharapkan pula akan lahir bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Desa Kanangasari di tingkat yang lebih tinggi.

Dien Yoyo.

Jelang HUT RI ke-80, Warga Sedanau Bersatu dalam Jumat Bersih

Yutelnews.com
Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna — 8 Agustus 2025

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, semangat gotong royong warga Kelurahan Sedanau semakin terasa. Pada Jumat (8/8), masyarakat bersama unsur instansi pemerintah melaksanakan kegiatan rutin Jumat Bersih bertema “Kebersamaan untuk Mencapai Tujuan”.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lurah Sedanau, Subhan, dan melibatkan jajaran Polri dari Polsek Kecamatan Bunguran Barat melalui Bhabinkamtibmas Brigpol Fani Lesmana Wibawa, jajaran TNI yang diwakili Letda Inf Irmansyah dari Koramil 03/Sedanau, Posal Sedanau, jajaran Kecamatan Bunguran Barat, para Ketua RT/RW dan Kepala Lingkungan, Ormas Pemuda Pancasila, pelajar SMAN 01 Sedanau, serta masyarakat umum.

Fokus kali ini adalah membersihkan akses jalan menuju Pantai Pasir Marus — satu-satunya destinasi wisata pantai di Sedanau. Para peserta bergotong royong memangkas semak yang mulai menghalangi badan jalan dan mengumpulkan sampah di sekitar pantai demi meningkatkan keindahan serta kenyamanan bagi pengunjung.

Sekcam Kecamatan Bunguran Barat, Said Syukurillah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus menjaga ekosistem alam dari ancaman limbah yang membahayakan kesehatan.

“Apalagi dengan semakin dekatnya HUT RI ke-80, kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata nasionalisme. Kita melanjutkan amanah dari jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Saat ini tugas kita adalah menjaga NKRI dari berbagai ancaman, salah satunya kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Letda Inf Irmansyah menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan gotong royong ini.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli terhadap lingkungan kita dari ancaman sampah? Gotong royong adalah wujud kepedulian bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kita, memberikan kesehatan, menjaga sinergitas, dan memudahkan tercapainya tujuan bersama,” kata Irmansyah, yang juga memimpin doa penutup sebelum kegiatan dimulai.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat, termasuk Ormas Pemuda Pancasila.

“Kepada Ketua Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Bunguran Barat, mari kita terus bersinergi, terutama dalam kegiatan positif seperti ini. Pemuda Pancasila memiliki sejarah yang erat dengan TNI sebagai bagian dari semi-militer, meski tidak dipersenjatai dan tidak disebut sebagai angkatan bersenjata,” pungkasnya.

Lurah Sedanau, Subhan, juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai aset wisata daerah.

 “Pantai Pasir Marus adalah satu-satunya objek wisata pantai di Kelurahan Sedanau. Harapan kami, dengan menjaga kebersihannya, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan dan infrastruktur pantai ini agar mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Subhan.

Ia menambahkan, Jumat Bersih tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga bentuk nyata semangat nasionalisme.

“Kita bukan lagi berjuang dengan senjata seperti para pahlawan dahulu, tetapi dengan saling bahu-membahu menjaga negeri ini. Membersihkan lingkungan adalah bagian dari rasa cinta tanah air, dan langkah kecil ini menunjukkan kepedulian kita terhadap masa depan Indonesia,” tegasnya.

Seorang warga berinisial DE juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi budaya bersama.

“Sedanau adalah kota apung. Menjaga kebersihan lingkungan sangat penting bagi kita semua. Kami harap masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik di darat maupun di laut, demi menjaga ekosistem dan kesehatan lingkungan,” katanya.

Menutup kegiatan, Subhan kembali mengajak seluruh warga untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Mari kita terus tingkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan. Sedanau adalah milik kita bersama, dan masa depan yang bersih dan sehat harus kita wujudkan bersama-sama,” pungkasnya.

Reporter:Darmansyah

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun sambut baik kedatangan Taufik Abriansyah.

BandungYUTELNEWS com|| Berhasil menyelesaikan gowes sendirian ke Merauke Papua,pegowes Taufik Abriansyah melapor ke PWI Pusat,setelah tiba kembali di rumah di kediamannya di Cipageran Bandung Barat.

Selain melaporkan perjalanan gowes yang ditempuh selama 3 bulan tersebut, Taufik Abriansyah juga menyerahkan buku perjalanan ke Merauke tersebut. Buku yang dia tulis diberi judul Gowes ke Merauke.
” Saya dilepas oleh PWI Pusat ,dan sekarang setelah kembali tiba di rumah,saya melapor ke Ketua Umum PWI Pusat Bapak Hendry Ch Bangun,”” kata Taufik Abriansyah, dalam acara silaturahmi, syukuran dan peluncuran Buku PWI Pusat Dukung Gowes to Merauke,” yang digelar PWI Pusat di Sekretariat Kantor sementara’ PWI Pusat, Gedung Plaza KAHA, Jl Abdullah Syafei no 20 Tebet Jakarta Selatan, pada Rabu,(06/08/2025).

Selain Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, hadir dalam acara tersebut,sejumlah pengurus PWI Pusat diantaranya, Sekjen PWI Pusat Iqbal Irsyad,Ketua Dewan Pakar Sayid Iskandarsyah,Bendahara PWI Pusat Muhammad Nasir,Wakil Bendahara M Syarwani,Komisi Budaya AR Loebis, Humas Edi Kuswanto serta Ketua Satgas Bidang Hoaks Budi Nugraha.

Dalam kesempatan tersebut,Taufik Abriansyah mengucapkan terimakasih kepada PWI Pusat atas dukungannya dalam kegiatan gowess tersebut.
Menurut Taufik Abriansyah, selama perjalanan ke Merauke,Taufik diterima Pengurus PWI Provinsi Bali di Kantor PWI Provinsi Bali, Denpasar, PWI Nusa Tenggara Barat serta PWI Papua.
Perjalanan gowess ke Merauke ditempuh 56 hari menempuh 2700 kilometer di 10 provinsi 11 pulau 68 kabupaten kota. dalam perjalanannya,Taufik Abriansyah mampir dan diterima di kantor PWI Provinsi Bali, PWI NTB dan Provinsi NTT (Maumere). Di Papua, Taufik sudah kontak dengan PWI Merauke.
” Tentu merupakan kehormatan dan kebahagiaan saya,bisa diterima di beberapa PWI Provinsi.

Terimakasih,karena memberikan saya semangat yang luar biasa, tentu saya sangat bahagia mendapat kesempatan ini luar bisa, papar Taufik.

Sementara itu Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan PWI Pusat merasa bangga dapat memberikan dukungan penuh terhadap ekspedisi ini. Dengan lebih dari 20.000 anggota yang tersebar di seluruh penjuru negeri, PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia terus mendorong anggotanya untuk berkontribusi tidak hanya dalam bidang jurnalistik.
Tetapi juga dalam membangun kesadaran kebangsaan,solidaritas serta semangat kebhinekaan.
” Perjalanan Kang Taufik Abriansyah ini sekaligus menjadi sarana promosi eksistensi PWI Pusat di tengah masyarakat yang dinamis,” tandasnya.

Khusus menanggapi peluncuran buku tersebut,Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menandaskan buku ini bukan hanya dokumentasi perjalanan fisik tetapi juga refleksi spiritual dan sosial.
Melalui tulisan Taufik Abriansyah,pembaca diajak menelusuri keragaman budaya,keindahan alam,dan keramahan masyarakat Indonesia yang ditemuinya sepanjang perjalanan.(***)

(Yans.)

Permintaan Klarifikasi Kepemilikan Tanah dari Kaum Dt. Parmato Indo Koto Nan Ompek

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Kaum Dt. Parmato Indo (Zonwir) Koto Nan Ompek meminta klarifikasi tentang kepemilikan tanah yang sedang disengketakan.

Mereka meminta pihak Pemko Kota Payakumbuh yang mengaku sebagai pemilik tanah untuk menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti sertifikat tanah.

Kaum Dt. Parmato Indo telah beberapa kali meminta klarifikasi, tetapi merasa bahwa pemko tidak transparan dalam menunjukkan bukti tersebut.

Mereka menegaskan bahwa jika pemko dapat menunjukkan bukti yang sah, mereka tidak akan melanjutkan tuntutan.

Mereka berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus dipersulit.

Di sisi lain awak media/wartawan konfirmasi beberapa kali kepada sekda kota payakumbuh Rida ananda, masalah tanah di simpang bypass dan tugu sehat di kelurahan pakan sinayan, tidak ada jawaban
alias “Bungkam”.

Awak media mencoba lagi konfirmasi kepada walikota payakumbuh Zumaeta setidaknya ada jln keluarnya.
Allhamdulillah, awak media menerima balasan konfirmasi dari walikota balasan jawabnya,
“Apa dasar saya menjawab pertanyaan bpk,” Ujar Zulmaeta Walikota payakumbuh.

(Mahwel)

Kepala KAN Mungka Mengadu ke Ketua LKAAM Sumbar Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Nan Sati

LIMAPULUH KOTA, YUTELNEWS.COM —Zilzahedi Dt. Godang, Ketua KAN Mungka, bersama dengan niniak mamak dan Bundo Kanduang dari Bukittinggi dan Tanah Datar, mengadu kepada Ketua LKAAM Sumbar, Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Nan Sati. Ini karena mereka merasa terintimidasi oleh laporan pemalsuan surat yang dilayangkan kepada mereka pada, Kamis (3107/2025).

Laporan Pemalsuan Surat, Keluhan berasal dari masyarakat yang berinisial EW yang ditindaklanjuti oleh aparat Polres Lima Puluh Kota.

Permintaan Pertemuan, Para niniak mamak dan Bundo Kanduang mengunjungi Fauzi Bahar untuk menjelaskan situasi yang mereka hadapi.

Zilzahedi menegaskan bahwa urusan keputusan KAN seharusnya tidak sampai pada ranah hukum positif,” Tegas Zilzahedi.

Keberadaan Niniak Mamak Zilzahedi meminta agar masalah ini diselesaikan melalui lembaga adat tanpa campur tangan kepolisian,” Ucapnya

Pendapat Fauzi Bahar Ketua LKAAM menekankan, pentingnya penyelesaian masalah adat secara restoratif dan siap membantu mencari jalan keluar bagi KAN Mungka,” Ujarnya.

Surat Resmi Para niniak mamak diminta untuk menulis surat dengan tembusan kepada LKAAM Sumbar untuk menindaklanjuti keluhan mereka.

Fauzi Bahar menyatakan siap menjembatani masalah yang tidak dapat dijangkau oleh KAN dan tidak ada niniak mamak yang akan dipidanakan,” Ungkap Fauzi Bahar.

Selanjutnya ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar menekankan pentingnya dialog dan penyelesaian masalah melalui musyawarah untuk mencapai penyelesaian yang damai,” kata Fauzi Bahar.

(Mahwel)

H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. Bersama Daeng Amhar, S.E., MM Hadiri dan Serahkan Hadiah untuk Juara Lomba Tari Kreasi

Yutelnews.com
Natuna, 30 Juli 2025
Malam resepsi Festival Budaya Melayu yang digelar di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah dan penuh nuansa kebudayaan. Acara ini dihadiri langsung oleh H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. dan Daeng Amhar, S.E., MM, yang keduanya merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Natuna–Anambas.

Kedua tokoh legislatif provinsi tersebut turut menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba tari kreasi, salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Budaya Melayu yang bertujuan melestarikan kekayaan tradisi daerah.

Sosok Mustamim Bakri di Tengah Masyarakat

Saat ini, H. Mustamim Bakri menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup. Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Natuna dan telah dikenal luas oleh masyarakat atas kiprahnya yang dekat dengan rakyat.

Meski kini mengemban amanah di tingkat provinsi, Mustamim tetap aktif hadir di tengah masyarakat. Ia dikenal rutin menghadiri berbagai kegiatan budaya, sosial, keagamaan, dan musyawarah publik. Kepeduliannya menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati di Natuna dan Anambas.

Sinergi Wakil Rakyat Provinsi

Kehadiran H. Mustamim Bakri dan Daeng Amhar di malam resepsi Festival Budaya Melayu menjadi simbol nyata sinergi dan kepedulian wakil rakyat provinsi terhadap pelestarian budaya lokal. Keduanya tampil bersama dalam prosesi penyerahan hadiah kepada peserta lomba tari kreasi yang menampilkan kekayaan gerak dan nilai tradisi Melayu.

Festival ini menjadi ruang edukatif bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan leluhur. Antusiasme masyarakat pun mencerminkan besarnya harapan agar nilai-nilai budaya terus dipertahankan dan dikembangkan di tengah tantangan modernisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas lokal dan menunjukkan bahwa wakil rakyat hadir bersama masyarakat — tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga dalam kegiatanb sosial dan budaya.

Reporter: Darmansyah

H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. Bersama H. Daeng Amhar, S.E., MM Hadiri dan Serahkan Hadiah untuk Juara Lomba Tari Kreasi

Yutelnews.com
Natuna, 30 Juli 2025
Malam resepsi Festival Budaya Melayu yang digelar di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah dan penuh nuansa kebudayaan. Acara ini dihadiri langsung oleh H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. dan H. Daeng Amhar, S.E., MM, yang keduanya merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Natuna–Anambas.

Kedua tokoh legislatif provinsi tersebut turut menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba tari kreasi, salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Budaya Melayu yang bertujuan melestarikan kekayaan tradisi daerah.

Sosok Mustamim Bakri di Tengah Masyarakat

Saat ini, H. Mustamim Bakri menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup. Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Natuna dan telah dikenal luas oleh masyarakat atas kiprahnya yang dekat dengan rakyat.

Meski kini mengemban amanah di tingkat provinsi, Mustamim tetap aktif hadir di tengah masyarakat. Ia dikenal rutin menghadiri berbagai kegiatan budaya, sosial, keagamaan, dan musyawarah publik. Kepeduliannya menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati di Natuna dan Anambas.

Sinergi Wakil Rakyat Provinsi

Kehadiran H. Mustamim Bakri dan H. Daeng Amhar di malam resepsi Festival Budaya Melayu menjadi simbol nyata sinergi dan kepedulian wakil rakyat provinsi terhadap pelestarian budaya lokal. Keduanya tampil bersama dalam prosesi penyerahan hadiah kepada peserta lomba tari kreasi yang menampilkan kekayaan gerak dan nilai tradisi Melayu.

Festival ini menjadi ruang edukatif bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan leluhur. Antusiasme masyarakat pun mencerminkan besarnya harapan agar nilai-nilai budaya terus dipertahankan dan dikembangkan di tengah tantangan modernisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas lokal dan menunjukkan bahwa wakil rakyat hadir bersama masyarakat — tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan budaya.

Reporter: Darmansyah

Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Serta Kades Cangkuang Kulon Hadiri Acara Panen Raya Padi, Swasembada Pangan Nasional di Dayeuhkolot .

BandungYUTELNEWS com|| Tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto beserta Kepala Desa Cangkuang kulon menghadiri acara pelaksanaan panen raya padi dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional pada lahan sawah Polteper Jalan Radio RW 12 Desa Citereup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, pada Jumat (25/07/2025).

Pada panen padi tersebut hadir pula Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania, Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi dan sejumlah jajaran Dinas atau OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung lainnya, Camat Dayeuhkolot dan sejumlah pihak terkait lainnya. Para petani dan warga lainnya juga turut melaksanakan panen padi tersebut.

Bupati Bandung H Dadang Supriatna menyampaikan apresiasinya kepada Kodim 0624/Kabupaten Bandung yang telah menginisiasi kegiatan panen padi raya dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional.

“Panen padi ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Ini sebuah program strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan kemandirian bangsa,” kata Bupati H Dadang dalam keterangannya.

Dalam hal ini, lanjut Bupati Bedas, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus berkomitmen dalam mendukung program tersebut melakukan berbagai kebijakan nyata. Di antaranya penetapan pembebasan pajak untuk lahan sawah abadi di 29 kecamatan, dengan total luas mencapai 26.915 hektare.

“Ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keberlangsungan lahan pertanian dari alih fungsi yang mengancam ketahanan pangan daerah,” tutur Kang DS, sapaan akrab H Dadang Supriatna.

Kang DS mengatakan bahwa pemberian perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada 87.782 petani, sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras dan risiko yang dihadapi para petani dalam keseharian mereka.

“Pemberian hibah kepada 38.000 petani, yang tergabung dalam 889 kelompok tani sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan petani di Kabupaten Bandung,” tuturnya.

“Alhamdulillah, saya juga merasa bangga menyampaikan bahwa berdasarkan data lapangan, Kabupaten Bandung berhasil mencatat capaian luar biasa. Dari target luas tambah tanaman padi pada periode Oktober 2024 hingga Maret 2025 sebesar 36.199 hektare, telah terealisasi seluas 37.772 hektare. Artinya kita melampaui target tanam sebesar 2.573 hektare,” jelasnya lagi.

Dikatakan Bupati Kang DS, capaian ini bukan sekedar angka statistik. Hal ini adalah simbol ketekunan para petani, komitmen pemerintah daerah, dan kekuatan kolaborasi lintas sektor yang telah dibangun dengan spirit Bedas.

“Dengan potensi ini, kami optimis bahwa Kabupaten Bandung dapat terus memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Tentunya, imbuh orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, “Sinergi seperti yang kita lihat hari ini antara lain TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan para petani adalah model kolaborasi yang harus terus kita pelihara,” harapnya.

Bupati Bandung mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Semoga semangat panen hari ini menjadi energi kolektif kita dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” harapnya.

(Yans.)

Tasyakuran  Mushala Bani Sidin Ke – 9 Dengan Tema” Santuni  Anak Yatim ” Dalam Rangka Memperingati  Akhir Muharam 1447 H

CibadakYutelnews.com ,Malam Jum, at Penuh Berkah  Mushala Bani Sidin Melaksanakan Tasyakuran Ke – 9  Dengan Tema ” Santuni Anak Yatim” Ustad Asep Awaludin sebagai  Panitia  santunan anak yatim di mushala Bani Sidin Di Malam Akhir Muharram 1447 H yang di bagikan kepada 25 orang yatim dan piatu, yang Ada Di Kp. Dalima Rt 01 RW 06 Kelurahan Cibadak,Kecamatan Cibadak,Kabupaten Sukabumi, Malam Jum, at  (10/7/2025).

Ustad Asep Awaludin Mengatakan Kepada Awak Media untuk selanjutnya kami dari panitia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kp. Dalima yang mana telah memberikan sodakoh demi terlaksananya pemberian santunan anak yatim piatu di tingkat RW 06 untuk itu saya sangat berterimakasih kepada masyarakat yang mana bisa terlaksana santunan anak yatim-piatu di sini dan mudah-mudahan Allah SWT mengganjar berlipat-lipat pahala,”Ucap Deni Supendi.

Dkm Mushala Bani Sidin ustad Asep Awaludin  menambahkan,kalau untuk acara santunan itu sendiri di laksanakan rutin setiap 1 Bulan Sekali, untuk santunan ini sudah berjalan 5 tahun dari saya menjabat sebagai ketua Dkm Musola  Bani Sidin sampai hari saya tetap masih Exis jadi panitia di sini,”Ucap Ustad Asep.

Yang hadir Dalam kegiatan Tasyakuran Mushala Bani Sidin Ke- 9 dan santunan anak yatim piatu ini Ustad Jaenudin, Ustad Amin, Ibu Pkk Kelurahan Cibadak, Ketua Dkm Mushala Bani Sidin Ustad Asep Awaludin, Masyarakat Dalima dan Ana Yatim Piatu.

Ustad Asep Awaludin selaku panitia santunan anak yatim-piatu berharap mudah -mudahan dengan santunan ini bisa meringankan beban kepada anak yatim terutama, harapannya Bisa ada Bantuan dari pemerintah, dan saya  harap anak yatim ini pemberian ini tidak di salah gunakan. Dan di gunakan kepada hal-hal yang positif yang berguna untuk keperluan sekolah contohnya seperti itu.” Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Mengenal Lebih Dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah Desa Jerukwangi

YutelNews.com | Jepara – Mengenal lebih dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah ce di RT.03 RW.07, Poring, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara – 59453 dan Email: ashbabussyifawarohmah03@gmail.com dengan kontak telepon: 081 326 283 559 dan 085 867 940 587.

KH. Ahmad Prayitno, Pengasuh Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah lewat chat WhatsApp, Rabu (9/7/2025) memberikan informasi tentang Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah merupakan salahsatu pondok pesantren di Kabupaten Jepara yang memiliki beberapa fungsi utama sebagai lembaga pendidikan Islam, pusat penyebaran ajaran Islam (dakwah), dan agen perubahan sosial.

Beberapa narasumber di wilayah sekitar Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah memberikan pendapatnya sebagai berikut:

Tamyiz, menyampaikan bahwa: benar-benar Ponpes Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah mengajarkan agama Islam dan mendidik santri dan santriwati usia kecil sampe dewasa.

Kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan antara lain:
Menawarkan terapi kesehatan, baik untuk masalah fisik maupun mental, dengan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai agama dan terapi psikoreligius. Ponpes ini memberikan lingkungan yang kondusif untuk pemulihan, dengan kegiatan seperti shalat, dzikir, mengaji, dan terapi herbal dan terapi religi untuk sumber kekuatan dan dukungan dalam menghadapi tantangan hidup dengan seijin Allah SWT.

Menangani anak-anak “nakal” yang sulit diatur oleh orangtuanya melalui pendekatan yang sabar, konsisten, dan berbasis pemahaman.

Mengaji kitab kuning sebagai kegiatan rutin yang dilakukan oleh para santri untuk mempelajari ilmu agama Islam. Tradisi ini melibatkan berbagai metode pembelajaran seperti sorogan, bandongan, dan mudzakarah, tasawuf dan sejenisnya.

Menangani persoalan bagi pasien ODGJ, Stres, Gangguan Jiwa, kondisi linglung dan persoalan penyakit psikis duniawi bagi pasien yang sudah berikhtiar berobat kemana-mana.

H. Ahmad Prayitno dan Ibu Khalimah menjelaskan kalau keberadaan Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah tersebut tidak mengganggu lingkungan dan masyarakat sangat mendukung keberadaan Ponpes.

Taufiqurrahman

Mengenal Lebih Dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah Desa Jerukwangi

YutelNews.com | Jepara – Mengenal lebih dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah ce di RT.03 RW.07, Poring, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara – 59453 dan Email: ashbabussyifawarohmah03@gmail.com dengan kontak telepon: 081 326 283 559 dan 085 867 940 587.

KH. Ahmad Prayitno, Pengasuh Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah lewat chat WhatsApp, Rabu (9/7/2025) memberikan informasi tentang Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah merupakan salahsatu pondok pesantren di Kabupaten Jepara yang memiliki beberapa fungsi utama sebagai lembaga pendidikan Islam, pusat penyebaran ajaran Islam (dakwah), dan agen perubahan sosial.

Beberapa narasumber di wilayah sekitar Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah memberikan pendapatnya sebagai berikut:

Tamyiz, menyampaikan bahwa: benar-benar Ponpes Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah mengajarkan agama Islam dan mendidik santri dan santriwati usia kecil sampe dewasa.

Kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan antara lain:
Menawarkan terapi kesehatan, baik untuk masalah fisik maupun mental, dengan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai agama dan terapi psikoreligius. Ponpes ini memberikan lingkungan yang kondusif untuk pemulihan, dengan kegiatan seperti shalat, dzikir, mengaji, dan terapi herbal dan terapi religi untuk sumber kekuatan dan dukungan dalam menghadapi tantangan hidup dengan seijin Allah SWT.

Menangani anak-anak “nakal” yang sulit diatur oleh orangtuanya melalui pendekatan yang sabar, konsisten, dan berbasis pemahaman.

Mengaji kitab kuning sebagai kegiatan rutin yang dilakukan oleh para santri untuk mempelajari ilmu agama Islam. Tradisi ini melibatkan berbagai metode pembelajaran seperti sorogan, bandongan, dan mudzakarah, tasawuf dan sejenisnya.

Menangani persoalan bagi pasien ODGJ, Stres, Gangguan Jiwa, kondisi linglung dan persoalan penyakit psikis duniawi bagi pasien yang sudah berikhtiar berobat kemana-mana.

H. Ahmad Prayitno dan Ibu Khalimah menjelaskan kalau keberadaan Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah tersebut tidak mengganggu lingkungan dan masyarakat sangat mendukung keberadaan Ponpes.

Taufiqurrahman

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.