Kades Cangkuang Kulon Acep Koswara Gerakkan Warga Dukung Pentahelix Dayeuhkolot Bersihkan Lingkungan Dranase.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak memuncak dalam kegiatan kerja bakti warga desa cangkuang kulon yang digagas oleh kepala desa cangkuang kulon Acep Koswara Kecamatan Dayeuhkolot. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di wilayah lingkungan,Desa cangkuang kulon, berbagai unsur masyarakat untuk bekerja sama membersihkan lingkungan dari berbagai tumpukan sampah, rumput liar, dan endapan kotoran yang mengganggu kebersihan serta kesehatan bersama. pada minggu 26/05/2026.

Kepala Desa Acep koswara menjadi penggerak utama terselenggaranya kegiatan ini. Melalui kerja bakti yang terkoordinasi dengan baik, seluruh masyarakat bersatu padu di wilayah cangkuang kulon, pelaksanaan kegiatan dengan tujuan utama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari sumber penyakit serta potensi bencana akibat lingkungan yang tidak terawat.

Sejak pagi hari, puluhan warga yang terdiri dari pengurus, perangkat lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga dari berbagai kalangan usia telah berkumpul di lokasi yang telah ditentukan. Mereka membawa peralatan kerja masing-masing seperti sekop, cangkul, sapu, karung pengangkut sampah, dan peralatan lainnya, kemudian langsung bergerak melakukan pembersihan sesuai dengan pembagian wilayah tugas yang telah disepakati.

Pelaksanaan, kegiatan ini berlangsung dengan semangat yang tinggi. Para warga bahu-membahu membersihkan selokan yang tersumbat sampah dan lumpur, memangkas rumput liar yang tumbuh di tepi jalan, mengangkut tumpukan sampah, serta merapikan lingkungan sekitar tempat pemukiman dan fasilitas umum. Suasana keakraban terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung, di mana setiap orang saling membantu dan berbagi tugas tanpa membedakan kedudukan atau latar belakang.

Kepala Desa Acep Koswara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata berbagai unsur dalam Pentahelix mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. “Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi dan menumbuhkan kesadaran bersama untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.

Perwakilan dari unsur masyarakat juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pembangunan dan pemeliharaan lingkungan di wilayah ini. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkelanjutan, tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan hidup yang diterapkan oleh seluruh warga sehari-hari.

Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian serta upaya yang telah dilakukan. Mereka berjanji akan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan yang telah dibersihkan, serta tidak lagi membuang sampah sembarangan agar hasil kerja sama yang telah dicapai dapat terjaga dengan baik.

Kegiatan kerja bakti ini berlangsung hingga siang hari, dan hasilnya langsung terlihat dengan berubahnya kondisi lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan sehat.

Yans.

BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat Hadir Ikuti HKBN dan Jambore Relawan Destana II di Cipatat KBB.

Kab.Bandung Barat – YUTELNEWS.com// Jajaran Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Jawa Barat hadir di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Kehadiran BAGUNA PDI Peejuangan Jawa barat ini untuk ambil bagian dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) melalui kegiatan Jambore Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Kegiatan Jambore Destana II ini digelar di Lapangan Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (26/04/2026).

Wakil Kepala Bidang Prabencana/Mitigasi BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat, Thio Setiowekti menyampaikan, keikutsertaan BAGUNA dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kesiapsiagaan untuk masyarakat menghadapi potensi bencana.

Khususnya di wilayah Jawa Barat yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam cukup tinggi, salah satunya adalah di Kabupaten Bandung Barat. Seperti bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, beberapa waktu lalu yang menelan ratusan korban jiwa.

“Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, kami dari BAGUNA PDI Peejuangan ingin meningkatkan kapasitas dan keahlian anggota kami serta memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat dalam upaya mitigasi sekaligus penanganan bencana,” ujar Thio

Kegiatan Jambore Relawan Destana II dibuka oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo, yang hadir mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut Kepala Badan Penanggupangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Bandung Barat, Asep Sehabudin dan Camat Cipatat, Herman Permadi.

Jambore ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 26 hingga 27 April 2026, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan relawan.

Kegiatan tersebut meliputi sarasehan dan silaturahmi, pelatihan SAR dan ESAR, water rescue, karnaval kebencanaan, peningkatan kapasitas relawan, simulasi kebencanaan, vertical rescue, serta kegiatan sosial bagi masyarakat.

Selain sebagai ajang pelatihan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat koordinasi antar relawan dan pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana di tingkat daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Bandung Barat semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus mampu meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. (*)

Yans.

Karya Bakti Warga Rw 03 Palasari Dukung Program Pentahelix Dayeuhkolot, Gotong Royong Bersihkam Aliran Parit Pasca Banjir

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan dan kepedulian warga RW 03 Palasari Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Tampak nyata mendukung program Pentahelix Dayeuhkolot dalam kegiatan karya bakti sosial yang dilaksanakan hari ini. ” Berangkat dari dampak banjir yang melanda wilayah ini usai pasca banjir, puluhan warga dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat bahu -membahu membersihkan dan memperbaiki aliran parit yang tersumbat lumpur, sampah, dan material sisa banjir. pada minggu 26/04/2026.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua Rw 03 palasari Gunawan Dwipayana SE bersama pengurus, tokoh masyarakat dan tokoh agama,pemuda dengan tujuan utama memulihkan fungsi saluran air agar dapat mengalir dengan lancar kembali, serta mencegah terjadinya genangan air dan banjir susulan saat curah hujan tinggi turun. Sejak pagi hari, warga sudah berkumpul membawa peralatan kerja masing-masing, mulai dari sekop, cangkul, keranjang pengangkut, hingga sapu lidi.

Dalam pelaksanaannya, warga palasari bekerja secara teratur dan terbagi dalam beberapa kelompok. Ada yang membersihkan lumpur dan endapan tanah yang menutupi dasar parit, ada yang mengangkut tumpukan sampah dan material bekas, serta ada yang memperbaiki bagian dinding parit yang rusak akibat arus air yang deras saat banjir melanda. Suasana kebersamaan terasa kental, terlihat warga saling membantu dan berbagi tugas tanpa membedakan kedudukan maupun status sosial.

Ketua RW 03 Palasari Gunawan Dwipayana SE dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat warga gotong royong yang telah menjadi warisan budaya bangsa. “Banjir yang terjadi beberapa hari lalu membuat parit-parit kita tersumbat parah, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Berkat kesadaran dan keikhlasan warga, hari ini kita bersama-sama berusaha memulihkan kondisi lingkungan kita agar kembali aman dan nyaman untuk ditinggali. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik dengan tenaga maupun sumbangan yang diberikan,” ujarnya.

Selain membersihkan saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga. Warga berharap dengan selesainya pembersihan ini, risiko terjadinya banjir dan genangan air di lingkungan mereka dapat diminimalisir. Mereka juga berjanji akan terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap berfungsi dengan baik sepanjang waktu.

Kegiatan karya bakti ini berlangsung hingga sore hari, dan hasilnya dapat langsung dirasakan oleh warga dengan lancarnya aliran air di sepanjang saluran yang telah dibersihkan.

Yans.

Pentahelix Dayeuhkolot Terus Bergerak Tak Hentikan Aksi, Benahi Titik Rawan Banjir.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Meski berada di malam hari , Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot tetap bergerak aktif di lapangan guna mempercepat berbagai upaya teknis penanggulangan banjir di kawasan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada jumat (24/04/2026) malam.

Pantauan awak media, tim Pentahelix melakukan pendampingan terhadap pihak Dinas Binamarga dari propinsi dalam rangka penggalian dranase serta pemasangan boxcover yang akan digunakan untuk akses kendaraan roda dua,roda empat di jalur jalan radio yang berlokasi di RW 03 palasari kelurahan pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Ketua Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, H Tri Rahmanto, menegaskan bahwa kegiatan malam tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kerja lapangan dalam upaya mengatasi persoalan banjir.

Dimalam hari bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bergerak. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi. Tim Pentahelix bersama pemerintah daerah, provinsi, serta berbagai pihak terus berupaya agar penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi kunci agar setiap program penanganan banjir dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Yang kita lakukan malam ini adalah memastikan seluruh rencana teknis penggalian hingga pemasangan boxcover saluran dranase benar -benar terukur dengan baik. Harapannya, ketika pembangunan dilakukan, semuanya sudah mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir di kawasan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Tri Rahmanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah untuk terus mengajak dan memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Penanganan banjir ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersama -sama serta aktif terlibat dalam upaya penanganan banjir. Jika kita bergerak bersama, insyaallah persoalan banjir di Dayeuhkolot bisa kita atasi secara bertahap,” pungkasnya.

Yans.

BNPP Bersama Kementerian PKP Bakal Perbaiki 15.000 Rumah Tidak Layak Huni di Kawasan Perbatasan

Jakarta –YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan rencana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di kawasan perbatasan. Program ini akan menyasar 15.000 rumah tidak layak huni yang tersebar di 40 kabupaten/kota perbatasan di 17 provinsi.

Mendagri menjelaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat perbatasan yang selama ini dinilai belum tersentuh secara optimal. “Untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat perbatasan agar mereka bangga dengan negara, bangga dengan pemerintah, dan nasionalisme akan makin kuat,” ujar Mendagri dalam keterangannya kepada awak media di Kantor BNPP, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat perbatasan akan berdampak langsung pada ketahanan negara. Kawasan perbatasan yang sejahtera akan menjadi “buffer zone” sistem pertahanan Indonesia yang kuat dalam menghadapi potensi infiltrasi dari luar.

Mendagri juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atas dukungan program tersebut. Ia menuturkan, awalnya alokasi program bedah rumah di kawasan perbatasan hanya sekitar 10.000 unit. Namun, jumlah tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 15.000 unit setelah dilakukan peninjauan langsung ke lapangan.

“Jadi saya sangat berterima kasih, ini program BNPP mungkin paling besar yang pernah ada semenjak BNPP berdiri dari 2010,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, usulan sasaran penerima bantuan nantinya akan diverifikasi dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, mengingat DTSEN memiliki data detail by name by address.

Ia berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi kementerian dan lembaga lain untuk turut menghadirkan program pembangunan di kawasan perbatasan, seperti pembangunan pasar, dermaga, hingga fasilitas pendidikan. “Saya ingin menggambarkan saja bagaimana perbatasan itu kalau dengan adanya program ini, itu betul-betul menyentuh mereka, mereka merasa negara hadir,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

Yans.

KDS Wujudkan Harapan Warga, Masjid Besar Paseh Mulai Dibangun

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung H Dadang Supriatna bernostalgia saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Paseh di Jalan Pejuang, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, pada Kamis (23/04/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengenang momen dua tahun lalu saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Desa Cipaku. Saat itu, warga menyampaikan harapan agar Kecamatan Paseh memiliki sebuah masjid besar yang representatif sehingga masjid yang ada perlu direnovasi.

“Saya masih ingat waktu Jumling di sini. Waktu itu saya tanya ke Kepala Desa Cipaku, tapi ngakunya memang belum mampu untuk membangun masjid besar. Tapi kalau urusan masjid mah, geus teu kudu hariwang. Yuk urang sasarengan,” ujar KDS.

Pada kesempatan itu, KDS juga kut menyumbang dana pembangunan sebesar Rp50 juta dari kocek prbadinya. Ia pun kemudian mengukuhkan panitia pembangunan dan penyerahan sertifikat tanah masjid besar kepada KH Muhdlory selaku Ketua Yayasan Masjid Besar Paseh Bersahaja.

Menurutnya, pembangunan Masjid Besar Paseh ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan sarana ibadah masyarakat, sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.

Ia berharap proses pembangunan masjid dapat berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama. Kang DS juga menegaskan siap membantu hingga pembangunan masjid tersebut tuntas.

“Insya Allah kita dorong bersama-sama, baik dari pemerintah daerah maupun dukungan masyarakat, supaya pembangunan masjid ini bisa segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga,” katanya.

Masjid Besar Paseh nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, termasuk pembinaan umat, kegiatan keislaman, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Pembangunan masjid ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan, sejalan dengan salah satu visi Bandung Lebih Bedas yang agamis.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, harapan warga Paseh yang disampaikan sejak dua tahun lalu kini mulai terwujud secara nyata.(*)

Yans.

Perkuat Sinergi Pentahelix, Banjaran Gelar Rapat Kordinasi Fokus Tangani Banjir Secara Terpadu

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Dalam upaya penanganan banjir di wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung, Banjaran menggelar rapat kordinasi memperkuat melalui sinergi antar unsur pentahelix. Hal ini diwujudkan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. pada Kamis (23/04/2025).

Rapat penting tersebut dipimpin langsung oleh Camat Banjaran Kasta Wiguna A.M.p dan dihadiri oleh Fokopimcam Banjaran, Anggota DPRD serta sejumlah perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya UPTD PUTR, Balai Besar Wilayah Sungai (BWS), PSDA, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan para kepala desa serta perwakilan perusahaan.

Dalam pertemuan itu, para peserta membahas sejumlah program strategis yang akan segera dijalankan, seperti pembangunan dan perbaikan drainase, normalisasi aliran sungai, serta pembuatan tanggul penahan banjir. Selain itu, sistem peringatan dini banjir dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana juga menjadi fokus utama.

Camat Banjaran Kasta Wiguna, menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan banjir tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi kuat dari seluruh elemen pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Kita harus bekerja sama secara sinergis. Pemerintah memberikan dukungan kebijakan dan anggaran, akademisi menyumbangkan kajian ilmiah, sektor swasta berkontribusi melalui teknologi dan sumber daya, masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan, dan media menyampaikan informasi yang edukatif serta akurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Banjaran Kasta pun menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia mendorong pengembangan platform informasi terpadu agar seluruh pihak dapat mempercepat respon dan koordinasi saat terjadi bencana.

Dengan semangat kolaborasi pentahelix, penanganan banjir di wilayah kecamatan banjaran diharapkan berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.

Rapat koordinasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama seluruh unsur dalam menghadapi tantangan bencana banjir dengan pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.

Yans.

Kang DS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna meninjau langsung progres normalisasi Sungai Cisunggalah hari ketiga yang dikerjakan secara penathelix, di Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (23/4/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyebut Sungai Cisunggalah ini melintasi empat desa sepanjang 5 kilometer. Antara lain Desa Bojong Kecamatan Majalaya, berlanjut ke Desa Panyadap, Padamukti dan Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk.

“Sungai Cisunggalah ini bermuara di Sungai Citarik yang masuk ke Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. Dalam normalisasi ini lebar sungai akan dikembalikan ke 8 meter,” jelas KDS.

Pihaknya menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kerja pentahelix ini sehingga normalisasi sungai berjalan lancar, termasuk dengan kehadiran dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

“Alhamdulillah normalisasi sungai secara pentahelix saat ini sudah berjalan. Ini merupakan hasil kerja semuanya secara pentahelix. Kita akan kembalikan lebar Sungai Cisunggalah ini menjadi 8 meter sepanjang 5 kilometer” ujarnya.

KDS juga mengungkapkan sudah bertemu dengan Menteri PUPR atas support dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, yang hasilnya disetujui terkait usulan penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, serta pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek.

“Saya yakin ini akan berhasil. Mudah-mudahan proses normalisasi terus berjalan lancar dengan kerjasama pentahelix ini karena turut terlibat pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga adanya swadaya masyarakat,” harap KDS.(*)

Yans.

Kepala Desa Ciapus Usep Suhendar Apresiasi Gercep Forkopimcam Gelar Rapat Koordinasi Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kepala Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Usep Suhendar, menyampaikan mengapresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan Rapat Koordinasi terkait Pentahelix yang digelar oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Banjaran (Forkopimcam) setempat.pada kamis 23/04/2026.

Menurut Kades Usep Suhendar, kegiatan ini merupakan langkah yang sangat tepat dan strategis untuk memperkuat sinergi antar berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, aparat keamanan, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat. ” Melalui pendekatan pentahelix, berbagai permasalahan yang ada di wilayah dapat didiskusikan dan dicari solusinya secara bersama-sama, sehingga hasilnya akan lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Forkopimcam Banjaran yang menggelar rapat ini. Kolaborasi yang kuat antar semua elemen adalah kunci untuk memajukan desa dan kesejahteraan warga. Semoga apa yang dibahas dan disepakati dalam rapat ini dapat segera diwujudkan menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Ciapus dan sekitarnya,” ujar Usep Suhendar.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah untuk menyatukan visi dan misi, serta merumuskan program -program kerja yang akan dilaksanakan secara terpadu. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang intensif, diharapkan pembangunan di wilayah dapat berjalan lebih lancar, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat

Yans.

Bedah Rumah Ibu Lesmana, Hadir Pemerintah Sinergi TNI-Polri dan Tuai Pujian Warga

Bandung – YUTELNEWS.com// Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan pada, di Kampung Cilebak, Rt 04 Rw14, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kqbupaten Bandung. terus menuai apresiasi dari berbagai unsur pimpinan wilayah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi TNI -Polri bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi, M.KP., menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya program tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat.pada Kamis(23/04/2026)

Program Rutilahu ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik semata, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan. ” Kami sangat mengapresiasi sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah desa, serta seluruh elemen yang terlibat. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berklanjutan dan menjangkau lebih banyak untuk warga, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 2407/Dayeuhkolot, Kapten Asep Yohana, juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam setiap kegiatan sosial untuk kemasyarakatan. “Kami dari jajaran Polri sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini. Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa kita, dan melalui program Rutilahu ini, kita bisa melihat bagaimana kebersamaan antara polri dengan masyarakat benar-benar terwujud. Ini adalah wujud nyata Polri terhadap dengan masyarakyat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa terpilih Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari berbagai pihak. “Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polresta Bandung, Polsek Dayeuhkolot, Koramil, Kecamatan Dayeuhkolot, serta seluruh pihak yang telah membantu. ” Program ini sangat berarti bagi warga kami, khususnya Ibu Lesmana yang kini rumahnya sedang diperbaiki. Ini bukan hanya bantuan pembangunan, tapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin ke depannya,” tuturnya.

Perbaikan rumah milik Ibu Lesmana yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni ini, kini tengah berjalan dengan semangat gotong royong. Keterlibatan dari berbagai unsur, termasuk Satpol PP dan Babinsa, serta partisipasi aktif warga menjadi cerminan kuatnya solidaritas sosial di wilayah tersebut.

Program Rutilahu ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang lebih layak huni sekaligus mempererat sinergitas antara aparat dan masyarakat di Kecamatan Dayeuhkolot***

Yans.

Bupati Bandung Kang DS Temui Mentri PUTR, Usulkan Percepatan Terkait Solusi Banjir di Kabupaten Bandung, Disetujui .

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/4/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Acep Koswara Kades Cangkuang Kulon Terpilih, Pro Rakyat Turun Langsung Eksekusi Rutilahu, Gandeng Disperkimtan, Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot

Bandung – YUTELNEWS.com// Meskipun Belum ada pelantikan , Kades terpilih Cangkuang Kulon Acep Koswara langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu, program Rutilahu di RW 14, RT 04 langsung dieksekusi.

Aksi cepat ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan baru di Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, tidak ingin berlama-lama dalam wacana. Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mulai direalisasikan pada Selasa (21/04/2026), menyasar warga yang membutuhkan hunian layak.

Pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), serta didukung langsung oleh Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot, memperkuat sinergi dalam pelaksanaan di lapangan.

Bagi warga RW 14 RT 04, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi harapan baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak, kini mulai diperbaiki menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.

Kades terpilih Acep Koswara pun menegaskan, langkah cepat ini adalah bentuk komitmen kesimpulan nya, bahwa pembangunan harus langsung dirasakan masyarakat.
“Tidak ada alasan untuk menunda. Kebutuhan warga harus jadi prioritas dan segera diwujudkan,” tegasnya.

Program ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pembangunan desa yang lebih responsif, kolaboratif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.” tukasnya.

Yans.

Legislator PKB Dadang Hemayana S.I.P,Mengapresiasi Langkah Bupati Kang DS Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Banjir di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P, mengapresiasi langkah gerak cepat Bupati Bandung, H Dadang Supriatna, dalam mencari solusi penanganan banjir dengan menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) RI di Jakarta, pada Selasa (21/04/2026).

Dadang Hemayana menilai, langkah yang dilakukan Bupati Bandung H Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Ini langkah konkret dan strategis. saya selaku anggota DPRD tentu memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Bupati Bandung dalam mempercepat penanganan banjir,” kata Dadang Hemayana dalam keterangannya.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, H Cucun Ahmad Syamsurijal, sebagai bagian dari upaya mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah .

Dalam pertemuan itu, Bupati Bandung Kang DS memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya rencana normalisasi aliran sungai Cisunggalah yang melintasi Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, bojongsoang , kawasan yang kerap terdampak banjir di saat musim hujan.

Selain normalisasi aliran sungai, Pemkab Bandung juga mengusulkan pembangunan kolam retensi di titik strategis, yakni di kawasan Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, serta Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.
“Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan debit air berlebih sekaligus mengurangi potensi genangan.

Dadang Hemayana juga berharap, komunikasi intensif yang telah dibangun dengan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi berbagai program penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

Persoalan banjir ini membutuhkan dukungan lintas sektor dan anggaran yang tidak sedikit. ” Karena itu, kolaborasi antara Bupati Bandung Kang DS dan wakil ketua H Cucun harus terus diperkuat agar solusi yang dihasilkan benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana akan terus mengawal program penanganan banjir agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bandung.

Langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Bandung Kang DS ke pemerintah pusat dinilai sebagai strategi efektif dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemerintah daerah pun berharap, dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi guna mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Yans.

Kabar Gembira! Atensi Kang H Cucun Bawa Hasil, Menteri PU Setujui Normalisasi Cisungalah dan Dua Kolam Retensi

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/04/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KDS dan KDM Komitmen Atasi Banjir dan Tata Ruang Kabupaten Bandung

BANDUNG — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah Bandung Raya sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kabupaten Bandung, khususnya banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang.

Hal tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, seperti anggota DPR RI Ahmad Heryawan, unsur DPRD Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Forkopimda, para kepala OPD, serta para camat.

Menurut KDS, kompleksitas persoalan di Kabupaten Bandung tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja, mengingat keterkaitan historis dan geografis kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, semangat kebersamaan yang pernah menjadi kekuatan Kabupaten Bandung di masa lalu perlu kembali dihidupkan untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini. Dengan sinergi antardaerah, diharapkan berbagai isu strategis dapat ditangani secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Di sisi lain, KDS juga memaparkan bahwa pembangunan daerah terus diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung menunjukkan tren positif, dari minus 7,5 persen pada 2021 menjadi 6,38 persen pada 2025, yang ditopang sektor industri, pertanian, pariwisata, dan UMKM.

Selain itu, Pemkab Bandung juga memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya melalui program beasiswa BESTI, penguatan tenaga kesehatan, serta dukungan terhadap program nasional seperti Sekolah Rakyat dan koperasi desa/kelurahan merah putih.

KDS juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Pangalengan dan Pacira. Ia menyebut, kondisi tersebut banyak dialami oleh pensiunan dengan penghasilan terbatas, sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa peran pemerintah provinsi adalah mengorkestrasi pembangunan antardaerah agar berjalan selaras. Ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan konsep pembangunan berbasis lingkungan, khususnya dalam pengelolaan kawasan Bandung yang dikenal sebagai wilayah peradaban air.

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM.

Ia juga mendorong penguatan sektor pertanian dan penghijauan di wilayah Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia juga mendorong kebijakan penghijauan di kawasan Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, dengan dukungan insentif bagi masyarakat. Selain itu, konsep pemberdayaan petani melalui pengembangan homestay dinilai dapat menjadi peluang ekonomi baru berbasis masyarakat pada sektor pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Dengan berbagai tantangan yang ada, sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya secara menyeluruh.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.