Pernikahan Yoga Saputra dan Liswa Ayunita Digelar Khidmat di Ranai,

Natuna – 
Yutelnews.com ||
Pernikahan Yoga Saputra dengan Liswa Ayunita telah dilaksanakan dengan khidmat di Kecamatan Ranai, Kabupaten Natuna. Prosesi akad nikah berlangsung pada hari Senin, 19 tahun 2026, pukul 08.30 WIB, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Ranai.

Yoga Saputra merupakan putra dari Sawaludin, yang dikenal sebagai pengurus Partai Gerindra tingkat PAC Pulau Laut. Acara pernikahan ini dihadiri oleh keluarga besar kedua mempelai, kerabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pengurus dan kader Partai Gerindra PAC Pulau Laut yang turut memberikan doa dan restu.

Prosesi akad nikah berlangsung tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Kebersamaan dan silaturahmi tampak terjalin erat di antara para tamu undangan yang hadir.

Sebagai rangkaian lanjutan, acara resepsi pernikahan diselenggarakan di Sisi Basisir, Ranai, yang menjadi tempat berkumpulnya keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar dalam suasana penuh keakraban dan rasa syukur.

Pernikahan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi Yoga Saputra dan Liswa Ayunita dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh tanggung jawab, serta dilandasi kasih sayang dan saling pengertian.

(Bani)

Aksi Nyata, Pemdes Cibeurem Madep Gelar Berkolaborasi Penanaman Seribu Pohon di Kaki Gunung , Kepedulian Bikin Lingkungan Asri.

Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Dalam rangka memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan mencegah potensi bencana alam di wilayah Desa Cibeurem, Pemdes Cibeurem Kabupaten Bandung, berkolaborasi menggelar aksi nyata penanaman seribu pohon di lahan kritis di Kaki Gunung wilayah,
Desa Cibeurem, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Pada selasa 06/01/2025.

Kegiatan tersebut yang diisi oleh Kepala Desa Cibeurem, Muspika, Forum Pencinta Alam Kab.Bandung, DLH, Ferum Jasa Tirta,Babinsa, Bhabinkamtibmas,ratusan warga lokal, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian ekosistem dan kesejahteraan warga.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Atep Syarif Hidayat, yang menyampaikan bahwa aksi nyata penanaman pohon merupakan wujud komitmen Pemdes Cibeurem terhadap program dalam menjaga lingkungan. “Kita sadar betapa pentingnya pohon bagi kehidupan kita. Selain menyediakan oksigen, pohon juga berperan sebagai penyerap air hujan, mencegah longsor, dan menyejukkan udara. Oleh karena itu, Pemdes Cibeurem ini ingin memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan ini,” ujarnya kades Atep dalam penyampaian ke awak media

Selain itu, Kades Atep Ahmad juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam pemeliharaan pohon yang telah ditanam. “Penanaman pohon bukan hanya sekadar ritual, tapi juga harus diikuti dengan perawatan yang baik. Kita harap warga sekitar dapat membantu menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh dengan sehat dan memberikan manfaat maksimal,” tambahnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak seribu bibit pohon berbagai jenis ditanam, antara lain pohon kayu manis, jabon,Nangka, beringin,sirsak,Jenis pohon yang dipilih disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan masyarakat, sehingga selain berfungsi sebagai pelindung lingkungan, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan.

Proses penanaman diikuti dengan antusias oleh semua peserta. Mereka bekerja sama membuka lubang, menanam bibit, menimbun tanah, dan menyiram air. Beberapa peserta juga membawa alat bantu sendiri, seperti cangkul dan ember, untuk mempercepat proses penanaman.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan yang disampaikan oleh Kades Atep . ” Kades Atep pun menjelaskan tentang dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan manusia dan langkah – langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya. Peserta juga diajarkan cara merawat pohon dengan benar, sehingga pohon dapat tumbuh dengan sehat.

Sekcam Kertasari, yang juga turut berpartisipasi dalam kegiatan, menyampaikan terima kasih kepada pemdes Cibeurem dan beberapa elemen atas inisiatifnya. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh pemdes di lahan di kaki Gunung wilayah desa cibeurem, memang sebagian besar merupakan lahan kritis yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan penanaman pohon ini, diharapkan dapat mengurangi potensi bencana dan meningkatkan kualitas lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Warga lokal juga menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Siti, seorang warga Desa cibeurem, mengatakan bahwa dia senang melihat banyak orang yang terlibat dalam penanaman pohon. “Kita harap pohon-pohon ini tumbuh dengan cepat dan dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Selain itu, kegiatan ini juga membuat kita lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadi awal dari serangkaian upaya pelestarian lingkungan yang akan dilakukan oleh pemdes di wilayah lain. ” Kades Atep Ahmad , menyampaikan bahwa pemdes cibeurem akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara, terutama dalam bidang lingkungan. “Kita akan terus melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pelestarian lingkungan. Semoga dengan adanya upaya ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sejahtera untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

 

 

Yans.

TPST TKK Desa Pangauban Resmi Beroperasi ,Siap Kelola 5 Ton Sampah Perhari

Kab.Bandung – Pemerintah kabupaten Bandung Melalui Pemerintah Kecamatan Katapang meresmikan pendirian Tempat Pengolahan Sampah InceneratorTerpadu di TKK (Taman Kopo Katapang) Desa Pangauban

Dengan peresmian itu diharapkan Desa Pangauban Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung bisa menjadi percontohan desa – desa pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung Jawa Barat

Camat Katapang Rahmat Hidayat mengapresiasi inovasi warga Desa Pangauban yang berhasil mengubah persoalan sampah menjadi sebuah peluang. Ia mengungkapkan, langkah yang dilakukan Desa Pangauban menjadi contoh pengelolaan sampah di tingkat kabupaten Bandung. pada Senin (05/01/2026)

“Kalau semua desa melakukan hal yang sama, sampah tidak akan jadi beban besar di TPA. Kita tahu anggaran sampah terbatas, jadi desa harus kreatif dan mandiri, seperti desa Pangauban” katanya.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk menjadikan Desa Pangauban sebagai model percontohan, serta mendorong desa dan kecamatan lain belajar langsung ke desa tersebut.

Menurut Camat Katapang Rahmat Hidayat TPST bukan hanya bisa menjaga kebersihan, melainkan juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat

Camat Katapang Rahmat Hidayat mengucapkan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi bersama sehingga TPST Teknologi Incenerator desa Pangauban dapat terwujud dan mulai beroperasi pada hari ini. Keberadaan TPST inscurator ini akan memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung”katanya

Menurutnya, upaya tersebut sebagai wujud komitmen Pemkab dalam upaya pengelolaan sampah mandiri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sesuai filosofi BEDAS Bangkit Edukatif Dinamis,Agamis dan Sejahtera Sehingga penanganan sampah harus dikelola bersama dengan serius, supaya lingkungan yang lestari dapat diwariskan kepada anak cucu dan meningkatkan nilai ekonomi serta potensi strategis lainnya jika dikelola dengan baik.

“Kehadiran TPST Incenerator di Desa Pangauban adalah sebuah langkah penting dalam upaya kita mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Bandung Dengan beroperasinya TPST ini, kita berharap pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung lebih efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Permasalahan sampah adalah tantangan besar yang harus di hadapi bersama. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pertumbuhan ekonomi, volume sampah di Kabupaten Bandung terus meningkat. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

.Sementara Kepala Desa Pangauban Enep Rusna Sutiadi mengatakan, program pengelolaan sampah ini sampai sekarang di resmikan proses perjalanan panjang selama 2 tahun. Dalam prosesnya, warga dilibatkan langsung.

Menurut Enep keberhasilan program ini adalah kemauan dan partisipasi warga dan menjadi model percontohan pengelolaan sampah di tingkat desa. yang Alhamdulillah per hari bisa sampai 5 ton untuk pembakaran sampah’ Maka dari itu, ia mengapresiasi peran aktif masyarakat yang menginisiasi pengelolaan sampah secara mandiri, tanpa menunggu program dari kabupaten.

“Kami berharap, desa-desa mampu mengalokasikan anggaran untuk mengelola sampah di tingkatnya masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan, mengingat pertumbuhan industri di wilayah Katapang juga kian meningkat. kehadiran TPST Inscurator di Desa Pangauban memberi semangat bagi desa lain untuk memprioritaskan pengelolaan sampah di daerahnya masing-masing.
“Desa Pangauban bisa jadi role model untuk seluruh Kabupaten Bandung,” tegasnya.

 

Yans

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana S.I.P, Hadiri Pernikahan Warga, Doakan Kebaikan Semangatkan Sinergi.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Suasana penuh kehangatan dan keceriaan memenuhi lokasi pernikahan salah satu warga Banjaran, Kabupaten Bandung, yang berlangsung pada hari Senin pagi hingga sore ini. Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah kehadiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung H Dadang Hemayana S.I.P beserta istri dan Camat Banjaran Kasta Wiguna yang turut meramaikan acara penting dalam hidup pasangan muda tersebut.

Anggota DPRD Dadang Hemayana S.I.P , datang sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai perwakilan yang membawa harapan dan dukungan dari lembaga perwakilan rakyat kepada masyarakat. Mereka tiba di lokasi acara sekitar pukul 12.30 WIB, disambut dengan senyum hangat oleh keluarga kedua mempelai.pada senin 05/01/2026.

Setelah prosesi upacara pernikahan yang dilaksanakan sesuai dengan adat dan agama yang dianut pasangan berlangsung dengan khidmat, anggota DPRD mengambil kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada mempelai pria dan wanita.

Anggota DPRD H Dadang Hemayana,pun menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya momen kebahagiaan pribadi bagi pasangan, tetapi juga merupakan langkah penting dalam membangun pondasi keluarga yang kuat – salah satu pilar utama kemajuan masyarakat dan daerah.

“Kita melihat bahwa setiap pernikahan adalah sebuah cerita baru, sebuah keluarga yang nantinya akan menjadi bagian dari tulang punggung pembangunan Kabupaten Bandung. Kami berharap pasangan ini dapat menjalani hidup bersama dengan penuh kasih, saling menghargai, dan selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga,” ucap anggota DPRD H Dadang.

Selain ucapan selamat, mereka juga menyampaikan bahwa lembaga DPRD Kabupaten Bandung selalu berkomitmen untuk mendengar suara masyarakat dan mengupayakan program-program yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga, termasuk dalam hal pembinaan keluarga . Mereka mengajak keluarga besar mempelai dan tamu undangan untuk terus mendukung program-program pembangunan daerah dan menjaga persatuan serta kesatuan antarwarga.

Keluarga besar mempelai dan tamu yang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran anggota DPRD, yang mereka anggap sebagai bentuk kedekatan lembaga negara dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Lebih lanjut ,Keluarga dan kedua mempelai, Witarya dan Imas Dini Maryani ,yang merupakan warga tetap di Kecamatan Banjaran , mengungkapkan rasa bangga dan bahagia karena acara pernikahan bisa dihadiri oleh perwakilan rakyat daerah serta bapak Camat Banjaran. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak anggota DPRD,Bapak Camat Banjaran, Kehadiran beliau-beliau bukan hanya membuat acara ini lebih berarti, tetapi juga memberikan semangat bagi kami untuk terus berkontribusi positif bagi daerah,” ucap kedua mempelai.

Pada akhir acara, anggota DPRD Dadang Hemayana beserta Istri, serta Camat Banjaran Kasta Wiguna dan kedua mempelai, berfoto bersama sebagai kenang-kenangan. Mereka juga menyampaikan doa terakhir agar pasangan selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam setiap langkah hidupnya. Sebelum pulang, mereka berjanji akan terus mengawasi perkembangan masyarakat di wilayah tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa hubungan antara lembaga perwakilan rakyat dengan masyarakat tidak hanya terbentuk melalui rapat dan program pembangunan, tetapi juga melalui partisipasi dalam momen-momen penting kehidupan warga, yang memperkuat ikatan emosional dan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakatnya,”tukasnya.

 

Yans.

 

Yans.

Pemdes Cangkuang Wetan Dorong Kolaborasi Pentahelix, Gebyarkan Semangat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan sebagai Benteng Pertama Cegah Banjir

Bandung – YUTELNEWS com|| Merespons potensi ancaman banjir yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat saat musim hujan tiba, Pemerintah Desa (Pemdes) Cangkuang Wetan mengambil langkah konkret dengan menggerakkan seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan pentahelix. Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan yang digelar pada hari Minggu ini tidak hanya menjadi aksi pembersihan fisik, melainkan juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kelestarian alam untuk keberlangsungan hidup generasi mendatang.pada minggu 04/01/2025.

Dalam konsep pentahelix yang diterapkan desa cangkuangwetan ini, kolaborasi dibangun melalui Konsep yang kerap digunakan dalam pembangunan berkelanjutan ini diadaptasi oleh Pemdes Cangkuang Wetan untuk menangani permasalahan lingkungan dan risiko bencana yang sering menghantui wilayah mereka.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh pemerintah desa, Karang taruna,warga, lebih dari ratusan peserta yang berasal dari berbagai kalangan – mulai dari anak anak,ibu-ibu,bapak2 hingga lansia yang masih memiliki semangat gotong royong tinggi. Lokasi pembersihan difokuskan pada titik krusial yang menjadi pemicu terjadinya genangan dan banjir, yaitu saluran air utama yang menghubungkan kawasan pemukiman dengan Sungai Citarum hilir, parit pengaliran air hujan, serta yang sering menjadi tempat penumpukan sampah.

Kepala Desa Cangkuang Wetan, Bapak Asep Kusmiadi S.IP, menjelaskan bahwa ide untuk menggerakkan program pentahelix ini muncul setelah melihat bahwa upaya pembersihan lingkungan yang hanya dilakukan oleh pihak pemerintah desa saja tidak memberikan hasil yang maksimal. “Kita sadar bahwa permasalahan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Sejak awal tahun lalu, kami mulai melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk membangun sinergi yang kuat membantu kami melakukan survei dan analisis tentang pola aliran air serta titik-titik rawan banjir di desa,” ujarnya saat memberikan arahan pada awal kegiatan.

“Kami melihat bahwa jika banjir terjadi, tidak hanya masyarakat yang dirugikan, tetapi juga usaha kami akan terpengaruh. Oleh karena itu, kami dengan senang hati mendukung program ini, untuk ikut serta dalam gotong royong.

Tidak berhenti hanya pada kegiatan satu hari saja, Pemdes Cangkuang Wetan juga telah merencanakan program berkelanjutan dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir. Rencana tersebut meliputi pembentukan kelompok penjaga lingkungan di setiap RT, penyelenggaraan pelatihan pengelolaan sampah secara berkala, serta kerja sama berkelanjutan dengan semua pihak dalam konsep pentahelix untuk melakukan pemantauan kondisi lingkungan secara rutin.

Kades Asep Kusmiadi ,pun menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi bersama seluruh pihak yang terlibat untuk melihat efektivitas program ini dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki. “Kita berharap bahwa program pentahelix ini tidak hanya menjadi acara satu kali, tetapi bisa menjadi budaya baru bagi masyarakat Cangkuang Wetan. Kita ingin menciptakan desa yang bersih, sehat, dan aman dari bencana, serta menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitar kita,” tutupnya dengan penuh semangat.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta berkumpul untuk berfoto bersama dan berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama mengikuti gotong royong. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terasa sangat kental di antara mereka, menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat antar berbagai elemen masyarakat mampu menghasilkan perubahan yang nyata dan berdampak positif bagi kehidupan bersama,”tukasnya.

 

Yans.

Pemdes Cangkuang Wetan Gebyar Laksanakan Kerja Bakti Dukung Program Pentahelix Penanganan Banjir

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemerintahan Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung kompak bergotong royong dalam kegiatan kerja bakti. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya kebersihan lingkungan diwilayah Desa.

Kegiatan yang berlangsung difokuskan pada upaya pelestarian lingkungan desa yang bersih, bebas Sampah dan banjir. Kerja bakti dimulai sejak pagi hari dimana warga masyarakat berkumpul langsung di titik lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan ini ada beberapa kelompok dalam pelaksanaan kegiatannya termasuk membersihkan selokan dan saluran air untuk mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan dan pembersihan rumput di sepanjang jalan desa dan area terbuka lainnya.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiyadi, S.Pd.l., M.Pd, menyampaikan, Selain membersihkan selokan warga juga membersihkan sampah yang berserakan di sekitar jalan desa. Sampah-sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan akhir.

“Kegiatan ini menunjukkan kesadaran dan komitmen warga Desa Cangkuang Wetan dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Antusiasme dan semangat warga Desa dalam kerja bakti ini patut diapresiasi. Mereka bekerja sama dengan penuh sukarela demi mewujudkan lingkungan desa Cangkuang yang bersih, sehat, dan nyaman,” ungkap Kades.

Kepala Desa Cangkuang Wetan mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga yang mana selama 5 tahun ini sudah rutin melaksanakan kerja bakti atau Jumsih (jum’at bersih).

Saya berharap kegiatan gebyar kerja bakti ini dapat terus dilaksanakan dan menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa dalam mendukung program Pentahelik Penagan banjir diwilayah Dayeuhkolot.

Kerja bakti ini bukan hanya sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat rasa kebersamaan antar warga.

” Dengan lingkungan yang bersih dan hubungan sosial yang harmonis, diharapkan Desa Cangkuang Wetan dapat terus berkembang dan menjadi tempat tinggal yang nyaman bebas dari banjir bagi seluruh warganya,” tukas Kades Asep.

Yans

Warga Cangkuang Kulon Peduli Lingkungan Bersih , Dorong Program Pentahelix Mencegah Banjir

BANDUNG — YUTELNEWS com|| Warga Rw 17 Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan peduli lingkungan, dorong Pentahelix sebagai upaya penanganan sampah sekaligus pencegahan banjir, pada Minggu (04/01/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut diikuti warga secara serentak setelah informasi disampaikan melalui grup WhatsApp serta pemberitahuan langsung dari rumah ke rumah. Warga membersihkan lingkungan permukiman dan selokan di wilayah masing-masing.

Ketua Rw 17 Desa Cangkuang Kulon, Sudarminto, mengatakan kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga dinilai cukup tinggi dan pelaksanaan gotong royong berjalan lancar.

“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Selain lingkungan menjadi bersih, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar warga,” ujar Sudarminto saat ditemui di Kantor Rw 17.

Ia menambahkan, pihak Rw juga telah menyediakan sejumlah tong sampah untuk mendorong kebiasaan memilah sampah. Namun demikian, kesadaran warga dalam pemilahan sampah dinilai masih perlu ditingkatkan.

Setelah terkumpul, sampah diangkut oleh petugas kebersihan menggunakan truk milik pemerintah daerah. Meski demikian, ketua rw Sudarminto mengungkapkan adanya kendala pada proses pembuangan akhir sampah ke TPA Sarimukti akibat tingginya biaya operasional.

“Biaya operasional cukup mahal. Bahkan pengeluaran bulanan bisa meningkat hingga tiga kali lipat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun II Desa Cangkuang Kulon, Ginanjar, menyampaikan bahwa kegiatan Pentahelix telah dilaksanakan di sejumlah Rt, Rw di wilayah desa cangkuangkulon. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam mendorong program tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan Pentahelix sudah berjalan di beberapa Rt,Rw. Kami berharap langkah ke depan bisa lebih rutin dilakukan untuk mengurangi sampah dan mencegah banjir,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Cangkuang Kulon.

Ginanjar juga menyoroti meningkatnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan anak muda menjadi modal penting bagi keberlanjutan program kebersihan lingkungan.

“Sekarang bukan hanya orang tua, anak-anak muda juga ikut harus terlibat. Ini sangat positif untuk keberlanjutan kegiatan ke depan,” pungkasnya.

 

Yans.

Bedas Pisan! Warga Dayeuhkolot Kompak Kerja Bakti, Inisiasi Pentahelix Banjir Tuai Apresiasi

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot serta jajaran pemerintahan desa dan kelurahan se-Kecamatan Dayeuhkolot melaksanakan kegiatan Gebyar Kerja Bakti massal secara serentak,pada Minggu (04/01/2026).

Kerja Bakti massal ini diikuti oleh ribuan warga di 4 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Dayeuhkolot yakni Desa Citeureup, Sukapura, Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan dan Kelurahan Pasawahan.

Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayuhkolot Tri Rahmanto mengatakan Gebyar Kerja Bakti ini dilaksanakan untuk mengantisipasi banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Dayeuhkolot akibat intensitas hujan tinggi saat ini.

Program Kerja Bakti Massal ini juga merupakan program terobosan Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot guna membangun partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menangani atau minimal mengurangi permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

“Alhamdulillah kegiatan Kerja Bakti Serentak dapat terlaksana dengan lancar dan sesuai rencana. Namun sangat disayangkan hanya Desa Dayeuhkolot yang tidak melaksanakan kerja bakti tersebut,” ujar Tri Rahmanto.

Tri mengaku sangat gembira melihat antusiasme masyarakat yang secara kompak bergotong royong mengikuti Kerja Bakti Serentak dengan kesadaran mereka sendiri. Sejak pagi, tua-muda, laki-laki-perempuan sudah berkumpul di jalan protokol desa dan kelurahan masing-masing.

Masyarakat yang dipimpin oleh Kepala Desa, Lurah dan para Ketua RW-nya bersama Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, bahu membahu membersihkan saluran drainase, selokan, memunguti sampah dan mengangkat sedimentasi lumpur yang memenuhi saluran air.

Tak hanya itu, masyarakat juga dengan semangat membersihkan rumput dan sampah di sepanjang jalan desa dan area publik lainnya. Alhasil, selokan dan drainase tampak bersih dari sampah dan sedimentasi setelah dibersihkan.

“Setelah dibersihkan oleh masyarakat aliran air di selokan dan drainse menjadi lancar dan tidak tersumbat. Semoga kerja bakti ini bukan hanya membuat lingkungan menjadi bersih dan sehat, tapi juga membuat lingkungan bebas dari banjir,” tutur Tri Rahmanto.

Semangat Bedas terlihat di setiap titik Kerja Bakti. Di Kelurahan Pasawahan misalnya. Ratusan warga kompak turun ke jalan dan selokan untuk membersihkan saluran air dan selokan yang mampet akibat tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur.

Bahkan warga secara swadaya berinisiatif memperbaiki gorong-gorong yang rusak dan seringkali menyebabkan aliran air tersumbat sehingga menyebabkan permukiman warga tergenang banjir.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengaku sangat mengapresiasi kekompakan dan partisipasi masyarakat Kelurahan Pasawahan dalam Kerja Bakti Massal tersebut.

Gandung bahkan turun langsung untuk ikut mengangkut sampah, mengeruk lumpur dari selokan dan kotor-kotoran bersama masyarakat Kelurahan Pasawahan.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga. Dengan semangat gotong royong, kami yakin masalah banjir ini dapat segera ditangani. Kami siap mendukung program Pentahelix untuk menangani banjir di Dayeuhkolot ini,” ujar Gandung.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan warga Desa Cangkuang Wetan. Selain membersihkan selokan, warga juga membersihkan sampah yang berserakan di sekitar jalan desa. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmayadi mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga yang mana selama 5 tahun ini sudah rutin melaksanakan kerja bakti atau Jumsih (jum’at bersih).

“Kegiatan Kerja Bakti ini menunjukkan kesadaran dan komitmen warga Desa Cangkuang Wetan dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Antusiasme dan semangat warga dalam kerja bakti ini patut diapresiasi,” ujar Kades Asep.

“Mereka bekerja sama dengan penuh sukarela demi mewujudkan lingkungan desa Cangkuang yang bersih, sehat, dan bebas banjir,” tambah Kades.

Asep berharap kegiatan Gebyar Kerja Bakti yang diinisiasi Panitia Pentahelix Dayeuhkolot ini dapat terus dilaksanakan dan menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa dalam mendukung program Pentahelik Penanganan Banjir di wilayah Dayeuhkolot.

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto kembali menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Dayehkolot, Para Kades, Lurah serta seluruh masyarakat Dayeuhkolot yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar Kerja Bakti tersebut.

“Keberhasilan penanganan banjir di Kecamatan Dayehkolot tidak hanya bergantung kepada Panitia Pentahelix, namun diperlukan adanya kolaborasi dengan semua stakeholder termasuk masyarakat sendiri. Jika kompak seperti ini kami optimistis dapat menyelesaikan permasalahan banjir ini,” tegas Tri.

Di samping itu, Tri memohon do’a dan dukungan dari seluruh pihak karena mulai Januari 2026 ini berbagai program Pentahelix untuk menangani banjir Dayeuhkolot akan segera dilaksanakan.

“Kerja bakti ini adalah pemanasan. Tapi kita sudah curi start istilahnya. Sebelumnya kami juga sudah melakukan upaya normalisasi saluran drainase dan selokan di beberapa titik,” jelasnya.

“Namun gongnya nanti kita mulai di pertengahan Januari ini dengan normalisasi sungai dan program lainnya. BBWS, PUTR dan Pentahelix akan turun langsung. Mohon do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat Dayeuhkolot,” ungkap Tri. (**)

Yans.

Semangat Bedas,Gotong Royong Warga Palasari : Perbaiki Gorong -Gorong, Cegah Banjir, dan Bikin Lingkungan Makin Asri!

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Warga RW 03 Palasari Kelurahan Pasawahan, bergotong-royong memperbaiki gorong-gorong yang rusak. Inisiatif ini tidak hanya atasi banjir, tapi juga mempererat silaturahmi dan menciptakan lingkungan lebih bersih.

Semangat bedas gotong royong masih membara di tengah masyarakat kecamatan. Di RW 03 Palasari,Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, warga bahu -membahu memperbaiki gorong-gorong yang rusak, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan infrastruktur setempat.pada minggu (04/01/2026).

Kerusakan gorong-gorong sudah lama dirasakan warga, menyebabkan aliran air tersumbat terutama saat musim hujan.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir dan kerusakan jalan. Menyadari pentingnya fungsi gorong-gorong, warga RW 03 Palasari bersepakat melakukan perbaikan secara swadaya.

Perbaikan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai bapak -bapak, ibu-ibu, hingga para pemuda.

Warga bekerja sama membersihkan gorong-gorong dari sampah dan lumpur, memperbaiki bagian rusak, serta memperkuat struktur agar lebih tahan lama.

Menurut Ketua RW 03 Palasari, Bapak Gunawan Dwipayana SE, kegiatan ini adalah wujud nyata kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan.

“Kami sangat bersyukur atas partisipasi aktif seluruh warga. Dengan semangat gotong royong, kami yakin masalah kerusakan gorong-gorong dapat segera teratasi,” ujarnya.

Selain memperbaiki gorong-gorong, warga juga menata lingkungan sekitar dengan mengeruk lumpur dan membersihkan sampah. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kepala Kelurahan pasawahan, Bapak Gandung Audi S.STP, mengapresiasi inisiatif warga.

“Pemerintah kelurahan pasawahan akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat. Semangat bedas gotong royong ini diharapkan terus terjaga dan ditingkatkan,” katanya.

Kegiatan perbaikan gorong-gorong ini tidak hanya mengatasi masalah banjir dan kerusakan jalan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Semangat bedas,untuk gotong royong RW 03 Palasari patut menjadi contoh bagi seluruh masyarakat sekecamatan dan Kabupaten Bandung.

Yans.

DPD IWOI Natuna Tebar Sembako di Sedanau

NATUNAYUTELNEWS.com || Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Natuna bersama mitra strategis PT MMI dan BPTD Kelas II Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Jumat (3/1/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi kepedulian sosial serta penguatan peran organisasi pers dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di awal tahun 2026. Penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kelurahan Sedanau.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran DPD IWOI Natuna, di antaranya Wakil Ketua Darmansyah dan Bendahara Julita, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan secara berkelanjutan.

Ketua DPD IWOI Natuna, Baharullazi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda sosial IWOI yang akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Natuna sebagai wujud sinergi antara insan pers, mitra, dan masyarakat.

Lurah Sedanau, Subhan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua DPD IWOI Natuna beserta seluruh jajaran dan mitra yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakatnya. Ia berharap sinergitas, kebersamaan, dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus terjaga dan ditingkatkan ke depan.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan dan masyarakat Sedanau, kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD IWOI Natuna dan seluruh anggota yang terlibat. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga sinergitas dan kepedulian sosial seperti ini terus terjaga,”ujarnya.

Warga penerima bantuan juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan, seraya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut demi memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di Kabupaten Natuna.

Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com

Refleksi Ahir Tahun,Prima Gelar Syukuran dan Do’a Bersama,Sambut Tahun Baru, Menuju Kabupaten Bandung Kesuksesan Nyata

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Mengakhiri tahun 2025 dan menyambut tahun baru dengan penuh harapan, komunitas Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Lamajang menggelar acara syukuran dan doa bersama yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat . Acara yang berlangsung di Sekre Perhimpunan Remaja Masjid Lamajang, ini tidak hanya menjadi momen untuk merenungkan perjalanan ahir tahun , tetapi juga sebagai wadah untuk bersatu dalam memohon berkah dan kesuksesan bagi wilayah Kabupaten Bandung di tahun yang akan datang. pada rabu 31/12/2025.malam.

Dalam sambutannya, Pembina Prima Lamajang, Bapak Tri Rahmanto menyampaikan refleksi mendalam terkait perkembangan yang telah dicapai sepanjang tahun 2025. “Kita menyadari bahwa tahun lalu membawa berbagai tantangan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pemulihan ekonomi pasca -gelombang pandemi, bencana. “Namun, berkat kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, komunitas prima, dan seluruh masyarakat, kita berhasil mengatasi berbagai rintangan dan mencatatkan beberapa capaian penting,” ujarnya.

Acara syukuran diisi dengan tumpengan sebagai bukti kegiatan penampilan budaya lokal, tradisional Sunda yang menghadirkan nuansa kekayaan budaya daerah. Tak hanya itu, juga lakukan penyerahan simbol nasi tumpengan kepada keluarga besar anggota prima yang menjadi bagian dari program kepedulian komunitas Prima Lamajang sepanjang tahun.

Kegiatan puncak berupa doa bersama yang dipimpin oleh beberapa tokoh agama dari berbagai keyakinan. Dalam doa tersebut, seluruh anggota Prima memohon agar tahun baru 2026 membawa kedamaian, kemakmuran, dan kesuksesan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bandung. Diharapkan, kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperkuat untuk mewujudkan wilayah yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.

Hadir dalam acara tersebut juga tokoh agama , yang menyampaikan apresiasi kepada Prima Lamajang dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi pada perkembangan daerah. “Acara seperti ini sangat berharga karena mempererat tali persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Prima dan masyarakat Sunda. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal yang baik untuk meraih kesuksesan kabupaten bandung yang lebih besar di tahun depan,” tuturnya.

Pada akhir acara, seluruh anggota prima bersama-sama para tokoh agama yang penuh semangat, serta melakukan countdown bersama untuk menyambut tahun baru 2026 dengan harapan yang tinggi akan masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Bandung.

 

Yans.

Semangat Kebersamaan,Refleksi Pengusaha Bedas H Dadan Sobara S.Kom.M.M, Dorong Kemajuan Kab.Bandung di Tahun yang Mendatang

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Tahun 2025 telah memasuki babak akhir, membawa dengan diri berbagai cerita perjuangan, pencapaian, dan pelajaran berharga bagi masyarakat Kabupaten Bandung dan wilayah Jawa Barat. Seiring dengan kedatangan tahun baru 2026, seluruh lapisan masyarakat merenungkan perjalanan yang telah ditempuh dan mengutarakan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pada tahun yang baru saja akan berlalu ini, sektor ekonomi daerah menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan meskipun menghadapi beberapa tantangan awal. Dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Kabupaten bandung berhasil meningkatkan omzetnya berkat program pendampingan dan akses pasar yang difasilitasi pemerintah daerah. Selain itu, pembukaan beberapa kawasan industri baru telah menyerap ribuan tenaga kerja lokal, memberikan kontribusi positif bagi penurunan angka pengangguran.

Di bidang infrastruktur, tahun 2025 menyaksikan penyelesaian proyek penting seperti Jalan Raya dan pengembangan sistem drainase yang mengurangi risiko banjir di beberapa wilayah rawan. Pemerintah kabupaten Bandung juga berhasil meningkatkan akses layanan publik dengan pembukaan tiga puskesmas baru dan lima sekolah negeri yang dilengkapi fasilitas modern.

Semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas warga Kabupaten bandung semakin terasa sepanjang tahun ini. ” Berbagai acara masyarakat, mulai dari festival budaya hingga lomba olahraga antar kelurahan,Desa, tidak hanya menghibur tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga. Seperti yang pernah disampaikan dalam salah satu pernyataan sebelumnya, bahwa “kita tidak hanya bertanding untuk menang, tapi juga menunjukkan kebersamaan warga Kabuoaten Bandung” nilai ini terus menjadi landasan dalam setiap kegiatan yang diadakan.

Namun, tantangan masih ada di depan. Masalah polusi udara pada musim kemarau dan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi fokus perbaikan yang perlu dipercepat. Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di daerah pedalaman masih perlu ditingkatkan agar lebih merata.

Menghadapi tahun 2026, Pengusaha Bedas H Dadang Sobara S.Kom.M.M menyampaikan komitmen untuk terus bekerja sama dengan seluruh pihak. “Kita telah menyusun program kerja yang terarah untuk tahun depan, dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Semua sudah disiapkan dengan baik, dan kita yakin bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya dalam penyampaian di akhir tahun.

Lebih lanjut, pengusaha bedas H Dadan juga mengungkapkan harapan positif. Berharap tahun baru akan membawa lebih banyak investasi, peluang kerja, serta kemajuan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas hidup seluruh warga. Acara perayaan pergantian tahun yang akan digelar di berbagai titik di Kabuapaten Bandung diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam meraih cita-cita bersama.

Dengan refleksi yang mendalam dan harapan yang penuh semangat, warga Kabupaten Bandung siap menyambut tahun 2026 sebagai babak baru dalam perjalanan menuju Kabupaten Bandung yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.”pungkasnya.

 

YS.

Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Gelar Aksi Nyata Penanaman Seribu Pohon di Mekarjaya, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Dalam rangka memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan mencegah potensi bencana alam di wilayah Mekarjaya, Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Kabupaten Bandung, menggelar aksi nyata penanaman seribu pohon di lahan kritis di Kaki Gunung Sangar,
Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Pada kamis 31/12/2025.

Kegiatan tersebut yang diisi oleh ratusan anggota KPS, kepala desa, warga lokal, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian ekosistem dan kesejahteraan warga.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Kabupaten Bandung, Alex Saepudin, yang menyampaikan bahwa aksi nyata penanaman pohon merupakan wujud komitmen Kelompok KPS terhadap program dalam menjaga lingkungan. “Kita sadar betapa pentingnya pohon bagi kehidupan kita. Selain menyediakan oksigen, pohon juga berperan sebagai penyerap air hujan, mencegah longsor, dan menyejukkan udara. Oleh karena itu, Kelompok KPS ini ingin memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan ini,” ujarnya ketua Alex dalam penyampaian ke awak media

Selain itu,ketua Alex Saepudin juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam pemeliharaan pohon yang telah ditanam. “Penanaman pohon bukan hanya sekadar ritual, tapi juga harus diikuti dengan perawatan yang baik. Kita harap warga sekitar dapat membantu menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh dengan sehat dan memberikan manfaat maksimal,” tambahnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak seribu bibit pohon berbagai jenis ditanam, antara lain pohon kayu manis, jabon,Nangka, beringin,sirsak,Jenis pohon yang dipilih disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan masyarakat, sehingga selain berfungsi sebagai pelindung lingkungan, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan.

Proses penanaman diikuti dengan antusias oleh semua peserta. Mereka bekerja sama membuka lubang, menanam bibit, menimbun tanah, dan menyiram air. Beberapa peserta juga membawa alat bantu sendiri, seperti cangkul dan ember, untuk mempercepat proses penanaman.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan yang disampaikan oleh Ketua Alex . ” Ketua Alex pun menjelaskan tentang dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan manusia dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya. Peserta juga diajarkan cara merawat pohon dengan benar, sehingga pohon dapat tumbuh dengan sehat.

Kepala Desa setempat Bah Oong, yang juga turut berpartisipasi dalam kegiatan, menyampaikan terima kasih kepada Komunitas Perhutanan Sosial (KPS) Kabupaten Bandung atas inisiatifnya. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh KPS. Lahan di kaki Gunung sangar, memang sebagian besar merupakan lahan kritis yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan penanaman pohon ini, diharapkan dapat mengurangi potensi bencana dan meningkatkan kualitas lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Warga lokal juga menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Siti, seorang warga Desa Mekarjaya, mengatakan bahwa dia senang melihat banyak orang yang terlibat dalam penanaman pohon. “Kita harap pohon-pohon ini tumbuh dengan cepat dan dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Selain itu, kegiatan ini juga membuat kita lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadi awal dari serangkaian upaya pelestarian lingkungan yang akan dilakukan oleh Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Kabupaten Bandung di wilayah lain. ” Ketua Alex Saepudin , menyampaikan bahwa KPS akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara, terutama dalam bidang lingkungan. “Kita akan terus melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pelestarian lingkungan. Semoga dengan adanya upaya ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sejahtera untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

 

 

Yans.

Lurah Muda Pasawahan Gandung Audi, Ukir Prestasi Gemilang : Sabet Juara 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Di tengah gemerlap Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Selasa (30/12/2025) malam, sorak sorai kebahagiaan membahana ketika nama Kelurahan Pasawahan dipanggil sebagai pemenang ketiga dalam Anugerah Sri Baduga.

Gandung Audi, Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, naik panggung menerima penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025.

Bukan sekadar penghargaan, tapi Kelurahan Pasawahan juga berhak menerima hadiah fantastis yakni uang hadiah sebesar Rp 6 miliar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan langsung mahkota juara ketiga itu kepada Gandung, Lurah muda yang baru lima bulan menjabat. Meski terbilang pendatang baru, Gandung mampu membuktikan diri sebagai pemimpin visioner.

“Alhamdulillah, meski baru lima bulan menjadi Lurah Pasawahan, tapi kami sudah bisa berprestasi di tingkat Jawa Barat. Ini semua berkat kerja keras tim dan dukungan warga Pasawahan,” ujar Gandung dengan mata berbinar.

Tak lupa, Lurah milenial itu juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan jajaran Pemkab Bandung terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Dayeuhkolot serta kerja keras jajaran Pemerintahan Kelurahan Pasawahan dan dukungan semua warga Pasawahan.

“Bisa meraih juara di tingkat provinsi dan menyisihkan 645 kelurahan lain se-Jawa Barat adalah kebanggaan tersendiri,” tambahnya.

Menurutnya, penilaian penghargaan ini berdasarkan inovasi serta penilaian berbagai bidang. Namun bagi Pasawahan Dayeuhkolot, merupakan sebuah kebanggaan tersendiri di tengah permasalahan banjir, ternyata masih mampu meraih prestasi.

Di balik kebanggaan akan prestasi bergengsi tersebut, Lurah Gandung tak lupa akan tantangan yang dihadapi Kelurahan Pasawahan. Banjir dan sampah masih menjadi momok yang menghantui.

“Dana Rp 6 miliar ini rencananya akan kami gunakan untuk mengatasi masalah banjir dan sampah. Kami akan berkolaborasi dengan Pentahelix Dayeuhkolot. Ini adalah komitmen kami untuk Pasawahan yang lebih baik,” ungkap Gandung.

Prestasi Kelurahan Pasawahan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi mampu membawa perubahan positif, bahkan di tengah keterbatasan.

Gandung berharap, keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa dan kelurahan lain di Jawa Barat untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Selain Kelurahan Pasawahan, untuk kategori desa, Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi juga berhasil menjadi Pinunjul Dua (Juara Kedua) Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar dan berhak mendapat hadiah Rp 7 miliar.

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengatakan hadiah itu akan digunakan untuk modal percepatan pembangunan dan kemajuan desa ke depannya.

“Kami sangat bersyukur bisa mengharumkan nama Kecamatan Cileunyi dan Kabupaten Bandung di tingkat provinsi. Semua ini tidak mungkin tercapai tanpa dedikasi dari setiap anggota tim pemerintahan desa dan partisipasi aktif seluruh masyarakat yang selalu mendukung setiap program pembangunan yang kami laksanakan,” ucap Hadian.

Hadiah yang diberikan tidak hanya berupa bantuan keuangan, tetapi juga akan didukung dengan program pendampingan dan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengoptimalkan potensi desa yang telah terbukti memiliki kapasitas unggul.

Program Gapura Sri Baduga bertujuan mendorong semangat kompetisi sehat antar desa dan kelurahan dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tingkat desa/kellurahan sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar 2025 ini diikuti oleh ratusan desa dan kelurahan se-Jawa Barat. Penilaian dilakukan melalui serangkaian tahapan yang ketat dan objektif oleh tim dewan juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi pembangunan dari berbagai bidang.

Pemenang dipilih berdasarkan capaian kinerja yang terukur, inovasi yang diterapkan, serta dampak positif.

 

 

Yans

Kelurahan Pasawahan Persembahkan Anugrah Penghargaan Gapura Sri Baduga untuk Kabupaten Bandung,Terus Berinovasi

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025 malam.

Pertama, penghargaan Desa Terbaik diraih oleh Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua).

Kemudian untuk kategori Kelurahan Terbaik diraih oleh Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan maupun Kelurahan Pasawahan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan dalam membangun desa dan kelurahannya.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan dan juara ketiga yang diraih Kelurahan Pasawahan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak sehingga Kelurahan Pasawahan bisa meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, Camat Dayeuhkolot dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, serta seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan atas dukungan dan kerjasamanya,” ujar Lurah Gandung.

Menurutnya, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kelurahan Pasawahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di seluruh wilayah Kelurahan Pasawahan.

“Kami tidak menyangka akan meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat. Ini adalah pencapaian luar biasa. Kami persembahan Anugerah ini untuk seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan,” kata Gandung Audi.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa dan kelurahan terbaik di Provinsi Jawa Barat.

Prestasi bergengsi ni diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memotivasi desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan pelayanan, pembangunan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.(**)

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.