YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bhabinkamtibmas Desa Cipada Polsek Cikalongwetan Brigadir Hary Purnama melaksanakan kegiatan monitoring pendistribusian makanan bergizi dari Dapur Yayasan Rona Sunyi Jagaddhita pada Senin (10/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Lembang Dano, Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Cipada Ukin Sudaryana, Kasi Trantibum Kecamatan Cikalongwetan Pipin Irawan, Sekretaris Desa Cipada, Koordinator Dapur MBG, Ahli Gizi Desa, Accounting Desa, serta pengurus dan petugas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pendistribusian makanan bergizi dilaksanakan secara serentak ke sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Desa Cipada. Menu yang disediakan antara lain nasi putih, chicken katsu, tahu goreng, dan sayur campur, disiapkan langsung oleh tim dapur MBG Desa Cipada.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan aman dan tepat sasaran.
“Polri, melalui Bhabinkamtibmas, hadir untuk memantau, membantu, dan memastikan kegiatan sosial seperti Program Makan Bergizi Gratis berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Deden.
Dengan adanya program tersebut, para siswa penerima manfaat merasa terbantu, sekaligus mengurangi kebiasaan jajan di luar sekolah. Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Dien Yoyo





















“Tugas adalah amanah dan kehormatan. Pomau harus berdiri tegak di atas prinsip kebenaran dan keadilan. Di situlah kehormatan dan harga diri prajurit Wira Waskita dijaga,” tegas Kasau.
Upacara tersebut diikuti secara daring oleh seluruh jajaran Pomau di Indonesia. Di Lanud Raden Sadjad Natuna, pelaksanaan upacara dipimpin oleh Dansatpomau Lanud RSA, Mayor Pom Chandra Putra Haryanto Hadiarta, S.T. Han., di Graha Serasan berlangsung hikmat.
Peninjauan latihan dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Mohamad Hasan, yang hadir bersama sejumlah pejabat tinggi TNI Angkatan Darat.
Latihan UST Terintegrasi menekankan kerja sama antar satuan tempur dalam pelaksanaan taktik pertempuran, menembak senjata berat, dan koordinasi lintas komando secara efektif di lapangan.
Natuna Dive Resort dikenal dengan keindahan laut biru dan panorama alam khas Natuna yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pada kesempatan tersebut, Danlanud RSA menyerahkan cinderamata kepada Ketua Tim BPK RI, Bapak Adianto Nugroho, sebagai bentuk penghargaan dan simbol keharmonisan dalam kerja sama antar lembaga.
Dalam sambutannya, Danlanud RSA menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim BPK RI dan pendamping dari Kementerian Pertahanan. Komandan mengatakan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola yang baik di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Disampaikannya bahwa, Pemeriksaan BPK mengacu pada Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (yang telah diubah dengan UU Nomor 3 Tahun 2025). Tujuan kegiatan ini adalah memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat, menilai efektivitas, serta memberikan rekomendasi peningkatan kinerja pertahanan.




Untuk memastikan seluruh prosedur berjalan aman, Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., langsung meninjau lapangan dan memimpin kesiapan personel di area bandara.
Pelayanan cepat dan tanggap dari jajaran Lanud RSA mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Natuna. Warga menilai langkah sigap yang dilakukan pihak Lanud menjadi contoh nyata pengabdian TNI AU dalam menjaga keselamatan penerbangan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di daerah perbatasan.
Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung sebelum pesawat mendarat di malam hari.
Penerbangan NAM Air tersebut mengalami keterlambatan akibat kendala teknis pada armada sebelumnya. Pesawat rute Batam-Natuna yang semestinya tiba sore hari, baru dapat mendarat malam harinya dan kembali bertolak menuju Batam pada pukul 23.46 WIB.

Ibadah syukur dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti oleh jemaat GPIB Ranai Lanud RSA bersama keluarga besar Lanud Raden Sadjad, Skadron Udara 52, Satrad 201 Ranai dan Denhanud 477 Korpasgat.
“Semoga Tuhan senantiasa menyertai langkah kita semua dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Danlanud RSA.