Pangan Murah Diserbu Warga Serasan, Stok Ludes Hanya Dalam Hitungan Jam

NATUNAYUTELNEWS.com || Antusiasme warga Kecamatan Serasan dan Serasan Timur terlihat tinggi saat kegiatan penyediaan bahan pangan murah digelar di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut langsung dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menghadirkan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Warga tampak berbondong-bondong datang untuk membeli sejumlah bahan pangan yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang beredar di pasaran.

Kehadiran program pangan murah tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan Ramadhan. Sejumlah warga terlihat antre dengan tertib untuk memperoleh bahan pokok yang disediakan.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian aparat kepolisian bersama pihak terkait dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau serta membantu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Serasan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut disediakan berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta telur. Seluruh bahan pangan tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, serta telur Rp56.000 per papan.

Tingginya minat masyarakat membuat seluruh stok bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual sebelum kegiatan berakhir. Bahkan dalam waktu kurang dari dua jam sejak dimulai, hampir seluruh bahan pokok yang tersedia sudah ludes dibeli warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap berjalan aman, tertib dan kondusif. Personel yang bertugas juga memastikan jalannya kegiatan berjalan lancar serta masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan baik.

Kegiatan penyediaan pangan murah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran aparat di tengah masyarakat, sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Kecamatan Serasan dan sekitarnya.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews com

Polsek Serasan Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Bahan Pokok di Bulan Ramadhan

NATUNAYUTELNEWS.com || Upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan kembali dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Natuna. Kali ini, Polsek Serasan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H, bersama personel Polsek Serasan. Turut hadir pula unsur pemerintah kecamatan, Bhayangkari, serta masyarakat dari Kecamatan Serasan dan Serasan Timur yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi warga selama bulan Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Serasan dan sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut, berbagai bahan pokok disediakan untuk masyarakat, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta telur. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, serta telur Rp56.000 per papan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi sejak awal kegiatan dimulai. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat.

Bahkan, seluruh stok bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual sebelum kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Aparat kepolisian bersama unsur terkait juga memastikan kegiatan berjalan lancar serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Kabupaten Natuna.

(Bani)

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan Warga Cipelah Tuntaskan 82 Persen Pembangunan Jalan Beton

BANDUNGYUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan antara anggota Satgas TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan warga Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, terus menggelora meski di tengah suasana Ramadan. Pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter kini telah mencapai progres 82,3 persen.

Pada Senin (02/03/2026), sejak pukul 08.00 WIB, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pemasangan bekisting dan perataan beskos di Kampung Simpang Babakan Garut, Desa Cipelah. Pekerjaan difokuskan pada titik 100 hingga 200 meter sebagai bagian dari tahapan pengecoran jalan.

Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-127, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kekompakan antara prajurit dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini jalan beton yang telah terealisasi mencapai 1.254 meter dari total target 1.500 meter.

“Meski menjalankan ibadah puasa, semangat gotong royong tidak surut. Justru kebersamaan ini semakin mempererat hubungan TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa,” ungkapnya.

Program TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Implementasi tema tersebut terlihat nyata dalam kolaborasi pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pembangunan jalan beton ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Desa Cipelah yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani.

Dengan progres yang terus menunjukkan peningkatan signifikan, Satgas TMMD optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Jalan yang hampir rampung ini diyakini menjadi langkah awal perubahan positif bagi Desa Cipelah dan wilayah sekitarnya.

(Yans.)

Apel Pagi Lanud RSA Natuna Tegaskan Kesiapsiagaan dan Integritas Prajurit

NATUNAYUTELNEWS.com
Kepala Dinas Operasi Lanud Raden Sadjad (Kadisops Lanud RSA) Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., menyampaikan penekanan Komandan Lanud Raden Sadjad pada apel pagi di Base Ops, Lanud RSA Natuna, Kab. Natuna, Provinsi Kepri, Senin (2/3/2026).

Komandan Lanud RSA Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaksanakan tugas jaga pangkalan selama 24 jam demi menjaga keamanan lingkungan satuan.

Peringatan keras disampaikan terkait penyalahgunaan narkoba. Pimpinan menegaskan bahwa narkoba merupakan pelanggaran serius dan tidak boleh didekati oleh personel Lanud RSA dalam bentuk apa pun.

Selanjutnya personel juga diminta menjaga kebersihan lingkungan kerja dan rumah dinas, serta mengembangkan apotek hidup sebagai bagian gaya hidup sehat keluarga anggota satuan.

Arahan ditutup dengan pesan agar seluruh personel tetap menjaga semangat pengabdian, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menjaga wilayah udara perbatasan NKRI. 

(Bani)

Sinergitas Polsek Pondok Gede dan Jajaka Jatiwaringin Antisipasi Kenakalan Remaja Saat Sahur Ramadhan 1447 H, Tanpa Keterlibatan Satpol PP.

KOTA BEKASIYUTELNEWS.com || Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H terlihat nyata di wilayah Jatiwaringin. Dalam upaya mengantisipasi kenakalan remaja saat malam hingga menjelang sahur, Polsek Pondok Gede menggandeng Jajaka Jatiwaringin untuk turun langsung menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Pondok Gede, Bambang, memimpin patroli sahur bersama jajaran personel kepolisian.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Jatiwaringin Bripka Wardoyo, Kanit Binmas Iptu Prasetyo, serta Kanit Lantas AKP Parlan, bersama anggota lainnya.
Patroli menyasar sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari.

Fokus utama adalah mencegah potensi tawuran, balap liar, penggunaan petasan berlebihan, serta konvoi kendaraan yang dapat mengganggu ketenangan warga yang tengah beristirahat dan mempersiapkan sahur.

Dengan pendekatan humanis dan dialogis, aparat bersama pemuda memberikan imbauan agar para remaja tidak terlibat dalam aktivitas negatif. Kehadiran polisi yang bersinergi dengan elemen pemuda ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Menariknya, dalam kegiatan patroli sahur tersebut tidak terlihat keterlibatan anggota Satpol PP. Seluruh pengamanan sepenuhnya dilakukan oleh jajaran Polsek Pondok Gede bersama Jajaka Jatiwaringin.

Hal ini menunjukkan kesiapan serta komitmen kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah secara mandiri dan solid.
Warga menyambut positif langkah cepat tersebut. Banyak orang tua merasa lebih tenang karena aparat aktif melakukan pengawasan di jam-jam rawan.

Di sisi lain, keterlibatan Jajaka Jatiwaringin menjadi contoh bahwa pemuda dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan kondusif.

Melalui sinergitas yang kuat dan patroli rutin selama bulan suci, Polsek Pondok Gede berharap potensi kenakalan remaja dapat ditekan secara signifikan. Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang menjaga harmoni sosial.

Dengan kebersamaan dan komitmen yang terbangun, malam-malam sahur di Pondok Gede diharapkan tetap aman, tertib, dan penuh keberkahan sepanjang Ramadhan 1447 H.

(Wowo)

Setiap Ramadan Polsek Pondok Gede Hadir Saat Sahur, Peran Satpol PP Pondok Gede Kembali Jadi Sorotan.

KOTA BEKASIYUTENEWS.com || Setiap datangnya bulan suci Ramadan, pola pengamanan wilayah di Pondok Gede seakan berulang.

Saat masyarakat terlelap dan waktu sahur semakin dekat, aparat kepolisian justru mulai bergerak menyisir jalanan dan lingkungan permukiman.

Polsek Pondok Gede melalui para Bhabinkamtibmasnya konsisten hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tahun demi tahun tanpa jeda.

Di bawah koordinasi Polres Metro Bekasi Kota, patroli dini hari digelar bersama Mitra Polri Pamwil dan Linmas Jati Cempaka. Titik-titik rawan tawuran remaja, konvoi motor liar, hingga gangguan ketertiban umum menjadi perhatian utama.

Pendekatan yang dilakukan bukan sekadar pembubaran, melainkan dialogis dan persuasif, agar potensi konflik bisa dicegah sebelum membesar.
Warga merasakan langsung dampaknya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah sunyi malam Ramadan memberi rasa aman yang nyata.

Mereka tidak hanya datang ketika ada kejadian, tetapi aktif mencegah, menegur dengan bijak, serta membangun komunikasi dengan para orang tua dan tokoh masyarakat.
Namun refleksi tahunan juga kembali mencuat.

Sebagai unsur penegak Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kota Bekasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pondok Gede dinilai belum terlihat maksimal dalam pengamanan sahur. Dari tahun ke tahun, sebagian warga menilai keterlibatan Satpol PP dalam patroli terpadu masih minim.
Kesan “alergi” turun ke tengah masyarakat pun muncul dalam perbincangan warga.

Padahal, tugas menjaga ketertiban umum dan menegakkan Perda merupakan mandat yang melekat pada Satpol PP sebagai perangkat daerah. Momentum Ramadan, yang setiap tahunnya menghadirkan potensi gangguan kamtibmas di jam rawan, seharusnya menjadi ruang kolaborasi lintas instansi.

Polsek Pondok Gede bersama Pamwil dan Linmas Jati Cempaka telah menunjukkan konsistensi kehadiran setiap sahur Ramadan.

Kini publik berharap ada sinergi yang lebih utuh, agar seluruh unsur pemerintah daerah turut hadir secara nyata.
Karena pada akhirnya, keamanan bukan sekadar kewenangan struktural, melainkan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Ramadan datang setiap tahun, dan harapan warga pun tetap sama: seluruh aparat, tanpa terkecuali, berdiri bersama menjaga ketenangan sahur dan menciptakan kamtibmas yang benar-benar kondusif.

(Wowo / YB)

Polsek Pondok Gede Selalu Hadir Beda atas Peran Satpol PP sebagai Penegak Perda Kota Bekasi.

YUTELNEWS.comKOTA BEKASI ||Ramadhan selalu menjadi momentum introspeksi, bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi institusi yang mengemban amanah publik.

Saat masyarakat terbangun menjelang sahur, berharap suasana tenang dan aman, aparat keamanan pun menjalankan tugasnya menjaga ketertiban lingkungan.
Di wilayah Jatirahayu dan sekitarnya, Bhabinkamtibmas Polsek Pondok Gede di bawah naungan Polres Metro Bekasi Kota, Aipda Putra bersama Linmas, konsisten hadir di tengah masyarakat. Patroli dini hari, pemantauan titik rawan, hingga pendekatan dialogis kepada remaja menjadi langkah nyata mencegah potensi tawuran dan gangguan kamtibmas saat sahur.
Kehadiran itu bukan simbolis.

Warga melihat langsung upaya yang dilakukan, merasakan dampaknya, dan memberikan apresiasi. Dalam sunyi malam Ramadan, langkah-langkah patroli menjadi bukti bahwa keamanan adalah kerja nyata, bukan sekadar wacana.
Namun refleksi publik tak berhenti di sana.

Sebagai unsur penegak Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kota Bekasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memiliki mandat jelas dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Peran tersebut bukan hanya administratif, melainkan operasional di lapangan.

Sebagian warga Pondok Melati mempertanyakan sejauh mana keterlibatan Satpol PP dalam pengamanan sahur selama Ramadhan.

Mereka menilai, sebagai penegak Perda Kota Bekasi, Satpol PP seharusnya menjadi bagian aktif dalam patroli terpadu, terutama pada momentum rawan seperti dini hari menjelang sahur.

Istilah “mandul” yang beredar di tengah masyarakat lebih mencerminkan rasa kecewa atas ekspektasi yang belum terpenuhi.

Bukan semata-mata serangan, tetapi cermin harapan agar seluruh unsur pemerintah kota hadir secara nyata dan terkoordinasi.

Ramadan mengajarkan nilai tanggung jawab dan evaluasi diri. Jika satu unsur telah bergerak, maka unsur lainnya diharapkan tidak absen.

Keamanan lingkungan bukan hanya domain kepolisian atau Linmas, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh perangkat pemerintah daerah.

Sebagai penegak Perda Pemerintah Kota Bekasi, Satpol PP memiliki posisi strategis dalam memastikan aturan berjalan dan ketertiban terjaga.

Masyarakat tentu berharap ada sinergi yang lebih kuat, kehadiran yang lebih terasa, dan langkah konkret yang menjawab kebutuhan warga.

Karena pada akhirnya, rasa aman bukan dibangun dari struktur jabatan, melainkan dari keberanian untuk hadir dan bertindak.

Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama—agar keamanan dan ketertiban bukan hanya slogan, tetapi kenyataan yang dirasakan setiap warga Kota Bekasi.

{Wowo / YB}

Danlanud RSA Terima Lukisan Pesawat, Camar Family Abadikan Tugas Udara di Natuna

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menerima cinderamata dari Camar Family Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (28/2/2026).

Penyerahan berlangsung di Gedung Graha Serasan Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Komandan didampingi Kadisops Lanud RSA Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., saat menerima cinderamata tersebut.

Cinderamata itu menjadi wujud penghargaan serta kenangan atas kebersamaan selama pelaksanaan tugas dan penerbangan di Natuna, di wilayah Laut Sakti Rantau Bertuah yang sarat nilai historis dan strategis.

Lukisan menggambarkan pesawat Boeing 737 TNI AU nomor registrasi AI-7302 terbang di atas runway Lanud RSA dengan latar hanggar dan Gunung Ranai, ketika menjalankan patroli wilayah udara perbatasan utara NKRI.

Cinderamata diserahkan langsung oleh Kapten Pnb L. Brianntyo P didampingi para penerbang Skadron Udara 5. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antar satuan.

(BANI)

Gegas Perangi TPPO, Polda Kepri Konsolidasi Total Gugus Tugas 2026

BATAMYUTELNEWS.com ||Polda Kepri mengintensifkan penguatan sinergi lintas sektor melalui Workshop Penguatan Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2026. Kegiatan strategis tersebut digelar di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Rabu (25/2/2026), sebagai langkah akseleratif memperkokoh sistem pencegahan dan penindakan TPPO di wilayah perbatasan.

Workshop menghadirkan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., jajaran Pejabat Utama Polda Kepri, unsur DPRD Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi, serta elemen masyarakat sipil. Forum ini menjadi momentum konsolidasi, evaluasi kinerja, dan sinkronisasi kebijakan dalam memperkuat implementasi regulasi pemberantasan TPPO.

Dalam paparannya, unsur Pemerintah Provinsi menegaskan bahwa TPPO merupakan kejahatan transnasional dan pelanggaran HAM serius yang memerlukan respons komprehensif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan regulasi daerah dan optimalisasi Gugus Tugas menjadi instrumen kunci dalam mempersempit ruang gerak pelaku.

Data Simfoni PPA Tahun 2025 mencatat 185 perempuan menjadi korban kekerasan. Fakta ini menjadi alarm kolektif bahwa perlindungan perempuan dan anak harus diperkuat melalui pendekatan preventif, represif, dan rehabilitatif secara simultan. Unit PPA Polda Kepri terus menjadi leading sector dalam penanganan kasus.

Wakapolda Kepri menegaskan bahwa posisi strategis Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan dan hub internasional menghadirkan peluang sekaligus kerentanan. Karena itu, penanganan TPPO harus dilakukan secara sistematis, terukur, dan berbasis kolaborasi multipihak.

“Komitmen kami jelas dan progresif. Sinergi tidak boleh simbolik, tetapi harus implementatif. Penegakan hukum tegas berjalan beriringan dengan edukasi publik, pengawasan ketat, dan deteksi dini,” tegasnya.

Melalui penguatan Gugus Tugas TPPO 2026, diharapkan terbangun orkestrasi kerja yang solid, responsif, dan adaptif guna mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, humanis, dan zero tolerance terhadap perdagangan orang.

Secara terpisah, Kabidhumas Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 dan aplikasi Polri Super Apps sebagai kanal pengaduan cepat dan transparan.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Sinergi Strategis Kapolda Kepri–DJP, Perkuat Penegakan Hukum dan Jaga Stabilitas Investasi

BATAMYUTELNEWS.com || Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kepulauan Riau, Mekar Satria Utama, Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut menegaskan penguatan sinergi lintas sektoral dalam mendukung penegakan hukum perpajakan sekaligus menjaga stabilitas investasi di wilayah Kepulauan Riau.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kapolda Kepri itu turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Kepri serta pejabat struktural Kanwil DJP Kepri. Pembahasan difokuskan pada konsolidasi kelembagaan, penguatan koordinasi teknis, serta optimalisasi penerimaan negara melalui langkah penegakan hukum yang profesional dan akuntabel.

Kakanwil DJP Kepri menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum merupakan elemen strategis dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan. Sinergitas yang solid dinilai mampu memperkuat kepastian hukum dan menciptakan iklim usaha yang sehat di daerah dengan dinamika pertumbuhan investasi yang tinggi.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa Kepulauan Riau sebagai kawasan strategis ekonomi dan wilayah perbatasan membutuhkan stabilitas kamtibmas yang terjaga secara berkelanjutan. Soliditas antarinstansi, menurutnya, menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan investor serta mendukung akselerasi pembangunan daerah.

“Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam memastikan stabilitas keamanan dan kepastian hukum tetap terjaga,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester M.M. Simamora, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa dukungan terhadap Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) perpajakan selama ini telah berjalan melalui mekanisme pendampingan sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusional dalam menjamin proses penegakan hukum berlangsung profesional, proporsional, dan akuntabel.

Pertemuan berlangsung konstruktif dan menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi strategis, menjaga stabilitas keamanan daerah, serta mendorong optimalisasi penerimaan negara di Provinsi Kepulauan Riau.

{Red:Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Pembinaan Rohani Rutin, Lanud RSA Perkuat Karakter dan Integritas Personel

NATUNAYIYELNEWS.com || Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) melaksanakan kegiatan pembinaan rohani rutin, Rabu (25/2/2026), sebagai bagian dari penguatan mental, ideologi, dan disiplin prajurit di wilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah di Masjid Mina Lanud RSA yang dipimpin langsung Komandan Lanud RSA, Onesmus Gede Rai Aryadi, serta diikuti para kepala dinas, pejabat staf, dan seluruh personel. Pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan khidmat sebagai wujud pembinaan spiritual berkelanjutan di lingkungan satuan.

Dalam tausiyahnya, Kasi Base Ops Lanud RSA Kapten Lek Basori menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta mengamalkan sholat sunnah sebagai fondasi pembentukan moral dan etika prajurit. Pesan tersebut menjadi bagian dari internalisasi nilai-nilai keimanan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Sementara itu, Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., menyampaikan keutamaan dua rakaat sebelum Subuh yang memiliki nilai spiritual tinggi, kemudian memimpin doa bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Pada waktu bersamaan, personel Nasrani melaksanakan ibadah di Ruang Rapat Mako, sedangkan personel Hindu beribadah di Aula RSAU Lanud RSA. Kegiatan lintas agama tersebut berlangsung selaras dan kondusif, mencerminkan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman di lingkungan TNI AU.

Melalui agenda rutin ini, Lanud RSA menegaskan komitmennya dalam membangun karakter, integritas, dan soliditas personel sebagai bagian dari pembinaan satuan yang profesional, modern, dan humanis.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

Lanud Raden Sadjad Natuna Gelar Sholat Dhuha dan Ibadah Lintas Agama

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Sebagai bagian pembinaan mental dan ideologi, Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) menggelar kegiatan rutin Rabu pagi berupa Sholat Dhuha di Masjid Mina Lanud RSA, Kab. Natuna, Provinsi Kepri, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan diikuti Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., para Kepala Dinas, pejabat, serta personel melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

Dalam tausiyah singkat seusai sholat, Kasi Base Ops Lanud RSA Kapten Lek Basori mengajak personel memperbanyak membaca Al Quran dan mengerjakan sholat sunnah sebagai bekal pembinaan diri.

Pada kesempatan tersebut, Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., menambahkan keutamaan dua rakaat sebelum Subuh yang bernilai lebih baik dari dunia dan seisinya, kemudian dilanjutkan memimpin doa bersama.

Personel Nasrani melaksanakan ibadah di Ruang Rapat Mako, sementara personel Hindu beribadah di Aula RSAU Lanud RSA. Kegiatan pembinaan rohani dilaksanakan sesuai keyakinan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, pembinaan rohani dilaksanakan secara menyeluruh sesuai keyakinan masing-masing guna membangun karakter dan integritas personel.

{BANI}

Pold Riau Resmi Tutup Pelatihan Tim RAGA Gelombang II Tahun 2026

Pekanbaruyutelnews.com ||
Polda Riau resmi menutup Pelatihan Tim RAGA Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan penutupan pelatihan tersebut dipimpin oleh Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso dan dihadiri oleh KA SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman, serta para Pejabat Utama Polda Riau. Bertempat di lapangan SPN Polda Riau. Sabtu (14/2/2026)

Pelatihan Tim RAGA Gelombang kedua berlangsung sejak 9 Februari hingga 14 Februari 2026 dengan komposisi pelatihan 30 persen teori dan 70 persen praktik. Materi yang diberikan meliputi sosialisasi KUHP, penggunaan kekuatan, teknik penangkapan, pertolongan pertama gawat darurat, hingga pertempuran jarak dekat.

Irwasda Polda Riau menegaskan bahwa dinamika keamanan di Provinsi Riau menunjukkan kecenderungan meningkatnya potensi gangguan Kamtibmas, mulai dari kejahatan jalanan, kenakalan remaja, hingga premanisme. Oleh karena itu, pembentukan Tim RAGA menjadi langkah strategis sebagai respons terhadap tantangan tersebut.

“Polri tidak hanya menjadi penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan sosial yang positif. Tim RAGA dibentuk sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi kehidupan sosial masyarakat secara nyata,” tegas Kombes Prabowo.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dan kebijaksanaan dalam penegakan hukum. Menurutnya, penegakan hukum harus berorientasi pada perlindungan masyarakat dan pencegahan kerusakan sosial, bukan sekadar pembalasan. Prinsip proporsionalitas menjadi landasan utama dalam setiap tindakan personel di lapangan.

Sementara itu, KA SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Riau. Gelombang pertama diikuti 231 personel dan gelombang kedua 244 personel. Dengan demikian, total 475 personel Tim RAGA telah terlatih dan siap diterjunkan.

“Diharapkan Tim RAGA dapat bergerak efektif dalam menekan angka street crime yang meresahkan masyarakat. Kehadiran 475 personel ini merupakan langkah nyata dan respons strategis Polda Riau dalam memberikan rasa aman kepada seluruh warga,” ujar Kombes Indra Duaman.

Menjelang bulan suci Ramadhan, keberadaan Tim RAGA diharapkan semakin memperkuat upaya preventif dan responsif dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Riau dan Kota Pekanbaru.

Selain upaya preventif dan responsif yang dilakukan Tim RAGA, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila melihat, mendengar, maupun mengalami tindak pidana atau gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat Kepolisian melalui call center 110.

Layanan 110 dapat diakses secara gratis selama 24 jam dan terintegrasi dengan jajaran Polda Riau. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas terdekat guna memastikan respons cepat dan tepat di lapangan.

Partisipasi aktif masyarakat melalui pelaporan dini diharapkan dapat membantu mencegah meluasnya gangguan keamanan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.|| AS

*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

Satgas Preemtif Turun ke Jalan, Polres Kuansing Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas Lewat Edukasi Humanis

YUTELNEWS.com | KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka Operasi Keselamatan Lancang Kuning (LK) 2026, Satgas Preemtif Polres Kuantan Singingi menggelar kegiatan sosialisasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat di Jalan Proklamasi, Teluk Kuantan. Sekitar pukul 09.30 WIB. Rabu (11/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut diisi dengan pembagian brosur dan leaflet, pemasangan stiker keselamatan, serta penyampaian edukasi langsung kepada para pengendara dan masyarakat. Operasi Keselamatan LK 2026 sendiri dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.

Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi. Tujuannya agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan semata karena takut ditilang,” ujar AKP Siswoyo.

Ia menegaskan, keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polres Kuansing berharap tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Preemtif memberikan imbauan agar pengendara selalu melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm standar SNI, memakai sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain terciptanya budaya tertib berlalu lintas, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melengkapi komponen berkendara, serta menurunnya angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas (laka lantas), dan fatalitas di wilayah hukum Polres Kuansing.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk bersama-sama mendukung Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” tutup AKP Siswoyo.

Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, Polres Kuansing berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Negeri Jalur tersebut.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

 

 

(Desi Kabiro)

Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 Digelar di Desa Cipelah Rancabali

YUTELNEWS.com | Kab.Bandung – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka melalui upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Putra Padjadjaran, Gunung Leutik, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung,pada Selasa (10/02/2026).

Upacara pembukaan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. selaku Inspektur Upacara, dan dihadiri sekitar 450 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari wilayah teritorial Kodim 0624/Kabupaten Bandung, sebagai wujud nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan desa.

– Dihadiri Pejabat TNI-Polri dan Forkopimda
Sejumlah pejabat penting hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Waaster Kasdam III/Siliwangi Letkol Inf Suryanto, Dandim 0624/Kab. Bandung Letkol Kav Samto Betah, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, unsur Korem 062/TN, Polresta Bandung, Lanud Sulaiman, Kejari Bale Bandung, Sekda Kabupaten Bandung, jajaran OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta organisasi pendukung lainnya.

– Susunan Upacara Berlangsung Khidmat
Upacara pembukaan TMMD Reguler ke-127 diawali dengan laporan Perwira Upacara, penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara, penyematan tanda peserta, penyerahan alat kerja secara simbolis, hingga penandatanganan berita acara penyerahan program TMMD.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan menyanyikan Mars dan Hymne Siliwangi, pembacaan doa, serta laporan akhir Komandan Upacara.

Dukungan Konkret Pemerintah Daerah
Dalam rangkaian kegiatan TMMD, Pemerintah Kabupaten Bandung turut memberikan pendampingan melalui penyerahan bantuan simbolis dari berbagai OPD, antara lain program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), bantuan benih dan pakan lele, alat olahraga, APE PAUD, bantuan domba, beras dan mie instan, pemberian makanan tambahan, hingga penanaman bibit pohon dari DLH.

Selain itu, dilakukan pemotongan tumpeng dalam rangka HUT ke-6 Kodim 0624/Kabupaten Bandung Tahun 2026, peninjauan UMKM, layanan One Day Service, serta peninjauan langsung ke lokasi sasaran TMMD.

Dalam amanatnya, Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna menyampaikan bahwa TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang sejalan dengan kebijakan Pemkab Bandung menjadikan desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Ia menegaskan, TMMD memiliki nilai strategis karena dilaksanakan secara terintegrasi, kolaboratif, dan melibatkan masyarakat secara langsung, tidak hanya pada pembangunan fisik tetapi juga penguatan nilai gotong royong.

“Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar melalui APBD untuk mendukung TMMD dan Karya Bakti TNI di sembilan desa fokus,” ujarnya.

Khusus di Desa Cipelah, sasaran utama TMMD berupa pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 sentimeter, yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ekonomi, mendukung sektor pertanian, serta pariwisata lokal.

Bupati Bandung juga berpesan agar seluruh pihak yang terlibat melaksanakan TMMD dengan penuh dedikasi, profesional, dan tanggung jawab, mengutamakan keselamatan kerja, serta menjaga semangat gotong royong agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

 

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.