You Tell News

BPBD Kota Payakumbuh Mengikuti Pelatihan Peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.

YUTELNEWS.com – Lima Puluh Kota Sebanyak 50 relawan dari Kelompok Siaga Bencana (KSB), Tagana, ORARI, RAPI, PMI dan personil BPBD Kota Payakumbuh mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.

Pelatihan yang berlangsung di Lembah Mangkisi, Nagari Balai Panjang, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 18-20 Desember 2024 ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan para relawan dalam menghadapi potensi bencana yang terus mengintai wilayah Sumatra Barat khususnya Payakumbuh.

Pj. Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno mengapresiasi para relawan yang tanpa pamrih telah mengabdikan diri untuk masyarakat.

Ia menilai, peran relawan sangat penting sebagai garda terdepan dalam respons cepat terhadap bencana, meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.

“Menjadi relawan bencana adalah panggilan jiwa yang mulia. Pemerintah hadir memberikan bekal agar para relawan semakin tanggap, tangkas, dan tangguh melindungi masyarakat saat bencana melanda,” kata Pj. Wako Suprayitno saat membuka kegiatan, Kamis (19/12/2024).

Lebih lanjut, Suprayitno menekankan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dari semua pihak.

Ia berharap pelatihan ini dapat memotivasi para relawan untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dan menyebarkan semangat kesiapsiagaan di tengah masyarakat.

“Saya berharap relawan dapat menjadi penggerak kesadaran di masyarakat. Dengan kesiapan yang baik, kita dapat meminimalkan dampak dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ucapnya.

Selain itu, Suprayitno mengingatkan masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengenali dan mengantisipasi potensi bencana.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam pelatihan dan kegiatan mitigasi adalah langkah awal menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kami ingin masyarakat lebih memahami potensi risiko di sekitar mereka dan ikut terlibat dalam pelatihan. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan Payakumbuh yang lebih aman dan tangguh,” ujarnya.

Dengan tantangan bencana alam yang kian meningkat, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan menjadi kunci menghadapi segala risiko.

“Kami percaya pelatihan ini akan berdampak besar bagi kesiapsiagaan masyarakat Payakumbuh. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan warga dengan kesiapan dan kerja sama yang lebih baik,” tutup Suprayitno.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Erizon, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis para relawan dalam berbagai aspek penanggulangan bencana.

Materi yang diberikan meliputi teknik penyelamatan, penggunaan peralatan, dan strategi evakuasi yang efektif.

Ia berharap para relawan dapat menjadi ujung tombak yang andal dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

“Relawan adalah ujung tombak dalam mitigasi dan respons bencana. Mereka harus terampil secara teknis untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” jelasnya.

Dede (52), salah satu peserta pelatihan, membagikan kisah inspiratifnya. Ia sudah terlibat menjadi relawan sejak kecil, membantu evakuasi warga dari daerah rawan banjir di antara dua sungai yang sering meluap.

Bagi Dede, menjadi relawan adalah panggilan hati untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. “Bagi saya, ini adalah panggilan jiwa. Menjadi relawan adalah cara saya membantu masyarakat saat mereka membutuhkan,” katanya.

Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak relawan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
( MAHWEL )

Pj.Wali Kota Payakumbuh Suprayitno Mewisuda 105 Orang Warga Lanjut Usia Lansia

YUTELNEWS.com – Payakumbuh Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Suprayitno mewisuda 105 orang warga Lanjut Usia (Lansia) dari program sekolah lansia di Aula Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (19/12/2024).

“Alhamdulillah hari ini kita mewisuda 105 orang Lansia dari Program Sekolah Lansia yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN yang diselenggarakan DP3AP2KB Kota Payakumbuh,” kata Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno.

Ia mengatakan bahwa 105 orang lansia yang diwisuda tersebut berasal dari lima sekolah lansia yang tersebar di tiga Kecamatan di Kota Payakumbuh, yakni tiga sekolah lansia di Kecamatan Payakumbuh Barat tepatnya di Kelurahan Subarang Batuang, Padangtinggi Piliang dan Nunang Dayabangun.

Selanjutnya satu sekolah lansia di Kecamatan Payakumbuh Selatan yakni Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, dan terakhir sekolah lansia di Kelurahan Parambahan Kecamatan Lamposi Tigo Nagori .

“Sekolah lansia ini bertujuan untuk memberdayakan lansia, memberikan pengetahuan, dan keterampilan yang bermanfaat sehingga para lansia kita dapat terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, meskipun telah memasuki usia senja,” ungkapnya.

Suprayitno mengatakan melalui proses belajar bagi Lansia ini menunjukkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk terus belajar dan menuntut ilmu.

Diharapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kualitas hidup serta kebahagiaan di hari-hari mendatang.

“Dilihat pada situasi yang terjadi sekarang, lansia di indonesia menghadapi berbagai tantangan, antara lain dalam hal akses terhadap layanan kesehatan, dukungan sosial, dan stabilitas ekonomi, terutama di daerah pedesaan,” katanya.

Untuk itu, sambungnya program-program pemerintah dalam hal membantu memenuhi kebutuhan lansia akan terus dikembangkan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam mendukung kualitas hidup lansia lebih baik.

“Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal yang membawa bapak/ibu menuju hal-hal yang lebih baik dan lebih bermanfaat. teruslah berkarya dan berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I yang juga Plt Kadis P3AP2KB, Dafrul Pasi menyampaikan jumlah Lansia di Kota Payakumbuh berdasarkan data dari BPS tahun 2023 sebanyak 16.270 atau sebesar 11,23 persen.

“Pada tahap pertama ini di Kota Payakumbuh dilaksanakan di 3 kecamatan. Harapan akhir dari sekolah lansia ini yaitu para Siswa Lansia ini dapat menjadi lansia yang SMART yakni sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermanfaat,” katanya.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Sekretaris BKKBN Provinsi Sumatera Barat Nova Dewita, Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, Camat Payakumbuh Selatan Resti Desmila, Camat Payakumbuh Utara Jhonny Parlin, Camat Lamposi Tigo Nagori Diki Engla dan Lurah. ( MAHWEL )

Pj. Wali Kota Suprayitno: Inspektur Upacara Sekaligus Membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia

YUTELNEWS.com – Payakumbuh Pelaksanaan Upacara peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-76 yang digelar Pemko Payakumbuh di halaman Balai Kota Payakumbuh pada Kamis (19/12/2024) berlangsung khidmat.

Pj. Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam amanatnya, Suprayitno menyampaikan bahwa Hari Bela Negara merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Hal ini mengacu pada sejarah Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948, yang menjadi tonggak berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi.

“Deklarasi PDRI menunjukkan ketangguhan bangsa Indonesia dalam menjaga kemerdekaan dan kedaulatan. Keberadaan PDRI juga menjadi sinyal kuat bagi dunia bahwa Republik Indonesia tetap eksis meski menghadapi tekanan luar biasa,” kata Pj. Wako Suprayitno.

Bupati Minta Berikan yang Terbaik Untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi di Hari PU Ke -79

YUTELNEWS.com | SUKABUMI, – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengajak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi, di usia yang telah menginjak ke-79 tahun ini, di Grend Sulanjana, kamis (19-12-2024).

“79 tahun merupakan usia yang sudah menguasai bayak pengalaman,PU pun bisa berkiprah memberikan yang terbaik untuk masyarakat kabupaten sukabumi saat menghadiri Puncak Acara Hari Bakti PU Ke-79 .

”Bupati sukabumi Drs. H.Marwan Hamami MM infrastruktur menjadi hal yang paling penting, Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian yang lebih. Apalagi infrastruktur menjadi yang paling diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Hal itupun termasuk irigasi Di mana, irigasi harus benar-benar dirawat dan dipelihara, Tugas PU harus benar-benar memelihara jaringan irigasi, Kita dituntut untuk swasembada pangan,Salah satu pendukungnya ialah irigasi yang harus baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut,bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami MM. pun berterima kasih kepada seluruh jajaran DPU. Sebab, dinas tersebut telah membantu perjalanan kepemimpinannya selama ini.

“Terima kasih telah membantu selama ini. Mungkin ini tahun terakhir saya di sini. Sebab di Hari Bhkati PU berikutnya, saya sudah tidak menjabat bupati lagi. Selamat Hari Bhakti PU, semangat untuk terus berkarya bagi negeri ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kabupaten Sukabumi Drs. H. Dede Rukaya MM, mengatakan,Hari Bhkati PU kali ini dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, Hal itu seperti bedah rumah, pembersihan bahu jalan dan irigisasi, serta berbagai aktivitas lainnya.

“Di kondisi Kabupaten Sukabumi yang sedang berduka akibat bencana, perayaan tahun ini tidak menerima ucapan melalui karangan bunga. Namun diarahkan dengan gerakan donasi kemanusiaan bagi korban bencana Alam, Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan berbagai penyerahan penghargaan dan santunan,”Pungkasnya

Reporter : Mirna

Bupati minta berikan yang terbaik untuk masyarakat kabupaten Sukabumi di Hari PU ke -79

Sukabumi l Yutelnew.com Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengajak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat kabupaten Sukabumi,di usia yang telah menginjak 79 tahun ini, di Grend Sulanjana kamis, (19-12-2024)

“79 tahun merupakan usia yang sudah menguasai bayak pengalaman,PU pun bisa berkiprah memberikan yang terbaik untuk masyarakat kabupaten sukabumi saat menghadiri Puncak Acara Hari Bakti PU Ke-79 .

” Bupati sukabumi Drs. H.Marwan Hamami MM infrastruktur menjadi hal yang paling penting,

“Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian yang lebih. Apalagi infrastruktur menjadi yang paling diharapkan masyarakat,” pungkasnya.

Hal itupun termasuk irigasi Di mana, irigasi harus benar-benar dirawat dan dipelihara.

“Tugas PU harus benar-benar memelihara jaringan irigasi. Kita dituntut untuk swasembada pangan,Salah satu pendukungnya ialah irigasi yang harus baik.” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut,bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami MM. pun berterima kasih kepada seluruh jajaran DPU. Sebab, dinas tersebut telah membantu perjalanan kepemimpinannya selama ini.

“Terima kasih telah membantu selama ini. Mungkin ini tahun terakhir saya di sini. Sebab di Hari Bhkati PU berikutnya, saya sudah tidak menjabat bupati lagi. Selamat Hari Bhakti PU, semangat untuk terus berkarya bagi negeri ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kabupaten Sukabumi Drs. H.Dede Rukaya MM, mengatakan,Hari Bhkati PU kali ini dilaksanakan dengan berbagai kegiatan,Hal itu seperti bedah rumah, pembersihan bahu jalan dan irigisasi, serta berbagai aktivitas lainnya.

“Di kondisi Kabupaten Sukabumi yang sedang berduka akibat bencana, perayaan tahun ini tidak menerima ucapan melalui karangan bunga. Namun diarahkan dengan gerakan donasi kemanusiaan bagi korban bencana Alam.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan berbagai penyerahan penghargaan dan santunan.”Pungkasnya


Reporter : Mirna

Ditreskrimsus Polda Jabar Bongkar Kasus Korupsi, pembangunan Fisik kontruksi Gedung RSUD Al-Ihsan Jawa barat

Bandung l Yutelnew.com Ditreskrimsus Polda Jawa Barat berhasil membongkar kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Al Ihsan dengan kerugian negara mencapai Rp12,82 miliar.


Kasus ini terkait proyek pembangunan fisik lanjutan gedung D, F, dan G di RSUD Al Ihsan, Kabupaten Bandung.

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan dua tersangka, yakni R.T., seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, serta M.A., Direktur Utama PT Gemilang Utama Alen.

Proyek Bermasalah ini diduga terjadi dalam proses pengadaan barang dan jasa pada tahun anggaran 2019. PT Gemilang Utama Alen memenangkan tender dengan nilai kontrak Rp36,27 miliar. Namun, hingga batas akhir pengerjaan pada 28 Desember 2019, progres proyek hanya mencapai 65,26 persen.


Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam audit investigatif menemukan adanya kerugian negara. Kerugian tersebut terdiri dari pembayaran melebihi volume pekerjaan senilai Rp12,11 miliar dan kelebihan pembayaran kepada konsultan manajemen konstruksi sebesar Rp705 juta.

Modus Operandi dan Peran Tersangka
R.T., yang berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), diduga menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tanpa profesionalisme, menerima gratifikasi senilai Rp632 juta, dan gagal memutuskan kontrak atau memasukkan penyedia barang ke daftar hitam.

Sementara itu, M.A. diduga tidak melaksanakan kewajiban sesuai kontrak serta tidak mengembalikan kelebihan pembayaran sebesar Rp11,68 miliar.

Barang Bukti dan Sanksi Hukum
Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai Rp1,81 miliar, dokumen proyek, dan hasil audit dari BPK serta Politeknik Negeri Bandung.

Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman maksimal adalah 12 tahun penjara.


Polda Jawa Barat menegaskan akan terus mengawal proses hukum untuk memastikan pertanggungjawaban kedua tersangka. Penegakan hukum ini menjadi bukti keseriusan polisi dalam memberantas korupsi yang merugikan negara.

Reporter : Mirna

 

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Batam Sukses Panen Jagung Sebanyak 250kg

YUTELNEWS.com | Batam – Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam sukses memanen sebanyak 250 kilogram jagung hasil dari pembinaan kemandirian warga binaan, pada Kamis (19/12) di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Batam. Panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian pangan melalui pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian luar biasa ini. “Panen jagung sebanyak 250 kilogram ini adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat antara petugas dan warga binaan. Ini juga merupakan implementasi nyata Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Alhamdulillah, hasilnya sungguh luar biasa,” ujar Karutan.

Jagung hasil panen ini selanjutnya akan dipasarkan kepada mitra kerja Rutan, dengan hasil penjualan yang dikelola secara optimal. Hasil penjualannya, akan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian hasilnya juga akan digunakan sebagai premi bagi warga binaan yang telah bekerja dengan produktif.

Program pembinaan ini tidak hanya bermanfaat untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga untuk membekali warga binaan dengan keterampilan dan pengalaman kerja yang bermanfaat bagi mereka setelah menyelesaikan masa pidana.

Keberhasilan panen ini merupakan bentuk komitmen Rutan Batam untuk terus mengembangkan program pembinaan yang inovatif dalam mendukung program Ketahanan pangan nasional. Dengan semangat dan komitmen tinggi, Rutan Batam berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi warga binaan dan Masyarakat. /Red

Ditreskrimsus Polda Jabar Bongkar Kasus Korupsi, Pembangunan Fisik Kontruksi Gedung RSUD Al-Ihsan Jawa Barat

YUTELNEWS.com | BANDUNG, – Ditreskrimsus Polda Jawa Barat berhasil membongkar kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Al Ihsan dengan kerugian negara mencapai Rp.12,82 miliar, Kasus ini terkait proyek pembangunan fisik lanjutan gedung D, F, dan G di RSUD Al Ihsan, Kabupaten Bandung.

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan dua tersangka, yakni R.T., seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, serta M.A., Direktur Utama PT Gemilang Utama Alen.

Proyek Bermasalah ini diduga terjadi dalam proses pengadaan barang dan jasa pada tahun anggaran 2019. PT Gemilang Utama Alen memenangkan tender dengan nilai kontrak Rp.36,27 miliar. Namun, hingga batas akhir pengerjaan pada 28 Desember 2019, progres proyek hanya mencapai 65,26 persen.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam audit investigatif menemukan adanya kerugian negara. Kerugian tersebut terdiri dari pembayaran melebihi volume pekerjaan senilai Rp.12,11 miliar dan kelebihan pembayaran kepada konsultan manajemen konstruksi sebesar Rp.705 juta.

Modus Operandi dan Peran Tersangka
R.T., yang berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), diduga menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tanpa profesionalisme, menerima gratifikasi senilai Rp.632 juta, dan gagal memutuskan kontrak atau memasukkan penyedia barang ke daftar hitam.

Sementara itu, M.A. diduga tidak melaksanakan kewajiban sesuai kontrak serta tidak mengembalikan kelebihan pembayaran sebesar Rp.11,68 miliar.

Barang Bukti dan Sanksi Hukum
Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai Rp.1,81 miliar, dokumen proyek, dan hasil audit dari BPK serta Politeknik Negeri Bandung.

Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Nomor. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor. 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman maksimal adalah 12 tahun penjara.

Polda Jawa Barat menegaskan akan terus mengawal proses hukum untuk memastikan pertanggungjawaban kedua tersangka. Penegakan hukum ini menjadi bukti keseriusan polisi dalam memberantas korupsi yang merugikan negara.

Reporter : Mirna

 

Anggota DPR RI Komisi X, Deni Cagur, S. Pd, Tampung Aspirasi Para Guru di Kabupaten Bandung.

YUTELNEWS.com | BANDUNG,  JABAR – Deni Cagur S.Pd anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Komisi X ,melaksanakan Reses temui para Guru SMP dan SD di Kabupaten Bandung untuk menjaring aspirasi dan mendapatkan masukan terkait pendidikan. Kegiatan Reses anggota DPR RI ini berlangsung di Rm. Saung Soreang Jln. Al-Fathu Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (18/12/2024).

Reses Deni Cagur di Kabupaten Bandung, kali ini sekaligus bersilaturahmi dengan ratusan kepala sekolah, karena bapak ibu Guru banyak mengetahui di lapangan terkait dunia pendidikan sehingga saya nanti bisa menerima aspirasi dan menyampaikan masukan-masukan tersebut dan terus memberitahukan apa yang nanti bisa kita support.

Kabupaten Bandung sama Kabupaten Bandung Barat merupakan Daerah pemilihan saya, tentunya saya akan berjuang untuk semuanya, khususnya di Bidang Pendidikan, jadi dalam Reses ini saya ingin tampung anspirasi yang bisa masuk,” ungkap Deni Cagur.

Dalam kesempatannya, Deni Cagur menjelaskan, kenapa sampai saya masuk di dunia politik dan menjadi Anggota Dewan pada saat ini, dikatakan nya bahwa dirinya kepengen banget berjuang di bidang pendidikan, karena latar belakang keluarga saya banyak yang menjadi guru bahkan saya sendiri secara akademis Sarjana pendidikan,” ujarnya

Sampai saya pada kesempatan dulu waktu tergabung di groep komedian yang namanya Cagur, tetap itu bukan canda gurau melainkan calon guru dan saya menggelar S,Pd, ungkap Deni sambil bercanda di hadapan para guru yang hadir.

Kang Deni Cagur menambahkan, bahwa Saya bertugas di DPR RI komisi X yang membidangi pendidikan, itu merupakan sesuatu yang sangat saya cintai berdasarkan latar belakang dan gelar saya karena nantinya bisa membawa program-program sekolah seperti program KIP atau Kartu Indonesia Pintar agar anak-anak sekolah tidak mengalami kendala dengan biaya”, harapnya.

Hari ini saya bisa ketemu sama ibu bapak guru semua sebagai kepala sekolah yang ada di kabupaten Bandung. Saya ingin mendengar masukan dan inspirasi tentang banyak hal di bidang pendidikan yang ibu bapak alami, baik itu berhubungan dengan zonasi, kurikulum maupun berhubungan dengan sistem pendidikan dan lain-lain.

Kalau masih ada kendala-kendala di lapangan, nantinya akan saya sampaikan langsung di parlemen,”pungkasnya

(Yans)

HUT Kota Payakumbuh: FSB PALIKO Gelar Kembali Khitanan Massal Gratis Sesi-8 Khusus keluarga yang kurang Mampu

YUTELNEWS.com | PAYAKUMBUH – Hadir kembali khitanan massal gratis Sesi-8 khusus bagi masyarakat kurang mampu, anak Yatim-Piatu dan anak Disabilitas, ini penjelasan

Bergerak tanpa jeda dan totalitas tinggi, Forum Seni & Budaya Payakumbuh-Limapuluh Kota (FSB-PALIKO), kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Payakumbuh dan Kab. 50 Kota dengan menggelar khitanan massa gratis sesi-8 khusus bagi keluarga kurang mampu, anak Yatim-Piatu dan anak Disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial.

Sersan Satu Zikran (Presidium FSB-PALIKO) melalui sekretaris Sdri. Desi Susanti atau yang akrab disapa Cici, kepada awak Media menjelaskan bahwa “Insya Allah kegiatan khitanan massal gratis sesi-8 ini akan kita adakan pada hari Sabtu, tanggal 21 Desember 2024, pukul 13.00 WIB, yang berlokasi Coffe City Cafe (CC) Simpang Benteng, Jl. Ade Irma Suryani, Kota Payakumbuh,” Ujar Desi Susanti.

Selanjutnya Desi Susanti ( Cici ) menyampaikan kegiatan khitanan massal gratis tersebut sudah menjadi agenda rutin bagi FSB- PALIKO dalam rangka meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sehingga Panitia sangat selektif sekali saat menerima pendaftaran bagi calon Peserta khitanan.

“Selain memanfaatkan moment libur sekolah, kali ini juga bertepatan pada perayaan pesta rakyat HUT Kota Payakumbuh ke-54 tahun, yang tujuannya tetap sama untuk meringankan beban masyarakat kita yang kurang mampu, anak yatim-piatu dan Disabilitas di Kota Payakumbuh,” tambah Cici.

Cici juga mengatakan bahwa bagi masyarakat yang belum mendaftar, silahkan mendaftar di Coffe City (CC) Cafe simpang Benteng dan kali ini kami targetkan untuk 45 anak “kata Cici saat di hubungi awak Media di Sekretariat FSB-PALIKO pada Kamis (19/12/2024).

“Untuk kegiatan akan kita awali dengan makan siang bersama bagi orangtua, Peserta sunat dan tamu undangan sebelum pelaksanaan kegiatan dan semuanya gratis, untuk kelancaran kegiatan ini, kami juga mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Payakumbuh semoga kegiatan FSB PALIKO ini dapat berjalan dengan lancar dan terus berada bersama masyarakat.”tutup Cici

( MAHWEL )

 

Lapas Batam Resmi Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi Tahun 2024

YUTELNEWS.com |  Lapas Batam resmi meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk tahun 2024. Penyerahan predikat ini dilakukan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada Kalapas Batam, Heri Kusrita, berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor M.HH-12.OT.03.02 Tahun 2024 tentang Penetapan Satuan Kerja Berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi Tahun 2024, Senin (16/12).

Acara penyerahan ini berlangsung di Gedung Muladi, Kampus Politeknik Keamanan dan Perbatasan (Poltekpin) Tangerang, dengan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, sebagai bentuk apresiasi atas upaya Lapas Batam dalam membangun lingkungan bebas dari praktik korupsi.

Pada kesempatan ini, Heri Kusrita menyatakan komitmennya untuk mempertahankan predikat WBK ini melalui penyelenggaraan layanan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan. Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran yang telah berperan aktif dalam mendukung terwujudnya predikat tersebut.

“Predikat ini adalah bentuk tanggung jawab yang harus kami jaga dengan serius. Kami akan terus berupaya meningkatkan integritas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Heri Kusrita.

Prestasi ini menjadi salah satu langkah penting bagi Lapas Batam dalam menciptakan lingkungan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan yang efektif dan efisien. Dengan predikat WBK ini, Lapas Batam semakin mengukuhkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memerangi korupsi di lingkungan instansi pemerintah.

Acara penyerahan ini turut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi dan sinergi antarinstansi dilingkungan Kementerian Hukum, Ham serta Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membangun lingkungan bebas korupsi dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas. /Red

Audiensi Direktur Pendidikan Katolik Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI Dengan Bupati Nias 

YUTELNEWS.com | KABUPATEN NIAS – Direktur Pendidikan Katolik Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI beserta rombongan, audiensi dengan Bupati Nias dalam rangka tindak lanjut Pembangunan Gedung Pendidikan Keagamaan Katolik, bertempat di Pendopo Kabupaten Nias. Rabu, 18 Desember 2024.

Direktur Pendidikan Katolik Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Dr. Salman Habeahan mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan komitmen Bupati Nias dalam pengembangan SDM pendidikan di Kabupaten Nias.

Ia mengungkapkan bahwa Bupati Nias bersama masyarakat telah menyampaikan hibah pada Kementerian Agama Ditjen Bimas Katolik untuk ikut terlibat dalam pembangunan masyarakat khususnya pengembangan SDM pendidikan. Menurutnya, hal ini sangat penting dan strategis dan sebelumnya sudah meninjau lapangan di Desa Somi Botogo’o bersama Camat Gido dan Kepala Desa.

‘Kita berharap apa yang menjadi harapan kita semua dapat terwujud dengan baik. Kita Bagaimana agar rencana ini tidak hanya sekedar mendapatkan lahan atau membangun gedung, tapi secara bersama-sama mengawasi setiap proses tahapan pembangunan. Semoga ke depannya akan dilaksanakan penandatanganan hibah sehingga pembangunan ini dapat segera dilaksanakan” Ujar Salman Habeahan.

Sementara itu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa sangat antusias terhadap pengembangan SDM bidang pendidikan.

Menurutnya, pendidikan sangat penting untuk daerah tertinggal khususnya di Kabupaten Nias. Ia berharap, kelak pembangunan ini dapat memberikan dampak positif terhadap pembanguan SDM yang berkualitas, pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Mewujudkannya membutuhkan kolaborasi harmonis stakeholders. Mari kita tingkatkan terus kerjasama ini dan semoga memberikan manfaat yakni menjadi pusat pembelajaran dan revolusi di Kepulauan Nias” Harap Bupati Nias.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Asisten Sekda Kabupaten Nias, Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias, Ketua STP Dian Mandala Gunungsitoli, Pastor Doni Ola bersama seluruh Fungsionaris STP Dian Mandala, Ketua Yayasan Budi Bakti Keuskupan Sibolga, Camat Gido, Kabag Pemerintahan dan Kabag Hukum Setda Kabupaten Nias dan Kades Sõmi Botogo’o.

KerjaFokusNiasMaju

PemKabNias

(Kom/Y,Z)

Ketidakpuasan nelayan Natuna Sedanau bersikeras menahan Kapal KM Lucas Cendana Jaya, Meskipun Sudah Dikenakan Sanksi Administratif

YUTELNEWS.com | Natuna,Rabu 18 Desember 2024 – Ketidakpuasan nelayan Natuna Sedanau terus memuncak, meskipun kapal KM Lucas Cendana Jaya telah dikenakan sanksi administratif atas pelanggaran zona tangkap di wilayah mereka. Rabu 18/12/24 pukul 9:30 WIB malam ini, awak media Yutelnews.com mendapat keterangan salah satu warga nelayan, ratusan nelayan Natuna Sedanau berkumpul di jalan sayonara di mana tempat kapal KM Lucas Cendana Jaya di amankan,”para nelayan bersepakat tetap bersikeras menahan kapal tersebut sebagai bentuk protes terhadap pelanggaran yang sudah berulang kali terjadi.

Kapal KM Lucas Cendana Jaya menjadi sorotan setelah melanggar batas zona tangkap yang ditetapkan untuk nelayan lokal. Menurut Bahari, seorang tokoh perwakilan nelayan Natuna Sedanau telah mengungkapkan dalam capaian mediasi, Rabu 11 Desember 2024 yang berlangsung saat itu di gedung serbaguna Kecamatan Bunguran Barat, ini adalah pelanggaran kelima yang dilakukan kapal besar di wilayah Natuna. Bahari dengan tegas menyatakan bahwa meskipun sanksi administratif telah diberikan, nelayan tetap menahan kapal tersebut sebagai langkah untuk memberikan efek jera bagi kapal-kapal lain yang beroperasi secara ilegal di perairan Natuna.

“Ini sudah terlalu sering terjadi. Kapal-kapal besar melanggar zona tangkap yang telah di tentukan, dan ini adalah yang kelima kalinya terjadi di perairan Natuna, Kami ingin menunjukkan bahwa kami serius menjaga kelestarian wilayah tangkap kami,” ujar Bahari saat mediasi dengan Direktur KKP, Bapak Drs.Halid K. Jusuf, MPA, berlangsung saat itu di Gedung Serbaguna Kecamatan Bunguran Barat.

Dalam mediasi tersebut, Bahari menegaskan bahwa kapal KM Lucas Cendana Jaya akan tetap ditahan kecuali perusahaan pemilik kapal tersebut mau memenuhi permintaan nelayan Natuna Sedanau sesuai dengan hukum adat (kearifan lokal) sebagai bentuk denda. “Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi kapal-kapal lain agar tidak melanggar aturan yang sudah ada,” tambah Bahari.

Nelayan Natuna Sedanau juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Direktorat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah memproses pelanggaran sebelumnya, namun mereka mengingatkan bahwa ketidakpuasan mereka semakin memuncak akibat pelanggaran yang terus berulang. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan dan agar semua pihak tetap menghormati aturan yang berlaku demi keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi mata pencaharian mereka.

Dengan tegas, nelayan Natuna Sedanau berharap langkah ini dapat memperkuat kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan zona tangkap, serta menjaga kedamaian dan keberlanjutan lingkungan laut di wilayah Natuna.

(Darmansyah)

Ketidakpuasan Nelayan Natuna Sedanau tetap Pertahankan Kapal KM Lucas Cendana Jaya, Meskipun Sudah Dikenakan Sanksi Administratif

YUTELNEWS.COM – Natuna, Rabu ,18 Desember 2024 – Ketidakpuasan nelayan Natuna Sedanau terus memuncak, meskipun kapal KM Lucas Cendana Jaya telah dikenakan sanksi administratif atas pelanggaran zona tangkap di wilayah mereka. Rabu 28/12 pukul 9:30 WIB malam ini, awak media Yutelnews mendapat keterangan salah satu warga nelayan, ratusan nelayan Natuna Sedanau berkumpul di jalan sayonara di mana tempat kapal KM Lucas Cendana Jaya di amankan,”para nelayan bersepakat tetap bersikeras menahan kapal tersebut sebagai bentuk protes terhadap pelanggaran yang sudah berulang kali terjadi.

Kapal KM Lucas Cendana Jaya menjadi sorotan setelah melanggar batas zona tangkap yang ditetapkan untuk nelayan lokal. Menurut Bahari, seorang tokoh perwakilan nelayan Natuna Sedanau telah mengungkapkan dalam capaian mediasi, Rabu 11 Desember yang berlangsung di gedung serbaguna Kecamatan Bunguran Barat kemaren, ini adalah pelanggaran kelima yang dilakukan kapal besar di wilayah Natuna. Bahari dengan tegas menyatakan bahwa meskipun sanksi administratif telah diberikan, nelayan tetap menahan kapal tersebut sebagai langkah untuk memberikan efek jera bagi kapal-kapal lain yang beroperasi secara ilegal di perairan Natuna.

“Ini sudah terlalu sering terjadi. Kapal-kapal besar melanggar zona tangkap yang telah kami tentukan, dan ini adalah yang kelima kalinya. Kami ingin menunjukkan bahwa kami serius menjaga kelestarian wilayah tangkap kami,” ujar Bahari saat mediasi dengan Direktur KKP di Gedung Serbaguna Kecamatan Bunguran Barat.

Dalam mediasi tersebut, Bahari menegaskan bahwa kapal KM Lucas Cendana Jaya akan tetap ditahan kecuali perusahaan pemilik kapal tersebut mau memenuhi permintaan nelayan Natuna Sedanau sesuai dengan hukum adat dan kearifan lokal sebagai bentuk denda. “Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi kapal-kapal lain agar tidak melanggar aturan yang sudah ada,” tambah Bahari.

Nelayan Natuna Sedanau juga mengucapkan terima kasih kepada Direktorat KKP yang telah memproses pelanggaran sebelumnya, namun mereka mengingatkan bahwa ketidakpuasan mereka semakin memuncak akibat pelanggaran yang terus berulang. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan dan agar semua pihak tetap menghormati aturan yang berlaku demi keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi mata pencaharian mereka.

Dengan tegas, nelayan Natuna Sedanau berharap langkah ini dapat memperkuat kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan zona tangkap, serta menjaga kedamaian dan keberlanjutan lingkungan laut di wilayah Natuna.

(Darmansyah)

UMK Kab. Pelalawan Tahun 2025 Rp.3.616.057.37, Risman Zebua.SH Ingatkan PT. PMBN Untuk Patuh Terkait Upah Pekerja Atau Buruh

Pelalawan | yutelnews.com Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Resmi Menaikkan Upah Minimum Sesuai dengan hasil Rapat Paripurna DPR RI Tahun 2024 dengan menaikkan upah minimum menjadi 10%.

Dengan Nomenklatur regulasi yang sudah di bahas oleh DPR RI, Menaker RI beberapa Minggu lalu sudah merilis UMP Provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

Provinsi Riau Sendiri Resmi Merilis Upah Minimum Kabupaten/Kota Oleh PJ Gubernur Riau Rahmad Hadi dengan mengeluarkan SK Nomor 3777/XIII/2024 tentang upah minimum kabupaten/kota di Provinsi Riau tahun 2025, Selasa (17/12/2024).

SK Gubernur Riau Tentang Penetapan Upah Minimun Kabupaten dan Kota Di Riau Tahun 2025

Dari 10 Kabupaten/Kota, Risman Zebua.SH menyoroti upah minimum Kabupaten Pelalawan sebesar Rp. 3.616.057.37, bagi para pekerja atau buruh yang bekerja di sektor perkebunan baik itu kelapa Sawit dan lainnya.

Risman Zebua.SH mengakui langkah pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan buruh, maka dari itu Risman yang merupakan Ketua Ikatan Mahasiswa Kiab Jaya (IMKJ) mengingatkan kepada PT.PMBN Untuk patuh terhadap regulasi.

“Kami mengingatkan secara tegas Kepada PT.PMBN yang berlokasi di desa Kiab jaya dusun sialang bungkuk untuk tidak sama sekali melanggar aturan terkait upah minimum yang sudah di terapkan, kenapa kami sorot PMBN dikarenakan PT tersebut PT terbesar di Kiab jaya dengan jumlah karyawan cukup besar” Ujar Risman. SH

Risman Juga menambahkan bahwa, jangan sampai ada temuan dan aduan di lapangan kalau ada karyawan yang mendapatkan upah di bawah upah Minimun yang sudah di tetapkan.

“Dari Diktum atau hasil SK Gubri Memutuskan untuk Perusahan membayar upah sesuai upah minimum kepada pekerja atau buruh yang bekerja kurang dari 1 Tahun” ucapnya.

Dengan hal tersebut, Risman Zebua siap membantu perusahaan untuk mengawal dan mendata karyawan yang bekerja kurang 1 Tahun untuk di bayarkan upah sesuai dengan upah minimum.

“Kita mau perusahaan dengan pekerja atau buruh tidak ada hal-hal yang terjadi, maka perlu wadah Controling supaya para pekerja maupun perusahaan merasa nyaman” tutup Risman.

Red

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.