You Tell News

Hilangnya Anak Dari Rumah Orangtua Asuh Ditemukan di PKPA Nias, Diduga Dalang Yayasan Kudus 03 BKNP

YUTELNEWS.com | Nias – Dua orang perempuan menghilang secara misterius dari rumah orangtua asuh di Desa Sisobahili, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, tidak diketahui kemana hingga membuat keluarga Pdt. Naso’aro Waruwu alias Ama Ketrin panik.

Kedua perempuan itu atas nama, Linda Wati Gulo 25 alamat Desa Hilisangowola, Kecamatan Ulu moro’o, Kabupaten Nias Barat dalam status pemulihan (ODMK) dan Alisa Celsis Hulu 13 alamat Namogoholu Desa Loloana’a, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara status anak yatim piatu di sekolahkan oleh Pdt. Naso’aro Waruwu alias Ama Ketrin.

Pdt. Naso’aro Waruwu menjelaskan kepada awak media ini, diketahui menghilang kedua anak asuhnya itu, ketika istrinya ke kamar tidur mereka sekira pukul 05:00 Wib pagi Senin (20/05/2024), kami tanyakan kepada tetangga tidak ada yang mengetahui mereka keluar dari rumah malam itu, pencarian terus dilakukan ditelpon beberapa kenalan mana tau mereka menuju kesana alhasil tidak ada,” ucap Naso’aro.

Dengan kejadian itu langsung saya hubungi kedua keluarga anak, memberikan informasi meminta untuk segera datang ke Gunungsitoli. Saya teringat dengan history beberapa Minggu sebelumya bahwa Alisa Celsis Hulu dan Hendri Hulu pernah melakukan hal yang sama menghilang, kami temukan di Yayasan Kudus 03 BKNP, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.

“Pagi itu saya bergegas ke Pantai Asuhan Yayasan Kudus 03 BKNP, lansung bertemu dengan Bapak Pdt. Saba’ati Lase, M.Th.,M.Pd.K, mengatakan kedua anak itu ada disini, saya titip pesan agar mereka kembali kerumah, karena hari ini atas nama Linda Wati Gulo Dibaptis oleh Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN). Spontan Pdt. Saba’ati Lase mengatakan bawah kami tidak becus mendidik anak-anak maka mereka melarikan diri, Naso’aro Waruwu menirukan ucapan Saba’ati Lase.

Lanjut, hingga siang kedua anak itu tak kunjung pulang kerumah orangtua asuh di Desa Sisobahili, salah seorang keluarga Pdt. Naso’aro Waruwu menghubungi Pdt. Saba’ati Lase, M.Th.,M.Pd.K, apakah bisa ditemui di Panti Asuhan Yayasan Kudus 03 BNKP, jawabnya sedang berada di Nias Utara melayat nanti sore bisa waktu tidak ditentukan,” kata Pdt. Saba’ati.

“Tanpa kejelasan pasti dari Pdt. Saba’ati Lase, pihak keluarga Pdt. Naso’aro Waruwu bersama kedua orangtua kandung anak datangi Panti Asuhan Yayasan Kudus 03 BNKP di Kelurahan Ilir, menanyakan keadaan kedua anak atau keberadaan mereka dimana?. Namun penjelasan aneh yang disampaikan oleh beberapa pengurus Yayasan Kudus 03 BNKP, mengatakan bahwa mereka tidak pernah melihat kedua anak tersebut dan tidak ada disini, kami mendengar bahwa kedua anak itu telah diserahkan oleh Pdt. Saba’ati Lase kepada Yayasan PKPA Nias, “Ucap salah seorang pengurus asrama Yayasan Kudus 03 BNKP.

Keluarga Pdt. Naso’aro Waruwu menghubungi kembali Pdt. Saba’ati Lase tidak merespon. Tidak berselang lama salah seorang Sumber menghubungi pihak keluarga Pdt. Naso’aro Waruwu mengatakan bahwa kedua anak itu berada di PKPA Nias telah diserahkan oleh Pdt. Saba’ati Lase silahkan ditemui disana Pak,” katanya Sumber.

Memastikan informasi yang didapat dari sumber kelurga Naso’aro Waruwu mengubungi Yayasan PKPA Nias atas nama Elisman Harefa mengatakan kedua anak itu berada di PKPA Nias untuk lebih jelas silahkan datang dikantor,” ucap Elisman Harefa”

“Keluarga asuh dan kedua orangtua anak mendatangi PKPA menanyakan kenapa kedua anak berada disi siapa yang menyerahkan, apa dasar PKPA menerima?. Dijelaskan yang menyerahkan kedua anak ini Pdt. Saba’ati Lase dengan dilampirkan surat berita acara serah terima, menurutnya kedua anak itu dalam keadaan mengalami (Takut, Gelisah), PKPA menjemput kedua anak itu di Panti Asuhan Yayasan Kudus 03 BNKP,” Kata Kepala PKPA Nias.

PKPA hanya memfasilitasi rumah rama anak bagi anak-anak yang sedang terkendala, bila nanti sudah jelas asal-usul anak kita serahkan kembali kepada pihak keluarga. Situasi tegang karena pihak keluarga asuh paparkan harusnya pihak PKPA tanyakan kepada Saba’ati Lase, apa hak dasar posisi kewenangannya kepada kedua anak itu, kita paham posisi PKPA setidaknya sesuai SOP lah,” Ucap keluarga asuh.

Dengan saling menjelaskan akhirnya situasi kondusif dan saling meminta ma,af atas kesalah pahaman dalam penjelasan masing-masing, “Pihak PKPA tidak bersedia menyerahkan kedua anak baik kepada orangtua angkat dan orangtua kandung, sebab yang tanda tangani surat penyerahan secara berita acara merupakan Saba’ati Lase dengan itu kami memohon ma’af, kenyamanan kedua anak tanggung jawab kami sepenuhnya selama berada di PKPA,” ucapnya.

Berikut bunyi surat serah terima yang ditanda tangani oleh Pdt. Saba’ati Lase, M.Th.,MP.d.K. Diperlihatkan PKPA-Nias kepada pihak Orangtua Asuh dan Orangtua kandung kedua anak.

1. Saba’ati Lase Kepala Departemen Diakonia BNKP dalam hal ini bertindak sebagai untuk dan atas nama Sinode BNKP, yang selanjutnya dalam berita acara serah terima ini disebut sebagai pihak pertama.

2. Chairidani Purnamawati, SH.,MH menejer PKPA Nias dalam hal ini bertindak untuk atas nama PKPA-Nias sebagai pihak kedua.

Dikantor Panti Asuhan Kudus 03 BNKP, dengan ini pihak pertama menyerah terimakan 2 (dua) orang perempuan yang merupakan Jemaat dari Sinode BNKP kepada pihak kedua untuk mendapatkan layanan rumah anak aman sementara kepada korban selama 1 (satu) minggu. Adapun indentitas korban.

1. Nama Alisa Celsis Hulu 13 perempuan, Alamat lengkap Namogoholu, Desa Loloana’a Kec. Alasa, Kab. Nias Utara, kondisi Gelisah, Takut.

2. Nama Linda Wati Gulo 25 perempuan, Alamat lengkap Desa Sangowola, Kab. Nias Barat, kondisi Gelisah, Takut. Kedua korban melarikan diri ke Panti Asuhan Kudus 03 BNKP.

Pdt. Naso’aro Waruwu sangat keberatan dengan surat berita acara serah terima yang ditanda tangani oleh Pdt. Saba’ati Lase, kepada pihak PKPA-Nias mengatakan bahwa kedua anak itu Jemaat dari Sinode BNKP yang selama ini berada dalam rohaniawan saya sebagai Pdt. Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) dan telah mengasuh Lisa Celsis Hulu selama 5 (lima) tahun dan Linda Wati Gulo selama kurang 2 (dua) tahun, mendidik kedua anak dipercayakan kepada pihak gereja (GKIN),” tandas Pdt. Naso’aro Waruwu.

Dijelaskan Pdt. Naso’aro Waruwu atas nama Hendri Hulu saat ini Pdt. Saba’ati Lase telah merebut hak asuh anak dari Gereja Kristen Injili Nusantara tanpa memberikan tahu pihak kami dan orangtua kandung anak sampai, sampai detik ini kami tidak mengetahui keberadaan anak tersebut di Panti Asuhan Kudus 03 BNKP tidak ada, informasi terakhir keberadaan Hendri Hulu di Lotu Nias Utara. Hal ini segera saya laporkan ke pihak penegak Hukum APH,” tegasnya.

Tanggapan orangtua kedua anak tersebut mengecam tindakan Pdt. Saba’ati Lase, M.Th.,MP.d.K, mengatakan tidak mencitrakan sikap seorang Pendata Organisasi Agama kami sebagai orangtua tidak pernah menyerahkan kedua anak kami kepada Pdt. Saba’ati Lase dan mendidiknya secara Rohaniawan hal seperti ini merebut kekuasaan hak asuh anak yang belum diserahkan kepada dia,” tegas kedua orangtua anak.

Disinggung apa langkah yang ditempuh dalam kejadian ini oleh kedua orangtua anak..??

“Kami mengikuti petunjuk dari Bapak Pdt. Naso’aro Waruwu yang telah kami percayakan sepenuhnya untuk mendidik dan mengasuh kedua anak kami banyak perubahan dengan berbagai latar belakang anak kami sebelumnya. Kami mendukung apa langkah-langkah selanjutnya yang ditempuh Bapak Pdt. Naso’aro Waruwu,” kata orangtua anak.

Dalam hal diatas awak media ini mengkonfirmasi Saba’ati Lase, M.Th.,MP.d.K dihari yang sama hingga sudah 2×24 jam berlalu tidak menanggapi chat pesan WhatsApp menutupi penjelasan.

Hal yang sama ketika awak media dikantor PKPA-Nias menejer PKPA Chairidani Purnamawati, SH.,MH tidak bersedia memberikan penjelasan kepada wartawan terkait kejadian itu malah marah-marah kepada wartawan mengatakan silahkan tanyakan kepada keluarga kedua anak tersebut sudah saya jelaskan kepada mereka tidak ada urusan saya kepada media terlihat sangat arogan. (Deni Zega)

Babinsa Koramil 17/Idt Gotong Royong Pembangunan Talud Irigasi

YUTELNEWS.com | Aceh Timur – Babinsa Koramil 17/Idt, Kodim 0104/Atim Serka Ulur Cahayo,

melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga membuat talud irigasi persawahan Bertempat di Desa Paya Awe, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (25/05/2024).

Membantu warga binaan merupakan salah satu tugas utama aparat kewilayahan, terutama Babinsa, ketika warga masyarakat mengalami kesulitan. Dalam hal ini Babinsa berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Serka Ulur Cahayo menyampaikan, bahwa kami akan selalu siap membantu warga masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Terutama dalam situasi seperti saat ini, dalam pembangunan saluran air irigasi di area persawahan, yang nantinya akan sangat berguna bagi para petani untuk memperlancar pengairan.

“Pembuatan saluran air irigasi di sawah milik masyarakat merupakan upaya yang sangat penting untuk mempermudah petani dalam melaksanakan pengairan di lahan pertanian mereka. Dengan adanya saluran tersebut, diharapkan hasil cocok tanam dapat ditingkatkan secara signifikan,” imbuhnya.

“Kapten Inf Andre Danramil 17/Idt mengtakan, kepada para Babinsa untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat dan siap membantu mereka yang mengalami kesulitan. Hal ini menunjukkan pentingnya peran Babinsa dalam menjaga hubungan baik dengan warga dan memberikan dukungan saat dibutuhkan,” pungkas Danramil.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Warga Purwodadi Diduga Meninggal Akibat Miras, Ternyata Diagnosa Dokter Sakit Jantung

YUTELNEWS.com | Berita yang beredar di tengah Masyarakat terkait 3 (tiga) orang warga Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi yang meninggal dunia setelah pesta Minuman Keras (Miras) ternyata tidak benar.

Dari informasi yang beredar di khalayak ramai khususnya di Media Sosial, banyak yang menyangka tiga orang tersebut bernama Sugeng Prayitno(30), Adi Siswoyo(30) alias Basyir, dan Sugiman alias Kancil(30) meninggal akibat Miras.

Mendengar hal tersebut, Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto, S.Sos. langsung turun ke TKP bersama Unit Reskrim Polsek Purwodadi guna melakukan penyelidikan sebab kematian dari ketiga warga tersebut.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K, M.Si. melalui Kapolsek Purwodadi menjelaskan, “Setelah kami mencari informasi dan bukti aktual di TKP serta dari keluarga dekat korban, akhirnya bisa disimpulkan bahwa ketiga warga tersebut meninggal dunia bukan disebabkan oleh Miras, melainkan mereka bertiga meninggal dunia dikarenakan sakit sesak nafas dan sakit jantung,” ungkap Kapolsek.

Pihak Kepolisian dalam hal ini juga telah memperoleh informasi akurat hasil Diagnosa dari Dokter RSUD Lawang Malang, bahwasanya dapat disimpulkan jika korban yang bernama Sugeng Prayitno(30) telah meninggal dunia di RSUD Lawang pada hari Selasa (21/05/2024) pukul 11.00 WIB karena sakit bukan karena minuman keras.

“Sebelum meninggal dunia, Sugeng Prayitno mengeluh sakit kepala dan sesak nafas namun korban telah sempat minum obat sakit kepala, Karena sakitnya belum sembuh maka Sugeng Prayitno diantar keluarganya untuk periksa ke RSUD Lawang hari Selasa (21/05/2024) pukul 02.00 WIB dini hari. Menurut Diagnosa Dokter Ria yang menangani korban menjelaskan bahwa Sugeng Prayitno datang dalam keadaan sadar dan tidak ada bau alkohol dari mulutnya, akan tetapi korban mengeluh sesak nafas, dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium ternyata didalam darah korbam terdapat sisa-sisa racun yang mengganggu kesehatan dan mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut keterangan dari Wartini ibu kandung almarhum dan Santoso kakak kandung almarhum menjelaskan bahwa Sugeng Prayitno meninggal dunia karena sakit bukan dikarenakan minum-minuman Keras.

Sedangkan korban keduanya yang bernama Adi Siswoyo(30) alias Basyir meninggal dunia di Rumahnya hari Rabu (22/05/2024) pukul 04.00 WIB pagi. Dan Adi Siswoyo sebelum meninggal dunia tidak punya keluhan apapun dan tidak ada indikasi usai minum-minuman beralkohol. Menurut keterangan dari Sri Widiastutik, kakak kandung Adi Siswoyo menjelaskan bahwa Sebelum meninggal dunia Adi Siswoyo sempat Takziyah ke rumah korban pertama Sugeng Prayitno(30) dalam keadaan sehat.

“Dan untuk korban ketiga bernama Sugiman(30) alias Kancil meninggal dunia hari Rabu (22/05/2024) pukul 05.00 WIB pagi hari di Puskesmas Purwodadi, tepat 1 jam setelah kematian korban kedua Adi Siswoyo(30). Menurut keterangan Tri Yulianingsih yang merupakan istri korban menjelaskan bahwa sebelum Sugiman meninggal dunia Sugiman sempat hadir Takziyah ke rumah Sugeng Prayitno bersama warga dalam keadaan sehat dan tidak ada indikasi habis minum minuman beralkohol atau Miras, menurut penjelasan Tri Yulianingsih bahwa Sugiman sebelum meninggal dunia sempat mengeluh sesak nafas dan selanjutnya diantar oleh istri dan kakaknya ke Puskesmas Purwodadi,” tutup AKP Pujianto. (Kik)

Ketum DPP Team LIBAS Minta Polisi Penjarakan Dokter Zulkarnain Salahuddin Allyyubi Lubis Selaku Dalang Atas Peristiwa Pengeroyokan Terhadap Utema Zega

YUTELNEWS.com | Pekanbaru – Pemuda asal suku nias atas nama Utema Zega warga Jl. Badak Ujung Kec. Tenayan Raya Pekanbaru telah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh terduga jery Sapryan Putra Cs dan Supriandi Naibaho bersama rombongannya.

Peristiwa bermula saat korban pengeroyokan atas nama Utema Zega bersama kawan-kawannya membantu Dokter Zulkarnain Salahuddin Allyyubi Lubis menagih uangnya sebesar Rp. 350.5000.000 Juta yang dihutangkan kepada Jery cs setahun yang lalu. Berdasarkan surat kuasa yang diberikan Dokter Jul untuk menagih uang tersebut, Utema zega berhasil menemukan Jery cs kemudian mempertemukan jery kepada Dokter Jul selaku pemberi kuasa.

Sesuai uraian kronologis kejadian sebagaimana tertulis didalam surat laporan polisi nomor : LP/B/368/V2024/SPKT/POLSEK BUKIT RAYA/POLRESTA, bahwa pada hari selasa tgl 21 mei 2024 sekitar pukul 23:00 wib, antara dua belah pihak “Dokter Zul bersama Jery” dipertemukan di sebuah warung nasi goreng samping hotel Farma Jln. Jendral Sudirman Pekanbaru. Dalam pertemuan, terjadi pertengkaran antara dua belah pihak dikarenakan Jery cs diduga sengaja untuk menggelapkan uang Dokter Zul Sebesar Rp. 350.5000.000 juta, seketika terjadi pertengkaran, pasukan yang telah dipersiapkan oleh Jery sekitar 20 orang langsung menghampiri tempat tersebut dan menarik Utema Zega berserta kawan-kawannya langsung dipukuli dengan cara mengeroyok.

Dalam peristiwa pengeroyokan tersebut, salah satu dari pelaku diketahui bernama Supriandi Naibaho (Petinju MMA) selain itu, ada beberapa pelaku lainnya yang diduga oknum AU.

Identitas oknum tersebut masih dalam penelusuran media ini sebab, disaat kejadian oknum tersebut sempat menyebut institusi AURI, terlihat oleh korban bahwa salah satu diataranya memiiki senpi dan sangkur TNI, ungkap korban.

Atas kejadian yang dialami, korban didampingi kuasa hukum telah melaporkan peristiwa tersebut di Polsek Bukit Raya Pekanbaru dengan nomor : LP/B/368/V2024/SPKT/POLSEK BUKIT RAYA/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU, korbanpun telah di visum di RS bhayangkara.

Dalam peristiwa pengeroyokan, korban sebanyak 6 orang mengalami luka bagian kepala, satu orang korban mengalami luka dalam hingga muntah dan benjolan dibagian mata sebelah kanan hingga biru dan satu orang mengalami luka dan batah bagian hidung sesuai hasil visum.

Pengacara korban Adv. Frans Chaverius SH.,MH, desak polsek bukit raya pekanbaru agar segera menangkap Jeri sebagai otak pelaku beserta rombongannya.

“kita minta pihak kepolisian agar secepatnya menindaklanjuti perkara kasus pasal 170 dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan. Dan kita desak polsek bukit raya agar pelaku atas nama Jeri cs dan Supriandi Naibaho bersama rombongan nya segera ditangkap,” tegas kuasa hukum korban.

Namun yang sangat disayangkan adalah, Dokter Zulkarnain Salahuddin Allyyubi Lubis selaku pemberi kuasa kepada Utema Zega selaku korban dalam peristiwa tersebut, Dokter Jul tidak bertanggung jawab.

Menanggapi hal tersebut, Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Light Independent Bersatu-Indonesia (Team LIBAS) Elwin Ndruru, tersinggung dan sangat kecewa atas sikap Dokter Jul yang dinilai lari dari tanggung jawabnya, Elwin mengatakan bahwa Dokter Zulkarnain Salahuddin Allyyubi Lubis selaku dalang objek perkara ini harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap korban.

“Zulkarnain berprofesi seorang dokter, harusnya beliau sportif dan konsisten dalam peristiwa ini. Dokter Zul tidak boleh lepas tanggung jawab begitu saja sebab, objek perkara tersebut berasal dari dokter Zul sebagaimana surat kuasa yang diberikannya kepada utema zega selaku korban untuk menagih uangnya kepada Jery sebagai pelaku pengeroyokan tersebut, bilamana dokter Zul tidak bertanggung jawab terhadap korban maka, dokter Zul harus kita tuntut secara hukum,” tegas Elwin.

Sebagai respons subjektif terhadap apa yang dialami korban, Elwin Ndruru selaku ketua umum Light Independent Bersatu-Indonesia (TEAM LIBAS) bersama penasehat hukum Advokat Frans Chaverius, SH.,MH, selaku kuasa hukum korban, minta pihak kepolisian khususnya polsek Bukit Raya Pekanbaru untuk segera menangkap pelaku atas nama Jery Sapryan Putra dan Supriandi Naibaho yang diketahui sebagai petinju MMA beserta rombongan pelaku lainnya serta mengungkap oknum-oknum AURI yang diduga terlibat pelaku pengeroyokan tersebut.

Part 2, bersambung

(Tim Red)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Berhasil lagi Tangkap Pelaku Pengedar Narkoba Asal Prigen

YUTELNEWS.com/

Anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Iptu Agus Yulianto, S.H. untuk kesekian kalinya berhasil mengamankan 1 (satu) orang pelaku terduga pengedar Narkoba jenis Sabu-Sabu di Kandang Kambing wilayah Dusun Gambiran, Kelurahan Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/05/2024).

Pelaku yakni seorang pria berinisial DY(44 th) alias Item warga Dusun Gambiran, Kelurahan Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba menjelaskan terkait kronologi kejadian bahwa pada hari Kamis (23/05/2024), Anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan mendapatkan informasi bahwa di lingkungan Dusun Gambiran diduga terjadi transaksi jual beli Sabu-sabu, selanjutnya Anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan penyelidikan ke lokasi dan pada pukul 17.30 WIB anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil mengamankan pelaku dan sekaligus menemukan barang bukti Sabu-sabu pada diri pelaku, selanjutnya DY(44 th) beserta barang buktinya di amankan ke Polres Pasuruan guna penyidikan lebih lanjut.

“Dari hasil penangkapan tersebut, anggota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 (delapan belas) kantong plastik kecil berisi Sabu-sabu dengan berat total 9,01 (sembilan koma nol satu) gram, 1 (satu) buah bohlam lampu warna putih, 1 (satu) buah timbangan elektrik merk harnic warna biru, 1 (satu) slop plastik klip ZIP IN, 1 (satu) buah Handphone Merk OPPO warna Biru Tua, dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter Z warna merah,” jelas Kasatreskoba.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

(KIK)

Polsek Bukit Raya Pekanbaru Diminta Segera Menangkap dan Pidanakan Pelaku Penganiayaan 

YUTELNEWS.com | Pekanbaru – Heboh, terjadi peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan di wilayah hukum Polsek Bukit Raya Pekanbaru sebagaimana terjadi pada hari rabu malam, tgl 22 mei 2024 sekitar pukul 23:00 wib, tempatnya di samping Hotel Parma Jalan Sudirman Pekanbaru.

Dalam peristiwa pengeroyokan tersebut, diketahui/ diduga otak pelaku atas nama Jeri cs, satu orang pelaku diketahui bernama Supriandi Naibaho (Petinju MMA) selain itu, ada beberapa pelaku lainnya yang diduga oknum AU.

Identitas oknum tersebut masih dalam penelusuran media ini sebab, disaat kejadian oknum tersebut sempat menyebut institusi AURI, terlihat oleh korban bahwa salah satu diataranya memiiki senpi dan sangkur TNI, ungkap korban.

Atas kejadian yang dialami, korban didampingi kuasa hukum melaporkan peristiwa tersebut di Polsek Bukit Raya Pekanbaru dengan nomor LP: LP/B/368/V2024/SPKT/POLSEK BUKIT RAYA/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU. setelah selesai terima laporan, korbanpun langsung melakukan visum di RS bhayangkara,

Dalam peristiwa pengeroyokan, korban sebanyak 6 orang mengalami luka bagian kepala, satu orang korban mengalami luka dalam hingga muntah dan benjolan di bagian mata sebelah kanan hingga biru dan satu orang mengalami luka dan batah bagian hidung sesuai hasil visum.

Pengacara korban Adv. Frans Chaverius SH.,MH, desak polsek bukit raya pekanbaru agar segera menangkap Jeri sebagai otak pelaku beserta rombongannya.

“Kita minta pihak kepolisian agar secepatnya menindaklanjuti perkara kasus pasal 170 dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan. Dan kita desak polsek bukit raya agar pelaku atas nama Jeri cs dan Supriandi Naibaho bersama rombongan nya segera ditangkap,” tegas kuasa hukum korban.

(Tim Red)

Pelepasan 104 Jemaah Calon Haji, Pj Bupati Titip Doa Buat Deli Serdang

YUTELNEWS.com/

Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir Wiriya Alrahman MM menitip doa kepada 104 jemaah calon haji asal Deli Serdang yang akan berangkat ke tanah suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji, agar mendoakan pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang bisa terlaksana dengan baik.

“Sehingga, kita bisa mencapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Deli Serdang dengan sebaik-baiknya,” harap Pj Bupati ketika melepas keberangkatan para jemaah calon haji di Masjid Sultan Agung Sinar Thaf Basyarsyah, Lubuk Pakam, Jumat sore (24/5/2024).

Selain itu, Pj Bupati juga berpesan agar para jemaah calon haji selalu menjaga kekompakan dan membangun budaya tolong-menolong. Sebab, kondisi dan suasana yang akan dihadapi pasti akan berbeda dengan di di tanah air.

“Bangun terus semangat kebersamaan, perkuat persaudaraan dan kekompakan serta saling menghormati antar sesama jemaah dan jangan segan untuk berkoordinasi dengan petugas haji bila menemui permasalahan. Yang terpenting juga adalah menjaga kesehatan,” pesan Pj Bupati.

“Laksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya, patuhi peraturan dan ikuti petunjuk dari panitia penyelenggara dan pemandu haji, sehingga keseluruhan rangkaian ibadah haji bisa ditunaikan dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat sehat. Sepulangnya dari tanah suci dapat meraih gelar haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh,” imbuh Pj Bupati di acara yang penuh haru itu.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs Syahrul MPd menjelaskan sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah, para jemaah calon haji yang berasal dari tujuh kecamatan di Deli Serdang tersebut akan terlebih dulu menuju Asrama Haji Medan (Ahmed).

“Jemaah calon haji yang akan diberangkatkan sebanyak 104 dari 360 orang untuk menuju Embarkasi Asrama Haji Medan. Selebihnya, jemaah calon haji asal Deli Serdang yang tergabung pada Kelompok Terbang (Kloter) 12 langsung menuju Medan,” jelasnya.

Menurut jadwal, Sabtu (25/5/2024), pukul 16.25 WIB, Kloter 12 akan diberangkatkan dari Embarkasi Asrama Haji Medan menuju Bandara Kualanamu dan pukul 18.55 WIB terbang menuju Madinah, Arab Saudi.

Hadir pula pada pelepasan jemaah calon haji tersebut, Danramil 06 LP, Kapten Inf Poniman; Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Juliani Prihartini SIK; Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri SH; Kajari Deli Serdang, Muhammad Jefri SH MH; Pj Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny Ismiralda Wiriya Alrahman; Plt Kakan Kemenag Deli Serdang, H Fahrizal SHi MSi; Ketua Pengadilan Negeri Deli Serdang, Rosihan Juhriah Rangkuti SH MH; Ketua Pengadilan Agama, Drs H Juwaini SH MH; Kepala BPS Deli Serdang, Herman SE MSi; tokoh agama, Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD; Ketua MUI Deli Serdang, Kyai Amir Panatagama SPdi; Ketua FKUB Deli Serdang, H Waluyo; Ketua IPHI Deli Serdang, Ali Tambunan; para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat dan lainnya.

(Ade saputra)

Kades Jayaraga Apresiasi Kegiatan Sadar Hukum Masyarakat

YUTELNEWS.com | Garut, 24 Mei 2024 – Aula Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, menjadi saksi pelaksanaan acara bertajuk “Pengabdian kepada Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Hukum Universitas Pamulang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat setempat.

Acara yang diinisiasi oleh pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pamulang dari Tangerang Selatan, para kepala desa, kepala kelurahan, ketua DPD se-Kecamatan Tarogong Kidul, serta unsur masyarakat setempat dan tamu lainnya.

Sam Sakti, Kepala Pemerintah Desa (Kades) Jayaraga, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa acara ini tidak hanya memberikan pengetahuan hukum yang penting bagi masyarakat, tetapi juga memotivasi warga Jayaraga untuk melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Pamulang. “Kami melihat kualitas dari penyampaian para mahasiswa dalam pengajian ini cukup memuaskan, sehingga kami pun tertarik agar masyarakat kami bisa berkuliah atau melanjutkan pendidikan di Universitas Pamulang Tangerang Selatan,” ujar Sam Sakti.

Kades Jayaraga Apresiasi Kegiatan Sadar Hukum Masyarakat

Sam Sakti juga mengungkapkan niatnya untuk menjalin kerjasama lebih lanjut dengan Universitas Pamulang, guna memudahkan akses pendidikan bagi masyarakat Jayaraga. “Untuk ke depannya, kami akan berupaya melakukan kerjasama secara menyeluruh agar masyarakat kami bisa kuliah di universitas tersebut,” tambahnya.

Suhardi SH., Ketua Panitia Pelaksana dari Universitas Pamulang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial PKM (Pengabdian kepada Masyarakat) khusus di semester 2. Ia berharap hubungan antara Universitas Pamulang dan masyarakat Garut bisa terus terjalin dengan baik. “Harapannya, tiap semester kami bisa mengadakan PKM di berbagai desa, bukan hanya di Jayaraga, agar sosialisasi pada masyarakat bisa menyeluruh,” ungkap Suhardi.

Suhardi juga menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat. “Kami berharap bisa memberikan pendampingan hukum secara komunikasi lisan, meskipun tidak bisa datang langsung ke lokasi. Ini sebagai bentuk sumbangsih pengertian terhadap masyarakat,” jelasnya.

Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai edukasi hukum, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat Jayaraga untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jayaraga dan sekitarnya.

(Exsel Mochamad Wiki, SH)

Dugaan Perselingkuhan Oknum Kepala Desa, Gegerkan Warga Ringintelu Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Kabar dugaan perselingkuhan Kepala Desa (Kades) Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, terus bergulir.

Seperti diketahui Kades Ringintelu, Budi Santoso, dikabarkan mempunyai Wanita Idaman Lain (WIL) asal Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung.

Kabar miring tersebut sontak membuat geger dan heboh warga setempat. Akibatnya sebagian warga geram dan menyayangkan sikap Kades Budi Santoso.

“Ini tidak boleh dibiarkan, sebagai warga Desa Ringintelu, kami merasa malu jika benar Kades yang notabenya pemimpin desa memberikan contoh yang tidak baik kepa warganya,” ucap Mamat, warga Desa Ringintelu kepada wartawan. Kamis, (24/5/2025).

Mamat mengatakan, seharusnya Budi Santoso sebagai Kades bisa memberikan contoh yang baik kepada warganya, bukan malah sebaliknya.

Selama ini, kata dia, warga tidak pernah peduli dan percaya dengan kabar yang beredar soal dugaan penyalahgunaan anggaran, dan tidak meratanya pembangunan di Desa Ringintelu. Namun saat ada kabar seperti ini tentunya kita berpikir dua kali lagi.

“Dalam waktu dekat kami akan membentuk forum dan segera mendatangi kantor desa guna menanyakan kebenaran berita tersebut mas,” papar pria yang mengaku asal Desa Ringintelu, Bangorejo, Banyuwangi.

Sementara Hamzah, warga setempat juga mengaku kecewa dengan kabar yang menerpa Kades Ringintelu tersebut. Menurutnya kabar itu wajar karena pepatah bilang tidak ada asap jika tidak ada apinya.

“Kami yakin, kabar tersebut 90% benar adanya. Dan sebagai warga kami sangat kecewa,” tuturnya.

Namun sayang hingga berita ini ditulis wartawan belum berhasil menkonfirmasi Budi Santoso, Kepala Desa Ringintelu, Banyuwangi.

Diberitakan sebelumnya, Kabar tak sedap menerpa Kepala Desa (Kades) Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kades Ringintelu, tersebut diduga memiliki Wanita Idaman Lain (WIL) dengan salah seorang wanita asal Dusun Seneposepi, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi.

Kabar dugaan perselingkuhan Kades Ringintelu, tersebut sontak membuat heboh warga setempat.

Seperti yang disampaikan oleh HR, warga Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, kepada awak media pada Rabu, (22/5/2024).

“Kami sebenarnya sudah lama mendengar kabar perselingkuhan Pak Kades dengan wanita asal Desa Barurejo itu mas,” katanya.

Kepada wartawan HR mengaku sangat menyayangkan sikap Kadesnya tersebut. Pasal seorang pemimpin seharusnya memberikan contoh yang baik bukan malah sebaliknya.

“Jujur kami kecewa dengan kelakuan pak Kades. Kejadian ini tentunya akan menjadikan presiden buruk untuk masyarakat Desa Ringintelu, Banyuwangi,” paparnya.

” Kabar beredar di masyarakat jika wanita simpanan pak Kades AN warga Dusun Seneposepi, Desa Barurejo,” imbuh HR, pria yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara sebagian warga Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, berencana akan mendatangi kantor desa setempat guna menanyakan kebenaran kabar dugaan perselingkuhan tersebut.

“Kita akan datangi kantor desa dan pertanyakan kabar itu kepada Kepala Desa,” sambung WH, warga Desa Ringintelu, Banyuwangi.

(Slamet/imam)

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Kerja Menteri Besar Johor

YUTELNEWS.com | Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan Menteri Besar Johor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Onn Hafiz Ghazi, Jumat (24/5/2024).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Muhammad Rudi turut mendampingi Dato’ Onn Hafiz Ghazi yang hadir bersama Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, untuk meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar sebagai dermaga Kapal Ro-Ro rute pelayaran Batam – Tanjung Belungkor Johor.

Orang nomor satu di Kota Batam itu berharap, rencana pengoperasian rute Kapal Ro-Ro tersebut dapat meningkatkan konektivitas juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar antar kedua wilayah.

“Rencana pembukaan rute pelayaran Ro-Ro ini masih dalam pembahasan. Kami bertugas untuk terus mempersiapkan infrastruktur pendukung pelabuhan,” ujar Rudi.

Di samping itu, Rudi mengatakan jika kunjungan Dato’ Onn Hafiz Ghazi sekaligus dapat memperkuat hubungan bilateral antara Batam dan Malaysia.

Sehingga, kerja sama yang baik antara kedua belah pihak pun ikut memberikan dampak positif terhadap perkembangan nilai investasi Malaysia di Batam.

Bukan tanpa alasan, Malaysia masih menjadi salah satu negara penyumbang investasi terbesar di Batam sepanjang tahun 2023 lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi, realiasi investasi negara yang beribu kota di Kuala Lumpur tersebut mencapai USD 15,808 juta dengan 96 proyek pada tahun 2023.

Nilai investasi Malaysia tersebut tumbuh sebesar Rp 233,96 miliar atau naik 158,34 persen (yoy) dari tahun sebelumnya.

“Saya berharap, hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama antara Batam dan Malaysia terus terjaga. Melalui kunjungan ini juga, tentu kita semua menginginkan agar nilai investasi bisa meningkat sehingga mampu memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat,” tambah Rudi.

Untuk diketahui, kunjungan Menteri Besar Johor, YAB Dato’ Onn Hafiz Ghazi bersama Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto akan berlanjut kepada pertemuan bilateral yang berlangsung di BP Batam pada keesokan harinya, Sabtu (25/5/2024).

Pada pertemuan tersebut, BP Batam bersama Dato’ Onn Hafiz Ghazi akan membahas beberapa hal strategis yang berkaitan dengan rencana investasi, pengembangan sektor pariwisata, tenaga kerja, industri dan perdagangan.

“BP Batam membutuhkan dukungan seluruh pihak agar nilai investasi asing serta pengembangan sektor pariwisata dan industri lainnya bisa terus meningkat. Semoga pertemuan nanti juga membawa banyak manfaat positif bagi kemajuan Batam dan Provinsi Kepri,” tutup Rudi.

Batam, 24 Mei 2024

Ariastuty Sirait

Kabiro Humas, Promosi dan Protokol

Website : bpbatam.go.id

Email : humas@bpbatam.go.id

Twitter : @bp_batam

Facebook : BIFZA

Instagram : BPBatam

Youtube : BPBatam

Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya, Bambang Dihubungi Pihak Finance Bahwa Mobil Ditarik, Team Libas dan LPKNI Datangi BFI

YUTELNEWS.com | Batam – Sampaikan Aspirasi salah satu warga Perum Marcelia, Team Libas (Light Independent Bersatu) DPW KEPRI beserta tim dari perwakilan Lembaga Perlindungan Konsumen (LPKNI.KK) Kepri Datangi Pembiayaan BFI Finance Indonesia di Komp. Bumi Riau Makmur, Jl Laksamana Bintan.

Bambang yang merupakan korban dari kepemilikan kendaraan roda 4 dengan BP 1564 IO menyampaikan kepada team Libas bahwasanya tiba-tiba pihak BFI Finance menelpon/ menghubungi bahwa akan menarik kendaraannya. Sementara Bambang merasa tidak mengetahui dan kaget atas informasi yang diterimanya.

“Sebelumnya bahwa BPKB saya telah saya titipkan kepada (S) untuk mengurus pajak, namun tiba-tiba saya ditelepon oleh salah satu finance yang diduga BFI Finance Indonesia. Mereka ingin menarik mobil saya, Saya tidak tahu mengapa mereka menarik mobil saya,” ucapnya kepada team libas.

Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya, Bambang Dihubungi Pihak Finance Bahwa Mobil Ditarik, Team Libas dan LPKNI Datangi BFI

Sehingga Team Libas beserta LPKNI.KK mendatangi BFI (24/5), sore hari dengan menunjukkan surat Kuasa dan menanyakan kepastian BPKB tersebut. Putri, CS BFI membenarkan bahwa BPKB tersebut ada di BFI Finance.

Menunggu beberapa menit, Putri CS BFI melakukan pengecekan di sistem, ternyata nomor plat Mobil pak Bambang telah tertukar.

“Ada pak, Nomor platnya tertukar ya pak, tunggu sebentar ya pak,” ucap Putri yang merupakan CS BFI sambil menuju ke ruang belakang.

Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya, Bambang Dihubungi Pihak Finance Bahwa Mobil Ditarik, Team Libas dan LPKNI Datangi BFI
Saat Team Libas dan LPKNI Datangi Kantor Finance BFI

Masih di lokasi, putri mengatakan bahwa Managernya sedang tidak ada di tempat.

“Pimpinannya tak di tempat ya pak, Besok pagi kembali kesini lagi ya bertemu dengan Managementnya,” Kata putri.

Jony ketua Team Libas DPW Kepri mengatakan bahwa ada kejanggalan dalam persoalan ini.

“Ini ada kejanggalan masalah perubahan nomor Plat Mobil pak Bambang bukan perubahan plat dari perpanjangan pajak, jika nomor Platnya telah berubah tentunya STNK ditarik oleh Samsat atau BFI. Kita duga ada permainan disini antara (S) dan pihak BFI. Kita masih mempertanyakan, Apakah pihak BFI tau siapa pemilik Mobil tersebut?, Melalui Rekening siapa dana tersebut disalurkan?,” ujar Jony.

Kepada Media ini, Ketua LPKNI.KK.KEPRI Sonifati Harefa juga mengatakan bahwa setelah kita hubungi pemilik mobilnya ternyata tanpa sepengetahuan pak Bambang.

“Kita telah menghubungi pak Bambang sebagai pemilik mobil tersebut, soal alasan perubahan nomor plat itu tidak diketahuinya. Patut kita duga adanya pemalsuan data yang dilakukan oleh oknum tertentu,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih melakukan konfirmasi pada Samsat, OJK, dan pihak – pihak terkait.

(Tim Red)

Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya, Bambang Dihubungi Pihak Finance Bahwa Mobil Ditarik, Team Libas dan LPKNI Datangi BFI
Team Libas saat di Kantor BFI

 

Mahasiswa Bersama Seluruh Tokoh Dan Masyarakat Samosir Sepakat Sukseskan Pilkada Tahun 2024

YUTELNEWS.com/

Samosir – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Samosir menggelar kegiatan diskusi Pilkada Damai 2024 di Kota Pangururan, Samosir Kamis 23 mei 2024, dengan “Tema Peran Pemuda dan Mahasiswi Dalam Mendukung Tahapan Pilkada Secara Kamtibmas dan Kondusif.

Diskusi tersebut di hadiri Ketua bersama Sekretaris dan jajaran kepengurusan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Samosir, Badan Pengawas Pemilu, Tokoh Masyarakat dan Pemuda serta masyarakat.

Ketua Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Samosir, Friston Simalango dalam diskusi menyampaikan secara langsung ajakan dan seruan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya kaum muda Kabupaten Samosir agar ikut dan terlibat dalam menyukseskan pilkada serentak pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota Tahun 2024 mendatang dengan aman dan sejuk.

Ketua Bawaslu Samosir, Robinson Simarmata, mengajak seluruh peserta yang hadir terutama anak muda agar mau bersama-sama mengawasi penyelenggaraan pilkada mulai dari proses tahapan sampai pemilihan, dan terutama berperan aktip mengawasi sehingga kecurangan tidak terjadi dan partisipasi pemilih terpenuhi.

“Bawaslu memegang peran penting sesuai dengan Undang-Undang nomor 7 Tahun 2017, yakni dalam pengawasan, pencegahan, dan penindakan. Fungsi pencegahan meliputi sosialisasi pengawasan partisipatif, dengan tujuan agar masyarakat tidak hanya terlibat dalam meningkatkan persentase kehadiran saat pencoblosan. Bahkan juga aktif dalam mengawasi seluruh tahapan pemilihan, mulai dari awal,” ungkapnya.

Ia menambah, anak-anak muda di Kabupaten Samosir juga memiliki peran penting terutama mengajak semua lapisan masyarakat agar mendukung dan menggunakan hak pilihnya pada November 2024 dengan harapan pilkada sukses.

“Tentunya peran anak muda sangatlah penting untuk mensukseskan pilkada 2024 dengan harapan seluruhnya dapat berjalan dengan baik, aman, damai dan kondusif serta partisipasi pemilih meningkat. “Ucapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Samosir, Obet Naibaho menyebutkan, pemilu presiden dan pemilihan legislatif tahun 2024 baru saja usai, dan ditahun yang sama akan digelar pemilihan kepada daerah serentak pada bulan November mendatang sehingga pentingnya peran aktip dari semua masyarakat khususnya di Kabupaten Samosir untuk mensukseskan pesta demokrasi memilih pemimpin lima tahun kedepan.

“Kita berharap dalam pilkada nanti tidak ada lagi saling bermusuhan meski berbeda pilihan pada pilpres kemarin, namun mari bersama kita sukseskan dan menatap masa depan untuk memilih siapa yang layak dan pantas memimpin Kabupaten Samosir kedepannya lebih baik terutama mensejahterakan rakyat nya. “Kata Obet Naibaho sekaligus sebagai penutup kegiatan diskusi tersebut.

Usai kegiatan diskusi kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan menyampaikan deklarasi pemilu damai yaitu bersama seluruh element masyarakat Samosir sepakat siap mensukseskan Pilkada yang Damai dan Kondusif.

(Ade saputra)

PT.Socfindo Tambal Jalan Berlubang di Kecamatan Gunung Meriah

YUTELNEWS.com/

ACEH SINGKIL,Sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan masyarakat pengguna jalan, PT. Socfindo Lae Butar melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penambalan jalan berlubang Kecamatan Gunung Meriah, har jumat (24/5/2024).

“Dengan menggandeng institusi kepolisian, PT Socfindo bersama Polsek Gunung Meriah berharap masyarakat pengguna jalan akan merasa nyaman dan tidak merasa was-was saat berkendara. diketahui bersama, banyaknya lubang sepanjang jalan di Kecamatan Gunung Meriah membuat resah pengguna jalan. hal ini tentunya akan mengganggu mobil, mobil barang dan kereta yang melintasi jalan tersebut.

Untuk itulah, dengan rasa kepeduliannya, PT Socfindo dibantu dengan Polsek Gunung Meriah tergerak untuk melakukan perbaikan dengan cara penambalan pada jalan yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan.

“Salah seorang staf PT.Socfindo yang turut serta dalam kegiatan baksos penambalan jalan mengatakan, kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk membantu Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan kepolisian dalam rangka mengurangi angka kecelakaan di jalan.

Penambalan jalan dilaksanakan untuk menghindarkan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, selain itu, penambalan juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan aktivitas berkendara dijalan, katanya salah satu staf PT.Socfindo.

Salah seorang personil Polsek Gunung Meriah mengatakan, penambalan jalan berlubang di wilayah kecamatan Gunung meriah PT. Socfindo bekerja sama dengan Polsek Gunung Meriah untuk mencegah terjadinya laka lantas, dan juga keluhan dari masyarakat karena banyaknya jalan berlubang yang membahayakan.

“General Manager(GM) PT.Socfindo Boby Hercules mengatakan, bahwa ini adalah tanggung jawab kita bersama. kami sebagai pengelola perusahaan perkebunan sawit PT.Socfindo yang ada di tengah masyarakat tentunya wajib andil ketika ada kegiatan yang di laksanakan oleh pihak siapapun dan juga untuk keperluan umum. “tuturnya Boby.

Apalagi jalan ini jalan umum melintasi penduduk yang padat, selain kekhawatiran kita terjadi kecelakaan Lalu Lintas tunggal tentunya juga berpotensi laka lantas membahayakan para pejalan kaki atau yang berbelanja di toko sekitaran.

Jalan dari Simpang 4 Tugu Rimo depan Kantor Camat Gunung Meriah, menuju Simpang 4 Tugu Rimo di ujung jalan ini begitu padat penduduknya, aktifitas warga di sana selalu padat dan aktif, nah demi menghindari kejadian yang tidak kita inginkan pihak kami bekerjasama dengan pihak Polsek Gumer melakukan penambalan jalan yang berlubang.

(Jalaludin Barat/RS)

Babinsa: “Kami Akan Selalu Ada Untuk Membantu Masyarakat”

YUTELNEWS.com | Selalu hadir untuk membantu masyarakat, Serda Suharyono Babinsa Gempeng Anggota Koramil 0819/10 Bangil, bersama warga masyarakat melaksanakan kegiatan pembangunan saluran air di Lingkungan Gombyok RT 02 RW 04 Kelurahan Gempeng Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan dan mencegah banjir di musim hujan. Jum’at (24/05/24).

Pembangunan saluran air ini mendapat dukungan penuh dari warga setempat. Banyak warga yang terlibat langsung dalam proses pengerjaan, mulai dari penggalian tanah hingga pemasangan pipa saluran air.

Serda Suharnoyo mengatakan, “Kegiatan ini sangat penting untuk kelancaran sistem drainase di lingkungan ini. Dengan adanya saluran air yang baik, kita dapat mengurangi risiko banjir dan genangan air yang dapat merugikan warga.”

Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga dan membangun lingkungan. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya untuk pembangunan saluran air, tetapi juga untuk berbagai program lain yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat, Dengan adanya saluran air baru ini, warga Lingkungan Gombyok kini bisa merasa lebih tenang menghadapi musim hujan mendatang.

“Kami merasa senang bisa bergotong royong dengan pak Babinsa. Semoga saluran air ini bisa mengurangi banjir dan genangan saat musim hujan,” ungkap salah satu warga.

(Kik)

Aas Muhamad Asor S.H., M.H., NL.P. Siap Mencalonkan Diri sebagai Calon Bupati pada Pilkada 2024 Kabupaten Bandung Barat

YUTELNEWS.com | Aas Muhamad Asor, S.H.,M.H.,NL.P. Kepala Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, kini mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Pilkada 2024.

Dukungan dari berbagai partai politik (Parpol) dan restu dari berbagai tokoh masyarakat menunjukkan komitmen Aas untuk mengabdi kepada daerah tercintanya.

Hal ini sejalan dengan visinya untuk mengabdi kepada daerah tercintanya tanpa memandang suku, ras, dan agama.

Dalam pernyataannya, Aas menegaskan niatnya untuk membawa Kabupaten Bandung Barat menjadi lebih bermartabat dan religius, serta berperan aktif dalam hal-hal positif untuk masyarakat setempat, dengan visi “Terwujudnya Bandung Barat TANGGUH ( Tertata, Agamis, Ngakeul, Genah, Unggul, dan Humanisme)” dengan MISI:

1. Meningkatkan tata kelola kepemerintahan secara profesional dan partisipasi publik.

2. Meningkatkan Infrastuktur masjid besar ( masjid tingkat kecamatan) dan kesejahteraan guru ngaji.

3. Membangun rumah layak huni bagi masyarakat miskin dan kaum disabilitas tertentu.

4. Membangun dan menata pasar+pasar tradisional.

5. Membangun infrastruktur kesenian dan kebudayaan.

6. Membangun infrastruktur pusat olahraga (spors center) tingkat kecamatan.

7. Program beasiswa sampai Perguruan tinggi.

8. Penguatan kapasitas lembaga RT, RW, posyandu, perangkat desa, dan badan permusyawartan desa.

9. Meningkatkan pembangunan infrastruktur perdesaan, pertanian, perikanan, dan kepariwisataan.

10. Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan.

11. Memajukan peran pemuda di bidang kesosialan, olahraga, dan ekonomi kreatif.

Aas Muhamad Asor berharap dapat mengantar Kabupaten Bandung Barat menjadi lebih maju dan terdepan dalam berbagai aspek positif.

Meskipun dukungan telah diterimanya dari berbagai pihak, keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat KBB, yang akan memilih pemimpin yang dianggap terbaik bagi daerah mereka. Semoga proses ini berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan yang dijunjung tinggi.

Tarkayaiban.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.