You Tell News

Kapten Inf Edi Candra Hadiri undangan Acara Wawancara dengan Lintas Sektor

YUTELNEWS.com | Rabu 22 Mei 2024 Komandan Koramil 10/Spj Kodim 0104/Atim, Kapten Inf Edi Candra, menghadiri acara wawancara dengan lintas sektor yang diselenggarakan di Puskesmas Kecamatan Simpang Jernih. Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI dan berbagai elemen masyarakat dalam rangka mendukung pembangunan dan keamanan wilayah.

Dalam wawancara tersebut, Kapten Edi Candra menyampaikan pentingnya kerjasama antara TNI muspika dan dinas Kesehatan serta tokoh masyarakat, guna mewujudkan solidaritas antara TNI, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. “Sinergi lintas sektor sangat penting dalam menciptakan stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan. Kami di TNI selalu siap mendukung masyarakat dalam berbagai aspek, termasuk keamanan, pendidikan, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Acara wawancara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi non-pemerintah. Mereka berdiskusi mengenai berbagai isu, mulai dari keamanan lingkungan, penanganan bencana alam, hingga program-program pemberdayaan masyarakat.

Salah satu topik yang menjadi fokus diskusi adalah peningkatan koordinasi dalam penanggulangan bencana. Kapten Edi Candra menekankan bahwa TNI selalu siap bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang terkena bencana. “Kami memiliki komitmen yang kuat untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Kerjasama dengan lintas sektor sangat penting agar bantuan dapat diberikan dengan cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Selain itu, dalam wawancara tersebut juga dibahas mengenai program ketahanan pangan yang sedang digalakkan oleh Koramil 10/Simpang Jernih. Kapten Edi Candra menjelaskan bahwa pihaknya telah menginisiasi beberapa program pertanian bersama masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan yang tidak produktif. “Kami ingin masyarakat bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan dan bantuan teknis agar mereka bisa bertani dengan baik,” katanya.

Para peserta acara menyambut positif inisiatif dan dukungan yang diberikan oleh Koramil 10/Simpang Jernih. Kepala Desa Simpang Jernih, Bapak Mulyadi, mengungkapkan apresiasinya atas kepedulian dan tindakan nyata yang dilakukan oleh TNI. “Kami sangat berterima kasih kepada Koramil 10/Simpang Jernih yang selalu siap membantu kami. Kolaborasi ini sangat penting untuk kemajuan desa kami,” ujarnya.

Acara wawancara dengan lintas sektor ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kerjasama dan koordinasi demi kemajuan dan keamanan wilayah Simpang Jernih. Semua pihak sepakat bahwa sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

CCTV Pelabuhan ASDP Ketapang Ditambah, Polisi 24 jam Awasi Penyeberang Selama WWF di Bali

YUTELNEWS.com | Selain penambahan jumlah personel oleh Polda Jatim, CCTV di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditambah untuk optimalisasi pengawasan penumpang yang menyeberang selama gelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Penambahan CCTV juga sebelumnya telah diatensi oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran saat melakukan pemantauan di Pelabuhan Ketapang pada 10 Mei 2024.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si saat berada di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.

“Sudah dipenuhi, bahkan ada penambahan (CCTV) di pintu masuk (pelabuhan),” kata Irjen Pol Imam Sugianto, Selasa (21/05/2024)

Penambahan CCTV di titik-titik strategis digunakan untuk memantau seluruh calon penumpang dan kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali.

“Ada 58 titik CCTV yang tersebar di Pelabuhan Ketapang,” ujar Kapolda Jatim.

Irjen Pol Imam berharap dengan penambahan CCTV dapat mengoptimalkan pengamanan yang telah disiagakan sehingga WWF di Nusa Dua, Bali dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, General Manager ASDP Ketapang Syamsudin mengatakan ada 8 titik CCTV tambahan yang tersebar di Pelabuhan Ketapang sesuai arahan Kabaharkam Polri.

Termasuk di antaranya juga perbaikan posisi CCTV yang dapat mendukung pengawasan wajah para calon penumpang kapal.

“Kami mendukung gelaran WWF, kami sudah bekerja dari jauh-jauh hari,” ujar Syamsudin.

Ia menjelaskan ASDP juga serius mendukung pengamanan Polri dan berharap gelaran WWF yang berlangsung pada 18-25 Mei 2024 berjalan lancar dan aman.

(Ilham)

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Dua Orang Kepala Seksi Kejari Aceh Singkil

YUTELNEWS.com/

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dua(2) orang yakni, Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti Dan Barang Rampasan(PB3R) Kejari Aceh Singkil Saiful Bahri, SH dan Kepala Sub Seksi Ideologi, Politik, Pertahanan, Keamanan, Sosial Budaya Dan Kemasyarakatan Teknologi Informasi Seksi Intelijen Kejari Aceh Singkil Iqbal Risha Ahmadi, SH, pada hari rabu(22/5-2024) tempat di Aula Kejari Aceh Singkil. “katanya Kasi Intelijen Kejari Aceh Singkil Budi Febriandi, SH.

“Acara tersebut di hadiri oleh, Kajari Aceh Singkil, Kasubbag Pembinaan, Kaai Intelijen, Kasi Pidsus, Kasi Datun dan seluruh Pegawai Kejari Aceh Singkil, “jelasnya Budi.

Lanjut Budi menambahkan, kata sambutan Kajari Aceh Singkil Munandar, SH.MH, saya ucapkan selamat kepada Kasi PB3R yang baru Saiful Bahri, SH.

Kasubsi Intel Iqbal Risha Ahmadi, SH, atas pelantikannya. mengakhiri kata sambutan Munandar, saya harap kedepannya bisa langsung laksanakan tugas dan bisa menyesuaikan dengan bidang-bidang yang lainnya.

Untuk bidang PB3R banyak tugas yang harus diselesaikan, karena dalam beberapa bulan terakhir jabatan PB3R kosong, “tutup Budi.

(Jalaludin Barat/RS)

Kasdim 0819 Pasuruan Hadiri Pelepasan Jamaah Calon Haji

YUTELNEWS.com/

Di Gedung Kesenian Darmoyudo dan Depan Gedung Gradika Bhakti Praja Kelurahan Purworejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan, telah berlangsung acara pemberangkatan Jamaah Calon Haji Kota Pasuruan kloter 46 menuju Asrama Haji Sukolilo, Embarkasi Surabaya. Sebanyak 353 jamaah haji dari Kota dan Kabupaten Pasuruan dilepas dengan penuh haru dan do’a oleh keluarga serta para pejabat daerah setempat. Rabu (22/5/24).

Acara pemberangkatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Drs. H. Saifullah Yusuf (Walikota Pasuruan), H. Adi Wibowo, S.T,.P, M.Si (Walikota Pasuruan Kota), H. Muhammad Isnaini Yusuf, S. Ag, (Plt. Kepala Kemenag kota Pasuruan),
AKBP Makung Ismoyo Jati, S.I.K, M.I.K (Kapolres Pasuruan Kota), Mayor Hery Teguh, W.S. sos (Kasdim 0819/Pasuruan), serta sejumlah pejabat lainnya dari Kejari, Danyon Zipur 10/2/Kostrad, dan Kepala PN Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Walikota Pasuruan, Drs. H. Saifullah Yusuf, menyampaikan ucapan selamat jalan kepada para jamaah calon haji. “Selamat jalan, mudah-mudahan berangkat selamat dan pulang selamat. Saya bersyukur kepada semua para calon jamaah haji yang dipilih oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk menjadi tamu Allah tahun ini,” ucapnya. Beliau juga mengingatkan para jamaah untuk mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kota Pasuruan agar dapat menjadi kota yang penuh berkah seperti Mekah dan Madinah.

Kasdim 0819/Pasuruan, Mayor Hery Teguh, turut memberikan pernyataan yang mendalam tentang pentingnya momen ini bagi jamaah dan keluarga mereka. “Keberangkatan haji ini bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga bentuk pengabdian dan penghormatan kita kepada agama dan negara. Semoga semua jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk dan pulang membawa haji yang mabrur,” ujarnya.

Acara yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran ibadah haji para jamaah. Semangat dan harapan para jamaah calon haji beserta dukungan dari keluarga dan masyarakat Pasuruan diharapkan menjadi bekal yang cukup untuk menjalankan rukun Islam kelima dengan sempurna.

(KIK)

Babinsa Datangi Rumah Warga Berikan Gizi Tambahan untuk Balita Stunting

YUTELNEWS.com/

Upaya menuntaskan tingkat stunting, Babinsa Koramil 0819/23 Sukorejo, Sertu Sumarno, melaksanakan kegiatan pemberian gizi berupa telur sabanyak 2 kg untuk balita stunting di Dusun Betiting Desa Gunting Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan nutrisi yang optimal bagi balita yang mengalami masalah pertumbuhan akibat kekurangan gizi. Rabu (22/05/24).

Sertu Sumarno dan Ibu Sulis, bidan desa dari Puskesmas Sukorejo. Mereka bersama-sama memberikan perhatian khusus kepada Nuril Anwar, balita berusia 31 bulan yang mengalami stunting. Nuril memiliki berat badan 8,4 kg dan tinggi badan 80 cm. Orang tua Nuril, Ali Mustofa dan Ainun, yang berdomisili di Dusun Betitin.

Kami berkomitmen untuk membantu mengurangi angka stunting di wilayah kami. Melalui pemberian gizi tambahan dan pemantauan kesehatan, kami berharap balita seperti Nuril dapat tumbuh dengan sehat dan optimal, Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap asupan gizi anak-anak mereka,” ujar Sertu Sumarno.

Ibu Sulis, bidan desa dari Puskesmas Sukorejo menambahkan, bahwa kerjasama antara berbagai pihak sangat penting dalam mengatasi masalah stunting. “Kita perlu bekerja sama, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah desa. Dengan sinergi yang baik, kita dapat memberikan solusi yang efektif untuk masalah stunting,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan balita. Pemberian gizi tambahan secara rutin dan pemantauan kesehatan yang intensif akan terus dilakukan oleh Babinsa dan tenaga kesehatan setempat, demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan.

(KIK)

Pemerintah kota Payakumbuh Melalui ( DP3AP2KB ) Gelar Rapat Diseminasi Audi Kasus Stunting di Aula Hotel Mangkoto

YUTELNEWS.com/

Payakumbuh Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) gelar rapat diseminasi Audi kasus Stunting Kota Payakumbuh tahun 2024 yang berlangsung diaula pertemuan Hotel Mangkuto, Selasa (21/5/2024).

Rapat yang diikuti oleh seluruh OPD teknis terkait, Camat, Lurah, TPPS, penyuluh Keluarga Berencana serta turut hadir dari pihak Provinsi Sumatra Barat, kegiatan dibuka Penjabat Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten I Wali Kota bidang Pemerintahan dan Kesra, Dafrul Pasi.

Berdasarkan data dari hasil survei lembaga kesehatan Indonesia, kota Payakumbuh di tahun 2024 mengalami peningkatan angka kasus Stunting sebanyak dua persen, dimana di tahun 2023 kota Payakumbuh yang terindikasi kasus stunting berada di angka 17,8 persen dan di tahun 2024 naik menjadi 19,8 persen.

Dalam sambutannya, Dafrul Pasi yang juga Ketua TPPS Kota Payakumbuh (Tim Percepatan Penurunan Stunting) itu mengatakan jika permasalahan Stunting merupakan permasalahan serius yang harus mendapatkan perhatian semua pihak.

Oleh karenanya, upaya penanganan dan pencegahan Stunting harus dilakukan secara serius dan penuh komitmen daei semua unsur terkait untuk melakukan intervensi secara konvergen dalam melaksanakan program yang telah dirancang.

Salah satu upaya dalam menurunkan angka pre-valensi angka Stunting ini dengan langkah melalui pendampingan keluarga, yan berlangsung secara simultan dan kontinui mulai dari pendampingan calon pengantin hingga melahirkan pasca usia bayi hingga lima tahun”, ungkap Dafrul.

Setelah dilakukannya pendamping terhadap keluarga ini, Dafrul berharap semua faktor penyebab indikasi terjadinya Stunting dapat diidentifikasi semenjak dini dan dapat diambil langkah dalam upaya untuk mengurangi penyebab faktor dan resiko tersebut.

Atas dihelatnya rapat diseminasi yang diikuti semua unsur terkait, Dafrul menghimbau kepada semua pihak yang hadir agar dapat melakukan identifikasi lebih awal resiko dari kasus Stunting, dengan menemukan atau mengetahui resiko potensial penyebab langsung dan penyebab tidak langsung terjadinya Stunting pada kelompok sasaran.

“Dan kepada tim yang sudah ditunjuk dalam kegitan diseminasi audit kasus Stunting ini nantinya agar dapat menyampaikan hasil kajian kasus audit Stunting yang merupakan rekomendasi serta intervensi pencegahan yang dibutuhkan sesuai hasil kajian berdasarkan kelompok sasaran yang diaudit,” tandasnya.

Lebih lanjut, Dafrul menekankan kepada semua pihak yang hadir untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar dapat menghasilkan dan menguatkan rencana tindak lanjut sesuai rekomendasi atas kasus audit Stunting di kota Payakumbuh berjalan dengan sebaik-baiknya.

Agar dapat berjalan dengan baik dan lancarnya rapat diseminasi audit kasus stunting, DP3AP2KB hadirkan narasumber dari para ahli, yakni dokter anak dan kandungan, psikolog, dan ahli gizi.

Sementara itu, kepala DP3AP2KB Agustion menyampaikan jika diseminasi audit kasus stunting berlangsung untuk mewakili dari kasus-kasus yang tergolong berat daripada indikasi Stunting yang terjadi, dimana dalam kegiatan tersebut DP3AP2KB membawa empat sampel indikasi Stunting, yakni tiga balita dan satu ibu hamil.

Disini kita akan melihat sampai sejauh mana faktor yang mendominasi dari pengaruh atas kendala penyebab indikasi Stunting ini,” ungkap Agustion.

Terkait dengan mekanisme dalam audit kasus Stunting yang dilakukan, DP3AP2KB meminta data ke setiap Puskesmas terkait data indikasi kasus Stunting yang tergolong berat dan kompleks, dan data dari Puskesmas yang diterima disaring lagi untuk diaudit lagi untuk ditetapkan yang tergolong berat, dan diambil empat sampel yang tergolong berat dan dengan tujun agar para sampel ini nantinya dapat terlepas dari kategori Stunting,” ungkap Agustion.

Dalam penanganan Stunting, Agustion ungkapn jika DP3AP2KB akan fokuskan dalam aspek pencegahan dan preventif.

“Preventif disini kita akan dengan maksimal akan melakukan pendampingan terhadap kelurga yang berisiko terdampak Stunting, dimana pendampingan ini akan difokuskan dari para calon pengantin, ibu hamil, melahirkan, dan balita,” bebernya.

Agar lebih dapat mempermudah dalam pemantauan kendala Stunting di lapangan, sehingga dapat mengetahui kelurahan atau kecamatan mana saja yang terdapat kasus stunting, DP3AP2KB kota Payakumbuh juga memiliki sebuah aplikasi yang berbasis web, yakni SIPENTING (Sistem Informasi Penanganan Stunting).

“Dimana aplikasi SIPENTING ini merupakan sebuah website yang dikembangkan oleh pemerintah kota Payakumbuh dalam penanganan stunting. Setiap data sasaran dan semua intervensi dilaporkan dalam aplikasi ini,” ungkap Agustion.

Dengan didukung SIPENTING ini, Agustion optimis capaian penurunan angka Stunting di kota Payakumbuh dapat berjalan dengan lancar dan lebih cepat serta efisien.

Adapun target dari kegiatan diseminasi audit kasus Stunting tersebut nantinya kota Payakumbuh di akhir tahun 2024 akan mengalami penurunan angka stunting menjadi 14 persen.

( MAHWEL )

Pidanakan Perusahaan Tambang yang Pakai Solar Subsidi| Rabu 22 Mei 2024

YUTELNEWS.com/

Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan akan menjerat penyelewengan solar subsidi, terutama bagi truk-truk dari perusahaan tambang.

“Kami akan mendisiplinkan itu, terutama truk-truk dari perusahaan tambang,” ujarnya melalui keterangan resmi

22 , mei , 2024 , Gresik, WringinAnom.
Dimana yang Telah Terjadi Penyelewengan solar subsidi Oleh Penambang Berinisial “A” Gresik, WringinAnom. Dengan menggunakan DamTruck Fuso Berwarna Biru Berplat Kuning Nopol L 8297 UY, dengan sengaja Membeli BBM Bersubsidi dengan Nominal Pembelian mencapai 1,3juta lebih, lalu di OperTap di dalam Jerigen Jirigen Plastik dengan Jumlah yang cukup banyak menggunakan alat Bantu Selang.
Di dalam Gudang Sidomukti sumberame kec.wringinanom , Juga di Temui Barang Bukti Berupa Jerigen yang cukup banyak di duga di gunakan untuk penyaluran dan penimbunan bbm bersubsidi jenis solar.

Jirigen Jirigen Tersebut di bawa Ke dalam Tambang mengunakan kendaraan pickup berwarna Hitam pada jam Jam Tertentu. Lalu dari Jirigen tersebut di tuangkan ke dalam Eksavator yang berada di dalam tambang Yang akan segera beroperasi.

Melalui Direktorat Mineral dan Batu Bara, kami juga bakal mengimbau mereka untuk tidak menggunakan BBM subsidi. Jika tidak dihiraukan, maka akan kami berikan tindakan tegas,” imbuhnya.

Tindakan tegas yang dimaksudkan bagi penyelewengan solar subsidi, lanjut Arifin, yakni mulai dari penghentian operasi hingga pidana.

Sementara, PT Pertamina (Persero) akan membagikan dan mewajibkan pembelian solar subsidi dengan kartu kendali.

Tujuannya, untuk menjamin ketersediaan solar subsidi dan penyalurannya tepat sasaran.

Kartu itu akan digunakan untuk mencatat pembelian solar bersubsidi. Pada kartu kendali tersebut tercantum nomor polisi kendaraan dan jenis kendaraan.

Petugas akan mencatat jenis kendaraan, nomor polisi, serta jumlah pembelian solar bersubsidi yang dilakukan di SPBU.

Langkah lain yang ditempuh adalah melakukan pengaturan jam pelayanan solar bersubsidi di SPBU serta larangan terjadi antrean sebelum jam pelayanan.

Apabila terdapat penyelewengan solar bersubsidi, maka penertiban pelaku penyelewengan akan ditindak secara tegas oleh pihak kepolisian atau Dinas Perhubungan dan akan memberikan sanksi kepada operator maupun penyalur.

Upaya lainnya adalah melakukan monitoring stok BBM melalui command center, koordinasi antara Pertamina dengan penegak hukum dan pemerintah daerah.

Ia menekankan untuk Meningkatkan pengawasan dan langsung guna mencegah kelangkaan, antrean, hingga potensi penyalahgunaan

(kik/team)

Kejari Aceh Singkil Gelar Gerakab Pangan Murah

YUTELNEWS.COM/

Kejaksaan Negri(Kejari) Aceh Singkil berserta Ikatan Adhayaksa Dharmakarini(IAD) Aceh Singkil bekerjasama dengan Dinas Pangan Aceh Singkil, pada hari selasa(21/5-2024), gelar Gerakan Pangan Murah(GPM) di Halaman Kantor Kejari Aceh Singkil.

“Ada pun yang hadir dalam kegiatan pasar murah tersebut, Kajari Aceh Singkil Munandar, SH.MH, Kadis Pangan Aceh Singkil Abdul Haris, SP. MM, para Kasi Kejari Aceh Singkil, Ketua IAD Aceh Singkil berserta pengurus dan para Pegawai Kejari Aceh Singkil. “katanya Budi Febriandi, SH Kasi Intelijen Kejari Aceh Singkil.

Ada pun jenis barang yang di jual pada pasar murah yakni, beras kemasan 10 Kg dengan harga Rp.106.000/sak, minyak goreng kemasan 2 liter Rp.32.000/bungkus, tepung 1 Kg Rp.13.000 dan telur ayam 1 papan Rp.38.000, total harga Rp.215.000/paket.

Bahwa sembako yang dialokasikan oleh Dinas Pangan Aceh Singkil pangan murah yaitu, beras sebanyak 250 saka/2,5 ton, minyak goreng 36 kotak/432 liter, gula pasir sebanyak 400 Kg, telur ayam 250 papan dan tepung 120 kg. “jelasnya Budi.

Selain pasar murah dan Kejari Aceh Singkil juga memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki anak stunting di wilayah Kecamatan Singkil Utara, berupa bantuan yang diberikan berupa paket berkebun, terdiri dari bibit tanaman, mulsa, cangkul, gembor, angkong dan jaring paranet.

Total penerima paket stunting sebanyak 14 paket, paket keluarga miskin ekstrim 114 paket, total paket Gerakan Pangan Murah yang dijual kurang lebih 300 paket. “tutup Budi.

(Jalaludin Barat/RS)

Toto Fatimah, ucapkan terimakasih Pak Bupati, semoga terpilih kembali

YUTELNEWS.com | Pemberian insentif kepada guru ngaji merupakan salah satu dari tiga belas program unggulan Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna yang sangat penting dan bernilai. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan agama dan peran penting para guru ngaji dalam membimbing dan mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan dan moral yang baik. Melalui pemberian insentif, para guru ngaji dapat merasa dihargai dan termotivasi untuk terus memberikan pendidikan agama yang berkualitas.

Pemberian insentif guru ngaji juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerjasama antara pemerintah daerah dan para pendidik agama di Kabupaten Bandung. Dengan mendukung program ini, Bupati Bandung H Dadang Supriatna menunjukkan kepedulian dan perhatiannya terhadap pendidikan agama sebagai bagian penting dari pembangunan karakter dan spiritualitas masyarakat. Melalui insentif ini, diharapkan kualitas pendidikan agama dapat ditingkatkan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh komunitas.

Selain itu, pemberian insentif guru ngaji juga memiliki dampak positif yang luas, tidak hanya bagi para guru ngaji, tetapi juga bagi para murid, orang tua, dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan di dukung dan diapresiasi, para guru ngaji dapat memberikan pengajaran yang lebih berkualitas, menjaga keberlanjutan pendidikan agama, dan membantu membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berdaya.

Program unggulan pemberian insentif kepada guru ngaji merupakan salah satu bentuk investasi dalam bidang pendidikan agama yang sangat strategis. Dengan melanjutkan dan mengembangkan program ini, di harapkan pemkab bandung dapat memperkuat pondasi nilai nilai ke agamaan dan moral dalam kemasyarakatan. serta menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusip dan bermutu, program seperti ini salah satu contoh nyata, dari upaya pemerintah dalam membangun komunitas berbudaya ,beragama dan sejahtera.

Salah seorang penerima manfaat Toto Fatimah warga Kampung Palasari RT 02 RW 03 Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,mengajar di Madrasah Al Amanah, saat ditemui awak media saat mengikuti acara senam Bedas pada Minggu 19/05/2024, merasa bersyukur dan berterimakasih telah mendapat penghargaan berupa pemberian insentif guru ngaji dari Bupati Bandung melalui Pemerintah Daerah.

“Sebagai penerima manfaat insentif guru ngaji, saya merasa sangat bersyukur dan terharu atas program ini yang memberikan penghargaan kepada para guru ngaji yang telah peduli dan berperan dalam mendidik generasi muda dengan nilai-nilai agama dan moral. Insentif ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus memberikan pendidikan agama yang berkualitas dan berkelanjutan”,ucapnya.

Toto menambahkan, ” Kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas perhatian dan dukungannya terhadap para guru ngaji melalui program insentif ini. Langkah Bapak sebagai pemimpin daerah Bupati Bandung yang memperhatikan pendidikan agama dan peran penting para guru ngaji merupakan langkah yang sangat diapresiasi oleh kami, serta menjadi dorongan yang besar untuk terus melaksanakan tugas dengan sepenuh hati”,tambahnya.

Toto menambahkan lagi,”Program insentif guru ngaji yang diinisiasi oleh Bapak Bupati Bandung tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga memberikan penghargaan atas dedikasi dan komitmen kami dalam mendidik anak-anak dengan nilai-nilai keagamaan. Insentif ini membantu memperkuat motivasi dan semangat kami untuk terus menjalankan tugas sebagai pendidik agama dengan baik”,tegasnya.

Toto berharap, “Semoga program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang luas bagi pendidikan agama dan moral di Kabupaten Bandung. Kami sebagai penerima manfaat insentif guru ngaji berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membentuk karakter dan spiritualitas generasi muda serta menjadi mitra dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan berkualitas. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Bandung H Dadang Supriatna,perhatian nya atas dan dukungan dan penghargaan nya,semoga pak H Dadang Supriatna bisa terpilih kembali menjadi Bupati Bandung di periode berikut nya, ( Lanjutkan ),” pungkasnya.

(Yans)

Dinas Lingkungan Hidup Kab Sanggau Tidak Pernah Berikan Izin PT.SPM Untuk Melakukan Penambangan Emas di Bantaran Sungai Kapuas

YUTELNEWS.com | Bekas Aktivitas Pertambangan Emas PT. Satria Pratama Mandiri (PT. SPM) di Kecamatan Mukok Desa Inggis kabupaten Sanggau Kalimantan Barat di Bantaran Sungai Kapuas mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau.

Sukanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau menyampaikan dengan tegas bahwa Tambang Emas PT SPM telah mengantongi Izin IUP OP di wilayah Darat, Namum Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup tidak pernah menyetujui atau Memberikan izin untuk melakukan Penambangan Emas di Bantaran Sungai Kapuas, kata Sukanto melalui Selular Miliknya pada 21 Mei 2024.

Ketua DPW IWO Indonesia Kalimantan Barat Syafrudin Delvin, SH. Berkomentar terkait Tambang Emas PT SPM kegiatannya di Bantaran sungai kapuas di desa inggis diduga Illegal itu Patut dilakukan Peninjauan tingkat kerusakan lingkungannya kembali oleh Aparat penegak Hukum dan bekerja sama dengan instansi terkait terhadap bekas lokasi Tambang Emas PT SPM dan jika ada Kerusakan Lingkungan dibantaran sungai Kapuas secara otomatis menjadi Tanggung Jawab PT SPM selaku pelaku Usaha, dan menurut saya Aparat Penegak Hukum Polda Kalbar harusnya melakukan penindakan karena sudah ada pernyataan dari kadis LH Sanggau, kata ketua IWO Indonesia

Dan barang tentu saya sangat yakin Pemerintah sekalipun tidak akan mendukung oknum perusak merusak Sungai Kapuas yang merupakan Ikon Kebanggaan Indonesia Khususnya Kalimantan Barat, itu jelas”,

Saya sampaikan berulangkali, “Jika Bantaran Sungai Kapuas memang terjadi kerusakan akibat penambangan emas yang dilakukan oleh PT. SPM, maka harus dipertanggung jawabkan, dan banyak cara untuk menyelesaikan persoalan, dan sudah jelas sesuai dengan pernyataan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau,Soal penegak hukum mau atau tidak Aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti? Tergantung kemauan, saya kira sudah jelas,” tambahnya.

Menyikapi persoalan wartawan Kapuaspost.web.id dan wartawan media Metro7.co.id, seharusnya yang bersangkutan memahami etika seorang wartawan atau jurnalis, tidak boleh men Juctice, saya menduga kuat jangan jangan oknum wartawan tersebut menjadi beking di Tambang Emas PT.SPM sehingga sampai berani memvonis, saya pertegas lagi, hati hati yang bersangkutan bisa dilaporkan”, kata ketua IWO Indonesia kembali.

Sumber : IWO Indonesia Kalbar

Publies : Musa

Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman Diwakili Staf Ahli Bidang SDM Elvi Jaya Menghadiri Perpisahan Siswa SMPN 1 

YUTELNEWS.com – Payakumbuh Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Elvi Jaya menghadiri perpisahan siswa kelas IX di SMPN 1 Kota Payakumbuh, Selasa (21/5/2024).

Dalam sambutannya, Elvi Jaya mengatakan bahwa Pemko Payakumbuh mengapresiasi Kepala SMP Negeri 1 Payakumbuh serta para guru yang secara konsisten terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan bakat siswanya.

“Sehingga harapan Pemko Payakumbuh untuk mewujudkan SDM yang relijius, unggul dan berbudaya bisa tercapai. Harapannya, hal ini dapat menghantarkan Payakumbuh menjadi kota yang berkemajuan,” ujarnya.

Kemudian, ia juga mengajak sekolah agar senantiasa berupaya untuk menciptakan kultur belajar yang menyenangkan.

“Proses belajar itu tidak hanya di dalam kelas, bukan hanya guru, tetapi juga orang tua, serta cara berinteraksi dengan masyarakat. Dengan adanya itu, anak-anak diharapkan dapat menikmati proses belajar baik akademis maupun non akademis,” ungkapnya optimis.

Kepada para siswa, Elvi menitipkan tiga poin yang harus ditekuni sebagai pelajar. Pertama, selalu menjaga ibadah, kedua untuk menjaga sopan santun dan kejujuran, serta terakhir memiliki skill dalam bidang teknologi maupun bidang lainnya.

“Anak-anak yang kami banggakan, kejarlah cita-citamu dan teruslah raih prestasi selama hayat dikandung badan. Kami selaku orangtua selalu mendoakan agar ananda sukses dan dapat mengharumkan nama Payakumbuh di masa depan,” tutupnya dengan penuh harap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril menyampaikan ia bersama jajaran mendorong sekolah-sekolah yang ada di Payakumbuh untuk mengadakan kegiatan positif untuk perpisahan sekolah.

“Kami mengimbau kepada segenap sekolah yang ada di Payakumbuh untuk tidak melaksanakan tur ke luar kota dalam rangka perpisahan sekolah. Terlebih, sekarang Sumatera Barat sedang dikepung oleh bencana alam dimana-mana, tentu keselamatan anak kita adalah yang utama,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala SMPN 1 Kota Payakumbuh Syafrida menyampaikan pada angkatan ini ada sebanyak 318 siswa kelas IX yang ikut serta dalam acara perpisahan tersebut.

Ia pun meminta kepada para siswa untuk bisa meningkatkan kemampuan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

( MAHWEL )

Terungkap Pada Rembug Bedas, Warga: Program 13 Prioritas Bupati Bandung Dilanjutkan

YUTELNEWS.com  | Sejumlah warga penerima manfaat dari kebijakan strategis Bedas, yakni 13 program prioritas Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna berharap dilanjutkan. Harapkan itu terungkap dalam berbagai rangkaian kegiatan Rembug Bedas yang digulirkan orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Seperti halnya terungkap dalam pelaksanaan kegiatan Rembug Bedas ke-118 di Desa Parungserab Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (21/05/2024).

Pelaksanaan Rembug Bedas itu sebagai ajang pertemuan silaturahmi antara Bupati Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan masyarakat dari berbagai unsur di desa tersebut.

Kepala Desa Parungserab Deni Ramdani mewakili masyarakat di desa tersebut sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Bandung dalam menggulirkan 13 program prioritas.

“Angkat jempol, benar benar Bedas. Para Ketua RT, RW, kader PKK, guru ngaji mendapatkan insentif. Kami berharap program prioritas Pak Bupati Bandung dilanjutkan,” katanya.

Sama halnya yang diungkapkan perwakilan pengurus MUI Desa Parungserab. Ia mengaku reueus dan bingah, terkait program insentif guru ngaji yang sudah dirasakan manfaatnya oleh para penerima manfaat tersebut.

“Mudah-mudahan semua guru ngaji menerima insentif. Ngarasa reueus dengan adanya program guru ngaji ini. Saya atas nama guru ngaji, perwakilan dari MUI sangat mendukung program insentif guru ngaji. Mudah-mudahan dilanjutkan program insentif guru ngaji ini,” katanya.

Warga setempat juga berharap kepada Bupati Bandung ada penataan atau pembenahan akses jalan menuju Tol Soroja. Selain itu, warga berharap ada pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di akses jalan di desa tersebut. Menurut warga pembangunan JPO sangat penting untuk akses dan sarana prasarana jalan kaki.

Apa yang menjadi aspirasi dan harapan warga itu langsung direspon oleh Bupati. Bupati Bedas pun berencana untuk menurunkan alat berat back hoe untuk melakukan penataan akses jalan menuju tol tersebut.

Dadang pun menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung untuk melakukan survei terkait harapan warga yang menginginkan dibangunnya JPO di akses jalan yang ada di kawasan Desa Parungserab.

Lebih lanjut Bupati menuturkan bahwa pelaksanaan Rembug Bedas ini ingin silaturahmi dengan berbagai stakeholder yang ada di Desa Parungserab.

“Mulai dari silaturahmi dengan para Ketua RT, RW, PKK, perangkat desa dan masyarakat pada umumnya,” katanya.

Selama tiga tahun lebih menjabat Bupati Bandung, Dadang bersama jajaran perangkat daerah sudah 118 desa yang menjadi sasaran kegiatan Rembug Bedas. Selain 25 kali melaksanakan Bunga Desa dan 96 kali melaksanakan Jumat Keliling.

“Silaturahmi dengan masyarakat ini sudah berjalan selama saya jadi Bupati Bandung selama tiga tahun ini,” ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan Rembug Bedas ini dalam rangka menampung aspirasi. Selain itu untuk melihat situasi dan kondisi di lapangan, yang perlu segera dilaksanakan atau disikapi.

Di hadapan masyarakat, Kang DS, sapaan akrabnya, mengungkapkan alasan menggulirkan program guru ngaji karena ingin memuliakan ulama dan ingin masuk surga.

Untuk menggulirkan program tersebut, Kang DS menyebutkan Pemkab Bandung sudah menganggarkan Rp 109 miliar per tahun. Para guru ngaji pun diberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan adanya jaminan BPJS Ketenagakerjaan itu, disaat meninggal dunia ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta. Apabila sudah tiga tahun, ahli warisnya menerima santunan Rp 174 juta,” katanya.

Kang DS mengatakan, dengan adanya program guru ngaji itu, semula hanya 15 persen anak-anak yang bisa membaca Alquran.

“Sekarang sudah mencapai 80 persen, anak-anak sudah bisa mengaji Alquran,” katanya.

Ia pun sangat bersyukur bisa memberikan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan untuk 87.781 petani di Kabupaten Bandung. Di Kabupaten Bandung ini tercatat 1.219 kelompok tani dengan luas lahan 16.915 hektare lahan pertanian.

Untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Bupati Bandung membangun lima rumah sakit.

“Lima rumah sakit insya Allah rengse tahun ini,” ujarnya.

Kang DS pun mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memprogramkan penanganan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dengan target 7000 rumah per tahun.

“Namun pada kenyataannya melebihi dari target 7.000 rumah dalam realisasinya. Selama tiga tahun ini, pada tahun pertama 2021 sebanyak 7.437 rumah, tahun 2022 sebanyak 7.397 rumah dan 2023 sebanyak 7.506 rumah yang berhasil ditangani Pemkab Bandung,” tuturnya.

Pemkab Bandung pun sudah melakukan intervensi dalam bidang pendidikan, khususnya program Besti (Beasiswa Ti Bupati). Pada tahun 2022, sebanyak 80 orang yang menerima program Besti. Sedangkan tahun 2023 sebanyak 125 orang dan tahun 2024 ini sebanyak 250 orang dan tahun 2025 diharapkan sebanyak 500 orang.

“Guru ngaji juga bisa mendapatkan program Besti,” katanya.

Kang DS juga mengingatkan kepada kepala desa atau aparatur desa jangan berurusan dengan APH (Aparat Penegak Hukum). Untuk itu, perlu dilakukan pengelolaan keuangan yang baik.

Ia pun berharap kedepan bisa meningkatkan kualitas insfrastruktur pembangunan sekolah di Kabupaten Bandung. Untuk penataan infrastruktur sekolah itu membutuhkan anggaran Rp 2 triliun.

“Dengan harapan sekolah di Kabupaten Bandung yang perlu dilakukan perbaikan atau penataan bisa dianggarkan setiap tahun secara bertahap. Ini harapan saya kedepan,” harapnya.

(Yans)

Cegah Bahaya Obat Illegal di Rohil, BPOM Lakukan Komunikasi ke Pelaku Usaha Obat Tradisional

YUTELNEWS.com | Obat ilegal menjadi salah salah satu praktik yang dapat membahayakan bagi masyarakat. Saat ini cukup banyak penyalahgunaan obat yang ilegal, baik berupa obat kimia maupun obat tradisional. Padahal, penyalahgunaan obat tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan, bahkan mengancam nyawa.

Namun sayangnya, peredaran obat-obat ilegal yang cenderung berupa obat palsu malah banyak memberi angin segar bagi konsumen. Penyebabnya adalah konsumen dapat membeli obat ilegal tersebut dengan mudah di pasaran. Cukup banyak toko obat yang menjual obat ilegal

Menyadari hal itu, Badan Pengendali Obat dan Makanan (BPOM) kota Dumai melalukan Komunikasi, Informasi dan edukasi dalam upaya penanggulangan pelanggaran dan penggunaan obat tradisional bahan kimia kepada pelaku usaha obat obatan tradisional yang ada di kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/5/2024) di aula salah satu hotel di Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Kegiatan ini dikatakannya merupakan suatu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat Rohil, dimana khusus di Bagan Siapiapi dan daerah terluar masih banyak pelaku usaha obat obatan tradisional, baik dari kalangan masyarakat pribumi maupun suku Tionghoa.

Asisten II perekonomian dan pembangunan Sekretariat Daerah Rokan Hilir, Muhammad Nurhidayat dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para tamu undangan baik dari dinas maupun dari pelaku usaha obat obatan tradisional yang ada di Rohil yang berkesempatan hadir dalam acara upaya penanggulangan dan penggunaan obat tradisional berbahan kimia obat.

”Terimakasih kepada saya ucapkan kepada para tamu undangan serta dinas dan para pelaku usaha obat obatan tradisional yang telah hadir dalam acara ini, adapun tujuan dari kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat Rohil, karna sama sama kita ketahui di daerah kita masih banyak para pelaku usaha obat obatan tradisional, baik dari dalam daerah maupun luar daerah dan tentu ini salah satu memicu beredar nya obat-obatan yang ilegal dan tidak resmi dari BPOM,” Kata Nurhidayat.

Dirinya berharap dengan adanya pengawasan dari pihak Bpom bisa ini tentu bisa memberi pengawasan mengenai obat dan barang- barang yang beredar dari luar daerah, kalau bisa di cek secara resmi baru bisa diedarkan supaya masyarakat lebih aman dan jauh dari hal hal yang bisa membahayakan.

”Harapan kita dengan adanya BPOM ini tentu bisa memberikan pengawasan yang nantinya di cek secara resmi baru bisa kita berikan surat izin di edarkan nah dengan adanya hal tersebut. Kdepannya masyarakat tentu bisa lebih aman dan jauh hal hal bisa membahayakan kesehatan masyarakat,” Harapnya.

“Kami atas nama pemerintah kabupaten Rokan hilir dengan ini secara resmi membuka acara Komunikasi, Informasi dan edukasi dalam upaya penanggulangan dan penggunaan obat tradisional bahan kimia obat,” ucapnya.

Sedangkan kepala dinas BPOM kota Dumai Ully Mandasari, S.farm, Apt, M.H mengatakan, dengan di adakan kegiatan ini bagi pelaku usaha yang nantinya diberikan pengawasan atau di cek usaha obat-obatan maupun barang nya. Jika ketauan tidak resmi dan tidak aman bagi masyarakat tentu tidak bisa memberikan alasan apapun lagi, karna kita sudah melakukan sosialisasi melalui kegiatan ini dan kita juga sudah mengundang pelaku usaha obat- obatan yang ada.

Sedangkan untuk harapan nya Ully berharap kedepannya semua masyarakat dan dinas-dinas bisa saling berkerjasama seperti dinas kesehatan, Disperindag dan kedepannya akan di bentuk tim terpadu sehingga rencana dan sinergitas bisa terlaksana dengan baik.

Hadir pada acara tersebut kadis Diperindag Mursal, Kadis DMPTSP Hj.Cici Sulastri, kadis Diskop Sri Aslina, Kadis Disdik Mewakili Ka Salpol PP, Kepala OPD dan dinas terkait, serta pelaku usaha se-Rohil

(Kabiro Panca Sitepu)

Kodim 0819 Pasuruan Raih Juara 2 Program Hanpangan

YUTELNEWS.com | Penuh dengan kebanggaan dan kehormatan, Kodim 0819/Pasuruan yang dipimpin Letkol Arh Noor Iskak, S.T., berhasil meraih penghargaan sebagai Juara 2 dalam Program Ketahanan Pangan (Hanpangan) Satuan Jajaran Kodam V/Brawijaya. Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam kegiatan Apel Dansat Kodam V/Brawijaya yang berlangsung di Gedung Utama Gor Tawang Alun, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen dan kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh personel Kodim 0819/Pasuruan. Selasa (21/05/24).

Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya keras dan dedikasi tinggi dari seluruh jajaran Kodim 0819/Pasuruan dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif, serta mendorong kemandirian pangan di wilayah Kodim 0819, khususnya di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Berkat program ini, banyak lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini telah berkontribusi terhadap produksi pangan lokal.

Letkol Arh Noor Iskak, S.T., dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Kodim 0819/Pasuruan yang telah bekerja tanpa kenal lelah. “Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama dan dedikasi tinggi seluruh anggota Kodim 0819/Pasuruan, Pemda Pasuruan, pemerintah Kota Pasuruan, Dinas Pertanian serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat khususnya para kelompok Tani. Terima kasih atas semangat dan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan ini,”.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan harapannya agar prestasi ini dapat memotivasi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja. “Mari kita teruskan semangat ini dan jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Penghargaan ini juga merupakan bentuk apresiasi atas inovasi dan kreativitas yang diterapkan oleh Kodim 0819/Pasuruan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Dengan berbagai metode pertanian modern yang diterapkan, Kodim 0819 berhasil meningkatkan produktivitas lahan yang ada, sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. Selain itu, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan.

(Kik)

Mujiati wali murid MAN genteng mengeluh pelunasan uang komite

YUTELNEWS.com | Awal mula Mujiati warga Dusun Kaliputih RT 01 RW 03 Desa Kembiritan kecamatan Genteng bertemu dengan team media di halaman sekolah Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) Genteng disitu Mujiati mengatakan kepada awak media jika ia mengeluh terkait tangungan pelunasan yang berbunyi “sumbangan uang komite” , yang setiap bulanya ia harus membayar sebanyak 150 ribu rupiah terhitung tungga an dari bulan februari hingga bulan Juni 2024. “Saya membayar uang komite sebulan itu 150 ribu rupiah dan saya nunggak 5 bulan ” ungkapnya pada wartawan.selasa -21- 2024. Lebih lanjut, Mujiati mengeluhkan dengan aturan yang berlaku di menegemen MAN 2 Banyuwangi itu. Menurutnya ini sangat membebani orang tuwa wali karena jika belum ada pelunasan uang komite maka anaknya yang bernama Iqbal Arsdias Annajmusts kelas x.L. tidak bisa mengikuti ujian “Ini saya tadi bayar 900 ribu lalu saya diberi kartu ujian anak saya “, keluhnya. Kemudian, team media berusaha masuk untuk menemui Humas sekolah yang berinisial ‘ TL ‘ namun oleh pihak sekolah mengatakan jika Humas sekolah sedang ada bimbingan belajar dan kepala sekolah sedang tidak ada disekolah .

Lalu, jika dipertanyakan bagaimana tupoksi komite sebagai wakil para walimurid ? Apakah bisa dikatakan adanya komite tersebut malah membebani walimurid ?

  (Ilh)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.