You Tell News

Getarkan Kepedulian Umat, Yayasan Sunan Gunung Jati Santuni 90 Anak Yatim dan 350 Dhuafa

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati dengan menggelar kegiatan santunan bagi 90 anak yatim dan 350 kaum dhuafa yang berasal dari majelis ta’lim se-desa dan wilayah sekitarnya. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata semangat berbagi serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ratusan penerima santunan hadir mengikuti kegiatan dengan penuh harap. Minggu ( 15/3/2026 )

Suasana haru dan kebahagiaan pun terasa ketika santunan diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Senyum bahagia terlihat di wajah para penerima yang merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Kegiatan santunan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati bersama para pengurus majelis ta’lim serta didukung oleh para donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Pengurus Yayasan Sunan Gunung Jati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial yayasan yang secara konsisten dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan santunan ini adalah wujud kepedulian kami kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi para penerima,” ujar perwakilan pengurus yayasan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang memiliki nilai besar dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, Yayasan Sunan Gunung Jati terus berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara yayasan, pengurus majelis ta’lim, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan santunan kepada 90 anak yatim dan 350 dhuafa, Yayasan Sunan Gunung Jati berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi para penerima. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati serta saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, Yayasan Sunan Gunung Jati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengulurkan tangan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan dan harapan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Pesantren Kilat Remaja Sedanau Resmi Digelar, 75 Pelajar Ikuti Pembinaan Ramadhan

NATUNAYUTELNEWS.com || Kegiatan Pesantren Kilat Remaja se-Kelurahan Sedanau resmi digelar di Masjid Adz-Zikra Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Jumat (27/2/2026), bertepatan dengan 9 Ramadhan 1447 Hijriyah. Kegiatan bertema “Membentuk Generasi Unggul dan Berakhlak di Masa Depan” ini diikuti 75 peserta dari lima sekolah tingkat SLTP dan SLTA di Kelurahan Sedanau, masing-masing sekolah mengirimkan 15 siswa.

Sekolah yang berpartisipasi antara lain:

SMPN 1 Bunguran Barat

MTsN 1 Natuna

SMA N 1 Bunguran Barat

SMKN 1 Bunguran Barat

MAN 2 Natuna

Pembukaan Kegiatan

Acara pembukaan dipimpin Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat, Dela Pulda, S.HI. Dalam sambutannya, beliau mengajak para remaja menjadikan Ramadhan sebagai momentum tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Pesantren kilat ini adalah ruang pembinaan akhlak dan karakter Islami. Dari masjid inilah diharapkan lahir generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akidah, dan indah dalam akhlak,” ujarnya.

Rangkaian Materi

Pesantren kilat berlangsung selama 3 hari 2 malam (27 Februari – 1 Maret 2026 / 9–11 Ramadhan 1447 H). Selain buka puasa dan sahur bersama, kegiatan diisi dengan pembinaan keagamaan dan wawasan kebangsaan oleh para ustaz dan narasumber.

1. Akmaludin, M.Pd menyampaikan materi Pentingnya Shalat dan Al-Qur’an dengan tema “Remaja Hebat Dimulai dari Sujud dan Tilawah.” Ia menekankan bahwa kejayaan generasi muda bermula dari kedisiplinan menjaga shalat dan kedekatan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

2. Budi Nurhamid, S.Pd.I membawakan materi Fikih Puasa, membahas syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan, serta hikmah Ramadhan sebagai madrasah pembentukan takwa.

3. Hariswati Rachmadani Putri, M.Han. menyampaikan materi Moderasi Beragama, mengajak peserta bersikap adil, seimbang, serta menjaga persatuan dalam bingkai NKRI.

4. Aris Munandar, S.Pd.I membawakan materi Merajut Cinta Remaja Milenial dengan Masjid, menegaskan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akhlak dan aktivitas positif generasi muda.

5. Harjono, S.Pd.I menyampaikan materi Berbakti kepada Kedua Orang Tua dan Zikir Pagi, menekankan bahwa ridha Allah SWT bergantung pada ridha orang tua serta pentingnya membiasakan zikir sebagai penguat ruhani.

6. Syu’if, S.Pd.I memberikan materi praktik Fardhu Kifayah, membimbing peserta memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.

7. Said Syukrilah, S.Pd.I membawakan materi Membentuk Generasi Unggul dan Berakhlak di Masa Depan, menekankan pentingnya akhlakul karimah, integritas, serta istiqamah dalam ibadah.

8. Nor Rudianto (Danposal Sedanau) menyampaikan materi Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Remaja Masa Kini dengan slogan “Remaja Hebat, Indonesia Kuat.” Ia mengajak peserta mencintai tanah air sebagai bagian dari iman, menjaga persatuan, dan menjadi generasi disiplin serta bertanggung jawab.

Pendampingan Peserta

Setiap peserta didampingi oleh guru dari sekolah masing-masing sebagai bentuk amanah dalam membina generasi. Para guru tidak hanya memastikan kegiatan berjalan tertib, tetapi juga membersamai para siswa dalam setiap rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan. Mereka membimbing bacaan Al-Qur’an, meluruskan adab dalam shalat, mengarahkan tata cara ibadah agar sesuai tuntunan syariat, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah sehingga suasana kegiatan senantiasa terjaga dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Berdasarkan pantauan media di lokasi, para guru pendamping dari seluruh sekolah menyampaikan harapan yang sejalan. Mereka menilai pesantren kilat ini menjadi momentum tarbiyah ruhiyah yang sangat berharga dalam membentuk karakter Islami remaja.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi cahaya dalam kehidupan mereka. Semoga anak-anak semakin mencintai shalat, dekat dengan Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, serta istiqamah dalam kebaikan,” ungkap salah seorang guru pendamping.

Guru lainnya menambahkan bahwa Ramadhan adalah madrasah terbaik untuk melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga lembut hatinya, mulia adabnya, serta teguh menjalankan syariat Islam.

Awak media juga menyapa salah satu peserta pesantren kilat dari SMA N 1 Bunguran Barat, Ikbal. Ia mengaku sangat bersyukur dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

“Kami sangat senang mengikuti pesantren kilat ini, karena banyak ilmu keagamaan yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan kami mengerti. Materi tentang shalat, Al-Qur’an, adab, serta peningkatan ketakwaan sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Ikbal.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan Ramadhan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin ke depan. Kami ingin terus mendapatkan pembinaan dan materi yang dapat meningkatkan ketakwaan kami kepada Allah SWT, terutama dalam memperbaiki kualitas ibadah shalat dan amalan lainnya,” tambahnya penuh harap.

Dukungan dan Harapan

Kegiatan ini dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Tas Riadi, bersama jajaran panitia dan didukung berbagai pihak, termasuk pemerintah Kecamatan Bunguran Barat, KUA Kecamatan Bunguran Barat, Kelurahan Sedanau, unsur TNI-Polri, serta tokoh ulama dan masyarakat.

Berkat sinergi tersebut, kegiatan berlangsung lancar dan penuh keberkahan. Pesantren kilat ini diharapkan menjadi wasilah lahirnya generasi muda Sedanau yang unggul, beriman, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam ibadah, sebagai bekal membangun masa depan yang diridhai Allah SWT.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Marhaban Ya Ramadhan, Dardani Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah

Marhaban Ya Ramadhan, Dardani Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah

NATUNA – YUTELNEWS.com
Anggota Komisi I menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Natuna.

Dardani menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT, penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Ia mengajak umat Muslim se-Kabupaten Natuna untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta memperbanyak amal kebajikan.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa juga perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan empati sosial.

“Semoga ibadah puasa yang dijalankan membawa keberkahan, ketenangan, dan kebaikan bagi kehidupan pribadi, keluarga, serta masyarakat,” ujar Dardani.

Ia berharap Ramadhan 1447 Hijriah dapat menjadi sarana memperbaiki diri sekaligus memperkokoh persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Natuna.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com

Ada Apa dengan Listrik Sedanau? PLTD Perbaiki Mesin MAN 1, Listrik Bergilir Diberlakukan

YUTELNEWS.com
NATUNASEDANAU || PLTD Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, tengah melakukan perbaikan pada mesin MAN 1 setelah terdeteksi adanya gangguan pada sistem kelistrikan pembangkit. Gangguan tersebut mulai terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, dan diketahui berasal dari komponen dioda pada sistem eksitasi generator.

Koordinator PLTD Sedanau Juon, melalui komunikasi dengan awak media via pesan WhatsApp pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 22.45 WIB,  menjelaskan bahwa gangguan tersebut menyebabkan arus eksitasi generator tidak stabil sehingga berdampak pada peningkatan suhu kerja generator.

Sebagai langkah pengamanan, pihak PLTD Sedanau melakukan pembongkaran generator karena terdapat permasalahan pada stator yang selanjutnya akan dilakukan penggulungan ulang (rewinding). Untuk penanganan tersebut, stator generator direncanakan akan dikirim ke Letung menggunakan kapal perintis Sabuk Nusantara pada Minggu, 1 Februari 2026, untuk ditangani oleh teknisi.

Sambil menunggu proses perbaikan, untuk sementara waktu PLTD Sedanau melakukan penonaktifan pada beberapa titik trafo. Penyaluran listrik kepada pelanggan dilakukan dengan sistem bergilir sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Koordinator PLTD Sedanau, Juon, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai upaya pengamanan agar kerusakan tidak meluas.

“Agar kerusakan tidak merembet lebih luas akibat gangguan mesin MAN 1 Sedanau, untuk sementara kami melakukan penonaktifan pada beberapa titik trafo dengan sistem bergilir,” ujar Juon.

Ia menambahkan bahwa pihak PLTD Sedanau terus mengupayakan percepatan perbaikan agar pasokan listrik di wilayah Sedanau dapat kembali normal secepatnya, serta berharap masyarakat dapat bersabar dan memahami kondisi tersebut selama proses perbaikan berlangsung.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

UMKM Kepulauan 3T Berharap Perhatian Pemerintah, Perdagangan Digital Dinilai Kurangi Perputaran Ekonomi Daerah

NATUNAYUTELNEWS.COM
Perkembangan perdagangan digital melalui marketplace seperti Shopee dan Lazada telah membawa perubahan besar dalam pola belanja masyarakat di Indonesia. Kemudahan akses, harga yang kompetitif, serta beragam pilihan produk membuat platform digital semakin diminati masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan.

Di satu sisi, kehadiran platform digital memberikan manfaat bagi masyarakat karena dapat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang relatif lebih murah tanpa harus bepergian ke kota besar. Bagi masyarakat di wilayah terpencil, kemudahan ini tentu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih praktis.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga mulai menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di daerah kepulauan, khususnya wilayah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Sebelum era marketplace berkembang pesat, para pedagang lokal biasanya melakukan perjalanan ke kota besar untuk membeli barang dagangan yang kemudian dijual kembali di daerahnya. Aktivitas tersebut menciptakan perputaran ekonomi lokal yang cukup kuat karena uang hasil belanja masyarakat tetap beredar di daerah yang sama.

Kini pola tersebut mulai berubah. Sebagian besar masyarakat memilih berbelanja langsung melalui marketplace karena faktor harga dan kemudahan. Akibatnya, sejumlah pelaku usaha lokal mengaku mengalami penurunan omzet bahkan tidak sedikit yang terpaksa menghentikan usahanya karena kesulitan bersaing.

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran bahwa perputaran uang di daerah kepulauan semakin berkurang karena sebagian transaksi ekonomi terjadi melalui platform digital yang pusat operasionalnya berada di luar daerah.

Meski demikian, secara regulasi pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melarang keberadaan platform digital karena perdagangan elektronik merupakan bagian dari sistem ekonomi nasional yang diatur oleh pemerintah pusat melalui lembaga seperti Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Karena itu, sejumlah kalangan menilai solusi yang lebih realistis bukanlah melarang marketplace, melainkan mencari kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan ekonomi digital dan keberlangsungan usaha masyarakat lokal.

Beberapa langkah yang dinilai dapat menjadi solusi antara lain memperkuat program digitalisasi UMKM, memberikan pelatihan pemasaran online bagi pedagang daerah, membantu pelaku usaha lokal masuk ke marketplace, serta memperbaiki sistem distribusi dan logistik bagi wilayah kepulauan agar produk lokal dapat bersaing dengan produk dari luar daerah.

Di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital, para pelaku usaha kecil di wilayah 3T juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat agar kondisi ekonomi masyarakat di daerah kepulauan turut menjadi perhatian.

Harapan tersebut disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar pemerintah dapat melihat secara langsung dampak perubahan pola perdagangan terhadap usaha kecil di wilayah terluar Indonesia.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu melindungi dan memperkuat ekonomi masyarakat daerah, sehingga perkembangan platform digital tetap berjalan tanpa mengganggu keberlangsungan usaha kecil di daerah.

Bagi daerah kepulauan seperti Kabupaten Natuna, perputaran ekonomi lokal menjadi faktor penting bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, perhatian pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan solusi yang adil dan berpihak pada penguatan ekonomi daerah 3T.

Dengan kebijakan yang tepat, masyarakat berharap kemajuan teknologi dan perdagangan digital dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, sehingga daerah-daerah terdepan Indonesia tidak tertinggal dalam pembangunan dan kesejahteraan.

Editor: Darmansyah,Kabiro Natuna Yutelnews.com

Jelang Puncak Mudik Lebaran, Kapolda Kepri dan Gubernur Ansar Sidak Tiga Pelabuhan Utama di Batam

BATAMYUTELNEWS.COM || Mengantisipasi lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pelabuhan utama di Kota Batam, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut, sistem pelayanan penumpang, aspek keselamatan pelayaran, serta kelancaran mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan itu turut hadir Danrem 033/WP, Dankoarmada RI Kawasan Barat, Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Wakapolresta Barelang, perwakilan BPTD Kelas II Provinsi Kepulauan Riau, KSOP Batam, Direktur ASDP Roro Punggur, serta unsur Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam.

Rangkaian peninjauan difokuskan pada tiga pelabuhan strategis yang menjadi simpul utama pergerakan penumpang, yakni Pelabuhan Batu Ampar (Pelni Bintang 99), HarbourBay Ferry Terminal, serta Pelabuhan Roro Punggur.

Di setiap lokasi tersebut, rombongan melakukan inspeksi langsung terhadap kesiapan armada kapal, sistem penjualan tiket berbasis daring, manajemen antrean penumpang, hingga fasilitas penunjang bagi masyarakat yang menunggu jadwal keberangkatan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan, hasil pemantauan di Pelabuhan Batu Ampar menunjukkan kondisi operasional masih terkendali. Kapal dengan kapasitas sekitar 2.600 penumpang saat ini terisi sekitar 2.500 penumpang sehingga masih berada dalam batas aman sesuai standar keselamatan pelayaran.

Selain itu, rombongan juga berdialog langsung dengan kapten serta kru kapal guna memastikan kesiapan operasional, keamanan pelayaran, dan kualitas pelayanan kepada para penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik.

“Penjualan tiket saat ini sudah diberlakukan secara online untuk mencegah praktik percaloan. Meskipun masih ada masyarakat yang menunggu jadwal keberangkatan, secara umum pelayanan transportasi laut masih berjalan baik,” ujar Ansar Ahmad.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Pihak KSOP dan ASDP bahkan telah menyiapkan langkah antisipatif berupa kemungkinan penambahan armada kapal apabila terjadi peningkatan signifikan arus penumpang.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan subsatgas penegakan hukum untuk menindaklanjuti informasi terkait dugaan praktik percaloan tiket yang dapat merugikan masyarakat.

Polda Kepri juga telah berkoordinasi dengan pihak ASDP, KSOP, serta operator kapal untuk memperketat pengawasan di seluruh area pelabuhan, terutama pada titik-titik keberangkatan penumpang.

Kapolda turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran tiket dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama sehingga jumlah penumpang dalam setiap pelayaran harus sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, pihak ASDP juga telah menyiapkan tambahan armada kapal guna mengakomodir masyarakat yang belum mendapatkan tiket perjalanan, sehingga seluruh pemudik diharapkan tetap dapat terlayani dengan baik.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian agar menghubungi Call Center 110 yang aktif selama 24 jam atau memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Polri Super Apps.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan terkait pelayanan anggota kepolisian melalui Layanan Barcode Pengaduan Propam yang tersedia di setiap pos pelayanan maupun kantor polisi di wilayah hukum Polda Kepri.

“Bagi masyarakat yang akan mudik dan khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga di rumah, dapat menitipkannya di kantor polisi terdekat. Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan optimal kepada masyarakat selama momentum arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

{Redaksi}
Editor: Darmansyah – Kabiro Natuna, Yutelnews.com

Cetak Advokat Profesional, PKPA PERADI Bersama Universitas Nusa Putra Sukabumi Sukses Digelar

YUTELNEWS.com |SUKABUMI ,Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) hasil kerja sama PERADI dengan Fakultas Hukum Universitas Nusa Putra Sukabumi resmi ditutup pada Sabtu (14/3/2026). Program pendidikan calon advokat yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan tersebut dipusatkan di Kampus Universitas Nusa Putra, Jalan Raya Cibolang Cisaat–Sukabumi No.21, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan penutupan dihadiri oleh Ketua DPC PERADI Sukabumi, Kaprodi Hukum Universitas Nusa Putra, panitia penyelenggara, serta para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pendidikan profesi advokat tersebut.

Ketua DPC PERADI Sukabumi di bawah kepemimpinan Otto Hasibuan untuk periode 2024–2029, Junaidi Tarigan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan PKPA angkatan kedua yang digelar di Universitas Nusa Putra berjalan dengan baik sejak awal hingga penutupan.

Menurutnya, setelah menjalani pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih dua bulan, seluruh peserta kini telah menyelesaikan tahapan PKPA dan selanjutnya akan mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) yang direncanakan digelar pada bulan Juni mendatang.
“Setelah kurang lebih dua bulan mengikuti pendidikan PKPA ini, hari ini kita resmi menutup kegiatan. Para peserta telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan selanjutnya akan bersiap mengikuti Ujian Profesi Advokat pada bulan Juni nanti,” ujarnya.

Junaidi menjelaskan, peserta PKPA di Universitas Nusa Putra tahun ini berjumlah sekitar 20 orang. Sebelum menghadapi ujian profesi advokat, para peserta juga akan mengikuti beberapa kali try out sebagai bentuk latihan dan pemantapan.

“Nanti mereka akan mengikuti sekitar tiga kali try out, kemungkinan dua kali sebelum pelaksanaan UPA di bulan Juni. Ini sebagai latihan agar mereka lebih siap menghadapi ujian,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila para peserta dinyatakan lulus UPA dan memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi advokat, maka mereka berpeluang menjalani proses pengangkatan serta pengambilan sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Bandung.

“Jika mereka lulus dan memenuhi syarat, seperti usia minimal 25 tahun, memiliki ijazah sarjana hukum yang sudah dua tahun serta telah menjalani masa magang, maka kemungkinan pada bulan September hingga akhir tahun ini mereka dapat diambil sumpahnya di Pengadilan Tinggi Bandung sebagai advokat,” katanya.

Menurut Junaidi, para advokat yang nantinya telah diambil sumpah dapat membuka kantor hukum di Sukabumi, namun kewenangan praktiknya berlaku di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Advokat.

“Kantornya bisa di Sukabumi, tetapi praktiknya dapat dilakukan di seluruh Nusantara. Hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang Advokat,” tambahnya.

Sementara itu, Kaprodi Hukum Universitas Nusa Putra, Endah Pertiwi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan PKPA selama dua bulan terakhir berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah selama pelaksanaan PKPA ini tidak ada kendala berarti. Kami bekerja sama dengan DPC PERADI Sukabumi dan menghadirkan pemateri-pemateri profesional, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi hukum,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa kegiatan pendidikan tersebut tetap berjalan dengan baik meskipun sebagian rangkaian kegiatan berlangsung menjelang hingga memasuki bulan Ramadan.

“Walaupun dilaksanakan satu bulan sebelum puasa dan satu bulan saat Ramadan, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan lancar dan para peserta tetap mengikuti pembelajaran dengan baik,” katanya.

Endah berharap seluruh peserta yang telah mengikuti pendidikan profesi ini dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh secara maksimal serta mampu menjalankan profesi advokat dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi kode etik profesi.

“Semoga ilmu yang didapat selama dua bulan ini bisa bermanfaat. Kami berharap para peserta dapat mengikuti UPA dengan lancar, lulus semuanya, dan nantinya mampu mengimplementasikan ilmunya dengan menjunjung tinggi kode etik advokat,” pungkasnya.

Program PKPA ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum sekaligus menyiapkan calon advokat profesional yang siap memberikan pelayanan dan pendampingan hukum kepada masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Status Facebook Hebohkan Nias Utara, Seorang Guru SMA Pilih Tempuh Jalur Hukum

TUHEMBERUAYUTELNEWS.COM ||
Dugaan pencemaran nama baik melalui unggahan di media sosial menyeret seorang pemilik akun Facebook berinisial RH ke ranah hukum. Kasus tersebut resmi dilaporkan oleh Ledi Memorian Telambanua, S.Th, seorang guru di SMA Negeri 1 Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, ke pihak kepolisian pada Jumat (13/3/2026).

Laporan itu diajukan setelah sebuah unggahan yang diduga dipublikasikan oleh akun milik terlapor beredar luas di media sosial dan memicu perbincangan di kalangan masyarakat. Konten tersebut disebut-sebut memuat pernyataan yang menyinggung nama serta profesi pelapor sebagai guru agama, termasuk menyebutkan instansi tempatnya mengajar.

Menurut pelapor, unggahan tersebut telah menjadi konsumsi publik di dunia maya dan menimbulkan dampak psikologis serta kerugian terhadap reputasi dirinya sebagai tenaga pendidik.

“Unggahan itu sudah tersebar dan menjadi bahan perbincangan di media sosial. Saya merasa dirugikan karena menyebutkan nama serta profesi saya secara langsung,” ungkap Memorian Telambanua saat memberikan keterangan kepada awak media.

Ia menilai pernyataan yang disampaikan melalui akun tersebut telah melampaui batas dan berpotensi mengarah pada dugaan penghinaan serta pencemaran nama baik. Oleh karena itu, dirinya memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Nias.

Dalam laporannya, pelapor merujuk pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 433 hingga Pasal 435 yang mengatur mengenai tindak pidana penyerangan kehormatan atau nama baik seseorang.

Selain itu, pelapor juga mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), terutama Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) yang mengatur sanksi terhadap penyebaran muatan yang mengandung penghinaan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menyerang kehormatan atau reputasi seseorang dengan menuduhkan sesuatu agar diketahui oleh umum dapat dikenakan sanksi pidana. Apabila perbuatan itu dilakukan melalui media elektronik atau ruang publik digital, pelaku dapat diancam pidana penjara hingga empat tahun atau denda kategori IV yang nilainya mencapai sekitar Rp200 juta.

Saat ini, pelapor masih menunggu proses tindak lanjut dari pihak kepolisian melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) sebagai bagian dari mekanisme penanganan perkara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan tersebut. Sementara itu, pihak terlapor juga belum memberikan klarifikasi.

Berdasarkan informasi dari pelapor, oknum berinisial RH saat ini diketahui berdomisili di luar Pulau Nias, tepatnya di Kota Batam.

{Redaksi}
Editor: Darmansyah, Kabiro Natuna – Yutelnews.com

Bedas Pisan! Insan Pers Kolaborasi Dengan RW 04 Mulyasari Gandasari, Ngabuburit Bareng’ Si Cepot, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim.

Bandung – YUTELNEWS.com// Kampung Mulyasari RW 04 Desa Gandasari menggelar acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. di Lapangan Toktak Sebelah Mesjid Umar Bin Khattab.”Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kepedulian sosial, dihadiri oleh pengurus wilayah, tokoh masyarakat, serta para Ketua RT, Insan Pers.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua PWI Kabupaten Bandung H.Asep Syahrial yang diwakili Apih Igun yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan RW 04 Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung . padab Sabtu (14/03/2026)

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua di bulan yang penuh rahmat ini,” ujar Apih Igun

Di tempat yang sama, Ketua RW 04, Dadang Ongky juga dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Karang taruna RW 04 dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Saya sangat bangga dengan semangat gotong royong warga RW 04, terutama Karang taruna yang terus aktif dalam kegiatan sosial. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ucapnya ketua Rw Dadang Ongky

Sementara Kades Gandasari Rizal Solihin, juga memberikan pernyataan mengenai pentingnya kolaborasi antara Karang taruna, Masyarakat dan pemerintah, awak media dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Sinergi antara Karang taruna, masyarakat pengurus wilayah, dan warga sangat penting untuk membangun lingkungan yang peduli dan solid. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya,” ujar Rizal Solihin.

Pada sore di kampung Mulyasari terasa berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, tawa dan tepuk tangan warga pecah saat tokoh wayang Cepot tampil dalam gelaran “Cepot Ngabuburit”,

Kegiatan yang digelar di Kampung Mulyasari RW 04 itu menjadi bagian dari penguatan Ekosistem budaya hiburan, pertunjukan tersebut memadukan seni, dakwah, dan refleksi spiritual Ramadhan.

Dalang Yuda Deden Kosasih Sunarya menghidupkan suasana lewat dialog khas Sunda yang sarat pesan moral. Materi pertunjukan mengangkat pentingnya budaya dan nilai-nilai Islam yang saling menguatkan dan melengkapi dalam kehidupan masyarakat.

Acara ini diakhiri dengan pembagian santunan kepada 28 anak yatim piatu se-Rw 04 serta Tausiyah bersama yang dipimpin oleh Ustad Jahrudin

Kehadiran para tokoh masyarakat dan pengurus wilayah menambah kekhidmatan acara ini, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

 

Yans.

Diduga Lecehkan Mahasiswi Saat Dini Hari, Ketua Organisasi Mahasiswa di Pekanbaru Di Polisikan

PEKANBARUYUTELNEWS.COM ||
Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang ketua organisasi mahasiswa di salah satu universitas swasta di Pekanbaru mencuat ke publik. Seorang mahasiswi yang menggunakan nama samaran HN melaporkan pria berinisial Rivo ke Polresta Pekanbaru setelah mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat berada di atas sepeda motor bersama terlapor.

Laporan tersebut dibuat pada 13 November 2025. Korban mengaku mengalami dugaan pelecehan saat perjalanan bersama terlapor pada Sabtu dini hari, 9 November 2025 sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan korban, kejadian bermula ketika keduanya berkeliling Kota Pekanbaru menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan itu, terlapor disebut berulang kali melakukan tindakan yang membuat korban merasa tidak nyaman.
Korban mengaku terlapor beberapa kali mencoba mengelus tubuhnya. Meski korban telah berkali-kali menepis tangan pelaku, tindakan tersebut disebut tetap berulang.

Situasi kemudian semakin membuat korban tertekan ketika terlapor diduga menarik tangannya secara paksa dan meminta korban memeluknya dari belakang saat sepeda motor masih melaju.

Korban menolak keras permintaan tersebut dan berusaha melepaskan diri. Ia juga menyatakan ketidaknyamanannya serta meminta agar segera diantar pulang.

Pengakuan korban kepada media, dugaan paksaan kembali terjadi saat perjalanan pulang. Ketika melintas di kawasan Jalan Nangka Pekanbaru, terlapor disebut meminta korban mencium pipinya.
Permintaan itu kembali ditolak oleh korban yang saat itu merasa takut dan terancam, serta hanya ingin segera pulang dengan selamat.

Korban menegaskan bahwa sepanjang kejadian dirinya secara konsisten menunjukkan penolakan atau ketiadaan persetujuan (lack of consent), baik melalui ucapan maupun tindakan seperti menepis tangan pelaku dan berusaha menjauh.
Merasa tidak aman dan tertekan atas kejadian tersebut, korban akhirnya memutuskan melapor ke Polresta Pekanbaru pada 13 November 2025.

Namun hingga saat ini, proses hukum atas laporan tersebut masih berjalan. Korban mengaku kecewa karena penanganan kasus yang dilaporkannya dinilai berjalan lamban.
Korban berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporannya secara serius dan memberikan kejelasan terhadap status hukum terlapor.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak Polresta Pekanbaru belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan dalam kasus tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan karena terlapor disebut merupakan pimpinan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus. Peristiwa tersebut kembali memicu perhatian publik terhadap isu keamanan dan perlindungan terhadap mahasiswi di lingkungan perguruan tinggi.|| TIM

Nia Purnakania SH, Sosok Peduli Masyarakat,Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Solokanjeruk

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Nia Purnakania SH, sosok yang selalu peduli dan selalu hadir di tengah tengah masyarakat yang terdampak bencana untuk melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak banjir luapan sungai Cisunggalah dan melihat kondisi warga sekaligus memberikan dukungan kepada para korban, di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, pada Jum’at (13/03/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah banjir melanda Kampung Puja RT 03, RW 04 Desa Panyadap hingga menyebabkan 4 rumah warga terdampak langsung mengakibatkan jebol pada tanggul panahan air.

Dalam kunjungan tersebut Nia Purnakania SH, juga berdialog langsung dengan warga yang rumahnya terkena dampak banjir serta meninjau kondisi permukiman yang sempat terendam akibat luapan sungai Cisunggalah dan jebolnya tanggul penahan.

Nia pun menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Panyadap. Ia juga memastikan bahwa pemerintah akan berupaya memberikan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan oleh warga terdampak.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik. Semoga warga diberikan kekuatan dan kondisi segera pulih,” ujarnya saat berbincang dengan warga.

Selain meninjau lokasi banjir, Nia juga menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak, berupa kebutuhan dasar seperti perlengkapan tidur, Makanan Saji, Alat Kebersihan serta bantuan lainnya yang dibutuhkan masyarakat untuk sementara waktu.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga mengapresiasi kerja sama dengan berbagai pihak yang telah membantu penanganan bencana di lapangan, mulai dari relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Dinas sosial, aparat desa, unsur keamanan, hingga warga yang secara gotong royong membantu proses evakuasi dan pembersihan lingkungan.

Sementara itu, warga Desa Panyadap menyambut baik kunjungan tersebut. Hingga saat ini, warga bersama para relawan masih terus melakukan pembersihan rumah dari sisa lumpur dan material yang terbawa banjir, sambil menunggu bantuan lanjutan untuk pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

 

Yans.

Polsek Majalaya Gercep Amankan Tiga Pelaku Pembuat Onar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Gangguan Kamtibmas

Bandung – YUTELNEWS.com// Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Majalaya berhasil mengamankan tiga orang yang diduga melakukan aksi keributan dan meresahkan warga di wilayah hukum Polsek Majalaya, Polresta Bandung, pada Kamis malam (12/03/2026).

Ketiga orang tersebut diamankan oleh petugas setelah adanya laporan masyarakat terkait aksi yang dinilai mengganggu ketertiban umum. Petugas yang sedang melaksanakan piket fungsi langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengendalikan situasi.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui
Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., didampingi Kanit Reskrim IPDA Edi Kusdinar, membenarkan adanya tindakan pengamanan terhadap tiga orang tersebut.

Menurutnya, langkah cepat dilakukan guna mencegah situasi berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Petugas kami dari Unit Reskrim bersama piket fungsi langsung melakukan tindakan pengamanan terhadap tiga orang yang diduga membuat keributan di wilayah Majalaya. Langkah ini sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kompol Suyatno. Saat dihubungi Media JABARKINI.ID Sabtu (14/03/2026) Siang

Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi setiap bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Selain itu, ketiga orang yang diamankan saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Jika menemukan adanya tindak kejahatan atau gangguan keamanan, segera laporkan melalui layanan kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat, Polresta Bandung menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.

Selain itu, warga juga dapat menyampaikan laporan melalui layanan WhatsApp Lapor Kapolresta Bandung di nomor 0822-1115-9110.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Majalaya dan sekitarnya tetap terjaga dengan baik.

 

Yans.

Jum’at Berkah! Pimpinan PT MT Muara Tunggal Pak Darno Turun Langsung Bagikan Sembako untuk Warga

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Pimpinan PT MT Muara Tunggal, Pak Darno, melalui kegiatan Jum’at Berkah dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap warga yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Jum’at ( 13/3/2026 )

Dalam suasana penuh kebersamaan, Pak Darno turun langsung menyerahkan bantuan sembako kepada warga. Kehadirannya di tengah masyarakat disambut dengan penuh antusias dan rasa syukur, karena bantuan tersebut dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Puluhan paket sembako yang berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan bahan pangan lainnya dibagikan kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang rutin dilakukan sebagai wujud rasa syukur serta komitmen perusahaan untuk berbagi kepada sesama.

Pak Darno mengatakan, kegiatan Jum’at Berkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara perusahaan dan warga di sekitar lingkungan kerja.

“Berbagi di hari Jum’at yang penuh berkah ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga bantuan sembako ini bisa sedikit meringankan kebutuhan warga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Pak Darno.

Ia juga menegaskan bahwa PT MT Muara Tunggal tidak hanya berfokus pada kegiatan usaha, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan sosial.

Warga yang menerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan PT MT Muara Tunggal. Mereka menilai kegiatan berbagi seperti ini sangat membantu, terutama bagi warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Darno dan PT MT Muara Tunggal yang sudah peduli kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah seorang warga penerima bantuan.

Selain menjadi ajang berbagi, kegiatan Jum’at Berkah ini juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antara pihak perusahaan dan masyarakat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak terasa selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan sosial ini, PT MT Muara Tunggal kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga membawa manfaat sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan Jum’at Berkah yang digagas oleh Pak Darno ini pun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian, dan gotong royong di tengah masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Intelkam Polda Sumut Subdit 2 Ekonomi, Buka Puasa Bersama Menjalin Tali Silaturahmi

Yutelnews.com//

Medan – Semangat kebersamaan di acara buka puasa bersama menjadi momentun bulan suci ramadhan di dimanfaatkan oleh Subdit 2 Ekonomi Intelkam Polda Sumut yang dilaksanakan di Ruang Kuphi jl. Kapten Muslim Kec. Medan Helvetia, Jum’at.(13/3/2026)

Kegiatan buka bersama ini dipimpin langsung Kasubdit 2 Ekonomi Intelkam Bapak Kompol Trio Romy Manik, S.H, bersama puluhan personil anggota lainnya.

Semangat mempererat hubungan antar personil di suasana buka bersama menjadi tujuan utama dengan penuh kehangatan sembari menikmati hidangan buka puasa sederhana namun penuh makna.

Usai melaksanakan buka puasa bersama ,kegiatan dilanjutkan dengan membagi sembako kepada semua personil yang hadir.

Bulan Ramadhan yang penuh berkah dan di moment buka puasa ini kita lebih tingkatkan solidaritas dan kebersamaan anggota intelkam,” ujar Kompol Romy.

Kasubdit berterima kasih kepada semua anggota unit 2 dan berharap tiap personil mempererat kebersamaan selalu.
(Ade Saputra)

Ketum LSM Naga Sukma Ahmad Sobur (Bah Ucuy) Bagikan Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu Jelang Idulfitri

Kab.Garut – YUTELNEWS.com// Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Naga Sukma, Ahmad Sobur panggilan akrab nya Bah Ucuy, melakukan kegiatan berbagi dengan anak yatim piatu di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kegiatan yang dilakukan pada hari Jumat Berkah ini bertujuan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada anak-anak yang kurang beruntung menjelang hari raya.pada jumat 13/03/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Sobur menyerahkan paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, serta perlengkapan kebersihan pribadi. Selain itu, juga diberikan santunan uang tunai untuk membantu keperluan anak yatim piatu dalam menyambut hari raya.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama, terutama anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan membuat mereka merasakan kebahagiaan Hari Raya Idulfitri,” ujar Ahmad Sobur.

Salah satu Anak yatim piatu pun yang telah menerima bantuan tersebut menyampaikan dengan rasa ucap terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Bah Ucuy ketua umum LSM Naga Sukma. Kegiatan berbagi ini dihadiri juga oleh tokoh masyarakat serta beberapa pengurus LSM dan relawan yang turut membantu dalam proses pendistribusian bantuan.” tukasnya.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.