Malam Puncak HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Sedanau, Bunguran Barat

NASIONAL170 Dilihat

NATUNA-YUTELNEWS.com
Sedanau, 25 November 2025 – Malam puncak peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah di KP Gercia Sedanau, Jalan Jenderal Sudirman, mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai. Acara ini juga menjadi momentum penghormatan dan pelepasan 10 orang purnakaryawan yang memasuki masa pensiun periode 2024–2025, yakni:

Salamah Erasanti, S.Pd; Wariasi, S.Pd.SD; Cheryana, S.Pd; Wan Fujiatmi Usman Abdulloh, S.Pd.I; Muslim, S.Pd.SD; Wan Dewi Agustina, S.Pd.SD; Sayid Bukhari, M.Pd; Bustami, S.Pd.SD; Nurhayati, S.Pd.

Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, antara lain: Camat Bunguran Barat beserta Sekretaris Camat, Lurah Sedanau, Koordinator USPKF Kecamatan Bunguran Barat, Polsek Bunguran Barat, Koramil 03/Sedanau, Posal Sedanau, pansiunan, perwakilan pendidik dan tenaga kependidik se-Kecamatan Bunguran Barat,dari jenjang PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA /MA, serta tokoh masyarakat dan Lembaga Adat Melayu (LAM), dan alim ulama setempat.

Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan tari persembahan serta berbagai pertunjukan seni dari siswa tingkat TK, SD, SLTP, yang menambah semarak malam peringatan. Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa, turut memeriahkan rangkaian kegiatan.

Sambutan Ketua PGRI Kecamatan Bunguran Barat, Kasyifal Gammy Thaib, S.Com, diwakili oleh Sekretaris Nurwandi, S.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan atas kehadiran dan partisipasinya. Sekretaris juga menyampaikan salam dari Ketua PGRI Kecamatan Bunguran Barat yang berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan apresiasi GTK tingkat nasional di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pada HUT PGRI 2026, kegiatan akan mengalami pergeseran pelaksanaan, dengan perayaan HGN tetap dilaksanakan pada bulan November, namun pertandingan antar pendidik dan tenaga kependidikan menjadi fokus utama, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Selanjutnya, penyerahan cinderamata kepada 10 orang purnakaryawan dilakukan langsung oleh Koordinator USPKF Kecamatan Bunguran Barat,  sapaan Pak Syukur, disertai kata sambutan perwakilan purnakaryawan, Usman Abdulloh, S.Pd.I. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya pengurus PGRI Kecamatan dan Kabupaten Natuna, serta berpesan agar guru yang masih aktif mendidik senantiasa membekali anak didik dengan ilmu pengetahuan dan akhlak mulia, sehingga generasi penerus dapat menjadi kebanggaan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Bunguran Barat, Bahtiar, S.Pd.SD, memberikan sambutan sekaligus bantuan simbolis kepada 10 purnakaryawan. Ia menekankan bahwa bantuan ini bukan dilihat dari jumlahnya, melainkan sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi. Camat juga menegaskan pentingnya guru, baik purnakaryawan maupun yang aktif, tetap menjadi teladan bagi masyarakat dan anak didik. Sambutannya ditutup dengan beberapa pantun penuh makna, sebagai wujud penghormatan kepada jasa guru yang tiada ternilai.

Sambutan Wakil Ketua PGRI Kabupaten Natuna, Bapak Yunasrul, yang mewakili Ketua PGRI Kabupaten Natuna, disampaikan dengan hangat. Beliau menyampaikan salam dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga acara berlangsung sukses. Yunasrul menekankan pentingnya kesabaran dan ketekunan guru dalam mendidik anak-anak, terutama di era digital dengan beragam tantangan.

Selain itu, Yunasrul juga melakukan penyerahan piala kepada sang juara poli salah satunya dalam rangka HUT ke-80 PGRI Cub I Kabupaten Natuna, sekaligus menyampaikan rasa bangga PGRI Kabupaten Natuna atas prestasi juara tenis meja di tingkat nasional di Bandung, yang menjadi kebanggaan bagi seluruh guru dan warga Natuna. Sambutannya ditutup dengan pantun yang sarat makna, sebagai media pengajaran nilai dan pesan moral bagi seluruh hadirin.

Acara ditutup dengan jamuan hidangan yang telah disiapkan, sekaligus menjadi momen silaturahmi yang hangat bagi seluruh tamu undangan. Malam puncak HUT ke-80 PGRI ini tidak hanya menjadi momentum penghargaan bagi guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara seluruh elemen pendidikan dan masyarakat, sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.

Redaksi Darmansyah
Kabiro Natuna – Yutelnews.com

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN