Komunitas REGA Perkuat Silaturahmi Purnabakti Kepala SMP se-Bandung Raya

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Komunitas Rengse Gawe (REGA) terus mempererat tali silaturahmi di antara para anggotanya melalui berbagai kegiatan kebersamaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan rutin yang digelar di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (10/6/2026).

Komunitas yang beranggotakan lebih dari 80 orang ini merupakan wadah para mantan Kepala SMP yang telah memasuki masa purnabakti, serta sejumlah mantan pejabat struktural di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.

Ketua Komunitas REGA, Endang Supriatna, menjelaskan bahwa komunitas tersebut dibentuk sebagai sarana mempererat hubungan antaranggota setelah mereka menyelesaikan masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

“Komunitas ini merupakan kelompok para kepala SMP yang sudah purna bakti dan beberapa mantan pejabat di Dinas Pendidikan. Tujuannya untuk menjaga silaturahmi sekaligus menjadi wadah aktivitas positif bagi para anggota yang telah memasuki masa purnabakti,” ujar Endang.

Menurutnya, masa purnabakti sering kali menghadirkan banyak waktu luang bagi para pensiunan. Karena itu, keberadaan REGA diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul, berbagi pengalaman, dan menjalin kebersamaan.

Kegiatan komunitas dilaksanakan secara rutin, terutama ketika terdapat anggota yang baru memasuki masa purnabakti. Pertemuan dikemas secara sederhana dan penuh suasana kekeluargaan melalui obrolan santai yang kerap diselingi canda tawa.

“Kegiatan diselenggarakan secara sederhana dan informal. Terkadang diakhiri dengan kegiatan mancing seperti yang dilakukan pada pertemuan kali ini di Batujajar,” tambah Endang yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala SMPN 1 Padalarang.

Sementara itu, salah seorang penggerak komunitas, Dudi Susbandi, menegaskan bahwa REGA merupakan organisasi yang bersifat informal dan seluruh kegiatan dibiayai secara swadaya oleh para anggotanya.

“Komunitas ini berjalan dengan prinsip dari, oleh, dan untuk anggota. Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari kontribusi para anggota,” kata Dudi, yang menuntaskan kariernya sebagai Kepala SMPN 1 Cikalongwetan.

Ia menambahkan, kegiatan yang diselenggarakan lebih berorientasi pada hiburan, kebersamaan, serta penguatan silaturahmi. Dalam setiap pertemuan, para anggota sering mengenang pengalaman dan perjalanan mereka saat mengabdikan diri di dunia pendidikan.

“Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk menghibur para anggota dan mengenang berbagai pengalaman ketika masih aktif bertugas di sekolah maupun di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Keanggotaan REGA tidak hanya berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah anggota juga berdomisili di berbagai daerah di Bandung Raya, seperti Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, hingga Kabupaten Sumedang.

“Anggota komunitas berasal dari berbagai wilayah di Bandung Raya, meskipun mayoritas merupakan purnabakti yang pernah mengabdi di Kabupaten Bandung Barat,” pungkas Dudi.

Keberadaan Komunitas REGA menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan pengabdian di dunia pendidikan tetap terjaga meski para anggotanya telah memasuki masa purnatugas.

Melalui silaturahmi yang terus terjalin, para purnabakti pendidikan tersebut tetap berkontribusi menjaga hubungan sosial yang harmonis dan inspiratif.

Didin

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN