YUTELNEWS.com/Jalan Hang Jebat Nomor 18, Batu Besar, Nongsa, Batam berubah jadi kubangan lumpur saat hujan dan berdebu saat panas. Warga menuding kondisi itu akibat aktivitas kendaraan proyek dari lokasi pembangunan milik PT Nisi Karya.
Truk dan alat berat yang keluar-masuk lokasi diduga membawa material dan tanah. Lumpur menempel di ban lalu jatuh ke badan jalan. Saat cuaca kering, sisa material berubah jadi debu beterbangan saat dilintas kendaraan.
Kondisi ini dikeluhkan warga karena mengganggu kenyamanan dan rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang tiap hari melintas di jalur tersebut.
Awak media mencoba konfirmasi ke lokasi proyek. Petugas yang mengaku penjaga gudang material mengatakan dirinya bukan pihak yang berwenang.
“Saya di sini penjaga gudang. Ke depan kami upayakan jaga kebersihan jalan raya agar tidak terjadi hal tidak diinginkan,” ujarnya.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari kontraktor pelaksana atau manajemen PT Nisi Karya terkait langkah penanganan lumpur dan debu di jalan umum.
Warga berharap perusahaan segera melakukan pembersihan jalan secara berkala dan memasang sistem pencuci ban agar material tidak terbawa keluar lokasi proyek.
Dari sisi regulasi, setiap pelaku usaha wajib menjaga lingkungan dan keselamatan pengguna jalan sesuai UU No. 32/2009 tentang PPLH dan UU No. 22/2009 tentang LLAJ.
Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi resmi ke PT Nisi Karya dan Dinas PUPR Kota Batam. Hak jawab pihak perusahaan terbuka 24 jam dan akan kami muat utuh tanpa pengurangan. (*)





















