Di Tengah Keceriaan Perpisahan Sekolah, Karang Taruna Maju Jaya Hadirkan Kepedulian untuk Korban Rumah Roboh

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Suasana haru dan bahagia mewarnai acara kenaikan kelas dan perpisahan siswa SDN Sindangrasa, Kampung Bongkok RW 14, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Namun di balik keceriaan para siswa yang merayakan akhir tahun ajaran, terselip momen penuh kepedulian yang menyentuh hati. Senin, (22/6/2026)

Karang Taruna Maju Jaya Desa Mekarjaya memanfaatkan momentum tersebut untuk menyalurkan donasi bagi Ibu Neng Maryati, warga setempat yang beberapa waktu lalu tertimpa musibah rumah roboh.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Karang Taruna Maju Jaya, Cunarya atau yang akrab disapa Kang Alo (Cunarya), bersama jajaran pengurus Karang Taruna. Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan tersebut Acep Rohmat, Ketua RW 14 yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SDN Sindangrasa.

Di hadapan para siswa, orang tua, guru, dan tamu undangan, bantuan itu menjadi simbol bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Ketua Karang Taruna Maju Jaya, Kang Alo, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami korban. Namun, menurutnya, kepedulian dan kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah.

“Hari ini anak-anak sedang merayakan kelulusan dan kenaikan kelas. Di saat yang sama, kami ingin mengajak semua pihak untuk tidak melupakan saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi Ibu Neng Maryati dan keluarga untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Acep Rohmat mengapresiasi inisiatif Karang Taruna yang menjadikan acara sekolah sebagai ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda.

“Ini bukan sekadar penyerahan bantuan. Anak-anak juga belajar tentang arti empati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu terus ditanamkan sejak dini,” katanya.

Momen penyerahan donasi tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari para hadirin. Banyak yang menilai bahwa kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika dapat dibagikan kepada mereka yang sedang membutuhkan.

Di tengah riuh tepuk tangan dan senyum para siswa yang merayakan pencapaian mereka, hadir pula pesan tentang pentingnya saling menguatkan. Sebab, ketika musibah datang, kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi harapan yang mampu menghidupkan kembali semangat untuk melangkah ke depan.

Didin

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN