Polemik Hak Asuh Anak: Betrand Peto dan Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara
Konflik yang tengah melanda presenter ternama Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus menjadi sorotan publik. Perselisihan yang berujung pada perceraian pada tahun 2024 ini, kini merambah pada persoalan hak asuh dan pertemuan dengan buah hati mereka. Di tengah situasi yang memanas ini, putra angkat Ruben dan Sarwendah, Betrand Peto, serta kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, akhirnya angkat bicara.
Betrand Peto: Memahami Kerinduan Sang Ayah
Betrand Peto, yang akrab disapa Onyo, mengaku tidak mengetahui secara mendalam detail permasalahan yang terjadi antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia memilih untuk tidak mencampuri urusan pribadi kedua orang tuanya tersebut.
“Kalau itu kurang tahu, kurang paham. Aku enggak aku enggak sampai sana untuk cari tahu, karena kan itu hal pribadinya ya,” ujar Betrand.
Meskipun demikian, Onyo menyatakan pemahamannya terhadap perasaan Ruben yang merindukan anak-anaknya. Ia mengaku merasakan kerinduan yang sama terhadap kedua adik kandungnya. Oleh karena itu, Onyo berharap sang ayah dapat bersabar dalam menghadapi situasi yang sedang berlangsung.
“Banyak-banyak sabar aja buat ayah.”
“Aku tahu dia kangen sama anak-anaknya, tapi kita lihat situasinya kayak gimana,” ungkap Onyo.
Ketika ditanya mengenai masalah Ruben yang belum bisa bertemu dengan anak-anaknya, Onyo memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Sarwendah. Ia menyadari bahwa saat ini situasi tengah memanas dan diwarnai berbagai permasalahan lain.
“Kalau untuk urusan itu aku serahin lagi sama bunda, cuman kan situasinya lagi kayak gini dan juga sekarang banyak permasalahan-permasalahan,” tuturnya.
Kuasa Hukum Ruben Onsu: Kritik Keterlambatan Pertemuan dan Sindiran untuk Sarwendah
Di sisi lain, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan rasa kesalnya karena kliennya terus-menerus didesak mengenai upaya agar bisa bertemu dengan anak-anaknya. Padahal, menurut Minola, Ruben selalu berusaha untuk berkomunikasi dengan pihak Sarwendah maupun anak-anaknya. Namun, permintaan pertemuan tersebut tampaknya tidak pernah terealisasi.
Minola kemudian melontarkan sindiran kepada Sarwendah, mempertanyakan apa yang menjadi kendala sehingga Ruben tidak dapat bertemu dengan kedua putrinya.
“Kenapa selalu tanya ‘ada nggak upaya Ruben?’. Kenapa nggak tanya ke ibunya ‘apa yang menjadi masalahmu untuk kamu tidak bisa mempertemukan anakmu ke ayahnya?’. Kenapa jadi Ruben yang tertuduh,” ungkap Minola.
Minola menegaskan bahwa kliennya tidak menuduh Sarwendah secara sengaja menghalang-halangi, namun ia menekankan fakta bahwa Ruben memang belum bisa bertemu dengan anak-anaknya.
“Dari awal saya tidak bilang dia (Sarwendah) menghalang-halangi, tapi saya tegaskan Ruben tidak bisa ketemu anak-anaknya,” tuturnya lebih lanjut.
Pihaknya juga menyayangkan respons Sarwendah ketika Ruben meminta agar segera dipertemukan dengan anak-anaknya. Disebutkan bahwa Sarwendah justru meminta Ruben untuk menanyakannya langsung kepada anak-anak, atau bahkan menyuruh sang presenter untuk datang menemui mereka di sekolah. Situasi yang dinilai berbelit-belit ini tampaknya semakin memicu emosi Ruben.
“Ini ayah loh mau ketemu anak. Kenapa sih harus ada birokrasi,” ujarnya, menunjukkan frustrasinya atas birokrasi yang harus dilalui.
Menuntut Jadwal Jelas dan Hak Asuh Anak yang Terstruktur
Kini, pihak Ruben Onsu menuntut adanya jadwal yang jelas mengenai pembagian hak asuh anak dalam satu minggu. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Ruben untuk bertemu dengan kedua putrinya secara lebih leluasa, setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu.
“Saya juga ketemu juga sama kuasa hukumnya S, mari kita tentukan dalam satu minggu bisa dua atau tiga hari anak-anak bisa ketemu ayahnya.”
“Kalau udah ada jadwal jelas, Ruben bisa datang jemput. Terus kalau sekarang Ruben datang malah dikacangin,” tuturnya, menggambarkan kekecewaan atas perlakuan yang diterima.
Harapan besar disematkan agar kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan yang adil dan demi kepentingan terbaik anak-anak.





















