Warga Tanahbumbu Berpatungan Perbaiki Jalan Rusak Demi Keselamatan
Kondisi jalan yang memprihatinkan dan tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan para pengguna jalan. Di Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, kekhawatiran ini mendorong warga untuk mengambil langkah drastis. Demi mencegah kecelakaan yang terus berulang, masyarakat setempat memutuskan untuk menggalang dana dan melakukan perbaikan jalan berlubang secara swadaya. Aksi gotong royong ini menjadi bukti semangat kebersamaan dalam menghadapi masalah infrastruktur yang mendesak.
Pantauan di lapangan mengungkap bahwa beberapa titik di Jalan Kuranji, Kecamatan Simpang Empat, Tanahbumbu, mengalami kerusakan yang cukup parah. Salah satu lokasi yang paling mencolok adalah di depan sebuah warung warga, dekat dengan pertigaan menuju Perumahan Datar Laga. Di titik ini, sebuah lubang yang cukup dalam telah menganga selama lebih dari satu tahun, mengancam keselamatan setiap kendaraan yang melintas.
Upaya perbaikan sebelumnya oleh pemerintah daerah, yang hanya berupa penambalan dengan material bigcros, terbukti tidak bertahan lama. Jalanan kembali rusak dan berlubang, seolah mengabaikan kebutuhan mendesak para pengguna jalan.
Jalan Berlubang Memicu Serangkaian Kecelakaan Tragis
Situasi yang lebih mengkhawatirkan terjadi di salah satu titik yang masuk dalam wilayah Desa Baroqah. Jalan yang rusak parah di kawasan ini telah berulang kali menjadi saksi bisu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Tingkat keparahan kerusakan jalan di sana bahkan pernah mengakibatkan sebuah sepeda motor terbakar hebat setelah pengendara terjatuh akibat menghantam lubang.
Tidak hanya itu, insiden lain yang tak kalah mengerikan adalah ketika sebuah mobil oleng tak terkendali setelah menghantam lubang yang dalam, dan akhirnya terperosok ke dalam parit. Kerugian materiil lainnya juga tak terhitung, dengan banyak kendaraan yang mengalami ban pecah karena terpaksa melintasi lubang-lubang tajam tersebut.
Melihat bahaya yang terus mengintai dan mengancam nyawa, warga Desa Baroqah akhirnya tidak tinggal diam. Mereka berinisiatif untuk melakukan perbaikan sementara dengan cara menyemen lubang-lubang tersebut agar lalu lintas dapat berjalan lebih aman.
Inisiatif Warga: Gotong Royong Demi Keselamatan Bersama
Ketua RT 10 Desa Baroqah, Muhammad Fauzi, membenarkan adanya aksi swadaya yang dilakukan oleh warganya. Ia mengungkapkan bahwa tindakan nyata ini dipicu oleh rentetan kecelakaan yang terjadi di lokasi yang sama.
“Awalnya karena terjadi sekitar tiga kali ada kecelakaan, sehingga warga berinisiatif untuk melakukan perbaikan sementara karena kalau menunggu perbaikan dari dinas terkait menimbulkan korban lagi,” jelas Muhammad Fauzi saat dikonfirmasi.
Fauzi menceritakan betapa mengerikannya insiden kecelakaan yang pernah terjadi di sana. Selain peristiwa sepeda motor yang terbakar, ia juga menyebutkan adanya mobil yang oleng dan masuk parit.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar korban kecelakaan di jalur tersebut adalah warga dari luar desa yang belum familiar dengan kondisi medan dan letak titik-titik lubang yang membahayakan.
“Untuk warga kita alhamdulillah tidak ada yang jatuh biasanya pengendara dari luar yang belum hafal. Di jalan ini ada tiga titik yang parah namun yang masuk di wilayah desa kami cuman satu,” tuturnya.
Harapan Baru: Perbaikan Jalan Masuk Program Prioritas
Menanggapi keluhan masyarakat, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanahbumbu, Ansyari Firdaus, memberikan konfirmasi yang melegakan. Ansyari memastikan bahwa jalur yang dikeluhkan oleh masyarakat tersebut kini telah masuk ke dalam program prioritas pemerintah. Pihaknya juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk proses pembenahan jalan tersebut.
Menurut Ansyari, perbaikan jalan di kawasan tersebut nantinya tidak lagi menggunakan metode penambalan biasa yang mudah rusak. Pemerintah akan menerapkan metode yang lebih kokoh dan tahan lama untuk memastikan jalanan benar-benar mulus dan aman.
“Jalan tersebut sudah dianggarkan untuk dilakukan perbaikan. Perbaikannya dengan metode patching dengan rigid beton,” ujar Ansyari Firdaus, memberikan kepastian akan perbaikan yang lebih permanen.
Dengan adanya komitmen dari pemerintah daerah dan semangat gotong royong dari masyarakat, diharapkan kondisi jalan di Tanahbumbu dapat segera membaik, sehingga keselamatan seluruh pengguna jalan dapat terjamin.















