YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, di bawah naungan Yayasan Putra Ade Rohim, memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial mengenai proses pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala SPPG Karangtanjung, Asep Setiawan, SH, menegaskan bahwa narasi yang menyebut makanan dalam video tersebut sebagai “makanan sisa” tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi akibat adanya miskomunikasi dalam proses pendistribusian.
“Menanggapi video yang telah beredar di media sosial terkait proses pendistribusian makanan, kami menyampaikan klarifikasi agar informasi yang diterima masyarakat menjadi utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Perlu kami tegaskan bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh adanya miskomunikasi dalam proses pendistribusian. Narasi yang menyebutkan bahwa makanan tersebut merupakan ‘makanan sisa’ adalah tidak benar,” ujar Asep Setiawan, Jum’at, (24/7/2026).
Menurutnya, makanan yang terlihat dalam video merupakan porsi yang sebelumnya telah disiapkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kecamatan Cililin. Dalam pelaksanaan distribusi, terdapat kebutuhan penyesuaian di lapangan sehingga tim segera melakukan koordinasi, penggantian, dan pendistribusian kembali sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Asep juga menjelaskan bahwa saat kejadian, kader yang selama ini membantu proses koordinasi sedang menjalankan ibadah umrah. Kondisi tersebut menyebabkan komunikasi di lapangan tidak berjalan secara optimal dan menjadi salah satu faktor terjadinya miskomunikasi.
Selain itu, Asep membantah informasi yang beredar di masyarakat yang menyebut sopir distribusi berada dalam pengaruh minuman beralkohol saat bertugas.
“Beredar informasi yang menyebutkan bahwa sopir dalam keadaan terpengaruh minuman beralkohol. Hal tersebut sama sekali tidak benar. Saya memastikan setiap pagi sebelum kegiatan pendistribusian dimulai, seluruh relawan menjalani pengecekan kondisi kesehatan dan kesiapan bekerja. Apabila ada relawan yang sedang sakit atau tidak dalam kondisi prima, saya instruksikan untuk tidak bertugas dan segera pulang. Apalagi jika ada yang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol, hal tersebut sama sekali tidak kami toleransi. Kami sangat mengutamakan profesionalisme dan keselamatan dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis,” tegas Asep.
Ia juga menegaskan bahwa SPPG Karangtanjung senantiasa mengedepankan standar keamanan pangan. Dapur SPPG Karangtanjung telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bukti bahwa sarana pengolahan makanan telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi sesuai ketentuan yang berlaku. Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen SPPG dalam menjaga kualitas, keamanan, dan kelayakan makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Atas beredarnya video tersebut, SPPG Karangtanjung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Cililin dan Kabupaten Bandung Barat, atas ketidaknyamanan serta kesalahpahaman yang muncul. Pihaknya memastikan seluruh masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis.
Sebagai tindak lanjut, SPPG Karangtanjung telah mengumpulkan seluruh relawan guna melaksanakan evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap SOP, peningkatan koordinasi antarpetugas, serta kehati-hatian dan ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari tim pengemudi hingga tim pendistribusian.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar proses pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Cililin dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, transparan, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari,” tegas Asep Setiawan.
SPPG Karangtanjung berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan senantiasa mengedepankan klarifikasi dari pihak yang berwenang.
Dengan sinergi seluruh pihak, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat terus memberikan manfaat optimal bagi para penerima manfaat.
Dien Yoyo





















