Karya Harus Terlindungi, Dewi Asmara Ajak Pemuda Sukabumi Kuasai Kekayaan Intelektual

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat membangun generasi kreatif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat terus digaungkan. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Hj. Dewi Asmara, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Masyarakat Bidang Hukum seputar layanan Kekayaan Intelektual yang dilaksanakan di Gedung BK3D Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/7/2026).

Mengusung tema “Kekayaan Intelektual sebagai Pilar Dasar Kreativitas Pemuda”, kegiatan ini dihadiri oleh beragam elemen masyarakat, kalangan pemuda, hingga perwakilan instansi terkait. Forum tersebut menjadi wadah edukasi yang sangat berharga guna memperdalam pemahaman masyarakat tentang perlindungan hak cipta, merek dagang, hingga paten sebagai pondasi utama dalam mengembangkan ekonomi kreatif daerah.

Dalam penyampaiannya, Dewi Asmara menegaskan bahwa isu kekayaan intelektual bukan sekadar ranah hukum semata, melainkan merupakan aset berharga yang menyimpan nilai ekonomi besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda penerus bangsa.

“Pemuda Sukabumi menyimpan potensi kreativitas yang luar biasa besar. Akan tetapi, kreativitas yang tidak disertai pemahaman perlindungan hukum akan sangat rentan terabaikan maupun dirugikan. Oleh karena itu, saya sangat mendorong seluruh generasi muda untuk memahami dan mendaftarkan karya-karyanya agar mendapatkan perlindungan yang sah sekaligus memiliki nilai tambah yang setimpal,” ujar Dewi Asmara.

Lebih lanjut ia menjelaskan, seiring pesatnya perkembangan zaman dan teknologi saat ini, segala bentuk karya mulai dari konten kreasi, produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), desain, hingga inovasi teknologi, semuanya patut mendapatkan perhatian serius terkait kepastian hukumnya.

“Kekayaan intelektual adalah investasi jangka panjang masa depan. Apabila sebuah karya telah terlindungi dengan baik, maka kesempatan untuk terus berkembang, dipasarkan secara luas, bahkan menembus pasar nasional maupun internasional akan semakin terbuka lebar. Negara hadir dan berkomitmen memastikan masyarakat bisa mengakses layanan kekayaan intelektual dengan cara yang semakin mudah,” tambahnya.

Dewi Asmara juga mengajak seluruh elemen untuk bersinergi membangun ekosistem yang kondusif, guna melahirkan lebih banyak inovator serta pelaku usaha kreatif baru di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, serta disambut antusiasme tinggi oleh seluruh peserta hadir. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung mulai dari tata cara pendaftaran hak cipta, merek, hingga kendala yang kerap dialami oleh para pelaku usaha maupun pencipta karya di daerah.

Forum ini diharapkan menjadi langkah nyata yang berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sekaligus memacu lahirnya karya-karya unggulan asli Sukabumi yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.

“Kalau bukan kita yang melindungi karya anak bangsa, lalu siapa lagi? Mari bersama-sama menjadikan kekayaan intelektual sebagai fondasi kuat lahirnya generasi yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi,” tutup Dewi Asmara dengan penuh semangat.

Reporter : Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN