Bumi Bupolo Bergemuruh, Ribuan Warga Hadiri Penutupan Karya Bakti TNI AD 2026

YUTELNEWS.com | BURU, Maluku — Ribuan warga bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta prajurit TNI-Polri memadati Lapangan Mandala Putra, Desa Parbulu (Unit 17), Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu (29/8/2026).

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan penutupan Karya Bakti TNI AD 2026 tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah Buru.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Buru Sudarmo dan Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Eliaser Selsily. Kehadiran keduanya menjadi simbol sinergi antarpemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Maluku.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta para komandan satuan TNI-Polri di wilayah Buru.

Nuansa kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. Rektor Universitas Iqra Buru, Ketua MUI Kabupaten Buru, para kepala soa, Kaksodin, Hinolong Baman, serta perwakilan Soa Latbual, Soa Kotbesi, Soa Widit, Soa Dava hingga Soa Basalale turut mengikuti rangkaian kegiatan.

Dari tingkat pemerintahan kecamatan, hadir pula Camat Waeapo, Lolong Guba, Waelata dan Teluk Kayeli, bersama puluhan kepala desa serta ratusan warga.

Program Karya Bakti TNI AD 2026 dinilai memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan akses masyarakat. Sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses disebut telah mendapatkan dukungan pembangunan jalan dan jembatan.

Selain pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga mencakup dukungan terhadap masyarakat di bidang sosial dan pendidikan, termasuk pemberian beasiswa kepada anak-anak di wilayah sasaran program.

Bagi masyarakat, kehadiran prajurit TNI dalam program tersebut tidak hanya terlihat melalui pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui keterlibatan langsung bersama warga dalam berbagai kegiatan di lapangan.

Semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat menjadi bagian penting dari pelaksanaan Karya Bakti TNI AD. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga pembangunan di wilayah Buru berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penutupan Karya Bakti TNI AD 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bergandengan tangan membangun Bumi Bupolo menuju kehidupan yang semakin maju dan sejahtera.

“TNI kuat karena rakyat kuat. Rakyat sejahtera karena kita bersatu.”

 

(Tim A1 Terpercaya)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN