PKN Luncurkan SATGAS WASMAS MBG Bekali Anggota ID Card dan Surat Tugas untuk Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Seluruh Riau

Jakarta – yutelnews.com ||
Ketua Umum Pemantau Keuangan Negara (PKN) Patar Sihotang, SH., MH., resmi membentuk Satuan Tugas Pengawasan Masyarakat Makan Bergizi Gratis (Satgas Wasmas MBG).

Satgas ini dibentuk untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Program MBG adalah program strategis nasional. Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan sesuai peruntukannya,” tegas Patar Sihotang.

5 TUGAS UTAMA SATGAS WASMAS MBG:

Pertama, Pengawasan Partisipatif. Memantau langsung proses penyiapan, distribusi, hingga penyajian makanan di lapangan.

Kedua, Transparansi Anggaran. Mendorong keterbukaan penggunaan dana negara dalam program MBG.

Ketiga, Pencegahan Penyimpangan. Mewaspadai dan mencegah potensi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Keempat, Jaminan Kualitas Gizi. Memastikan makanan memenuhi standar gizi, kebersihan, dan kesehatan sesuai ketentuan.

Kelima, Saluran Pengaduan. Menyediakan posko bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran dan penyimpangan.

Sebagai bukti keseriusan dan legalitas, seluruh anggota Satgas Wasmas MBG dari berbagai daerah telah dibekali ID Card resmi dan Surat Tugas/Legal Standing langsung dari PKN Pusat.

Dengan adanya ID Card dan Surat Tugas ini, anggota Satgas memiliki kewenangan untuk melakukan pemantauan, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan menyampaikan laporan hasil pengawasan.

PKN Siap Bergerak di Wilayah Provinsi Riau dan Seluruh Kabupaten/Kota se-Riau
PKN menyatakan siap mengerahkan tim Satgas Wasmas MBG di seluruh wilayah Provinsi Riau untuk mengawal program MBG di sekolah, pesantren, posyandu, dan titik sasaran lainnya.

“Dengan ID Card dan legal standing ini, kami akan awasi pelaksanaan MBG di wilayah Provinsi Riau dan seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau. Mulai dari dapur penyiapan, distribusi, sampai ke tangan penerima manfaat,” ujar perwakilan PKN.

Fokus pengawasan meliputi ketepatan jumlah penerima, kualitas menu, kebersihan dapur, ketepatan waktu distribusi, dan kesesuaian anggaran dengan realisasi di lapangan.

PKN menegaskan Satgas Wasmas MBG hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat. Bukan sebagai rival, melainkan sebagai penguat agar program berjalan optimal.

Setiap temuan di lapangan akan dicatat, didokumentasikan, dan dilaporkan secara berjenjang ke Ketua Umum PKN Pusat, Patar Sihotang, SH., MH. untuk ditindaklanjuti.

“Jika ada dugaan penyimpangan, kami akan koordinasikan dengan Aparat Penegak Hukum, Inspektorat, dan BPK. Tapi jika sudah berjalan baik, kami juga akan apresiasi,” jelas Patar.

PKN mengajak masyarakat Riau untuk ikut berpartisipasi aktif. Masyarakat bisa melapor jika menemukan menu tidak layak, jumlah tidak sesuai, pungutan liar, atau penerima tidak tepat sasaran.

“Satu Jiwa, Satu Korsa, Satu Komando. Itulah semangat kami dalam mengawal MBG. Jangan sampai program baik ini ternodai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Patar Sihotang.

PKN berharap melalui Satgas Wasmas MBG, Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Riau dan seluruh kabupaten/kota se-Riau dapat berjalan bersih, transparan, dan benar-benar meningkatkan gizi anak sekolah, ibu hamil, lansia, serta kelompok rentan lainnya.|| TIM

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN