Dinas Perikanan Jepara Bersama KKP Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana Modelling Budidaya Rumput Laut di Kemujan

JEPARA – YUTELNEWS.COM ||
Dinas Perikanan Kabupaten Jepara bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana Program Modelling Budidaya Rumput Laut di Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, awal Oktober belum lama ini. Kegiatan bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana pendukung serta mengoptimalkan pelaksanaan program pengembangan budidaya rumput laut di kawasan tersebut.

Pengecekan meliputi bibit rumput laut serta berbagai sarana dan prasarana pendukung kegiatan pembibitan dan pembesaran. Bantuan yang disiapkan dalam program ini meliputi 90 unit sarana kebun produksi, 40 unit sarana kebun pembibitan untuk enam kelompok pembudidaya, sembilan unit perahu, serta satu unit rumah ikat. Sarana tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas pembudidaya mulai dari penyediaan bibit hingga proses produksi rumput laut.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 3,2 ton bibit rumput laut telah disalurkan untuk pengembangan Kebun Bibit Rumput Laut (KBRL). Sementara itu, sebanyak 28,8 ton bibit dialokasikan untuk tahap pembesaran yang akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kesiapan sarana dan kawasan budidaya. Pengembangan kebun bibit menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan bibit berkualitas untuk mendukung keberlanjutan usaha budidaya rumput laut masyarakat.

Program Modelling Budidaya Rumput Laut ini merupakan upaya pengembangan kawasan budidaya eksisting masyarakat melalui revitalisasi, transfer teknologi, penggunaan sarana budidaya ramah lingkungan, serta pengembangan bibit rumput laut unggul. Kawasan yang dikembangkan mencakup Kebun Bibit Rumput Laut seluas 5 hektare dan kawasan pembesaran seluas 45 hektare.

Melalui program ini, diharapkan kapasitas produksi rumput laut di Desa Kemujan dapat meningkat, sekaligus mendorong penerapan teknologi budidaya yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan dapat memperkuat mata pencaharian masyarakat pesisir, membuka peluang peningkatan pendapatan pembudidaya, serta mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan di Karimunjawa.

(Singgih)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

NEWS FEED