Sosialisasi Kesehatan Holistik: Jaga Tubuh, Seimbangkan Jiwa di Desa Walangsari

YUTELNESW.com | Kalapanunggal ,Kegiatan sosialisasi kesehatan holistik digelar di Aula Kantor Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/7/2026). Acara yang diikuti puluhan warga dari berbagai kelompok usia ini bertujuan membuka wawasan masyarakat bahwa kesehatan bukan sekadar bebas dari penyakit fisik, melainkan keseimbangan menyeluruh antara kondisi raga, pikiran, perasaan, hubungan sosial, hingga kesesuaian dengan lingkungan tempat tinggal.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme, dan turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Walangsari, Dani Setiawan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang sangat dibutuhkan warga desa tersebut.

“Kesehatan adalah fondasi utama bagi kemajuan dan kebahagiaan kita semua. Saya sangat mendukung penuh upaya mengenalkan pola hidup sehat secara utuh seperti ini, agar warga Desa Walangsari tidak hanya terhindar dari penyakit, tetapi juga hidup dengan tenang, bersemangat, dan saling peduli satu sama lain,” ujar Dani Setiawan di hadapan para peserta. Beliau juga berharap materi yang disampaikan dapat diamalkan sehari-hari dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitar.

Siti Eni Nuraeni selaku penyelenggara sekaligus narasumber utama menjelaskan, selama ini masih banyak warga yang menganggap kesehatan hanya terpenuhi jika tubuh tidak terasa sakit. “Kesehatan holistik mengajarkan kita untuk melihat diri sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan. Sakit yang dirasakan di tubuh bisa jadi berakar dari beban pikiran yang menumpuk, pola hidup yang tidak teratur, atau lingkungan yang kurang mendukung. Oleh karena itu, perawatannya pun harus menyeluruh,” jelasnya.

Dalam sesi penyampaian materi, peserta diajak memahami langkah-langkah praktis merawat diri secara utuh: mulai dari memilih asupan makanan bergizi, rutin bergerak dan berolahraga ringan, menjaga kualitas istirahat, hingga cara sederhana mengelola stres serta mempererat hubungan baik dengan keluarga dan tetangga.

Melalui kegiatan ini, Siti Eni Nuraeni berharap pola pikir masyarakat perlahan berubah dari yang dulunya cenderung “mengobati saat sudah sakit”, menjadi “menjaga agar tetap sehat”. “Kami ingin warga menyadari bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari—seperti makan teratur, bergerak aktif, dan menjaga ketenangan hati—adalah kunci kesehatan jangka panjang bagi diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta pembagian panduan singkat pola hidup sehat. Diharapkan sosialisasi ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan, guna membangun lingkungan Desa Walangsari yang lebih sehat, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

NEWS FEED