Danlanud RSA Natuna Ikuti Rapat MBG Aster Kasau, TNI AU Percepat Dapur Gizi

NATUNA – YUTELNEWS.com ||
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri rapat Program Makan Bergizi Gratis secara vicon dari Ruang Kerja Komandan Lanud RSA, Kab. Natuna, Provinsi Kepri, Selasa (13/1/2026).

Rapat tersebut dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasau Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.I.P., M.M., membahas perkembangan dan percepatan pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Aster Kasau menjelaskan, TNI AU telah merespons cepat program pemerintah tersebut sejak 6 Januari 2025 dengan mendukung penyediaan sarana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Pada tahun 2025, Panglima TNI menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Gizi Nasional, yang memberikan alokasi pembangunan 500 dapur SPPG bagi TNI Angkatan Udara.

Hingga saat ini, sebanyak 51 SPPG di bawah naungan Yayasan TNI Angkatan Udara telah beroperasi dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah.

Aster Kasau mengajak seluruh Komandan Satuan dan pejabat teritorial untuk bersama-sama menyukseskan program MBG sesuai karakteristik dan kebutuhan daerah masing-masing.

Danlanud RSA mengikuti kegiatan tersebut didampingi Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., Kapuskopau Mayor Lek Gunawan Siradjuddin, S.S.T.Han., serta Kaprimkopau Lettu Lek Wenda Prasetyo.

(Bani)

Polsek Kuantan Mudik Monitoring Program Makan Bergizi Gratis Dukung Asta Cita Presiden RI

Yutelnews.com – KUANTANSINGINGI || Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang seimbang, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (14/01/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan yang telah ditetapkan sebagai penerima Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Kuantan Mudik. Program ini menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Ridwan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah pusat dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

Menurutnya, pemenuhan gizi sejak usia dini sangat menentukan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan. Oleh karena itu, Polri memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Kuantan Mudik dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dari beberapa yayasan. Menu makanan yang disajikan telah disesuaikan dengan standar gizi, di antaranya nasi putih, lauk pauk berupa ikan lele goreng tepung atau ayam goreng lengkuas, tahu goreng, sayuran segar maupun tumis sayur, serta buah-buahan seperti salak dan pisang.

Program ini menjangkau ribuan penerima manfaat yang tersebar di berbagai satuan pendidikan dan posyandu. Total penerima manfaat di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik mencapai lebih dari empat ribu orang, yang terdiri dari peserta didik, tenaga pendidik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Kuantan Mudik menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program nasional. Polsek Kuantan Mudik melakukan monitoring langsung guna memastikan pendistribusian makanan berjalan tertib dan diterima oleh pihak yang berhak.

Monitoring kegiatan di lapangan dilakukan oleh AIPTU Roni Pasla, S.H., selaku Ps Kanit Intelkam Polsek Kuantan Mudik. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kendala berarti.

Program Makan Bergizi Gratis ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, tenaga pendidik, serta masyarakat. Diharapkan melalui program ini kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda di Kecamatan Kuantan Mudik dapat terus meningkat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas di masa mendatang.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
(Desi Kabiro)

Perkuat Layanan Pertanahan, 21 Camat Sukabumi Dilantik sebagai PPATS

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi mendapatkan tugas baru sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). Hal itu pasca dilantiknya mereka oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan di Pendopo Sukabumi, Rabu, 14 Januari 2026.

Proses pelantikan tersebut disaksikan langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Berdasarkan data yang dihimpun, 21 camat yang dilantik berasal dari Kecamatan Purabaya, Bojonggenteng, Cikembar, Caringin, Sukabumi, Kadudampit, Kalapanunggal, Sagaranten, Cidolog, Pabuaran, Simpenan, Bantargadung, Gegerbitung, Kalibunder, Waluran, Cireunghas, Cisolok, Warungkiara, Parungkuda, Kabandungan, dan Cibitung.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, camat memiliki tugas baru pasca dilantik sebagai PPATS. Berkaitan hal tersebut, sekda berpesan agar memberikan layanan prima dan profesional.

“Laksanakan tugas pembuatan akta tanah dengan jujur, teliti, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Selain itu, jalin sinergi dengan BPN agar setiap peralihan hak atas tanah sesuai aturan yang berlaku. Tak hanya itu saja, jaga pula integritas sebagai aparatur pemerintah.

“Camat sebagai PPATS harus patuh pada kode etik dan aturan yang berlaku. PPATS harus menjadi solusi bagi permasalahan agraria,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan mengatakan, PPATS ini bekerja di lingkup kecamatan. Hal itu berbeda dengan PPAT yang ruang kerjanya mencakup seluruh Kabupaten Sukabumi.

“Meskipun luang lingkupnya kecamatan, namun tetap PPATS merupakan mitra Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.

Bahkan PPATS pun berperan penting dalam memberikan kepastian hukum pertanahan. Termasuk berperan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“PPATS ini merupakan amanah mulia yang diberikan untuk melayani masyarakat di bidang pertanahan.Namun perlu diingat, terdapat kode etik yang harus dipatuhi setelah menjadi PPATS,” bebernya

Di sisi lain, dirinya pun meminta PPATS tersebut dapat membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional, PTSL, redistribusi tanah, hingga sertipikasi tempat ibadah.

“Bantu kami pula dalam menyosialisasikan kepada masyarakat terkait sertipikat yang berbasis elektronik. Mari kita bangun Sukabumi menjadi lebih maju dan modern,” ajaknya.

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi mendapatkan tugas baru sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). Hal itu pasca dilantiknya mereka oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan di Pendopo Sukabumi, Rabu, 14 Januari 2026.

Proses pelantikan tersebut disaksikan langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Berdasarkan data yang dihimpun, 21 camat yang dilantik berasal dari Kecamatan Purabaya, Bojonggenteng, Cikembar, Caringin, Sukabumi, Kadudampit, Kalapanunggal, Sagaranten, Cidolog, Pabuaran, Simpenan, Bantargadung, Gegerbitung, Kalibunder, Waluran, Cireunghas, Cisolok, Warungkiara, Parungkuda, Kabandungan, dan Cibitung.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, camat memiliki tugas baru pasca dilantik sebagai PPATS. Berkaitan hal tersebut, sekda berpesan agar memberikan layanan prima dan profesional.

“Laksanakan tugas pembuatan akta tanah dengan jujur, teliti, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Selain itu, jalin sinergi dengan BPN agar setiap peralihan hak atas tanah sesuai aturan yang berlaku. Tak hanya itu saja, jaga pula integritas sebagai aparatur pemerintah.

“Camat sebagai PPATS harus patuh pada kode etik dan aturan yang berlaku. PPATS harus menjadi solusi bagi permasalahan agraria,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan mengatakan, PPATS ini bekerja di lingkup kecamatan. Hal itu berbeda dengan PPAT yang ruang kerjanya mencakup seluruh Kabupaten Sukabumi.

“Meskipun luang lingkupnya kecamatan, namun tetap PPATS merupakan mitra Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.

Bahkan PPATS pun berperan penting dalam memberikan kepastian hukum pertanahan. Termasuk berperan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“PPATS ini merupakan amanah mulia yang diberikan untuk melayani masyarakat di bidang pertanahan.Namun perlu diingat, terdapat kode etik yang harus dipatuhi setelah menjadi PPATS,” bebernya

Di sisi lain, dirinya pun meminta PPATS tersebut dapat membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional, PTSL, redistribusi tanah, hingga sertipikasi tempat ibadah.

“Bantu kami pula dalam menyosialisasikan kepada masyarakat terkait sertipikat yang berbasis elektronik. Mari kita bangun Sukabumi menjadi lebih maju dan modern,” ajaknya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Pastikan Hak Terpenuhi, Lapas Pekanbaru Bagikan Perlengkapan Dasar di Blok Mapenaling

Yutel news.com
PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen dalam memenuhi hak-hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hari ini, Rabu (14/01/2026), jajaran Lapas Pekanbaru melaksanakan pembagian kebutuhan sehari-hari secara langsung kepada warga binaan yang berada di Blok Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling).

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara tim dari Subbagian Tata Usaha dan Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Langkah ini diambil guna memastikan distribusi bantuan logistik berjalan tertib, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh penghuni blok tanpa terkecuali.

Tujuan utama dari pembagian ini adalah untuk menjamin bahwa setiap warga binaan, khususnya yang baru masuk dan sedang menjalani masa orientasi di Blok Mapenaling, mendapatkan fasilitas kebutuhan pokok yang layak. Perlengkapan yang dibagikan meliputi peralatan mandi, perlengkapan tidur, serta kebutuhan sanitasi lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto memberikan apresiasi atas sinergi antarbagian dalam pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan logistik merupakan bagian dari standar pelayanan prima di Lapas Pekanbaru.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar pembagian barang, melainkan upaya nyata kami untuk memastikan seluruh kebutuhan pokok warga binaan di Blok Mapenaling terbagi secara merata dan transparan. Kita ingin semua warga binaan memulai masa pembinaannya dengan kondisi yang layak, sehingga mereka bisa mengikuti program-program Lapas dengan baik dan kondusif,” ujar Yuniarto.

Dengan adanya pembagian rutin ini, diharapkan situasi di dalam Lapas tetap harmonis dan terjaga kebersihannya, sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan yang dipicu oleh keterbatasan fasilitas dasar bagi para penghuni.
(Desi Kabiro)

Hampir Setahun Tak Mengajar, Oknum Guru MAN 2 Natuna Kini Ditangani Kanwil Kepri

NATUNA – YUTELNEWS.com ||Seorang oknum guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Natuna dilaporkan tidak menjalankan tugas mengajar hampir selama satu tahun. Kementerian Agama Kabupaten Natuna membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi awak media pada Rabu, 14 Januari 2026, pukul 13.33 WIB.

Perwakilan Kemenag Natuna, Subadi, menyampaikan bahwa laporan dan dokumen terkait oknum guru tersebut telah disampaikan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau. Saat ini, penanganan perkara bukan lagi kewenangan Kemenag Natuna, melainkan sudah berada di tingkat Kanwil Kepri.

“Benar adanya dan sudah kami sampaikan ke Kanwil Kepri. Selanjutnya proses berada di kewenangan Kanwil untuk diteruskan ke Inspektorat Jenderal Kemenag pusat,” ujar Subadi.

Ia menegaskan, Kemenag Natuna telah menjalankan tugas pengawasan dan penegakan disiplin ASN sesuai aturan, mengingat yang bersangkutan telah lama tidak menjalankan kewajiban sebagai tenaga pendidik.

Kasus ini kini menunggu tindak lanjut Kanwil Kemenag Kepri guna memastikan adanya penegakan disiplin dan kepastian hukum terhadap oknum ASN tersebut.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna

Diduga Absen Hampir Setahun, Oknum guru MAN 2 Kini Ditangani Inspektorat Jendral Kemenag

NATUNA – YUTELNEWS.com || Penanganan dugaan pelanggaran disiplin berat terhadap seorang oknum guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Natuna di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, kini telah berproses di tingkat Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna, Subadi, saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, 13 Januari 2026 pukul 15.15 WIB, terkait keluhan pihak sekolah dan wali murid atas seorang oknum guru yang diduga hampir satu tahun tidak menjalankan kewajiban mengajar di sekolah tempat ia ditugaskan.

Subadi menjelaskan, pihak Kemenag Kabupaten Natuna telah menjalankan kewenangannya sesuai prosedur dengan melaporkan oknum guru tersebut ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Kepulauan Riau.

“Oknum guru itu sudah kami laporkan ke Kanwil. Saat ini prosesnya sudah berada di tingkat Inspektorat Jenderal Kemenag RI. Karena kewenangan kami di daerah hanya sampai pada pelaporan ke Kanwil,” ujar Subadi.

Ia menegaskan, dalam perkara dugaan pelanggaran disiplin berat Aparatur Sipil Negara (ASN), kewenangan pemeriksaan dan penentuan sanksi berada di tingkat pusat melalui
Inspektorat Jenderal.

“Kami di daerah hanya menjalankan fungsi administratif dan pelaporan sesuai aturan,” tambahnya.

Dengan demikian, seluruh tahapan pemeriksaan terhadap oknum guru tersebut kini berada dalam kewenangan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, seiring dengan dugaan pelanggaran berat terhadap kewajiban sebagai pendidik dan aparatur negara.

(Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com)

Diragukan Kerja Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli Tentang SOP – nya, Laporan LSM Dan Masyarakat.

Gunungsitoli, Yutelnews.com Kepulauan Nias, ||
Aksi damai yang digelar oleh Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) adi halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Senin (12/01/2026), berujung kekecewaan. Massa aksi yang terdiri dari Masyarakat, Ketua Organisasi , LSM, Jurnalis dan massa aksi menanyakan SOP yang sering ditahan HP Alat digitalisasi saat konfirmasi juga Laporan Yang telah sampai ke Kejaksaan Gunungsitoli Tahun sebelumnya yang tidak ada kepastian hukum bagi oknum yang melakukan Korupsi, dimanakah Undang -Undang KIP ?

Massa aksi tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli ditanya di Saudara Kajari Gunungsitoli? Jawab seorang Anggota Jaksa mengatakan Lagi Zoom Hingga massa aksi, Orasi agar Kajari Gunung Sitoli menerima massa aksi di Kantonya. Namun Pihak Polisi memanggil Kajari namun dia minta hanya sepuluh menit untuk ketemu,
Massa menyampaikan bahwa tidak cukup waktu 10 menit.

Massa kecewa atas hal tersebut hingga syair Tari maena supaya jaksa menemui tututan massa tak ada respon baik dari seorang pejabat publik, hanya anggotanya yang disuruh massa mengatakan bahwa tidak bisa mengambil keputusan, “Tegas Massa aksi damai.

Massa menuntut supaya Kajari dan jajaranmya Gunungsitoli di Beri sangsi tegas (Pindah) oleh Pak Kejaksaan Negeri RI Pusat .

Pimpinan Aksi FARPKeN, Helpin Zebua, menegaskan bahwa sikap Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli sangat disesali karena dinilai mencederai hak masyarakat.

“Sikap Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli hari ini betul-betul sangat merendahkan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan meminta informasi di Kejaksaan. Kami sangat menyayangkan karena beliau tidak mau dan tidak berani menemui massa untuk berdialog secara terbuka, padahal kami datang secara damai dan sah menurut undang-undang,” tegas Helpin Zebua kepada awak media.

FARPKeN menyatakan bahwa aksi lanjutan akan digelar dalam waktu dekat dengan tuntutan yang sama, hingga Kejaksaan Negeri Gunungsitoli memberikan kepastian hukum, keterbukaan informasi, serta perbaikan pelayanan publik yang adil dan di dapat di percaya.

Turut Hadir Anggota Polres Nias, TNI, Ketua Organisasi LIBAS Nias Utara, LSM, PERS dan masyarakat Wilayah hukum Kajari Gunung Sitoli.

Kharisman Gea

Di Duga Akibat Curah Hujan Yang Tinggi Sering Meluap Air Di Areal Pelaksanaan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Boduho.

Nias Utara, Yutelnews.com Kepulauan Nias ||Sejak dimulai Pelaksanaan Pekerjaan Rekontruksi jalan Boduho di Desa Hilimbosi sejak 24 Maret 2025, dan kontrak berakhir 21 Desember 2025. Pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan sesuai dgn kontrak dan sesuai dgn DED perencanaan awal.

Awak media mengkonfirmasi PPK dari PUTR Kabupaten Nias Utara Andika Mendofa menyampaikan bahwa
Kronologi kejadian di mana pada tanggal 08 Desember 2025 telah terjadi penurunan timbunan tiba2, kemudian hasil dr peninjauan bersama Dinas Teknis PUTR, pekerjaan timbunan dilanjutkan hingga mencapai seatle timbunan badan jalan. Pada tanggal 15 Desember 2025, kembali terjadi penurunan timbunan ke 2, dan diinstruksikan penghentian pekerjaan sementara sembari menunggu turunnya tenaga ahli, berhubung kejadian tersebut diperlukan identifikasi mendetail oleh tenaga ahli “Ujarnya.

“Lanjut terkait kontrak pekerjaan yg awalnya berakhir 21 Desember 2025, diberikan perpanjangan waktu hingga 13 Februari 2026 akibat kendala-kendala yang dialami selama proses pelaksanaan dari awal yaitu : tingginya curah hujan yg menyebabkan seringnya air sungai meluap ke area pekerjaan sehingga pelaksanaan pekerjaan tertunda.

Terkait kejadian tersebut, PPK telah melaporkan kepada Kepala Pelaksanan BPBD dan tim Probity Audit Inspektorat Nias Utara dan telah dilakukan peninjauan bersama.

Informasi terkait kejadian tersebut telah diinformasikan kepada pihak BNPB pusat, baik melalui surat maupun melalui zoom.
Tindak lanjut : Tenaga ahli telah melaksanakan peninjauan pada tgl 29 Desember 2025, diperkirakan penyebab turunnya timbunan adalah perubahan ketinggian muka air tanah. Pada tanggal 04 Januari 2026, tenaga ahli telah menyampaikan rekomendasi penanganan selanjutnya pada badan jalan. Tenaga ahli melaksanakan ekspose dgn Pihak BPBD dan Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara terkait hasil peninjauan dan rekomendasi penanganan selanjutnya.

Penanganan sesuai rekomendasi tenaga ahli telah dimulai pelaksanaannya pada 12 Januari 2026 dgn tujuan pekerjaan tersebut dpt selesai dan bermanfaat utk pengguna jalan.

Kharisman Gea

Oknum Guru MAN 2 di Natuna Tak Mengajar Hampir Setahun, Dikeluhkan Wali Murid

NATUNA – YUTELNEWS.com || Seorang oknum guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN-2) di Kabupaten Natuna berinisial AR dilaporkan tidak melaksanakan tugas mengajar di sekolah tempat ia ditugaskan selama hampir satu tahun tanpa alasan yang jelas.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa AR dikabarkan kembali ke kampung halamannya di Pekanbaru, namun anehnya absensi yang bersangkutan tetap tercatat aktip mengajar seolah-olah oknum tersebut selalu hadir dalam menjalankan tugas setiap hari.

Selain itu, haknya berupa gaji dan tunjangan insentif tetap berjalan tanpa melaksanakan tugas dan kewajibanya layaknya sebagai abdi negara.

Namun faktanya berbeda, ketidakhadiran AR telah lama diketahui para wali murid sehingga memicu kontroversi dan kerap dipertanyakan.

Saat awak media mengkonfirmasi kepada oknum guru tersebut melalui sambungan whatsappnya, Minggu (11/01/2026).

Dia tidak membantah informasi ketidakhadiranya disekolah selama ini dengan alasan pribadi.

‘ Betul bang, saya sedang mendampingi orangtua,” jawabnya singkat, namun sayangnya komunikasi terputus dan sempat kembali di chat Whatsapnya tapi tidak ada balasan hingga berita ini diturunkan.

Abu Bakar bukan nama sebenarnya
menyampaikan kegelisahannya, ia mengatakan anaknya disekolahkan untuk mendapatkan ilmu dan pembinaan yang layak dari guru. Namun, ketika guru yang bersangkutan tidak pernah masuk kelas, maka proses pembelajaran dan penilaian akademik siswa menjadi terganggu.

“Bagaimana nilai rapor dan hasil ujian anak kami kalau gurunya tidak pernah mengajar?” keluhnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah berulang kali mencoba menghubungi oknum guru tersebut, namun tidak pernah mendapat respons.

Sementara itu, Kepala MAN Natuna, Qomariya, S.Pd.I, membenarkan bahwa AR memang sudah lama tidak melaksanakan tugas mengajar sebagaimana mestinya.

Ia menyebutkan bahwa pihak sekolah telah melaporkan persoalan tersebut kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Laporan sudah kami sampaikan secara resmi dan saat ini sedang dalam proses tindak lanjut,” ujarnya.

(Darmansyah)

Samapta A, B, dan C Warnai Seleksi Casis Bintara TNI AU di Lanud RSA Natuna

NATUNA – YUYELNEWS.com ||
Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani Calon Siswa Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier (Semaba PK) TNI Angkatan Udara Gelombang I/A-57 Tahun Anggaran 2026.

Seleksi dilaksanakan di Lapangan Dirgantara Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (12/1/2026), sebagai tahapan penting untuk mengukur kesiapan fisik calon prajurit TNI Angkatan Udara.
Sebanyak 14 calon siswa (Casis) mengikuti rangkaian tes kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel oleh Panitia Daerah (Panda) Dispers Lanud RSA.

Pelaksanaan tes dipimpin Staf Binjaskemil Dispers Lanud RSA, dengan dukungan RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani, Satpomau, serta unsur Intelijen guna memastikan kelancaran, keamanan, dan pengawasan seleksi.

Rangkaian tes meliputi Samapta A, B, dan C. Samapta A berupa lari 12 menit untuk mengukur daya tahan fisik calon siswa.

Samapta B meliputi pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run (lari angka delapan) guna menilai kekuatan otot, kelincahan, dan koordinasi gerak.

Samapta C berupa renang sejauh 50 meter sebagai pengukuran kemampuan renang dasar dan ketahanan fisik calon prajurit TNI Angkatan Udara.

Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai standar TNI AU guna menjaring calon Bintara yang sehat, tangguh, dan siap menjalani pendidikan serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

(Bani)

Oknum Guru MAN 2 Natuna Diduga Absen Hampir Setahun, Wali Murid Minta Penindakan Tegas

NATUNA – YUTELNEWS.com ||
Seorang oknum guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN 2) Natuna berinisial AR diduga tidak melaksanakan kewajiban mengajar selama hampir satu tahun, namun tetap tercatat aktif dalam sistem absensi dan masih menerima hak kepegawaiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, AR dikabarkan berada di luar daerah, namun data kehadiran tetap terinput seolah-olah menjalankan tugas secara normal. Kondisi ini memicu keresahan dan keberatan dari para wali murid yang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran disiplin berat ASN serta bentuk pengabaian terhadap hak pendidikan peserta didik.

Salah seorang wali murid yang identitasnya dirahasiakan menyampaikan bahwa ketidakhadiran guru bersangkutan berdampak serius terhadap proses pembelajaran, evaluasi akademik, serta penilaian hasil belajar siswa.
“Anak-anak kami tidak mendapatkan pembelajaran sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Kepala MAN 2 Natuna, Qomariya, S.Pd.I, membenarkan bahwa AR telah lama tidak melaksanakan tugas mengajar. Ia menegaskan pihak sekolah sudah menyampaikan laporan resmi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan dan mekanisme pembinaan ASN.

Sementara itu, AR saat dikonfirmasi mengakui tidak aktif mengajar dengan alasan mendampingi orang tua. Namun, ketika diminta memberikan klarifikasi lanjutan guna keberimbangan pemberitaan, yang bersangkutan tidak lagi memberikan respons hingga berita ini diterbitkan.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh instansi berwenang guna menegakkan akuntabilitas, integritas, dan profesionalisme aparatur pendidikan.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna – YUTELNEWS.com

Bantuan Banjir di Gampong Baro Dipertanyakan Warga, Diduga Tidak Merata dan Tidak Transparan

Yutelnews.com ||
Gampong Baro, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara — Sabtu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 03.30 WIB, dua unit mobil tiba di Gampong Baro dengan membawa bantuan untuk warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut disebut-sebut berasal dari pihak tertentu yang tidak disebutkan identitasnya.

Namun, proses penyaluran bantuan tersebut menimbulkan tanda tanya dan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, pembagian bantuan diduga hanya diberikan kepada warga yang namanya sudah tercantum dalam daftar tertentu. Sementara warga lain yang juga terdampak banjir dan berada di sekitar lokasi tidak memperoleh bantuan karena tidak terdaftar.

Sejumlah warga mempertanyakan, mengapa hanya segelintir orang yang dipanggil dan diarahkan untuk berkumpul menerima bantuan. Bahkan, terdapat warga dari desa lain yang ikut hadir dan mengambil bantuan tersebut. Kondisi ini memicu dugaan adanya ketidakadilan dan praktik pilih kasih dalam pendistribusian bantuan.

Salah satu warga menyebutkan, pihak yang menyalurkan bantuan mengklaim bantuan tersebut berasal dari dana pribadi. Namun, hal itu semakin menimbulkan tanda tanya karena para penyalur terlihat mengenakan atribut lembaga pada pakaian mereka serta melakukan pendokumentasian kegiatan seolah-olah merupakan agenda resmi.

“Kalau benar dari dana pribadi, mengapa hanya orang-orang tertentu yang dipanggil, dan mengapa menggunakan atribut lembaga?” ujar seorang warga dengan nada mempertanyakan.

Warga juga mempertanyakan apakah masyarakat Gampong Baro yang tidak terdata dianggap tidak terdampak banjir, sehingga tidak berhak
menerima bantuan.

Masyarakat berharap agar ke depan, setiap penyaluran bantuan kemanusiaan dilakukan secara adil, terbuka, dan tidak diskriminatif, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial maupun kekecewaan di tengah warga yang sedang tertimpa musibah.

Demikian laporan ini disampaikan.

Husaini (Rambo)

Polsek Kuantan Tengah laksanakan kegiatan Minggu kasih dengan memberikan bantuan sembako kepada Warga

Yutelnews.com KUANTAN SINGINGI – Polsek Kuantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan Minggu Kasih sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan II Jao, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Minggu (11/01/2026)

Kegiatan Minggu Kasih ini dilaksanakan oleh Ka. SPK Polsek Kuantan Tengah Aipda RZ Yendro, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Epit Yulius dan Bhabinkamtibmas Brigadir Julius.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kuantan Tengah melakukan dialog dan silaturahmi dengan masyarakat serta menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga lansia kurang mampu bernama Tima Asia (87 tahun), warga Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan program Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan warga.

Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polri ingin terus membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat, menciptakan rasa aman dan nyaman, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kapolsek Kuantan Tengah menyampaikan pesan Kapolres.

Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polsek Kuantan Tengah atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.

Sumber : Humas Polres Kuansing
(Desi Kabiro)

Kisruh Guru dan Wali Murid di MAS Miftahul Jannah Peranap Berakhir Damai

Peranap — yutelnews.com ||
Kisruh yang sempat terjadi antara guru dan Wali murid di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Miftahul Jannah, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), akhirnya berakhir damai melalui proses Mediasi.

Permasalahan ini berawal dari pengaduan salah seorang Wali murid, Pera Wati, kepada awak media terkait dugaan adanya intimidasi yang dialami anaknya oleh oknum guru Dahlian.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, awak Media berupaya menjumpai guru yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Tidak berhenti di situ, awak Media kemudian mencari solusi dengan melakukan diskusi bersama pihak Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu (Kemenag Inhu).

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Inhu Hendriadi langsung turun ke lapangan untuk memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak yang berseteru.
Mediasi tersebut dilaksanakan di ruang Kepala Sekolah MAS Miftahul Jannah pada Jumat, 9 Januari 2026

Dengan dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya:
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Inhu, H. Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I
Ketua Yayasan, H. Buhari, S.P
Bhabinkamtibmas Polsek Peranap, Bripka Fadli Ridwan
Kepala Sekolah MAS Miftahul Jannah, H. Zulman, M.Pd.I
Suanra, Pimpinan Redaksi Media Kupas Peristiwa.id
Arifin, Pimpinan Redaksi Media Bidik Kasus.Net
Sandi Irwandi, Korwil bidik Kasus.net

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Mediasi berjalan dengan lancar dan kondusif, hingga akhirnya dicapai kesepakatan bersama demi menjaga suasana belajar Mengajar yang aman dan nyaman di lingkungan sekolah.

Dengan adanya penyelesaian ini, pihak Sekolah, orang tua murid, serta Kemenag Inhu berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan hubungan antara guru, murid, serta wali murid dapat terjalin dengan lebih baik ke depannya.|| TIM

Rapat Rutin Tahunan Babul Akhirat Desa Subi Berjalan Lancar dan Khidmat

Natuna-Yutelnews.com ||
Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna melaksanakan rapat rutin tahunan Babul Akhirat pada hari Jumat, tanggal 9, pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertempat di Masjid Araudah dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta tokoh agama Desa Subi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Subi, Bapak Asuatdi, Ketua Babul Akhirat periode sebelumnya, Bapak Muhlis, tokoh agama, serta masyarakat Desa Subi. Rapat rutin tahunan ini merupakan agenda penting untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus membahas program kerja ke depan.

Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama, rapat menetapkan Bapak Asadi sebagai Ketua Babul Akhirat yang baru. Penetapan ini diharapkan dapat membawa semangat baru serta meningkatkan peran Babul Akhirat dalam kegiatan keagamaan dan sosial di Desa Subi.

Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Setelah rangkaian rapat selesai, kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama sebagai wujud rasa syukur serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

(Bani)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.