Korupsi BLT Terbongkar, Tersangka Langsung ditahan di Lapas Sukabumi 

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi telah menerima pelimpahan kasus dugaan korupsi Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Polres Sukabumi. Kasus ini berkaitan dengan penyalahgunaan dana BLT antara tahun 2020 hingga 2022 pada, Kamis (29/01/2026).

Tersangka diduga tidak menyalurkan dana BLT yang seharusnya diberikan kepada masyarakat, menyebabkan kerugian keuangan negara sekitar Rp1.000.000.000.

Dana yang ada diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mencalonkan diri sebagai legislator, kebutuhan sehari-hari, dan membeli mobil.

Tersangka dikenakan pasal Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara 2 hingga 20 tahun.

Bukti yang diserahkan kepada Kejaksaan meliputi dokumen BLT dan uang tunai Rp108. 000.000.

Tersangka telah ditahan di Lapas Bandung setelah pelimpahan tahap dua dan berkas perkara dinyatakan lengkap.

Kasus ini menarik perhatian karena menyangkut dana yang seharusnya membantu masyarakat kurang mampu. Penegak hukum berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

(Kabiro Mirna)

Penandatanganan SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial di Jakarta

JAKARTA, YUTELNEWS.COM —Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna, berpartisipasi dalam penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) terkait penyelenggaraan informasi geospasial di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta pada, Senin (26/01/2026).

Acara ini menunjukkan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap integrasi data geospasial untuk perencanaan pembangunan.

Penandatanganan SEB bertujuan untuk meningkatkan tata kelola data dan informasi geospasial di daerah.

Bupati Bandung mengungkapkan komitmen untuk mendukung kebijakan nasional yang mendorong pembangunan berkelanjutan,” ungkap Bupati Dadang.

Menteri PPN, Rachmat Pambudy, menekankan pentingnya data akurat dalam perencanaan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting dari kementerian dan lembaga.

Acara ini merupakan langkah penting dalam mendukung Satu Data Indonesia, dengan harapan meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam perencanaan pembangunan di seluruh Indonesia.

(Yans)

SPPG Batununggal Yayasan TNI AU Adi Upaya Hadir di Sukabumi

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batununggal, di bawah Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya, telah dibuka di Sukabumi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

SPPG Batununggal berlokasi di Kampung Selamanjah, Desa Batununggal, dan mulai beroperasi pada, (26/01/2026).

H. Boy menekankan pentingnya pemenuhan gizi untuk kesehatan dan sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan,” ujarnya.

Layanan ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga edukasi tentang pola makan sehat.

Program ini mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

SPPG diharapkan berkembang dan menjadi pusat pelayanan gizi yang berkelanjutan.

Kehadiran SPPG Batununggal diharapkan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Batununggal dan sekitarnya.

(Kabiro Mirna)

Kafe Gen-Z Signature Tempat Nongkrong yang Gaya Hidup Multitasking Fenomena Idola Kawula Muda 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Kafe Gen-Z Signature telah menjadi lebih dari sekadar tempat untuk menikmati kopi bagi generasi Z. Di kota-kota besar, seperti Payakumbuh, kafe menjadi bagian penting dari gaya hidup sehari-hari mereka, fungis sebagai tempat nongkrong, berkarya, dan menyelesaikan tugas pada, Jum’at (23/01/2026).

Fungsi Kafe bagi Gen Z tidak hanya sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai ruang untuk bertukar ide dan berdiskusi. Cinta, seorang mahasiswa, menyatakan pentingnya suasana tenang dan bersih untuk konsentrasi saat menulis.

Gen Z sering menggunakan kafe sebagai tempat untuk membuat konten media sosial. Setiap sudut kafe dimanfaatkan untuk pemotretan OOTD, vlogging, dan ulasan minuman.

Pemilik kafe Gen-Z Signature sadar akan pentingnya desain yang menarik dan pelayanan ramah untuk menarik pengunjung muda. Banyak kafe bahkan menciptakan desain yang “Instagram able” untuk meningkatkan daya tarik.

Selain nongkrong, kafe Gen-Z Signature juga populer untuk menyelesaikan tugas kuliah dan pekerjaan freelance dengan fasilitas WiFi cepat dan outlet di setiap meja. Antos, sebagai mahasiswa, merasa lebih nyaman mengerjakan tugas di kafe karena suasana yang mendukung,” ujarnya.

Gaya Hidup Multitasking Fenomena ini menciptakan gaya hidup baru di mana nongkrong, ngonten, dan nugas menjadi satu kesatuan. Kafe ini menjadi simbol dari gaya hidup yang menggabungkan kenyamanan, kreativitas, dan produktivitas.

Kafe Gen Z Signature bukan hanya tempat untuk ngopi tetapi juga ruang yang mencerminkan identitas kreatif, terhubung, dan produktif dari generasi muda. Kafe menjadi tempat di mana mereka dapat mengekspresikan diri sambil tetap produktif.

(MMD)

Ketua DPRD Wirman Putra Bersama Walikota Zulmaeta dan Wakil Walikota Elzadaswarman Turun ke Lapangan Dengarkan Aspirasi Masyarakat Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, mengambil pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat dengan hadir langsung di Masjid Al Mutawahidah, Talawi pada, Selasa malam (20/01/2026).

Ia berbaur dengan warga dalam suasana khatam Alquran bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Usai acara, Wirman memanfaatkan momen itu untuk mendengar keluhan dan harapan warga secara langsung.

Warga menyampaikan beberapa masalah, seperti ketertiban pedagang, kondisi jalan setapak, dan akses pupuk bagi petani yang belum tergabung dalam kelompok tani.

Aspirasinya disampaikan terbuka dan dijawab langsung oleh para pemangku kepentingan yang hadir. Wirman menekankan pentingnya mendengar suara masyarakat dan mengatakan bahwa DPRD bertanggung jawab untuk menindaklanjutinya.

Ia menyatakan bahwa mendengar aspirasi masyarakat adalah kewajiban dan tidak perlu menunggu rapat resmi.

Masukan dari warga dicatat agar mendapat perhatian dalam kebijakan dan anggaran.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa masalah infrastruktur dan pertanian harus diprioritaskan, dan DPRD siap bekerja sama dengan pemerintah kota untuk memberikan solusi nyata.

Pendekatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang merasa dihargai dan percaya pada pemerintah. Halaman masjid menjadi ruang aspirasi rakyat yang aktif.

(Hms DPRD Payakumbuh)

(MMD)

Pencabutan Undian Calon Ketua RW dan RT di Desa Subi 

NATUNA, YUTELNEWS.COM —Pemerintah Desa Subi akan mengadakan pencabutan undian calon Ketua RW dan RT. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di Kantor Desa Subi pada, Selasa (20/01/2026).

Pencabutan undian ini penting untuk menentukan nomor urut calon serta memastikan pemilihan berlangsung tertib, transparan, dan demokratis.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia Pemilihan, Siska Nofiana, didampingi Kepala Desa Subi, Asuwadi.

Diperkirakan ada sekitar 13 calon yang hadir, meskipun beberapa RW atau RT mungkin hanya memiliki satu calon.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terpilih Ketua RW dan RT yang amanah dan bertanggung jawab untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(Bani)

Kalapas Yuniarto Pimpin Apel Pagi di Lapas Pekanbaru Dengan Pidatonya Tekankan Integritas ASN

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengadakan apel pagi rutin yang dipimpin oleh Kepala Lapas, Yuniarto, untuk memperkuat disiplin dan integritas pegawai pada, Senin (19/01/2026).

Apel pagi berlangsung di halaman kantor Lapas dengan peserta dari berbagai jabatan dan satuan pengamanan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan disiplin sebelum pegawai melaksanakan tugas.

Yuniarto menekankan pentingnya integritas sebagai dasar untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional,” ujar Yuniarto.

Ia menegaskan bahwa disiplin dan integritas harus terlihat dalam tindakan sehari-hari pegawai,” tegasnya.

Yuniarto mengajak semua pegawai untuk bekerja sama dan meningkatkan kinerja demi tujuan pemasyarakatan yang lebih baik,” ungkap Yuniarto.

Melalui apel pagi ini, diharapkan pegawai Lapas Pekanbaru termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan menciptakan suasana kerja yang integritas.

( Kabiro Desi )

Orasi di Hadapan 1.000 Siswa se-Provinsi Riau, Kapolda: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam, Kepercayaan, dan Masa Depan

YUTELNEWS.com, Pekanbaru- Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa masa depan lingkungan, kualitas kehidupan sosial, dan keberlanjutan Provinsi Riau sangat bergantung pada keberanian generasi muda untuk peduli dan bertanggung jawab.

Hal itu disampaikannya saat memberikan orasi pada kegiatan Youth Green Policing Eco Academy (YGPEA) 2026 di GOR Tri Buana, Pekanbaru, Kamis (15/1/2026).

Dalam YGPEA 2026, hadir juga sebagai orator, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Guru Besar Filsafat Sosial UNJ Robet, dan Aktivis Lingkungan Sherly Annavita.

Dalam orasinya, Kapolda menyampaikan bahwa perubahan besar dalam sejarah selalu dimulai dari anak-anak muda yang memilih untuk tidak diam.

Menurutnya, kepemimpinan tidak identik dengan jabatan atau kekuasaan, melainkan lahir dari keberanian untuk bertindak ketika banyak orang memilih bersikap pasif.

“Kalian tidak harus menjadi pejabat untuk berdampak, dan tidak harus menjadi tokoh terkenal untuk berarti. Kalian hanya perlu menjadi generasi yang peduli, berani, dan bertanggung jawab,” ujar Irjen Herry.

Ia mencontohkan tindakan-tindakan sederhana yang memiliki dampak besar seperti membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk menjaga sungai, tidak menyebarkan hoaks sebagai cara merawat kedamaian sosial, serta berani melaporkan perusakan lingkungan sebagai wujud menjaga masa depan.

Menurut lulusan Akpol 1996 ini, kepemimpinan yang paling murni justru lahir dari pilihan-pilihan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Kapolda Riau juga menekankan bahwa generasi muda hari ini hidup di tengah tiga krisis besar sekaligus, yakni krisis iklim, krisis kepercayaan, dan krisis kepedulian.

Krisis iklim, kata dia, tidak lagi menjadi isu yang jauh, melainkan hadir dalam banjir yang semakin sering, kemarau yang makin panjang, serta kabut asap yang pernah menutup langit Riau.

Namun, ia menegaskan bahwa arah krisis tersebut ditentukan oleh pilihan manusia, antara merawat atau merusak, peduli atau mengabaikan.

“Cara kita memperlakukan alam hari ini akan menentukan kualitas hidup generasi setelah kita. Hutan ini bukan warisan dari leluhur kita, tetapi titipan dari anak cucu kita di masa yang akan datang,” tegasnya.

Pada aspek sosial, Irjen Herry mengingatkan bahwa krisis kepercayaan ditandai dengan mudahnya hoaks menyebar dan kebencian menjadi lebih viral dibandingkan kebaikan.

Ia menekankan pentingnya etika digital, verifikasi informasi, serta keberanian untuk bersikap jujur sebagai fondasi membangun kembali kepercayaan publik, baik antarwarga maupun terhadap institusi.

“Setiap kali kalian memilih berkata jujur, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, dan mendengar sebelum menghakimi, kalian sedang menenun kembali benang kepercayaan yang rapuh itu. Itu adalah kerja kepemimpinan, meskipun sering tidak terlihat,” ucap Kapolda Riau.

Lebih lanjut, Kapolda yang akrab disapa Herinen ini menyoroti krisis kepedulian sebagai tantangan yang paling berbahaya.

Menurutnya, dunia tidak runtuh karena terlalu banyak orang jahat, melainkan karena terlalu banyak orang baik yang memilih diam.

Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk menjadi generasi yang merawat di tengah krisis iklim, menjadi generasi yang jujur di tengah krisis kepercayaan, serta menjadi generasi yang berani peduli di tengah krisis kepedulian.

“Kalian tidak harus menyelamatkan dunia dalam satu hari. Kalian hanya perlu melakukan bagian kalian dengan konsisten, dengan integritas, dan dengan hati. Percayalah, itu sudah cukup untuk mengubah arah sejarah hijaunya Provinsi Riau ini,” tuturnya.

Mengakhiri orasi, Kapolda Riau menegaskan bahwa masa depan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan dibangun oleh pilihan-pilihan kecil yang dibuat setiap hari dengan memilih untuk peduli, memilih untuk jujur, menjaga alam, dan menjaga sesama.

Pilihan-pilihan itulah, menurutnya, yang akan menentukan masa depan Riau dan Indonesia.

“Kalian bukan hanya sedang membangun masa depan kalian sendiri. Kalian sedang membangun masa depan Riau dan masa depan Indonesia,” pungkasnya.

(Desi Kabiro)

Kerja Kejari Gunung Sitoli Tentang SOPnya Diragukan, Laporan LSM Dan Masyarakat Mandek, Ketua Team Libas Angkat Bicara

YUTELNEWS.com- Kepulauan Nias, | Aksi damai yang digelar oleh Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) adi halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli, Senin (12/01/2026), berujung kekecewaan. Massa aksi yang terdiri dari Masyarakat, Ketua Organisasi , LSM, Jurnalis dan massa aksi menanyakan SOP yang sering ditahan HP Alat digitalisasi saat konfirmasi juga Laporan Yang telah sampai ke Kejaksaan Gunungsitoli Tahun sebelumnya yang tidak ada kepastian hukum bagi oknum yang melakukan Korupsi, dimanakah Undang -Undang KIP ?

Massa aksi tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli ditanya di Saudara Kajari Gunungsitoli? Jawab seorang Anggota Jaksa mengatakan Lagi Zoom Hingga massa aksi, Orasi agar Kajari Gunung Sitoli menerima massa aksi di Kantonya. Namun Pihak Polisi memanggil Kajari namun dia minta hanya sepuluh menit untuk ketemu, Massa menyampaikan bahwa tidak cukup waktu 10 menit.

Massa kecewa atas hal tersebut hingga syair Tari maena supaya jaksa menemui tututan massa tak ada respon baik dari seorang pejabat publik, hanya anggotanya yang disuruh massa mengatakan bahwa tidak bisa mengambil keputusan, “Tegas Massa aksi damai.

Massa menuntut supaya Kajari Gunungsitoli dan jajaranmya Gunungsitoli di Beri sangsi tegas (Pindah) oleh Pak Kejaksaan Agung RI Pusat .

Pimpinan Aksi FARPKeN, Helpin Zebua, menegaskan bahwa sikap Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli sangat disesali karena dinilai mencederai hak masyarakat.

“Sikap Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli hari ini betul-betul sangat merendahkan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan meminta informasi di Kejaksaan. Kami sangat menyayangkan karena beliau tidak mau dan tidak berani menemui massa untuk berdialog secara terbuka, padahal kami datang secara damai dan sah menurut undang-undang,” tegas Helpin Zebua kepada awak media.

FARPKeN menyatakan bahwa aksi lanjutan akan digelar dalam waktu dekat dengan tuntutan yang sama, hingga Kejaksaan Negeri Gunungsitoli memberikan kepastian hukum, keterbukaan informasi, serta perbaikan pelayanan publik yang adil dan di dapat di percaya.

Kharisman Gea, Ketua Team Libas Nias Utara mendesak Kejari Gusit agar tuntutan aksi demo direspon dan ditindaklanjuti.

Turut Hadir Anggota Polres Nias, TNI, Ketua Organisasi LIBAS Nias Utara, LSM, PERS dan masyarakat Wilayah hukum Kajari Gunung Sitoli.

Kharisman Gea

Desa Warnajati Bersiap Jadi Sentra Domba Garut Unggul dan Agribisnis Terpadu

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Desa Warnajati memiliki potensi untuk menjadi pusat domba Garut unggul dan agribisnis pada, Selasa (13/01/2026)

Dua kelompok peternak lokal telah berhasil mengembangkan budidaya domba ini secara berkelanjutan, didukung oleh ketersediaan rumput odot berkualitas tinggi.

Rumput ini tidak hanya cukup untuk peternak lokal, tetapi juga dipasarkan hingga ke Taman Safari.

Selain peternakan, desa ini juga dikenal sebagai penghasil durian dan cempedak dengan kualitas yang sangat baik.

Sinergi antara peternakan, pakan ternak, dan hasil perkebunan memberikan peluang besar untuk meningkatkan ekonomi desa.

Kerjasama antara pemerintah desa, peternak, dan sektor lain diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Kabiro Mirna )

Aksi Nyata, Pemdes Cibeurem Madep Gelar Berkolaborasi Penanaman Seribu Pohon di Kaki Gunung , Kepedulian Bikin Lingkungan Asri.

Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Dalam rangka memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan mencegah potensi bencana alam di wilayah Desa Cibeurem, Pemdes Cibeurem Kabupaten Bandung, berkolaborasi menggelar aksi nyata penanaman seribu pohon di lahan kritis di Kaki Gunung wilayah,
Desa Cibeurem, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Pada selasa 06/01/2025.

Kegiatan tersebut yang diisi oleh Kepala Desa Cibeurem, Muspika, Forum Pencinta Alam Kab.Bandung, DLH, Ferum Jasa Tirta,Babinsa, Bhabinkamtibmas,ratusan warga lokal, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian ekosistem dan kesejahteraan warga.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Atep Syarif Hidayat, yang menyampaikan bahwa aksi nyata penanaman pohon merupakan wujud komitmen Pemdes Cibeurem terhadap program dalam menjaga lingkungan. “Kita sadar betapa pentingnya pohon bagi kehidupan kita. Selain menyediakan oksigen, pohon juga berperan sebagai penyerap air hujan, mencegah longsor, dan menyejukkan udara. Oleh karena itu, Pemdes Cibeurem ini ingin memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan ini,” ujarnya kades Atep dalam penyampaian ke awak media

Selain itu, Kades Atep Ahmad juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam pemeliharaan pohon yang telah ditanam. “Penanaman pohon bukan hanya sekadar ritual, tapi juga harus diikuti dengan perawatan yang baik. Kita harap warga sekitar dapat membantu menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh dengan sehat dan memberikan manfaat maksimal,” tambahnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak seribu bibit pohon berbagai jenis ditanam, antara lain pohon kayu manis, jabon,Nangka, beringin,sirsak,Jenis pohon yang dipilih disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan masyarakat, sehingga selain berfungsi sebagai pelindung lingkungan, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan.

Proses penanaman diikuti dengan antusias oleh semua peserta. Mereka bekerja sama membuka lubang, menanam bibit, menimbun tanah, dan menyiram air. Beberapa peserta juga membawa alat bantu sendiri, seperti cangkul dan ember, untuk mempercepat proses penanaman.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan yang disampaikan oleh Kades Atep . ” Kades Atep pun menjelaskan tentang dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan manusia dan langkah – langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya. Peserta juga diajarkan cara merawat pohon dengan benar, sehingga pohon dapat tumbuh dengan sehat.

Sekcam Kertasari, yang juga turut berpartisipasi dalam kegiatan, menyampaikan terima kasih kepada pemdes Cibeurem dan beberapa elemen atas inisiatifnya. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh pemdes di lahan di kaki Gunung wilayah desa cibeurem, memang sebagian besar merupakan lahan kritis yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan penanaman pohon ini, diharapkan dapat mengurangi potensi bencana dan meningkatkan kualitas lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Warga lokal juga menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Siti, seorang warga Desa cibeurem, mengatakan bahwa dia senang melihat banyak orang yang terlibat dalam penanaman pohon. “Kita harap pohon-pohon ini tumbuh dengan cepat dan dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Selain itu, kegiatan ini juga membuat kita lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadi awal dari serangkaian upaya pelestarian lingkungan yang akan dilakukan oleh pemdes di wilayah lain. ” Kades Atep Ahmad , menyampaikan bahwa pemdes cibeurem akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara, terutama dalam bidang lingkungan. “Kita akan terus melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pelestarian lingkungan. Semoga dengan adanya upaya ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sejahtera untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

 

 

Yans.

Siraman Rohani Pemkab Bandung, Kang DS ,Tekankan Penting nya ASN Harus Seimbang Kesehatan Spiritual dan Materi

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna berdoa agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bandung selalu dalam keadaan sehat secara spiritual dan sehat secara materi di tahun 2026. Menurutnya, jika kedua hal tersebut terjaga, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal.

Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan sambutan dalam kegiatan Siraman Rohani di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Mohammad Toha, Soreang, Selasa (06/01/2026) pagi, di hadapan ratusan ASN dan kepala perangkat daerah.

Penceramah dalam kegiatan Siraman Rohani tersebut adalah pimpinan Pondok Pesantren Asyifa, Sumedang, Jawa Barat.

“ASN di Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 19 ribu orang. Jika mereka sehat secara spiritual dan sehat secara materi, maka pelayanan kepada masyarakat akan maksimal. Pagi ini saya mengajak pak kiyai untuk mendoakan agar ASN Kabupaten Bandung senantiasa sehat secara spiritual dan sehat secara materi,” ujar Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS.

Kang DS juga menegaskan, salah satu upaya meningkatkan spiritualitas di lingkungan ASN Kabupaten Bandung adalah melalui program pesantren kilat. Dalam waktu dekat, ASN di lingkungan eselon dua dan tiga akan diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Bagi ASN di lingkungan eselon dua dan tiga, dalam waktu dekat akan diberangkatkan untuk mengikuti pesantren kilat,” kata Kang DS.

 

Yans.

Kang DS Sidak Awal Tahun Dinas Pendidikan, Tegaskan Budaya Disiplin, ASN Kunci Peningkatan Mutu Sekolah

KAB. BANDUNG — Bupati Bandung,Dr HM Dadang Supriatna (Kang DS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. pada Senin (05/01/2026). Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah awal tahun kerja untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Kang DS menegaskan bahwa disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan. Selain menyoroti kedisiplinan, Kang DS juga melakukan peninjauan terhadap mutu kurikulum serta mengevaluasi kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar sebagai unsur penting dalam sistem pembelajaran.

“Disiplin itu bukan hanya soal hadir tepat waktu, tapi juga tentang tanggung jawab, komitmen, dan keteladanan. Kalau aparatur dan pendidik sudah disiplin, maka kualitas pendidikan pasti akan meningkat,” tegas Kang DS.

Kang DS menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan guru sebagai teladan di lingkungan pendidikan. Ia mengingatkan agar para pendidik hadir lebih awal sebelum siswa datang ke sekolah. Menurutnya, hal tersebut bukan hanya berkaitan dengan disiplin, tetapi juga bertujuan membangun hubungan emosional yang positif antara guru dan peserta didik.

“Guru dan kepala sekolah harus menjadi contoh. Datang lebih awal, menyambut siswa dengan ramah, memberi rasa aman dan nyaman sejak mereka melangkah ke sekolah,” ujarnya.

Salah satu upaya sederhana namun bermakna yang ditekankan Kang DS adalah membiasakan guru menyambut siswa dengan salaman sebelum memasuki kelas. Pendekatan humanis tersebut diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Hal kecil seperti menyambut siswa dan bersalaman bisa membangun ikatan emosional yang kuat. Ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” kata Kang DS.

Lebih lanjut, Kang DS menyampaikan bahwa suasana sekolah yang hangat dan penuh perhatian juga menjadi langkah preventif dalam meminimalisasi kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang sehat, bebas dari rasa takut, dan penuh dengan nilai-nilai saling menghargai.

Dalam sidak tersebut, Kang DS juga berdialog langsung dengan jajaran Dinas Pendidikan untuk menyerap berbagai masukan terkait tantangan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bandung, mulai dari pemerataan kualitas guru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan manajemen sekolah agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kang DS menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan sektor pendidikan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan kualitas SDM, pembaruan sistem pembelajaran, maupun penguatan karakter peserta didik sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Melalui sidak ini, Kang DS berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung terus meningkat seiring dengan penguatan disiplin, profesionalisme, inovasi, serta keteladanan seluruh insan pendidikan demi mewujudkan generasi Bandung yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

 

Yans.

Sekolah SDN 05 Kota Payakumbuh Laksanakan Pagi Ceria Dengan Upacara Bendera Hari Pertama Masuk Sekolah

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Pada hari pertama masuk sekolah semester genap 2026, Kepala Sekolah SDN 05 Yulianti di Payakumbuh melaksanakan Upacara bendara instruksi dari Kemendiknas.

Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera dimulai pada pukul 07’00 wib waktu setempat pada, Senin (05/01/2026).

Kemendiknas melalui Kemendikbud kota payakumbuh memerintahkan setiap kepala sekolah agar Pagi Ceria dan Upacara Bendera dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah untuk jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan menengah.

Yulianti menyampaikan,” Kegiatan mencakup senam, upacara bendera, doa berdasarkan agama, dan menyanyikan lagu “Hari Baru” untuk membangun semangat kebersamaan,” kata Yulianti.

Selanjutnya Materi pendukung serta Surat Edaran terkait dapat diakses melalui laman resmi Kemendikdasmen. Kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, kemudian dilanjutkan dengan Upacara Bendera dan doa, ditutup dengan menyanyikan lagu “Hari Baru”.

Yulianti menegaskan,” pentingnya semangat dan cita-cita untuk anak-anak dalam memasuki semester kedua. Ia juga menyampaikan pesan untuk saling menghormati antara siswa dan guru sebagai kunci keberhasilan,” tegasnya.

Dengan demikian Yulianti juga mengucapkan,” Materi senam dan lagu “Hari Baru” tersedia secara online untuk mendukung pelaksanaan kegiatan,” ucapnya .

Yulianti mengatakan,” Hari pertama masuk sekolah di 2026 dimulai dengan kegiatan yang meriah dan penuh semangat, untuk menumbuhkan rasa optimisme di antara siswa dan guru,” ujar Yulianti.

(MD)

TPST TKK Desa Pangauban Resmi Beroperasi ,Siap Kelola 5 Ton Sampah Perhari

Kab.Bandung – Pemerintah kabupaten Bandung Melalui Pemerintah Kecamatan Katapang meresmikan pendirian Tempat Pengolahan Sampah InceneratorTerpadu di TKK (Taman Kopo Katapang) Desa Pangauban

Dengan peresmian itu diharapkan Desa Pangauban Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung bisa menjadi percontohan desa – desa pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung Jawa Barat

Camat Katapang Rahmat Hidayat mengapresiasi inovasi warga Desa Pangauban yang berhasil mengubah persoalan sampah menjadi sebuah peluang. Ia mengungkapkan, langkah yang dilakukan Desa Pangauban menjadi contoh pengelolaan sampah di tingkat kabupaten Bandung. pada Senin (05/01/2026)

“Kalau semua desa melakukan hal yang sama, sampah tidak akan jadi beban besar di TPA. Kita tahu anggaran sampah terbatas, jadi desa harus kreatif dan mandiri, seperti desa Pangauban” katanya.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk menjadikan Desa Pangauban sebagai model percontohan, serta mendorong desa dan kecamatan lain belajar langsung ke desa tersebut.

Menurut Camat Katapang Rahmat Hidayat TPST bukan hanya bisa menjaga kebersihan, melainkan juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat

Camat Katapang Rahmat Hidayat mengucapkan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi bersama sehingga TPST Teknologi Incenerator desa Pangauban dapat terwujud dan mulai beroperasi pada hari ini. Keberadaan TPST inscurator ini akan memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung”katanya

Menurutnya, upaya tersebut sebagai wujud komitmen Pemkab dalam upaya pengelolaan sampah mandiri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sesuai filosofi BEDAS Bangkit Edukatif Dinamis,Agamis dan Sejahtera Sehingga penanganan sampah harus dikelola bersama dengan serius, supaya lingkungan yang lestari dapat diwariskan kepada anak cucu dan meningkatkan nilai ekonomi serta potensi strategis lainnya jika dikelola dengan baik.

“Kehadiran TPST Incenerator di Desa Pangauban adalah sebuah langkah penting dalam upaya kita mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Bandung Dengan beroperasinya TPST ini, kita berharap pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung lebih efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Permasalahan sampah adalah tantangan besar yang harus di hadapi bersama. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pertumbuhan ekonomi, volume sampah di Kabupaten Bandung terus meningkat. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

.Sementara Kepala Desa Pangauban Enep Rusna Sutiadi mengatakan, program pengelolaan sampah ini sampai sekarang di resmikan proses perjalanan panjang selama 2 tahun. Dalam prosesnya, warga dilibatkan langsung.

Menurut Enep keberhasilan program ini adalah kemauan dan partisipasi warga dan menjadi model percontohan pengelolaan sampah di tingkat desa. yang Alhamdulillah per hari bisa sampai 5 ton untuk pembakaran sampah’ Maka dari itu, ia mengapresiasi peran aktif masyarakat yang menginisiasi pengelolaan sampah secara mandiri, tanpa menunggu program dari kabupaten.

“Kami berharap, desa-desa mampu mengalokasikan anggaran untuk mengelola sampah di tingkatnya masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan, mengingat pertumbuhan industri di wilayah Katapang juga kian meningkat. kehadiran TPST Inscurator di Desa Pangauban memberi semangat bagi desa lain untuk memprioritaskan pengelolaan sampah di daerahnya masing-masing.
“Desa Pangauban bisa jadi role model untuk seluruh Kabupaten Bandung,” tegasnya.

 

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.