Kapten Inf Sukamto Mewakili Dandim 0104/Atim Menghadiri Undangan Acara Panen Padi Perdana

YUTELNEWS.com | Langsa – Sebagai bagian dari upaya pemerintah Kota Langsa dalam meningkatkan ketahanan pangan, Pj. Walikota Langsa telah mengadakan acara panen padi perdana dalam Program Ketahan Pangan Tahun 2023.di Desa Matang Seulimeum Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak termasuk perwakilan dari Kodim 0104/Atim. Kapten Inf Sukamto, Danramil 22/Lgsb, hadir dalam acara tersebut mewakili Dandim 0104/Atim.

Dalam sambutannya, Pj. Walikota Langsa menyampaikan pentingnya kerjasama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. “Kehadiran para prajurit TNI dalam acara ini sangat membanggakan dan menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai ketahanan pangan yang kuat bagi masyarakat Kota Langsa,” kata beliau.

Kapten Inf Sukamto juga menyampaikan dukungannya terhadap program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Langsa. “TNI siap mendukung segala upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Acara panen padi perdana ini merupakan langkah awal dalam implementasi Program Ketahan Pangan Tahun 2023 di Kota Langsa. Diharapkan, dengan kerjasama yang solid antara berbagai pihak, Kota Langsa dapat mencapai kemandirian pangan yang diinginkan.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Pj. Walikota Langsa Panen Perdana Padi Program Ketahanan Pangan Gampong Matang Seulimeng

YUTELNEWS.com | Kota Langsa – Pj. Walikota Langsa Syaridin, S.Pd, M.Pd melakukan Panen Perdana Padi Program Ketahanan Pangan Gampong (Desa) Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Kamis (21/03/2024).

Pj. Walikota Langsa Syaridin, S,Pd, M.Pd melalui sambutannya mengatakan Pemerintah Kota Langsa beserta segenap jajaran ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Geuchik Gampong Matang Seulimeng beserta seluruh jajarannya yang telah berhasil menjalankan program pemberdayaan masyarakat berupa pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif, sehingga pada hari ini kita semua berhadir disini dalam rangka “Panen Perdana Padi” sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Gampong Matang Seulimeng yang luar biasa ini.

Panen Perdana Padi ini menunjukkan bahwa Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat dapat mencapai kemandirian pangan. Saya berharap Gampong Matang Seulimeng ini menjadi contoh untuk gampong-gampong yang lainnya agar bisa menciptakan kemandirian pangan.

“Ketersediaan pangan yang cukup dan terjamin menjadi hal yang sangat penting untuk menopang kehidupan masyarakat kita semua, terlebih harga beras akhir-akhir ini terus melonjak tinggi,” ungkap Pj. Walikota Langsa.

Melalui kesempatan itu, Syaridin selaku kepala Pemerintah Kota Langsa juga ingin mengajak semua pihak untuk mendukung para petani kita agar terus berjuang dan berkarya dalam menciptakan kemandirian pangan.

“Salah satunya adalah kita dapat mendukung petani-petani lokal kita dengan membeli produk-produk hasil pertanian mereka, sehingga para petani tidak perlu menjual jauh-jauh hasil panennya, dalam kondisi ini akan adanya penghematan dari segi transportasi dan waktu, sehingga dapat menghemat biaya penjualan dan membuat petani kita semakin bergairah dalam usaha pertaniannya”, jelas Syaridin.

Selanjutnya Geuchik (Kepala Desa) Gampong Matang Seulimeng Jufriadi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pj. Walikota Langsa yang telah menanam benih padi ini dan sampai dengan tibanya memanen padi hasil jerih payah sendiri.

Lalu Camat Langsa Barat Hady Wijaya megucapkan hal yang sama dan akan mendukung terus upaya meningkatkan dan mengembangkan program Ketahanan Pangan dibidang Pertanian yang telah berhasil seperti yang kita panen hasilnya hari ini.

Turut hadir mengikuti acara tersebut Forkopimda, Para Asisten, Pimpinan OPD, Forkopimcam, Para Geuchik, Perangkat Gampong, Ketua BMUG, BKM, Kelompok Tani, Tokoh Masyarakat, Agama dan Tamu udangan lainnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Muhammadiyah Aceh Milik Aset Tahun 2024 Ditaksir Capai 1 Triliun

YUTELNEWS.com | BANDA ACEH – Aset Muhammadiyah Aceh pada tahun 2021 lalu tercatat mencapai Rp.445,9 miliar. Angka tersebut direkap dari 14 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten yang telah melakukan pencatatan aset, baik berupa tanah yang dibeli oleh Muhammadiyah maupun wakaf untuk Muhammadiyah.

Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Aceh, Taqwaddin, meminta kepada Majelis Wakaf PWM untuk melengkapi rekapan aset dengan menginput data di 10 kabupaten/kota lainnya pada Ramadhan ini.

Pencatatan ini, kata dia, penting dilakukan, agar pimpinan selanjutnya baik PDM maupun PWM mengetahuinya, juga agar para pimpinan Muhammadiyah di daerah-daerah melakukan upaya menjamin kepastian hukum (legalitas hak), melindungi dan mengelola semua aset itu agar produktif dan memberi manfaat nyata bagi umat.

“Jika semua data aset Muhammadiyah di 10 daerah termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie Jaya, Sabang dan aset wilayah selesai direkap, maka kekayaan Muhammadiyah Aceh ditaksir mencapai Rp.1 triliun pada tahun 2024 ini,” ungkap Taqwaddin didampingi Wakil PWM Amiruddin dan Muhammad Yamin.

Sementara itu, Ketua Majelis Wakaf PWM Aceh H. Nurul Bahri menegaskan akan melakukan pendataan aset dari 9 PDM lagi plus satu aset PWM. “Insya Allah pendataan tersebut dapat kami selesaikan dalam bulan suci ini,” tegasnya.

Dalam Rapat Majelis Wakaf yang diadakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Selasa 19 Maret 2024, Wakil Ketua PWM Aceh, Taqwaddin menegaskan pada semua peserta rapat bahwa semua aset Muhammadiyah di mana pun letaknya harus dicatat, didata, dijamin atas hak dan legalitasnya, disertifikatkan, dan dikelola secara baik sehingga memberikan manfaat bagi warga Muhammadiyah, khalayak umum, serta pemberi wakaf.

“Pekerjaan berat di atas adalah tanggung jawab kita. Makanya diperlukan koordinasi yang baik dengan Majelis Wakaf Muhammadiyah di daerah-daerah,” ujar Taqwaddin.

“Perlu pula saya tegaskan bahwa semua aset Muhammadiyah harus atas nama persyarikatan Muhammadiyah. Ini perlu dipastikan agar tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari,” tandasnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Ketua Lembaga Banyuwangi Corruption Watch (BCW) Bersama Pimpinan Redaksi Media Ganeshaabadi.com Berkunjung ke Polresta Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Bersama pimpinan Ketua Lembaga Banyuwangi Corruption Watch (BCW) berkunjung ke Polresta Banyuwangi. Kunjungannya tersebut dalam rangka menjalin sinergitas media dan Lembaga pengawasan Korupsi dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi. Rabu (20/03/2024).

Kedatangan kedua pimpinan tersebut guna ingin bertemu dengan pucuk pimpinan Polresta Banyuwangi yaitu Kombes Pol Nanang Haryono, yang dalam hal ini diwakili oleh Kasie Humas IPDA Suwandono.

Dalam pertemuan itu, Pimpinan Redaksi Media Ganeshaabadi.com, Nur Kholis menyampaikan, maksud dan tujuan kali ini adalah untuk membangun komitmen dan sinergitas dari media yang dipimpinnya, selain itu juga menyampaikan beberapa permasalahan yang akhir-akhir kerap terjadi di wilayah Banyuwangi selatan.

“Terima kasih kepada Kasie Humas Polresta Banyuwangi atas berkenannya untuk menemui kedatangan kami, sekaligus diskusi ringan terkait beberapa aspek yang perlu untuk lebih diperhatikan oleh kepolisian Banyuwangi,” kata Nur Kholis.

Ditambahkan oleh Ketua BCW Banyuwangi, Masruri mengatakan, banyak hak yang kita diskusikan bersama kasie Humas Polresta Banyuwangi, salah satunya terkait Surat Ederan yang diterbitkan oleh Sekda Banyuwangi tentang lima poin yang selama Bulan Suci Ramadhan dilarang untuk Beroperasi, seperti Penjual Minuman Beralkohol (Minol), Tempat Hiburan malam dan lain sebagainya.

“Saya senang mendapat tanggapan dari kasie Humas Polresta Banyuwangi, terlebih memang selama bulan suci Ramadhan semua pihak kudu saling menghormati dan menjaga kamtibmas di wilayah kabupaten Banyuwangi ini,” terang Masruri.

Selain itu, lanjut Masruri, pihaknya sangat mengapresiasi atas kinerja Kepolisian Banyuwangi yang sigap dan tanggap dalam menerima laporan ataupun pengaduan dari masyarakat, artinya laporan yang masuk langsung di respon dan ditindaklanjuti agar semua permasalahan sekecil apapun bisa diselesaikan.

Kami berdua berharap, kinerja kepolisian Banyuwangi yang menurut kami saat ini Baik, bisa lebih ditingkatkan lagi dan dipertahankan. Karena Kepolisian Indonesia memiliki tugas dan peran penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Sumber :PT Ganesha abadi

(Slamet/imam)

 

 

Ketua PEKAT IB Jepara Mengapresiasi Penetapan Tersangka, Pelaku Tambak Udang Ilegal di Karimunjawa

YUTELNEW.com | Jepara – Priyo Hardono Ketua DPD PEKAT IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu), Kabupaten Jepara, Rabu (20/3/2024) mengirimkan dokumen Siaran Pers 20 Maret 2024 dari Penyidik Gakkum KLHK Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabalnusra) yang telah menetapkan 4 (empat) tersangka perusak lingkungan akibat kegiatan tambak budidaya udang di Taman Nasional (TN) Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Keempat tersebut tersangka: 1. SL (50 tahun) yang beralamat di Lebak Indah No. 65 RT/RW : 001/011 Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur, 2. S (50 tahun) yang beralamat di Karimunjawa RT/RW : 001/004 Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, 3. TS (43 tahun) yang beralamat di Karimunjawa RT/RW : 004/001 Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dan 4. MSD (47 tahun) yang beralamat di Nyamplungan RT/RW : 001/004 Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Dalam dokumen siaran pers Gakkum KLHK Wilayah Jabalnusra ini, penyidikan dan penetapan keempat tersangka perusakan lingkungan di TN Karimunjawa sebagai tindak lanjut dari Operasi Gabungan Penertiban Penggunaan Ilegal di TN Karimunjawa yang berupa Sarana Tambak Udang tanggal 31 Oktober 2023 – 5 November 2023. Tim operasi gabungan didukung oleh Kemenko Marves, Kementerian LHK, Polda Jateng, DLHK Provinsi Jateng, Polres Jepara, Kodim Jepara, dan Pemkab Jepara/Dinas LH Jepara.

Berdasarkan hasil pengumpulan barang bukti, termasuk keterangan para ahli bahwa kegiatan tambak budidaya udang yang dilakukan oleh para tersangka telah menyebabkan kerusakan terumbu karang di TN Karimunjawa.

Untuk itu Penyidik Balai Gakkum LHK Jabalnusra menjerat para tersangka dengan Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mencantumkan ancaman kurungan penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Direktur Jenderal Penegakan Hukum LHK, Dr. Rasio Ridho Sani, S.Si., M.Com., MPM., menegaskan,“ Kegiatan perusakan lingkungan yang dilakukan para tersangka di TN Karimunjawa merupakan tindak kejahatan serius. Kejahatan ini telah merusak ekosistem, merugikan masyarakat dan negara. Para pelaku harus dihukum maksimal, agar terwujudnya keadilan. Kita sudah peringatkan untuk menghentikan kegiatan tapi mereka tetap tidak mematuhinya.

Untuk itu dilakukan tindakan tegas. Penetapan tersangka kepada 4 (empat) pelaku ini agar ada efek jera dan menjadi perhatian bagi pelaku lainnya, serta melindungi TN Karimunjawa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Gakkum LHK wilayah Jabalnusra, Taqiuddin, S.Hut., M.P., menambahkan,“ Operasi Penertiban Tambak Udang di Taman Nasional Karimunjawa merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi KLHK dengan berbagai Kementerian/Lembaga, Kepolisian, TNI, serta Pemda Kabupaten Jepara untuk melindungi Kawasan Taman Nasional Karimunjawa dari kerusakan dan pencemaran lingkungan,” tambahnya.

Rasio Ridho Sani menyampaikan bahwa disamping menjerat para pelaku perusakan dengan penegakan hukum pidana. Saat ini Gakkum KLHK menyiapkan upaya penegakan hukum perdata ganti kerugian lingkungan dan pemulihan lingkungan. Tim hukum KLHK sedang menganalisis besaran kerugian lingkungan yang diakibatkan oleh para pelaku pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan akibat limbah tambak budidaya udang di Karimunjawa.

Penegakan hukum dengan multi instrumen dilakukan agar adanya efek jera mengingat seriusnya dampak kerusakan dan kerugian lingkungan yang
ditimbulkan, serta kerusakan di TN Nasional harus dipulihkan.
Dalam penegakan hukum pidana, saya sudah perintahkan kepada Penyidik KLHK untuk segera menyelesaikan penyidikan kasus ini.

“Penanganan kasus harus menerapkan pidana berlapis (multidoor), baik terkait dengan pidana lingkungan hidup, pidana kehutanan/konservasi sumberdaya hayati dan ekosistem, serta menelusuri aliran dana hasil dari tindak kejahatan bidang lingkungan hidup. Agar ada efek jera dan pelaku dapat dikenakan tindak pidana pencucian uang,” tegas Rasio Ridho Sani.

“Langkah penegakan hukum hukum multidoor/pidana berlapis dan multi instrumen termasuk gugatan perdata dilakukan agar para pelaku perusakan mendapatkan hukuman yang maksimal dan ada efek jera. Penindakan ini harus menjadi pembelajaran bagi pelaku lainnya,” pungkas Rasio Ridho Sani.

Sementara, Priyo Hardono akrab disapa Kang Priyo kepada awak media, Rabu (20/3/2024) lewat pesan WhatsApp mengapresiasi atas penetapan 4 tersangka oleh Gakkum LHK.

“Hukum harus ditegakkan, karena perusak lingkungan bisa mengakibatkan bencana alam. Bisa dilihat sekarang banyak banjir dimana-mana, itu salah satu penyebabnya,” tandas Kang Priyo.

Sumber: Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

(Kertosono)

Miris…. Proyek Tambal Sulam di Jalan Nasional Banyuwangi Situbondo Pelaksanaanya Saat Hujan di Duga Dinas PU Tutup Mata

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Mirisnya sebuah pelaksanaan Proyek tambal sulam jalan nasional Banyuwangi Situbondo yang terletak di Jl. Silogiri Ketapang kecamatan Kalipuro terlaksana pada saat hujan lebat. Rabu (20/03/2024).

Peristiwa miris tersebut terpantau ketika Tim IWB bersama beberapa wartawan melintasi jalan tersebut.

Mengetahui proses pelaksanaan tambal sulam yang dilakukan secara diluar teknis maka tim IWB dan media berhenti dan melakukan pengambilan gambar serta wawancara terhadap oknum petugas yang menyembunyikan namanya hanya mengaku sebagai pengawas.

“Saya pengawasnya, tidak usah di video (Tidak berkenan di wawancara), jika ingin mengetahui tentang teknisnya langsung menghubungi pihak PPTK nya saja pak Ahmad namanya,” tutur laki-laki yang mengaku sebagai pengawas saat dialokasi.

Namun setelah pihak PU atas nama Ahmad di hubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp tidak menanggapi.

Sementara itu Abi Ketua tim IWB menjelaskan Secara kualitas. “Ketika proses tambal sulam tersebut dilakukan pada saat Hujan deras, atau pasca hujan deras, tentu saja lobang yang hendak ditambal itu ada air yang menggenang, nah jika tanpa menunggu keringnya atau tidak dilakukan pembersihan terlebih dahulu yang jelas akan mengurangi kerekatan.

Jika dalam hal tersebut pelaksana di lapangan masih melakukan pelaksanaan penambalan, Secara kualitas tidak boleh, semestinya dilakukan saat matahari cerah bukan malah datang hujan, secara ilmu tehnis juga pasti pendapatnya sama dengan kami.

Logikanya saja bagaimana bisa ketemu aspal panas sedangkan ada air hujan, bisa dipastikan daya rekatnya tidak maksimal.

Kami rasa jika ada bentuk pelanggaran kwalitas tidak mungkin mendapatkan kwalitas yang baik. Jangan ada pembiaran dalam pelaksanaan kegiatan itu, pihak terkait harus lebih teliti dan memberikan warning arah teknis yang baik supaya menghasilkan yang bagus pula.

Namun disisi lain ketika kami perhatikan, sepertinya tidak ada teguran dari konsultan pengawas ataupun pihak terkait, yakni dalam hal ini jangan sampai ada pembiaran.” Pungkasnya Abi.

(Slamet/imam)

Pemko Payakumbuh Gelar Rakor Lintas Sektoral Untuk Kenyamanan Warga Menjelang Lebaran

YUTELNEWS.com | Payakumbuh – Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bersama dengan jajaran Forkopimda dalam menciptakan kondisi keamanan masyarakat serta kelancaran pelaksanaan arus mudik di wilayah Kota Payakumbuh dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Salah satunya yaitu dengan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan dan Rencana Pengamanan Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024 di ruang pertemuan Randang lantai II kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa (19/3/2024) untuk mensinergikan upaya-upaya tersebut.

“Tentunya dengan pertemuan ini, kita semua terlebih dahulu sudah lebih awal mempersiapkan langkah antisipasi sehingga dapat mengambil langkah konkrit terhadap permasalahan-permasalahan yang sering terjadi di menjelang waktu lebaran yang diawali dari arus mudik,” arahan dari Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman saat membuka Rakor tersebut.

Selain itu, harus dilakukan juga antisipasi terkait potensi gangguan keamanan wilayah, Pj. Wali Kota Payakumbuh menyebutkan diantaranya pelanggaran lalu lintas, dan kasus pencurian yang biasanya meningkat di bulan puasa dan selama cuti bersama.

“Alhamdulilah, Pemko payakumbuh bersama pihak Polres akan mendirikan posko inti di dua titik berbeda untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat Payakumbuh yang akan merayakan hari raya Idul fitri,” ungkap Jasman.

Jasman juga menghimbau terkait beberapa hal lain yang perlu diwaspadai diantaranya ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat serta pengawasan terhadap kelayakan makanan dan minuman yang beredar di masyarakat.

“Tentunya bahan pokok ini menjadi perhatian penting juga bagi kita (Pemko Payakumbuh) dalam memastikan ketersediaan dan kestabilan harganya, sehingga untuk hal ini sebelumya kami sudah mempersiapkan tim dalam menjamin kebutuhan warga terhadap bahan pangan jelang lebaran ini,” lanjutnya.

Untuk PLN dan PAMTIGO, Jasman meminta agar ketersediaan jaminan pasokan listrik dan air bagi warga Payakumbuh selama lebaran tidak terputus hendaknya.

Senada dengan Pj. Wali Kota Payakumbuh, Kapolres Wahyuni Sri Lestari ungkapan kesiapannya dalam mendukung terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kota Payakumbuh pasca Idul fitri 1445 Hijriah hingga selesai.

“Dan atas apa yang disampaikan bapak walikota tadi, kami telah terlebih dahulu mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan dari keamanan dan kenyamanan warga masyarakat untuk menghadapi lebaran esok,” ungkap Kapolres Payakumbuh yang akrab disapa Yuni itu.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menghimbau agar tidak ada warga yang melakukan pemungutan liar dijalan untuk menjaga kenyamanan warga lainnya saat melakukan perjalanan mudik.

“Dan jika kami dapati warga yang melakukan pemungutan liar ini, maka kami dari Polres akan melakukan penindakan terhadap warga yang melakukan pemungutan liar dijalan tersebut,” bebernya.

Sementara itu, MUI dan PHBI kompak sampaikan jika perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah di tahun 2024 Masehi kali ini akan berlangsung di waktu yang sama.

“Alhamdulilah, pelaksanaan lebaran antara pemerintah dan Muhammadiyah di tahun ini akan berlangsung secara bersamaan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung di hari yang berbeda,” tukas ketua MUI Buya Haji Erman Ali.

MAHWEL

Kapolsek Dayeuhkolot Giat Tarling di Masjid Jami Darussalam Desa Cangkuang Kulon

YUTELNEWS.com | Kab, Bandung –  Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Suyatno S.Pd I. MM, Melaksanakan giat Tarawih keliling (Tarling) di hari ke 9 Ramadhan 1445 H. bersama forkopimcam, dan jajaran perangkat Desa Cangkuang Kulon di masjid Darussalam Kampung Citamiang, RT 02 RW 07 Desa Cangkuang kulon kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Selasa (19/03/2024).

Hadir pada kegiatan, Camat Dayeuhkolot, Drs Asep Supriadi MKP, Sekcam,Jajaran , Ketua MUI Kecamatan Dayeuhkolot, KH Uman, Ketua KUA , Kepala Desa Cangkuang Kulon, Agus Ali S.E, Bhabinkamtibmas,Babinsa koramil 0624 dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut merupakan program Pemerintah, dalam melaksanakan kegiatan tarawih keliling untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dalam mewujudkan Program Kamtibmas menjaga lingkungan di wilayah Dayeuhkolot yang aman dan kondusif.

Dalam sambutannya dikegiatan tarawih keliling, Kapolsek Dayeuhkolot kompol Suyatno S.Pd i.M.M, menyampaikan Tarawih keliling merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan, bersama unsur Forkopimcam Dayeuhkolot selama Bulan Ramadhan pada setiap tahunnya, Sambungnya

Dikatakan Kapolsek “Kegiatan tarawih keliling ini juga dalam rangka bersilaturahmi dengan masyarakat pada Bulan Suci Ramadhan 1445 H dan mewujudkan Program Kamtibmas di wilayah Hukum pemerintah Kabupaten Bandung″ Katanya.

Selain itu, Kapolsek mengimbau kepada warga setempat terkait program Kamtibmas. Ia mengajak masyarakat untuk mewujudkan Program Kamtibmas Polresta Bandung, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Dayeuhkolot selama bulan suci Ramdhan Tahun 2024.

Ia menjelaskan seperti kejadian di beberapa daerah terjadi kejadian, “Anak muda yang melakukan aksi yang tidak terpuji seperti, perang sarung dan balapan liar”, Ungkapnya

Maka dari itu ia mengajak kepada seluruh warga diliwlayah Dayeuhkolot, agar bisa menciptakan Keamanan dilingkungan masing masing, Dengan cara menjaga toleransi saling menghormati antar umat beragama, serta senantiasa saling menjaga dan mewaspadai pada setiap aksi aksi kejahatan kejahatan yang terjadi terutama di wilayah hukum kecamatan Dayeuhkolot.

Kapolsek berharap semoga dilingkungan wilayah hukum Dayeuhkolot selalu aman, nyaman dan kondusif serta terhindar dari segala aksi kejahatan dan ia mendoakan agar semuanya diberikan kesehatan selalu dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan ini. “Pungkasnya.

Yans

Pemko Payakumbuh Terus Berupaya untuk Menciptakan keadilan Harga di Kota Payakumbuh

YUTELNEWS.com | Payakumbuh Dalam rangka stabilisasi harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kembali menggelar pasar murah di pelataran parkir Kantor Balai Kota Payakumbuh, Selasa (19/03/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman mengatakan gerakan pangan murah ini digelar dengan tujuan mengendalikan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Gerakan Pangan Murah ini kami adakan khusus untuk masyarakat Payakumbuh sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh,” ucapnya.

Disampaikan Jasman, Pemko akan terus berupaya untuk menciptakan keadilan harga di Kota Payakumbuh, baik untuk petani atau produsen maupun untuk masyarakat atau konsumen.

“Kalau terlalu murah kasihan petani kita, kalau terlalu mahal kasihan ibu-ibu kita. Jadi, kita akan cari win-win solution untuk mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat Payakumbuh tanpa terkecuali dalam hal harga pangan ini,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, ujar Jasman, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumatera Barat.

“Oleh karena itu, kami atas nama Pemko dan masyarakat Payakumbuh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BI dan BMPD atas partisipasinya dalam Gerakan Pangan Murah yang sangat membantu masyarakat kota Payakumbuh,” ucapnya.

Jasman mengatakan, kegiatan yang bermaksud untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan di bawah harga pasar ini juga tak lepas dari dukungan Bulog dan para pengusaha di Kota Payakumbuh seperti heller, ayam, dan petani.

“Biasanya menjelang lebaran harga pangan naik merajalela, mari bersama-sama kita jaga stabilitas harga pangan di Payakumbuh. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gerakan Pangan Murah Kota Payakumbuh resmi saya buka,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari anjuran Kemendagri dan Bappanas tentang pengendalian inflasi di daerah.

“Pj Wali Kota mewajibkan setiap OPD di Payakumbuh untuk menciptakan 3 inovasi. Salah satu inovasi kami dari Dinas Ketapang adalah Jagoan, yaitu Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan yang kami wujudkan dalam bentuk Gerakan Pangan Murah hari ini,” paparnya.

Dijelaskan Edvidel, Gerakan Pangan Murah ini memiliki 2 kategori, Pertama kategori komoditi yang disubsidi seperti telur, bawang putih, bawang merah, gula, minyak, dan beras dengan harga di bawah harga pasar.

Ia mengatakan untuk beras lokal dibandrol dengan harga Rp.145.000/10kg, untuk telur Rp.43.000/lapiak dengan harga normal di pasaran Rp.50.000, untuk minyak Rp.14.000/L.

Selanjutnya, untuk bawang putih dibandrol dengan harga Rp.36.000/Kg dengan harga normal di pasaran Rp.40.000/kg, untuk bawang merah Rp.34.000/kg dengan harga normal di pasaran Rp.38.000/kg, untuk gula Rp. 15.000/kg dengan harga normal di pasaran Rp.18.000/kg.

Kategori kedua yaitu non subsidi dengan komoditi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang dijual dengan harga pedagang atau harga distributor.

“Karena kegiatan ini khusus untuk warga Payakumbuh, jadi masyarakat yang datang wajib menunjukkan KTP Payakumbuh sebelum membeli dengan persyaratan 1 komoditi untuk 1 orang pembeli. Selain itu, Gerakan Pangan Murah ini juga tidak berlaku untuk ASN, TNI, dan Polri,” jelasnya lagi.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat untuk datang ke pasar murah sangat tinggi yang dapat kita lihat pada ramainya antrian pagi ini. Artinya masyarakat semangat untuk mendapatkan komoditi berkualitas bagus dengan harga yang sangat terjangkau,” pungkasnya.

(MAHWEL)

Petugas Puskesmas Tampu Kecamatan Cluring,  Menyalahkan Kurangnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesehatan Pribadi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Petugas di Puskesmas Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, menyalahkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pribadi mereka sendiri. Pernyataan ini disampaikan pada Senin siang (18/3/2024).

Peristiwa ini terjadi ketika seorang warga menanyakan mengapa BPJS Kesehatannya tiba-tiba tidak aktif. Namun, petugas yang bertugas di Puskesmas itu justru menyalahkan masyarakat karena dianggap tidak mau memperhatikan kesehatan pribadi mereka.

Mereka menegaskan bahwa BPJS Kesehatan seharusnya digunakan secara rutin, bahkan saat tidak sedang sakit. Sayangnya, banyak masyarakat yang kurang memahami hal tersebut karena minimnya sosialisasi dari BPJS Kesehatan dan Puskesmas.

“Dengan BPJS, kita harus memeriksakan diri secara rutin. Salahnya ada pada kalian yang tidak mau memeriksakan diri. Jangan salahkan kami karena kesehatan adalah tanggung jawab masing-masing individu, bukan kami,” ujar Najib, seorang dokter gigi yang bertugas di Puskesmas tersebut.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat, SKM, M.Si sudah menugaskan Kabid Pelayanan Kesehatan untuk segera kroscek, dan apabila benar akan diberikan teguran.

“Sudah saya tugaskan Kabid Yankes untuk cek info ini, kalau benar akan kami berikan teguran,” tegas Amir melalui sambungan Whatssap.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya peningkatan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya pemakaian BPJS Kesehatan secara rutin.

Masyarakat membutuhkan pelayanan dan informasi yang jelas dari petugas kesehatan dalam menjaga kesehatan mereka.

(Slamet/imam)

Warga Lhokseumawe Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Laki-Laki Tergeletak di Pos Lampu Merah

YUTELNEWS.com | LHOKSEUMAWE – Warga Lhokseumawe digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tergeletak di Pos Lampu Merah Taman Riyadhah, Gampong Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin 18 Maret 2024.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas, Salman Alfarisi, mengatakan sesosok mayat pria tersebut pertama kali ditemukan Marzuki yang berprofesi sebagai petugas kebersihan, sekira pukul 06.30 Wib, dengan posisi tergeletak.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Salman, pada pukul 06.30 Wib, dia melihat pria bernama Arif Hidayatullah, seorang buruh harian lepas, dalam posisi tidak bergerak dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Banda Sakti.

“Dari identitas yang didapatkan diketahui bahwa korban berasal dari Desa Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, ditemukan dalam posisi tidur dengan kepala menghadap ke timur, diduga sebelumnya dia dalam posisi duduk,” ujarnya.

Dikatakan Salman, petugas menemukan sejumlah obat-obatan seperti Cefixime Trihydrate, Ambroxol Hydrockloride dan lainnya. Selain itu, ditemukan juga dua sachet anti nyamuk Sofel dan satu tongkat bantu jalan.

“Saat ini petugas sudah mengamankan dan identifikasi lokasi penemuan mayat pria tersebut. Korban sudah dibawa ke rumah sakit, petugas juga masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban,” tandasnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Ditresnarkoba Polda Kepri Berhasil Amankan Pelaku Pengedar Narkoba

YUTELNEWS.com | Karimun- Dua orang pengedar narkoba jenis ekstasi di Tanjung Balai Karimun berhasil diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri di  KTV Champions Tanjung Balai Karimun.

Masyarakat Karimun apresiasi saat diwawancarai masyarakat Karimun yang tidak mau disebutkan namanya mendukung penuh Polda Kepri dalam penindakan dan pemberantasan narkoba.

“Iya penangkapan ini menguatkan pemberitaan sebelumnya bahwa di satria telah terjadi peredaran narkoba, harapan kami bandarnya ditangkap karena itulah akar masalahnya. Kami masyarakat Karimun yakin Polda kepri bisa menangkap bandarnya,”ungkapnya.

Dari informasi yang didapat dua pelaku yang dibekuk oleh  Ditnarkoba Polda  Kepri ini  bernama Iwan dan Riko  keduanya di bekuk pada pukul 23.00.wib beberapa hari lalu, dari tangan ke dua tersangka ini polisi menyita 5 butir ekstasi sebagai barang bukti. Masih dari informasi yang didapat , menurut keterangan tersangka, Barang Bukti narkoba tersebut didapat dari seorang bandar narkoba yang beroperasi di hotel satria bernama ahui ,Ketika di kejar, ahui   hingga kini tidak di ketahui keberadaannya alias ka.

(Tim Red)

Sambil Ngabuburit, Bupati Bandung Laksanakan Rembug Bedas di Desa Ciluncat dan Jatisari

YUTELNEWS.com | Kab Bandung – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melaksanakan kegiatan Rembug Bedas ke-90 dan ke-91 di Aula Desa Ciluncat Kecamatan Cangkuang dan Desa Jatisari Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (13/03/2024).

Pelaksanaan Rembug Bedas kali ini merupakan kegiatan Rembug Bedas pertama di bulan Ramadhan tahun ini. Kegiatan Rembug Bedas ini sengaja dilaksanakan menjelang sore hari sekaligus menjadi ajang ngabuburit Bupati Bandung beserta rombongan.

Rembug Bedas merupakan ajang silaturahmi antara Bupati Bandung dengan masyarakat untuk berdialog tentang kebijakan, program, permasalahan, sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

Masyarakat tampak antusias menyambut kehadiran Bupati Dadang Supriatna yang didampingi Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna dan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung.

Saking antusiasnya warga yang ingin bertemu dengan Bupati Dadang Supriatna,
arus lalu lintas Jalan Ciluncat sempat mengalami macet total akibat kerumunan warga yang ingin menyambut Bupati. Kendaran nyaris tak bergerak selama beberapa menit.

Berbagai lapisan masyarakat mulai dari Ketua RT, Ketua RW, PKK, Posyandu, LPMD, Perangkat Desa, BPD, tokoh masyarakat, guru ngaji, tokoh pemuda, ormas maupun organisasi kepemudaan turut menyambut kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Kepala Desa Ciluncat, H Dadan Dahyana mengatakan ia dan warga Desa Ciluncat sangat gembira dengan kehadiran Bupati Dadang Supriatna di desa mereka. Sejak lama, kata dia, warga menantikan kehadiran Bupati Bandung di Desa Ciluncat untuk menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung.

“Terima kasih Pak Bupati sudah hadir di Desa Ciluncat. Kami sangat berterima kasih atas berbagai programnya yang luar biasa dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” ujar Dadan seraya disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir.

Dadan menyebut berbagai program seperti program pemberian insentif guru ngaji, RT/RW, linmas, kartu tani, hingga program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan, betul-betul sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya membandingkan dari Bupati ke Bupati, baru Pak Dadang Supriatna yang perhatiannya sangat terasa oleh masyarakat. Kami mendoakan Pak Bupati agar kembali mendapat amanah masyarakat di 2024,” ujar Dadan yang juga mantan birokrat ini.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah warga pun menyampaikan ungkapan terima kasih dan harapan-harapannya kepada Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna. Ada pula yang mengeluhkan soal minimnya fasilitas sekolah, yang langsung direspon Bupati dengan memberikan bantuan CSR.

“Program-program Pak Bupati sangat terasa manfaatnya oleh kami. Karaos pisan. Kami berharap program-program yang berpihak kepada masyarakat ini dilanjutkan. Semoga Pak Bupati terpilih kembali di Pilkada 2024,” ujar tokoh masyarakat Ciluncat, Ustadz Aye.

Sementara itu, di Desa Jatisari Kutawaringin, seorang warga bernama Hamdan turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Rembug Bedas tersebut.

“Pelaksanaan Rembug Bedas ini sangat luar biasa, karena para pejabat turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan program-program Pak Bupati Bandung. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat umum,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hamdan turut bertanya kepada Bupati Bandung terkait program insentif guru ngaji, karena masih ada guru ngaji di Desa Jatisari yang belum mendapatkan program tersebut. Ia mempertanyakan regulasi dan persyaratan yang mendapatkan program insentif guru ngaji.

Rudi, warga Desa Jatisari lainnya, mengungkapkan bahwa program unggulan atau program prioritas Bupati Bandung, khususnya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, karena masih ada warga yang belum tahu.

Agus Hendrayana, Ketua RW di Desa Jatisari, menginformasikan kondisi jalan rusak di Desa Jatisari.

“Saya minta kepada pemerintah untuk mendahulukan perbaikan jalan desa di Desa Jatisari,” katanya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung merespon apa yang menjadi pertanyaan dan harapan masyarakat tersebut. Di antaranya berkaitan dengan harapkan masyarakat untuk perbaikan jalan di Desa Jatisari. Di Desa Jatisari sepanjang 4 km masih rusak, dan diharapkan bisa diperbaiki secara bertahap.

“Kumaha caranya, jalan harus diperbaiki. Minimal bisa diperbaiki secara bertahap sepanjang 1 sampai 2,5 km dulu,” katanya.

Terkait dengan pertanyaan warga tentang insentif guru ngaji, Bupati Bandung mengatakan bahwa Pemkab Bandung sudah menyiapkan kuota untuk 17.000 guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar.

“Kriteria guru ngaji ini, yaitu memiliki kemampuan dan tidak terikat pendidikan formal. Mendapatkan insentif Rp 350.000/bulan, dan kartu BPJS Kesehatan untuk empat orang anggota keluarga. Disaat guru ngaji meninggal dunia, keluarganya mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta. Itu manfaatnya BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengungkapkan Pemkab Bandung sudah menerima 305 penghargaan selama 2 tahun 10 bulan dirinya menjadi Bupati Bandung.

Kang DS pun turut menjelaskan tentang pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, sebagaimana yang diungkapkan warga. Tujuannya, untuk memberantas bank emok.

“Bank emok ini merusak karakter masyarakat karena bunganya 28 persen per bulan. Kalau ini dibiarkan bahaya bagi masyarakat,” katanya.

Kang DS mengatakan, program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kang DS mengatakan, bahwa Pemkab Bandung memprogramkan 88.000 petani di Kabupaten Bandung untuk mendapatkan hibah. Sebelumnya, Pemkab Bandung sudah mengelontorkan anggaran hibah Rp 25 miliar untuk 50.000 petani, dan sisanya 33.000 petani lagi akan mendapatkan program hibah secara bertahap.

“Diharapkan kedepannya bisa dianggarkan lagi sebesar Rp 40 miliar untuk pemberian hibah kepada 88.000 petani di Kabupaten Bandung,” katanya.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatisari H. Dayat Hidayat mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung dan rombongan. Ia pun mengapresiasi Desa Jatisari mendapatkan kesempatan melaksanakan Rembug Bedas.

( Yans )

Penyelesaian Konflik PGRI Menunggu Hasil PTUN

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Nampaknya konflik ditubuh PGRI masih belum ada tanda tanda akan berakhir. Meskipun PGRI pusat yang dikendalikan kubu pengurus lama telah menggelar kongres di Jakarta pada tanggal 1-3 Maret 2024. Yang dibuka langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Namun harapan kongres bisa menata organisasi menuju yang lebih baik untuk menyelesaikan seluruh konflik jauh panggang dari api. Alias tidak memberikan solusi terhadap konflik dibawah. Hal ini terutama di Banyuwangi dengan dualisme kepemimpinan Kubu Sudarman dan kubu M. Shodik.

Sudarman sendiri menyatakan tidak menghadiri kongres. Begitu juga M. Shodik kabarnya juga tidak menghadiri Kongres. Sebaliknya Sudarman memberikan himbauan kepada para anggotanya yang ada dibawah yaitu anggota PGRI di seluruh kabupaten Banyuwangi yang tembusannya dikirim ke media yutelnews pada tanggal 4 Maret 2024 isinya antara lain sebagai berikut:
Bapak ibu pengurus PGRI cabang dan ranting mohon tetap tenang dan santai menyikapi kongres PGRI tanggal 1-3 kemaren. Dan seterusnya.

Lebih lanjut dalam surat himbauan tersebut menyatakan : maka pilihannya hanya ada dua :
A. Gugatan PGRI fersi KLB ditolak PTUN, atau
B. Hasil kongres 2-3 Maret 2024 bisa menunjukkan SK AHu
Kalau mereka bisa menunjukkan salah satu dari dua itu, dipastikan mereka menang. Jika memang bisa begitu kita ucapkan selamat.
Begitulah antara lain isi surat himbauan yang dikirim ke media ini lewat aplikasi Watshap oleh Sudarman.

Bahwasanya maksud dari surat himbauan ini, tidak lain sepertinya Sudarman ingin memastikan kongres tidak bisa menetralisir terjadinya dualisme yang terjadi di Banyuwangi. Karena termasuk inti masalahnya adalah masalah di ranah hukum. Oleh karena itu penyelesaiannya harus lewat mekanisme hukum. Maka oleh karena itu yang bisa hanya dua opsi yang disebutkan diatas.

yaitu jika gugatan Kubu KLB di tolak di PTUN maka kita menyerah. Atau kalau hasil kongres mereka disahkan oleh Kemenkumham, kita juga menyerah. Sedangkan faktanya gugatan dari fihak kubu KLB ke PTUN masih berjalan. Dan jika sebaliknya kalau gugatan diterima PTUN itu artinya suatu bukti yang sah adalah PGRI fersi KLB .

Dan mohon dengan sangat mereka legowo.
Tidak hanya gugatan PTUN yang jadi patokan. Sudarman juga memberikan opsi lain yaitu opsi kedua yang mana apabila hasil kongres itu nantinya bisa menunjukkan SK AHU maka pihak Sudarman akan mengucapkan kata Selamat berarti kubu kongres lah yang menang.

Adapun perlu diketahui kongres XXIII yang lalu yang terpilih menjadi ketuanya adalah ketua lama Prof. Unifah Rasyidi. Sedangkan KLB di Surabaya yang diadakan sebelumnya terpilih sebagai ketuanya adalah Drs. Teguh Sumarno, MM. Yang jadi pertanyaan bagi publik siapakah yang sah diantara keduanya itu ? hasil kongres atau hasil KLB, mari kita tunggu kelanjutannya baik keputusan PTUN atau hasil kongres sejauh mana bisa mendapatkan pengesahan.

Sedangkan Sudarman jauh jauh sudah menyangsikan kalau hasil kongres bisa disahkan Kemenkumham. Kenapa ? Menurutnya akan terganjal oleh suatu peraturan perundang undangan yaitu.

Permenkumham no. 03 tahun 2016 pasal 44 ayat e. Karena Kongres yang dilaksanakan terkesan dipaksakan tanpa lebih dulu menyelesaikan persoalan hukum yang terjadi atas munculnya konflik sehingga PGRI terpecah menjadi dua kubu baik di pusat, di propinsi maupun di Kabupaten.

(Slamet/imam)

Seorang Pegawai KSP, di Duga PHP Seorang Wanita Menjadi Korban Nikah Siri di Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi, – Bermula pada tanggal 4 Maret 2024 dimana beberapa awak media bertemu secara tak sengaja dengan seorang wanita inisial AR warga asal Kembiritan, kecamatan genteng, kabupaten Banyuwangi, secara mengejutkan bahwa telah menjadi korban asmara di bawah pernikahan siri dengan seorang pegawai Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

Sehingga AR pun mulai menceritakan tentang hubungannya dengan seorang laki-laki berinisial AN.
Dalam cerita yang bercampur isakan tangis, dia mengungkapkan bahwa laki-laki tersebut hanya berjanji palsu untuk menikahinya,

“Sebetulnya saya tidak ingin menjalin hubungan dengan laki-laki tersebut, tapi karena dia berjanji akan menikahi saya  akhirnya aku mau dijadikan istri sirinya, namun pada akhirnya semua itu hanya sebuah janji manis semata saat sudah mendapatkan kepercayaan saya.” Kata AR mengusap air matanya.

Tidak berhenti disitu saja, dengan kondisi pipi yang ter basahi akibat tangisan yang terus menurus, bahkan AR’ menjelaskan atas nasib yang dialami membuat dirinya sangatlah terpukul.

” Padahal waktu kami melangsungkan prosesi nikah siri. Ibu nya pun telah memberikan izin, waktu itu melalui vidio coll. Bahkan saya pernah didatangi oleh istri sahnya, namun setelah kedatangan nya justru dari situ kita sering bertengkar dan bahkan jarang bertemu, setelah sekian lama saya jalani dengan dia, untuk kesekian kalinya dia berjanji lagi untuk berkeinginan akan menceraikan istri sebelumnya, tapi hasil yang saya terima justru saya ditinggal dalam keadaan seperti ini, sangat terpukul hati saya mas.”ungkap

Mengetahui hal tersebut, pada hari Minggu 10 Maret 2024 siang, awak media lantas berkunjung ke rumah AN’ yang bertempat tinggal di Sumber Wadung guna melakukan konfirmasi

Setelah AN’ dikonfirmasi, dirinya membenarkan bahwa memang pernah menjalin hubungan dengan AR.

“Iya, gimana mas, tapi kita sudah selesai secara kekeluargaan kenapa kok masih mau diperpanjang,”dalih AN.

Dari kata kata AN bahkan tidak ada rasa bersalah. Meskipun kini dirinya telah mengakui telah melakukan sebuah pernikahan siri dengan wanita lain.

Sementara diketahui bahwa An sendiri merupakan salah satu pegawai KSP yang berkantor di kecamatan Muncar.Tidak sepatutnya seorang pegawai yang di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan tindakan berdampak pada nama baik orang lain,

Sekedar untuk di ketua bahwa Pasal 148 ayat 1 berbunyi laki-laki yang bersetubuh dengan seorang perempuan yang bukan istrinya dengan persetujuan perempuan tersebut karena janji akan dikawini kemudian mengingkari janji tersebut dipidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak kategori III. RKUHP.17 Sep 2019

Ayat 2 menambahkan, dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 mengakibatkan kehamilan dan laki-laki tersebut tidak bersedia mengawini atau ada halangan untuk kawin yang diketahuinya menurut peraturan perundang-undangan di bidang perkawinan dipidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak kategori IV.

Sementara ketua Info Warga Banyuwangi (IWB) bersama tim awak media akan mengali semua yang berkaitan dengan adanya perkara tersebut

” Kami semua tentu akan memperjuangkan nasib dari AR, dan tentunya kejadian ini menjadi pembelajaran bahwa tidak semua pribadi dengan penampilan nya. hal tersebut bersumber dari cerita AN sendiri pada waktu masih baik baik saja dengan dirinya. Sehingga dalam waktu dekat tim investigasi dari IWB akan mendatangi pihak KSP yang dapat maksud,” pungkas Aby Arbain

(Slamet/ imam)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.