Air Bak Kontrol di Perampatan Palasari Keruh dan Berwarna Hitam, Warga Sangat Resah

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Warga di kawasan Perampatan Palasari, kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan kondisi air yang keluar dari bak kontrol di lokasi tersebut. Padahal biasanya air yang keluar berwarna jernih, namun belakangan ini air justru keruh bahkan berubah menjadi hitam pekat.pada rabu 22/04/2026.

Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyebab perubahan warna air tersebut. Selain itu, keberadaan bak kontrol ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat, karena hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Beredar pula berbagai spekulasi di masyarakat, termasuk isu yang menyebutkan bahwa bak kontrol tersebut tidak memiliki pemilik secara fisik atau sering dikaitkan dengan isu “siluman”. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai sumber air dan penyebab perubahan warnanya tersebut.

Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan membersihkan saluran tersebut agar kembali normal dan tidak menimbulkan bau atau masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar.

Yans.

Air Bak Kontrol di Perampatan Palasari Keruh dan Berwarna Hitam, Warga Sangat Resah

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Warga di kawasan Perampatan Palasari, kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan kondisi air yang keluar dari bak kontrol di lokasi tersebut. Padahal biasanya air yang keluar berwarna jernih, namun belakangan ini air justru keruh bahkan berubah menjadi hitam pekat.pada rabu 22/04/2026.

Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyebab perubahan warna air tersebut. Selain itu, keberadaan bak kontrol ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat, karena hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Beredar pula berbagai spekulasi di masyarakat, termasuk isu yang menyebutkan bahwa bak kontrol tersebut tidak memiliki pemilik secara fisik atau sering dikaitkan dengan isu “siluman”. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai sumber air dan penyebab perubahan warnanya tersebut.

Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan membersihkan saluran tersebut agar kembali normal dan tidak menimbulkan bau atau masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar.

Yans.

Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi Komandan Lanud Raden Sadjad, Rapat Rencana Kegiatan Bakti Sosial

KABUPATEN NATUNA, YUTELNEWS.COM —Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) mengadakan rapat untuk merencanakan kegiatan bakti sosial, sosialisasi, pengamanan aset di Pulau Serasan dan Subi, Kabupaten Natuna pada, Selasa (21/04/2026).

Rapat ini dipimpin oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi.

Rapat dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Kepala Kantor SAR Natuna dan Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Tujuan kegiatan adalah untuk memastikan bakti sosial berjalan aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan akan melibatkan banyak instansi dengan tema “Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut.

Pelaksanaan meliputi pengobatan massal, penyaluran sembako, serta pembersihan pantai.

Tim medis, termasuk dokter spesialis, akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga menyemarakkan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara yang berfokus pada pengabdian di wilayah perbatasan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Serasan dan Subi serta merespons perayaan HUT TNI Angkatan Udara.

(Beni)

Bupati Bandung Kang DS Temui Mentri PUTR, Usulkan Percepatan Terkait Solusi Banjir di Kabupaten Bandung, Disetujui .

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/4/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Banjir Kembali Melanda di Jalan Utama Kabil-Punggur 

BATAM KEP.RIAU, YUTELNEWS.COM —Banjir kembali melanda jalan utama Kabil menuju Punggur, khususnya di sekitar Polsek Nongsa pada, Selasa (21/04/2026).

Hujan deras selama 1-2 jam menyebabkan air meluap dan menutupi jalan.

Aliran air tercampur tanah merah dari area yang belum tertata, memperparah genangan.

Masalah ini telah ada bertahun-tahun tanpa penanganan menyeluruh.

Akses lalu lintas terganggu; kesulitan bagi pengendara dan dampak pada bangunan serta pedagang.

Masyarakat meminta Wali Kota Batam dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan.

Diharapkan DPRD Kota Batam dapat memantau dan mendorong solusi permanen.

Masalah banjir di Kabil-Punggur memerlukan perhatian dan solusi dari pihak berwenang agar tidak terus terjadi setiap tahun.

(Saeni)

Legislator PKB Dadang Hemayana S.I.P,Mengapresiasi Langkah Bupati Kang DS Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Banjir di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P, mengapresiasi langkah gerak cepat Bupati Bandung, H Dadang Supriatna, dalam mencari solusi penanganan banjir dengan menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) RI di Jakarta, pada Selasa (21/04/2026).

Dadang Hemayana menilai, langkah yang dilakukan Bupati Bandung H Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Ini langkah konkret dan strategis. saya selaku anggota DPRD tentu memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Bupati Bandung dalam mempercepat penanganan banjir,” kata Dadang Hemayana dalam keterangannya.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, H Cucun Ahmad Syamsurijal, sebagai bagian dari upaya mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah .

Dalam pertemuan itu, Bupati Bandung Kang DS memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya rencana normalisasi aliran sungai Cisunggalah yang melintasi Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, bojongsoang , kawasan yang kerap terdampak banjir di saat musim hujan.

Selain normalisasi aliran sungai, Pemkab Bandung juga mengusulkan pembangunan kolam retensi di titik strategis, yakni di kawasan Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, serta Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.
“Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan debit air berlebih sekaligus mengurangi potensi genangan.

Dadang Hemayana juga berharap, komunikasi intensif yang telah dibangun dengan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi berbagai program penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

Persoalan banjir ini membutuhkan dukungan lintas sektor dan anggaran yang tidak sedikit. ” Karena itu, kolaborasi antara Bupati Bandung Kang DS dan wakil ketua H Cucun harus terus diperkuat agar solusi yang dihasilkan benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana akan terus mengawal program penanganan banjir agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bandung.

Langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Bandung Kang DS ke pemerintah pusat dinilai sebagai strategi efektif dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemerintah daerah pun berharap, dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi guna mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Yans.

Kabar Gembira! Atensi Kang H Cucun Bawa Hasil, Menteri PU Setujui Normalisasi Cisungalah dan Dua Kolam Retensi

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/04/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Wamendagri Akhmad Wiyagus : Negara Pastikan Hak Disabilitas Tak Diabaikan.

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan komitmen negara untuk memastikan tidak ada penyandang disabilitas yang terabaikan dalam pemenuhan hak asasi maupun pendataan kependudukan. Ia menekankan bahwa pendataan bukan sekadar urusan administratif, tetapi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mengakui dan melindungi seluruh warganya.

“Tidak boleh ada satu pun penyandang disabilitas yang tidak terdata, dan tidak boleh ada satu pun yang tidak mendapatkan haknya. Ini bukan slogan. Ini adalah standar kerja kita,” tegasnya dalam Kegiatan Advokasi Hak Pendataan Penyandang Disabilitas di Gedung Bangkit, Universitas Telkom, Bandung, Senin (20/04/2026).

Wiyagus menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat sistem pendataan yang inklusif dengan pendekatan berbasis nama, alamat, serta kondisi, termasuk pencatatan jenis disabilitas secara spesifik. Data tersebut diarahkan menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bantuan dan layanan publik lebih tepat sasaran.

“Integrasi ini merupakan langkah penting untuk menyatukan berbagai sumber data menjadi satu rujukan nasional yang dapat digunakan oleh seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui penerbitan Permendagri Nomor 6 Tahun 2026 yang merevisi Permendagri Nomor 109 Tahun 2019, pemerintah resmi mengganti istilah “penyandang cacat” menjadi “penyandang disabilitas” sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Kebijakan ini juga didukung melalui kerja sama dengan Yayasan Thisable guna memperkuat pemenuhan hak serta akurasi pendataan penyandang disabilitas.

Dari sisi implementasi, Wiyagus turut memaparkan capaian Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) hingga 31 Desember 2025. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di berbagai daerah, pemerintah telah menerbitkan dokumen kependudukan bagi 722.229 penyandang disabilitas melalui pendekatan jemput bola, yaitu petugas secara aktif mendatangi langsung untuk melakukan perekaman data dan pembaruan administrasi.

“Pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal,” tambah Wiyagus.

Di akhir kegiatan, Wamendagri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi agar pemenuhan hak penyandang disabilitas menjadi bagian integral dari pembangunan nasional. Ia juga memberikan apresiasi kepada Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Universitas Telkom atas peluncuran video edukasi terkait pemutakhiran data disabilitas.

“Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor Telkom University Suyanto, Ketua KND Rigmalia, Direktur Bandung Independent Living Center (BILiC) Zulhamka Julianto Kadir, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah.

Puspen Kemendagri.

Yans.

Perkuat Sabuk Kamtibmas, Polsek Serasan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Perbatasan 

NATUNA, YUTELNEWS.COM —Polsek Serasan di Natuna melakukan kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan organisasi lokal untuk meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan. Program ini, bernama Sabuk Kamtibmas, diselenggarakan pada, Senin (20/04/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Serasan, Iptu Agusnul Yaqin, dan dihadiri oleh berbagai perwakilan masyarakat serta anggota Polsek.

Menurut Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, kewaspadaan ekstra diperlukan di daerah perbatasan untuk menjaga keamanan,” ujarnya.

Peran tokoh masyarakat, RT/RW, Linmas, dan Tenaga Bongkar Muat Pelabuhan Serasan (TBMPS) sangat penting dalam mendeteksi masalah keamanan secara dini.

Warga diimbau untuk melaporkan masalah yang ada ke Bhabinkamtibmas atau layanan polisi 110 yang tersedia 24 jam.

Perwakilan masyarakat menyatakan dukungan terhadap program ini dan berharap kerjasama dengan Polri akan terus terjalin.

Kegiatan ditutup dengan pembagian perlengkapan bagi peserta untuk mendukung peran masyarakat dalam menjaga keamanan di Serasan.

(BANI)

Alumni Bela Negara Batch I 2024, Dr. Rd. Dewi Rahma Sari Pendidikan Karakter Sejak Dini untuk Generasi Bangsa

BANDUNG, YUTELNEWS.COM —Alumni Bela Negara Batch I 2024, Dr. Rd. Dewi Rahma Sari, menegaskan pentingnya pendidikan karakter sejak dini pada, Minggu (19/04/2026).

Ia berpendapat bahwa nilai karakter harus diajarkan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk membangun generasi yang berintegritas.

Dewi menyatakan bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap, etika, dan tanggung jawab sosial,” kata Dewi.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan karakter sangat penting agar generasi muda dapat menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas diri,” ujarnya.

Pengalaman mengikuti program Bela Negara semakin menguatkan keyakinannya tentang nilai disiplin dan kepedulian terhadap bangsa.

Selanjutnya Ia mendorong pemerintah dan pemangku pendidikan untuk memperkuat kebijakan pendidikan karakter secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kuat dalam moral dan nilai kebangsaan.

(Wowo)

Mendagri Tito Karnavian Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Magelang –YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan KPPD ini mengusung tema “Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Kehadiran Mendagri dalam agenda tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan legislatif daerah. Selain itu, kehadiran ini juga sebagai bentuk aktualisasi pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal Ini mengingat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merupakan pembina dan pengawas umum pemerintahan daerah.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran strategis Ketua DPRD dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya secara langsung dalam forum tersebut didasarkan pada pentingnya posisi para pimpinan legislatif daerah dalam sistem pemerintahan.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya semangat kebangsaan di tengah keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari asal daerah, suku, pendidikan, hingga afiliasi politik. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” jelas Presiden.

Melalui forum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga sangat bergantung pada kepemimpinan daerah yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Sementara itu, dalam laporannya, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia Ace Hasan Syadzily menyampaikan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Ace Hasan.

Puspen Kemendagri

Yans.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026.

Bandung, Jawa Barat – YUTELNEWS.com// ​Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H meraih sejumlah penghargaan bergengsi dari Divisi Humas Polri dalam rangkaian Rakernis Humas Polri 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas capaian kinerja kehumasan Polda Jabar yang dinilai unggul dalam pengelolaan informasi publik dan manajemen media modern.

​Rakernis Humas Polri Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu, 14-15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara serentak di satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil) di seluruh lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

​Dalam ajang tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan sukses membawa pulang tiga penghargaan dari Divisi Humas Mabes Polri, yaitu ​Juara 1 Zona A dalam kategori Cipta Trending Topik pada Biro Multimedia,
​Juara 1 kategori E-Learning di Portal Humas untuk pelaksanaan sertifikasi kehumasan
serta ​Juara 3 kategori Keaktifan pengiriman berita SPIT dan Media Hub pada Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID).

​Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H ini merupakan langkah strategis dalam meraih kepercayaan masyarakat melalui media.

​”Tujuan akhirnya adalah berdampak pada Reputasi Polisi Indonesia yang Baik sehingga semakin dicintai oleh masyarakat,” tegas Kadiv Humas dalam arahannya. Mendukung Astacita dan Indonesia Emas 2045.

Sebagai Narasumber Utama ​Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menekankan bahwa fungsi Humas saat ini sangat krusial dalam menjaga kondusifitas di ruang publik.Hal ini menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan nasional yang tertuang dalam program Astacita Presiden serta menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Humas Polri diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan stabilitas informasi demi kelancaran program- program strategis pemerintah.

​Menanggapi penghargaan tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh personel Humas Polda Jabar.
​“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim Humas Polda Jawa Barat yang terus bekerja maksimal dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” ujar Hendra, Kamis (16/04/2026)

​Ia menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi di bidang komunikasi publik. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik Polri dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan informasi yang transparan dan humanis,” tutupnya.

Bandung, 16 April 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Yans.

PHK Superitendent di PT RAPI, Tripartit Ketiga Masih Berproses di Disnaker Pelalawan

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kasus pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan besar PT RAPI yang beroperasi di lingkungan April Group Pangkalan Kerinci, kini terus bergulir pada tahap Tripartit ketiga di kantor dinas ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau pada, Senin (13/4/2026).

Pekerja yang menjabat sebagai Superitendent hampir 6 tahun masa kerja di perusahaan itu mengungkapkan saat ini sedang meminta haknya dan kehilangan pekerjaan. Namun atas perselisihan hubungan industrial yang dialaminya berharap pemerintah andil dan bisa menegakkan hukum yang berlaku atas alasan perusahaan dalam melakukan pemutusan hubungan kerja berdasarkan pasal 43 ayat 2 PP 35 tahun 2021 tentang efisiensi mencegah kerugian.

Iyus Timotius, saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa di ruangan mediasi mediator Disnaker Pelalawan, Idrus terlihat tegas menegakkan hukum dan undang-undang ketenagakerjaan, bahkan sempat meminta kepada perusahaan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi hal yang dialami perusahaan terkait alasan PHK terhadap Iyus Timotius pada Pasal 43 ayat 2 untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap seorang jabatan superitendent itu,” jelasnya.

Bahkan Disnaker Kabupaten Pelalawan memberikan kesempatan kepada perwakilan perusahaan yang dihadiri oleh Firdaus sebagai IR PT. RAPI, untuk menjelaskan peristiwa yang berkaitan dengan apa yang dialami perusahaan mulai dari sisi performance pekerja, hasil produksi, maupun operasional dan hasil audit internal atau eksternal,” tambahnya.

“Namun perusahaan menyampaikan terkait efesiensi mencegah kerugian, tidak dibutuhkan hasil Audit internal ataupun eksternal tentang kondisi PT. RAPI hingga melakukan pemutusan hubungan kerja,” bebernya.

Dalam Tripartit ketiga dihadiri oleh Kabid PHI Disnaker Kabupaten Pelalawan, Zulkifli, SE., President FSP2KI, H. Hamdani, Ketua DPW Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Riau, Arbaa Silalahi, dan Iyus Timotius Sebagai Superitendent yang sedang memperjuangkan haknya dan  kehilangan pekerjaan.

Di tempat yang sama President FSP2KI, H. Hamdani menegaskan bahwa PHK Iyus Timotius adalah salah satu anggota Federasi Serikat Pekerja (FSP2KI).

“Hari Ini agenda mediasi ketiga, tadi dihadiri oleh perusahaan. Yang pertama mereka tidak hadir, yang kedua tidak ada titik temu kesepakatan, hari ini mediasi ketiga juga belum ada titik temu. Perusahaan tetap kekeh pada putusannya menawarkan 1 kali ketentuan jika alasannya efesiensi untuk mencegah kerugian,” jelasnya.

“Lalu menurut kami, itu sesuai dengan peraturan pemerintah, PP 35 Tahun 2021 bahwa alasan efesiensi itu tidak masuk dalam kategori yang dianjurkan pada PP 35 tersebut. Jadi pada intinya kami Serikat Pekerja mengikuti aturan pemerintah, ” tutur Hamdani.

“Kita masih berharap ada diskusi sebelum ada kesimpulan mediator dan kesepakatan di tingkat mediasi Disnaker. Menunggu informasi dari Disnaker sebab tadi perusahaan meminta waktu sekali lagi untuk mediasi pada hari Rabu depan tanggal 15 April 2026,” tambahnya.

Selain itu, Hamdani mengungkapkan bahwa dalam mediasi pihak perusahaan tersebut menyampaikan alasan dasar PHK berawal adanya warning later kesatu, kedua dan ketiga, dan dimediasi kedua yang lalu itu kita bantah. Bahwa itu tidak bisa dijadikan alasan untuk efesiensi mencegah kerugian. Kemudian terkait performa pekerja dan juga pihak perusahaan menyampaikan saat ini produksi yang tidak produktif, banyak produksi mereka saat ini tercancel. Itu yang dijadikan alasan sehingga mereka melakukan PHK,” pungkasnya.

“Tuntutan pekerja agar disnaker netral. Posisi pekerja  secara sosial ekonomi itu dibawah dari pada pengusaha, maka netral itu pemerintah harus membela orang yang lemah, bukan membiarkan saja, dan itu di Aminin oleh pihak disnaker. Mereka siap dan selama ini juga mereka membantu memastikan hak-hak pekerja,” lanjutnya.

Menanggapi alasan perusahaan di ruang mediasi, Ketua DPW KPBU Provinsi Riau, Arbaa Silalahi, menegaskan terkait tidak perlu diaudit performance produktivitas terkait efesiensi mencegah kerugian mengatakan “Ini kan pasal yang mengada-ngada dan sebagai case senjata pamungkas perusahaan untuk memPHK. Maka karena tidak ada titik terangnya kemungkinan kita lanjut:

1. PHI apa bila keluar anjuran

2. Aksi unjuk rasa di kantor perusahaan atau di lingkungan perusahaan.

Hingga MAYDAY akan kita jelaskan ke perusahaan bahwa PHK model seperti ini sangat mengada-ngada dan harus dilawan. Melalui aksi 1 mayday akan kami suarakan,” ucapnya.

Konfirmasi kepada pihak perusahaan melalui Budi sebagai Humas perusahaan menanggapi sebagai berikut:

“Perusahaan menghormati perhatian publik terhadap pemberitaan yang beredar terkait proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di salah satu entitas usaha kami. Namun demikian, kami menegaskan bahwa informasi yang berkembang di ruang publik perlu dipahami secara utuh dan berdasarkan fakta yang akurat,” jawabnya. Rabu (15/4/2026).

“Dapat kami tegaskan bahwa setiap keputusan PHK yang dilakukan oleh Perusahaan, termasuk dalam kasus ini, telah melalui mekanisme internal yang berlaku secara prosedural serta mengacu pada peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di Indonesia. Keputusan tersebut juga mempertimbangkan hasil evaluasi internal yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian terhadap standar kinerja dan kepatuhan terhadap ketentuan perusahaan, setelah melalui proses pembinaan sesuai mekanisme yang berlaku,” terangnya.

“Perusahaan memastikan bahwa seluruh hak karyawan yang terdampak telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Kami juga tetap mengedepankan prinsip hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan, serta terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan oleh pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Disra Alldrick sebagai Corporate Communications Manager.

Pihak Disnaker Kabupaten Pelalawan melalui Kabid PHI Zulkifli, SE, saat di konfirmasi belum memberikan tanggapannya.

Mediasi Tripartit ketiga Di Kantor Disnaker Kabupaten Pelalawan masih menunggu keterangan resmi. Pekerja berharap pemerintah dapat memberikan kepastian penyelesaian mediasi ini agar tidak berlarut-larut.||

(TIM)

Tuntutan dan Turunkan Walinagari dalam Aksi Unjuk Rasa Pemuda Nagari di Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota

KABUPATEN 50 KOTA, YUTELNEWS.COM —Halaman Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang menjadi pusat keramaian saat pemuda lokal menggelar unjuk rasa dengan pengamanan 150 anggota kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas pada, Rabu (15/04/2026).

Meskipun hanya dihadiri sekitar 50 orang aksi tersebut tetap berlangsung semangat.

Koordinator lapangan, Alleho Mahesa dan Darius, menyampaikan orasi terkait dugaan penyimpangan di nagari, termasuk masalah pembentukan Komite Adat Nagari (KAN), penyalahgunaan Peraturan Nagari tentang hak pengelolaan lahan, dan pengeluaran dana yang tidak wajar,” ungkap Alleho Mahesa.

Pada saat beberapa demonstran mencoba memasuki kantor nagari, aparat keamanan dengan cepat mencegahnya dan menjaga ketertiban.

Menanggapi tuntutan mereka akan transparansi, Inspektorat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota menyatakan bahwa audit terhadap laporan masyarakat telah selesai.

Meski hasil audit tidak dapat diungkap secara penuh beberapa laporan terbukti benar. Rekomendasi untuk menindaklanjuti hasil audit tersebut telah disampaikan kepada instansi terkait.

Aksi unjuk rasa yang damai ini diawasi oleh sejumlah pejabat daerah dan kini pengawasan atas rekomendasi Inspektorat menjadi perhatian warga untuk memastikan keadilan di nagari mereka.

(MD)

Dorong Lampung Jadi Penggerak Ekonomi, Wamendagri Ahmad Wiyagus Tekankan Sinergi Pusat-Daerah

Bandar Lampung —YUTELNEWS.com// Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong Provinsi Lampung sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam Lampung Post Executive Forum di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Wiyagus menyebut, dalam perspektif Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Provinsi Lampung memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional, tidak hanya sebagai wilayah administratif semata. “Provinsi Lampung … bukan sekadar wilayah administratif tetapi merupakan bagian penting dari simpul pembangunan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran tersebut tercermin dari kontribusi Lampung dalam menopang kebutuhan pangan nasional, termasuk pasokan ke wilayah Jakarta. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikelola secara optimal agar tidak hanya berkontribusi pada skala nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Di sisi lain, Wiyagus menilai tren pertumbuhan ekonomi Lampung dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, ia mengingatkan bahwa penguatan ekonomi daerah harus berjalan selaras dengan arah kebijakan nasional.

“Pembangunan yang kuat ini harus dimulai dari keselarasan arah… tidak boleh berbeda,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembangunan daerah merupakan bagian dari orkestrasi pembangunan nasional yang saling terhubung. Dalam konteks tersebut, ketahanan daerah menjadi fondasi penting yang akan memperkuat ketahanan nasional secara keseluruhan.

Untuk menopang hal tersebut, Wiyagus menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, potensi sumber daya alam yang besar tidak akan memberikan nilai tambah optimal tanpa didukung SDM yang kompeten dan inovatif, termasuk dalam mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Selain aspek ekonomi, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan iklim pembangunan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menghindari potensi permasalahan hukum yang dapat menghambat laju pembangunan.

Terakhir, Wiyagus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi secara aktif antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci percepatan pembangunan.

“Saya mengajak semua untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah secara aktif, tidak saling menunggu, tetapi saling memanfaatkan dukungan yang ada,” tandasnya.

Puspen Kemendagri

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.