Melonjak Tajam, Pemkab Bandung Raih Peringkat 3 Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2025

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih Juara Ketiga Kategori Badan Publik (Pemkab) Informatif di ajang Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang digelar Komisi Informasi Jawa Barat, di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Bupati Bandung Dadang Supriatna selaku Pembina PPID Kabupaten Bandung mengaku sangat bangga dan bersyukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian peringkat ketiga di ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Jawa Barat ini merupakan sebuah kebanggaan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung dalam keterangan resminya.

Menurut bupati, llonjakan dari peringkat 11 ke peringkat 3 bukanlah hal yang mudah dan ini menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, serta komitmen seluruh jajaran dalam membangun keterbukaan informasi publik benar-benar membuahkan hasil yang nyata.

Bupati Kang DS menegaskan, prestasi ini menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik ke depan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus bergerak lebih maju,” tandasnya.

Kang DS berharap budaya keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas dapat semakin mengakar di seluruh perangkat daerah demi meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PPID Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran PPID Pelaksana, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat dilalui dengan sangat baik dan membawa Kabupaten Bandung meraih peringkat 3 terbaik di Jawa Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PPID Kabupaten Bandung serta seluruh PPID pelaksana yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin dan semangat kolaborasi,” ucap Kang DS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi selaku PPID Kabupaten Bandung menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut.

Menurutnya prestasi di bidang KIP ini membanggakan mengingat adanya peningkatan yang signifikan di mana pada KIP Jabar 2024, Pemkab Bandung berada di peringkat 11.

“Alhamdulillah, dengan peringkat ketiga di ajang penghargaan KIP Jabar 2025 ini artinya melesat dari tahun 2024 yang masih di peringkat 11,” ucap Teguh Purwayadi saat mendampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menerima secara langsung penghargaan.

Teguh menyatakan capaian ini menjadi lompatan yang sangat berarti yang semakin menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bangga dengan capaian ini. Peringkat 3 merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras dan kesungguhan seluruh tim PPID dalam memenuhi setiap tahapan monitoring dan evaluasi. Ini membuktikan bahwa komitmen yang dijalankan secara konsisten tidak pernah mengkhianati hasil,” ungkapnya.

Kadiskominfo mengakui keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat atas pendampingan, arahan dan evaluasi yang diberikan sepanjang proses monitoring dan evaluasi. Pembinaan ini sangat membantu kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan keterbukaan informasi publik,” ucapnya.

Secara khusus pihaknya pun memberikan apresiasi kepada pimpinan Komisi Informasi Jabar. “Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Bapak Husni Farhani Mubarak atas dukungan dan pembinaannya. Capaian ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik Kabupaten Bandung di masa yang akan datang,” tandas Teguh.

Prestasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Pemkab Bandung serta menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik yang berkelanjutan.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan hasil dari rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Tahapan monev meliputi sosialisasi, pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), verifikasi, visitasi dan uji publik, hingga penilaian akhir yang diumumkan melalui anugerah.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama, antara lain pengumuman informasi publik, penyediaan dokumen informasi, pengembangan website, kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pengadaan barang dan jasa, serta aspek evaluasi seperti kualitas dan jenis informasi, komitmen organisasi dan digitalisasi layanan informasi.(*)

 

 

Yans

 

 

 

Yans.

Kabupaten Bandung Raih Juara 2 dan 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung merebut dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Kedua anugerah yang diraih antara lain Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua). Kemudian Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati Kang DS beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dalam membangun desa.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kecamatan Cileunyi, serta seluruh masyarakat Desa Cibiru Wetan atas dukungan dan kerjasamanya. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desa,” tutur Hadian.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa terbaik di Provinsi Jawa Barat. Prestasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Cibiru Wetan.

 

Yans

Mendagri Tito Karnavian: Libatkan Semua Pihak, Pemerintah Kerahkan Seluruh Upaya Tangani Bencana Sejak Awal

Banda Aceh – YUTELNEWS com||Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) sejak awal telah mengerahkan berbagai upaya dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan bencana. Hingga kini, pemulihan pascabencana di wilayah terdampak terus dipercepat, terutama di daerah yang kondisinya masih berat.

Mendagri menjelaskan, secara nasional terdapat 52 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 18 berada di Aceh, 18 di Sumatera Utara, dan 16 di Sumatera Barat. Berkat kerja keras seluruh pihak, sebagian besar wilayah menunjukkan pemulihan yang signifikan.

“Berkat kecepatan dan juga kerja keras dari semua pihak, baik pusat maupun daerah, dan masyarakat dan semua pihak yang terlibat, sampai saat ini kita melihat bahwa sudah banyak terlihat pemulihan di Aceh,” ujar Mendagri saat Rapat Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana di Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/12/2025).

Namun demikian, Mendagri menekankan masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian serius. Di Aceh, kata dia, beberapa wilayah yang masih memerlukan percepatan pemulihan antara lain Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya. “Yang paling berat adalah Tamiang, karena Tamiang pemerintahnya belum berjalan efektif, dan kemudian ekonominya juga belum jalan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, di Sumatera Utara, dari 18 daerah terdampak kini tersisa lima daerah yang masih perlu penanganan lebih lanjut, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Kota Sibolga. Adapun di Sumatera Barat, dari 16 daerah terdampak, tiga daerah yang menjadi prioritas perhatian adalah Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Ia mengungkapkan, upaya percepatan yang perlu dilakukan saat ini adalah pembersihan lumpur maupun puing-puing sisa banjir dan longsor. Pembersihan ini harus betul-betul dimobilisasi. Saat ini, baik TNI maupun Polri telah menambah personel untuk membantu proses pembersihan. Langkah ini dibarengi dengan upaya menghidupkan kembali roda pemerintahan, terutama di Aceh Tamiang.

“Jadi Tamiang ini memang harus betul-betul ‘diserang’, ‘dikeroyok’ rame-rame, supaya secepat mungkin bangkit,” ujarnya.

Selain pembersihan, lanjutnya, perlu juga percepatan pendataan terhadap rumah yang mengalami kerusakan mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Data ini dibutuhkan untuk memastikan pemberian bantuan tepat sasaran. “Kalau kita bisa mendapatkan data yang sudah direkonsiliasi, ini yang perlu mungkin, siapa yang melakukan ini? Saran kami yang melakukan ini adalah BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Karena BNPB akan membayarkan,” ujarnya.

Pemerintah juga tengah menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang. Sementara itu, bagi masyarakat yang rumahnya rusak ringan atau sedang akan diberikan bantuan uang untuk melakukan perbaikan. Ia menekankan kecepatan penyaluran bantuan ini penting karena akan mengurangi jumlah pengungsi.

Selain itu, bagi rumah yang rusak berat, pemerintah menyediakan hunian sementara (huntara) atau bantuan biaya sewa sembari menunggu pembangunan huntap selesai. Pemerintah juga menyiapkan bantuan biaya hidup, perabot rumah tangga, hingga dukungan pemulihan ekonomi bagi warga terdampak, termasuk petani yang sawahnya rusak.

Di sisi lain, guna mempercepat pembersihan wilayah dan menghidupkan kembali roda pemerintahan desa di Aceh Tamiang, Mendagri akan mengirimkan 1.000 lebih praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). “Kami akan mengirimkan juga, 1.100 praja IPDN. Jadi kami anggap ini adalah, KKN (Kuliah Kerja Nyata) buat mereka. Masuk kurikulum. Tugas mereka utama adalah, satu bulan, dari tanggal 3 [Januari 2026] nanti, … untuk menghidupkan pemerintahan,” tandas Mendagri.

Sebagai informasi, rapat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan dan anggota DPR RI, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga. Mereka antara lain Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Hadir pula Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama bupati/wali kota di Provinsi Aceh.

Puspen Kemendagri

 

Yans

Wamendagri Wiyagus Imbau Pemda Lakukan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Basah

Jakarta – YUTELNEWS com|| Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengimbau seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk segera melakukan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana hidrometeorologi basah. Wiyagus menilai, kesadaran mitigasi merupakan upaya proaktif yang dapat dilakukan masyarakat dan Pemda untuk mengurangi dampak serta kerugian akibat bencana.

“Antisipasi bencana hidrometeorologi basah di daerah, tadi sudah dijelaskan oleh Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) secara detail, ini tolong benar-benar dipedomani oleh seluruh kepala daerah dan diikuti detik per detik bila perlu, karena ini dinamikanya sangat cepat sekali,” katanya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah yang berlangsung secara virtual dari Jakarta, Senin (29/12/2025).

Wiyagus menegaskan, guna mengantisipasi dampak bencana alam dalam eskalasi besar, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian juga telah menginstruksikan beberapa langkah kebijakan bagi Pemda. Langkah itu di antaranya kepala daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diminta melakukan apel siaga bencana melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan stakeholder seperti Palang Merah Indonesia (PMI) agar penanganan dapat berlangsung cepat jika terjadi bencana.

Selain itu, Pemda yang curah hujannya cukup tinggi diminta segera mendata dan memitigasi wilayah-wilayah yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor. “Masyarakat yang ada di daerah rawan banjir, longsor, agar direlokasi sejak awal, tidak menunggu terjadi bencana, ini penting,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wiyagus, Pemda diharapkan dapat melakukan pencegahan dini untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Kepala daerah juga perlu menyosialisasikan, mengedukasi, serta melakukan simulasi tanggap bencana guna meningkatkan respons masyarakat. Kemudian menentukan langkah-langkah kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana hidrometeorologi.

“Beliau (Mendagri) menekankan bahwa rentetan kejadian ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh jajaran pemerintahan daerah sehingga kita tidak mendadak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wiyagus mengimbau kepala daerah agar menyiapkan logistik dan peralatan yang memadai untuk mendukung layanan penanggulangan bencana. Kepala daerah juga harus melakukan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan untuk mengetahui situasi terkini.

“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ini sangat intens menginformasikan situasi terkini terkait dengan perubahan cuaca. Jangan lupa, segera disosialisasikan dan disebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat dengan menggunakan media elektronik,” jelasnya.

Terakhir, kepala daerah diharapkan agar melakukan pemantauan dan perbaikan infrastruktur serta normalisasi sungai sebagai upaya pengendalian banjir dan tanah longsor. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang tidak pernah lelah, untuk mengingatkan kita semua agar bisa mengantisipasi dan melakukan penanggulangan jika bencana itu benar terjadi,” pungkasnya.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Menko PMK Pratikno, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, serta sejumlah kepala daerah.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Anggota MPR RI,Dr.H.Dadang M.Naser, Sosialisasikan 4 Pilar, Tekankan Persatuan, Kenegarawanan, dan Pengelolaan SDA

Kab. Bandung Barat – YUTELNEWS com|| Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar bersama Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol di Saung Makan TNT, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (24/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta menanamkan kembali nilai-nilai persatuan di tengah tantangan sosial, politik, dan kebencanaan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Dadang M. Naser menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan bangsa apabila dikelola dengan semangat persatuan dan kenegarawanan. Ia menyoroti pentingnya etika politik yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun partai.

“Berbeda-beda itu untuk bersatu, bukan untuk saling gontok-gontokan. Dalam politik kebangsaan hari ini, yang dibutuhkan adalah sikap negarawan. Meski seseorang berasal dari partai politik, 80 persen harus negarawan, baru 20 persen membawa misi partainya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ruh dari Empat Pilar MPR RI adalah membangun cinta tanah air dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Dadang juga menyinggung pengalaman Korea Selatan yang mampu bangkit dari negara miskin menjadi negara maju karena konsistensi dalam membangun karakter bangsa.

“Empat pilar ini sejatinya motivasi untuk mencintai tanah air. Korea bisa maju karena konsisten membangun bangsanya. Indonesia sebenarnya sudah punya nilai luhur seperti sabilulungan, tetapi sering kali tergerus oleh konflik dan saling serang, terutama di era gawai dan media sosial,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Menurutnya, kekayaan alam seperti hutan harus dikuasai negara dan dikelola untuk kemakmuran rakyat, bukan diserahkan secara serampangan yang justru memicu kerusakan lingkungan dan bencana.

“Hutan harus dijaga bersama. Banyak bencana terjadi karena kebijakan yang keliru, termasuk alih fungsi lahan di daerah pegunungan. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung arah sistem ekonomi nasional yang menurutnya perlu kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi berbasis koperasi dan kemandirian rakyat.

“Sistem ekonomi kita terlalu jauh bergeser. Koperasi harus diperkuat, tapi bukan sekadar formalitas. Anggota koperasi harus punya karya dan usaha nyata, sehingga koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” jelasnya.

Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Dadang menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama tanpa mencampuradukkan keyakinan.

“Hormati ibadah masing-masing. Jangan saling mengganggu. Toleransi itu bukan ikut-ikutan ibadah, tapi saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari desa hingga tingkat nasional, demi memperkuat persatuan bangsa dan mengurangi konflik sosial maupun dampak bencana.

 

Yans.

Den Gegana Brimob Polda Jabar Laksanakan Sterilisasi Gereja St. Fransiskus Xaverius Jelang Perayaan Natal 2025

Kab Bandung — YUTELNEWS com||Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat pelaksanaan ibadah Natal 2025, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sterilisasi di Gereja St. Fransiskus Xaverius, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan sterilisasi dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB hingga 16.45 WIB bertempat di Gereja St. Fransiskus Xaverius yang berlokasi di Jalan Raya Bojongsoang No. 17, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Sterilisasi dipimpin langsung oleh AKP Heri Purwanto selaku Wakasubden Den Gegana Brimob Polda Jabar bersama 10 personel Den Gegana, serta didampingi oleh Kapolsek Dayeuhkolot yang juga selaku Kepala Pos Pengamanan Aloen Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Padal Gereja AKP Agus Yunus, anggota pengamanan gereja beserta penebalan sebanyak 10 personel, serta Saudara Wasis selaku pengurus Gereja St. Fransiskus Xaverius.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya sterilisasi ini adalah untuk memastikan lokasi gereja dalam keadaan aman serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Misa Natal Tahun 2025.

Dari hasil kegiatan sterilisasi yang dilakukan secara menyeluruh, tidak ditemukan barang, benda, maupun material mencurigakan yang diduga berbahaya atau mengarah pada ancaman bahan peledak.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani, agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat.

 

 

Yans.

Mendagri Minta Pemda Gaspol Realisasikan APBD untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta – YUTELNEWS com|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mengejar target realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjelang akhir tahun anggaran. Ia menegaskan bahwa realisasi belanja pemerintah merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Target pendapatan tentunya diharapkan bisa 100 persen atau mendekati itu, kalau ada misalnya [pendapatannya] lebih, itu pasti prestasi. Dan kemudian belanja juga diharapkan bisa didorong tinggi,” ujar Mendagri pada Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah yang berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Mendagri mengungkapkan, belanja pemerintah yang tinggi akan membuat peredaran uang di masyarakat meningkat, sehingga daya beli dan konsumsi rumah tangga pun menguat. Konsumsi rumah tangga ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, belanja pemerintah juga menjadi stimulus bagi sektor swasta agar dapat terus bergerak.

Ia mengatakan, sektor swasta penting diperhatikan karena merupakan salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi selain belanja pemerintah. Hal ini termasuk peran sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Daerah yang swastanya hidup itu pasti pertumbuhan ekonominya akan tinggi, dan kemudian PAD-nya (Pendapatan Asli Daerah) juga akan bisa bertambah,” ujarnya.

Berdasarkan data per 30 November 2025, Mendagri mengungkapkan total realisasi pendapatan provinsi, kabupaten, dan kota mencapai Rp1.200 triliun atau 88,35 persen. Sementara itu, total realisasi belanja provinsi, kabupaten, dan kota mencapai Rp1.082 triliun atau 75,43 persen.

Ia berharap angka tersebut terus meningkat mengingat capaian total realisasi pendapatan seluruh daerah per 31 Desember 2024 mencapai Rp1.367 triliun atau 97,29 persen. Begitu pula dengan capaian total realisasi belanja seluruh daerah pada periode yang sama sebanyak Rp1.365 triliun atau 91,72 persen. “Mudah-mudahan saja di akhir Desember nanti angkanya lebih baik lagi, lebih tinggi,” ujarnya.

Mendagri membeberkan daerah dengan realisasi APBD tertinggi hingga terendah. Ia mengapresiasi daerah yang realisasi APBD-nya terbilang memuaskan serta mengingatkan daerah yang realisasinya masih rendah agar melakukan upaya peningkatan.

Adapun 10 daerah di tingkat provinsi dengan realisasi pendapatan tertinggi yaitu Bali, Kalimantan Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Maluku Utara, Jawa Timur, Papua Selatan, Kalimantan Barat, Papua Barat Daya, dan Sumatera Barat. Di tingkat kabupaten, yakni Sumbawa Barat, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, Banjar, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Bojonegoro, Batang, dan Tana Tidung. Sementara di tingkat kota, yaitu Banjarbaru, Banjarmasin, Denpasar, Solok, Pekalongan, Bukittinggi, Payakumbuh, Tangerang Selatan, Kediri, dan Tangerang.

Sementara itu, 10 daerah dengan realisasi pendapatan terendah di tingkat provinsi yakni Riau, Papua Pegunungan, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Maluku, Kalimantan Utara, Papua Barat, Lampung, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah. Di tingkat kabupaten, yaitu Halmahera Barat, Aceh Tenggara, Halmahera Utara, Manggarai Timur, Sorong Selatan, Yalimo, Kuantan Singingi, Sorong, Pulau Taliabu, dan Lingga. Adapun di tingkat kota, yakni Dumai, Lubuklinggau, Bandar Lampung, Lhokseumawe, Langsa, Sorong, Ternate, Kupang, Sabang, dan Tual.

Di sisi lain, 10 daerah dengan realisasi belanja tertinggi di tingkat provinsi yaitu Jawa Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Barat, Jawa Tengah, Bali, Papua Pegunungan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat. Di tingkat kabupaten, yakni Mamberamo Tengah, Jayawijaya, Probolinggo, Bengkayang, Melawi, Deiyai, Waropen, Tangerang, Buleleng, dan Gorontalo Utara. Sementara di tingkat kota, yaitu Sukabumi, Banjar, Serang, Sawahlunto, Cimahi, Yogyakarta, Banda Aceh, Jambi, Semarang, dan Pariaman.

Sedangkan untuk 10 daerah dengan realisasi belanja terendah di tingkat provinsi, yakni Papua Tengah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Papua Selatan, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Papua Barat, dan Jambi. Untuk tingkat kabupaten terendah, yaitu Kutai Barat, Badung, Sorong Selatan, Pulau Taliabu, Dogiyai, Teluk Bintuni, Tana Tidung, Barito Utara, Mappi, dan Kepulauan Aru. Sementara di tingkat kota, yakni Subulussalam, Bandar Lampung, Gunungsitoli, Pagaralam, Pematangsiantar, Lubuklinggau, Tarakan, Bontang, Bengkulu, dan Lhokseumawe.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans

Bupati Bandung Kang DS, Usul Swasembada Telur untuk Perkuat Kemandirian Pangan Kabupaten Bandung

JAKARTA —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Kang DS memaparkan strategi swasembada telur Kabupaten Bandung dalam audiensi bersama Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Farichah di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, pada Selasa (23/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Kang DS menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan sektor peternakan ayam petelur berbasis pemberdayaan masyarakat.

Ia menyampaikan, Pemkab Bandung akan memulai program ketahanan pangan pada Januari mendatang dengan target pengembangan minimal satu titik peternakan di setiap desa. Dalam jangka panjang, program ini ditargetkan mampu menghadirkan 4.328 titik kandang, baik kandang individu maupun kandang per RW.

“Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan konsumsi telur masyarakat Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 1.000 ton per bulan atau setara 16 juta butir telur,” ujar Kang DS.

Lebih jauh, Kang DS menjelaskan bahwa peluang pengembangan sektor ini sangat besar, terutama seiring dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang perputaran ekonominya di Kabupaten Bandung diperkirakan dapat mencapai Rp5,4 triliun.

“Kami melihat peluang ini sebagai momentum untuk mendorong kemandirian pangan agar tidak lagi bergantung pada pasokan luar daerah, sekaligus memberdayakan pemuda melalui Karang Taruna,” tambahnya.

Dalam skema teknis pelaksanaannya, program ini melibatkan Bank BJB, Karang Taruna, dan Kementerian Koperasi sebagai offtaker, dengan mengadopsi model keberhasilan sentra peternakan di Kabupaten Blora.

Kang DS juga menegaskan bahwa Kabupaten Bandung telah siap dari sisi ketersediaan lahan dan sumber daya manusia di 280 desa dan kelurahan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan Kementerian Koperasi dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.

Menanggapi ide tersebut, Wamen Koperasi RI, Farida Farichah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut, khususnya dalam hal penguatan infrastruktur dan akses permodalan bagi para peternak yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama pelaku usaha pemula.

 

Yans.

Forkopimcam Solokanjeruk Dampingi Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurizal di Desa Padamukti

Bandung – YUTELNEWS com|| Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Solokanjeruk dan pemdes Padamukti mendampingi kegiatan reses Wakil Ketua DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurizal, yang dilaksanakan di Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus meninjau berbagai program yang telah berjalan di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan reses diawali dengan pelaksanaan pasar murah yang disambut antusias oleh warga Desa Padamukti dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi warga.

Camat Solokanjeruk, Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

“Kegiatan reses ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung kepada Wakil Ketua DPR RI. Kami dari Forkopimcam Solokanjeruk mendukung penuh kegiatan ini agar program-program pemerintah dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Prabowo.

Usai pelaksanaan pasar murah, Wakil Ketua DPR RI bersama Forkopimcam Solokanjeruk melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Padamukti.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cucun Ahmad Syamsurizal melihat secara langsung proses pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus berdialog dengan para pengelola terkait kendala dan potensi pengembangan ke depan.

Menurut H. Cucun Ahmad Syamsurizal, TPS3R merupakan salah satu solusi strategis dalam penanganan persoalan lingkungan di tingkat desa.

“Pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti TPS3R ini harus terus didorong. Selain menjaga kebersihan lingkungan, program ini juga memiliki potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga jika dikelola secara berkelanjutan,” ungkapnya.

“Peninjauan TPS3R ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga lingkungan. Kami berharap pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kebersihan dan kesejahteraan warga,” katanya.

Rangkaian kegiatan reses kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah warga penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah selesai direhabilitasi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cucun Ahmad Syamsurizal menegaskan pentingnya program Rutilahu bagi masyarakat kurang mampu.

“Program Rutilahu ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hunian yang layak bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua DPR RI juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, saran, dan masukan yang disampaikan warga.

“Aspirasi masyarakat yang kami terima hari ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat pusat agar program-program pembangunan semakin tepat sasaran,” tambah H. Cucun.

Forkopimcam Solokanjeruk berharap melalui kegiatan reses wakil ketua DPR RI ini, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Solokanjeruk.

 

Yans.

Asep Romy: Sapma Pemuda Pancasila, Harus Jadi Garda Terdepan Bantu Masyarakat Kabupaten Bandung

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna resmi melantik Pengurus Cabang Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bandung periode 2025-2028 di Gedung Moh Toha, Komplek Pemkab Bandung,pada Selasa (23/12/2025).

Pelantikan Pengurus Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung yang diketuai oleh Erick Khaerudin Anwar Rasmana dihadiri oleh Bupati Dadang Supriatna, Anggota DPR RI yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung H Asep Romy Romaya, Ketua KNPI, Ketua Karang Taruna dan jajaran OPD terkait.

Bupati Bandung H Dadang Supriatna mengatakan Pelantikan Pengurus Sapma PP Kabupaten Bandung itu merupakan awal untuk memulai pergerakan dan program-program dalam membantu pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Saya ucapkan selamat untuk seluruh Pengurus Sapma Pemuda Pancasila yang sudah dilantik. Saya berharap Sapma dapat bersinergi dengan Pemkab Bandung dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Bupati yang akrab disapa Kang DS juga menekankan bahwa Sapma PP Kabupaten Bandung harus berkontribusi dan hadir untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.

“Semoga Sapma dapat tetap berkontribusi untuk masyarakat dengan berbagai kegiatan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kang DS.

Selain itu, ia juga meminta agar Pengurus dan anggota Sapma dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam berbagai bidang. Sebab, jika tidak memiliki kompetensi dan SDM mumpuni, bukan tidak mungkin para pemuda akan jadi penonton di masa yang akan datang.

“Saya titip teruslah belajar dan tingkatkan terus kualitas SDM. Sebab, kalau punya SDM maka kalian lah yang akan menjadi pemimpin masa depan 2045,” ungkap Kang DS.

Tak hanya itu, Kang DS juga meminta Pengurus dan anggota Sapma untuk terus melakukan sosialisasi untuk mengawal ideologi dan karakter Pancasila.

“Saya titip yang paling utama tolong jaga keutuhan NKRI, jaga ideologi Pancasila dan karakter Pancasila yang sudah mulai hilang.
Oleh karena itu, saya minta Sapma PP terus sosialisasi kepada para pemuda agar para pemuda paham dengan Pancasila,” tegas Kang DS.

Hal senada juga diungkapkan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung yang juga anggota DPR RI Asep Romy Romaya. Asep Romy berharap Sapma Pemuda Pancasila harus jadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.

“Mulai sekarang jangan berleha-leha. Ke depan Sapma harus mampu berkolaborasi untuk melaksanakan program-program yang sudah dibuat,” ujar Ketua PP Kabupaten Bandung itu.
Tak lupa, Asep Romy juga meminta para Pengurus dan anggota Sapma untuk selalu menjaga nama baik dan marwah organisasi dengan tidak melakukan hal-hal merugikan pribadi maupun organisasi.

“Kalau ada penilaian masyarakat PP yang kurang baik, maka mulai sekarang buktikan bahwa Pemuda Pancasila akan selalu hadir membantu masyarakat. Laksanakan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegas Asep Romy.

Sementara itu, Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung Erick Khaerudin Anwar Rasmana mengatakan pihaknya siap menjawab tantangan untuk mengubah imej dan ‘wajah’ Pemuda Pancasila yang lebih baik.

“Mungkin ada stigma yang kurang baik di masyarakat. Tapi kami akan buktikan bisa memberikan manfaat dan hadir untuk membantu masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemkab Bandung,” ujar Erick.

Pada periode kedua masa kepemimpinannya, Erick berjanji akan mengevaluasi berbagai kekurangan serta merancang program-program yang lebih bermanfaat untuk masyarakat sekaligus membantu program Pemkab Bandung.

Erick menyatakan Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan kebermanfataan bagi masyarakat. Salah satunya dengan berkontribusi untuk menyelesaikan masalah persampahan.

“Insya Allah awal tahun 2026 kami akan membantu masyarakat serta Pemkab Bandung untuk membantu mengurangi sampah melalui program Sapma Bedas. Untuk tahap awal rencananya,”tukasnya.

 

 

Yans.

Jalan Sukabirus Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Bandung Kang DS dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah Dayeuhkolot, Jalan Sukabirus Desa Citeurep,Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada Selasa 23/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan dan Gang-gang serta bangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Dr Ir H Zeis Zultaqawa ST. M.M. atas terealisasinya pembangunan jalan Raya Sukabirus Desa Citeurep.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Dayeuhkolot dan warga setempat melalui spanduk bertuliskan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Raya Sukabirus di wilayah kecamatan dayeuhkolot.

Disampaikan pula kepada jajajaran tim Pentahelix Dayeuhkolot pasalnya Pembangunan jalan tersebut termasuk kepedulian tim pentahelix serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang selalu hujan lebat pasti banjir, menggeunang, menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan, warga berharap akses jalan Sukabirus menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Citeurep mengatakan, pembangunan jalan Sukabirus ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan sukabirus ini khususnya masyarakat akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pentahelix dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalan Sukabirus di Desa Citeurep ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami tim pentahelix akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Bandung

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan sukabirus ini, masyarakat Desa Citeurep optimistis aktivitas ekonomi, sosial dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

 

Yans

Tomas Tri Rahmanto, Cetak Sejarah Baru Di Kabupaten Bandung,Dapat Anugrah Pemimpin Klaborasi Perubahan

Kab.Bandung – Suasana Lapangan Upakarti Pemda terasa penuh kegembiraan dan kebanggaan pada hari Senin pagi ini. Ratusan warga, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah, swasta, akademisi, dan lembaga masyarakat berkumpul untuk menyaksikan momen bersejarah: pemberian penghargaan “Anugerah Kolaborasi Pentahelix Terbaik 2025” kepada Tri Rahmanto, tokoh kunci Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, yang diberikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Kang DS. pada senin 22/12/2025.

Acara yang dihadiri juga oleh Wakil Bupati dan Sekretaris Kabupaten dan semua Dinas, ini bukan hanya sekadar pemberian piagam dan medali, melainkan tanda terima kasih atas kontribusi luar biasa Tri Rahmanto dalam menggerakkan kolaborasi lima elemen (Pemerintah, Swasta, Akademisi, Masyarakat, dan Media/lembaga sipil) untuk mengubah wajah Dayeuhkolot yang selama ini dikenal dengan masalah banjir dan kurangnya akses ekonomi.

“hari ini kita menulis sejarah baru untuk Kabupaten Bandung, khususnya Dayeuhkolot. Tri Rahmanto ,adalah contoh nyata bagaimana seorang individu dapat menjadi titik temu berbagai pihak untuk menciptakan perubahan nyata yang dirasakan warga. Kolaborasi Pentahelix yang dia pimpin bukan hanya kata-kata, tapi tindakan yang menghasilkan hasil nyata,” ujar Kang D.S. dalam pidatonya, disambut tepuk tangan meriah.

Perjalanan Tri Rahmanto sebagai tokoh Pentahelix tidaklah mudah. dari tahun yang lalu, Dayeuhkolot sering dilanda banjir parah setiap musim hujan, yang menyebabkan kerugian material dan gangguan aktivitas sehari-hari warga. Di sisi lain, angka pengangguran di kecamatan ini cukup tinggi, terutama di antara pemuda.

“Pada awalnya, saya hanya seorang tokoh masyarakat yang khawatir dengan keadaan kampung saya. Saya melihat pemerintah sibuk dengan tugasnya, swasta kurang tertarik berinvestasi, akademisi hanya beroperasi di dalam lingkungan dan masyarakat cuma pasrah. Saya berpikir, kenapa tidak kita gabungkan kekuatan semua pihak?” ceritakan Tri Rahmanto saat memberikan tanggapan atas penghargaan.

Dengan keberanian, Tri Rahmanyo,mulai menghubungi satu per satu elemen Pentahelix. Dia mengunjungi Kantor Kecamatan Dayeuhkolot untuk meminta dukungan pemerintah lokal, menghadiri rapat bisnis untuk menarik perhatian swasta, bertemu untuk mendapatkan pengetahuan dan tenaga ahli, serta mengadakan rapat warga untuk mengumpulkan aspirasi.

Proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran. Banyak pihak yang awalnya skeptis dengan usul kolaborasi, mengira itu hanya proyek sementara yang tidak akan bertahan lama. Namun, Tri Rahmanto tidak menyerah. Dia terus berusaha menjelaskan manfaat kolaborasi dan menunjukkan rencana yang jelas dan terukur.”tukasnya

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS : Tri Rahmanto Buktikan Kolaborasi Pentahelix Bisa Ubah Wajah Dayeuhkolot

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menganugerahkan sejumlah penghargaan kepada sejumlah tokoh dan kaum perempuan berprestasi pada Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-79 di Lapangan Upakarti Soreang, Senin (22/12/2025).

Salah seorang tokoh yang mendapat apresiasi adalah H Tri Rahmanto, tokoh masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot yang juga Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot atas peran aktif dan konsistensinya dalam penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot.

Penghargaan disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna kepada Tri Rahmanto. Keduanya tampak bersalaman dan tersenyum lebar menghadap kamera awak media yang mengabadikan momen bersejarah tersebut.

Sambil berjabat tangan, Bupati Bandung tampak menyampaikan selamat dan terima kasih atas dedikasi luar biasa yang dilakukan Tri Rahmanto yang selama ini menginisiasi kolaborasi penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot dengan berbagai terobosannya.

“Saya ucapkan selamat kepada para tokoh dan perempuan berprestasi tingkat Kabupaten Bandung. Semoga terus dapat menginspirasi warga Kabupaten Bandung,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Secara khusus Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi luar biasa Tri Rahmanto dalam menggerakkan kolaborasi lima elemen (Pemerintah, Swasta, Akademisi, Masyarakat, dan Media) untuk mengubah wajah Dayeuhkolot yang selama ini dikenal dengan masalah banjir.

“Hari ini kita menulis sejarah baru untuk Kabupaten Bandung, khususnya Dayeuhkolot. Tri Rahmanto adalah contoh nyata bagaimana seorang individu dapat menjadi titik temu berbagai pihak untuk menciptakan perubahan nyata yang dirasakan warga,” jelas Kang DS.

“Kolaborasi Pentahelix yang beliau pimpin bukan hanya kata-kata, tapi dibuktikan dengan tindakan nyata,” tambah Kang DS.

Sejak dibentuk, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot secara aktif terjun ke lapangan dengan menginisiasi berbagai aksi konkret.

Di antaranya normalisasi drainase, pembersihan endapan lumpur dan sampah, pembongkaran plat deker yang menutup saluran air, pemasangan pintu air, hingga pendampingan teknis dalam peninggian badan jalan di titik-titik langganan genangan.

Aksi-aksi tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan unsur pemerintah daerah, relawan masyarakat, organisasi kepemudaan, dunia usaha, serta dukungan media.

Pemerintah Kabupaten Bandung menilai sinergi pentahelix menjadi model kolaborasi yang efektif dalam penanganan banjir, sejalan dengan semangat pembangunan daerah bertajuk “Bandung Lebih Bedas”.

Dalam piagam penghargaan disebutkan bahwa kontribusi Pentahelix Dayeuhkolot telah memberikan dampak nyata dalam mendukung program penanggulangan banjir di Dayeuhkolot, khususnya pada wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Menanggapi penghargaan tersebut, Tri Rahmanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bupati Bandung. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen yang terlibat di lapangan.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kerja bersama. Kami di Pentahelix hanya menjadi penggerak, sementara kekuatan utamanya ada pada kolaborasi masyarakat, relawan, dan dukungan pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pentahelix Dayeuhkolot akan terus berkomitmen melakukan aksi nyata secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya jangka panjang pengurangan risiko banjir.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung juga memberikan apresiasi kepada para perempuan dan tokoh berprestasi tingkat Kabupaten Bandung. Mereka mendapat piagam hingga hadiah uang tunai dari Pemkab Bandung.

Selain Peringatan Hari Ibu ke-97, Pemkab Bandung juga memperingati Hari Bela Negara ke-77, Hari Korpri ke-54, Hari Bakti PU ke-79, Hari Guru Nasional dan PGRI ke-80. Ia menekankan bahwa semua peringatan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk menghargai peran perempuan dan ibu sebagai fondasi kehidupan, serta terus mengabdi, melayani, dan bekerja dengan hati.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para ibu dan seluruh perempuan di Kabupaten Bandung, para ASN, insan pekerjaan umum, para guru, insan pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat atas dedikasi, pengabdian, dan karya nyata yang telah diberikan bagi daerah kita,” pungkasnya.(**)

Yans.

Anggota DPRD Propinsi Hj Nia Purnakania SH : Hari Ibu Momentum Menguatkan Peran Perempuan dalam Keluarga dan Pembangunan Daerah

Bandung – YUTELNEWS com || Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Hj Nia Purnakania S.H., menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Peringatan Hari Ibu tahun 2025 yang jatuh pada Senin (22/12/2025) dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus penghormatan atas peran strategis perempuan, khususnya para ibu, dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa.

Menurut hj Nia Purnakania, keberadaan seorang ibu memiliki makna yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia. Ibu tidak hanya berperan sebagai sumber kasih sayang, tetapi juga menjadi pendidik pertama dan utama yang menanamkan nilai-nilai moral, etika, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada generasi penerus bangsa.

“Ibu bukan hanya sumber kasih sayang, tetapi juga sosok pendidik pertama yang menanamkan nilai, etika, dan semangat pengabdian sejak dini. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang menentukan masa depan bangsa,” ujar hj Nia Purnakania.

Sebagai perempuan sekaligus pimpinan lembaga legislatif di Propinsi jawa barat, Hj Nia menegaskan bahwa kekuatan dan ketangguhan seorang ibu memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang berkarakter, berdaya saing, serta berakhlak mulia. Ia meyakini bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berawal dari pendidikan dalam keluarga.

Hj Nia juga menekankan bahwa peran ibu dan perempuan saat ini tidak lagi terbatas pada lingkup domestik. Seiring perkembangan zaman, perempuan semakin aktif berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pemerintahan dan pengambilan kebijakan publik.

“Peran ibu tidak berhenti di rumah. Perempuan juga berkontribusi nyata dalam pembangunan, dalam dunia kerja, sosial kemasyarakatan, bahkan dalam pengambilan keputusan strategis demi kemajuan daerah,” tuturnya.

Ia menilai, keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan gender serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Hj Nia pun mendorong agar perempuan Indonesia, khususnya di Jawa barat , terus diberi ruang, kesempatan, dan dukungan yang setara untuk mengembangkan potensi diri.

Dalam momentum Hari Ibu ini, Hj Nia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih menghargai, mendukung, dan melindungi peran perempuan, baik di lingkungan keluarga maupun di ruang publik. Menurutnya, dukungan terhadap perempuan berarti turut memperkuat fondasi bangsa.

“Menghargai peran ibu dan perempuan berarti kita sedang memperkuat masa depan bangsa. Karena dari ibu yang kuat, lahir generasi yang tangguh dan berdaya saing,” katanya.

Menutup pernyataannya, Anggota DPRD Propinsi jawa barat tersebut menyampaikan harapan agar peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam seluruh aspek kehidupan.

“Selamat Hari Ibu ” . Semoga perempuan Indonesia senantiasa diberikan ruang, kesempatan, dan dukungan untuk terus berkarya, berdaya, dan mengabdi bagi bangsa serta daerah tercinta,” pungkas Hj Nia

 

Yans..

Peringati Hari Ibu, Bupati Bandung Kang DS, Berikan Penghargaan Kepada Para Tokoh dan untuk Perempuan Berprestasi

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh kaum ibu di Kabupaten Bandung pada upacara peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (22/12/2025).

Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk senantiasa menghormati dan memuliakan ibu. Sebab, peran seorang ibu sangat luar biasa dan tidak akan tergantikan.

Menurutnya, Hari Ibu adalah momentum bersejarah yang lahir dari perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan kebebasan untuk bersama laki-laki membangun bangsa.

“Peringatan Hari Ibu tanggal 22 Desember ini adalah wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. Ini adalah apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya,” ujar Bupati Kang DS dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menekankan bahwa perempuan, dengan ketulusan, ketangguhan, dan karya nyatanya, terus menjaga denyut kehidupan bangsa.

Hari Ibu menjadi tonggak sejarah perjuangan perempuan Indonesia yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928, yang menandai kebangkitan kesadaran perempuan untuk berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Ibu ke-97 ini, lanjut Bupati, berkaitan langsung dengan visi dan arah pembangunan Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, serta penguatan kesetaraan gender melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Saya mengutip sebuah ungkapan “Al-Ummu Madrasatul Ula” (Ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya) untuk menggambarkan betapa pentingnya peran ibu dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan, membentuk karakter, dan menentukan masa depan generasi bangsa,” tutur Kang DS.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung terutama kepada generasi muda, mari kita selalu menghormati dan memuliakan ibu kita. Karena tanpanya kita tidak mungkin ada di dunia ini.

“Ingat doa seorang ibu itu langsung ke langit tanpa ada halangan. Do’anya langsung didengar oleh Allah SWT. Mari kita semua menghormati, menyayangi dan memuliakan Ibu,” tambah Kang DS.

Ia juga mengingatkan bahwa memberdayakan perempuan dan melindungi anak adalah investasi paling strategis dalam membangun peradaban dan menyiapkan generasi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas.
Sejalan dengan tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045,” Bupati Dadang mengajak seluruh pihak untuk memperkuat peran strategis perempuan dalam seluruh sektor pembangunan.

Ia menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki daya cipta, daya juang, dan daya ubah bagi kemajuan daerah.

Bupati mencontohkan bagaimana perempuan di Kabupaten Bandung hadir sebagai pendidik, pelaku UMKM, petani, pekerja, tenaga kesehatan, pemimpin, dan penggerak sosial yang menumbuhkan solidaritas di tengah masyarakat.

Kontribusi ini menjadi fondasi kuat bagi tercapainya visi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas.

Menyadari tantangan yang dihadapi perempuan, seperti beban ganda, keterbatasan akses, dan diskriminasi, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan program yang berpihak pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Bukti keberpihakan kita terhadap kaum ibu dan perempuan sudah jelas dituangkan langsung dalam kebijakan nyata. Upaya ini meliputi pengarusutamaan gender, peningkatan kualitas layanan, penguatan ekonomi perempuan, serta penciptaan ruang aman dan setara bagi seluruh warga,” ungkapnya.

Kang DS juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Dengan kebersam

 

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.