Menggema dari Warnajati! Pengajian Syariahan MUI Jadi Penguat Iman dan Pemersatu Warga

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Suasana religius penuh khidmat menyelimuti Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Lantunan ayat suci dan tausiyah yang menggugah hati kembali terdengar dalam kegiatan pengajian syariahan yang digelar rutin oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Minggu ( 26/4/2026 )

Bukan sekadar agenda bulanan, pengajian ini telah menjelma menjadi denyut nadi pembinaan keagamaan masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan ini hadir sebagai penyejuk sekaligus penguat iman, mempererat ukhuwah antara ulama, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat.

Kehadiran Kepala Desa Warnajati, Hilmi Nurhikmat, S.Pd., menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah desa terhadap syiar Islam yang terus digelorakan.

Bersama pengurus MUI desa dan kecamatan, majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparatur desa, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Hilmi Nurhikmat menegaskan bahwa pengajian syariahan bukan hanya rutinitas, melainkan fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak.

“Ini bukan sekadar pengajian, tapi gerakan bersama untuk menjaga iman, memperkuat persatuan, dan membangun desa yang berkah. Kami akan terus berdiri bersama para ulama untuk menjaga Warnajati tetap harmonis dan religius,” tegasnya.

Materi yang disampaikan pun tidak sekadar teori, tetapi menyentuh langsung kehidupan sehari-hari mulai dari pemahaman syariat Islam, pembinaan akhlak, hingga solusi atas persoalan keagamaan yang dihadapi masyarakat.

Semangat kebersamaan yang terpancar dalam pengajian ini menjadi harapan besar bagi masa depan Desa Warnajati.

Dengan sinergi yang kuat antara ulama dan pemerintah, desa ini terus melangkah menjadi lingkungan yang tidak hanya maju, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan.

Warnajati membuktikan: ketika iman dijaga, persatuan pun semakin kuat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat Hadir Ikuti HKBN dan Jambore Relawan Destana II di Cipatat KBB.

Kab.Bandung Barat – YUTELNEWS.com// Jajaran Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Jawa Barat hadir di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Kehadiran BAGUNA PDI Peejuangan Jawa barat ini untuk ambil bagian dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) melalui kegiatan Jambore Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Kegiatan Jambore Destana II ini digelar di Lapangan Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (26/04/2026).

Wakil Kepala Bidang Prabencana/Mitigasi BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat, Thio Setiowekti menyampaikan, keikutsertaan BAGUNA dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kesiapsiagaan untuk masyarakat menghadapi potensi bencana.

Khususnya di wilayah Jawa Barat yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam cukup tinggi, salah satunya adalah di Kabupaten Bandung Barat. Seperti bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, beberapa waktu lalu yang menelan ratusan korban jiwa.

“Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, kami dari BAGUNA PDI Peejuangan ingin meningkatkan kapasitas dan keahlian anggota kami serta memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat dalam upaya mitigasi sekaligus penanganan bencana,” ujar Thio

Kegiatan Jambore Relawan Destana II dibuka oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo, yang hadir mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut Kepala Badan Penanggupangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Bandung Barat, Asep Sehabudin dan Camat Cipatat, Herman Permadi.

Jambore ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 26 hingga 27 April 2026, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan relawan.

Kegiatan tersebut meliputi sarasehan dan silaturahmi, pelatihan SAR dan ESAR, water rescue, karnaval kebencanaan, peningkatan kapasitas relawan, simulasi kebencanaan, vertical rescue, serta kegiatan sosial bagi masyarakat.

Selain sebagai ajang pelatihan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat koordinasi antar relawan dan pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana di tingkat daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Bandung Barat semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus mampu meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. (*)

Yans.

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Yutelnews.com//

Pekanbaru -Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipimpin Plt Gubernur Riau SF. Harianto didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta ditandai dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama.

Apel ini menjadi penegasan kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI-Polri, BNN, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah Riau telah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan karena melibatkan jaringan lintas negara, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi.

“Peredaran narkotika ini sudah luar biasa dan melibatkan jaringan lintas negara. Untuk itu, Satgas yang dibentuk harus mampu bekerja secara optimal dan terintegrasi dalam menyelamatkan masyarakat Riau, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor. Satgas Anti Narkoba akan mengoptimalkan fungsi posko terpadu sebagai pusat koordinasi, pengendalian, serta evaluasi seluruh kegiatan, mulai dari edukasi publik, pencegahan dini, hingga penindakan hukum yang tegas dan terukur.

“Ini adalah langkah strategis dan terintegrasi. Seluruh elemen harus bergerak dalam satu orkestrasi yang sama. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Riau. Penindakan akan dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan yang masif,” tegas Kapolda.

Selain itu, berbagai program strategis turut disiapkan, di antaranya penguatan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), peningkatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta pelibatan aktif masyarakat sebagai duta anti narkoba.

Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkotika secara konsisten dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan serta melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.||                                                                        (AS)

Warga Warnajati Geram! Rekrutmen Pegawai MBG Disorot, Diduga Sarat Titipan dan Nepotisme

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Gelombang ketidakpuasan warga Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, kian memuncak. Rekrutmen pegawai MBG (Mitra BGN) yang semestinya menjadi peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, justru menuai sorotan tajam. Minggu ( 26/4/2026 )

Warga menilai proses seleksi berlangsung tidak transparan dan diduga kuat sarat praktik “titipan” hingga nepotisme.

Dalam forum warga yang digelar belum lama ini, sejumlah perwakilan masyarakat, termasuk Nandang, menyampaikan kekecewaan mereka secara terbuka. Salah satu warga mengungkapkan adanya informasi yang beredar terkait peluang “titip orang” agar dapat lolos seleksi.

“Kalau memang ada rekrutmen, harus jelas kriterianya. Apa yang dinilai? Kemampuan memasak, kejujuran, atau apa? Jangan sampai warga hanya dijadikan formalitas,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan warga semakin bertambah karena mereka mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan pihak MBG selama proses seleksi berlangsung. Hal ini memunculkan kesan bahwa proses berjalan tertutup dan tidak akuntabel.

Bahkan, hasil pengumuman dinilai terkesan terburu-buru dan tidak disertai penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Kecurigaan kian menguat setelah diketahui sejumlah peserta yang dinyatakan lolos justru berasal dari luar wilayah, seperti Peundeuy hingga Kalabang.

Sementara itu, masih banyak warga lokal yang merasa memenuhi kriteria namun tidak diterima.

“Seharusnya warga sekitar diprioritaskan. Ini program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, tapi malah orang luar yang masuk,” tegas warga lainnya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan mekanisme wawancara.
Mereka meragukan apakah benar dilakukan uji kemampuan, seperti keterampilan memasak atau pekerjaan dapur lainnya, atau hanya sekadar formalitas.

Sejumlah warga bahkan menilai pengelolaan MBG terkesan seperti “milik pribadi”, bukan bagian dari program yang dijalankan secara profesional dan terbuka. Dugaan adanya tindakan sewenang-wenang dalam proses rekrutmen pun mencuat.

Atas kondisi tersebut, warga Desa Warnajati menyatakan sikap tegas dengan meminta proses rekrutmen dihentikan sementara hingga ada klarifikasi terbuka dari pihak terkait.

“Kami minta jangan ada kelulusan dulu sebelum semuanya jelas. Selesaikan dulu dengan warga. Ini menyangkut hak masyarakat setempat,” tegas perwakilan warga.

Warga juga menyoroti peran pihak SPPG dan yayasan terkait yang dinilai kurang transparan, padahal mereka yang mengundang warga dalam kegiatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi1 dari pihak MBG maupun instansi terkait. Namun satu hal yang pasti, suara warga 1Warnajati kini semakin lantang: mereka menuntut keadilan, transparansi, serta prioritas bagi masyarakat lokal sesuai tujuan awal program.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Cinta dan Doa Restu Mengalir: Pernikahan Semi–Yerni Jadi Sorotan di Pangkalan Kerinci

Pelalawan – yutelnews.com || Kebahagiaan menyelimuti dua keluarga besar, Zalukhu dan Waruwu, dalam momen sakral pernikahan Semi Aro Zalukhu dengan Yernitalina Waruwu. Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan, rangkaian acara pernikahan ini digelar khidmat dan meriah di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Semi Aro Zalukhu merupakan putra dari Bapak Ferianus Zalukhu dan Ibu Jumsumiani. Sementara itu, mempelai wanita, Yernitalina Waruwu, adalah putri dari almarhum Bapak Hasali Waruwu dan Ibu Arisani Lase.

Prosesi pemberkatan pernikahan dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gereja BNKP Efrata, Jalan Sepakat, Gang Suka Damai IV No. 80, Pangkalan Kerinci. Ibadah pemberkatan berlangsung dengan penuh khidmat dan dipimpin oleh Pdt. Juliman Harefa, M.Div.,Th.M

Kebahagiaan kedua mempelai kemudian dilanjutkan dalam acara resepsi pernikahan yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai. Acara berlangsung meriah di kediaman mempelai wanita yang berlokasi di Jalan Lingkar, Gang Olivia (samping Gereja GKKD), Pangkalan Kerinci. Sejumlah keluarga, sahabat, dan undangan turut hadir memberikan doa restu kepada pasangan pengantin.

Selain keluarga dan kerabat, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Nias yang datang untuk menyaksikan serta turut berbahagia atas pernikahan kedua mempelai. Di antaranya Ketua Umum PKN Samazasa Ndruru, Sekretaris Jenderal PKN Ps. Betel Harefa, S.Th, Filisona Zai, SE, Humas PKN Sonifati Lahagu, Pdt. Ingati Mendrofa, S. Th serta Ketua STM Zalukhu Siwes Zalukhu. Kehadiran para tokoh ini semakin menambah semarak suasana pesta serta mempererat kebersamaan dalam komunitas.

Pendeta Jemaat Resort 60 BNKP, Pdt. Juliman Harefa, M.Div., Th.,M Turut hadir pada rangkaian acara serta memberikan doa dan berkat bagi kedua mempelai agar kehidupan rumah tangga mereka senantiasa diberkati.

Tak berhenti sampai di situ, rangkaian acara juga dilengkapi dengan syukuran yang akan digelar pada Senin, 27 April 2026, pukul 14.00 WIB di rumah mempelai laki-laki di Desa Lalang Kabung, Pelalawan. Acara ini menjadi wujud ungkapan syukur sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar.

Kedua keluarga besar menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran serta doa restu dari para tamu undangan. Mereka berharap pernikahan ini menjadi awal kehidupan baru yang penuh berkat, kebahagiaan, dan keharmonisan bagi kedua mempelai. Momentum ini tidak hanya menjadi hari bersejarah bagi Semi Aro Zalukhu dan Yernitalina Waruwu, tetapi juga menjadi simbol persatuan dua keluarga besar dalam kasih dan kebersamaan.|| AS

Karya Bakti Warga Rw 03 Palasari Dukung Program Pentahelix Dayeuhkolot, Gotong Royong Bersihkam Aliran Parit Pasca Banjir

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan dan kepedulian warga RW 03 Palasari Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Tampak nyata mendukung program Pentahelix Dayeuhkolot dalam kegiatan karya bakti sosial yang dilaksanakan hari ini. ” Berangkat dari dampak banjir yang melanda wilayah ini usai pasca banjir, puluhan warga dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat bahu -membahu membersihkan dan memperbaiki aliran parit yang tersumbat lumpur, sampah, dan material sisa banjir. pada minggu 26/04/2026.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua Rw 03 palasari Gunawan Dwipayana SE bersama pengurus, tokoh masyarakat dan tokoh agama,pemuda dengan tujuan utama memulihkan fungsi saluran air agar dapat mengalir dengan lancar kembali, serta mencegah terjadinya genangan air dan banjir susulan saat curah hujan tinggi turun. Sejak pagi hari, warga sudah berkumpul membawa peralatan kerja masing-masing, mulai dari sekop, cangkul, keranjang pengangkut, hingga sapu lidi.

Dalam pelaksanaannya, warga palasari bekerja secara teratur dan terbagi dalam beberapa kelompok. Ada yang membersihkan lumpur dan endapan tanah yang menutupi dasar parit, ada yang mengangkut tumpukan sampah dan material bekas, serta ada yang memperbaiki bagian dinding parit yang rusak akibat arus air yang deras saat banjir melanda. Suasana kebersamaan terasa kental, terlihat warga saling membantu dan berbagi tugas tanpa membedakan kedudukan maupun status sosial.

Ketua RW 03 Palasari Gunawan Dwipayana SE dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat warga gotong royong yang telah menjadi warisan budaya bangsa. “Banjir yang terjadi beberapa hari lalu membuat parit-parit kita tersumbat parah, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Berkat kesadaran dan keikhlasan warga, hari ini kita bersama-sama berusaha memulihkan kondisi lingkungan kita agar kembali aman dan nyaman untuk ditinggali. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik dengan tenaga maupun sumbangan yang diberikan,” ujarnya.

Selain membersihkan saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga. Warga berharap dengan selesainya pembersihan ini, risiko terjadinya banjir dan genangan air di lingkungan mereka dapat diminimalisir. Mereka juga berjanji akan terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap berfungsi dengan baik sepanjang waktu.

Kegiatan karya bakti ini berlangsung hingga sore hari, dan hasilnya dapat langsung dirasakan oleh warga dengan lancarnya aliran air di sepanjang saluran yang telah dibersihkan.

Yans.

Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Pusat Syiar dan Penguat Kerukunan Umat

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai tasyakuran serta penetapan pengurus pengelola Gedung Islamic Center Cicurug (GICC), Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengoptimalkan peran GICC sebagai pusat syiar Islam dan penguatan nilai-nilai sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, dalam sambutannya menegaskan bahwa GICC memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan perekat kerukunan sosial.

“GICC harus menjadi ruang yang hidup, yang mampu membangun umat, memperkuat persatuan, serta menciptakan lingkungan yang religius, harmonis, dan produktif,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan hingga terbentuknya kepengurusan GICC. Menurutnya, hal ini selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa amanah yang diberikan kepada para pengurus bukanlah hal ringan.

Dibutuhkan keikhlasan, komitmen, serta program kerja yang visioner dan inklusif agar GICC benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Hadirkan program yang mampu merangkul semua kalangan dan mendorong kemajuan umat,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, yang menunjukkan dukungan legislatif terhadap pengembangan sarana keagamaan di wilayah tersebut.

Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala KUA, Ketua MUI, Ketua IPHI, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dengan ditetapkannya pengurus pengelola, GICC diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan keislaman yang inklusif, inspiratif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik di Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Abdul Rouf Jadi Ketua Terpilih, Bupati KDS Minta BKPRMI Selaraskan Program Kerja dengan Pemkab Bandung

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031.

Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII DPD BKPRMI Kabupaten Bandung, yang digelar di Ponpes Barokatul Walidain Al Mumtaz, Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026).

Musda dibuka oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna yang turut dihadiri dihadiri Sekum DPW BKPRMI Jawa Barat H Syaeful Bahri M.Si, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Ramlan Rustandi, Ketua MUI Kabupaten Bandung KH Yayan Hasuna Hudaya, Ketua Baznas Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bandung dan Camat Soreang.

Dalam sambutannya, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menghaturkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPD BKPRMI sebelumnya H Cecep Irfan Hilmi, yang selama ini bersama-sama membangun Kabupaten Bandung.

“Sebuah terobosan kami untuk memuliakan para ulama salah satunya yaitu Program Insentif Guru Ngaji yang juga kami gulirkan untuk para sahabat di BKPRMI Kabupaten Bandung,” kata KDS.

Ia lantas mengungkapkan hasil survei dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bahwa baru 24 persen anak muslim dari TK, SD dan SMP yang bisa mengaji, bahkan setelah program guru ngaji digulirkan Pemkab Bandung.

“Ini merupakan PR bagi kita semua dan harus tetap semangat untuk BKPRMI dalam upaya mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada anak-anak kita di masjid sebagai penerus bangsa yang maju dan unggul,” ucapnya.

Karena itu KDS mengucapkan selamat bermusyawarah dan berharap ketua terpilih bersama jajaran pengurus bisa menghasilkan program-program kerja yang diselaraskan dengan Program Pemkab Bandung.

“Siapapun yang jadi ketua, kalau calon ketuanya hanya satu ya aklamasi saja. Semoga BKPRMI semakin solid, kompak, dan terus menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah daerah maupun Kemenag dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama,” ujar KDS.

Pada kesempatan itu Bupati KDS juga memberikan santunan kepada 50 santri TKA dan TQA.

Ketua terpilih DPD BKPRMI Kabupaten Bandung Abdul Rouf memohon doa dan dukungan dari semua stakeholder terpilihnya ia menjadi ketua yang baru agar BKPRMI lebih maju dan bisa mengembangkan remaja masjid lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, Musda ke-VII DPD BKPRMI Kabupaten Bandung telah terselenggara dengan bahagia riang gembira, seluruh DPK hadir dan subhanallah, ini merupakan musibah bagi saya karena mereka mempercayakan kepada saya untuk menjadi Ketua DPD BKPRMI periode 2026-2031,” ucap Rouf.

Sementara Ketua BKPRMI Kabupaten Bandung demisioner Cecep Irfan Hilmi mengatakan, Musda BKPRMI ini bukan sekadar agenda rutin 5 tahunan untuk memilih ketua baru.

“Lebih dari itu, ini adalah momen refleksi perjuangan kita dalam memakmurkan masjid dan membina remaja masjid yang berakhlakul karimah,” tandas Cecep.

Ke depan, lanjut Cecep, tantangan BKPRMI semakin berat di mana harus tetap konsisten menjadi benteng moral generasi muda melalui pembinaan santri dan remaja masjid.

“Musda ini harus menghasilkan program kerja yang taktis, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam mewujudkan generasi Qur’ani,” tandasnya.

Cecep menegaskan, regenerasi di tubuh BKPRMI adalah bukti bahwa dakwah tidak pernah berhenti. Pemuda remaja masjid hari ini adalah Imam dan pemimpin umat di masa depan.

“Oleh karena itu, mari kita jadikan musda ini sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan menyatukan visi untuk kejayaan remaja masjid dan mendukung Visi Misi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas,” pungkasnya.(*)

Yans.

LBH Madas Nusantara Resmi Laporkan Kader PKS Habib Aboe Bakar ke Mabes Polri 

YUTELNEWS.com — LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Madas Nusantara Resmi Laporkan Kader PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsy ke Mabes Polri terkait pencemaran warga Madura.

Sebagaimana diketahui Habib Aboe Bakar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI bersama BNN menyebutkan jika para ulama dan pesantren di Madura terlibat peredaran Narkoba demj cuan.

Kontan tudugan itu menuai protes dari para ulama, organisasibke-Maduraan seperti AMI (Aliansi Madura Indonesia) dan Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara.

Meski sebagian ulama masuk angin dan dilobby agar tidak memperpanjang masalah, namun bagi Ormas Madas Nusantara tidak demikian. Sebab tuduhan Aboe Bakar tidak sekedar bicara ulama, tapu juga nama baik warga Madura tercemar.

“Karena itu Madas Nusantara ambil langkah hukum terus proses hukum atas pelanggaran KUHP Pasal 310, 311 maupun UU ITE Pasal 27 dan 28. Belum lagi masalah sara-nya,” tegas Sekjen Madas Nusantara, H.Fauzi,SE kepada wartawan di Bangkalan, Madura.

Dikatakan Madas Nusantara telah menunjuk Doni Ahmad Solihin, SH dan LBH Madas Nusantara untuk memproses hukum. Mereka telah menyiapkan alat bukti termasuk rekaman atas ucapan Habib Aboe Bakar.

“Alhamdulillah, Jumat sudah dilaporkan secara resmi ke Mabes Polri. Proses selanjutnya menunggu dari Mabes Polri,” papar H.Fauzi

Bagaimana jika ulama sudah damai dengan sebagian ulama Madura. Karena menurut info Aboe Bakar sudah minta maaf, tanya media

Menurut H.Fauzi, permohonan maaf sebagai sesama Muslim, apalagi mayoritas di Madura, Muslim bisa diterima. Begitu juga oleh Madas Nusantara.

Namun masalah pelanggaran hukum dalam konteks ini, yang dirugikan bukan hanya segelintir ulama Madura yang ditemui. Tapi warga Madura secara umum, baik pesantren, alumni pesantren, dan santri, yang notabene adalah anggota Ormas Madas Nusantara.

Kami akan terus proses hukum agar Aboe Bakar dapat membuktikan ucapannya, jika ulama dan pesantren mana yang terlibat Narkoba dan jadi jaringan pengedar Narkoba untuk dapat duit.

“Jadi harus dapat dibuktikan di pengadilan. Jangan sampai karena ucapannya muncul stikma baru Madura jadi kota Narkoba. Madas Nusantara juga akan aksi ke Kantor DPP PKS di Jakarta untuk melakukab tuntutan,” tegas H.Fauzi yang siap menurunkan warga Madura bergerak/ *

Urus Dokumen hingga Jam 3 Subuh Pagi, Begini Respon Kadisdukcapil Batam

YUTELNEWS.com/Viral pemberitaan terkait video salah seorang warga yang antri jam 3 shubuh di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Kamis (23/04/26) sekira pukul 05.00 WIB.

Saat postingan warga yang viral mengantri di Disdukcapil Kota Batam pukul 3 shubuh itu ditelusuri kembali oleh awak media RBNnews.co.id pada hari Jum’at (24/04/26) sore, postingan tersebut sudah hilang.

Postingan yang sebelumnya di upload di grup facebook Wajah Batam oleh warga yang berinisial NA itu, menyebutkan bahwa dirinya mengantri di Disdukcapil Batam pukul 3 shubuh.

“Ngantri dari jam 3 pagi untuk pindah masuk batam,“dh 3 hari mondar mandir ga dapat antrian ,” Tulis NA dalam postingan videonya di grup Wajah Batam, Kamis (23/04/26).

Hilangnya postingan tersebut, menjadi tanda tanya yang besar di kalangan publik. Berbagai spekulasi dan pertanyaan mulai beredar di tengah-tengah isu bobroknya pelayanan.

“Kok bisa hilang postingan itu? Ada apa? Apa ini untuk pembungkaman ke masyarakat? Atau untuk menutupi bobroknya pelayanan di Disdukcapil Kota Batam?,” Sebut salah seorang warga Batu Aji yang dimintai tanggapannya.

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Sri Miranthy Adhisty saat ditanya awak media, masih belum membenarkan terkat viralnya video warga yang antri jam 3 shubuh itu.

Saat ditanya oleh awak media bahwa awak media mendapatkan informasi terkait viralnya video warga yang antri jam 3 shubuh itu berkasnya langsung di proseskan dan selesai, Sri menjawab warga itu hadir sesuai jam pelayanan.

“Jam operasional jam 08-16.00 WIB. Jika dokumen Ybs selesai brrti hadir di jam pelayanan pak..,” Pungkas Kadis Dukcapil Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy. /*

Sumber rbnews.co.id

Tasyakuran Pondok SAE Berkah Mandiri, Lapas Warungkiara Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan Tasyakuran Bini’mat Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Berkah Mandiri, yang digelar pada Kamis malam (23/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok SAE Berkah Mandiri ini dimulai pukul 19.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, beserta jajaran pejabat struktural, petugas, CPNS, hingga peserta magang.

Tasyakuran ini menjadi bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan Pondok SAE Berkah Mandiri, yang digagas sebagai pusat pembinaan kemandirian sekaligus penguatan ketahanan pangan di dalam lapas.

Suasana acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan Yasin dan dzikir bersama. Nuansa religius yang kental mencerminkan nilai spiritual serta kebersamaan antar seluruh jajaran, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan kepedulian terhadap fasilitas yang telah dibangun.

Dalam keterangannya, Kalapas Kurnia Panji Pamekas menegaskan bahwa kehadiran Pondok SAE Berkah Mandiri bukan sekadar fasilitas, melainkan langkah strategis dalam membangun kemandirian warga binaan.

“Tasyakuran ini bukan hanya bentuk rasa syukur, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan serta komitmen dalam menjaga dan mengembangkan Pondok SAE sebagai pusat pembinaan dan ketahanan pangan yang produktif,” ujarnya.

Pondok SAE Berkah Mandiri sendiri berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3,5 hektare. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat kendali dan pengawasan program ketahanan pangan, dengan fokus utama pada sektor pertanian yang berkelanjutan.

Ke depan, keberadaan pondok ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas sekaligus keterampilan warga binaan, sehingga mereka memiliki bekal kemandirian saat kembali ke tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Sebagai langkah lanjutan, Lapas Kelas IIA Warungkiara berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan serta menjadikan Pondok SAE Berkah Mandiri sebagai pusat unggulan pembinaan yang produktif dan berdaya guna di lingkungan pemasyarakatan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Pentahelix Dayeuhkolot Terus Bergerak Tak Hentikan Aksi, Benahi Titik Rawan Banjir.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Meski berada di malam hari , Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot tetap bergerak aktif di lapangan guna mempercepat berbagai upaya teknis penanggulangan banjir di kawasan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada jumat (24/04/2026) malam.

Pantauan awak media, tim Pentahelix melakukan pendampingan terhadap pihak Dinas Binamarga dari propinsi dalam rangka penggalian dranase serta pemasangan boxcover yang akan digunakan untuk akses kendaraan roda dua,roda empat di jalur jalan radio yang berlokasi di RW 03 palasari kelurahan pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Ketua Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, H Tri Rahmanto, menegaskan bahwa kegiatan malam tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kerja lapangan dalam upaya mengatasi persoalan banjir.

Dimalam hari bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bergerak. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi. Tim Pentahelix bersama pemerintah daerah, provinsi, serta berbagai pihak terus berupaya agar penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi kunci agar setiap program penanganan banjir dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Yang kita lakukan malam ini adalah memastikan seluruh rencana teknis penggalian hingga pemasangan boxcover saluran dranase benar -benar terukur dengan baik. Harapannya, ketika pembangunan dilakukan, semuanya sudah mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir di kawasan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Tri Rahmanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah untuk terus mengajak dan memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Penanganan banjir ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersama -sama serta aktif terlibat dalam upaya penanganan banjir. Jika kita bergerak bersama, insyaallah persoalan banjir di Dayeuhkolot bisa kita atasi secara bertahap,” pungkasnya.

Yans.

KDS Genjot Optimalisasi LPK untuk Serap 10 Ribu Tenaga Kerja per Tahun

BANDUNG — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS), menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, pada Jumat (24/04/2026).

Dalam arahannya, KDS menekankan bahwa LPK memiliki posisi kunci dalam mendukung target Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menciptakan minimal 10.000 lapangan kerja setiap tahun. Ia mendorong optimalisasi kolaborasi dengan 157 perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung agar program pelatihan yang dilaksanakan benar-benar terukur dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh HILLSI agar lulusan pelatihan benar-benar terserap oleh dunia industri,” ujar KDS.

Ia juga mengungkapkan bahwa capaian tahun sebelumnya telah melampaui target, yang diperkuat oleh program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menyerap sekitar 15.000 tenaga kerja, khususnya di sektor dapur operasional. Secara akumulatif, peluang kerja dari berbagai program daerah dan nasional mencapai puluhan ribu.

Meski demikian, KDS mengingatkan masih adanya tantangan besar, terutama dari pertumbuhan angkatan kerja baru setiap tahun. Saat ini, terdapat sekitar 150 LPK di Kabupaten Bandung yang perlu terus dioptimalkan, terutama dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan digital.

“LPK harus mampu mencetak SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memahami digitalisasi,” tambahnya.

Menutup sambutannya, KDS menegaskan bahwa program pelatihan harus memiliki indikator yang jelas dan memberikan dampak nyata, sehingga lulusan dapat langsung terserap oleh perusahaan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Yans.

BNPP Bersama Kementerian PKP Bakal Perbaiki 15.000 Rumah Tidak Layak Huni di Kawasan Perbatasan

Jakarta –YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan rencana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di kawasan perbatasan. Program ini akan menyasar 15.000 rumah tidak layak huni yang tersebar di 40 kabupaten/kota perbatasan di 17 provinsi.

Mendagri menjelaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat perbatasan yang selama ini dinilai belum tersentuh secara optimal. “Untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat perbatasan agar mereka bangga dengan negara, bangga dengan pemerintah, dan nasionalisme akan makin kuat,” ujar Mendagri dalam keterangannya kepada awak media di Kantor BNPP, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat perbatasan akan berdampak langsung pada ketahanan negara. Kawasan perbatasan yang sejahtera akan menjadi “buffer zone” sistem pertahanan Indonesia yang kuat dalam menghadapi potensi infiltrasi dari luar.

Mendagri juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atas dukungan program tersebut. Ia menuturkan, awalnya alokasi program bedah rumah di kawasan perbatasan hanya sekitar 10.000 unit. Namun, jumlah tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 15.000 unit setelah dilakukan peninjauan langsung ke lapangan.

“Jadi saya sangat berterima kasih, ini program BNPP mungkin paling besar yang pernah ada semenjak BNPP berdiri dari 2010,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, usulan sasaran penerima bantuan nantinya akan diverifikasi dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, mengingat DTSEN memiliki data detail by name by address.

Ia berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi kementerian dan lembaga lain untuk turut menghadirkan program pembangunan di kawasan perbatasan, seperti pembangunan pasar, dermaga, hingga fasilitas pendidikan. “Saya ingin menggambarkan saja bagaimana perbatasan itu kalau dengan adanya program ini, itu betul-betul menyentuh mereka, mereka merasa negara hadir,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

Yans.

Relawan Prabowo Sekaligus Presiden LSM LIRA Tegaskan, Oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam, Jangan Main Ancam Bunuh Wartawan dan Aktivis

YUTELNEWS.com – Relawan Prabowo sekaligus Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), KRH.HM.Jusuf Rizal, SH tegaskan oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam jangan main ancam kerahkan anak buah mau bunuh wartawan dan aktivis. Ingat diatas gunung masih ada langit.

“Kami harap Pamdam XIX, Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Hadi Waluyo bisa tertibkan anak buah. Jangan buat malu Presiden Prabowo Subianto. Ko, anggota TNI sudah kayak preman main ancam mau bunuh wartawan dan aktivsĥ,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak penggiat anti korupsi.

Jusuf Rizal yang juga aktivis pekerja Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu, lebih lanjut mengatakan lebel TNI itu bukan digunakan untuk menindas rakyat, tapi hustru melindungi rakyat.

Dikatakan adanya prilaku anak buah yang arogan dan main ancam kerahkan anak buah mau bunuh aktivis dan wartawan telah membuat malu Pangdam XIX, Mayor Jenderal TNI,Dr.Agus Hadi Waluyo. Oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam layak diberi sanksi

Mayor Jenderal TNI Dr.Agus Hadi Waluyo menjadi Pangdam XIX/Tuanku Tambusai (yang membawahi wilayah Kepulauan Riau) tergolong baru sehingga belum mampu memantau kelakuan negatif anak buahnya dilapangan seperti di Batam.

Beliau dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada Agustus 2025 dan aktif menjabat pada tahun 2026, guna memimpin Kodam baru yang berfokus pada pertahanan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau

Jusuf Rizal, keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja, Ketum Ormas Masyarajat Madura Asli (Madas) Nusantara dikenal vokal serta memiliki jaringan luas. Jika tidak ditangani serius oleh Pamdam XIX bisa memicu konflik yang dapat menimbulkan instabilitas di Batam. Sebab oknum TNI diduga LSM LIRA Banyak juga membekingi praktek illegal di Batam.

Secara kronologis munculnya ancaman pembunuhan yang dilakukan oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam kepada aktivis dan Gubernur LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), Yusril Koto, karena memuat berita di media www.liranews.com tentang penolakan warga dalam pembangunan Bagunan Koperasi Merah Putih yang menggunakan Fasum aktif milik warga.

Atas keluhan Ketua RW 009 dan warga Perumahan Bida Asri 1 terhadap pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Fasilitas Umum (Fasum) aktif itu, mereka melaporkan ke LSM LIRA Kepri.

“Saya hanya menyampaikan aspirasi warga. Alangkah bijaknya jika koperasi menggunakan lahan lain, bukan mengorbankan fasum aktif milik warga. Namun, kritik ini justru direspons dengan ancaman oleh oknum Pasi Intel seolah-olah saya menekan atau mengganggu mereka,” tegas Yusril Koto kepada media di Batam

Atas ancaman pembunuhan itu, Gubernur LSM LIRA Kepulauan Riau (Kepri), Yusril Koto, secara terbuka meminta perlindungan hukum kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah petinggi negara setelah mengaku memperoleh ancaman pembunuhan melalui telepon dari oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam pada Kamis (23/04/2026) yang akan mengerahkan anak buahnya menghabisinya.

Sebelum ancaman terjadi, Yusril mengaku dihubungi oleh anggota Intel Kodim 0316 Batam bernama Ardi terkait pemberitaan di media www.liranews.com

Atas kejadian itu DPP LSM LIRA dan PWMOI juga merencanakan melaporkan masalah ini ke Propam Militer di Jakarta. /*

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.