Tebar Bahagia di Bulan Ramadan, Yayasan Sosial Tangan Peduli Santuni 30 Anak Yatim Piatu di Cibadak Jelang Lebaran

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan Yayasan Sosial Tangan Peduli. Menjelang Hari Raya Idulfitri, yayasan tersebut menggelar kegiatan santunan bagi puluhan anak yatim piatu di Aula Ramayana, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Jum’at ( 13/3/2026 )

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Sosial Tangan Peduli, M. Imam Insani Kamal, ini memberikan santunan kepada 30 anak yatim piatu berupa bantuan per anak yang diperuntukkan untuk membeli pakaian baru Lebaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim agar mereka juga bisa merasakan kegembiraan menyambut Hari Raya Idulfitri seperti anak-anak lainnya.

Ketua Yayasan Sosial Tangan Peduli, M. Imam Insani Kamal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen yayasan untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berbagi kebahagiaan dengan 30 anak yatim piatu. Harapannya mereka bisa merasakan kegembiraan menjelang Lebaran dengan pakaian baru seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan program kedua yang digelar oleh Yayasan Sosial Tangan Peduli selama bulan Ramadan tahun ini. Sebelumnya, yayasan juga telah melaksanakan kegiatan buka puasa bersama anak-anak di Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata.

Kegiatan santunan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Sejumlah unsur masyarakat dan organisasi turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Di antaranya Babinsa Kelurahan Cibadak, perwakilan Tim Mandiri Cicurug, BMT JM, Soemanta Direja Cigombong, Ruang Peduli, Tulus Trans ASB, Jabar Pergerak, serta mahasiswa dari STISIP Syamsul Ulum.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Sosial Tangan Peduli berharap dapat terus menebar manfaat serta mengajak lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga kegiatan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua dan dapat terus berlanjut di masa yang akan datang,” tutup Imam.
Keceriaan tampak jelas dari wajah anak-anak yang menerima santunan.

Senyum mereka merekah saat menerima bantuan tersebut. Bagi mereka, santunan itu bukan hanya tentang pakaian baru Lebaran, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak orang yang peduli dan menyayangi mereka.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak

Cilegon -MYUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Jumat (13/3/2026). Peninjauan ini dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mendagri bersama rombongan meninjau langsung fasilitas pelayanan di pelabuhan, termasuk ruang penumpang di Kapal Ferry yang akan berangkat menuju Pelabuhan Bakauheni. Mendagri juga sempat berdialog dengan sejumlah calon pemudik untuk menanyakan tujuan perjalanan mereka.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi penyeberangan menjelang periode mudik Lebaran yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang. Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik utama mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

Usai peninjauan lapangan, Mendagri bersama para menteri dan pejabat terkait mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik Lebaran Tahun 2026 yang digelar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Banten.

Dalam keterangannya kepada media, Menko PMK Pratikno mengatakan, pemerintah menargetkan pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat. “Kami baru saja menyelenggarakan rakor dan peninjauan di Pelabuhan Merak. Targetnya tentu saja adalah agar mudik ini aman, lancar, nyaman, dan selamat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, arus mudik diperkirakan mulai terjadi sekitar 18 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026. Meski demikian, pemerintah berharap pergerakan pemudik dapat tersebar di beberapa hari agar tidak menumpuk pada waktu tertentu. Terlebih rentang waktu mudik tahun ini relatif panjang karena adanya akhir pekan, kebijakan flexible working arrangement bagi ASN, cuti bersama, serta berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

“Oleh karena itu, dengan rentang yang panjang ini, kami mengharapkan ada distribusi mudik tidak tertumpuk di hari tertentu,” ujarnya.

Pratikno menambahkan, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menghadirkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan mudik. Tahun sebelumnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik dinilai sangat tinggi dan diharapkan dapat meningkat pada tahun ini.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala, termasuk faktor cuaca. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk terus bersinergi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah kerja kita bersama supaya mudik dan arus balik nanti berjalan dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Kadishub Hilman Kadar, Siagakan 259 Personel di 12 Posko, Kawal Perjalanan Masyarakat Arus Mudik Lebaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Jelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menyiapkan langkah pengamanan dengan menurunkan 259 personel untuk terlibat dalam Operasi Pengamanan Lebaran 2026.

Ratusan petugas tersebut merupakan bagian dari 1.700 personel gabungan lintas instansi yang akan bertugas selama 16 hari, mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar diruang kerjanya mengatakan bahwa pengerahan ratusan personel tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, Tuturnya Jumat 13 Maret 2026.

Menurutnya, sejumlah jalur strategis akan menjadi fokus pengawasan petugas, terutama ruas jalan yang selama ini kerap mengalami lonjakan volume kendaraan saat musim mudik. Kawasan Nagreg dan Cileunyi menjadi dua titik utama yang mendapat perhatian khusus karena merupakan jalur penghubung penting menuju wilayah selatan Pulau Jawa.

Selain jalur utama, Kata Hilman Dishub Kabupaten Bandung juga mengantisipasi meningkatnya mobilitas kendaraan menuju kawasan wisata. Wilayah Soreang, Ciwidey, dan Pangalengan yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas kendaraan selama masa libur Lebaran, Tegasnya.

Untuk menunjang pengamanan tersebut, Dishub Kabupaten Bandung mendirikan sekitar 10 hingga 12 posko pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Sementara itu, posko induk direncanakan berada di kawasan Nagreg yang selama ini dikenal sebagai salah satu simpul utama arus mudik di Jawa Barat.

Tidak hanya jalur utama, pengawasan juga akan dilakukan di sejumlah jalur alternatif yang sering dimanfaatkan pengendara untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Beberapa di antaranya adalah jalur Ibun menuju Kamojang, jalur Cijapati, serta jalur Cukang Monteng, Ujar Kadishub.

Hilman Kadar menambahkan, pihaknya juga melakukan sejumlah langkah pendukung guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Upaya tersebut meliputi peningkatan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa jalur alternatif serta pengecekan kondisi rambu-rambu lalu lintas agar tetap berfungsi dengan baik.

Apabila terjadi lonjakan volume kendaraan di titik tertentu, petugas di lapangan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, khususnya di lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau bottle neck.

Ia juga mengungkapkan bahwa arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, dengan puncak kepadatan kendaraan diprediksi berlangsung pada H-5 hingga H-2 Lebaran.

“Melalui berbagai langkah ini, kami berharap perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Bandung selama masa mudik dapat berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar Hilman Kadar.***

 

Yans.

Luar Biasa Pendidikan Sejak Dini, Kunjungan Sosial Anak-Anak KB-TK PCI KIDS ke Yayasan Bhakti Pertiwi

Bandung – YUTELNEWS.com//  Bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan, ternyata bukan hanya untuk orang dewasa. Anak anak yang tergabung dalam Kelompok Belajar dan Taman Kanak Kanak Prima Cendekia Islami (KB-TK PCI KIDS) Baleendah Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Kunjungan Sosial Anak-Anak KB-TK PCI KIDS ke Yayasan Bhakti Pertiwi Manggahang, Jumat 13 Maret 2026.

Kepala Sekolah TK PCI KIDS, Illa Majidah, S.Pd., Gr., mengungkapkan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk pembelajaran karakter dan kepedulian sosial sejak dini, terutama di bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai berbagi, empati, dan rasa syukur kepada anak-anak.

Sebelum kegiatan berlangsung, anak-anak KB-TK PCI KIDS bersama para guru dan orang tua telah mengumpulkan uang kencleng secara bertahap. Uang kencleng tersebut merupakan hasil dari kebiasaan menabung dan menyisihkan sebagian rezeki yang kemudian dikumpulkan untuk kegiatan sosial.

Dana yang terkumpul selanjutnya diwujudkan dalam bentuk bingkisan Lebaran yang berisi berbagai kebutuhan untuk penghuni panti. Bingkisan tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan anak-anak KB-TK PCI KIDS kepada pihak Yayasan Bhakti Pertiwi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat belajar bahwa berbagi dengan sesama merupakan hal yang sangat berharga. Semangat kepedulian dan kebersamaan yang ditanamkan sejak usia dini diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki rasa empati serta kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, pungkas Ibu Illa Majidah.

Sebagaimana diketahui, Kelompok Bermain Dan Taman Kanak Kanak (KB-TK) PCI KIDS yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Prima Cendekia Islami, menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berorientasi pada pendidikan karakter dan nilai nilai Islam sejak dini.***

 

 

Yans.

Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Perkuat Ajang Silahturohim, Berbagi Paket Sembako di Pameungpeuk

Bandung – YUTELNEWS.com// Guna mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban masyarakat,ketua Tim Relawan Bedas menggelar kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako di Aula wilayah Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, pada Kamis (12/03/2026).

​Kegiatan yang bertajuk “ Ajang Silaturahmi dan Pembagian Paket Sembako” ini diinisiasi oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Asep Romy Romaya, dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Relawan Bedas, Galih Hendrawan.

​Dalam sambutannya, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan menyampaikan bahwa kegiatan ini, wujud kehadiran nyata di tengah-tengah masyarakat.

​”Kami hadir hari ini untuk memastikan bahwa komunikasi antara Relawan Bedas dan konstituennya tetap terjaga di wilayah Pameungpeuk,” ujar Galih di hadapan warga yang hadir.

​Galih juga menambahkan, bahwa Tim Relawan Bedas akan terus bergerak secara konsisten untuk menyerap aspirasi warga demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Bandung.

​”Silaturahmi ini adalah bentuk energi bagi kami untuk terus berjuang di jalur pengabdian. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata dari program-program yang kami jalankan,” tambahnya.

Galih Hendrawan memastikan, bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya (masyarakat pemilih di wilayah Dapil 7) tetap terjaga melalui kegiatan silaturahmi.

​​Ratusan warga Kecamatan Pameungpeuk menyambut antusias kegiatan ini. Salah satu warga setempat yang enggan di sebut namanya, menyatakan rasa syukurnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Tim Relawan Bedas dan H. Asep Romy Romaya.

“Terima kasih kepada Pak Haji Asep Romy dan Tim Relawan Bedas yang sudah peduli dan turun langsung melihat konstituennya,” ungkap salah satu warga dengan wajah sumringah.

Yans.

Dinkes Kabupaten Bandung, Upaya Cegah Penyebaran TBC, Gencarkan Skrining Kesehatan Masyarakat.

Bandung – YUTELNEWS.com// Upaya pencegahan penyebaran penyakit menular terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung melalui kegiatan skrining kesehatan masyarakat, khususnya untuk mendeteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan skrining TBC tersebut dilaksanakan bersama UPT Puskesmas Solokan Jeruk di Desa Solokan Jeruk, Kecamatan Solokan Jeruk, pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Solokan Jeruk Rahmatullah Mukti Prabowo bersama jajaran Dinas Kesehatan serta pemerintah Desa Solokan Jeruk.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmatullah menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan penyakit menular perlu dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat hidup lebih sehat.

“Kolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah bersama para stakeholder merupakan bentuk komitmen bersama, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit agar masyarakat Solokan Jeruk dapat hidup lebih sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan skrining ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung guna mengetahui kondisi kesehatannya, terutama terkait kemungkinan terpapar penyakit TBC yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Solokan Jeruk, Dedeh, menyampaikan bahwa kegiatan skrining merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam upaya pengendalian penyakit menular di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa meskipun jumlah kasus TBC di wilayah Kecamatan Solokan Jeruk relatif rendah, upaya pencegahan tetap harus dilakukan secara optimal.

“Walaupun jumlah kasus TBC di Kecamatan Solokan Jeruk relatif sedikit,

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung atas arahan Bupati Bandung terus mendorong upaya pencegahan agar penyakit menular ini dapat dikendalikan sejak dini,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai dengan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit menular serta pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya penyakit menular serta pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan skrining ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme warga yang datang untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, minat masyarakat untuk mengikuti skrining TBC sangat tinggi.

Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Melalui kegiatan skrining yang dilakukan secara berkala, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung berharap upaya pengendalian serta pemantauan kasus penyakit menular dapat dilakukan secara lebih efektif.

Dengan langkah preventif dan edukatif tersebut, diharapkan angka kasus TBC dapat terus ditekan sehingga masyarakat Kabupaten Bandung dapat hidup lebih sehat serta terhindar dari berbagai penyakit menular.

 

Yans.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Ungkap Jumlah Penduduk RI Sebanyak 288 Juta Jiwa per Akhir 2025

Jakarta – YUTELNEWS.com// Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mengungkapkan data kependudukan bersih semester II tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 288.315.089 jiwa.

Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 1.621.396 penduduk dibandingkan dengan rilis semester I tahun 2025.“Dibandingkan dengan semester I per 30 Juni 2025, penduduk Indonesia bertambah kurang lebih 1,6 juta,” ujar Teguh dalam acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta,pada Kamis (12/03/2026).

Ia merinci, jumlah penduduk tersebut terbagi menjadi dua, yakni 145.498.082 penduduk laki-laki dan 142.816.997 penduduk perempuan. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia masih didominasi oleh laki-laki.Teguh menambahkan, berdasarkan data yang sama, sebaran penduduk di Indonesia terbanyak berada di Pulau Jawa dengan angka 55,81 persen.

Sementara itu, posisi kedua berada di Pulau Sumatera dengan angka 21,88 persen.Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan agama, ungkap Teguh, didominasi oleh agama Islam dengan angka 87,15 persen.

Sementara itu, penduduk yang menganut agama Kristen sebesar 7,37 persen, Katolik 3,07 persen, Hindu 1,66 persen, Buddha 0,69 persen, Konghucu 0,03 persen, serta penganut kepercayaan 0,034 persen.

Sementara itu, Teguh juga memaparkan jumlah penduduk berdasarkan status perkawinan per semester II tahun 2025. Data tersebut merinci 131 juta jiwa belum kawin, 137 juta jiwa telah kawin, 5 juta jiwa cerai hidup, dan 14 juta jiwa cerai mati.“Artinya sebenarnya penduduk di Indonesia lebih banyak yang sudah atau pernah menikah,” ujar Teguh

.Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga menguraikan jumlah penduduk usia produktif, yakni usia 15–64 tahun, di Indonesia. Jumlah tersebut mencapai 199 juta jiwa atau 69,03 persen dari total penduduk.“Kalau kita melihat usia produktif 69,03 persen, inilah kita bersyukurnya.

Bahwasanya sampai tahun 2030 sekian yang namanya bonus demografi. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan usia produktif tersebut,” kata dia.Teguh menekankan, penerbitan rilis data kependudukan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil melakukan rilis data kependudukan dalam dua semester, yakni semester I pada 30 Juni dan semester II pada 31 Desember.“Kenapa perlu dirilis? Data kependudukan itu digunakan untuk semua keperluan, basis semuanya. Apakah itu pelayanan publik, maupun apa pun juga,” tandas Teguh.

 

Yans.

Bupati Bandung Sampaikan Kabar Gembira: SE Mendikdasmen Terbit, Honor Guru P3K PW Bisa Dibayar Lewat Dana BOSP

Bandung -YUTELNEWS.com//  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali menyampaikan kabar gembira bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) Guru dan Tenaga Kependidikan, setelah sebelumnya mehnyampaikan kabar baik bahwa (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026.

Kali ini kabar gembira yang disampaikan setelah dirinya menerima Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 6 tahun 2026 tentang Pelaksanaan Relaksasi Pembiayaan Komponen Honor Guru dan Tenaga Kependidikan Non Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.

“Alhamdulillah, perjuangan meraih hasil. Turunnya SE Mendagri ini menjadi berkah buat seluruh kepala daerah se-Indonesia,” ucap Bupati Dadang Supriatna yang juga menjabat Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dalam keterangan resminya, Kami (12/3/2026).

Dengan turunnya SE Mendagri ini, kata bupati, maka honor untuk guru dan tenaga kependidikan Non ASN dapat dibiayai dari sumber Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.

“Dengan diizinkannya dana BOSP bisa digunakan untuk menghonor guru P3K PW, maka ini menjadi sebuah solusi yang kami perjuangkan sejak awal demi peningkatan kesejahteraan guru di Kabupaten Bandung. SE Mendagri ini menjadi pedoman untuk bisa menggaji guru P3K Pw dari dana BOSP,” imbuh Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Dengan dapat dibiayai dari BOSP, maka honorarium untuk guru tenaga P3K PW dan tenaga kependidikan tidak akan terlalu membebani APBD lagi. Bahkan dapat memungkinkan honor untuk guru P3K PW akan mengalami kenaikan dari yang saat ini sebesar Rp500 ribu.

“Setelah terbitnya SE Mendagri ini, kami akan segera mengajukan usulan relaksasi honor dengan penggunaan Dana BOSP untuk honor guru dan tenaga kependidikan P3KPW ke Kemendikdasmen,” ujar Kang DS.

Di dalam SE Mendagri tersebut dinyatakan, dalam rangka menjamin keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan pendidikan serta memperhatikan kondisi fiskal Pemerintah Daerah yang belum sepenuhnya memungkinkan pengalokasian pembiayaan honor guru dan tenaga kependidikan ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK PW melalui APBD secara optimal, maka diperlukan kebijakan relaksasi terbatas.

Terbatas dalam artian hanya berlaku untuk Tahun Anggaran 2026 saja, bersifat sementara dan tidak dimaksudkan sebagai kebijakan permanen. Kebijakan iin juga diberikan kepada Pemerintah Daerah yang menyampaikan pernyataan kondisi fiskal dan rencana penguatan penganggaran melalui APBD.

Pemerintah Daerah juga tetap berkewajiban mengalokasikan anggaran pendidik dan tenaga kependidikan melalui APBD sesuai kewenangannya.

Relaksasi ini diberikan untuk memastikan tidak terjadinya gangguan layanan pendidikan, dengan tetap menjaga prinsip akuntabilitas, kepatuhan hukum, dan penguatan tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam penganggaran pendidikan.

Surat Edaran Mendikdasmen ini dimaksudkan sebagai pedoman pemberian relaksasi penggunaan Dana BOSP untuk pembiayaan komponen honor guru dan tenaga kependidikan bagi ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang P3K PW.

“SE ini ditujukan guna menjamin keberlangsungan proses pembelajaran; dan memberikan kepastian administratif atas penggunaan Dana BOSP,” demikian isi SE Mendikdasmen.

Di Kabupaten Bandung sendiri ada 4.360 tenaga P3K PW yang terdiri dari 2.379 guru, 1.941 tenaga kependidikan, dan 40 tenaga administrasi di Disdik. Selama ini mereka berperan penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, usulan penggunaan dana BOSP untuk honor guru P3KPW tersebut muncul di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan. Tahun ini, terjadi penurunan transfer dana pusat (TKD) hingga kurang lebih Rp1 triliun, sehingga ruang fiskal daerah menjadi lebih terbatas.

Sebelumnya, pembayaran honor guru dan tenaga kependidikan paruh waktu sepenuhnya harus ditanggung melalui APBD Kabupaten Bandung.

Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran pembayaran selama 14 bulan, termasuk gaji ke-13 dan ke-14 dengan total Rp47,978 miliar. Rinciannya, bidang SD sebesar Rp37,415 miliar (3.479 orang) dan bidang SMP sebesar Rp10,563 miliar (841 orang). Skema yang diberlakukan saat ini menyesuaikan kemampuan fiskal daerah, di antaranya bagi guru yang sudah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan yang belum menerima TPG.

Selain itu, kebutuhan untuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan selama 12 bulan mencapai Rp8,891 miliar, sehingga total kebutuhan anggaran untuk pendidik dan tenaga kependidikan paruh waktu mencapai Rp56,869 miliar. Sementara itu, total ketersediaan anggaran di bidang SD dan SMP saat ini sebesar Rp46,368 miliar, sehingga terdapat selisih kebutuhan anggaran sekitar Rp10,501 miliar.

Sejak 2021, Pemkab Bandung juga telah memberikan sejumlah perlindungan bagi guru, antara lain melalui kepesertaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan serta jaminan kematian.(*)

 

 

Yans.

Kodam III/Slw Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Perkuat Karakter Prajurit Menuju Indonesia Maju

Bandung, – YUTELNEWS.com// Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw Ny. Riri Kosasih menghadiri kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Kamis (12/03/2026).

Dengan mengusung tema “Dengan Ibadah Ramadhan dan Nuzulul Qur’an Membentuk Karakter Prajurit Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” kegiatan dihadiri oleh jajaran pejabat, prajurit dan PNS Kodam III/Slw serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah atau tausiyah yang disampaikan oleh KH. M.D. Ubaydillah AB, M.Pd, yang menyampaikan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada keluarga prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas negara. Santunan diberikan kepada Ny. Isyana Putri, istri dari Almarhum Mayor Ckm dr. Yanto, anggota Kesdam III/Siliwangi, yang gugur saat melaksanakan Satgas Operasi Tinombala Tahun 2016.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Gema Ramadhan, yang terselenggara atas kerja sama Kodam III/Slw dengan Yayasan Anak Indonesia Bermartabat dan Bank BJB. Lomba tersebut meliputi berbagai kategori, di antaranya lomba adzan anak, hafalan Al-Qur’an, kultum, esai, serta lomba mengaji Babinsa kategori murotal dan qori.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat semakin memperkuat karakter prajurit Kodam III/Siliwangi agar menjadi prajurit yang profesional, humanis dan berintegritas dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendam III/Siliwangi).

 

 

Yans.

Audiensi Tak Digubris, LAKI KBB Demo DPRD dan Soroti Dugaan Intervensi Proyek

YUTELNEWS.co | Kabupaten Bandung Barat – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bandung Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD KBB, Rabu (11/3/2026). Aksi tersebut dipicu oleh tidak adanya tanggapan dari pimpinan DPRD terhadap surat audiensi dan somasi yang sebelumnya dilayangkan organisasi tersebut.

Ketua LAKI KBB, Gunawan Rasyid yang akrab disapa Guras, mengatakan surat audiensi yang diajukan pihaknya sudah lebih dari satu bulan tidak mendapat respons. Padahal surat tersebut dimaksudkan untuk melakukan tabayun dan meminta klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum anggota DPRD KBB.

“Kami sudah melakukan berbagai langkah persuasif, mulai dari komunikasi hingga somasi untuk meminta klarifikasi terkait dugaan adanya oknum anggota DPRD yang menjadi broker proyek pada tahun 2025 dan 2026 dengan nilai yang signifikan,” ujar Guras kepada wartawan di sela aksi.

Menurutnya, LAKI KBB juga memperoleh informasi mengenai dugaan praktik pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum anggota DPRD saat menjalankan fungsi pengawasan maupun dalam proses pembahasan anggaran. Dugaan tersebut, kata dia, termasuk terjadi dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang berlangsung beberapa hari lalu di Hotel Novena.

Guras menyebut aksi demonstrasi tersebut merupakan puncak kekecewaan pengurus dan anggota LAKI KBB setelah muncul pula isu yang menyebut dirinya telah dilaporkan ke aparat penegak hukum, serta adanya pernyataan yang diduga merendahkan keberadaan organisasi tersebut.

Namun saat aksi berlangsung, tidak satu pun pimpinan DPRD KBB menemui massa untuk memberikan klarifikasi. Perwakilan massa hanya diterima oleh Ketua Komisi III Piter Tyuandis dan Ketua Komisi IV Nur Julaeha.

“Karena tidak ada klarifikasi dari pimpinan DPRD, maka kami menganggap klaim proyek oleh oknum anggota DPRD di beberapa dinas yang kami temukan dalam data tidak pernah ada,” kata Guras.

Meski demikian, LAKI KBB mengaku telah memiliki sejumlah data terkait dugaan keterlibatan oknum pengusaha yang disebut berkolaborasi dengan oknum anggota DPRD dalam mengintervensi proyek di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

LAKI KBB juga mengingatkan para kepala OPD agar berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa. Menurut Guras, apabila kegiatan tetap dijalankan berdasarkan klaim pihak tertentu tanpa dilaporkan kepada Bupati atau Wakil Bupati, maka hal tersebut berpotensi mengarah pada dugaan pemufakatan jahat yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

Ke depan, LAKI KBB menyatakan akan memfokuskan pengawasan terhadap proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) tahun anggaran 2026 di setiap dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Dien Yoyo

Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni

Jakarta-YUTELNEWS.com//  Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang penetapan anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni. Penyerahan tersebut menandai pengangkatan Fatoni sebagai anggota BAZNAS masa bakti 2026–2031.

Nasaruddin mengatakan, pemerintah berharap jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS yang baru mampu memperkuat pengelolaan zakat nasional secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Menurut dia, potensi zakat di Indonesia sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Karena itu diperlukan figur yang memiliki integritas dan kapasitas dalam tata kelola keuangan,” kata Nasaruddin di Ruang Pelantikan Lantai 2 Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi penetapan tersebut, Fatoni menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran zakat.

“Ini merupakan amanah besar. Kami akan terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengelolaan zakat semakin berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Susunan Pimpinan BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Dikdik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sementara dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999, saat ini sedang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai kepala daerah.

Fatoni dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi, termasuk dinobatkan sebagai Pj. Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kemendagri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAS di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri tahun 2023 dan 2024.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Pihak Swasta Beri Bantuan Ambulans, Kasatgas Tito: Bukti Ketahanan Nasional dan Kepedulian Sosial

Jakarta – YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, bantuan ambulans dari pihak swasta melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuktikan kuatnya konsep ketahanan nasional dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara penyerahan bantuan ambulans kepada daerah terdampak bencana yang digelar di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan itu, sebanyak 31 mobil ambulans dan sejumlah alat kesehatan dari pihak swasta diserahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah terdampak bencana.

Menurut Tito, dukungan dari sektor nonpemerintah menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan berbagai pihak lainnya mencerminkan kuatnya ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi bencana. “Karena kita menangani bencana yang besar ini dengan kekuatan nasional kita sendiri,” ujar Tito.

Ia menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam memberikan bantuan juga menunjukkan tingginya kepedulian sosial serta semangat gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak. Adapun donatur yang memberikan bantuan mobil ambulans tersebut, yakni PT Astra International Tbk, PT Indomobil Trada Nasional, dan Yayasan Imeco Bhakti Nusa.

Di sisi lain, Tito mengapresiasi langkah cepat Kemenkes dalam memulihkan fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah terdampak bencana. Ia menuturkan, sebagian besar rumah sakit dan Puskesmas telah kembali beroperasi dalam waktu relatif singkat setelah bencana terjadi. “Karena Pak Menkesnya turun langsung, kemudian juga mengirim relawan, relawannya saya ketemu banyak sekali, sampai di gunung-gunung, dan itu sangat membantu,” katanya.

Selain itu, pemerintah masih menargetkan penyelesaian pemulihan sejumlah faskes di tingkat desa. Berdasarkan data yang dihimpun, masih terdapat Puskesmas pembantu (pustu) yang tengah dalam proses penanganan.

Tak hanya fokus pada pemulihan faskes, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan bagi nakes agar mereka dapat tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Supaya nakes mau membantu masyarakat, dia enggak memikirkan diri sendiri, sudah selesai dengan diri sendiri [karena sudah mendapat bantuan], kira-kira begitu,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan jajaran Kemenkes, serta perwakilan dari para donatur maupun Pemda penerima bantuan.

Satgas PRR

 

 

Yans.

Tak Terpengaruh Kondisi Anggaran, Pengurus PBFI Kabupaten Bandung Pererat Ajang Silahturohim Konsisten Bina Atlet Binaraga

Bandung -YUTELNEWS.com// Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kabupaten Bandung menggelar buka puasa bersama di sebuah rumah makan ternama di Bandung, pada Rabu (11/03/2026).

Dalam acara tersebut diikuti oleh atlet andalan yang merupakan atlet Pekan Olahraga Provinsi Jabar, baik yang lolos BK dengan mendulang medali ataupun peraih tiket Porprov XV Jabar.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H. Berry kepada wartawan di lokasi Bukber, meski di tengah efisiensi anggaran, para atlet tetap diberikan penyemangat yang tinggi.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk menciptakan keakraban antara atlet dan pengurus. Bahkan yang paling utama, untuk menyampaikan arahan Ustad Persib selaku ketua umum KONI Kabupaten Bandung terkait dengan persiapan Porprov XV/2026 di Bogor.

“Insya Alloh atlet kami terus diberikan semangat agar tetap termotivasi menghadapi Porprov XV nanti. Kegiatan latihan rutin meskipun di bulan puasa, pemberian suplemen dan uang serta terus digenjot agar Raihan medali sesuai dengan yang ditargetkan tetap tercapai. Sebagaimana diketahui bahwa Porprov XV/2026 akan dilaksanakan 7-20 Nopember 2026 di Bogor. Jadi sebanyak 7 atlet kita yang lolos dalam babak kualifikasi (BK) Porprov XV/2026, masing-masing pada nomor binaraga dan body fitness. Seluruh atlet ini saat BK tahun lalu di kabupaten Garut tercatat ada 3 peraih medali serta 4 atlet lainnya masuk mengantongi tiket Porprov,” papar H. Berry.

Bukber yang digelar untuk lebih mempererat persaudaraan itu sekaligus jadi ajang monev cabor binaraga/fitness yang dipimpinnya. Pihaknya tidak segan – segan mengingatkan agar seluruh atletnya agar tetap melek dan tidak boleh kendor dalam berlatih.

“Mudah-mudahan perjuangan ini terus dipertahankan sehingga PBFI kabupaten Bandung tetap mendulang medali emas pada Porprov XV tahun 2026 di Bogor nanti,”harapnya.

Sementara itu Willy Ruspendi pelatih PBFI Kabupaten Bandung menjelaskan para atlet telah dipersiapkan matang untuk Porprov XV nanti. Pihaknya mengaku tidak ingin mengecewakan KONI kabupaten Bandung yang telah mendukung dengan memberikan anggaran pembinaan dan perlengkapan jelang Porprov nanti.

“Kami yakin dengan apa yang telah kami targetkan di Porprov nanti tidak muluk-muluk. Ini sudah disampaikan kepada KONI kabupaten Bandung, dalam rapat pleno terakhir pertengahan puasa lalu. Dengan begitu, doakan kami bisa kembali menjadi yang terbaik di mata KONI kabupaten Bandung terutama bapak bupati. PBFI Kabupaten Bandung tetap akan pertahankan raihan medali emas meskipun hanya satu,” tandas Willy.

Inilah atlet PBFI Kabupaten Bandung peraih tiket Porprov, yang lolos BK tahun lalu di kabupaten Garut.

1. Andri Serat (70 Kg)
2. Rusyana (70)
3. Arie Blade (75 Kg)
4. Ali Karna (85 Kg)
5. Ivhan F.G (85 plus Kg)
6. Iman Basri (Men’s Sport Physics over 170 cm)
7. Dani Tata (Men’s Athletic Physics -100+6Kg).

 

Yans.

Tak Terpengaruh Kondisi Anggaran, Pengurus PBFI Kabupaten Bandung Pererat Ajang Silahturohim Konsisten Bina Atlet Binaraga

Bandung -InfoNesia.me// Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kabupaten Bandung menggelar buka puasa bersama di sebuah rumah makan ternama di Bandung, pada Rabu (11/03/2026).

Dalam acara tersebut diikuti oleh atlet andalan yang merupakan atlet Pekan Olahraga Provinsi Jabar, baik yang lolos BK dengan mendulang medali ataupun peraih tiket Porprov XV Jabar.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H. Berry kepada wartawan di lokasi Bukber, meski di tengah efisiensi anggaran, para atlet tetap diberikan penyemangat yang tinggi.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk menciptakan keakraban antara atlet dan pengurus. Bahkan yang paling utama, untuk menyampaikan arahan Ustad Persib selaku ketua umum KONI Kabupaten Bandung terkait dengan persiapan Porprov XV/2026 di Bogor.

“Insya Alloh atlet kami terus diberikan semangat agar tetap termotivasi menghadapi Porprov XV nanti. Kegiatan latihan rutin meskipun di bulan puasa, pemberian suplemen dan uang serta terus digenjot agar Raihan medali sesuai dengan yang ditargetkan tetap tercapai. Sebagaimana diketahui bahwa Porprov XV/2026 akan dilaksanakan 7-20 Nopember 2026 di Bogor. Jadi sebanyak 7 atlet kita yang lolos dalam babak kualifikasi (BK) Porprov XV/2026, masing-masing pada nomor binaraga dan body fitness. Seluruh atlet ini saat BK tahun lalu di kabupaten Garut tercatat ada 3 peraih medali serta 4 atlet lainnya masuk mengantongi tiket Porprov,” papar H. Berry.

Bukber yang digelar untuk lebih mempererat persaudaraan itu sekaligus jadi ajang monev cabor binaraga/fitness yang dipimpinnya. Pihaknya tidak segan – segan mengingatkan agar seluruh atletnya agar tetap melek dan tidak boleh kendor dalam berlatih.

“Mudah-mudahan perjuangan ini terus dipertahankan sehingga PBFI kabupaten Bandung tetap mendulang medali emas pada Porprov XV tahun 2026 di Bogor nanti,”harapnya.

Sementara itu Willy Ruspendi pelatih PBFI Kabupaten Bandung menjelaskan para atlet telah dipersiapkan matang untuk Porprov XV nanti. Pihaknya mengaku tidak ingin mengecewakan KONI kabupaten Bandung yang telah mendukung dengan memberikan anggaran pembinaan dan perlengkapan jelang Porprov nanti.

“Kami yakin dengan apa yang telah kami targetkan di Porprov nanti tidak muluk-muluk. Ini sudah disampaikan kepada KONI kabupaten Bandung, dalam rapat pleno terakhir pertengahan puasa lalu. Dengan begitu, doakan kami bisa kembali menjadi yang terbaik di mata KONI kabupaten Bandung terutama bapak bupati. PBFI Kabupaten Bandung tetap akan pertahankan raihan medali emas meskipun hanya satu,” tandas Willy.

Inilah atlet PBFI Kabupaten Bandung peraih tiket Porprov, yang lolos BK tahun lalu di kabupaten Garut.

1. Andri Serat (70 Kg)
2. Rusyana (70)
3. Arie Blade (75 Kg)
4. Ali Karna (85 Kg)
5. Ivhan F.G (85 plus Kg)
6. Iman Basri (Men’s Sport Physics over 170 cm)
7. Dani Tata (Men’s Athletic Physics -100+6Kg).

 

Yans.

Grand Launching SPPG Karang Tengah: Kades Agung Pratama Putra dan Gesty Probowati W,S.I.P,PMSi Komitmen Sukseskan Program MBG

 YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Desa Karang Tengah resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Grand launching ini berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Desa Karang Tengah, Agung Pratama Putra, S.I.P., Gesty Probowati, W,S.I.P, PMSi unsur pemerintah, pengelola program, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.kamis ( 12/3/2026 )

Peluncuran SPPG merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Program MBG diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi secara optimal sekaligus mendorong pertumbuhan sehat, cerdas, dan berkualitas bagi generasi muda di Desa Karang Tengah.

Dalam sambutannya, Kades Agung Pratama Putra menekankan pentingnya program MBG sebagai investasi masa depan.

“Program ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kehadiran SPPG memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang optimal, sehingga mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kades Agung juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal yang mendukung program ini. Ia menilai bahwa partisipasi warga dalam penyediaan bahan baku makanan menjadikan program MBG lebih efektif dan berdampak langsung pada ekonomi lokal.

Gesty Probowati W,S.I.P,Pmsi menambahkan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak.

“Keterlibatan UMKM dan warga sekitar dalam penyediaan bahan pangan menjadikan program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi desa. Ini membuka peluang usaha baru sekaligus memberdayakan masyarakat lokal,” jelasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang baik.

Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan asupan nutrisi seimbang, sebagai fondasi tumbuh kembang yang sehat.

Selain manfaat kesehatan, program MBG juga berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Dengan adanya SPPG, masyarakat di Desa Karang Tengah dapat belajar memilih makanan yang sehat, bergizi, dan bermanfaat bagi perkembangan anak-anak.

Melalui peluncuran SPPG ini, pemerintah desa bersama semua pihak berharap program MBG berjalan efektif dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari kepala desa, pengelola program, tokoh masyarakat, dan warga membuat Desa Karang Tengah optimis mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Dengan langkah ini, Desa Karang Tengah siap menjadi contoh desa peduli gizi dan pendidikan anak, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi lokal.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.