Apresiasi Kajati Sulsel Pada Atlet Karate Do Gojukai Berhasil Sumbangkan 21 Medali Emas pada Kejuaraan Dunia Karate ke-8 di Jepang 

YUTELNEWS.com | Sulsel,- Tim Karate Do Gojukai Sulsel yang tergabung dalam kontingen Karate-Do Gojukai Indonesia berhasil meraih prestasi terbaik di kompetisi internasional The 8th Karatedo Gojukai Global Championship Japan 2025 yang berlangsung di Chiba Port Arena, Jepang, 6 hingga 11 Agustus 2025.

Dalam ajang ini, Kontingen Indonesia berhasil menduduki posisi runner up dari 36 negara peserta, mengalahkan Afrika Selatan, Australia, Brasil, dan Kanada. Posisi ini melampau target posisi 4–5 dunia dengan 10 emas. Kontingen Indonesia berhasil memborong 25 medali emas.

Ketua Umum PB Gojukai,Leonard Eben Ezer Simanjuntak yang menyambut langsung kepulangan kontingen di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (13/8/2025) mengapresiasi prestasi tersebut.

“Kemenangan ini untuk 80 tahun Kemerdekaan RI dan 80 tahun Hari Lahir Kejaksaan. Ke depan, Gojukai Indonesia menargetkan prestasi lebih tinggi di kejuaraan Asia Pasifik dan dunia, sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus mengharumkan nama bangsa,” kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Agus Salim yang juga Ketua Umum Karate-Do Gojukai Sulawesi Selatan menyebutkan dari 25 atlet asal Sulsel, 24 orang diantaranya berhasil menyumbangkan medali. Lebih membanggakannya lagi, atlet Sulsel menyumbang 21 medali emas.

“Ini prestasi yang sangat istimewa dan membanggakan, bukan hanya bagi para atlet tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, bangsa Indonesia, dan terkhusus keluarga besar Karate-Do Gojukai Sulawesi Selatan,” ujar Agus Salim.

Kajati Sulsel Agus Salim, berharap agar pemerintah daerah memperhatikan pembinaan atlet Karate, apalagi yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia khususnya sulsel di level dunia.

Diketahui Tim Gojukai Sulsel yang berangkat berjumlah 30 orang, terdiri dari 25 atlet, 3 wasit, dan 2 official. Rombongan ini merupakan bagian dari 50 delegasi Tim Nasional Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umum Gojukai Indonesia, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

(Abu Algifari)

Wali Kota Gunungsitoli Sampaikan Penjelasan Umum Ranperda Perubahan Keempat Perda Susunan Perangkat Daerah Pada Rapat Paripurna

YUTELNEWS.com | Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E.,M.Si menyampaikan penjelasan umum Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli pada rapat paripurna DPRD Kota Gunungsitoli, Kamis (14/8/2025).

Pada penyampaiannya, Wali Kota menjelaskan bahwa perubahan susunan perangkat daerah dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik, perkembangan kondisi masyarakat, kemampuan keuangan daerah, serta mempedomani ketentuan peraturan perundang-undangan.

Beberapa perubahan yang diatur dalam Ranperda ini antara lain penggabungan dan penataan kelembagaan perangkat daerah, perubahan tipologi, serta perubahan nomenklatur.

Penggabungan tersebut mencakup, antara lain:

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan Satuan Polisi Pamong Praja; Dinas Ketahanan Pangan dengan urusan pertanian dan perikanan; Dinas Perindustrian dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Ketenagakerjaan.

Sementara perubahan tipologi meliputi:

Dinas Pendidikan dari tipe B menjadi tipe A; Dinas Kesehatan dari tipe B menjadi tipe A; Dinas Sosial dari tipe C menjadi tipe B; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dari tipe C menjadi tipe B; Dinas Lingkungan Hidup dari tipe B menjadi tipe A; Dinas Perhubungan dari tipe C menjadi tipe B; Dinas Komunikasi dan Informatika dari tipe C menjadi tipe A.

“Lanjut, terdapat perubahan nomenklatur, di antaranya Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga menjadi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, serta perubahan nama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Wali Kota Gunungsitoli, Ranperda ini hanya mengatur pembentukan susunan perangkat daerah, sedangkan ketentuan mengenai kedudukan, susunan organisasi, tugas, fungsi, dan tata kerjanya akan diatur lebih lanjut melalui Peraturan Wali Kota Gunungsitoli.

Penataan kelembagaan ini juga telah melalui konsultasi tertulis kepada Gubernur Sumatera Utara dan mendapatkan rekomendasi untuk mempedomani ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Akhir penyampaiannya, Wali Kota berharap pembahasan Ranperda ini dapat dilanjutkan dan disetujui bersama, sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. “Dengan dukungan dan kerjasama kita bersama, kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi, membimbing, dan memberkati kita semua,” tutupnya.

Turut hadir pada rapat paripurna Pj. Sekretaris Daerah, staf ahli, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

(Kharisman Gea)

DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Ranperda Perubahan APBD Anggaran Tahun 2025

Pelalawan – yutelnews.com || Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Ranperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Jumat (15/8/2025).

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Pelalawan tersebut dipimpin Ketua DPRD H. Syahrizal, S.E., serta dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., dan Wakil Bupati H. Husni Tamrin, S.H., M.H. Sebanyak 30 dari 40 anggota DPRD turut hadir mengikuti jalannya rapat paripurna yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zukri memaparkan secara rinci dasar dan tujuan dari dilakukannya perubahan terhadap APBD tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa perubahan anggaran dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan anggaran semester I dan triwulan III tahun berjalan yang menunjukkan adanya pergeseran asumsi pendapatan dan kebutuhan belanja daerah.

“Perubahan APBD ini bukan sekadar formalitas tahunan, tetapi langkah penyesuaian agar seluruh program pembangunan bisa berjalan lebih efektif dan efisien sesuai dengan kondisi riil daerah,” ujar Bupati Zukri.

Ia menegaskan bahwa perubahan ini juga untuk menyesuaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2024 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta memperbarui estimasi pendapatan asli daerah dan transfer pusat yang mengalami dinamika.

Dalam Ranperda Perubahan APBD 2025, total Belanja Daerah Kabupaten Pelalawan ditetapkan sebesar Rp 1,910 triliun, turun sekitar Rp 87,8 miliar dibandingkan APBD Murni 2025 yang berjumlah Rp 1,998 triliun.

Adapun rincian perubahan belanja daerah antara lain:

Belanja Operasi menjadi Rp 1,440 triliun, turun Rp 26,58 miliar.

Belanja Modal menjadi Rp 201,19 miliar, turun Rp 66,40 miliar.

Belanja Tidak Terduga menjadi Rp 1,5 miliar, turun Rp 18,5 miliar.

Belanja Transfer naik menjadi Rp 267,55 miliar, meningkat Rp 23,62 miliar dari sebelumnya.

Menurut Bupati Zukri, meskipun secara total terjadi penurunan anggaran, Pemerintah Kabupaten tetap berkomitmen menjaga arah pembangunan agar berjalan optimal dan berkeadilan.

“Kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan memiliki dampak yang jelas. Fokus kita tetap pada sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat — seperti infrastruktur, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dan desa,” tegasnya.

Setelah penyampaian nota keuangan oleh Bupati, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pelalawan, Zulfan, S.E., memaparkan rincian teknis perubahan APBD. Ia menjelaskan strategi Pemkab dalam menjaga keseimbangan fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi nasional, termasuk optimalisasi pendapatan dan efisiensi belanja.

“Perubahan ini merupakan bagian dari penataan ulang prioritas agar pembangunan tetap berjalan, meskipun dengan penyesuaian anggaran. Kita ingin memastikan semua kegiatan tetap berjalan produktif dan tidak terganggu oleh dinamika fiskal,” kata Zulfan.

Sementara itu, Ketua DPRD Pelalawan H. Syahrizal, S.E., menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Pelalawan yang tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah.

“Rapat paripurna ini menjadi momentum penting untuk menelaah dan menyepakati arah kebijakan fiskal yang berimbang. DPRD akan memastikan bahwa setiap perubahan yang disetujui benar-benar mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan segera membahas lebih lanjut rincian perubahan anggaran untuk kemudian disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan APBD Tahun 2025.

Dengan perubahan ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap dapat memperkuat kualitas tata kelola keuangan daerah, meningkatkan efektivitas program prioritas, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan dan berorientasi pada hasil.

“Meskipun anggaran kita menurun, semangat pembangunan tidak boleh berkurang. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memaksimalkan sumber daya yang ada untuk kesejahteraan rakyat Pelalawan,” tutup Bupati Zukri.|| AS


Parlementerial

Sidang Kasus Kekerasan di MI Al-Gojali Digelar Tanpa Pendampingan Hukum Korban

YUTELNEWS.com | Bandung, – Ida Yanti, seorang ibu asal Ciparay, Kabupaten Bandung, melaporkan Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Gojali ke polisi atas dugaan kekerasan fisik dan verbal yang dialami oleh anaknya. Laporan ini mencuat ke publik dan memicu sorotan terhadap keamanan anak di lingkungan pendidikan.

Menurut Ida, sang anak mengaku kerap mendapat hukuman fisik yang berlebihan serta ucapan yang merendahkan dari kepala sekolah. “Anak saya bilang sering dihukum dan diperlakukan kasar. Sebagai orang tua, saya tidak bisa diam,” ungkap Ida usai mengikuti sidang kedua di Pengadilan Negeri Bandung pada Kamis (14/08/2025).

Setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, Ida memutuskan membawa kasus ini ke jalur hukum. Tujuannya jelas: melindungi anaknya dan mencegah kejadian serupa menimpa anak-anak lain.

Namun, harapannya untuk mendapatkan perlindungan hukum justru mendapat hambatan. Sidang kedua digelar tanpa kehadiran kuasa hukum yang seharusnya mendampinginya. “Hari Senin saya sudah ke kejaksaan untuk bertanya. Jaksa bilang sidang bisa tetap jalan tanpa pengacara, nanti dia sendiri yang akan mendampingi. Tapi saya tidak tenang, saya butuh pendamping hukum yang benar,” ujarnya.

Situasi tersebut menambah tekanan psikologis bagi Ida dan anaknya. Ia mengaku anaknya masih mengalami trauma dan membutuhkan bantuan profesional. “Saya hanya ingin anak saya merasa aman saat belajar. Sekolah seharusnya jadi tempat yang nyaman, bukan menakutkan,” tutur Ida dengan suara bergetar.

Dukungan mulai mengalir dari sesama orang tua murid dan masyarakat sekitar. Banyak yang bersimpati dan menyatakan keprihatinan mereka terhadap kasus ini. Salah satu orang tua murid MI Al-Gojali, Siti Rahma, mengatakan bahwa sudah waktunya suara orang tua didengar.

“Kita titipkan anak ke sekolah untuk belajar, bukan untuk disakiti. Apa pun masalahnya, kekerasan bukan solusinya. Kami mendukung Bu Ida untuk mencari keadilan,” kata neneng.

Di media sosial, tagar #PerlindunganAnak dan #KeadilanUntukAnak mulai ramai digunakan untuk menyuarakan dukungan terhadap perjuangan Ida. Masyarakat menuntut agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan memastikan lingkungan pendidikan bebas dari kekerasan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan penegakan perlindungan anak di sekolah. Banyak pihak berharap agar ke depan, kebijakan anti-kekerasan dapat diterapkan dengan lebih serius, serta guru dan staf sekolah diberikan pelatihan khusus dalam menangani siswa secara etis dan manusiawi.

Meski proses hukum belum selesai, Ida Yanti tetap teguh memperjuangkan hak anaknya. “Saya ingin kasus ini jadi pelajaran bagi semua. Jangan ada lagi anak yang takut datang ke sekolah karena perlakuan buruk dari orang dewasa,” tegasnya.

Perjuangan Ida Yanti adalah suara dari banyak orang tua yang ingin sistem pendidikan di Indonesia lebih aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan. Kini, publik menanti langkah tegas dari pihak berwenang untuk menegakkan keadilan.

 

Yans

Program Insentif Guru Ngaji dan BPJS Ketenagakerjaan Sangat Dirasakan Manfaatnya, 300 Guru Ucapkan Terimakasih Kang DS

YUTELNEWS.com | Bandung – Program Insentif guru ngaji serta BPJS ketenagakerjaan di Kabupaten Bandung, adalah inisiatif dan program yang digulirkan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS.

Program ini merupakan wukud nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung dalam rangka memperhatikan para guru ngaji yang sudah membaktikan dirinya tanpa pamrih. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia sejak dini serta menyejahterakan para guru ngaji.

Dikatakan pengurus pondok tahfidz H. Andris Fajar,S.Ag.MPd yang juga pengurus para guru ngaji, program ini benar benar dirasakan para guru ngaji yang ada di kecamatan Kutawaringin, Tuturnya Pada Kamis 14 Agustus 2025.

Tujuan Program untuk Meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di masyarakat. membentuk generasi penerus yang berakhlakul karimah dan berkarakter mulia, meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, Memberikan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi guru ngaji.

Ada ratusan guru ngaji di kecamatan Kutawaringin yang mendapatkan manfaat program tersebut Guru ngaji yang mengajar baca tulis Al-Qur’an, baik di TPQ, madrasah, maupun di sekolah terutama magrib mengaji.

Program Guru Ngaji ini merupakan salah satu wujud nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung terutama dari kang DS terhadap kesejahteraan guru ngaji dan pengembangan pendidikan agama di masyarakat yang dapat dirasakan juga oleh masyarakat dengan meningkatkan minat baca Alquran bagi anak-anaknya.

Kita ketahui bahwa program Insentif Guru Ngaji ini sudah berjalan dari periode pertama bapak bupati bandung Dadang Supriatna dan sampai sekarang, Alhamdulillah dapat dirasakan oleh para guru ngaji bahkan jaminan dari BPJS ketenagakerjaan juga dirasakan seperti yang dialami salah satu guru ngaji yang meninggal dunia jaminan Kematian tidak lama diterima ahli waris sebesar 42 juta rupiah selama dua Minggu proses klaim tanpa ada potongan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Bandung Kang DS yang telah memperjuangkan program tersebut dan dirasakan sekitar 300 guru ngaji yang ada di kecamatan Kutawaringin.

Harapan kami program Guru Ngaji ini terus berlanjut, dan merupakan kepedulian yang Nyata dari Kang DS kepada para guru ngaji yang ada di kecamatan Kutawaringin khususnya umumnya di kabupaten Bandung.

 

Yans

Ketua Dewan Wilayah Propinsi R.Nita Lusnitaningsih, Ucapkan Selamat Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025

YUTELNEWS.com | Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 yang jatuh pada 14 Agustus 2025, Ketua Dewan Wilayah Propinsi R.Nita Lusnitaningsih menyampaikan mengucapkan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh anggota gerakan Pramuka di wilayah Kabupaten Bandung .pada kamis, (14/08/2025).

Ketua Dewan Wilayah Propinsi R.Nita Lusnitaningsih menyatakan bahwa Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda yang berperan penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air. “Selamat Hari Pramuka” . Semoga semangat setia, siap, dan sedia selalu menyala dalam diri setiap para anggota Pramuka demi kemajuan bangsa,” ujarnya R.Nita.

Melalui momentum ini, R.Nita Lusnitaningsih berharap Gerakan Pramuka di Kabupaten Bandung terus berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat, serta menjadi teladan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.

Yans

Tak Ada Kenaikan Pajak PBB-P2 dan NJOP Hingga 2027, Pemkab & DPRD Banyuwangi Teken Kesepakatan dengan PMII

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama DPRD Kabupaten Banyuwangi sepakat tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) hingga tahun 2027. Kesepakatan itu ditegaskan dalam rapat dengar pendapat umum antara Komisi II dan III DPRD Banyuwangi dengan Pemkab Banyuwangi serta Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Banyuwangi, Kamis (14/8/2025).

Dalam Berita Acara yang ditandatangani empat pihak, tercatat bahwa sistem klasterisasi pajak akan tetap diberlakukan seperti sekarang untuk melindungi kesejahteraan masyarakat. Pemkab juga diminta segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai kepastian hukum dalam waktu 30 hari kerja.

Ketua Gabungan Komisi II dan III DPRD Banyuwangi, H.M. Ali Mahrus, S.H.I., M.H., menegaskan DPRD berpihak pada rakyat kecil.

“Kenaikan pajak di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil hanya akan menambah beban masyarakat. Kami tegaskan, sampai 2027 tidak ada kenaikan PBB-P2 dan NJOP. Ini adalah komitmen politik dan moral kami,” ujarnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, Syamsudin, S.E., memastikan kebijakan ini bukan sekadar janji.

“Kami akan mempertahankan sistem yang ada agar beban pajak masyarakat tetap terjangkau. Perbup sebagai payung hukum akan kami dorong rampung tepat waktu,” kata Syamsudin.

Kepala Bagian Hukum Setda Banyuwangi, Aang Muslimin S., S.H., M.H., menambahkan pihaknya akan mengawal proses penyusunan regulasi.

“Instruksi sudah jelas. Segala proses legal formal akan kami tuntaskan agar tidak ada celah hukum yang merugikan warga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Banyuwangi, M. Haddadalwi Nasyafiallah, menyebut keberhasilan ini buah konsistensi perjuangan mahasiswa.

“Kami hadir untuk memastikan suara rakyat terdengar. Kemenangan hari ini adalah kemenangan bersama, tapi kami akan tetap mengawal agar janji ini tidak diingkari,” tandasnya.

Poin-poin penting kesepakatan itu diantaranya:
1. Tidak ada kenaikan PBB-P2 hingga 2027 dengan sistem klasterisasi yang berlaku saat ini.
2. Tidak ada kenaikan NJOP hingga 2027.
3. Pemkab segera menerbitkan Perbup sebagai kepastian hukum dan administratif.
4. PMII memberi tenggat 30 hari kerja bagi Pemkab untuk menyelesaikan Perbup tersebut.

 

(Red)

Team Libas Koordinasi dengan Bapenda Labusel Guna Tingkatkan PAD Terkhusus di Desa Tanjung Mulia

YUTELNEWS.com | LABUHANBATU SELATAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Team Ligh Independent Bersatu (Libas) Labuhanbatu Raya melakukan kordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Rabu, (13/08/2025)

Pertemuan kordinasi ini dilakukan dalam rangka kerja sama dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perkebunan kelapa sawit yang selama ini diduga banyak terjadi kebocoran terkhusus nya di desa tanjung mulia.

Ketua Team Libas, Anshori Pohan, menyampaikan temuan di lapangan, terutama di wilayah Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat. Menurutnya, banyak perkebunan yang tidak bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mengelola lahan di atas 100 hektare namun tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU) yang sah.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria dan Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 1999, setiap perusahaan perkebunan yang lahannya lebih dari 25 hektare diwajibkan memiliki HGU.”

Ia melanjutkan, “Kami menduga banyak perkebunan di sana yang luasan lahannya seharusnya memiliki HGU, tapi nyatanya tidak. Selain itu, kami juga menemukan indikasi ketidaksesuaian antara izin HGU yang dimiliki perusahaan dengan luas lahan yang sebenarnya mereka garap.”

Lebih lanjut, Arifin Rambe selaku ketua Gerakan Peduli Tanjung Mulia (GPTM) menyampaikan harapan agar Kepala Bapeda Labusel dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan pengecekan silang. “Dengan hadirnya kami di sini, kami berharap dapat menambah semangat Bapak Kepala Bapeda untuk lebih rinci lagi dalam menyisir peluang-peluang PAD yang belum tersentuh,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapenda Labusel, Hasan Basri, menyampaikan apresiasi dan berkomitmen akan menindaklanjuti informasi dari Team Libas.

Hasan Basri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah tegas.
“Kami akan segera menyurati perkebunan-perkebunan yang dimaksud. Jika surat kami tidak direspons atau diabaikan, kami akan tindak lanjuti sesuai dengan prosedur,” jelas Hasan Basri.

“Kita sudah menjalin kerja sama atau MOU dengan aparat penegak hukum (APH). Jadi, jika perusahaan tidak kooperatif, kami tidak segan-segan untuk meneruskan kasus ini ke ranah hukum agar ditindaklanjuti.”

Selain masalah perkebunan, Hasan Basri juga menerima laporan terkait penangkaran walet yang tidak berizin dan tidak bayar pajak, Ia memastikan bahwa semua laporan yang diterima akan ditelusuri secara menyeluruh agar potensi PAD Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat meningkat secara signifikan.

 

Tim/Red

Kemenko Polkam: Satelit Orbit Rendah Jadi Game Changer Penguatan Infrastruktur Digital Nasional

YUTELNEWS.com | Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya pemanfaatan satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO) sebagai solusi strategis untuk memperkuat infrastruktur digital nasional, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Demikian disampaikan dalam sambutan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam yang dibacakan oleh Marsma TNI Agus Pandu Purnama, Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polkam pada acara “Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Pemanfaatan Satelit LEO dalam rangka Penguatan Infrastruktur Digital Nasional” di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/8/2025).

“Untuk mewujudkan keadilan sosial di era digital, kita tidak cukup membangun jalan dan jembatan, tetapi juga jaringan dan konektivitas digital yang andal, aman, dan merata, hingga ke pelosok nusantara dari Miangas sampai Rote, dari Natuna hingga Merauke,” tegasnya.

Pandu mengungkapkan bahwa tantangan geografis Indonesia yang luas membuat infrastruktur digital terestrial seperti fiber optic dan BTS belum mampu menjangkau seluruh wilayah. “Maka dari itu, teknologi satelit LEO hadir sebagai game changer, sebagai harapan baru dalam membalik peta ketimpangan digital,” ujarnya.

Manfaat Satelit LEO mencakup pendidikan daring di desa terpencil, layanan kesehatan digital di pulau terluar, hingga koordinasi pertahanan, keamanan, dan penanggulangan bencana secara real-time. “Hal ini karena Satelit LEO mampu menghadirkan konektivitas berkecepatan tinggi tanpa menunggu pembangunan fisik yang mahal dan memakan waktu,” jelasnya.

Meski menjanjikan, Asdep Telekomunikasi dan Informatika mengingatkan risiko strategis yang tidak boleh diabaikan. “Ketergantungan pada operator asing, celah keamanan siber, kerentanan terhadap pelanggaran kedaulatan data, dan belum adanya kerangka regulasi nasional yang komprehensif adalah ancaman nyata yang ada di depan mata,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kemenko Polkam pun mendorong agar dapat dilakukan percepatan penyusunan kebijakan dan tata kelola nasional pemanfaatan satelit LEO yang berorientasi pada kepentingan nasional.

“Penguatan pengawasan spektrum dan orbit, juga pembangunan kemampuan nasional dalam riset, manufaktur satelit, dan mitigasi ancaman siber berbasis luar angkasa, merupakan hal yang harus segera dilakukan,” ujar Pandu menutup sambutan.

Forum ini menghadirkan pandangan strategis dari regulator, praktisi keamanan siber, asosiasi satelit, dan akademisi, untuk menyamakan visi dan merumuskan strategi lintas-sektor, yaitu Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital, Kemenkomdigi, Kepala Bidang Riset & Pusat Data ASSI, dan Pengamat Telekomunikasi./Red

Humas Kemenko Polkam

Kecamatan Cikalongwetan Gelar Pertandingan Catur Antar-Aparatur Desa, Semarakkan HUT ke-80 RI dan Eratkan Silaturahmi

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Dalam rangka menyambut dan memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kecamatan Cikalongwetan menggelar sebuah acara unik dan menarik, yaitu pertandingan catur antar-aparatur desa. Acara ini berlangsung meriah di Pendopo Kecamatan pada hari Rabu, (13/08/2025), dan diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai desa di wilayah Cikalongwetan.

Sebanyak 24 atlet catur yang merupakan representasi dari berbagai desa di Cikalongwetan hadir untuk menguji kemampuan strategi mereka di atas papan catur. Para peserta ini bukan hanya sekadar pemain, tetapi juga merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat di desa masing-masing. Kehadiran mereka sebagai utusan terbaik dari setiap desa menunjukkan semangat kompetisi yang sehat, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-aparatur desa.

Camat Cikalongwetan, H. Dadang A Sapardan, M.Pd., Kp., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pertandingan ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar mencari juara. Menurutnya, acara ini juga menjadi sarana hiburan yang efektif untuk menyegarkan pikiran para aparatur desa di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sehari-hari.

“Rutinitas pekerjaan sehari-hari seringkali menimbulkan kejenuhan dan rasa penat. Melalui kegiatan positif seperti pertandingan catur ini, kami berharap dapat memberikan semangat baru, motivasi, serta inspirasi bagi para aparatur desa agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Dadang A Sapardan.

Lebih lanjut, Camat Cikalongwetan menambahkan bahwa momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi yang berharga antar-aparatur desa. Dengan bertemu, berinteraksi, dan berkompetisi secara sehat, diharapkan sinergitas antar-desa dapat semakin solid dan kuat. Hal ini sangat penting mengingat penugasan mereka yang tersebar di berbagai lokasi desa dengan karakteristik dan tantangan yang berbeda-beda.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para aparatur desa dapat saling mengenal lebih dekat, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan komunikasi yang baik. Dengan demikian, koordinasi dan kolaborasi antar-desa dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Acara diawali dengan pertandingan pemanasan yang cukup menarik antara Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) Cikalongwetan melawan perwakilan aparatur desa. Pertandingan berlangsung cukup sengit dan menghibur, dengan disaksikan oleh seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Dalam pertandingan tersebut, Camat harus mengakui keunggulan lawannya, sementara Sekcam berhasil memenangkan pertandingan dengan strategi yang cermat.

Setelah pertandingan pemanasan selesai, acara dilanjutkan dengan pertandingan catur antar-aparatur desa yang sesungguhnya. Pertandingan menggunakan sistem gugur dua kali kemenangan, yang semakin menambah keseruan dan ketegangan dalam setiap babak. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka, dengan dukungan sorak-sorai dari rekan-rekan yang hadir.

Suasana keakraban dan kebersamaan sangat terasa sepanjang acara. Para peserta tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga saling memberikan semangat, berbagi tips dan trik bermain catur, serta bertukar cerita tentang pengalaman mereka dalam melayani masyarakat di desa masing-masing.

Dengan terselenggaranya acara pertandingan catur antar-aparatur desa ini, diharapkan semangat kebersamaan, sinergi, dan motivasi kerja para aparatur desa di Kecamatan Cikalongwetan semakin meningkat.

Hal ini tentu akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun Kecamatan Cikalongwetan yang lebih baik.

Dien Yoyo

Desa Wangunjaya Siap Gelar Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan Meriah 

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), di bawah kepemimpinan visioner Kepala Desa Samsudin, dengan bangga mengumumkan persiapan matang untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Kamis, (14/08/2025). Serangkaian acara yang meriah dan inklusif telah dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, memupuk semangat persatuan, dan merayakan kemerdekaan dengan khidmat.

“Alhamdulillah, setelah serangkaian rapat koordinasi yang intensif dengan para panitia yang berdedikasi, serta peninjauan langsung ke berbagai lokasi kegiatan di 11 RW, kami sangat optimis bahwa perayaan HUT ke-80 RI di Desa Wangunjaya akan berjalan sukses dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh warga,” ujar Kades Samsudin dengan penuh semangat.

Persiapan perayaan telah mencapai tahap krusial, yaitu 90%, yang mencerminkan kerja keras dan kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, panitia, dan seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan setiap tahapan persiapan.

Salah satu daya tarik utama dari perayaan ini adalah arak-arakan meriah yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus. Setiap RW akan menampilkan kreasi-kreasi unik dan inovatif, mencerminkan kekayaan budaya dan potensi kreatif yang dimiliki oleh warga Desa Wangunjaya. Arak-arakan ini akan berpusat di lapangan desa, yang akan menjadi panggung utama bagi ekspresi seni dan budaya masyarakat.

Setelah arak-arakan, berbagai lomba rakyat yang menghibur akan digelar untuk memeriahkan suasana dan mempererat tali silaturahmi antar warga. Lomba-lomba ini akan melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menciptakan suasana kebersamaan dan kegembiraan yang tak terlupakan.

Selain itu, malam kreasi juga akan menjadi ajang untuk memberikan apresiasi kepada RW-RW yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam berbagai bidang, seperti swadaya masyarakat, kebersihan lingkungan, dan pengelolaan sampah. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi RW-RW lain untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Desa Wangunjaya.

Kemeriahan perayaan akan mencapai puncaknya pada malam harinya, dengan digelarnya acara resepsi yang akan dimeriahkan oleh penampilan grup artis ternama dari Kota Kembang, termasuk Anton Abok dan bintang-bintang dari sinetron “Preman Pensiun”. Kehadiran para artis ini diharapkan dapat memberikan hiburan yang berkualitas dan menghibur seluruh warga Desa Wangunjaya.

Tidak sampai disitu, hiburan warga juga akan terus berlanjut di tingkat RW masing-masing, dengan menampilkan kreativitas anak-anak muda dalam berbagai bidang seni dan budaya. Hal ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi mereka.

Perayaan HUT ke-80 RI tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang mencerminkan semangat persatuan, kemandirian, dan optimisme dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Kades Samsudin menyampaikan harapannya agar tema ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga Desa Wangunjaya untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

“Kami berharap agar kedaulatan tetap berada di tangan rakyat, dan Desa Wangunjaya semakin maju dan sejahtera. Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan memberikan yang terbaik bagi seluruh warga,” tegasnya.

Kades Samsudin juga menekankan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Wangunjaya. Beberapa inovasi yang telah dilakukan antara lain adalah pelayanan KTP dan KK gratis bagi warga, penerapan teknologi dalam pelayanan melalui operator online, dan kesiapan pemerintah desa untuk menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai dengan kemampuan keuangan desa.

“Saya selaku kepala desa siap menghadapi segala rintangan demi memberikan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan efisien bagi seluruh warga Desa Wangunjaya,” pungkasnya.

Dien.

Polrestabes Surabaya Bagikan 3.600 Bendera dan 83 Helm Sambut HUT ke-80 RI

YUTELNEWS.com |Surabaya,- Dalam rangka Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, semangat nasionalisme kembali bergelora di Kota Pahlawan. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memimpin langsung kegiatan pembagian ribuan bendera Merah Putih dan puluhan helm kepada pengendara di depan Monumen Polri, Jalan Polisi Istimewa, Surabaya, Rabu (13/8/2025).

Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu cara menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mengajak masyarakat memeriahkan momentum bersejarah bangsa.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membangkitkan semangat masyarakat Indonesia, khususnya warga Surabaya, agar bangkit dan mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan. Lebih dari itu, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan kepada warga Surabaya.

“Secara filosofis, kami ingin masyarakat tetap bangga dan memiliki kesadaran untuk mengibarkan bendera Merah Putih, seperti yang dilakukan setiap tahunnya,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Polrestabes Surabaya Polda Jatim membagikan total 3.600 bendera Merah Putih berbagai ukuran kepada para pengendara. Selain itu, sebanyak 83 helm juga diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara.

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Para pengendara yang melintas tampak antusias dan tersenyum saat menerima bendera dan helm. Banyak yang langsung memasang bendera di kendaraan mereka, sehingga jalanan Surabaya semakin semarak dengan warna merah putih berkibar.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air dapat terus menyala di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa.

(Boedipras)

Semarak HUT ke-80 RI, Kepala SMPN 1 Majalaya Mengajak Kobarkan Nilai Nasionalisme dan Wujudkan Prestasi

YUTELNEWS.com | Bandung,- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, SMP Negeri 1 Majalaya menggelar berbagai kegiatan perlombaan yang sarat makna dan penuh semangat kebangsaan. Dengan mengusung tema “Bangkitkan Semangat, Wujudkan Prestasi”, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang nasionalis, kompetitif, dan kreatif.

Perlombaan akan digelar selama dua hari, yaitu pada Kamis dan Jumat, 14–15 Agustus 2025, yang akan melibatkan seluruh siswa dalam suasana kebersamaan dan keceriaan.

Kepala SMP Negeri 1 Majalaya, H. Yohana Sastra, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran nilai-nilai positif. “Kami ingin para siswa merasakan kegembiraan dalam belajar, bekerja sama, sekaligus membentuk karakter melalui kompetisi yang sehat,” ujarnya.

Ragam Lomba yang Akan Diselenggarakan

Beragam jenis lomba disiapkan untuk menyalurkan bakat dan potensi siswa, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga tradisional, antara lain:

1. Lomba TKA (Tes Kemampuan Akademik)

Peserta: 3 siswa per kelas

Final: Kamis, 14 Agustus 2025

Menggunakan platform Kahoot! sebagai media interaktif

2. Galah Asin (Hadangan)

Peserta: 2 regu (putra dan putri)

Tiap regu terdiri dari 5 orang

3. Lomba Bakiak

Peserta: 2 regu (putra dan putri)

Tiap regu terdiri dari 4 orang

4. Lomba Egrang

Peserta: 2 siswa (putra dan putri)

5. Vokal Solo

Peserta: 2 orang (putra dan putri)

Lagu pilihan: Bunda (Melly Goeslaw) dan Mesin Waktu (Budi Doremi)

6. Storytelling (Berbahasa Inggris)

Peserta: 2 orang (putra dan putri)

7. Biantara (Pidato Berbahasa Sunda)

Peserta: 2 orang (putra dan putri)

Tema: Kepahlawanan

8. Cipta dan Baca Puisi

Peserta: 2 orang (putra dan putri)

Program Unggulan: Lomba Akademik Berbasis Kahoot

Sebagai bagian dari inovasi pembelajaran, tahun ini SMPN 1 Majalaya juga menyelenggarakan Lomba Akademik Berbasis Kahoot, yang menjadi program unggulan. Melalui platform digital ini, siswa diuji dalam berbagai mata pelajaran secara seru dan interaktif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar, melatih ketangkasan berpikir, sekaligus membiasakan siswa dengan penggunaan teknologi secara positif.

Merintis Program Tahfidz Quran: Wujud Sekolah yang Edukatif dan Agamis

Selaras dengan visi misi Kabupaten Bandung yaitu “Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera”, serta mendukung program Bupati Bandung H. Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, SMP Negeri 1 Majalaya juga mulai merintis Program Tahfidz Quran.

Saat ini, sekolah telah memiliki 9 siswa penghafal Al-Qur’an yang rata-rata telah menghafal 2 hingga 3 juz. Program ini menjadi bagian penting dari pembinaan karakter spiritual siswa, serta menunjukkan komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Pendaftaran dan Informasi Lebih Lanjut

Siswa yang berminat mengikuti perlombaan dapat mendaftarkan diri melalui pengurus OSIS SMPN 1 Majalaya. Segera bergabung dan tunjukkan bakat serta semangat juangmu untuk ikut meramaikan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80 Tahun.

Yohana pun mengajak, mari kita bersama-sama kita bangkitkan semangat, kobarkan nasionalisme, dan wujudkan prestasi.

Yans.

‎Kwaran Cibadak Sukabumi Peringati Hari Pramuka ke-64: Dorong Kolaborasi untuk Ketahanan Bangsa

YUTELNEWS.com | Sukabumi,- Kwartir Ranting (Kwartir) Gerakan Pramuka Sukabumi bersama Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Cibadak menggelar peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 dengan penuh semangat, Rabu (14/8/2025).di Aula Almahdi Yayasan Baitul Hikmah di Desa Tenjojaya.

‎Acara ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota pramuka untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

‎Ketua Kwarcab Sukabumi, Susi Saprida, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa momen Hari Pramuka bukan hanya sekadar perayaan, tetapi menjadi ajang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.

‎“Pramuka harus menjadi pelopor dalam membangun ketahanan bangsa melalui kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor. Semangat disiplin, kepedulian, dan kerja sama yang diajarkan dalam pramuka adalah bekal penting menghadapi tantangan zaman,” ujar Susi.

‎Menurutnya, pramuka juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

‎“Kami berharap seluruh anggota pramuka di Sukabumi terus menjaga komitmen untuk berkarya dan mengabdi, bukan hanya di lingkungan sekolah atau gugus depan, tetapi juga di tengah masyarakat,” tambahnya.

‎Peringatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh pramuka di Sukabumi,dan Forkopicam dan jajaran pengurus Kwartir Ranting Cibadak. Kegiatan berlangsung di area perkemahan yang dihiasi tenda-tenda pramuka, menambah suasana kebersamaan dan semangat peringatan.

‎Dengan momentum ini, Kwarcab Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi terwujudnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan.

Mirna ( Kabiro Sukabumi) 

Semarak HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Desa Wangun Jaya ke-42

YUTELNEWS.com | Ciambar,- Suasana penuh keceriaan menyelimuti Desa Wangun Jaya saat warga bersama pemerintah desa merayakan dua momen istimewa sekaligus, yaitu Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Jadi Desa Wangun Jaya ke-42. Bertempat Di Desa Wangunjaya Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi pada Kamis, (14/8/2025).

Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk memeriahkan perayaan, mulai dari lomba MTQ,MTQ, REBANA,Pidato Dan Kaligrafi, rakyat, pentas seni, hingga malam hiburan yang melibatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kemeriahan semakin terasa dengan hiasan bendera merah putih dan umbul-umbul di setiap sudut desa, menjadi simbol semangat nasionalisme dan kebersamaan.

Kepala Desa Wangun Jaya Ipin Aripin,SP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga atas partisipasi dan kekompakan dalam menyukseskan acara HUT RI Ke – 80 Dan Hari Jadi Desa Wangunjaya Ke – 42 Tahun.

“Perayaan ini bukan hanya mengenang jasa para pahlawan dan pendiri desa, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong,” ujarnya.

Perayaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap Desa Wangun Jaya yang telah berkembang pesat selama 42 tahun berdiri.

Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.