JAKARTA – Yutelnews.com Wakil Menteri (Wamen) Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim dalam sorotan pers. Pasalnya, dia dinilai sebagai pejabat publik yang tidak memiliki responsiblity terhadap permintaan klarifikasi institusi pers.
Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati menegaskan, Wamen Imigrasi Silmy Karim, dinilai nggak pantas menjadi pejabat publik,”Dia nggak pantas jadi pejabat publik karena tidak memililiki naluri dan kepekaan dalam merespon permintaan klarifikasi yang disampaikan institusi pers,” ujar Kasihhati kepada sejumlah awak media jaringan FPII Jumat, (27/6/2023) di Jakarta.
Kasihhati membeberkan sebagai institusi profesi pers, Forum Pers Independent Indonesia (FPII) sebelumnya telah dua kali mengajukan permintaan klarifikasi kepada Wakil Menteri Imigrasi & Pemasuarakatan Silmy Karim, melalui Surat Nomor : 005 tanggal 18 April 2025 dan surat Nomor : 007 tanggal 22 mei 2025.
Dalam surat klarifikasinya, Presidium FPII menyebutkan, untuk menjalankan fungsi kontrol dan keberimbangan berita dalam UU No 40 Tahun 1999, diminta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim kiranya memberikan klarifikasi untuk kepentingan pemberitaan, terkait dugaan gratifikasi, pemerasan, dan suap yang diduga ikut menyeret namanya sebagaimana bukti transfer dan percakapan yang beredar dimedia sosial.
“Yang jadi tanda tanya besar, bukannya memberi klariifikasi, Wamen Silmy Karim dalam komunikasi lanjut melalui whatsaap justru melakukan pemblokiran nomor whatsaap, lucu banget, petinggi kementerian kok bermental bocah,” tegas Kasihhati.
Sebagaimana pemberitaan yang sudah beredar disejumlah media, dugaan praktik suap, pemerasan, dan gratifikasi yang diduga menyeret nama Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim itu, rangkaian rekaman percakapan, tangkapan layar transaksi cripto, serta pernyataan bernada ancaman dari seorang Warga Negara Asing (WNA).
Kasihhatj menjelaskan dalam bukti-bukti yang diterima Presidium FPII terungkap bahwa seorang WNA berinisial “A” diduga telah menyetorkan dana secara rutin dalam nominal yang mencapai miliaran rupiah setiap bulan kepada oknum pejabat imigrasi dan pihak yang mengaku dapat “mengurus proses hukum” dari balik layar.
“Transaksi tersebut sebagian besar dilakukan menggunakan cripto USDT (Tether), dengan nilai kumulatif yang terlacak mencapai setara Rp560 juta. Dana tersebut diduga ditransfer ke rekening pribadi pejabat Kementerian Imigrasi.”
Presiden Jenderal (Purn) Prabowo Subianto harus lakukan evaluasi kepada pejabat publik seperti Silmy Karim yang tidak terbuka dan transparan serta tidak mau bersahabat dengan wartawan.”pungkas Kasihhati.
Reporter : Mirna
NEWS
Satria Picancang: Musisi Muda Berbakat yang Memukau dengan Perpaduan Musik Minang dan Modern
YUTELNEWS.com | Payakumbuh, Sumbar,- Nama Satria Picancang semakin dikenal di industri musik Indonesia. Penyanyi dan pencipta lagu berbakat kelahiran Jakarta, 4 Oktober 1997, ini merupakan putra asli Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, yang sukses memadukan unsur musik Minang dengan sentuhan musik modern.
Satria, yang bernama lengkap Kharisma Satria Kirana, telah menunjukkan bakatnya yang luar biasa melalui berbagai karya. Ia tidak hanya piawai bernyanyi, tetapi juga mampu menciptakan lagu dengan beragam genre, mulai dari Pop Minang yang kental dengan nuansa tradisional hingga Pop Indonesia kekinian dan Slow Rock yang penuh emosi. Karya-karyanya merefleksikan perjalanan hidup Satria, yang mampu menggabungkan kehangatan budaya Minang dengan dinamika kehidupan di kota besar. Hal ini telah menciptakan identitas musik yang unik dan memikat pendengar dari berbagai latar belakang.
Profil Singkat Satria Pinancang:
– Nama Lengkap: Kharisma Satria Kirana
– Nama Panggung: Satria Picancang
– Tempat & Tanggal Lahir: Jakarta, 4 Oktober 1997
– Asal: Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat
– Agama: Islam
– Profesi: Penyanyi dan Pencipta Lagu
– Genre Musik: Pop Minang, Pop Indonesia, Slow Rock
Beberapa karya Satria Picancang yang telah dirilis antara lain: “Padiah Raso Di Hati,” “Sampai Hati Mandeh,” “Rindu Ka Ayah,” “Segitiga,” “Maafkan Aku Ibu,” “Bumi Baguncang,” “Hati yang Tersakiti,” “Rintihan Hati,” dan masih banyak lagi lagu ciptaannya yang dinyanyikan oleh artis lain.
Dengan bakat dan kreativitasnya, Satria Picancang berpotensi besar untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Indonesia di kancah musik nasional maupun internasional.
Karisma
.Zukri Misran Lepas 66 Kafilah Dan 42 Official Pelalawan di MTQ Provinsi Riau Ke – 43 di Bengkalis
Yutelnews.com//
Pelalawan – Bupati Pelalawan H.Zukri,Kamis (26/6/2025) malam bertempat di Hotel Dika Raya Pangkalan Kerinci melepas sebanyak 66 kafilah Kabupaten Pelalawan dan 42 official yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke – 43 Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan agar para kafilah menjaga kekompakan dan nama baik Kabupaten Pelalawan.
” Sesama kafilah harus saling mensupport satu sama lain dan jaga perilaku dan sikap agar nama baik Kita terjaga,” ucapnya.
Ditambahkannya, kafilah juga menjaga kesehatan selama berada di Kabupaten Bengkalis. Kesehatan menjadi kunci utama dalam mengikuti MTQ ini.
Bupati juga meminta kafilah untuk tidak terbebani dengan target dan mengikuti MTQ sebagai ajang menambah wawasan dan pengalaman serta meningkatan kemampuan diri.
” Jangan sampai MTQ ini dijadikan beban, sehingga dapat menggangu konsentrasi para khafilah dalam mengikuti lomba yang akan dipertandingkan”. jelasnya
Bupati H.zukri juga mendoakan agar para Khafilah Kabupaten Pelalawan peserta MTQ Tingkat Propinsi Riau Ke-LXIII di Kabupaten Bengkalis selamat sampai tujuan, selalu menjaga kekompakan dan jangan terpisah-pisah dengan rombongan.
” Selalu menjaga nama baik Kabupaten Pelalawan, dan semoga Allah SWT selalu melindungi dalam perjalanan pergi dan kembali,” ucapnya.
Terpisah, Ketua Umum LPTQ Pelalawan Zulkifli menyebutkan bahwa 66 kafilah dan 42 official akan berangkat besok Jum’at (27/62025) pukul 06.00 wib menuju Kabupaten Bengkalis.Sementara Bupati dan rombongan Forkopimda dan OPD akan berangkat pukul 16.00 wib mengejar jadwal roro untuk Kabupaten Pelalawan pada malam sekira pukul 21.00 wib.
” Penginapan kafilah dan official selama di Bengkalis sudah ready.Kita nomor urut 3 untuk acara pawai ta’aruf.Insya Allah Bupati akan hadir pada acara pawai maupun acara pembukaan MTQ di Bengkalis,” tutpnya.||
(AS)
UISU Gaungkan Semangat Hijrah pada Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H
YUTELNEWS.com | Medan – Universitas islam sumatera utara (uisu) menyelenggarakan kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka menyambut tahun baru islam 1 muharram 1447 H. kegiatan yang berlangsung di masjid Jami’ al-munawwarah uisu, teladan barat, medan, kamis (26/6/2025), mengangkat tema “Hijrah dan Kebangkitan Islam” sebagai refleksi awal tahun Hijriyah.
Acara ini menghadirkan Prof. dr. h. ahmad zuhri, Lc., ma., guru besar uinsu, sebagai penceramah utama. Dalam ceramahnya, Prof. zuhri menekankan bahwa semangat hijrah bukan semata perpindahan fisik, tetapi transformasi nilai, karakter, dan visi umat menuju peradaban Islam yang unggul.
> “Hijrah adalah tonggak perubahan; dari sikap pasif menuju produktif, dari keacuhan menuju kepedulian. Inilah energi spiritual yang harus dikokohkan dalam kehidupan kampus dan masyarakat,” ungkap Prof. zuhri di hadapan peserta.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan peluncuran unit pengumpul zakat (upz) uisu hasil kerja sama dengan baznas sumatera utara, sebagai bentuk kontribusi nyata UISU dalam penguatan ekonomi umat, Kegiatan juga disemarakkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara uisu dan dua lembaga strategis: ipqoh sumut dan forum pembinaan generasi Qurani (fpg–gpai).
Hadir dalam acara tersebut, ketua umum pengurus yayasan uisu, ir. indra gunawan, m.p., dan sekretaris umum, muhammad idris, s.h., m.h., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan spiritualitas sebagai pilar pembentukan karakter insan akademis.
> “Uisu bukan hanya lembaga penghasil sarjana, tapi juga pengasuh karakter islami. tahun baru islam ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas keilmuan yang berbasis iman dan akhlak,” ujar Ir. Indra gunawan.
Kegiatan ditutup dengan haflah Qur’an,serta dzikir dan doa pergantian tahun hijriyah yang dipimpin oleh kh. azwardin nasution,seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat, mengenakan pakaian putih sebagai simbol kesucian, ketulusan, dan harapan akan perubahan yang lebih baik di tahun mendatang.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari agenda keagamaan tahunan, tetapi juga sebagai bentuk konkret uisu dalam membangun budaya kampus yang religius, reflektif, dan responsif terhadap dinamika umat.
(Redaksi Rizal hsb)
Sambut 1 Muharam 1447 H, Kelurahan Cibadak gelar Istighosah, Dan pawai Obor Bareng Masyarakat
YUTELNEWS.com | Cibadak – Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447, Kelurahan Cibadak menggelar istighosah, Dan Pawai Obor bersama Masyarakat Kelurahan Cibadak Di Lapang Sekarwangi, Kamis, ( 26/6/2025).
Kelurahan Cibadak Ridwan Kurniawan Mengatakan Tahun Baru Islam 1447 H ini adalah Acara yang harus dilaksanakan sebagai salah satu wujud rasa syukur Kita Kepada Allah SWT telah Di berikan Kenikmatan Dan Umur panjang dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 H.
Dalam Acara Tersebut nampak Hadir Camat Cibadak Mulyadi,Ustad Husni Mubarak Ketua MUI kec. Cibadak, Lurah Cibadak Ridwan Kurniawan S.kep, Ners Babinsa Setia Aprias Ketua LPM Lukman H, Hamid Ketua Karang Taruna, Aipda Emin Bhabinkamtibmas, kapolsek Cibadak, kanit Reskrim Polsek Cibadak dan kanit Lantas Polsek Cibadak.
“Kegiatan di mulai sejak sore hari, yakni melakukan do,a akhir tahun dilanjut salat magrib berjamaah. Setelah itu doa bersama menyambut awal tahun dan salat Isya berjamaah. Setelah salat Isya dilanjutkan dengan pawai obor berkeliling wilayah Cibadak,”Ucap Ridwan Kurniawan.
“Kegiatan ini diadakan dalam rangka meningkatkan silaturahmi masyarakat Kelurahan Cibadak, karena di sini masyarakat semua berkumpul melaksanakan salat berjamaah di halaman lapang Sekarwangi dan doa akhir tahun dan awal tahun secara bersama-sama,” Ridwan Kurniawan
Dalam momen tersebut, doa bersama dipimpin oleh Ustad Husni Mubarak selaku Ketua MUI Kecamatan Cibadak.
“Setelah rangkaian doa selesai kita lanjutkan pawai obor berkeliling wilayah Cibadak. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini silaturahmi antara pemerintah Kelurahan Cibadak dan masyarakat semakin kuat demi kemajuan Kelurahan Cibadak,” harapnya.
Selain sebagai momen silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bukti terwujudnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Tentunya kita semua berharap kegiatan kegiatan seperti ini terus bisa kita lakukan setiap tahunnya karna selain silaturahmi juga, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan iman dan taqwa kita,” pungkasnya.
Reporter : Mirna
PRIMA Lamajang Pentas Gelar Do’a Bersama di Malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H/2025.Untuk Kabupaten Bandung
YUTELNEWS.com | Bandung – Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) menggelar Do’a bersama di malam tahun baru Islam 1446 H ,untuk Kabupaten Bandung,di Kampung Lamajang Peuntas Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung,dirayakan dengan penuh semangat dan kekhidmatan melalui penyelenggaraan pawai obor yang spektakuler Sakral yang di selenggarakan Perhimpunan Remaja Mesjid lamajang Peuntas.
Acara ini menjadi momentum berharga bagi seluruh warga kampung Lamajang Pentas untuk berkumpul dan merayakan tahun baru Islam dengan penuh suka cita. Dalam pawai obor ini, setiap sudut kampung khususnya jalan utama kampung lamajang Desa Citeureup diterangi dengan cahaya obor yang membara, melambangkan harapan dan do’a untuk tahun yang lebih baik dan penuh berkah.
Sekitar seribu obor yang dinyalakan oleh anggota PRIMA pada pawai yang melibatkan sekitar 300 orang anggota dari 4 RW ini. Pawai dimulai keberangkatan dari Masjid Miftahul Zannah dan mengelilingi kampung sekitar.
Tokoh masyarakat sekaligus koordinator Prima lamajang pentas Tri Rahmanto Menyampaikan, bahwa Pawai obor ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan tahun baru, tetapi juga mempererat tali silaturahmi sesama anggota PRIMA,” ujarnya Tri
Berjalan bersama diiringi dengan lantunan shalawat dan dzikir, suasana menjadi semakin khidmat dan penuh makna. “Terlihat senyum bahagia dan kebanggaan di wajah setiap peserta yang turut ambil bagian dalam acara ini. Momen ini juga memberikan kesempatan untuk memperkenalkan dan melestarikan tradisi budaya Islam kepada generasi muda.
Sebagai tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto berterima kasih atas partisipasi dan antusiasme seluruh anggota PRIMA, yang telah membuat acara ini berjalan dengan sukses dan lancar, Semoga dengan semangat kebersamaan dan kekhidmatan ini terus terjaga sepanjang tahun nya, membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua.
Dalam kesempatannya Tri juga Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 H kepada Bapak Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna dan Jajarannya, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat kepadanya, terus memberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin Pemerintahan Kabupaten Bandung.
Di momen acara ini, tentunya Saya sangat berterima kasih kepada pak Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna, yang selalu mendukung dan mensupport kegiatan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) dalam membantu di masyarakat,” imbuh Tri Rahmanto.
Di akhir dalam kegiatan pawai obor ini, semua peserta melanjutkan kegiatan di Masjid Miftahul Jannah dengan melantunkan sholawatan dan pembagian Doorprize kepada para santriwan/santriwati oleh panitia penyelenggara beserta DKM,” tukasnya.
Yans
Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Tetapkan 2 Tersangka Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Dinas Lingkungan hidup
YUTELNEWS.com,- Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi telah menetapkan 2 tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Pelayanan Persampahan Atau Kebersihan Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2024.Kamis, (26/6/2025).
Penetapan tersangka ini berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-01/M.2.30/Fd.1/06/2025 tanggal 26 Juni 2025 atas nama TS selaku pejabat pembuat komitmen merangkap Kuasa Pengguna Anggaran dan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-02/M.2.30/Fd.1/06/2025 tanggal 26 Juni 2025 atas nama HR selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu.
Menurut Agus, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, tindakan para tersangka tersebut diduga melanggar pasal yang disangkakan yaitu Primer Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang No. 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Subsider Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang No. 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
“Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp877.233.225,00 (delapan ratus tujuh puluh tujuh juta dua ratus tiga puluh tiga ribu dua ratus dua puluh lima rupiah),” Ucap Agus.
Kerugian negara ini merupakan hasil dari audit penghitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Sukabumi.
Para tersangka saat ini dilakukan penahanan di Lapas Warungkiara IIA di Warungkiara selama 20 hari sejak tanggal 26 Juni 2025 sampai dengan tanggal 15 Juli 2025. Sebelum dilakukan penahanan, para tersangka telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dokter RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi dengan hasil sehat.
Penetapan tersangka ini menunjukkan keseriusan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi dalam menangani kasus korupsi. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Agus akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan transparan untuk mengungkap kasus korupsi ini secara tuntas. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan keadilan bagi masyarakat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.
Dalam kasus ini, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi telah menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan contoh bagi lembaga lainnya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.
Penetapan tersangka ini juga menunjukkan bahwa tidak ada toleransi bagi pelaku korupsi di Kabupaten Sukabumi. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Mirna
Warga Sukamulya Geruduk PT Paiho Indonesia, Soroti Ketimpangan Rekrutmen dan Ketenagakerjaan
Sukabumi – Yutelnews.com Puluhan masyarakat Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Geruduk PT Paiho Indonesia pada Kamis (27/6) di Kampung Cimenteng. Kedatangan mereka menilai, kehadiran PT Paiho Indonesia di wilayah mereka belum sepenuhnya memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam hal ketenagakerjaan dan peluang usaha.
Seorang warga Kampung Cimenteng yang juga hadir dalam aksi tersebut menyatakan, pada prinsipnya masyarakat mendukung kehadiran investasi di kampung mereka. Namun, realisasinya dinilai belum adil.
“Pabrik sudah ada di depan mata, tapi untuk sekadar masuk kerja saja warga lokal harus menunggu entah sampai kapan. Padahal, kalau dilihat ribuan pekerja sudah ada di dalam, tapi asal-usulnya dari mana tidak jelas,” Teriak Salah Satu Orator, saat aksi berlangsung.
Selain soal rekrutmen tenaga kerja, warga juga menyoroti kerja sama usaha yang hingga kini belum terealisasi. Salah satunya, perusahaan katering yang sebelumnya sudah direkomendasikan dari lingkungan sekitar, hingga saat ini statusnya tidak jelas.
“Kami dari pengurus lingkungan sudah melayangkan surat resmi ke perusahaan, tapi sampai sekarang belum ada balasan. Padahal di awal, sudah jadi komitmen bahwa dua lingkungan terdekat, RW 05 dan RW 06, mendapat prioritas,” ujar Trisman.
Masalah lain yang disoroti warga adalah ketimpangan di sektor ketenagakerjaan, terutama yang melibatkan perusahaan outsourcing, perusahaan alih daya. Warga mengaku tak keberatan dengan sistem alih daya, selama pelaksanaan dan hak-hak pekerja dipenuhi sesuai ketentuan.
“Faktanya, banyak ketidaksesuaian antara aturan dan pelaksanaan di lapangan. Mulai dari status hubungan kerja, upah, jaminan sosial, hingga kompensasi seperti THR, belum sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Ia menambahkan, alasan rendahnya pendidikan atau tidak adanya ijazah tidak bisa menjadi pembenaran membayar upah di bawah UMS (Upah Minimum Sektoral) Kabupaten Sukabumi. Apalagi, sesuai regulasi, pekerja harian yang bekerja 21 hari berturut-turut selama tiga bulan wajib diangkat menjadi karyawan tetap.
“Pertanyaannya, bagaimana nasib teman-teman yang sudah kerja lebih dari satu, dua, atau bahkan lima tahun? Siapa yang menjamin hak-hak mereka?” katanya.
Di sisi lain, warga juga meminta agar perusahaan alih daya tidak dijadikan tempat magang berkepanjangan bagi calon tenaga kerja, tanpa status dan kejelasan masa depan.
“Kalau memang dianggap masa percobaan, tetap saja harus sesuai aturan. Kami butuh solusi konkret, bukan janji-janji,” ujarnya.
Di tengah situasi itu, aksi damai digelar masih tetap berjalan kondusif dan tertib. “Kami hanya ingin memperjuangkan hak dan keadilan. Jangan sampai aksi ini ditunggangi kepentingan tertentu. Kita harus tetap jaga idealisme perjuangan,” pungkasnya.
Reporter : Mirna
Anggota DPRD Nias Utara asal Dapil I Menghadiri Acara Penutupan Turnamen Bulutangkis PB Avore Tahun 2025.
Nias Utara — Yutelnews.com Pada Pelaksanaan penutupan Turnamen Bulutangkis PB Avore Tahun 2025 di hadiri Anggota DPRD Dapil I Kabupaten Nias Utara di Gedung Gelanggang PB Avore Desa Sisarahili, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Hari Rabu 25 Juni 2025.
“Ucap Ketua PB Avore Yasato Harefa menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan baik, kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Desa , Kecamatan Namohalu Esiwa terlebih Kabupaten Nias Utara dan pihak terkait untuk menyukseskan kegiatan ini.
“Ucap Plt.Camat Namohalu Esiwa Karman Ziliwu S.Pd bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk mendapatkan bakat pemain Bulutangkis ke depan bila ada kegiatan Olahraga.
“Ujar Kata Sambutan mewakili Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara Dapil I Faogonaso Harefa SH bahwa kegiatan ini Turnamen Bulu Tangkis ini merupakan olahraga bagi Generasi muda dari sekarang terus kedepan di bina dan diarahkan.
Arahan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu S.Pd., M.IP., menyampaikan olahraga Bulutangkis ini menjadi satu alat mempersatukan kita, baik yang ada minat berolahraga juga para penonton. Hari ini ada yang meraih Juara dan ada yang tidak belum waktunya tetap giat dan semangat berolahraga.
Turut hadir masyarakat sekitar Desa Sisarahili, Kepala Desa Sisarahili, Tokoh masyarakat sekitarnya, Polsek Lotu, Kapolpos Namohahalu Esiwa, Danpos Namohalu Esiwa, Sponsor , Pengurus/Panitia Turnamen serta peserta Bulu Tangkis PB Afore.
( K.Gea).
Kembalikan Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Ruas Jalan Bonerate Selayar Aspidus Kejati Sulsel Pimpin Press Release
YUTELNEWS.com | Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sulsel, Jabal Nur memimpin kegiatan press release pengembalian kerugian negara dalam perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Paket I (Lapen Ac-Wc) ruas Bonerate-Sambali Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Anggaran 2019 di Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Rabu (25/6/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Kajari Kepulauan Selayar, Apreza Darul Putra, Kasi Pidsus Kejari Selayar, Syakir Syarifuddin dan jajaran Kejari Kepulauan Selayar.
Di mana, terpidana Sucipto melakukan pengembalian sebesar Rp2.240.642.100,00 (dua miliar dua ratus empat puluh juta enam ratus empat puluh dua ribu seratus rupiah).
Kajari Kepulauan Selayar, Apreza Darul Putra mengatakan perkara terdakwa Sucipto telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 150 K/PID.SUS/2025 tanggal 17 April 2025 dengan amar putusan :
–Pidana penjara : 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan, dipotong masa penahanan
–Pidana denda : Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) Subs. pidana kurungan selama 2 (dua) bulan;
–Pidana tambahan : uang pengganti sebesar Rp2.240.642.016,18 (dua miliar dua ratus empat puluh juta enam ratus empat puluh dua ribu enam belas rupiah delapan belas sen)
Aspidsus Kejati Sulsel, Jabal Nur menjelaskan dengan disetorkannya ke negara uang pengganti tersebut maka kerugian negara dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Peningkatan Jalan ruas Bonerate-Sambali sebesar Rp2.240.642.016,18 (dua miliar dua ratus empat puluh juta enam ratus empat puluh dua ribu enam belas rupiah delapan belas sen) telah dipulihkan 100%.
“Hal ini sesuai dengan instruksi Jaksa Agung dimana dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi tidak hanya berfokus pada pemidanaan tetapi juga harus mengupayakan pemulihan kerugian negara.”jelas Jabal Nur.
Abu Algifari
Tumpengan dan Takir Sewu Kedawung Banyuwangi
YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Adat budaya Tumpengan dan Takir Sewu Kedawung Desa Sraten Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, terlahir pada tahun 2016 yang di prakarsai oleh Perkumpulan Prabu Tawangalun dan seluruh masyarakat Kedawung dan Tanjungsari untuk tahun 2025 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni.
Adat Budaya Tumpengan dan Takir Sewu diadakan dengan memenuhi 4 (empat) nilai-nilai dasar yang ada antara lain,nilai budaya,nilai religius,nilai filosofis serta menjunjung tinggi nilai kearifan lokal.
Irawan Suyanto selaku Ketua Perkumpulan Prabu Tawangalun Kedawung sekaligus Ketua Panitia pertama kali, tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 menjelaskan terkait empat nilai dasar yang ada.
Nilai budaya, Takiran itu suda ada di Kedawung mulai dari nenek moyang sampai sekarang,sehingga masyarakat Kedawung ingin tetap melestarikan Takiran yang sudah ada sejak dahulu kala.
Nilai religius, adat budaya Tumpengan dan Takir Sewu kita kemas dalam adat budaya yang bernuansa religius Islami, perpaduan antara adat dan agama ini untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian karena masyarakat Kedawung dan Tanjungsari mayoritas beragama Islam.Sehingga adat budaya Tumpengan dan Takir Sewu di adakan agar tidak menyimpang dari syariat syariat ajaran agama Islam.
Nilai filosofis, adat budaya Tumpengan dan Takir Sewu memenuhi beberapa konsep, mulai dari pemberangkatan sampai dengan penataan barisan saat melaksanakan Kirab Budaya Tumpengan dan Takir Sewu.
Nilai kearifan lokal, tentu namanya adat budaya jangan sampai meninggalkan nilai kearifan lokal yaitu, kegotong royongan, kerukunan, kebersamaan, rasa memiliki, rasa mencintai dan rasa persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga dengan baik.
Adat budaya Tumpengan dan Takir Sewu ada ketika meninggalkan nilai kearifan lokal, jangan sampai ada perpecahan di masyarakat yang akan merugikan masyarakat dan tidak ada artinya diadakan Tumpengan dan Takir Sewu untuk itulah Perkumpulan Prabu Tawangalun Kedawung berkomitmen tetap menjaga dan melestarikan kemurnian dari adat budaya yang lahir pertama kali pada tahun 2016 sampai sekarang.
Adat budaya Tumpengan dan Takir Sewu ada mempunyai maksud dan tujuan yang jelas sesuai dengan awal diadakannya adat budaya pada tahun 2016 yang diprakarsai oleh Perkumpulan Prabu Tawangalun Kedawung.
Maksud adanya Tumpengan dan Takir Sewu yaitu untuk melestarikan dan mengenang keberadaan situs budaya Makam Prabu Tawangalun yang ada di Kedawung yang dari dahulu kala diyakini oleh nenek moyang yang ada di Kedawung.
Tujuan Kirab Budaya Tumpengan dan Takir Sewu yaitu,untuk meningkatkan prasarana jalan yang ada di Kedawung agar di perhatikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi sekaligus untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat Kedawung dan Tanjungsari.
Dengan adanya adat budaya Tumpengan dan Sewu diharapkan kegiatan ini bisa menjadi wisata religius yang ada di Kedawung sehingga bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat Desa Sraten pada umumnya.
(Red)
Program Bupati Bandung, Melalui PRIMA Lamajang Bersihkan Lingkungan Saluran Air SPAL di Lewi Bandung
YUTELNEWS.com | Bandung,- Program Bupati Bandung H Dadang Supriatna dengan semangat gotong royong dan kebersamaan bersama masyarakat melalui Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) melaksanakan karya bakti membersihkan dan mengeruk pasir lumpur dan sampah di saluran air spal bersama warga masyarakat Lewi Bandung Rw 01, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Rabu, (25/06/2025).
Dalam Kegiatan karya bakti ini ,hadir pula perwakilan dari dinas UPT PUTR Aat Safari, Tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto, Perwakilan dari desa citerep, BPD, Serta PRIMA, Ketua RW 01, para ketua RT dan warga lainnya.
Dalam kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersih lingkungan, Tokoh masyarakat Tri Rahmanto bersama para anggota Prima terhadap masyarakat di wilayah Lewi Bandung Desa Citeurep, sekaligus memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat wilayah desa citeurep.
Para anggota Prima bersama warga bahu membahu mengangkat pasir lumpur dan sampah dari saluran air spal ( pembuangan air limbah) yang sudah dangkal dan mengeruk/ bersihkan sampah di saluran air spal di Lewi Bandung.
Tokoh masyarakat Tri Rahmanto menyampaikan, bahwa Prima untuk karya bakti tersebut bukan hanya kegiatan fisik semata, tetapi juga merupakan wujud nyata pengabdian dan semangat gotong royong yang menjadi landasan kekuatan kebersamaan bersama masyarakat.
Kami semua hadir bukan hanya karya bakti saja,dan untuk saling silahturahmi di wilayah Lewi bandung, tetapi juga ini menjadi bagian dari program pa bupati bandung untuk membantu kehidupan di masyarakat. ” Melalui karya bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) dan masyarakat selalu berdiri bersama dalam bergotong royong ,” ujarnya.
Ketua Rw 01 Lewi bandung, Yomi Tridiansyah sangat menyambut baik dengan antusias kehadiran Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) dalam kegiatan karya bakti tersebut. kami merasa terbantu dan bangga bisa bekerja bersama sama bekerja karya bakti sosial membersihkan saluran air spal yang sudah dangkal,”ucap RW.
Lebih lanjut RW 01 Lewi bandung Yomi Tridiansyah pun menyatakan kami mewakili masyarakat, mengucapkan banyak terima kasih kepada pak Bupati Bandung, lewat tokoh masyarakat pak Tri Rahmanto dan UPT Dinas PUTR Aat Safari, yang sudah memasang pintu air di empat titik saluran air Spal, alhamdulilah kami merasa bersyukur dengan kepedulian pak bupati bandung terhadap di lingkungan masyarakat kami,”ujarnya.
Melalui karya bakti ini, Prima di sini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong bersama warga dan rasa saling peduli di wilayah Rw atau pun di Rw lainnya.”Tutupnya.
Yans.
DPD MATRA Apresiasi Kepada Prof. Ing Wardiman Djojonegoro Atas Bukunya yang Berjudul Trilogi Kartini
YUTELNEWS.com | Kab. Jepara,- Pelestarian Seni Budaya serta adat istiadat, tradisi,kearifan lokal lainnya termasuk pengetahuan pendidikan tentang pahlawan R. A Kartini, Dalam diskusi dan bedah buku yang berjudul Trilogi Kartini yang berisi (179 surat )Karangan Prof Ing Wardiman Djojonegoro serta Gunawan Budi Susanto yang digelar di museum R. A Kartini yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Rabu, (25/5/2025).
Acara bedah buku Trilogi Kartini oleh Prof Ing Dr Wardiman Djojonegoro dimulai pada Pukul 09.00 Wib sampai selesai ini tampak langsung dihadiri Prof. Ing Wardiman Djojonegoro, Gunawan Budi Susanto, Bupati Jepara yang diwakili Kabid SDM Rini Supatmi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Muh Eko Udhyono beserta jajarannya, Kepala Diskominfo, Arif Darmawan, Ketua PKK Laila Saadah, Nur Osel Khaisha Putri anggota DPRD dari Fraksi PDI-P Komisi B, Lusiana anggota DPRD dari Fraksi PPP Komisi C, Purwanto mewakili Dandim 0719 Jepara, Hadi Priyanto penulis juga budayawan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam Sambutannya, Prof. Ing Dr Wardiman Djojonegoro sangat mengagumi sosok Kartini yang mempunyai cita-cita mulia di zaman atau masanya untuk mewujudkan Kartini-kartini yang mandiri, berpengetahuan luas serta persamaan gender berbudi pekerti yang luhur dan tidak terbelenggu oleh tradisi pingit tentunya bisa memberikan ruang kepada kaum Perempuan untuk melampaui zamannya, sehingga mempunyai visioner ke depannya imbuhnya Wardiman.
Ketua DPD MATRA Kab. Jepara sangat mengapresiasi acara Bedah Buku Trilogi Kartini yang di susun oleh Prof. Ing Dr Wardiman Djojonegoro dan Gunawan Budi Susanto memberi pandangan yang lebih luas surat suratnya yang sederhana tersimpan gagasan yang besar tentang penting nya cinta ilmu sebagai pondasi peradaban, kebebasan batin sebagai bentuk kemerdekaan sejati serta emansipasi yang bukan ajang persaingan, melainkan upaya memuliakan martabat perempuan agar setara dalam nilai kemanusiaan.
Semoga kegiatan seperti mendapatkan perhatian khusus dan ditindaklanjuti untuk program yang bisa di sinergikan dengan mewujudkan Jepara Mulus.
(Singgih)
RPJMD Kota Gunungsitoli 2025-2029: Membangun Kesejahteraan Masyarakat melalui Kolaborasi
YUTELNEWS.com | Pemerintah Kota Gunungsitoli resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si, dan Wakil Wali Kota Martinus Lase, S.H., memimpin acara yang berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota. Rabu, (25/06/2025).
Wali Kota Laoli menyoroti beberapa permasalahan utama Kota Gunungsitoli yang perlu ditangani dalam RPJMD, antara lain: derajat kesehatan masyarakat, layanan pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, serta infrastruktur.
Untuk mencapai tujuan, tujuh indikator kinerja utama ditetapkan: indeks pembangunan manusia, laju pertumbuhan ekonomi, persentase penduduk miskin, indeks gini, tingkat inflasi, indeks reformasi birokrasi, dan tingkat pengangguran terbuka.
Indikator ini akan dijabarkan dalam Renstra perangkat daerah hingga ke tingkat kegiatan dan sub-kegiatan. Wali Kota berharap Musrenbang menghasilkan masukan konstruktif untuk penyusunan kebijakan pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi, Desni Maharani Saragih, S.STP, M.Si, menyampaikan visi pembangunan Provinsi Sumatera Utara: “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan,” dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, pertanian, infrastruktur, dan intervensi kawasan.
Provinsi Sumatera Utara berharap Musrenbang RPJMD Kota Gunungsitoli menghasilkan rencana pembangunan partisipatif, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN 2025-2029.
Acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota, bersama Forkopimda, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Sejumlah narasumber memberikan paparan, termasuk Direktur Pembangunan Daerah Kementerian PPN/Bappenas RI, Togu Pardede, ST., MIDS (tentang arah pembangunan kewilayahan RPJMN 2025-2029 Kota Gunungsitoli); Dr. Sadieli Telaumbanua, M.Pd (tentang penyiapan SDM); Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara (tentang prioritas pembangunan dan arah kebijakan RPJMD Provsu 2025-2029); dan Kepala Bapperida Kota Gunungsitoli (tentang rancangan akhir RPJMD Kota Gunungsitoli 2025-2029).
Hadir pula Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, anggota DPRD Kota Gunungsitoli, staf ahli Wali Kota, asisten Sekda, pimpinan instansi vertikal/BUMN/BUMD/perguruan tinggi, camat, kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK, Ketua DWP, perwakilan Ormas/OKP/LSM, Forum Anak Kota Gunungsitoli, dan lainnya.
K Gea
SDN Ciptagumati Melepas 40 Siswa, Menuju Jenjang Pendidikan Lebih Tinggi
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Sebanyak 40 siswa SDN Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, S.I.P., ketua komite sekolah, Yuki Abdurahman, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD Desa Ciptagumati, Ketua RW 06 dan 10, kepala sekolah PAUD dan RA, serta para Ketua RT. Rabu, (25/06/2025).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tedi Irawan, S.I.P., menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang lulus dan naik kelas. Beliau berharap para siswa dapat melanjutkan pendidikan dengan baik, memiliki prinsip yang kuat, dan mampu mengharumkan nama baik keluarga, sekolah, dan desa.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan pendidikan di SDN Ciptagumati, termasuk kepala sekolah, guru, dewan komite, dan para undangan yang hadir.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Yuki Abdurahman, menyampaikan harapan agar guru-guru honorer di SDN Ciptagumati dan sekolah dasar lainnya di Desa Ciptagumati dapat segera diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Acara pelepasan siswa ini ditutup dengan doa bersama, memohon kesuksesan bagi para siswa di jenjang pendidikan selanjutnya.
Keberhasilan SDN Ciptagumati dalam mendidik generasi muda menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Desa Ciptagumati.
Dien Yoyo
- Sebelumnya
- 1
- …
- 136
- 137
- 138
- 139
- 140
- …
- 563
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






























