Pengungkapan 2,1 Ton Nakotika, PNIB : Apresiasi Tinggi kepada BNN yang Telah Menyelamatkan Jutaan Generasi dari Barang Haram

Karawang – YUTELNEWS.com Senin 23 Juli 2025
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dari luar negeri. Upaya penyelundupan barang haram melalui perairan Kepulauan Riau dengan menggunakan kapal ikan berbendera Thailand terbilang cukup fantastis.

Sebanyam 705 kilogram sabu-sabu dan 1,2 ton kokain dengan nilai ditaksir 7 triliun rupiah. Berhasil diamankan dalam operasi senyap yang cukup dramatis. Fakta ini menbuktikan Indonesia menjadi negara tujuan ekspor narkotika dari luar negeri.

“Narkotika dalam jumlah lebih dari 2 ton jika lolos akan meracuni puluhan jutaan generasi muda di Indonesia. Ini sangat mengkhawatirkan bagi kita semua sesama anak bangsa. Jaringan Narkotika Internasional tidak hanya berdagang tetapi punya agenda merusak masa depan Rakyat dan bangsa” ungkap AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) selaku Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan kebangsaan lintas agama, suku dan budaya Nusantara anti narkoba, intoleransi, khilafah radikalisme dan terorisme Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB).

Gus Wal dan PNIB mengapresiasi kesigapan BNN dan Polri serta TNI AL dalam mengungkap dan menggagalkan penyelundupan narkotika melalui jalur laut untuk kesekian kalinya.

“Kerja keras tim Intelijen khusus dari BNN yang berkolaborasi dengan TNI AL sangat kita apresiasi. Mereka bekerja tulus, senyap dan cerdas dalam mengungkap dan menindak jaringan internasional yang pasti bukan kaleng-kaleng dari sisi uang dan taktik penyelundupan. Ini bentuk komitmen kuat aparat penegak hukum BNN, Polri dan TNI dalam melindungi generasi muda dari bahaya laten narkoba bagi masa depan bangsa” jelas Gus Wal.

PNIB dalam aktifitas kemasyarakatan tidak pernah putus menyuarakan gerakan anti narkoba, anti HTI Khilafah Terorisme secara mandiri maupun bersama-sama. Kejahatan extra ordinary narkoba, HTI Khilafah Terorisme wajib disadari oleh seluruh masyarakat sebagai musuh bersama.

“Jaga kampung desa Jaga tetangga saling mengingatkan akan dampak kenikmatan sesaat pada narkoba selalu kita sosialisasikan pada setiap perkumpulan, pertemuan atau momen acara kirab merah putih kebangsaan PNIB dimanapun berada. Ini bukan sebuah paksaan tetapi menjadi kesadaran kolektif bagi kita untuk mewaspadai narkoba, HTI Khilafah Terorisme masih ada dan siap mengancam di sekitar kita” imbuh Gus Wal.

Dengan slogan : Narkoba, HTI Khilafah Terorisme adalah musuh rakyat dan bangsa Indonesia, PNIB menjawab tantangan zaman yang menuntut peran aktif masyarakat untuk membantu aparat memberantas narkoba, HTI Khilafah Terorisme tanpa kenal waktu.

“Narkoba, Intoleransi, HTI Khilafah Terorisme adalah musuh rakyat dan bangsa, generasi muda atau siapapun yang sudah terjerat narkoba, HTI Khilafah Terorisme akan menjadi bodoh dan tidak produktif. Kepentingan negara negara produsen narkoba sangat massif dengan membuat kecanduan pemakai narkoba. Setelah punya ketergantungan pada zat memabukkan maka akan lebih mudah dikuasai dan diatur, begitu pula dengan HTI Khilafah Terorisme yang semakin tumbuh subur, papar Gus Wal”

Narkoba, Intoleransi, Khilafah dan Terorisme adalah musuh besar Rakyat dan bangsa Indonesia, diperlukan kerja sama dan kolaborasi yang intens dan continue antara tokoh masyarakat, lembaga pendidikan sekolah, kampus, Pemerintah, BNN dan aparat penegak hukum untuk mengantisipasinya yang telah menjangkit hingga ke kampung desa serta pelosok negeri, pungkas Gus Wal

(Singgih)

Ketua AR Event Organizer Fenti Oktara S.P,Gelar Pasanggiri Lomba Jaipong,Tingkatkan Kecintaan Terhadap Budaya di Jawa Barat

Bandung – YUTELNEWS.com|| Puluhan sanggar tari ikuti Lomba Pasanggiri Tari Jaipong tingkat Kabupaten Bandung di tahun 2025 yang berlangsung di Toserba PRAMA Jln raya Banjaran,Bojong sereh,kecamatan pamempeuk,kabupaten Bandung,pada minggu 22/06/2025.

Kegiatan Pasanggiri Jaipong yang di gagas oleh AR Event Organizer (EO), bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap budaya Tari Jaipong di Kabupaten Bandung dan umumnya di Jawa Barat.

Para peserta dari berbagai sanggar tari yang ada di Kabupaten Bandung dan juga dari Daerah lain dengan Katagori peserta dari tingkatan TK,SD, SMP dan SMA baik perorangan dan regu ikut ambil bagian dalam lomba Pasanggiri Tari Jaipong se-Kabupaten Bandung ini.

Fenti Oktora, S.P ,selaku Ketua Pelaksana Acara Pasanggiri Tari Jaipong menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk lebih mengenalkan budaya Tari Jaipong kepada anak-anak, dimana pada saat ini kecintaan pada seni budaya ini sudah mulai berkurang.

Di Kabupaten Bandung dan umumya di Jawa Barat, memang masih banyak sanggar- sanggar tari yang khusunya untuk Tari Jaipong.

Jadi kita dalam penyelenggaraan kejuaraan, mengapresiasikan kepada mereka yang sudah latihan Tari Jaipong agar bisa tampil dalam pertandingan yang kita gelar hari ini,” ucapnya Fenti.

Lebih lanjut dikatakan, dalam Kegiatan ini kami persiapkan sebaik mungkin, dimana sebelumnya kita sebagai penyelenggara sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung, dimana sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah dalam ajang kontes seni budaya yang kami gelar ini, nantinya sertipikat untuk juaranya akan ditandatangani oleh kepala Disbudpar Kabupaten Bandung

Fenti Oktora sebagai Pemilik AR Event Organizer menambahkan, saya ingin terus memberikan support kepada pecinta seni Jaipong agar tetap berkreasi, dimana kedepanya kita juga akan memberikan apresiasi kepada sanggar-sanggar tari yang sudah berpartisipasi di event- event kami, dengan memberikan hadiah kepada mereka. Walaupun pada saat ini kami masih dalam melakukan kegiatan lomba-lomba biasa yang kami gelar di beberapa Kabupaten, katanya.

Fenti juga berharap bawa seni budaya ini harus terus kita lestarikan khususnya untuk tari jaipong, di mana Pemerintah bisa lebih memberikan support dengan mengadakan lomba-lomba yang lebih besar lagi untuk para seniman Tari Jaipong dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya agar mereka bisa lebih semangat.

Dalam kesempatannya, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada kepala Dinas budaya dan pariwisata Kabupaten Bandung, yang senantiasa mensupport kegiatan-kegiatan yang telah di selenggarakan,” tukasnya.



Yans.

Keluarga Besar KIE RAHA Dan Masyarakat Desa Widit Melakukan Gotong Royong Pengecoran Mesjid

YUTELNEWS.com – Maluku
Namlea -Ratusan masyarakat Kie Raha Maluku Utara melaksanakan aksi gotong royong pengecoran dak kubah Masjid Al-Ikhlas Desa Widit, kecamatan Wailata Kabupaten Buru pada minggu 22 juni 2024. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.

Ketua keluarga besar Kie Raha maluku utara, Aya Tarnate kepada Wartawan mengatakan, kami sangat bersyukur dapat mengambil bagian untuk membantu warga setempat dalam proses pembangunan ini. Harapan kami, masjid ini nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan di Kecamatan Wailata,” ujar Aya.  

Dia juga menyampaikan aprisiasinya terhadap semangat masyarakat dan pemuda Desa Widit yang terlibat aktif dalam membangun masjid al-ikhlas. Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan semangat gotong royong orang basudara Kie Raha dan Masyarakat Desa Widit yang sangat luar biasa.

Lebih lanjut, Aya menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara orang basudara tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pembangunan masjid.

“Semoga Masjid Al-Ikhlas Desa Widit menjadi pusat syiar Islam di Kecamatan Wailata. Kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai Islam, yaitu semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan cinta terhadap rumah Allah. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua,” tutupnya.  

Kegiatan pengecoran ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemuda dalam mewujudkan fasilitas ibadah yang layak. Dengan semangat yang terus terjaga, Masjid Al-Ikhlas diharapkan segera rampung dan menjadi pusat kegiatan keislaman yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat
Kabiro buru (M.Masuku)

‎Muscab APDESI ke V  ”  H Deden Deni Wahyudi” kembali memegang kendali sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi Periode 2025 – 2030.

Sukabumi – Yutelnews.com Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas menghadiri dan membuka Muscab V DPC Apdesi Kabupaten Sukabumi di Hotel Sukabumi  Indah, Minggu, 22 Juni 2025.

‎Dalam kesempatan itu, H. Andreas mengajak Apdesi Kabupaten Sukabumi untuk terus bersinergi. Apalagi, Apdesi merupakan organisasi besar yang mencakup setiap desa.

‎”Siapapun ketuanya nanti, mari kita tingkatkan kerjasama yang baik. Sinergitas harus lebih baik lagi demi kepentingan rakyat,” ujarnya.

‎Selain itu, dirinya meminta para kepala desa dapat membantu Pemda dalam menyosialisasikann 11 program prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi. ucap Wabup.


‎”Deden Deni Wahyudin” Ketua APDESI periode 2020-2025, ketika menyampaikan laporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan program kerja selama masa jabatannya, dirinya juga sekaligus kandidat resmi dan satu satunya, yang mendaftar sebagai calon Ketua DPC APDESI untuk periode 2025–2030,  H. Deden.


‎H. Deden Deni Wahyudin juga mengtakan bahwa ” alhamdulillah hari ini sudah dilaksanakan Muscab DPC Apdesi yang ke V  tahun 2025 untuk persiapan muscab kurang lebih 2 bulan dari pembentukan panitia telah mengadakan muscab  dan juga dari pendaftaran sampai dengan verifikasi. karena hari ini tgl 2w telah di adakanya muscab ke V  pusat ini telah dilaksanakan, 

‎Dan alhamdulillah saya ” Deden Deni Wahyudin ” terpilih kembali menjadi ketua DPC APDESI Kab. Sukabumi periode 2025-2030,  sayaa mengucapkan banyak  terima kasih kepada seluruh para kepala desa, wakil bupati Sukabumi, ketua DPD Apdesi Jabar, dan para panitia dan pengurus, yang mana masih memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi Ketua APDESI Kabupaten Sukabumi yang akan melaksanakan Amanah ini dengan baik agar  apdesi kedepannya akan  apa yang di cita citakan kepala desa bisa terwujud dengan baik dan mudah-mudahan ke depannya lebih baik lagi , karena Apdesi merupakan organisasi yang memfasilitasi seluruh masyarakat dan memperjuangkan seluruh keinginan masyarakat dan pemerintahan desa  yaitu untuk menjadi desa dan pemerintahan yang baik , sekali lagi Saya Ucapkan Terima Kasih Kepada Semua Pihak Yang telah mendukung Muscab APDESI yang Ke V tahun 2025.” Ucap H. Deden DW


‎Hal itupun diamini Ketua DPD Apdesi Jawa Barat “Sukarya Weka” Menurutnya, Apdesi harus bersinergi dengan pemerintah daerah.

‎”Apdesi harus bersinergi dengan Pemda. Apalagi untuk kepentingan masyarakat, harus bersama-sama,” tegasnya.

‎Sementara itu, Plt Ketua DPC Apdesi Kabupaten Sukabumi Tutang Setiawan mengatakan, Muscab ini merupakan hal yang wajib diilakukan setiap lima tahun. Hal itu untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya dan  memilih pengurus lima tahun ke depan.

‎”Mudah-mudahan, melalui muscab ini dapat terpilih pengurus yang luar biasa dan bisa mengakomodir keinginan anggota,” pungkasnya.

‎Hingga dari Hasil Musyawarah Cabang Muscab APDESI ke V Di nyatakan H Deden Deni Wahyudi kembali memegang kendali sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi Periode 2025 – 2030.


Reporter : Mirna

Raih Juara Umum MTQH ke-39 Jawa Barat, Kang DS : Ini Anugerah Besar Bagi Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com|| Kafilah Kabupaten Bandung dipastikan berhasil menjadi Juara Umum MTQH ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung.

Kabupaten Bandung sukses merebut tahta juara umum dari Kabupaten Bekasi yang menjadi juara umum pada penyelenggaraan MTQH tahun sebelumnya.

Kepastian juara umum yang diraih tuan rumah Kabupaten Bandung itu diketahui saat acara Penutupan atau Closing Ceremony MTQH XXXIX di Dome Bale Rame Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/6/2025) malam.

Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman yang mewakili Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak atas dukungan dan partisipasinya sehingga penyelenggaraan MTQH ke-39 Jawa Barat berjalan lancar dan sukses.

“Kami atas nama Gubernur Jawa Barat mengucapkan selamat kepada tuan rumah sekaligus juara umum, Kabupaten Bandung. Ngiring bingah tur ngiring reueus,” ujar Herman seraya disambut gemuruh tepuk tangan ribuan hadirin yang hadir.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan syukur dan kebanggaannya atas raihan juara umum yang diraih oleh kafilah Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung menjadi Juara Umum dalam MTQH ke-39 Tingkat Jawa Barat. Ini kebanggaan dan anugerah luar biasa bagi Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sabtu 21 Juni 2025.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan pendamping kafilah Kabupaten Bandung yang telah berjuang dan bekerja keras untuk mewujudkan target juara umum.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak
telah berpartispasi membantu kelancaran dan kesuksesan MTQH XXXIX Jabar di mana Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah.

“Gelar juara umum ini merupakan hasil kerja keras, pengorbanan dan kolaborasi semua pihak. Gelar juara umum ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS.

Kang DS mengaku sangat bersyukur karena penyelenggaraan MTQH ke-39 di Kabupaten Bandung sukses dalam segala hal. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat atas kepercayaannya menjadi tuan rumah MTQH ke-39.

“Alhamdulillah Kabupaten Bandung tidak hanya sukses dalam prestasi, namun juga sukses dalam penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses secara ekonomi,” tambahnya.

Kabupaten Bandung berhasil menjadi juara umum dengan total raihan poin sebesar 595 poin. Di peringkat kedua Kabupaten Bekasi dengan 545 poin, dan ketiga Kota Bandung dengan 352 poin. (*)


Yans.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Hj Nia Purnakania SH Gelar Do’a Bersama dan Berbagi Kasih di Peringati Haul Bung Karno Yang ke – 55.

BandungYUTELNEWS.com

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Hj Nia Purnakania SH. M.K.N menggelar Do’a bersama Selametan Akbar dan berbagi kasih santunan anak yatim, dalam rangka memperingati Haul Bung Karno yang ke-55.

Acara selametan doa bersama ini dihadiri ratusan masyarakat dan kader PDI Perjuangan Se-Kabupaten Bandung,para Anggota Fraksi termasuk dari pengurus PAC, Ranting, sayap Partai, DKM Al- Hidayah Baleendah, DKM Al Nur Baleendah, anak yatim piatu dan satgas , berlangsung di Gedung Kantor DPC PDI Perjuangan Baleendah Kabupaten Bandung, Pada sabtu 21/06/2025.

Acara doa bersama ini ,yang diawali dengan dibacakanya ayat suci Al-Qur’an, Ceramah, tahlilan dan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter Ir Soekarno menambah sakralnya acara dan spiritual.

Peringatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga wadah refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Hj Nia Purnakania SH.M.K.N menyampaikan, dalam acara doa bersama ini adalah sebagai bentuk penghormatan kepada Ir Soekarno (Bung Karno) sebagai bapak Bangsa yang merupakan bapak proklamator kemerdekaan Indonesia.

Dirinya berharap acara ini bukan menjadi acara seremonial saja, tetapi ini adalah menjadi refleksi perjuangan dan juga momentum penting bagi kita semua untuk bagaimana kita meneruskan perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno.

Melalui momen Haul Bung Karno ini untuk memperkuat jiwa kita, rasa nasionalisme, rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia,” ujarnya hj. Nia.

Lebih lanjut, hj Nia,juga mengatakan momentum bulan Juni merupakan hari lahirnya Pancasila yang sudah diwariskan kepada bung Karno, tentunya ini tidak bisa dilupakan dari sejarah perjuangan beliau di Bandung. “Bung Karno di Bandung tidak hanya menimba ilmu tapi bagaimana bung Karno juga memulai perjuangannya untuk kemerdekaan Indonesia, bahkan sampai dipenjara,” ucapnya.

Di Bandung ini, Bung Karno juga mendirikan partai PNI pada tahun 1927 sebagai wadah politik dalam rangka kemerdekaan Indonesia, begitupun kita sebagai partai perjuangan juga sebagai wadah politik.

Kalau Bung Karno melawan penjajah sebagaimana sudah disampaikan di dalam sidang BPUPKI, Bung Karno juga sampai berpidato selama 1 jam di sana disampaikan bahwa kemerdekaan adalah untuk menuju jembatan emas, jadi bagaimana kita mengisi jembatan -jembatan itu untuk menuju masyarakat adil dan makmur,” tambah Hj Nia.

Semoga Partai PDI perjuangan, para kader ideologis Bung Karno, bisa meneruskan semangat perjuangan itu. kalau Bung Karno melawan penjajah tapi bagaimana PDI perjuangan sebagai partai politik yang bisa memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat, bisa mengurangi pengangguran, bisa mengurangi kemiskinan, bisa mengurangi kebodohan dan juga sebagainya.

Kita sebagai Kader PDI Perjuangan tentunya harus bisa menjalankan apa yang menjadi gagasan Bung Karno, yaitu Pancasila dan juga Trisakti,” tandasnya.

Selametan Do’a bersama dan berbagi kasih bersama anak yatim ini dikemas dalam bentuk tradisi lokal berupa syukuran yang sederhana sebagai simbol kultural yang sarat nilai persatuan, kerakyatan, dan spiritualitas yang menjadikan semangat Bung Karno sebagai pendorong perjuangan,” pungkasnya.



Yans.

Priyo Hardono Terpilih sebagai Ketua Korwil KSBSI Jawa Tengah Periode 2025–2030 dalam Rakerwil di Jepara

Yutelnews.com | Jepara  Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) wilayah Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2025 pada Sabtu (21/6/2025) di Love in Hotel & Resort, Desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara.

Agenda penting dalam pertemuan ini adalah penetapan kepemimpinan baru untuk periode lima tahun ke depan.


Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting organisasi, termasuk perwakilan Ketua Umum DPP KSBSI Johannes Dartha Pakpahan, yakni Hendrik Hutagalung, Sekretaris Jenderal DPP KSBSI, serta Hotmaraja Nainggolan dari MPO DPP KSBSI.


Turut hadir Ketua Panitia Priyo Hardono, yang juga menjabat Ketua DPC KSBSI Jepara, bersama dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Jepara Samiaji, jajaran pengurus DPC KSBSI se-Jawa Tengah, serta tamu undangan lainnya.

Rakerwil dibuka secara resmi oleh Hendrik Hutagalung yang disusul dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


Salah satu hasil penting dari Rakerwil kali ini adalah terpilihnya Priyo Hardono secara aklamasi sebagai Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) KSBSI Jawa Tengah untuk masa bakti 2025–2030.

Dalam sambutannya, Priyo menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh di Jawa Tengah.

Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk bersatu dan terus mengembangkan KSBSI ke arah yang lebih baik.

“Saya berharap DPP KSBSI dapat terus memberikan arahan dan bimbingan. Terima kasih juga kepada seluruh rekan yang telah bekerja keras membesarkan KSBSI,” ujar Priyo.

Dukungan pun datang dari Hendrik Hutagalung, yang menegaskan bahwa DPP KSBSI siap memberikan bantuan penuh kepada Priyo Hardono dalam mengemban amanah baru tersebut.

Hendrik juga menekankan pentingnya peningkatan pemahaman hukum bagi seluruh anggota serikat, agar mampu memperjuangkan hak-haknya secara mandiri dan berdaya.

Hendrik turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan positif KSBSI di Jawa Tengah yang dinilainya memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan utama buruh di wilayah tersebut.

“Semoga ke depan KSBSI Jateng semakin besar, kuat, dan kembali berjaya,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Hendrik juga mengingatkan tentang sosok pendiri SBSI, Muchtar Pakpahan, yang sejak 1992 telah memperjuangkan kehidupan layak bagi buruh melalui serikat yang kuat.

Ia menegaskan bahwa KSBSI harus berjuang demi kepentingan buruh, bukan hanya untuk pengurusnya.

Menurut Hendrik, peran strategis KSBSI mencakup konsolidasi kekuatan buruh, edukasi mengenai regulasi dan undang-undang ketenagakerjaan, serta advokasi dalam mendampingi pekerja yang menghadapi persoalan di tempat kerja.

“Solidaritas dan semangat kebersamaan adalah kunci. Kita harus terus menjadi kekuatan kolektif,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Hendrik menyampaikan pesan motivatif, “Buruh bersatu, pasti menang.”

Eko Mulyantoro

‎Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Jawa Barat,tanggapi Kasus Intimidasi Jurnalis Sukabumi

Yutelnews.com//

Sukabumi – Penyelesaian secara restorative justice (kekeluargaan), dalam perkara dugaan intimidasi berupa pengancaman terhadap jurnalis, yang dilakukan oknum security PT. Bogorindo Cemerlang, ditanggapi Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Jawa Barat, Jaya Taruna.

‎Menurut Jaya, kedua belah pihak memang telah saling memaafkan di hadapan penyidik Polsek Cibadak pada Kamis (19/6) lalu. Namun dalam konteks perkara ini, melekat juga profesi AS sebagai seorang jurnalis yang dilindungi undang-undang, yang telah menerima intimidasi / ancaman dalam aktivitasnya. Sehingga, kejadian ini bisa menjadi sinyal bahaya karena dapat mengancam kebebasan pers.

‎”Kita menghormati upaya hukum dengan pendekatan keadilan restoratif. Namun, seharusnya dilihat juga bangunan perkaranya, karena ancaman terhadap jurnalis ini bermula dari aktivitas jurnalistik AS yang menyoal izin camping ground milik PT. Bogorindo Cemerlang. Gara-gara pemberitaan ini kan pembangunan dihentikan, karena ternyata pihak Bogorindo memang belum menempuh izin, sehingga pemerintah daerah serta publik akhirnya tahu,” kata jaya Taruna, Sabtu (21/6/2025).

‎Selain sanksi yang terdapat dalam UU Pers karena menghalangi tugas jurnalistik, ditambahkan Jaya, ancaman melalui aplikasi perpesanan yang dilakukan oknum security Bogorindo berinisial AT dan CA, ini juga melanggar UU ITE yang ancamannya hingga 4 tahun penjara.

‎”Harus ada sanksi tegas terhadap pelaku yang mengebiri kebebasan pers, jika tidak maka kejadian serupa akan terus terjadi kepada jurnalis lainnya,  FPII sudah pengalaman menghadapi manusia-manusia seperti ini. Kami akan terus mengawal kasus ini,” pungkasnya.

‎Dari kasus oknum security PT Bogorindo Cemerlang ini, Jaya kembali mengingatkan betapa pentingnya perlindungan terhadap kebebasan pers dan keamanan jurnalis di Indonesia. Pihak berwajib diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap kasus-kasus intimidasi terhadap jurnalis, sehingga pelakunya mendapat sanksi dan hukuman yang setimpal.

Reporter : Mirna

Kodim 0213/Nias, Amankan Mobil Ekspedisi Pengangkut Kayu jenis Balok di Nias Utara.

Nias UtaraYUTELNEWS.com Berdasarkan Informasi Warga. Kodim 0213/Nias Amankan Mobil Ekspedisi jenis Puso 220 Nomor Pol. BG. 8421 UK, yang bermuatan Kayu Jenis Balok di Desa Hilimbuosi Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara. Jum’at, 20/06/25

Berdasarkan informasi warga tersebut Personel Unit Intel Kodim 0213/Nias Yang Dipimpin langsung Dan Unit Intel Kodim 0213/Nias Letda Inf Konstanci Waruwu, S.I.P, turun ke lokasi. Dari penjelasan Letda Inf Konstanci Waruwu, S.I.P, kepada sejumlah awak media di lokasi, bahwa benar adanya informasi warga tersebut dan berdasarkan Informasi dari Supir Puso, membenarkan bahwa kayu yang berbentuk balok tersebut diambilnya dari daerah Desa Botobamawo Kecamatan Sitoli Ori Kabupaten Nias Utara.

” Dari Informasi Warga, kita langsung menuju kelokasi setelah adanya petunjuk dari Dandim 0213/Nias untuk mengecek secara langsung. Dan seperti kita lihat bersama benar adanya sebuah kendaraan yang terperosok dengan muatan kayu yang berbentuk balok. Kita selidiki dulu asal usul kayu-kayu ini, memang data sementara mereka sampaikan mempunyai surat-surat lengkap, walaupun demikian kita akan konfirmasi kepada instansi terkait tentang surat-surat mereka ini”. Ucap Dan Unit Intel Kodim 0213/Nias

Sementara Supir Mobil Ekspedisi Suharman asal Medan menjelaskan bahwa jasa pengangkutan kayu ini melalui Rusdi Grup dibawah pimpinan Yarman Ndruru, untuk yang punya kayu diketahuinya Firman Jelis Zega yang merupakan pendunduk Desa Botombawo Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara.

“ Saya diperintahkan untuk mengambil kayu ini di Desa Botombawo dekat dengan penggilingan batu dengan jenis kayu sembarang sebanyak 26 ton dan yang saya angkut baru 13 ton, sisanya masih dilangsir karena saya tidak berani bawa dengan kondisi jalan seperti ini. Adapun jenis kayu ini seperti balok dengan ukuran panjang kurang lebih 3 Meter. Awalnya, saya tidak mau karena saya pernah ditangkap, tapi mereka meyakinkan saya bahwa surat-surat ini lengkap dan saya sudah periksa memang ada surat-suratnya, ada pun tujuan kayu ini akan dibawa ke Tanjung Morawa Deliserdang”. Ungkapnya

Untuk kita ketahui, setelah berupaya mengeluarkan Mobil Ekspedisi pengangkut kayu jenis balok ini, Unit Intel Kodim 0213/Nias langsung mengamankan menuju Makodim 0213/Nias.

(EDM)

⁠Polda Metro Hentikan Penyelidikan Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun Pertimbangkan Lapor Balik

YUTELNEWS.com | Jakarta,- Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, merasa lega setelah Polda Metro Jaya resmi menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan penggelapan yang ditujukan kepadanya. Kepolisian menilai tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP2 Lid) diterbitkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dengan nomor B/1609/VI/RES.1.11/2025/Direskrimum, tertanggal 10 Juni 2025. Dokumen itu ditandatangani oleh Kasubdit Kamneg, AKBP Akta Wijaya Pramasakti.

“Penyelidik telah melakukan gelar perkara terhadap laporan tersebut. Hasilnya, belum ditemukan adanya peristiwa pidana, sehingga penyelidikan dihentikan terhitung sejak 10 Juni 2025,” demikian bunyi keterangan resmi dalam SP2 Lid.

Menanggapi hal ini, Hendry Ch Bangun menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyebut keputusan ini sebagai bentuk kerja profesional aparat penegak hukum.

“Saya berterima kasih kepada penyidik Polda Metro Jaya. Mereka bekerja sesuai SOP, memeriksa saksi-saksi, menggelar perkara, dan menyimpulkan tidak ada peristiwa pidana,” kata Hendry dalam Rapat Pleno PWI yang digelar secara luring dan daring, Jumat, 20 Juni 2025.

Ia menegaskan, tuduhan penggelapan dan korupsi yang sebelumnya dialamatkan kepadanya telah mencemarkan nama baik pribadi dan organisasi. Dengan dihentikannya penyelidikan, Hendry berharap reputasi PWI bisa pulih.

Sebelumnya, Hendry Ch Bangun bersama Sayid Iskandarsyah dilaporkan atas dugaan penipuan dan/atau penggelapan dalam jabatan, sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP. Namun tuduhan itu kini telah gugur setelah penyidik menyatakan tak ditemukan unsur pidana.

“Konflik internal di tubuh PWI bermula dari tuduhan ini. Nama saya dan nama organisasi menjadi rusak. Dengan terbitnya surat penghentian penyelidikan, saya berharap semuanya kembali jernih,” ujarnya.

“Saya lagi memikirkan langkah untuk melapor balik. Lagi saya pertimbangkan,” lanjut Hendry.

Yans.

Bupati Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Raperda Pelaksanaan APBD 2024

Sukabumi – Yutelnews.com Bupati Sukabumi H Asep Japar menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi agenda penyampaian jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2024 serta penetapan Badan Anggaran DPRD yang akan membahas Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2024. Paripurna berlangsung di ruang rapat DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (20/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan bahwa dokumen Raperda APBD 2024 telah disusun secara akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kendati begitu, pembahasan raperda tersebut dapat segera disepakati menjadi peraturan daerah.

“Kami sepakat bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD harus dibahas secara komprehensif dan didukung data yang kuat. Kami akan memerintahkan seluruh kepala perangkat daerah hadir langsung dalam proses pembahasan ini,” tegasnya.

Bupati menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, khususnya dari sektor pajak daerah, retribusi, optimalisasi kinerja BUMD, pengembangan wisata, dan skema kerja sama yang menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Ia pun menegaskan, pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemkab Sukabumi disebutnya telah mengimplementasikan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sesuai amanat Permendagri Nomor 70 Tahun 2019.

Lenih lanjut Bupati menanggapi sejumlah catatan dan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan 2024, menurutnya seluruh perangkat daerah yang menjadi temuan akan segera menindaklanjutinya dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

“Kami ingin pengelolaan keuangan di Sukabumi semakin berkualitas. Maka seluruh catatan BPK harus segera diselesaikan,” katanya.

Beliau mengingatkan pentingnya penyusunan anggaran yang berorientasi pada program prioritas sebagaimana tertuang dalam RPJMD, meminimalisir belanja yang tidak produktif, serta memastikan bahwa setiap belanja memiliki dasar kajian efektif dan efisien.

Ia menyebutkan, pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal daerah harus berdasarkan hasil analisis investasi yang akurat dan sesuai kemampuan keuangan daerah. Adapun Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2024 seluruhnya bersifat earmarked atau telah ditentukan penggunaannya.

Sebagai penutup, Bupati menambahkan pentingnya terus melakukan inovasi kebijakan dan investasi daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, efisiensi belanja, serta pencapaian target-target kinerja strategis daerah sebagaimana dirumuskan dalam RPJMD Kabupaten Sukabumi.

“Kami tidak hanya ingin menyusun anggaran, tetapi memastikan anggaran tersebut benar-benar memberi manfaat maksimal untuk masyarakat Sukabumi,” bebernya.


Reporter : Mirna

Babinsa dan Babinkamtibmas bersinergi Latih PBB Linmas Kelurahan Cibadak

YUTELNEWS.com | Sukabumi,- Babinsa Kelurahan Cibadak Koramil 11/ Cibadak Serma Aprias Supriatna bersama Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak Aipda Emin memberikan materi pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada sejumlah Linmas Kelurahan Cibadak bertempat di Lapangan Sekarwangi,Kelurahan Cibadak,Kecamatan Cibadak,Kabupaten Sukabumi. Jumat, (20/6/2025).

Kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas ataupun kegiatan, baik itu
kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan, tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal.

‘Untuk memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan dan keamanan, Linmas merupakan bagian dari masyarakat yang harus bisa memberikan contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat Bela Negara, itulah tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan PBB tersebut,’ terang Serma Aprias Supriatna.

Kegiatan tersebut juga dibawakan oleh Kanit Lantas Polsek Cibadak Ipda Yoga Permana yang menyampaikan tentang pesan pesan Kamtibmas.

Babinsa dan Babinkamtibmas mengajarkan metode praktik langsung berupa gerakan dasar PBB ditempat untuk anggota Linmas Kelurahan Cibadak yang sudah terpilih. Gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diborkan terdiri dari lencang kanan, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, penghormatan dan sikap istirahat.

Para Linmas yang mendapat pelatihan terlihat antusias dalam melaksanakan latihan ini dengan penuh rasa semangat dan senang hati.

Semangat anggota Linmas itu membuat Babinsa dan Babinkamtibmas merasa bangga, meski rata-rata sudah berumur dan tidak muda lagi namun mereka (Linmas) tetap semangat dalam melaksanakan pelatihan PBB,”Pungkasnya.

Mirna

Bakti Religi Hari Bhayangkara ke-79: Polsek Cikalongwetan Bersihkan dan Berbagi di Masjid Mandalamukti

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bertema Bakti Religi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Kegiatan yang bertajuk “Jumat Bersih, Berbagi, dan Bersilaturahmi” ini dilaksanakan pada pukul 08:30 Wib di Masjid Jami As Sayidah Sarroh, RT. 03/RW 09, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat(KBB). Jumat, (20/06/2025)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dan diikuti oleh jajarannya, termasuk Kanit Binmas, Kanit Propam, Panit Intelkam, Kasium, serta personel Polsek Cikalongwetan. Turut hadir pula Ketua DKM Masjid Jami As Sayidah Sarroh, Sekretaris BPD Desa Mandalamukti, Ketua RT 03 dan RW 09 Desa Mandalamukti, serta warga masyarakat RW 09 Desa Mandalamukti.

Photo: Kekompakan dan Kebersamaan antara Jajaran Polsek Cikalongwetan dan Masyarakat Desa Mandalamukti.

AKP Deden Indrajaya, di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan Bakti Sosial Religi ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya di Desa Mandalamukti.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya di Desa Mandalamukti. Kami ingin menunjukkan kepedulian Polri terhadap lingkungan sekitar dan tempat ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk perayaan Hari Bhayangkara ke-79, dengan cara yang bermanfaat bagi masyarakat,”jelasnya.

Dirinya juga menambahkan baksos ini meliputi kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di lingkungan masjid dan pemberian bantuan dana serta alat kebersihan kepada pengurus DKM.

“Baksos ini meliputi kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di lingkungan masjid, pemberian santunan dana, dan penyerahan bantuan berupa seperangkat alat kebersihan kepada pengurus DKM Masjid Jami As Sayidah Sarroh. Kegiatan dilanjutkan dengan Jumat Berkah Ngaliwet Bersama,”tambahnya.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi kita semua untuk selalu peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Mari kita jaga Kamtibmas bersama-sama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.”Tutupnya.

Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan komitmen Polsek Cikalongwetan dalam membangun hubungan yang harmonis dan sinergis dengan masyarakat.

Dien Yoyo.

Perbup Tes Urine Siswa Dibiarkan Mati Suri, Generasi Muda Jadi Korban

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – saat ini sedang berada dalam kondisi darurat narkoba. Penyalahgunaan zat adiktif telah menyasar tidak hanya kalangan dewasa, tetapi juga anak-anak usia sekolah dasar. Namun ironisnya, pemerintah daerah justru abai terhadap perangkat hukum yang mereka buat sendiri untuk melindungi generasi muda.

Kita tidak sedang kekurangan aturan. Banyuwangi sudah memiliki Perda No. 7 Tahun 2020 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Bahkan, komitmen itu diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) No. 15 Tahun 2021, yang secara tegas mengatur pelaksanaan screening tes urine bagi siswa SD sederajat sebagai syarat masuk SMP sederajat dalam rangkaian proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Namun apa daya, regulasi itu hanya manis di atas kertas, karena implementasinya nyaris tidak pernah terlihat di lapangan.

Tes Urine Jadi Syarat PPDB: Tapi Hanya di Aturan, Bukan di Aksi

Perbup No. 15 Tahun 2021 seharusnya menjadi terobosan progresif dalam penyaringan awal penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Di dalamnya jelas disebutkan bahwa siswa SD sederajat wajib menjalani tes urine sebagai bagian dari proses seleksi masuk ke SMP sederajat. Tujuannya bukan untuk menghukum, tapi untuk deteksi dini dan perlindungan anak dari penyalahgunaan narkoba.

Namun faktanya, tidak ada satu pun sekolah yang menjalankan ketentuan tersebut secara konsisten. Baik sekolah negeri maupun swasta, semua berjalan seolah-olah Perbup itu tidak pernah ada.

Sebagai leading sektor pelaksana screening tes urine, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi justru belum menjalankan peran strategisnya. Tidak ada roadmap, tidak ada sosialisasi masif, dan lebih parah lagi, tidak ada kesiapan fasilitas.

Padahal, jika screening tes urine dijalankan sebagaimana mestinya, hasilnya akan sangat penting untuk pemetaan zona rawan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar SD dan SMP. Pemetaan inilah yang seharusnya menjadi dasar kebijakan intervensi pencegahan, pendidikan, dan rehabilitasi berbasis wilayah.

Sungguh tragis ketika pemerintah daerah membuat aturan progresif, namun tidak memiliki keberanian dan kesungguhan untuk melaksanakannya. Perda No. 7 Tahun 2020 dan Perbup No. 15 Tahun 2021 adalah dua regulasi penting yang terbengkalai. Kita tidak bisa berharap banyak pada perubahan jika pelaksanaannya dibiarkan mati suri.

Jika pemda tak segera mengambil langkah konkret, maka Banyuwangi sedang menggiring generasinya menuju kehancuran secara terstruktur, sistematis, dan dibiarkan.

Kami dari YAN-LPSS Banyuwangi menyerukan agar Pemkab segera mengaktifkan Perbup No. 15/2021 dalam pelaksanaan PPDB/SPMB tahun ini meski prosesnya sudah usai. Libatkan Dinas Kesehatan sebagai pelaksana tes urine, Dinas Pendidikan sebagai regulator sekolah, dan Bakesbangpol sebagai koordinator P4GN.

Jangan biarkan pelajar Banyuwangi menjadi korban kelalaian birokrasi. Darurat narkoba tidak bisa ditangani dengan pidato dan baliho. Ia butuh aksi nyata, dimulai dari sekolah dan PPDB.

Catatan:
Jika regulasi dibiarkan tak dijalankan, maka kita semua bersalah atas generasi yang tumbuh dalam ketidaktahuan dan keterpaparan narkoba. Banyuwangi harus bertindak, sekarang juga.

Penulis adalah: Alumni PKPA Angkatan ke-2 Tahun 2006 Universitas Jember,
Founder Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi.

Sumber :Hakim Said, SH
Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN-LPSS) Banyuwangi.

(Red)

 

 

 

 

Di Usia 18 Bandung Barat: Kades Tarkopa Sampaikan Harapan untuk Kemajuan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat, Kepala Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Bapak Tarkopa S.Pd.I, menyampaikan pesan penuh harapan dan optimisme untuk masa depan daerahnya. Sebagai kepala desa periode pertama sejak berdirinya Kabupaten Bandung Barat, beliau merasakan langsung dinamika pembangunan dan perkembangan yang telah terjadi selama 18 tahun terakhir. Jumat, (20/06/2025).

“Selamat ulang tahun ke-18, Kabupaten Bandung Barat!” ujarnya dalam rilis pers yang disampaikan hari ini.

“Semoga di usia yang semakin dewasa ini, Kabupaten Bandung Barat senantiasa aman, damai, dan terus maju pesat dalam segala sektor. Semoga seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT,”tambahnya.

Kades Tarkopa S.Pd.I., juga menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada Bupati Bandung Barat yang baru dilantik.

“Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa Kabupaten Bandung Barat mencapai kemajuan yang lebih signifikan, bahkan melampaui pencapaian kabupaten-kabupaten lain di Jawa Barat. Banyak sekali potensi yang belum tergali secara optimal, dan masih banyak program pembangunan yang perlu segera direalisasikan,”harapnya.

Salah satu fokus utama yang beliau soroti adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Program-program prioritas seperti peningkatan penerangan jalan, ketahanan pangan, dan dukungan penuh terhadap program-program nasional seperti pengibaran bendera Merah Putih di seluruh pelosok desa, harus terus didorong dan ditingkatkan,” tegasnya.

Terkait infrastruktur, Kepala Desa Gunung Masigit memaparkan kondisi terkini di desanya.

“Alhamdulillah, aksesibilitas di Desa Gunung Masigit sudah cukup baik. Jalan-jalan utama sudah dapat dilalui dengan mudah oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, masih ada beberapa ruas jalan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama jalan-jalan yang merupakan aset perusahaan, bukan milik desa,”paparnya.

Beliau menjelaskan kendala yang dihadapi dalam perbaikan infrastruktur desa. “Terbatasnya anggaran dana desa, yang sebagian besar dialokasikan untuk program bumdes (20%) dan PLT (15%), membuat perbaikan jalan-jalan tersebut terhambat,” jelasnya.

“Oleh karena itu, kami berharap adanya kerjasama yang erat dengan pihak perusahaan terkait untuk bersama-sama memperbaiki jalan-jalan tersebut. Jalan-jalan ini bukan hanya akses vital bagi perusahaan, tetapi juga merupakan akses utama bagi masyarakat kami.”tambahnya.

Lebih rinci, Kades Tarkopa S.Pd.I., menjelaskan kondisi infrastruktur jalan di desanya.

“Dari total panjang jalan desa sekitar 18 kilometer, sekitar 90% telah dalam kondisi baik. Sisanya, sekitar 10%, masih membutuhkan perbaikan. Kami menargetkan seluruh perbaikan jalan desa akan selesai pada tahun 2026.”Pungkasnya.

Beliau berharap di usia Kabupaten Bandung Barat yang ke-18 ini, pembangunan yang merata dan berkelanjutan dapat terus terwujud, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan Kabupaten Bandung Barat dapat menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera.

Dien Yoyo

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.