Hadir di Radio Rewako, Kejari Gowa Bahas Peran Kejaksaan dalam Mendukung Pembangunan

YUTELNEWS.com | Gowa – Program Jaksa Menyapa merupakan inisiatif Kejaksaan Republik Indonesia yang bertujuan mendekatkan lembaga penegak hukum dengan masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan hukum secara langsung dan interaktif. Program ini umumnya disiarkan melalui radio maupun media penyiaran publik, guna meningkatkan kesadaran hukum, menyosialisasikan regulasi terbaru, serta memperkuat hubungan antara kejaksaan dan masyarakat.

Pada Kamis (23/04/2026), Kejaksaan Negeri Gowa hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Radio Rewako. Dalam kesempatan tersebut, hadir Vidza Dwi Astariyani, S.H., M.H., selaku Kepala Sub Seksi 2 Intelijen, serta Juandarita Rachman, S.H., M.H., Jaksa Fungsional Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa.

Keduanya membahas secara mendalam mengenai peran kejaksaan dalam mendukung pemerintah, khususnya dalam menyukseskan percepatan pembangunan proyek strategis di Kabupaten Gowa.

Di sela dialog, Vidza menegaskan bahwa peran kejaksaan tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga mencakup fungsi pendampingan dan pengawalan pembangunan secara preventif.

“Kejaksaan hadir memberikan pendampingan hukum dan pengawalan terhadap proyek strategis nasional maupun daerah, agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi penyimpangan. Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kepatuhan semua pihak terhadap ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Juandarita menjelaskan bahwa peran intelijen kejaksaan mencakup pemetaan potensi hambatan dalam proses pembangunan.

“Melalui kegiatan intelijen yustisial, kami dapat mengidentifikasi risiko hukum maupun sosial yang berpotensi mengganggu kelancaran proyek. Dengan informasi tersebut, pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah antisipasi. Ini merupakan bentuk nyata dukungan kejaksaan dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang berkualitas,” ungkapnya.

Dalam konteks Kabupaten Gowa, terdapat sejumlah proyek strategis nasional dan daerah yang tengah dalam tahap perencanaan, khususnya di bidang pengadaan dan infrastruktur, seperti peningkatan akses jalan nasional yang menghubungkan wilayah produksi pertanian dan pertambangan. Proyek-proyek ini dinilai vital karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Kedua narasumber juga menekankan pentingnya sinergi antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci agar pengawasan lebih optimal, terutama dalam mendeteksi potensi penyimpangan. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif melaporkan jika menemukan indikasi permasalahan dalam pelaksanaan proyek,” tutur Vidza.

Selain itu, kejaksaan mendorong agar seluruh pelaksanaan proyek strategis menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Penerapan good governance menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi pemerintah dalam pembangunan. Komitmen kejaksaan adalah memastikan setiap proyek benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tujuan akhir dari percepatan pembangunan adalah kesejahteraan rakyat, khususnya di Kabupaten Gowa,” tutup Juandarita.

(Abu Al Gifar)

 

KDS Wujudkan Harapan Warga, Masjid Besar Paseh Mulai Dibangun

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung H Dadang Supriatna bernostalgia saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Paseh di Jalan Pejuang, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, pada Kamis (23/04/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengenang momen dua tahun lalu saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Desa Cipaku. Saat itu, warga menyampaikan harapan agar Kecamatan Paseh memiliki sebuah masjid besar yang representatif sehingga masjid yang ada perlu direnovasi.

“Saya masih ingat waktu Jumling di sini. Waktu itu saya tanya ke Kepala Desa Cipaku, tapi ngakunya memang belum mampu untuk membangun masjid besar. Tapi kalau urusan masjid mah, geus teu kudu hariwang. Yuk urang sasarengan,” ujar KDS.

Pada kesempatan itu, KDS juga kut menyumbang dana pembangunan sebesar Rp50 juta dari kocek prbadinya. Ia pun kemudian mengukuhkan panitia pembangunan dan penyerahan sertifikat tanah masjid besar kepada KH Muhdlory selaku Ketua Yayasan Masjid Besar Paseh Bersahaja.

Menurutnya, pembangunan Masjid Besar Paseh ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan sarana ibadah masyarakat, sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.

Ia berharap proses pembangunan masjid dapat berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama. Kang DS juga menegaskan siap membantu hingga pembangunan masjid tersebut tuntas.

“Insya Allah kita dorong bersama-sama, baik dari pemerintah daerah maupun dukungan masyarakat, supaya pembangunan masjid ini bisa segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga,” katanya.

Masjid Besar Paseh nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, termasuk pembinaan umat, kegiatan keislaman, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Pembangunan masjid ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan, sejalan dengan salah satu visi Bandung Lebih Bedas yang agamis.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, harapan warga Paseh yang disampaikan sejak dua tahun lalu kini mulai terwujud secara nyata.(*)

Yans.

Air Bak Kontrol di Perampatan Palasari Keruh dan Berwarna Hitam, Warga Sangat Resah

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Warga di kawasan Perampatan Palasari, kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan kondisi air yang keluar dari bak kontrol di lokasi tersebut. Padahal biasanya air yang keluar berwarna jernih, namun belakangan ini air justru keruh bahkan berubah menjadi hitam pekat.pada rabu 22/04/2026.

Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyebab perubahan warna air tersebut. Selain itu, keberadaan bak kontrol ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat, karena hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Beredar pula berbagai spekulasi di masyarakat, termasuk isu yang menyebutkan bahwa bak kontrol tersebut tidak memiliki pemilik secara fisik atau sering dikaitkan dengan isu “siluman”. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai sumber air dan penyebab perubahan warnanya tersebut.

Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan membersihkan saluran tersebut agar kembali normal dan tidak menimbulkan bau atau masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar.

Yans.

Air Bak Kontrol di Perampatan Palasari Keruh dan Berwarna Hitam, Warga Sangat Resah

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Warga di kawasan Perampatan Palasari, kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan kondisi air yang keluar dari bak kontrol di lokasi tersebut. Padahal biasanya air yang keluar berwarna jernih, namun belakangan ini air justru keruh bahkan berubah menjadi hitam pekat.pada rabu 22/04/2026.

Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyebab perubahan warna air tersebut. Selain itu, keberadaan bak kontrol ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat, karena hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Beredar pula berbagai spekulasi di masyarakat, termasuk isu yang menyebutkan bahwa bak kontrol tersebut tidak memiliki pemilik secara fisik atau sering dikaitkan dengan isu “siluman”. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai sumber air dan penyebab perubahan warnanya tersebut.

Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan membersihkan saluran tersebut agar kembali normal dan tidak menimbulkan bau atau masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar.

Yans.

Perkuat Sinergi Pentahelix, Banjaran Gelar Rapat Kordinasi Fokus Tangani Banjir Secara Terpadu

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Dalam upaya penanganan banjir di wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung, Banjaran menggelar rapat kordinasi memperkuat melalui sinergi antar unsur pentahelix. Hal ini diwujudkan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. pada Kamis (23/04/2025).

Rapat penting tersebut dipimpin langsung oleh Camat Banjaran Kasta Wiguna A.M.p dan dihadiri oleh Fokopimcam Banjaran, Anggota DPRD serta sejumlah perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya UPTD PUTR, Balai Besar Wilayah Sungai (BWS), PSDA, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan para kepala desa serta perwakilan perusahaan.

Dalam pertemuan itu, para peserta membahas sejumlah program strategis yang akan segera dijalankan, seperti pembangunan dan perbaikan drainase, normalisasi aliran sungai, serta pembuatan tanggul penahan banjir. Selain itu, sistem peringatan dini banjir dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana juga menjadi fokus utama.

Camat Banjaran Kasta Wiguna, menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan banjir tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi kuat dari seluruh elemen pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Kita harus bekerja sama secara sinergis. Pemerintah memberikan dukungan kebijakan dan anggaran, akademisi menyumbangkan kajian ilmiah, sektor swasta berkontribusi melalui teknologi dan sumber daya, masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan, dan media menyampaikan informasi yang edukatif serta akurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Banjaran Kasta pun menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia mendorong pengembangan platform informasi terpadu agar seluruh pihak dapat mempercepat respon dan koordinasi saat terjadi bencana.

Dengan semangat kolaborasi pentahelix, penanganan banjir di wilayah kecamatan banjaran diharapkan berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.

Rapat koordinasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama seluruh unsur dalam menghadapi tantangan bencana banjir dengan pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.

Yans.

Kang DS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna meninjau langsung progres normalisasi Sungai Cisunggalah hari ketiga yang dikerjakan secara penathelix, di Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (23/4/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyebut Sungai Cisunggalah ini melintasi empat desa sepanjang 5 kilometer. Antara lain Desa Bojong Kecamatan Majalaya, berlanjut ke Desa Panyadap, Padamukti dan Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk.

“Sungai Cisunggalah ini bermuara di Sungai Citarik yang masuk ke Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. Dalam normalisasi ini lebar sungai akan dikembalikan ke 8 meter,” jelas KDS.

Pihaknya menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kerja pentahelix ini sehingga normalisasi sungai berjalan lancar, termasuk dengan kehadiran dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

“Alhamdulillah normalisasi sungai secara pentahelix saat ini sudah berjalan. Ini merupakan hasil kerja semuanya secara pentahelix. Kita akan kembalikan lebar Sungai Cisunggalah ini menjadi 8 meter sepanjang 5 kilometer” ujarnya.

KDS juga mengungkapkan sudah bertemu dengan Menteri PUPR atas support dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, yang hasilnya disetujui terkait usulan penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, serta pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek.

“Saya yakin ini akan berhasil. Mudah-mudahan proses normalisasi terus berjalan lancar dengan kerjasama pentahelix ini karena turut terlibat pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga adanya swadaya masyarakat,” harap KDS.(*)

Yans.

Kepala Desa Ciapus Usep Suhendar Apresiasi Gercep Forkopimcam Gelar Rapat Koordinasi Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kepala Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Usep Suhendar, menyampaikan mengapresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan Rapat Koordinasi terkait Pentahelix yang digelar oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Banjaran (Forkopimcam) setempat.pada kamis 23/04/2026.

Menurut Kades Usep Suhendar, kegiatan ini merupakan langkah yang sangat tepat dan strategis untuk memperkuat sinergi antar berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, aparat keamanan, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat. ” Melalui pendekatan pentahelix, berbagai permasalahan yang ada di wilayah dapat didiskusikan dan dicari solusinya secara bersama-sama, sehingga hasilnya akan lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Forkopimcam Banjaran yang menggelar rapat ini. Kolaborasi yang kuat antar semua elemen adalah kunci untuk memajukan desa dan kesejahteraan warga. Semoga apa yang dibahas dan disepakati dalam rapat ini dapat segera diwujudkan menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Ciapus dan sekitarnya,” ujar Usep Suhendar.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah untuk menyatukan visi dan misi, serta merumuskan program -program kerja yang akan dilaksanakan secara terpadu. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang intensif, diharapkan pembangunan di wilayah dapat berjalan lebih lancar, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat

Yans.

Bedah Rumah Ibu Lesmana, Hadir Pemerintah Sinergi TNI-Polri dan Tuai Pujian Warga

Bandung – YUTELNEWS.com// Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan pada, di Kampung Cilebak, Rt 04 Rw14, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kqbupaten Bandung. terus menuai apresiasi dari berbagai unsur pimpinan wilayah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi TNI -Polri bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi, M.KP., menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya program tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat.pada Kamis(23/04/2026)

Program Rutilahu ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik semata, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan. ” Kami sangat mengapresiasi sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah desa, serta seluruh elemen yang terlibat. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berklanjutan dan menjangkau lebih banyak untuk warga, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 2407/Dayeuhkolot, Kapten Asep Yohana, juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam setiap kegiatan sosial untuk kemasyarakatan. “Kami dari jajaran Polri sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini. Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa kita, dan melalui program Rutilahu ini, kita bisa melihat bagaimana kebersamaan antara polri dengan masyarakat benar-benar terwujud. Ini adalah wujud nyata Polri terhadap dengan masyarakyat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa terpilih Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari berbagai pihak. “Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polresta Bandung, Polsek Dayeuhkolot, Koramil, Kecamatan Dayeuhkolot, serta seluruh pihak yang telah membantu. ” Program ini sangat berarti bagi warga kami, khususnya Ibu Lesmana yang kini rumahnya sedang diperbaiki. Ini bukan hanya bantuan pembangunan, tapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin ke depannya,” tuturnya.

Perbaikan rumah milik Ibu Lesmana yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni ini, kini tengah berjalan dengan semangat gotong royong. Keterlibatan dari berbagai unsur, termasuk Satpol PP dan Babinsa, serta partisipasi aktif warga menjadi cerminan kuatnya solidaritas sosial di wilayah tersebut.

Program Rutilahu ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang lebih layak huni sekaligus mempererat sinergitas antara aparat dan masyarakat di Kecamatan Dayeuhkolot***

Yans.

Ratusan Jamaah UKA Group Kepung Kantor Kecamatan Cibadak, Sengketa Tanah Disorot Tajam

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Ratusan massa dari Jamaah UKA Group menggelar aksi audiensi di Kantor Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/04/2026). Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif ini menjadi wadah penyampaian aspirasi sekaligus sorotan serius terhadap dugaan sengketa tanah milik Hj. Siti Eni Nuraeni di Desa Pamuruyan.
Dipimpin oleh Niksan Silgia Agung, massa mengusung tema

“Menegakkan Keadilan, Membasmi Kezoliman”. Mereka menilai terdapat ketidakjelasan status hukum atas lahan yang kini disebut telah dimanfaatkan sebagai dapur SPPG Mutiara, meskipun diduga masih dalam kondisi sengketa.

Dalam orasinya, Niksan menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga hak kepemilikan yang harus dilindungi.

“Kami meminta kejelasan dan transparansi. Jika lahan ini masih dalam sengketa, maka penggunaannya harus ditinjau ulang agar tidak merugikan pihak yang berhak,” tegasnya di hadapan massa dan awak media.

Selain menyuarakan aspirasi, massa juga mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan verifikasi menyeluruh terhadap legalitas lahan yang digunakan dalam operasional dapur SPPG Mutiara. Mereka menilai, program pemerintah harus berjalan di atas dasar hukum yang jelas agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Desakan juga diarahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar tidak bersikap pasif. Massa meminta pemerintah daerah segera turun tangan memfasilitasi penyelesaian sengketa secara adil dan terbuka.

Tak hanya itu, Kepolisian Resor Sukabumi turut didesak untuk segera menindaklanjuti laporan yang telah diajukan. Penanganan yang cepat, profesional, dan transparan dinilai penting guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Selama aksi berlangsung, ratusan peserta membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan keadilan. Mereka juga menegaskan pentingnya nilai amar ma’ruf nahi munkar sebagai landasan moral dalam memperjuangkan hak dan menolak dugaan ketidakadilan.

Perwakilan massa kemudian diterima oleh pihak Kecamatan Cibadak untuk melakukan audiensi. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan kronologi singkat sengketa tanah serta permintaan agar pemerintah dapat memfasilitasi penyelesaian dengan melibatkan seluruh pihak terkait.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut hak kepemilikan lahan serta dugaan pemanfaatan aset yang belum memiliki kepastian hukum. Jamaah UKA Group berharap, melalui aksi ini, seluruh pihak dapat segera mengambil langkah konkret guna memastikan keadilan bagi semua pihak.

Aksi pun berakhir damai, dengan harapan adanya tindak lanjut nyata dari pihak berwenang agar sengketa tanah tersebut dapat diselesaikan secara hukum, transparan, dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Dana Desa 2026 Disosialisasikan, Kades Batununggal Tegaskan Transparansi Tanpa Tawar

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Pemerintah Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menggelar sosialisasi Dana Desa Tahun 2026 di Aula Desa Batununggal. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan arah pembangunan desa berjalan tepat sasaran, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Kamis ( 23/4/2026 )

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Binwas Kecamatan Cibadak, Ketua BPD, Kepala Desa, serta para Ketua RW se-Desa Batununggal. Suasana forum berlangsung serius namun penuh semangat kebersamaan. Aparatur desa dan unsur masyarakat tampak aktif berdiskusi, menyamakan persepsi demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kepala Desa Batununggal, Mulyadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Dana Desa merupakan amanah besar yang harus dikelola secara terbuka dan bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses pengawasan.

“Tidak boleh ada ruang untuk penyimpangan. Setiap rupiah Dana Desa harus jelas peruntukannya dan bisa dipertanggungjawabkan.
Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban,” tegasnya.

Mulyadi juga mengajak seluruh pihak, mulai dari BPD, RW hingga masyarakat, untuk aktif mengawal setiap program pembangunan agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2026 akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan ekonomi warga.

Program-program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian informasi, tetapi juga ruang partisipatif bagi masyarakat untuk memahami, mengawasi, dan terlibat langsung dalam pembangunan desa.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat, Desa Batununggal optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan warga.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Somasi Kedua Diabaikan, Warga Kiab Jaya Desak PT Kina Balu Perkasa Bertanggung Jawab atas Serangan Hama di Kebun Sawit

Pelalawanyutelnews.com ||
Konflik antara warga Desa Kiab Jaya, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan dengan PT Kina Balu Perkasa kembali memanas. Somasi kedua yang dilayangkan warga pada 11 April 2026 pukul 19.59 WIB melalui salah satu karyawan perusahaan, hingga kini belum mendapat respons dari pimpinan perusahaan.

Somasi tersebut ditembuskan kepada tiga unsur pimpinan wilayah: Kapolsek Bandar Sekijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H., Camat Bandar Sekijang Yasri Budu, dan Kepala Desa Kiab Jaya Herman. Langkah ini diambil warga sebagai upaya terakhir sebelum menempuh jalur hukum lebih lanjut.

Tuntutan Mediasi Tak Digubris
Menurut perwakilan warga, inti somasi adalah meminta kehadiran langsung pimpinan PT Kina Balu Perkasa, Bapak Yoko, untuk melakukan mediasi terbuka. Warga yang terdampak serangan hama kumbang tanduk atau wawung di kebun kelapa sawit menuntut pertanggungjawaban perusahaan.

“Sudah dua kali kami somasi, tapi tidak ada itikad baik. Kami hanya minta duduk bersama, bicara, dan perusahaan bertanggung jawab. Kebun kami habis dimakan hama, sementara kebun perusahaan aman-aman saja,” kata salah satu warga terdampak yang enggan disebutkan namanya, Senin 21 April 2026.

Dampak serangan hama disebut sudah berlangsung berbulan-bulan dan menggerogoti batang hingga pucuk sawit milik warga. Akibatnya, produktivitas tandan buah segar anjlok dan banyak petani terancam gagal panen.

Perusahaan Klaim Sudah Ganti Rugi, Kuasa Hukum Warga Bantah
Pada 14 April 2026, manajemen PT Kina Balu Perkasa justru menyurati kuasa hukum warga, Nila Hermawati, S.H. Dalam surat itu, perusahaan menyatakan telah memberikan kompensasi kepada seluruh 16 warga terdampak pada 18 Maret 2026 di kediaman Sekretaris Desa Kiab Jaya, Padrianto.

Pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh Nila Hermawati.

“Yang saya tuntut bersama masyarakat adalah warga yang belum dapat ganti rugi. Pertanyaannya sederhana: kenapa sebagian dapat dan sebagian tidak? Klien saya termasuk yang tidak menerima, dan tidak ada tanda terima uang ganti rugi tertanggal 18 Maret 2026 itu,” tegas Nila saat dihubungi tim media, Senin 21 April 2026.

Nila menambahkan, pihaknya mengantongi daftar nama warga yang belum menerima kompensasi dan siap membawa bukti tersebut ke ranah hukum jika mediasi kembali buntu.

“Jangan sampai ada kesan tebang pilih. Kalau memang sudah bayar semua, tunjukkan buktinya,” ujarnya.

Tembusan ke Aparat, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Dengan diabaikannya dua kali somasi, warga berharap Polsek, Camat, dan Kepala Desa sebagai pihak yang menerima tembusan dapat memfasilitasi pertemuan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari AKP Abdul Halim, Yasri Budu, maupun Kepala Desa Herman terkait langkah yang akan diambil.

Upaya konfirmasi kepada pimpinan PT Kina Balu Perkasa, Bapak Yoko, juga belum membuahkan hasil. Nomor telepon yang biasa dihubungi warga tidak aktif, dan kantor perusahaan di lapangan tertutup saat didatangi.

Potensi Eskalasi Konflik
Pengamat konflik agraria menilai diamnya perusahaan berpotensi memperkeruh keadaan.

“Somasi itu ruang dialog. Kalau dua kali diabaikan, artinya perusahaan menutup pintu komunikasi. Warga bisa melapor ke DLHK terkait dugaan pencemaran atau kelalaian pengendalian hama, ke Disbun untuk aspek budidaya, bahkan gugatan perdata,” kata pengamat yang meminta namanya tidak ditulis.

Warga menyatakan tidak akan berhenti sampai ada kejelasan. Opsi aksi damai ke kantor perusahaan dan laporan ke Polda Riau tengah dipertimbangkan bila dalam sepekan tidak ada tanggapan.

“Kami kooperatif, kami pakai jalur somasi. Justru perusahaan yang sekarang dianggap tidak kooperatif,” tutup Nila Hermawati.|| TIM

Begal Sadis Siang Hari di Marelan-Belawan Dibongkar, Jatanras Polda Sumut Kejar Pelaku hingga Aceh

Yutelnews.com//

Medan -22 April 2026 — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara bersama Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) bermodus begal yang sempat meresahkan warga Kota Medan. Aksi kriminal tersebut terjadi di siang hari dan bahkan sempat viral di media sosial.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers oleh Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan serta Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, Rabu (22/4).

Kasus ini bermula dari laporan polisi tertanggal 15 April 2026, terkait aksi begal yang terjadi di Jalan Ileng Uki, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Korban bernama Juliana (43), seorang ibu rumah tangga, diserang saat pulang mengantar anaknya sekolah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban tiba-tiba dipepet dua pelaku yang berboncengan sepeda motor. Tanpa banyak kata, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan menyayat lengan korban menggunakan pisau cutter.

Setelah melukai korban, pelaku dengan cepat merampas tas milik korban sebelum melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayat di bagian lengan kanan serta kerugian materiil.

Aksi begal di siang hari ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, terlebih setelah rekaman dan pemberitaan terkait kejadian tersebut viral di media sosial. Polisi pun bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif.

Tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan melakukan olah tempat kejadian perkara serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari hasil analisis dan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi tiga orang pelaku. Dua di antaranya berhasil ditangkap, yakni IH (29) dan JS (30), sementara satu pelaku lainnya masih buron.

IH ditangkap di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada 20 April 2026. Sementara JS berhasil diringkus sehari kemudian di wilayah Aceh Tamiang setelah dilakukan pengejaran lintas provinsi.

Polisi menyebut, JS merupakan otak pelaku yang merencanakan aksi, sementara Irfan berperan sebagai joki yang mengendarai sepeda motor dan memepet korban saat kejadian.

Keduanya diketahui merupakan residivis dengan riwayat kasus kriminal sebelumnya. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut telah direncanakan secara matang.

Dalam proses pengembangan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan menjalani perawatan medis sebelum diproses lebih lanjut. Polisi juga masih memburu satu pelaku lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat serta meningkatkan keamanan di wilayah rawan kriminalitas.
(Ade Saputra)

Solusi Nyata di Jalanan : Bengkel Gratis Brimob Polda Riau Ringankan Beban Ojol

Yutelnews.com//

Pekanbaru –Pasca resmi diluncurkan, program bengkel gratis untuk ojek online (ojol) yang digagas Satuan Brimob Polda Riau langsung mendapat sambutan luar biasa dari para driver di Kota Pekanbaru. Sejak hari pertama operasional, puluhan ojol tampak memadati lokasi bengkel untuk memanfaatkan layanan servis dan penggantian oli tanpa biaya.
Rabu (22/04/2026)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan perawatan kendaraan, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan antara personel Brimob dan para mitra ojol. Para driver terlihat antusias menunggu giliran servis sambil beristirahat di fasilitas yang telah disediakan.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan bahwa tingginya minat ojol menjadi indikator bahwa program ini tepat sasaran dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang bergantung pada kondisi kendaraan mereka.

“Kita melihat langsung bagaimana antusiasme rekan-rekan ojol. Ini membuktikan bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Ke depan, kita akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan bisa semakin maksimal dan menjangkau lebih banyak lagi,” ujarnya.

Selain memberikan layanan teknis, kegiatan di bengkel gratis ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan edukasi kamtibmas.

Personel Brimob turut memberikan imbauan kepada para driver agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara serta berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Tak hanya itu, keberadaan kantin sederhana di area bengkel juga menjadi nilai tambah bagi para ojol. Sambil menunggu kendaraan diservis, mereka dapat beristirahat dengan nyaman, sekaligus mempererat hubungan sosial antar sesama driver.

Salah satu driver ojol, Novan mengungkapkan rasa puasnya terhadap pelayanan yang diberikan. Ia mengaku proses servis berjalan cepat dan ditangani oleh mekanik yang profesional.

“Pelayanannya bagus, cepat, dan yang paling penting gratis. Ini sangat membantu kami yang setiap hari bekerja di jalan. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Dengan keberhasilan di tahap awal ini, Satbrimob Polda Riau berkomitmen untuk terus mengembangkan program bengkel gratis sebagai bagian dari pelayanan humanis Polri kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi contoh nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi langsung bagi kebutuhan masyarakat.
(AS)

Sampah di TPS Warlob Setelah 3 Bulan Menumpuk, Ahir nya Baru Diangkut DLH

Bandung – YUTELNEWS.com// Penduduk RW 01 Warunglobak desa Gandasari kecamatan Katapang Kabupaten Bandung mengaku lega, setelah sampah di TPS Warlob, diangkut armada sampah dinas Lingkungan Hidup, Selasa (21/04/2026).

Sekitar 4 Dump Truck pengangkut sampah dipergunakan untuk membersihkan gunungan sampah di TPS Warlob. Sampah tersebut dikeruk dari TPS dengan menggunakan armada alat berat roader, dengan biaya tidak kurang dari Rp4 juta. Kini sampah di TPS Warlob sudah nyaris bersih karena upaya pihak RW setempat dan kecamatan Katapang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RW 01 Anwar Abow, kepada wartawan di lokasi TPS Warlob. Dia menjelaskan
gunungan sampah tersebut selama tiga bulan lama nya tidak diangkut. Padahal pihakn ya selalu melakukan pembayaran kepada pihak DLH melalui UPT kebersihan. “Kesabaran kami ada batasnya, makanya kami pihak pengurus RW 01 melakukan langkah terbaik kepada pihak DLH dan kecamatan agar sampah segera diangkut. Jadi setelah kami lobi-lobi ke pihak kecamatan dan direspon bapak camat, akhirnya hari ini, Selasa, 21 April, baru ada aksi pihak DLH, mengakut sampah hingga bersih,” terang Anwar Abow.

Kekecewaan pihak pengurus RW sempat memuncak setelah pihaknya tidak diperhatikan DLH. Pengurus RW 01 bahkan menantang akan membayar berapapun yang diminta pihak DLH asalkan sampah di TPS itu diangkut.

“Terus terang kami tidak bosan walau keluhan yang disampaikan kepada pihak terkait dan tidak pernah digubris. Hal ini tidak membuat kami, pengurus RW patah arang apalagi frustasi. Kami terus berupaya melakukan langkah dan minta petunjuk kepada pihak desa dan kecamatan. Kami mendesak sampah segera diangkut, agar tidak semakin hari semakin menggunung.
Kalau sudah menggunung kan menimbulkan penyakit, ini berbahaya. Kami juga mulai khawatir karena warga terus mempertanyakan soal pengangkutan sampah ini, dikiranya iuran sampah warga tidak dialokasikan. Makanya kami sebelumnya sempat kecewa oleh DLH,” bebernya.

Pihaknya mengaku bersyukur karena akhirnya sampah diangkut, itupun setelah pihak RW dan DLH sepakat soal pembayaran armada.

Sementara itu Camat Katapang Rahmat Hidayat S.STP.,M.AP., mengatakan pihaknya selalu memberikan perhatian soal penanganan sampah di wilayah yang dipimpinnya. Bahkan sebelumnya dia melakukan upaya pengangkutan sampah yang berada di pinggir jalan Gandasari tepatnya jalan menuju RM. Kampung Sawah. Bersama aparat desa Gandasari, dan relawan kebersihan pihaknya mengangkut sampah di lokasi tersebut hingga bersih.

“Termasuk pengangkutan sampah di TPS Warlob ini, kami terus melakukan upaya kordinasi dengan UPT Kebersihan pada dinas Lingkungan Hidup. Dan akhirnya sampah di TPS ini diangkut. Kami bersyukur pihak RW melakukan langkah terbaik agar sampah di TPS segera diangkut karena sampah di lingkungan sekitar TPS telah menimbulkan bau tak sedap,” katanya.

Rahmat mengaku setelah mendapatkan keluhan dari ketua RW 01 pihaknya gercep melaksanakan upaya kordinasi. Selanjutnya kata Rahmat, pihak nya akan mengundang instansi terkait dan pengurus RW dan desa, agar TPS Warlob tidak lagi dijadikan lahan pembuangan sampah sementara. Pihak dinas akan didorong agar lokasi tersebut dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

“Ya ke depan lahan TPS ini akan diajukan untuk dibuat RTH sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah ke lokasi itu. Karenanya kita akan undangan yang berkepentingan untuk membicarakan Masalah lahan TPS menjadi RTH,” pungkasnya.

Yans.

Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi Komandan Lanud Raden Sadjad, Rapat Rencana Kegiatan Bakti Sosial

KABUPATEN NATUNA, YUTELNEWS.COM —Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) mengadakan rapat untuk merencanakan kegiatan bakti sosial, sosialisasi, pengamanan aset di Pulau Serasan dan Subi, Kabupaten Natuna pada, Selasa (21/04/2026).

Rapat ini dipimpin oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi.

Rapat dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Kepala Kantor SAR Natuna dan Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Tujuan kegiatan adalah untuk memastikan bakti sosial berjalan aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan akan melibatkan banyak instansi dengan tema “Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut.

Pelaksanaan meliputi pengobatan massal, penyaluran sembako, serta pembersihan pantai.

Tim medis, termasuk dokter spesialis, akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga menyemarakkan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara yang berfokus pada pengabdian di wilayah perbatasan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Serasan dan Subi serta merespons perayaan HUT TNI Angkatan Udara.

(Beni)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.