Pengurus Karang Taruna Kecamatan Cikalong Wetan Turut Jadi Relawan Pencarian Korban Longsor

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Pengurus Karang Taruna Kecamatan Cikalong Wetan (PKT) menunjukkan kepedulian sosial dengan ikut terjun langsung sebagai relawan dalam proses pencarian korban bencana longsor di wilayah Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Minggu, (25/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut diikuti oleh Ketua PKT Kecamatan Cikalong Wetan, Ahmad Tajudin, bersama para anggota. Mereka bergabung dengan tim relawan lainnya, aparat desa, serta unsur terkait untuk membantu proses pencarian korban dan evakuasi di lokasi terdampak longsor.

Ketua PKT Kecamatan Cikalong Wetan, Ahmad Tajudin, menyampaikan bahwa keikutsertaan Karang Taruna dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan solidaritas terhadap sesama, khususnya masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Sebagai pemuda, kami merasa terpanggil untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga kehadiran kami bisa meringankan beban dan mempercepat proses pencarian korban,” ujarnya.

Selain membantu pencarian korban, para anggota Karang Taruna juga berperan dalam membantu logistik, pengamanan area, serta memberikan dukungan moril kepada warga sekitar lokasi kejadian.

Pengurus Karang Taruna Kecamatan Cikalong Wetan berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan lancar dan para korban segera ditemukan, serta masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini.

Reporter: Cunarya

Wakil Ketua DPR RI Kang Haji Cucun Ahmad Syamsurijal, Resmikan Kantor MWC NU Arjasari, Ini Kata Kang DS

BANDUNG – YUTELNWS.com|| Menyambut perayaan Harlah NU ke-100 tahun, Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Arjasari resmi diresmikan oleh Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, pada Minggu (25/01/2026).

Peresmian Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari yang terletak di Jalan Rancakole Desa Rancakole Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung ini dihadiri oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Agus Qustholani dan ratusan warga NU Arjasari.

Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal mengaku sangat bahagia dan bangga dengan peresmian Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar gedung baru ini menjadi pusat pergerakan NU yang membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi masyarakat di Kecamatan Arjasari.

“Semoga gedung baru MWC NU Arjasari ini membawa keberkahan dan menjadi sentral pergerakan NU dalam menjaga persatuan serta membangun kemandirian umat di Arjasari. Mabruk untuk seluruh warga Nahdhiyin,” ujar Kang Haji Cucun, saat peresmian.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan rasa bangga dan bahagia dengan diresmikannya Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Arjasari yang bersamaan dengan menyambut Harlah NU ke-100 tahun.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan selamat dan sukses kepada jajaran MWC NU Kecamatan Arjasari yang sudah menyelesaikan pembangunan Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari,” kata Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna juga turut mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal yang akrab disapa Kang Haji Cucun yang sudah mensupport, sehingga terlaksana pembangunan Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari.

“Terima kasih Pak Wakil Ketua DPR RI Kang Haji Cucun yang telah mewujudkan pembangunan MWC NU Arjasari ini. Saya berharap tempat memberi kemaslahatan untuk umat dan bermanfaat untuk kemajuan jemaah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Arjasari,” ujar Kang DS seraya disambut tepuk tangan ratusan hadirin yang hadir.

Bupati Bandung berharap tempat itu dijadikan tempat untuk pengembangan ukhuwah Islamiah dan pusat dakwah selain tempat silaturahmi di antara sesama masyarakat dan warga NU Kecamatan Arjasari.

Dalam kesempatan yang sama, Kang DS mengungkapkan sejumlah program pendidikan strategis yang tengah digulirkan di Kabupaten Bandung. Antara lain, instruksi “maghrib mengaji” yang melarang anak di bawah 17 tahun memegang handphone setelah pukul 19.00 WIB agar fokus pada belajar dan mengaji.

Tak hanya itu, program inovasi SAPA BEDAS (Salam Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas) yang sudah berjalan sejak awal semester genap juga mendapatkan perhatian khusus.
Para guru dan kepala sekolah diwajibkan hadir di sekolah pukul 6.30 WIB untuk menyambut siswa dengan salam, sapaan, dan senyum.

“Ini untuk mencegah bullying dan mempererat hubungan antara guru dan murid, sekaligus membentuk karakter anak bangsa,” jelasnya.

Bupati bahkan berencana memberikan apresiasi berupa tiket umrah bagi kepala sekolah TK, SD, dan SMP yang menjalankan program ini dengan baik. Program pendidikan di Kabupaten Bandung juga mencakup tiga muatan lokal: Bahasa Sunda, Pendidikan Pancasila dan UUD 1945, serta Pendidikan Membaca dan Menghafal Al-Qur’an, yang diselaraskan dengan program nasional Presiden Prabowo yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saat ini sudah ada 280 dari 375 dapur MBG yang beroperasi, menyasar 1,253 juta jiwa dengan anggaran tidak kurang dari Rp 5,4 triliun per tahun,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Dalam momentum Harlah NU ke-100 tahun, Bupati berharap NU terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa. “NU telah melahirkan PKB, semoga keduanya tetap bersatu untuk Indonesia yang kita cintai,” harap Kang DS. (**)



Yans

Upaya Berkelanjutan Tangani Banjir, Pentahelix Bersama PRIMA Normalisasi Drainase Jln Raya Dayeuhkolot

BANDUNG – YUTELNEWS.com || Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama anggota Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Citereup melaksanakan kegiatan normalisasi drainase di pinggir Jalan Raya Dayeuhkolot, sebagai upaya pencegahan luapan dan genangan air di kawasan tersebut, pada Minggu (25/01/2026).

Kegiatan normalisasi dilakukan pada saluran drainase yang mengalami pendangkalan cukup parah, dengan kedalaman sedimentasi mencapai kurang lebih satu setengah meter, sehingga menghambat aliran air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari penyedotan genangan banjir yang dilakukan secara kolaborasi pada Sabtu (24/1/2026) kemarin.

Upaya normalisasi saluran drainase tersebut merupakan langkah konkret untuk mengantisipasi dan mengurangi potensi genangan banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot, terutama di depan Ria Busana dan Masjid Besar Dayeuhkolot yang selama ini menjadi langganan banjir.

“Alhamdulillah pada hari Minggu ini kami dari Tim Pentahelix bersama PRIMA melaksanakan giat normalisasi drainase pinggir di pinggir Jalan Dayeuhkolot. Ini kita lakukan untuk mencegah luapan atau genangan, khususnya di depan Toko Ria Busana,” ujar Tri Harmanto di lokasi.

Normalisasi drainase ini menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak banjir dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Pentahelix terus berupaya menyatukan peran pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media agar berkolaborasi dan bahu membahu menangani banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kalau drainase sudah dinormalisasi tetapi tidak dijaga bersama, maka hasilnya tidak akan maksimal. Apalagi jika membuang sampah ke saluran air. Karena itu kami mengajak seluruh warga untuk ikut berperan aktif menjaga fungsi saluran air,” ungkap Tri Rahmanto.

Ia menegaskan bahwa normalisasi drainase akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi rawan genangan lainnya, dengan melibatkan berbagai unsur yang tergabung dalam Pentahelix.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan aliran air di pinggir Jalan Dayeuhkolot terutama di depan Ria Busana dapat kembali lancar serta mampu meminimalisir genangan yang selama ini kerap terjadi dan mengganggu aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kawasan Dayeuhkolot sejak malam hari sebelumnya menyebabkan air menggenang di ruas Jalan Utama Dayeuhkolot dengan ketinggian antara 30 hingga 70 sentimeter.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas kendaraan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas masyarakat.

Tim Pentahelix Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Upaya penanganan banjir tidak hanya difokuskan pada aspek teknis, tetapi juga pada perubahan perilaku bersama demi mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Dayeuhkolot.(**)



Yans.

Penerima Manfaat di Kelurahan Lahewa dari Bantuan Provinsi Dikeluhkan, Pengadaan Bahan Bangunan yang Serba Gantung dan Kekurangan

YUTELNEWS.com – Diminta kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Nias Utara untuk mengaudit bantuan Penerima Manfaat di Kelurahan Pasar Lahewa, Nias Utara yang Diduga tidak sesuai spesifikasi.

Saat tim melakukan investigasi dan konfirmasi Pak Masinu Zalukhu salah satu Penerima Manfaat mengeluhkan pengadaan bahan bangunan yang serba kekurangan. Menurut informasi bahwa sebanyak 20 unit yang disalurkan oleh pemerintah pusat dengan Nilai 26jt per unit.

Program bantuan ini dibentuk kelompok Swadaya Rencana Kebutuhan Bantuan (RKB) dengan nama “Menyala -01”.

“Susah ini Bahan ditanggung-tanggungkan, mau saya plaster lantai tapi katanya sudah habis, bahan melalui Ina Riska. Banyak kekurangan. Data sudah ada dari provinsi berupa faktur. Bukan hanya satu orang ini hampir semua penerima manfaat,” ujarnya sambil menunjukkan data dari pusat.

Seharusnya target/ kontrak penyelesaian bangunan tersebut dari bulan 12 kemaren namun hingga sekarang belum selesai.

“Gantung semua, ini kan bantuan dari pemerintah, tapi seolah-olah di klaim oleh oknum tertentu,” tambahnya. Menurutnya semua 12 unit ini bermasalah.

Dari informasi yang di himpun Data dari provinsi sudah tidak sesuai dengan pengadaan barang seperti pintu, dan bahan bangunan lainnya.

“Nilai anggaran data pusat tidak sesuai bahan bangunan yang diberikan, Perkiraan kurang lebih 15jt kalau sampai, padahal setiap Unit nilainya Rp26jt,” ungkapnya.

Penerima manfaat Nasrudin Lase juga protes kepada pengadaan bahan bangunan yang dinilai tidak sesuai seperti Batako, daun pintu dan bahan bangunan lainnya.

“Kita kekurangan Batako, daun pintu, batu dan lainnya kekurangan,” jawab Nasrudin.

Tim media ini pun telah melakukan konfirmasi kepada pengadaan bahan bangunan melalui PT Zakwan Makmur Sentosa yang dipimpin oleh Ahmad Waras Zalukhu pasar Lahewa.

“Itu program bantuan pemerintah pusat dan di swadayakan kepada masyarakat untuk disalurkan kepada Penerima Manfaat. Mungkin sudah diberikan kompensasi sampai bulan Januari ini akan diselesaikan.,”jelasnya. Ia juga menyampaikan bahwa Kadis PKP  (Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) telah meninjau lokasi tersebut .

“Kita berharap bulan ini progresnya akan selesai,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Pusat, Dinas Terkait, Kelompok Swadaya Masyarakat dan Pemerintah Pusat. /Tim.

Siaga Malam Demi Rasa Aman, Polres Kuansing Gelar KRYD Antisipasi Gangguan Kamtibmas

YUTELNEWS.com | Kuantan Singingi – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Kuantan Singingi menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, (24/1/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman Satpas Satlantas Polres Kuansing.

Pelaksanaan KRYD merupakan implementasi tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, yakni melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

KRYD dipimpin langsung oleh Wakapolres Kuantan Singingi, Kompol Nardy Masry, S.H., dan diikuti oleh para pejabat utama Polres Kuansing serta personel Ton I Standby. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Narkoba, Kasat Tahti, Kasi Humas, Kasi Dokkes, perwira Sat Reskrim, Sat Lantas, Tim RAGA, serta para perwira pertama lainnya.

Dalam arahannya saat apel kesiapan, Kompol Nardy Masry menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang hadir dan siap melaksanakan tugas.

“Kegiatan KRYD ini merupakan upaya kita bersama untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Wakapolres.

Ia menekankan agar patroli difokuskan pada wilayah-wilayah rawan gangguan kamtibmas, termasuk lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar.

“Laksanakan patroli di daerah rawan, khususnya lokasi balap liar. Lakukan penindakan secara tegas namun tetap mengedepankan keselamatan personel dan pendekatan humanis,” tegasnya.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, serta selalu mengutamakan keselamatan mengingat dinamika situasi kamtibmas yang terus berkembang.

Adapun sasaran patroli meliputi Jalan Proklamasi Teluk Kuantan, Sport Center Teluk Kuantan, Bundaran Kantor Bupati, kawasan Taman Teluk Kuantan, serta SPBU Teluk Kuantan.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, patroli jalan kaki di kawasan keramaian, memberikan arahan kepada petugas pengamanan objek agar bertugas sesuai SOP, serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Polres Kuansing mengerahkan dua unit mobil patroli Sat Lantas, dua unit mobil patroli Sat Samapta, serta satu unit sepeda motor patroli Sat Samapta.

Setelah seluruh rangkaian patroli selesai, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Kuansing, AKP Hasan Basri, S.H., M.H. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh personel.

“Dedikasi dan kerja keras rekan-rekan sangat kami apresiasi. Semoga kegiatan ini mampu menekan angka pelanggaran serta mengurangi keluhan masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Teluk Kuantan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Melalui kegiatan KRYD ini, Polres Kuantan Singingi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

Penulis: Desi (Kabiro)

Minggu Kasih Polsek Singingi, Polri Hadir Mendengar dan Mengayomi Masyarakat

YUTELNEWS.com | Kuantan Singingi – Sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polsek Singingi, Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kebun Lado dengan tujuan mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi serta keluhan warga terkait situasi keamanan dan berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi, AKP Azhari, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman dan nyaman, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Melalui kegiatan ini, Polri ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Minggu Kasih juga menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk menyerap aspirasi warga secara langsung guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polsek Singingi juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga lanjut usia yang membutuhkan di Kelurahan Muara Lembu, yakni Siti (65), seorang ibu rumah tangga, serta Ali (70), yang berprofesi sebagai petani.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Singingi atas pelaksanaan kegiatan Minggu Kasih. Warga menilai kegiatan ini memberikan dampak positif karena mampu menciptakan rasa aman, mempererat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, serta menunjukkan kepedulian Polri terhadap kondisi sosial warga.

Masyarakat berharap kegiatan Minggu Kasih dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai sangat bermanfaat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Singingi, AKP Azhari, menegaskan bahwa Polsek Singingi akan terus berkomitmen melaksanakan kegiatan-kegiatan humanis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Singingi.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi/Kabiro)

Hj. Elis Ernawati Hadiri HUT ke-53 PDI Perjuangan, Resmikan Klinik Rawat Inap “Waluya Sejati Abadi” di Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap rakyat kembali ditunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53. Pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Elis Ernawati, bersama suami H. Boy, meresmikan Klinik Rawat Inap “Waluya Sejati Abadi” yang berlokasi di Jalan Pelda Warungkiara, RT 01/01, Lembur Situ, Kota Sukabumi.

Peresmian klinik ini menjadi bukti nyata bahwa PDI Perjuangan tidak hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga konsisten turun langsung menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Klinik “Waluya Sejati Abadi” diharapkan dapat menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas bagi warga sekitar.

Dalam keterangannya kepada awak media, Hj. Elis Ernawati menegaskan bahwa peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat pengabdian kepada rakyat.

“PDI Perjuangan lahir dari rahim rakyat dan akan terus berjuang bersama rakyat. Kehadiran klinik ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, H. Boy menambahkan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan mandiri. Ia berharap Klinik “Waluya Sejati Abadi” dapat memberikan pelayanan yang humanis, profesional, serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, kader PDI Perjuangan, serta warga setempat yang menyambut antusias hadirnya fasilitas kesehatan baru di wilayah mereka.

Momentum HUT ke-53 PDI Perjuangan ini pun menjadi simbol nyata bahwa semangat berdikari, gotong royong, dan keberpihakan kepada wong cilik terus hidup dan bergerak di tengah masyarakat Sukabumi.

Reporter: Mirna (Kabiro Sukabumi)

Camat Namohalu Esiwa Laksanakan Monitoring dan Sosialisasi Ketertiban Pasar Simpang Empat

YUTELNEWS.com | Desa Lasara, Kepulauan Nias – Camat Namohalu Esiwa, Faozanolo, S.AP., M.I.P, melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus sosialisasi imbauan ketertiban di Pasar Simpang Empat, Desa Lasara, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, pada Sabtu, (24/1/2026) kemarin. Dalam kegiatan tersebut, Camat Namohalu Esiwa meninjau langsung kondisi pasar dan menyampaikan imbauan kepada para pedagang agar senantiasa menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan pasar.

“Seluruh pedagang dan penjual diharapkan menjaga ketertiban serta kebersihan Pasar Simpang Empat. Khususnya parkir kendaraan roda dua agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. Kita tidak tahu sewaktu-waktu ada pasien gawat darurat yang harus melintas, namun terhambat karena parkir sembarangan di bahu jalan kiri dan kanan,” ujar Camat Namohalu Esiwa.

Ia juga mengimbau Kepala Desa Lasara untuk menyiapkan dan menata lokasi parkir kendaraan bermotor yang lebih tertib dan aman.

Sementara itu, Kepala Desa Lasara, Indajuang Jaya Gea, S.Km, menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara agar Pasar Simpang Empat mendapat dukungan penuh.

“Pasar Simpang Empat ini sangat strategis dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ke depan, diharapkan ada pengaturan pembagian kontribusi yang jelas antara Desa Lasara dan Kabupaten Nias Utara,” ujarnya.

Kapospol Namohalu Esiwa, Martin Hulu, turut mengimbau masyarakat di wilayah hukum Kecamatan Namohalu Esiwa untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat menjauhi perjudian serta segala bentuk tindak kriminal, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi kita semua,” tegasnya.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Namohalu Esiwa, Kharis Gea, juga berharap adanya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan Pasar Simpang Empat.

“Kami memohon kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara melalui Dinas Perindagkop, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk berkolaborasi bersama Camat Namohalu Esiwa, Kepala Desa Lasara, serta BPD dalam memajukan Pasar Simpang Empat sebagai pasar andalan. Selain itu, perlu dijaga kebersihan pasar dan petugas retribusi diharapkan mengenakan atribut bertuliskan Pasar Simpang Empat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh staf Kantor Camat Namohalu Esiwa, personel Polsek Lotu, anggota Satpol Pamong Praja Kabupaten Nias Utara, Pj. Kepala Desa Lasara beserta perangkat desa, Karang Taruna Kecamatan Namohalu Esiwa, serta insan pers.

(Kharisman Gea)

Legalitas dan Pekerja TKA di Perusahaan Tanpa Papan Nama di Sagulung Dipertanyakan

Yutelnews.com /Batam-  Setidaknya sebanyak 5 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang melakukan pekerjaan di Sei binti disorot dan perlu dipertanyakan dokumen yang di miliki mereka yang berlokasi di jalan Sei Binti pelabuhan Sagulung Kecamatan Sagulung Kota Batam.(23/1/2026).

Dari pantauan awak media bahwasanya perusahaan tersebut tidak melengkapi papan plang baik PT apa yang melakukan pembangunan kontruksi tersebut atau PT apakan yang sedang beroperasi disana pasal hanya bangun yang sedang di kerjakan oleh tenaga kerja asing dan sebanyak 3 orang tenaga kerja lokal.

Torus Salah seorang masyarakat yang mempunyai usaha warung dekat lokasi saat di temui mengatakan memang yang mengerjakan TKA.

” Kalau dukumen mereka kurang tau juga pak tapi PT ini memang dikerjakan oleh tenaga kerja Asing Asal Tiongkok yang bahasa Indonesia gak bisa mereka untuk mengerjakan pembangunan perusahaan yang sedang berjalan tu, soal Bos mereka dari Tiongkok sana dan barangnya pun kayaknya di bawah dari sana semua,” bebernya.

Ia menambahkan Memang agak tertutup PT tersebut.

“Soal plangnya tak ada, perlu pemerintah melakukan pengecekan terhadap tenaga kerja dan izin bangun ini soal kalau pekerja dari masyarakat sini bisa dikatakan tidak ada dan kalau memang itu di bangun oleh orang Tiongkok tentu harus jelas izin karena penanam modal asing . Kalau dari google kita lihat PT itu adalah PT derap bersama abadi dan PT Cakrawala metal jaya tapi plang perusahaan tak ada terpasang,”ujarnya.

” Kalau gedung yang satu lagi yang sudah di bangunan itu PT Esun Internasional yang sewa, dia ada itu penterjemah bahasanya orangnya masih muda coba bapak cari tau dia kalau nama kami kurang tau,”katanya.

Marsel penterjemah bahasa saat di hubungi membenarkan adanya tenaga kerja Tiongkok.

” Iya bang dokumennya lengkap semua,” jawabnya.

Saat di tanya visa apa yang di kantongi, Beliau menjawab nanti pengacara PT akan menghubungi awak media.

Tapi saat minta nomor pengacara PT Marsel engan membalas sampai berita ini di naikan pihak belum ada penyelesaian terkait dokumen resmi yang di gunakan para tenaga kerja Tiongkok tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan, Imigrasi dan pihak terkait. /Red

Diduga PT Rajawali Kebal Hukum Soal Cut and Fill di Batu Besar, Diminta APH jangan Ada Pembiaraan

YUTELNEWS.com/ Aktivitas kegiatan pemotongan bukit (cut and fill) di Batu Besar, Kec. Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau yang semakin dibiarkan. Kegiatan cut and fill diduga dilakukan oleh PT Rajawali yang semakin nekat menghancurkan bukit yang berdekatan dengan lokasi markas besar Polda Kepri, Minggu (25/1/2026).

Yang paling disayangkan, mobil yang melewati jalan utama Polda Kepri namun kegiatan terus berjalan seperti sudah kebal hukum. Cut and fill yang dilakukan pada malam hari sangat meresahkan warga, apa lagi terganggu pengguna jalan dan bisa membahayakan nyawa pengendara yang lain.

Apa lagi situasi malam debu yang tidak terhindar bagi pengendara bisa mengakibatkan kecelakaan bagi masyarakat yang lain, jalan utama yang digunakan situasi ramai di malam hari.

Kegiatan cut and fill jauh dari jalan raya melewati bukit dan perumahan, terpantau juga dari hasil visual pembantaian lokasi dilakukan pada malam hari dan terlihat jelas berdampingan dengan perumahan warga sekitar.

Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, R. Mas Mh Agus Rugiarto, SH atau lebih dikenal dengan sebutan Agus Flores menjelaskan, kegiatan cut and fill harus ditegaskan jangan adanya pembiaran, apa lagi lokasi dekat dengan Polda Kepri.

“Seharusnya ada Jalur Holing, jika Mereka Berizin Operasional, termasuk Kawasan Hutan itu tidak boleh digunakan untuk Pertambangan,” ucapnya.

“Polda Kepri harus tegas, untuk melakukan Penegakan Hukum apa lagi sudah ada intruksi dari presiden. Cut and fill yang semakin bebas di Kota Batam harus di tegaskan dan jangan ada pembiaran,” tagasnya. /Tim

Viral, Bupati Nias Utara Dituding Terindikasi Korupsi Soal Pinjaman Dana di Bank Sumut 

YUTELNEWS.com | Viral, sebuah rekaman Video yang di upload di Sosial Media (Sosmed) melalui akun Moderator Zendrato (MZ) dan juga di beberapa Media Online. Mengatakan bahwa Bupati Nias Utara segera Ditangkap karena ada indikasi Korupsi. Sehingga Unggahan video tersebut telah ramai menjadi sorotan tajam publik.

Unggahan Rekaman Video tersebut didapatkan oleh tim media ini pada Jumat 23/1/2026. Video tersebut sudah ditonton ribuan Netizen dan menjadi bahan polemik di tengah-tengah masyarakat Nias Utara.

Tim media pun telah mendatangi DPRD Nias Utara untuk meminta tanggapan Ketua DPRD Ya’aman Telaumbanua, S.E., M.M namun sia-sia, karena Ketua DPRD Nias Utara beralasan sedang ada pertemuan/rapat. Tidak hanya itu, tim media ini juga melakukan konfirmasi lewat WhatsApp namun tidak direspon.

Adapun isi rekaman Video MZ di akun miliknya sebagai berikut :

Screenshot MZ Unggahan di FB miliknya

“Kepada Bapak Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, KPK, Kenapa tidak ditangkap Bupati Nias Utara? Coba Bayangkan MOU antara Bank Sumut dengan Bupati Nias Utara sebesar 75 miliar, yang dicairkan hanya 68 miliar

Yang dicairkan hanya 68 miliar, kemana yang 7 miliar..?  Dari pencairan Proyek tersebut dikabarkan mangkrak,” ujarnya.

Ia meminta kepada Presiden Prabowo untuk memerintahkan KPK agar menangkap Bupati Nias Utara.

“Tolong pak datang ke Nias Utara,”katanya.

Ia berharap Bupati Nias Utara Bapak Amizaro Waruwu, S.Pd segera ditangkap karena menurutnya ada indikasi KORUPSI. Ia juga menambahkan bahwa laporan dugaan korupsi tersebut sudah masuk dan agar ditindaklajuti.

Dikutip dari media rmol.id menuliskan bahwa dalam Surat Perjanjian Kredit Nomor: 001/272/KPD-JPG/2023, Nomor Rekening/AC: 272.05810000025, dan Nomor IMK: 001/Dkr-KKK/IMK/L/2022.

Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa pinjaman Pemerintah Kabupaten Nias Utara dari Bank Sumut diperuntukkan untuk pembiayaan infrastruktur.

Namun demikian, Yohanes menyebutkan bahwa pihak yang tercantum dalam Surat Perjanjian Kredit hanya memuat nama dan paraf Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu serta Pimpinan Cabang Pembantu Bank Sumut KCP Lotu, Venansius Evident Sihura. Tidak terdapat tanda tangan atau persetujuan dari unsur pimpinan daerah maupun perangkat daerah lainnya.

“Tidak adanya paraf Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, Sekda Nias Utara, Bazatulö Zebua dan Kepala Bappeda Nias Utara dalam Surat Perjanjian Kredit antara Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan Bank Sumut. Dengan kata lain Amizaro Waruwu bertindak sendiri tanpa melibatkan Wakil Bupati, Sekda, Kepala Bappeda dan SKPD terkait,” ungkap Yohanes di Jakarta, seperti dikutip pada Minggu, 28 Desember 2025.

Lebih lanjut, dalam Surat Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Nias Utara dengan Bank Sumut, dokumen tersebut hanya diketahui oleh Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu dan Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Irwan, dengan Nomor: 900/1659/BPKPAD/2022 dan Nomor: 058/Dkr-KKK/MOU/2022.

Media ini pun telah melakukan konfirmasi/klarifikasi kepada Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu sesuai UU pers nomor 40 tahun 1999 dan UU Keterbukaan Informasi Publik nomor 14 tahun 2008 namun belum diberikan tanggapan resmi. /Red

Ket. Ft Ilustrasi (Ist)

APBD Nias Utara Dinilai Merosot, Apakah Karena Kurangnya PAD?

YUTELNEWS.com | APBD Nias Utara Dinilai Merosot hanya cukup hingga Agustus 2026, sebuah fakta yang patut disoroti dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Bagaimana bisa anggaran yang seharusnya menjadi pondasi pembangunan daerah hanya bertahan selama 8 bulan? Ini adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh pemerintah daerah.

APBD yang hanya cukup hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa ada masalah serius dalam pengelolaan keuangan daerah. Apakah karena kurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau karena pengeluaran yang tidak terkendali? Pemerintah daerah harus segera melakukan evaluasi dan mencari solusi untuk mengatasi masalah ini.

Salah satu dampak dari APBD yang terbatas adalah terhambatnya pembangunan infrastruktur dan program-program sosial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Jalan rusak, fasilitas kesehatan yang tidak memadai, dan pendidikan yang kurang berkualitas adalah beberapa contoh masalah yang mungkin tidak dapat diatasi karena keterbatasan anggaran.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nias Utara telah mengajukan perencanaan belanja sesuai dengan anggaran yang tersedia. APBD yang direncanakan sampai Agustus 2026, Hingga saat ini tidak ada aturan yang dilanggar, berhubung karena Perda masih rancangan, dan Nias Utara telah menyampaikan kondisi berdasarkan keadaan anggaran yang tersedia.

Apakah perencanaan itu akan disetujui atau tidak, masih belum tahu. Faktanya, perencanaan anggaran sudah ada hasil evaluasi provinsi, juga sedang dibahas melalui penyelarasan di DPRD. Itu artinya seluruh tahapan sudah terlaksana dan sedang dilaksanakan dalam rangka Penetapan Perda untuk segera diberlakukan.

Pemerintah daerah mengikuti alur tahapan yang sedang berlangsung sebelum ditetapkannya PERDA APBD. Pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian anggaran dan mencari sumber pendapatan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2026. Ini bisa dilakukan dengan meningkatkan PAD, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

Namun, perlu diingat bahwa APBD yang terbatas juga bisa menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melakukan reformasi dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan. Pemerintah daerah harus menggunakan anggaran yang ada dengan bijak dan efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Masyarakat juga harus terlibat dalam pengawasan dan evaluasi APBD untuk memastikan bahwa anggaran digunakan dengan transparan dan akuntabel. Kita berharap, kerjasama antara Pemerintah dan Masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun Nias Utara yang lebih baik. (*)

Sumber RRI.co.id

Logo Nias Utara (Ft Ist)

Polsek Batu Ampar Laksanakan Pengamanan Pendistribusian Air Bersih bagi Warga Tanjung Sengkuang

YUTELNEWS.com /Polresta Barelang – Polsek Batu Ampar melaksanakan kegiatan pengamanan pendistribusian air bersih dari Pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada masyarakat yang terdampak gangguan air bersih di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Kegiatan ini diawali dengan apel pengamanan yang dilaksanakan di Mako Polsek Batu Ampar sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan air bersih kepada warga, Jumat, (23/01/2026).

Pengamanan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si., dengan melibatkan personel Polsek Batu Ampar serta didukung unsur pemerintahan setempat. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Batu Ampar Yuliandi Saputra, S.STP, Wakapolsek Batu Ampar, lurah, serta para ketua RT dan RW di wilayah terdampak.

Pelaksanaan pengamanan diawali dengan apel personel pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Batu Ampar selaku perwira pengendali lapangan. Selanjutnya, personel melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Tanjung Sengkuang guna memastikan pendistribusian air bersih berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pendistribusian air bersih mulai dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan mobil tangki yang menyasar sejumlah RW di Kelurahan Tanjung Sengkuang. Personel Polsek Batu Ampar melakukan pengamanan dan pengaturan di lokasi guna mencegah terjadinya kerumunan serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Berdasarkan data kelurahan, kebutuhan air bersih warga terdampak mencapai 84 trip mobil tangki per hari. Namun pada pelaksanaan hari ini, pendistribusian dilakukan sebanyak 48 trip, mengingat sebagian rumah warga sudah mulai kembali mendapatkan aliran air meskipun dengan tekanan kecil. Distribusi difokuskan pada RW yang masih mengalami gangguan pasokan air bersih.

Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. “Kami memastikan pendistribusian air bersih berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga dapat diterima masyarakat dengan baik. Polsek Batu Ampar akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolsek.

Kegiatan pengamanan pendistribusian air bersih tersebut berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang terdampak gangguan air bersih di wilayah Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.

*Humas Polresta Barelang*

=======================

Website : https://polrestabarelangbatam.id/

e-mail : humasrestabarelang@gmail.com

Call Centre : 110 Polresta Barelang

Twitter : @resta_barelang1

FB : Polresta Barelang Batam

IG : @humaspolrestabarelang

Bukan Pembunuh Tapi Pelindung Keluarga dari Penjahat Namun Kini Jadi Tersangka

YUTELNEWSINDO.com | Sebuah Foto yang menarik perhatian dan viral di sosial media melalui akun “ini berita”. Dalam tulisan tersebut sangat tersentuh dan meminta keadilan kepada Kapolri, Petinggi Hukum, Bahkan terhadap orang² baik di luar sana.

Masih belum diketahui ini kejadian dimana dan motifnya. Namun dari isi tulisan tersebut antara Penjambret dan Suami Penyelamat Keluarga.

Isi tulisan tersebut sebagai berikut:

𝗧𝗢𝗟𝗢𝗡𝗚 𝗩𝗜𝗥𝗔𝗟𝗞𝗔𝗡: 𝗦𝗨𝗔𝗠𝗜 𝗦𝗔𝗬𝗔 𝗕𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗥𝗜𝗠𝗜𝗡𝗔𝗟, 𝗗𝗜𝗔 𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗠𝗘𝗟𝗜𝗡𝗗𝗨𝗡𝗚𝗜 𝗦𝗔𝗬𝗔! 😭

​Kepada seluruh masyarakat Indonesia, para petinggi hukum, Bapak Kapolri, dan orang-orang baik di luar sana…

​Nama saya Arsita Minaya. Hari ini saya memberanikan diri menulis ini dengan air mata yang tidak kunjung berhenti. Saya memohon bantuan Anda semua untuk menyelamatkan suami saya, Hogi Minaya, yang kini terancam dipenjara 6 tahun hanya karena dia mencoba menyelamatkan nyawa saya.

​Kejadian itu masih membekas di ingatan saya. Saat kami sedang mengantar pesanan, saya dijambret oleh dua orang yang membawa pisau cutter. Tali tas saya diputus paksa. Saat itu, saya hanya bisa berteriak ketakutan.

​Suami saya, yang melihat istrinya dalam bahaya, secara refleks mencoba menghentikan pelaku. Dia tidak punya niat membunuh, dia hanya ingin mengambil kembali barang yang dirampas. Namun, pelaku yang panik memacu motornya dengan sangat kencang, menabrak tembok, dan meninggal dunia.

​Sekarang, dunia kami hancur.
Pelaku jambretnya bebas dari hukum karena meninggal, tapi suami saya—korban yang membela saya—justru dijadikan TERSANGKA. Kakinya dipasangi gelang GPS seolah-olah dia penjahat besar yang mau melarikan diri. Padahal kami hanya pedagang jajanan pasar yang jujur.

​Logika mana yang dipakai?
Apakah seorang suami harus diam saja saat istrinya ditodong pisau di depan matanya?. Apakah membela diri dan keluarga sekarang dianggap sebagai kejahatan di negeri ini?.

​SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT:
Bantu saya VIRALKAN tulisan ini. Saya butuh perhatian dari Bapak Presiden, Bapak Kapolri, Bapak Mahfud MD, Bang Hotman Paris, dan siapa pun yang punya kekuatan untuk menegakkan keadilan yang sesungguhnya

​Jangan biarkan suami saya membusuk di penjara karena melakukan tugasnya sebagai pelindung keluarga. Saya hanya ingin keadilan, bukan hukum yang berat sebelah.

​Tolong share postingan ini… satu share dari Anda sangat berarti untuk kebebasan suami saya.

​#KeadilanUntukHogi #SaveHogiMinaya #BelaIstriBukanKriminal #HukumTumpulKeBawah #Viral #Sleman #KeadilanUntukRakyatKecil

👇

Sumber ini berita

https://www.facebook.com/share/1Xk92pRGb1/

Membangun Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Pemasyarakatan, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Rutin Ikuti Senam Pagi

YUTELNEWS.comPekanbaru Dalam rangka mendukung program pembinaan kepribadian serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan senam bersama warga binaan yang bertempat di lapangan olahraga Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Sabtu (24/01).

Kegiatan senam ini diikuti oleh warga binaan dengan pengawasan dan pendampingan petugas Pemasyarakatan. Sejak pagi hari, seluruh peserta telah berkumpul dengan tertib dan antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan olahraga bersama.

Senam dimulai dengan gerakan pemanasan untuk menghindari cedera otot, dilanjutkan dengan senam inti yang dipandu oleh instruktur, serta diakhiri dengan gerakan pendinginan. Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan, mencerminkan energi positif di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan senam bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga daya tahan fisik, serta membantu menjaga kesehatan mental warga binaan. Aktivitas olahraga rutin juga menjadi sarana untuk mengurangi tingkat stres, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan kebiasaan hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.

Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, sportivitas, dan solidaritas antarwarga binaan, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan dalam suasana yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan senam yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, produktif, dan humanis, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat.
(Desi Kabiro)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.