Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Perkuat Ajang Silahturohim, Berbagi Paket Sembako di Pameungpeuk

Bandung – YUTELNEWS.com// Guna mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban masyarakat,ketua Tim Relawan Bedas menggelar kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako di Aula wilayah Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, pada Kamis (12/03/2026).

​Kegiatan yang bertajuk “ Ajang Silaturahmi dan Pembagian Paket Sembako” ini diinisiasi oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Asep Romy Romaya, dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Relawan Bedas, Galih Hendrawan.

​Dalam sambutannya, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan menyampaikan bahwa kegiatan ini, wujud kehadiran nyata di tengah-tengah masyarakat.

​”Kami hadir hari ini untuk memastikan bahwa komunikasi antara Relawan Bedas dan konstituennya tetap terjaga di wilayah Pameungpeuk,” ujar Galih di hadapan warga yang hadir.

​Galih juga menambahkan, bahwa Tim Relawan Bedas akan terus bergerak secara konsisten untuk menyerap aspirasi warga demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Bandung.

​”Silaturahmi ini adalah bentuk energi bagi kami untuk terus berjuang di jalur pengabdian. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata dari program-program yang kami jalankan,” tambahnya.

Galih Hendrawan memastikan, bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya (masyarakat pemilih di wilayah Dapil 7) tetap terjaga melalui kegiatan silaturahmi.

​​Ratusan warga Kecamatan Pameungpeuk menyambut antusias kegiatan ini. Salah satu warga setempat yang enggan di sebut namanya, menyatakan rasa syukurnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Tim Relawan Bedas dan H. Asep Romy Romaya.

“Terima kasih kepada Pak Haji Asep Romy dan Tim Relawan Bedas yang sudah peduli dan turun langsung melihat konstituennya,” ungkap salah satu warga dengan wajah sumringah.

Yans.

Dinkes Kabupaten Bandung, Upaya Cegah Penyebaran TBC, Gencarkan Skrining Kesehatan Masyarakat.

Bandung – YUTELNEWS.com// Upaya pencegahan penyebaran penyakit menular terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung melalui kegiatan skrining kesehatan masyarakat, khususnya untuk mendeteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan skrining TBC tersebut dilaksanakan bersama UPT Puskesmas Solokan Jeruk di Desa Solokan Jeruk, Kecamatan Solokan Jeruk, pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Solokan Jeruk Rahmatullah Mukti Prabowo bersama jajaran Dinas Kesehatan serta pemerintah Desa Solokan Jeruk.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmatullah menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan penyakit menular perlu dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat hidup lebih sehat.

“Kolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah bersama para stakeholder merupakan bentuk komitmen bersama, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit agar masyarakat Solokan Jeruk dapat hidup lebih sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan skrining ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung guna mengetahui kondisi kesehatannya, terutama terkait kemungkinan terpapar penyakit TBC yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Solokan Jeruk, Dedeh, menyampaikan bahwa kegiatan skrining merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam upaya pengendalian penyakit menular di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa meskipun jumlah kasus TBC di wilayah Kecamatan Solokan Jeruk relatif rendah, upaya pencegahan tetap harus dilakukan secara optimal.

“Walaupun jumlah kasus TBC di Kecamatan Solokan Jeruk relatif sedikit,

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung atas arahan Bupati Bandung terus mendorong upaya pencegahan agar penyakit menular ini dapat dikendalikan sejak dini,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai dengan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit menular serta pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya penyakit menular serta pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan skrining ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme warga yang datang untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, minat masyarakat untuk mengikuti skrining TBC sangat tinggi.

Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Melalui kegiatan skrining yang dilakukan secara berkala, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung berharap upaya pengendalian serta pemantauan kasus penyakit menular dapat dilakukan secara lebih efektif.

Dengan langkah preventif dan edukatif tersebut, diharapkan angka kasus TBC dapat terus ditekan sehingga masyarakat Kabupaten Bandung dapat hidup lebih sehat serta terhindar dari berbagai penyakit menular.

 

Yans.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Ungkap Jumlah Penduduk RI Sebanyak 288 Juta Jiwa per Akhir 2025

Jakarta – YUTELNEWS.com// Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mengungkapkan data kependudukan bersih semester II tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 288.315.089 jiwa.

Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 1.621.396 penduduk dibandingkan dengan rilis semester I tahun 2025.“Dibandingkan dengan semester I per 30 Juni 2025, penduduk Indonesia bertambah kurang lebih 1,6 juta,” ujar Teguh dalam acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta,pada Kamis (12/03/2026).

Ia merinci, jumlah penduduk tersebut terbagi menjadi dua, yakni 145.498.082 penduduk laki-laki dan 142.816.997 penduduk perempuan. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia masih didominasi oleh laki-laki.Teguh menambahkan, berdasarkan data yang sama, sebaran penduduk di Indonesia terbanyak berada di Pulau Jawa dengan angka 55,81 persen.

Sementara itu, posisi kedua berada di Pulau Sumatera dengan angka 21,88 persen.Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan agama, ungkap Teguh, didominasi oleh agama Islam dengan angka 87,15 persen.

Sementara itu, penduduk yang menganut agama Kristen sebesar 7,37 persen, Katolik 3,07 persen, Hindu 1,66 persen, Buddha 0,69 persen, Konghucu 0,03 persen, serta penganut kepercayaan 0,034 persen.

Sementara itu, Teguh juga memaparkan jumlah penduduk berdasarkan status perkawinan per semester II tahun 2025. Data tersebut merinci 131 juta jiwa belum kawin, 137 juta jiwa telah kawin, 5 juta jiwa cerai hidup, dan 14 juta jiwa cerai mati.“Artinya sebenarnya penduduk di Indonesia lebih banyak yang sudah atau pernah menikah,” ujar Teguh

.Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga menguraikan jumlah penduduk usia produktif, yakni usia 15–64 tahun, di Indonesia. Jumlah tersebut mencapai 199 juta jiwa atau 69,03 persen dari total penduduk.“Kalau kita melihat usia produktif 69,03 persen, inilah kita bersyukurnya.

Bahwasanya sampai tahun 2030 sekian yang namanya bonus demografi. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan usia produktif tersebut,” kata dia.Teguh menekankan, penerbitan rilis data kependudukan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil melakukan rilis data kependudukan dalam dua semester, yakni semester I pada 30 Juni dan semester II pada 31 Desember.“Kenapa perlu dirilis? Data kependudukan itu digunakan untuk semua keperluan, basis semuanya. Apakah itu pelayanan publik, maupun apa pun juga,” tandas Teguh.

 

Yans.

Bupati Bandung Sampaikan Kabar Gembira: SE Mendikdasmen Terbit, Honor Guru P3K PW Bisa Dibayar Lewat Dana BOSP

Bandung -YUTELNEWS.com//  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali menyampaikan kabar gembira bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) Guru dan Tenaga Kependidikan, setelah sebelumnya mehnyampaikan kabar baik bahwa (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026.

Kali ini kabar gembira yang disampaikan setelah dirinya menerima Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 6 tahun 2026 tentang Pelaksanaan Relaksasi Pembiayaan Komponen Honor Guru dan Tenaga Kependidikan Non Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.

“Alhamdulillah, perjuangan meraih hasil. Turunnya SE Mendagri ini menjadi berkah buat seluruh kepala daerah se-Indonesia,” ucap Bupati Dadang Supriatna yang juga menjabat Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dalam keterangan resminya, Kami (12/3/2026).

Dengan turunnya SE Mendagri ini, kata bupati, maka honor untuk guru dan tenaga kependidikan Non ASN dapat dibiayai dari sumber Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.

“Dengan diizinkannya dana BOSP bisa digunakan untuk menghonor guru P3K PW, maka ini menjadi sebuah solusi yang kami perjuangkan sejak awal demi peningkatan kesejahteraan guru di Kabupaten Bandung. SE Mendagri ini menjadi pedoman untuk bisa menggaji guru P3K Pw dari dana BOSP,” imbuh Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Dengan dapat dibiayai dari BOSP, maka honorarium untuk guru tenaga P3K PW dan tenaga kependidikan tidak akan terlalu membebani APBD lagi. Bahkan dapat memungkinkan honor untuk guru P3K PW akan mengalami kenaikan dari yang saat ini sebesar Rp500 ribu.

“Setelah terbitnya SE Mendagri ini, kami akan segera mengajukan usulan relaksasi honor dengan penggunaan Dana BOSP untuk honor guru dan tenaga kependidikan P3KPW ke Kemendikdasmen,” ujar Kang DS.

Di dalam SE Mendagri tersebut dinyatakan, dalam rangka menjamin keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan pendidikan serta memperhatikan kondisi fiskal Pemerintah Daerah yang belum sepenuhnya memungkinkan pengalokasian pembiayaan honor guru dan tenaga kependidikan ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK PW melalui APBD secara optimal, maka diperlukan kebijakan relaksasi terbatas.

Terbatas dalam artian hanya berlaku untuk Tahun Anggaran 2026 saja, bersifat sementara dan tidak dimaksudkan sebagai kebijakan permanen. Kebijakan iin juga diberikan kepada Pemerintah Daerah yang menyampaikan pernyataan kondisi fiskal dan rencana penguatan penganggaran melalui APBD.

Pemerintah Daerah juga tetap berkewajiban mengalokasikan anggaran pendidik dan tenaga kependidikan melalui APBD sesuai kewenangannya.

Relaksasi ini diberikan untuk memastikan tidak terjadinya gangguan layanan pendidikan, dengan tetap menjaga prinsip akuntabilitas, kepatuhan hukum, dan penguatan tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam penganggaran pendidikan.

Surat Edaran Mendikdasmen ini dimaksudkan sebagai pedoman pemberian relaksasi penggunaan Dana BOSP untuk pembiayaan komponen honor guru dan tenaga kependidikan bagi ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang P3K PW.

“SE ini ditujukan guna menjamin keberlangsungan proses pembelajaran; dan memberikan kepastian administratif atas penggunaan Dana BOSP,” demikian isi SE Mendikdasmen.

Di Kabupaten Bandung sendiri ada 4.360 tenaga P3K PW yang terdiri dari 2.379 guru, 1.941 tenaga kependidikan, dan 40 tenaga administrasi di Disdik. Selama ini mereka berperan penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, usulan penggunaan dana BOSP untuk honor guru P3KPW tersebut muncul di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan. Tahun ini, terjadi penurunan transfer dana pusat (TKD) hingga kurang lebih Rp1 triliun, sehingga ruang fiskal daerah menjadi lebih terbatas.

Sebelumnya, pembayaran honor guru dan tenaga kependidikan paruh waktu sepenuhnya harus ditanggung melalui APBD Kabupaten Bandung.

Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran pembayaran selama 14 bulan, termasuk gaji ke-13 dan ke-14 dengan total Rp47,978 miliar. Rinciannya, bidang SD sebesar Rp37,415 miliar (3.479 orang) dan bidang SMP sebesar Rp10,563 miliar (841 orang). Skema yang diberlakukan saat ini menyesuaikan kemampuan fiskal daerah, di antaranya bagi guru yang sudah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan yang belum menerima TPG.

Selain itu, kebutuhan untuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan selama 12 bulan mencapai Rp8,891 miliar, sehingga total kebutuhan anggaran untuk pendidik dan tenaga kependidikan paruh waktu mencapai Rp56,869 miliar. Sementara itu, total ketersediaan anggaran di bidang SD dan SMP saat ini sebesar Rp46,368 miliar, sehingga terdapat selisih kebutuhan anggaran sekitar Rp10,501 miliar.

Sejak 2021, Pemkab Bandung juga telah memberikan sejumlah perlindungan bagi guru, antara lain melalui kepesertaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan serta jaminan kematian.(*)

 

 

Yans.

Kodam III/Slw Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Perkuat Karakter Prajurit Menuju Indonesia Maju

Bandung, – YUTELNEWS.com// Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw Ny. Riri Kosasih menghadiri kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Kamis (12/03/2026).

Dengan mengusung tema “Dengan Ibadah Ramadhan dan Nuzulul Qur’an Membentuk Karakter Prajurit Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” kegiatan dihadiri oleh jajaran pejabat, prajurit dan PNS Kodam III/Slw serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah atau tausiyah yang disampaikan oleh KH. M.D. Ubaydillah AB, M.Pd, yang menyampaikan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada keluarga prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas negara. Santunan diberikan kepada Ny. Isyana Putri, istri dari Almarhum Mayor Ckm dr. Yanto, anggota Kesdam III/Siliwangi, yang gugur saat melaksanakan Satgas Operasi Tinombala Tahun 2016.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Gema Ramadhan, yang terselenggara atas kerja sama Kodam III/Slw dengan Yayasan Anak Indonesia Bermartabat dan Bank BJB. Lomba tersebut meliputi berbagai kategori, di antaranya lomba adzan anak, hafalan Al-Qur’an, kultum, esai, serta lomba mengaji Babinsa kategori murotal dan qori.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat semakin memperkuat karakter prajurit Kodam III/Siliwangi agar menjadi prajurit yang profesional, humanis dan berintegritas dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendam III/Siliwangi).

 

 

Yans.

Audiensi Tak Digubris, LAKI KBB Demo DPRD dan Soroti Dugaan Intervensi Proyek

YUTELNEWS.co | Kabupaten Bandung Barat – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bandung Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD KBB, Rabu (11/3/2026). Aksi tersebut dipicu oleh tidak adanya tanggapan dari pimpinan DPRD terhadap surat audiensi dan somasi yang sebelumnya dilayangkan organisasi tersebut.

Ketua LAKI KBB, Gunawan Rasyid yang akrab disapa Guras, mengatakan surat audiensi yang diajukan pihaknya sudah lebih dari satu bulan tidak mendapat respons. Padahal surat tersebut dimaksudkan untuk melakukan tabayun dan meminta klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum anggota DPRD KBB.

“Kami sudah melakukan berbagai langkah persuasif, mulai dari komunikasi hingga somasi untuk meminta klarifikasi terkait dugaan adanya oknum anggota DPRD yang menjadi broker proyek pada tahun 2025 dan 2026 dengan nilai yang signifikan,” ujar Guras kepada wartawan di sela aksi.

Menurutnya, LAKI KBB juga memperoleh informasi mengenai dugaan praktik pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum anggota DPRD saat menjalankan fungsi pengawasan maupun dalam proses pembahasan anggaran. Dugaan tersebut, kata dia, termasuk terjadi dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang berlangsung beberapa hari lalu di Hotel Novena.

Guras menyebut aksi demonstrasi tersebut merupakan puncak kekecewaan pengurus dan anggota LAKI KBB setelah muncul pula isu yang menyebut dirinya telah dilaporkan ke aparat penegak hukum, serta adanya pernyataan yang diduga merendahkan keberadaan organisasi tersebut.

Namun saat aksi berlangsung, tidak satu pun pimpinan DPRD KBB menemui massa untuk memberikan klarifikasi. Perwakilan massa hanya diterima oleh Ketua Komisi III Piter Tyuandis dan Ketua Komisi IV Nur Julaeha.

“Karena tidak ada klarifikasi dari pimpinan DPRD, maka kami menganggap klaim proyek oleh oknum anggota DPRD di beberapa dinas yang kami temukan dalam data tidak pernah ada,” kata Guras.

Meski demikian, LAKI KBB mengaku telah memiliki sejumlah data terkait dugaan keterlibatan oknum pengusaha yang disebut berkolaborasi dengan oknum anggota DPRD dalam mengintervensi proyek di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

LAKI KBB juga mengingatkan para kepala OPD agar berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa. Menurut Guras, apabila kegiatan tetap dijalankan berdasarkan klaim pihak tertentu tanpa dilaporkan kepada Bupati atau Wakil Bupati, maka hal tersebut berpotensi mengarah pada dugaan pemufakatan jahat yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

Ke depan, LAKI KBB menyatakan akan memfokuskan pengawasan terhadap proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) tahun anggaran 2026 di setiap dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Dien Yoyo

Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni

Jakarta-YUTELNEWS.com//  Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang penetapan anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni. Penyerahan tersebut menandai pengangkatan Fatoni sebagai anggota BAZNAS masa bakti 2026–2031.

Nasaruddin mengatakan, pemerintah berharap jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS yang baru mampu memperkuat pengelolaan zakat nasional secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Menurut dia, potensi zakat di Indonesia sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Karena itu diperlukan figur yang memiliki integritas dan kapasitas dalam tata kelola keuangan,” kata Nasaruddin di Ruang Pelantikan Lantai 2 Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi penetapan tersebut, Fatoni menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran zakat.

“Ini merupakan amanah besar. Kami akan terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengelolaan zakat semakin berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Susunan Pimpinan BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Dikdik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sementara dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999, saat ini sedang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai kepala daerah.

Fatoni dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi, termasuk dinobatkan sebagai Pj. Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kemendagri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAS di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri tahun 2023 dan 2024.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Pihak Swasta Beri Bantuan Ambulans, Kasatgas Tito: Bukti Ketahanan Nasional dan Kepedulian Sosial

Jakarta – YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, bantuan ambulans dari pihak swasta melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuktikan kuatnya konsep ketahanan nasional dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara penyerahan bantuan ambulans kepada daerah terdampak bencana yang digelar di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan itu, sebanyak 31 mobil ambulans dan sejumlah alat kesehatan dari pihak swasta diserahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah terdampak bencana.

Menurut Tito, dukungan dari sektor nonpemerintah menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan berbagai pihak lainnya mencerminkan kuatnya ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi bencana. “Karena kita menangani bencana yang besar ini dengan kekuatan nasional kita sendiri,” ujar Tito.

Ia menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam memberikan bantuan juga menunjukkan tingginya kepedulian sosial serta semangat gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak. Adapun donatur yang memberikan bantuan mobil ambulans tersebut, yakni PT Astra International Tbk, PT Indomobil Trada Nasional, dan Yayasan Imeco Bhakti Nusa.

Di sisi lain, Tito mengapresiasi langkah cepat Kemenkes dalam memulihkan fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah terdampak bencana. Ia menuturkan, sebagian besar rumah sakit dan Puskesmas telah kembali beroperasi dalam waktu relatif singkat setelah bencana terjadi. “Karena Pak Menkesnya turun langsung, kemudian juga mengirim relawan, relawannya saya ketemu banyak sekali, sampai di gunung-gunung, dan itu sangat membantu,” katanya.

Selain itu, pemerintah masih menargetkan penyelesaian pemulihan sejumlah faskes di tingkat desa. Berdasarkan data yang dihimpun, masih terdapat Puskesmas pembantu (pustu) yang tengah dalam proses penanganan.

Tak hanya fokus pada pemulihan faskes, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan bagi nakes agar mereka dapat tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Supaya nakes mau membantu masyarakat, dia enggak memikirkan diri sendiri, sudah selesai dengan diri sendiri [karena sudah mendapat bantuan], kira-kira begitu,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan jajaran Kemenkes, serta perwakilan dari para donatur maupun Pemda penerima bantuan.

Satgas PRR

 

 

Yans.

Tak Terpengaruh Kondisi Anggaran, Pengurus PBFI Kabupaten Bandung Pererat Ajang Silahturohim Konsisten Bina Atlet Binaraga

Bandung -YUTELNEWS.com// Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kabupaten Bandung menggelar buka puasa bersama di sebuah rumah makan ternama di Bandung, pada Rabu (11/03/2026).

Dalam acara tersebut diikuti oleh atlet andalan yang merupakan atlet Pekan Olahraga Provinsi Jabar, baik yang lolos BK dengan mendulang medali ataupun peraih tiket Porprov XV Jabar.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H. Berry kepada wartawan di lokasi Bukber, meski di tengah efisiensi anggaran, para atlet tetap diberikan penyemangat yang tinggi.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk menciptakan keakraban antara atlet dan pengurus. Bahkan yang paling utama, untuk menyampaikan arahan Ustad Persib selaku ketua umum KONI Kabupaten Bandung terkait dengan persiapan Porprov XV/2026 di Bogor.

“Insya Alloh atlet kami terus diberikan semangat agar tetap termotivasi menghadapi Porprov XV nanti. Kegiatan latihan rutin meskipun di bulan puasa, pemberian suplemen dan uang serta terus digenjot agar Raihan medali sesuai dengan yang ditargetkan tetap tercapai. Sebagaimana diketahui bahwa Porprov XV/2026 akan dilaksanakan 7-20 Nopember 2026 di Bogor. Jadi sebanyak 7 atlet kita yang lolos dalam babak kualifikasi (BK) Porprov XV/2026, masing-masing pada nomor binaraga dan body fitness. Seluruh atlet ini saat BK tahun lalu di kabupaten Garut tercatat ada 3 peraih medali serta 4 atlet lainnya masuk mengantongi tiket Porprov,” papar H. Berry.

Bukber yang digelar untuk lebih mempererat persaudaraan itu sekaligus jadi ajang monev cabor binaraga/fitness yang dipimpinnya. Pihaknya tidak segan – segan mengingatkan agar seluruh atletnya agar tetap melek dan tidak boleh kendor dalam berlatih.

“Mudah-mudahan perjuangan ini terus dipertahankan sehingga PBFI kabupaten Bandung tetap mendulang medali emas pada Porprov XV tahun 2026 di Bogor nanti,”harapnya.

Sementara itu Willy Ruspendi pelatih PBFI Kabupaten Bandung menjelaskan para atlet telah dipersiapkan matang untuk Porprov XV nanti. Pihaknya mengaku tidak ingin mengecewakan KONI kabupaten Bandung yang telah mendukung dengan memberikan anggaran pembinaan dan perlengkapan jelang Porprov nanti.

“Kami yakin dengan apa yang telah kami targetkan di Porprov nanti tidak muluk-muluk. Ini sudah disampaikan kepada KONI kabupaten Bandung, dalam rapat pleno terakhir pertengahan puasa lalu. Dengan begitu, doakan kami bisa kembali menjadi yang terbaik di mata KONI kabupaten Bandung terutama bapak bupati. PBFI Kabupaten Bandung tetap akan pertahankan raihan medali emas meskipun hanya satu,” tandas Willy.

Inilah atlet PBFI Kabupaten Bandung peraih tiket Porprov, yang lolos BK tahun lalu di kabupaten Garut.

1. Andri Serat (70 Kg)
2. Rusyana (70)
3. Arie Blade (75 Kg)
4. Ali Karna (85 Kg)
5. Ivhan F.G (85 plus Kg)
6. Iman Basri (Men’s Sport Physics over 170 cm)
7. Dani Tata (Men’s Athletic Physics -100+6Kg).

 

Yans.

Tak Terpengaruh Kondisi Anggaran, Pengurus PBFI Kabupaten Bandung Pererat Ajang Silahturohim Konsisten Bina Atlet Binaraga

Bandung -InfoNesia.me// Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kabupaten Bandung menggelar buka puasa bersama di sebuah rumah makan ternama di Bandung, pada Rabu (11/03/2026).

Dalam acara tersebut diikuti oleh atlet andalan yang merupakan atlet Pekan Olahraga Provinsi Jabar, baik yang lolos BK dengan mendulang medali ataupun peraih tiket Porprov XV Jabar.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H. Berry kepada wartawan di lokasi Bukber, meski di tengah efisiensi anggaran, para atlet tetap diberikan penyemangat yang tinggi.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk menciptakan keakraban antara atlet dan pengurus. Bahkan yang paling utama, untuk menyampaikan arahan Ustad Persib selaku ketua umum KONI Kabupaten Bandung terkait dengan persiapan Porprov XV/2026 di Bogor.

“Insya Alloh atlet kami terus diberikan semangat agar tetap termotivasi menghadapi Porprov XV nanti. Kegiatan latihan rutin meskipun di bulan puasa, pemberian suplemen dan uang serta terus digenjot agar Raihan medali sesuai dengan yang ditargetkan tetap tercapai. Sebagaimana diketahui bahwa Porprov XV/2026 akan dilaksanakan 7-20 Nopember 2026 di Bogor. Jadi sebanyak 7 atlet kita yang lolos dalam babak kualifikasi (BK) Porprov XV/2026, masing-masing pada nomor binaraga dan body fitness. Seluruh atlet ini saat BK tahun lalu di kabupaten Garut tercatat ada 3 peraih medali serta 4 atlet lainnya masuk mengantongi tiket Porprov,” papar H. Berry.

Bukber yang digelar untuk lebih mempererat persaudaraan itu sekaligus jadi ajang monev cabor binaraga/fitness yang dipimpinnya. Pihaknya tidak segan – segan mengingatkan agar seluruh atletnya agar tetap melek dan tidak boleh kendor dalam berlatih.

“Mudah-mudahan perjuangan ini terus dipertahankan sehingga PBFI kabupaten Bandung tetap mendulang medali emas pada Porprov XV tahun 2026 di Bogor nanti,”harapnya.

Sementara itu Willy Ruspendi pelatih PBFI Kabupaten Bandung menjelaskan para atlet telah dipersiapkan matang untuk Porprov XV nanti. Pihaknya mengaku tidak ingin mengecewakan KONI kabupaten Bandung yang telah mendukung dengan memberikan anggaran pembinaan dan perlengkapan jelang Porprov nanti.

“Kami yakin dengan apa yang telah kami targetkan di Porprov nanti tidak muluk-muluk. Ini sudah disampaikan kepada KONI kabupaten Bandung, dalam rapat pleno terakhir pertengahan puasa lalu. Dengan begitu, doakan kami bisa kembali menjadi yang terbaik di mata KONI kabupaten Bandung terutama bapak bupati. PBFI Kabupaten Bandung tetap akan pertahankan raihan medali emas meskipun hanya satu,” tandas Willy.

Inilah atlet PBFI Kabupaten Bandung peraih tiket Porprov, yang lolos BK tahun lalu di kabupaten Garut.

1. Andri Serat (70 Kg)
2. Rusyana (70)
3. Arie Blade (75 Kg)
4. Ali Karna (85 Kg)
5. Ivhan F.G (85 plus Kg)
6. Iman Basri (Men’s Sport Physics over 170 cm)
7. Dani Tata (Men’s Athletic Physics -100+6Kg).

 

Yans.

Grand Launching SPPG Karang Tengah: Kades Agung Pratama Putra dan Gesty Probowati W,S.I.P,PMSi Komitmen Sukseskan Program MBG

 YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Desa Karang Tengah resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Grand launching ini berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Desa Karang Tengah, Agung Pratama Putra, S.I.P., Gesty Probowati, W,S.I.P, PMSi unsur pemerintah, pengelola program, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.kamis ( 12/3/2026 )

Peluncuran SPPG merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Program MBG diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi secara optimal sekaligus mendorong pertumbuhan sehat, cerdas, dan berkualitas bagi generasi muda di Desa Karang Tengah.

Dalam sambutannya, Kades Agung Pratama Putra menekankan pentingnya program MBG sebagai investasi masa depan.

“Program ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kehadiran SPPG memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang optimal, sehingga mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kades Agung juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal yang mendukung program ini. Ia menilai bahwa partisipasi warga dalam penyediaan bahan baku makanan menjadikan program MBG lebih efektif dan berdampak langsung pada ekonomi lokal.

Gesty Probowati W,S.I.P,Pmsi menambahkan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak.

“Keterlibatan UMKM dan warga sekitar dalam penyediaan bahan pangan menjadikan program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi desa. Ini membuka peluang usaha baru sekaligus memberdayakan masyarakat lokal,” jelasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang baik.

Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan asupan nutrisi seimbang, sebagai fondasi tumbuh kembang yang sehat.

Selain manfaat kesehatan, program MBG juga berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Dengan adanya SPPG, masyarakat di Desa Karang Tengah dapat belajar memilih makanan yang sehat, bergizi, dan bermanfaat bagi perkembangan anak-anak.

Melalui peluncuran SPPG ini, pemerintah desa bersama semua pihak berharap program MBG berjalan efektif dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari kepala desa, pengelola program, tokoh masyarakat, dan warga membuat Desa Karang Tengah optimis mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Dengan langkah ini, Desa Karang Tengah siap menjadi contoh desa peduli gizi dan pendidikan anak, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi lokal.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

PENANTIAN BELASAN TAHUN TERBAYAR! Program Jabar Caang Hadirkan Trafo Baru, Daya Listrik Warga Pawenang Kini Lebih Kuat

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Penantian panjang masyarakat Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi akhirnya terbayar. Setelah belasan tahun berharap adanya peningkatan jaringan listrik, kini warga di sejumlah kedusunan mulai merasakan perubahan nyata melalui program Jabar Caang yang menghadirkan jaringan listrik baru lengkap dengan pemasangan trafo guna meningkatkan daya listrik bagi masyarakat. Kamis ( 12/3/2026 )

Program tersebut menyasar beberapa wilayah kedusunan di Desa Pawenang, di antaranya Cikawung Girang, Cibuluh, hingga Sinareung Selaawi. Selama bertahun-tahun, warga di wilayah tersebut harus menghadapi keterbatasan daya listrik yang kerap menghambat aktivitas sehari-hari. Bahkan tidak jarang tegangan listrik sering turun dan kurang stabil.

Kini kondisi tersebut mulai berubah. Dengan adanya jaringan listrik baru serta penambahan trafo, masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan daya listrik yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim yang akrab disapa Aa Iing, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program yang telah lama diperjuangkan oleh masyarakat dan pemerintah desa tersebut.
Menurutnya, perjuangan untuk meningkatkan jaringan listrik di wilayah Pawenang tidaklah singkat. Berbagai upaya dan koordinasi terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi.

“Alhamdulillah, ini merupakan perjuangan panjang yang sudah berlangsung belasan tahun. Kami terus mengusulkan agar jaringan listrik di wilayah kedusunan bisa ditingkatkan. Sekarang akhirnya terwujud dengan adanya jaringan baru dan pemasangan trafo yang dapat meningkatkan daya listrik masyarakat,” ujar Aa Iing.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan jaringan listrik ini memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Selain menunjang kebutuhan rumah tangga, listrik juga sangat penting untuk mendukung kegiatan ekonomi warga.

Selama ini, keterbatasan daya listrik membuat sebagian warga kesulitan menjalankan usaha rumahan, seperti usaha kuliner, pengolahan hasil pertanian, hingga usaha kecil lainnya yang membutuhkan listrik dengan daya lebih besar.

Dengan adanya peningkatan jaringan listrik ini, diharapkan berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan produktif. Bahkan peluang usaha baru diyakini akan mulai tumbuh di lingkungan desa.

Aa Iing juga menegaskan bahwa jaringan listrik yang dibangun melalui program tersebut benar-benar diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat desa.

“Ini listrik desa untuk masyarakat, bukan untuk villa atau kepentingan lain. Kami ingin memastikan bahwa warga benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung,” tegasnya.

Warga Desa Pawenang pun menyambut gembira terealisasinya peningkatan daya listrik tersebut. Banyak warga yang mengaku kini dapat menggunakan peralatan listrik dengan lebih leluasa tanpa khawatir listrik sering turun seperti sebelumnya.

Selain itu, kehadiran jaringan listrik yang lebih baik juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk mendukung kegiatan belajar anak-anak pada malam hari serta berbagai aktivitas sosial di lingkungan desa.

Program Jabar Caang sendiri merupakan upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok daerah. Program ini diharapkan mampu menghadirkan energi listrik yang layak, stabil, dan berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan di wilayah pedesaan.
Kini Desa Pawenang benar-benar mulai merasakan perubahan.

Lampu-lampu rumah warga menyala lebih terang, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan harapan untuk masa depan desa yang lebih maju pun semakin terbuka. Bagi warga Pawenang, listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga simbol harapan baru menuju desa yang lebih berkembang dan sejahtera.

 

Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Buka Bersama Ramadan, PDAM Bagikan 2.000 Bingkisan Anak Yatim dan Lepas 20 Pegawai Purna Tugas, Bupati H. Asep Japar Hadir

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta pelepasan pegawai yang memasuki masa purna tugas. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi momentum berbagi di bulan suci Ramadan. Rabu ( 11/3/2026 )

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, jajaran pemerintah daerah, manajemen PDAM, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh perusahaan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, PDAM menyalurkan sekitar 2.000 bingkisan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk terus berbagi dengan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Selain santunan, suasana haru juga terasa saat PDAM secara resmi melepas 20 pegawai yang memasuki masa pensiun. Para pegawai yang purna tugas tersebut mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Pihak PDAM menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi antar pegawai, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Di sisi lain, PDAM juga terus menunjukkan kinerja positif sebagai perusahaan daerah yang memberikan kontribusi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. Setiap tahunnya, PDAM menyetorkan pendapatan kepada kas daerah dengan nilai yang cukup signifikan.

Berdasarkan hasil rapat dinas terakhir, kontribusi PDAM kepada pemerintah daerah disebut mencapai lebih dari Rp3 miliar, dan jumlah tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjalin, sekaligus memperkuat peran PDAM sebagai perusahaan daerah yang tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Sinergi TNI dan Pemkab Bandung Wujudkan Pembangunan Desa Lewat TMMD ke-127 di Rancabali.

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali yang resmi ditutup hari ini, pada Rabu (11/03/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb bersama jajaran TNI, perangkat daerah, serta unsur masyarakat.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada TNI beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam membangun desa melalui program TMMD ini. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena pembangunan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa,” ujar Ali.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana desa yang maju dan mandiri menjadi pilar penting bagi kemajuan negara.

“Kita semua memiliki keyakinan bahwa jika ingin menjadi negara yang maju dan kuat, maka pembangunan harus dimulai dari desa. Apa yang dilakukan melalui TMMD ini merupakan langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD dan karya bakti TNI melalui alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar dari APBD. Dukungan tersebut dilaksanakan pada satu lokasi TMMD reguler dan delapan lokasi karya bakti lainnya.

Selain itu, berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung juga memberikan dukungan melalui kegiatan fisik maupun nonfisik dengan total anggaran sekitar Rp1,1 miliar.

Adapun sasaran pembangunan dalam kegiatan TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan beton, rabat beton, tembok penahan tanah, serta drainase yang tersebar di delapan desa lokasi kegiatan.

Secara khusus di Kecamatan Rancabali, pembangunan difokuskan pada pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Ali menilai program TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalamv membangun Kabupaten Bandung yang BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) menuju daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Kami berharap hasil pembangunan melalui program TMMD ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, meningkatkan akses wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,” tutupnya.

 

Yans.

Kolaborasi Tim Pentahelix Penangan Banjir Dayeuhkolot, Terus Percepat Benahi Titik Rawan Banjir Dayeuhkolot.

Bandung – YUTELNEWS.com//  Kolaborasi tim pentahelix penanganan banjir dayeuhkolot, terus bergerak aktip, untuk mempercepat berbagia upaya teknis penanggulangan banjir Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.Meskipun berada di tengah bulan suci Ramadhan. pada Rabu (11/03/2026).

Pantauan awak media, tim Pentahelix melakukan pendampingan terhadap pihak konsultan dari DPUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey Aat Safari, Serta Dinas SDA Propinsi Jawa Barat Sidik Pramadia, dalam rangka pengukuran pintu jembatan yang akan digunakan untuk akses kendaraan roda dua di jalur rel kereta api yang berlokasi di wilayah Desa Citeureup. Selain itu, dilakukan pula pengukuran pintu jembatan untuk kendaraan roda empat di RW 01

Tidak hanya itu, tim juga mendampingi kegiatan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dalam rangka pengukuran rencana peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan Pasawahan Dayeuhkolot. Pengukuran tersebut meliputi perencanaan pemasangan TPT baru sepanjang 87 meter yang membentang dari depan PT Daliatek, PT Metro Garmen hingga depan Bulog Dayeuhkolot.

Selain pemasangan baru, juga dilakukan pengukuran untuk peninggian TPT sepanjang sekitar 190 meter guna memperkuat sistem pengendalian air di kawasan tersebut yang selama ini kerap terdampak luapan air saat hujan deras.

Lebih lanjut, Tim juga melakukan pengukuran untuk rencana pembangunan enam titik pintu air yang dinilai strategis untuk mengatur sirkulasi dan pengendalian aliran air di kawasan rawan banjir yang berada di Crossing Jalan BBS, Crossing Jalan RW 03 Pasawahan, Jembatan Radio, Jembatan Sekegong (2 unit), Saluran Zhong Xin dan Cipal 1. ” Selain kegiatan pengukuran, Tim juga melakukan monitoring lanjutan terhadap proses normalisasi anak Sungai Cipalasari yang berada di kawasan pabrik Zhong Xin. Normalisasi tersebut bertujuan memperlancar aliran air dan mengurangi potensi sedimentasi yang kerap menjadi penyebab meluapnya air saat debit meningkat.

Di lokasi yang sama, tim juga memantau proses pembangunan kolam penampungan air yang berlokasi di RW 02 Kelurahan Pasawahan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu di wilayah tersebut.

Ketua Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kerja lapangan dalam upaya mengatasi persoalan banjir.

Bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bergerak. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi. ” Tim Pentahelix bersama pemerintah daerah, provinsi, serta berbagai pihak terus berupaya agar penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi kunci agar setiap program penanganan banjir dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Yang kita lakukan hari ini adalah memastikan seluruh rencana teknis mulai dari TPT, pintu air hingga normalisasi saluran benar-benar terukur dengan baik. Harapannya, ketika pembangunan dilakukan, semuanya sudah matang dan mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir di kawasan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Tri Rahmanto pun mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Penanganan banjir ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersama-sama serta aktif terlibat dalam upaya penanganan banjir. Jika kita bergerak bersama, insyaallah persoalan banjir di Dayeuhkolot bisa kita atasi secara bertahap,” tegasnya.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.