Warga Karang Sari Sisumut Resah, Desak Polisi Tangkap Terduga Bandar Sabu Berinisial ‘S’

YUTELNEWS.com | Labuhan batu Selatan– Dugaan praktik peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang warga berinisial S alias Sekar di Dusun Karang Sari, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan batu Selatan, menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat.

Warga mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan dan menangkap terduga bandar tersebut.

Menurut keterangan warga, S diduga kerap melakukan transaksi sabu di rumahnya. Rumah berwarna hijau yang berada tak jauh dari fasilitas umum, yakni Puskesmas setempat, disebut-sebut menjadi lokasi aktivitas mencurigakan itu.

“Kami sudah sangat resah. Sering melihat orang asing keluar masuk rumah itu. Katanya rumah Sekar, dan diduga kuat jadi tempat transaksi sabu. Lokasinya dekat Puskesmas pula, tentu sangat meresahkan,” ujar seorang warga Karang Sari yang enggan disebutkan namanya, Selasa (02/12/2025).

Warga mengaku keheranan karena aktivitas yang diduga melanggar hukum ini seolah dibiarkan berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas.

“Kami minta pihak kepolisian segera menangkap Sekar. Jangan sampai lingkungan Karang Sari rusak gara-gara narkoba. Kami siap membantu memberikan informasi yang diperlukan,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat Karang Sari Sisumut berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam serta mengambil langkah penegakan hukum untuk menghentikan peredaran narkotika di wilayah mereka.

BAR/AP

Kapolres Metro Bekasi Kota Tinjau Pelayanan Lalu Lintas dan Polsubsektor Jatiwaringin

YUTELNEWS.com | Bekasi Kota- Kapolres Metro Bekasi Kota KBP Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., SIK., MH. melakukan pengecekan pelayanan pengaturan lalu lintas di Exit Tol Jatiwaringin serta peninjauan langsung kondisi Polsubsektor Jatiwaringin, Senin (1/12/2025) pukul 07.30 WIB.

Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh Wakapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., SIK., M.Si., Kabag Ops KOMPOL Agus Rohmat, SH., MH, Kasat Lantas KOMPOL Gefri Agitia, SIK., M.Si., serta jajaran pimpinan di tingkat Polsek Pondok Gede, yakni Kapolsek KOMPOL Bambang Sugiharto, S.H., M.H., Wakapolsek AKP Sri Kusnandar, dan para Kanit terkait.

Setibanya di Exit Tol Jatiwaringin, Kapolres disambut Kapolsek Pondok Gede dan jajaran, termasuk IPTU Wawan Kuswanto selaku Kapolsubsektor Jatiwaringin. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau langsung pelaksanaan tugas personel dalam pengaturan lalu lintas pada jam sibuk pagi, memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Usai melakukan pengecekan di lapangan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Polsubsektor Jatiwaringin. Kapolres memeriksa secara detail kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapan operasional dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah Pondok Gede.

KBP Kusumo menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dan kualitas pelayanan publik, khususnya di jalur padat seperti kawasan Exit Tol Jatiwaringin. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan masyarakat merupakan prioritas yang harus dijaga secara konsisten.

Wowo

PCM Mranggen Gelar Jalan Sehat Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah

YUTELNEWS.com | Demak- Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mranggen, Demak, Jawa Tengah menggelar kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah, Ahad (30/11/2025). Kegiatan dipusatkan di Komplek Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Putra Muhammadiyah, Jalan Batursari Raya, Batursari, Mranggen, Demak.

Kegiatan ini diikuti sekitar 650 peserta, melibatkan unsur PCM, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), serta guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Amal Usaha Aisyiyah (AUA). Warga dan masyarakat sekitar turut berpartisipasi untuk memeriahkan acara.

Ketua PCM Mranggen, Zubaidi, didampingi Ketua PCA Mranggen, Siti Hanan Darodjah, menyampaikan bahwa Milad Muhammadiyah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mencerahkan umat.
“Muhammadiyah berkemajuan. Sukses dunia, sukses akhirat,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Zubaidi turut menitip pesan agar generasi Muhammadiyah, termasuk siswa AUM dan AUA, tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik. “Semoga kalian menjadi pemegang masa depan bangsa Indonesia,” katanya.

Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pentas seni dari anak-anak KB TK ABA 1, 2, dan 4, serta penampilan siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMK Muhammadiyah. Beragam hadiah door prize turut dibagikan, di antaranya satu unit sepeda listrik, kulkas, serta sepeda gunung.

Ketua Panitia Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Mranggen, Jasno, menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.
“Kegiatan jalan sehat ini tidak dapat terlaksana tanpa dukungan banyak pihak, di antaranya AUM, AUA, organisasi otonom Muhammadiyah, serta sponsor ship,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. “Peserta dari berbagai usia, baik jamaah, siswa, simpatisan, maupun masyarakat umum, sangat bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan,” kata Jasno.

Kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Mranggen. Sebelumnya, PCM menggelar Tabligh Akbar pada Ahad (23/11/2025) di Komplek Masjid Al Asyar Mranggen dengan menghadirkan pemateri Ustadz dr. Fuad Al Hamidy. Acara dihadiri sekitar 300 jamaah.

Tabligh Akbar tersebut diisi dengan penyerahan apresiasi untuk guru Muhammadiyah, pemeriksaan kesehatan gratis, terapi totok punggung, serta pembagian sayur gratis kepada masyarakat.

M. Efendi

Pemerintah Desa Ciptagumati Resmikan Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Pemerintah Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan Desa Tahun Anggaran 2025 melalui sebuah acara peresmian yang berlangsung pada Selasa (2/12/2025). Program ini merupakan langkah strategis desa untuk memperkuat sektor pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis desa.

Acara peresmian mendapat sambutan antusias dari berbagai unsur pemerintahan dan kelembagaan desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Cikalongwetan, Dadang Romanysah, S.Pd., MM., Ketua BPD Desa Ciptagumati, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua MUI Desa Ciptagumati, para Ketua RW, Ketua Kelompok Tani Ternak serta lembaga kemasyarakatan desa lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya desa dalam membangun kemandirian pangan.

Fokus Program: Pembesaran Ayam KUB oleh Unit BUMDes

Program Ketahanan Pangan Desa Ciptagumati Tahun 2025 dijalankan melalui unit usaha BUMDes, dengan fokus pada kegiatan ternak pembesaran ayam KUB. Ayam KUB dipilih karena memiliki produktivitas tinggi, lebih tahan terhadap penyakit, dan cocok dikembangkan di lingkungan pedesaan.

Melalui program ini, BUMDes diharapkan dapat mengelola usaha pembesaran ayam secara profesional, terukur, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Selain membuka peluang usaha baru bagi warga, program ini juga diproyeksikan menjadi salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Harapan Kepala Desa Ciptagumati

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, S.IP., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan peresmian dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung.

“Kami berharap program pembesaran ayam KUB ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ciptagumati serta menjadi langkah strategis dalam meningkatkan PADes. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan sukses,” ujar Tedi Irawan, S.IP.

Dukungan Seluruh Elemen Desa

Pemerintah Desa Ciptagumati mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung dan mengawasi pelaksanaan program ketahanan pangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Kehadiran perangkat kecamatan, lembaga desa, tokoh agama, dan para ketua RW mencerminkan sinergi kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.

Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan formal, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan ketahanan pangan lokal, serta sarana pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Dien Yoyo

Tri Rahmanto Tegaskan Kolaborasi Pentahelix Kunci Atasi Banjir Dayeuhkolot, APBD Siap Dimulai Januari 2026.

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Penanganan banjiir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung akan resmi dimulai pada Januari 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot di Wellgrow Kafe, Kecamatan Baleendah,Kabupaten Bandung, pada Senin (01/12/2026).

Dalam Rakor Pentahelix tersebut hadir pula Dinas Bina Marga Provinsi Supriatno, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sidik Pramadia, Dinas PUTR Kabupaten Bandung H Irrman, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kasubag UPT PPS Budi Setiawan S.P, perwakilan perusahaan Metro Garmen Kevin Evanjelis , PT Daliatex Tajudin SE, serta perwakilan akademisi dari Telkom University Maulana dan jajaran panitia Pentahelix.

Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan Rakor Pentahelix tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektoral dalam merumuskan strategi dan langkah konkret penanganan banjir Dayeuhkolot.

“Pada rakor pentahelix ini, kami berupaya menyamakan visi sekaligus memperkuat komitmen untuk bersama-sama berkolaborasi dan bekerja keras untuk menyelesaikan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,” ujar Tri Rahmanto di sela-sela acara.

Berbagai permasalahan di lapangan dibedah tuntas dalam kegiatan rakor tersebut. Tak hanya itu, berbagai instansi juga menyampaikan berbagai masukan dan solusi konkret untuk mengurangi dan mengatasi resiko banjir di Dayeuhkolot.

Meski anggaran baru tersedia di Tahun Anggaran 2026, Panitia Pentahelix telah menyiapkan berbagai solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir diantaranya penyediaan mesin pompa penyedot banjir, pengerukan drainase hingga penertiban bangunan liar di sisi sungai.

Tri Rahmanto pun mengaku gembira karena instansi terkait seperti Dinas Bina Marga, Dinas SDA, Dina PUTR dan Dinas LH memastikan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk menangani permasalahan banjir Dayeuhkolot di APBD 2026.

“Hanya saja, kami sangat kecewa karena BBWS yang memiliki kewenangan penuh terhadap sungai -sungai, justru tidak hadir dan tidak seorang pun perwakilannya yang hadir. Padahal sebelumnya menyatakan akan hadir,” tegas Tri.

Panitia Pentahelix, lanjut Tri, berencana akan mendatangi langsung pihak BBWS untuk melakukan koordinasi dan membahas berbagai solusi penanganan banjir Dayeuhkolot terutama yang menjadi kewenangan BBWS.

“Tapi kalau tidak ada kejelasan mengenai kesanggupan mereka (BBWS), kami akan tetap jalan, tidak perlu melihat kewenangan siapa. Kami berharap kita tidak mengedepankan ego sektoral,” tambahnya.

Meski pekerjaan besar penanganan banjir Dayeuhkolot baru akan dimulai pada Januari 2026, kata dia, Panitia Pentahelix terus bergerak untuk mengidentifikasi dan memetakan masalah sekaligus merumuskan strategi dan solusi penanganan banjir Dayeuhkolot.

Tri Rahmanto yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot menegaskan bahwa kolaborasi pentahelix ini menjadi kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak dapat berkolaborasi serta berkontribusi dalam upaya mengurangi dan menyelesaikan banjir Dayeuhkolot. Sebab, kata dia, persoalan banjir tidak akan selesai bila hanya mengandalkan pemerintah.

“Kami juga mengajak semua pihak termasuk pihak swasta untuk berkontribusi menyelesaikan banjir Dayeuhkolot ini. Alhamdulillah tadi Telkom University juga siap membantu dan berkolaborasi,” jelas Tri.

Walau bukan hal mudah, Ketua pentahelix Tri Rahmanto pun optimistis banjir yang sudah puluhan tahun menggenangi Kecamatan Dayeuhkolot akan dapat diatasi dengan adanya kolaborasi pentahelix mulai dari pemerintah, pihak swasta, masyarakat (komunitas), akademisi, dan media.

“Dengan kolaborasi pentahelix dan komitmen yang kita bangun bersama, kami punya keyakinan kita semua akan mampu menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot. Walau tidak mudah, kita harus optimis pasti bisa,” tutur Tri. (**)

 

Yans.

Pemdes Batununggal Salurkan BLT DD kepada 36 KPM untuk Periode November–Desember

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Pemerintah Desa Batununggal menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 36 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode November dan Desember tahun 2025. Penyaluran berlangsung di aula desa, Senin (1/12/2025), dengan total bantuan sebesar Rp 600.000 per KPM.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Binwas, Kasi PMD Kecamatan, serta jajaran BPD Batununggal yang ikut memonitor jalannya penyaluran agar berlangsung tertib dan tepat sasaran.

Kepala Desa Batununggal, Mulyadi, menegaskan bahwa BLT DD merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa untuk membantu warga yang masuk kategori penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini kami kembali menyalurkan BLT DD kepada 36 KPM. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Kami pastikan seluruh prosesnya transparan dan sesuai aturan,” ujar Mulyadi.

Ia juga mengapresiasi kehadiran unsur TNI–Polri serta pihak kecamatan yang turut memantau kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Binwas, Kasi PMD, dan BPD yang ikut mengawasi. Sinergi ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan tersalurkannya BLT DD ini, Pemdes Batununggal berharap masyarakat penerima dapat memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan prioritas keluarga.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Bencana Sumatera: FWK Soroti Dugaan Kejahatan Manusia di Balik Banjir dan Longsor ,Tekan Pemerintah Bertindak

JAKARTA — YUTELNEWS com || Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mendesak pemerintah mengusut tuntas dugaan kejahatan lingkungan yang diduga menjadi pemicu utama Bencana Sumatera berupa banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam enam hari terakhir.

Koordinator Nasional Forum Wartawan Kebangsaan Raja Parlindungan Pane menilai kerusakan hutan, penebangan liar, dan deforestasi tidak boleh ditutupi oleh faktor alam seperti hujan ekstrem dan siklon tropis Senyar.

“Sumber kedua ini harus diusut tuntas. Banyak korban meninggal. Pelakunya orang, bahkan bisa korporasi,” ujar Raja usai Rakernas FWK di Bogor, Minggu (30/11).

Raja mengingatkan pemerintah bertanggung jawab melindungi rakyat. Ia menilai aparat di daerah harus mengetahui aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. “Jangan tutup mata saat truk kayu gelondongan lewat. Periksa legal atau ilegal,” katanya.

Bencana di tiga provinsi kini memasuki hari keenam. Basarnas mengevakuasi 35.813 warga, sementara 188 orang meninggal dan 167 masih hilang. Jembatan ambruk, jalan nasional putus, dan beberapa ruas Tol Binjai–Langsa terendam banjir. Banyak kawasan masih terisolasi karena jaringan listrik dan seluler terputus.

BNPB, BPBA, BPBD, TNI–Polri, dan tim SAR telah dikerahkan. Namun FWK menilai “tim cepat tanggap darurat harus diperbanyak.”

Di Aceh, BPBA mencatat 119.988 warga terdampak dan 20.759 mengungsi di 16 kabupaten/kota.
Di Sumatera Barat, BPBD melaporkan 9 korban meninggal di Padang, Agam, dan Pasaman Barat. Sementara di Sumatera Utara, 43 orang meninggal dan 88 hilang di 12 kabupaten/kota.

Raja menegaskan penyebab bencana dari manusia harus diselidiki serius. “Kalau pemerintah tidak tindak pelaku perusakan alam, di mana tanggung jawab negara?” ujarnya.***

 

Yans.

Anggota Dewan Teddi Setiadi Hadiri Milad ke-14 BPRP, Ajak Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Teddi Setiadi, menghadiri acara Milad ke-14 Barisan Benteng Raya Padjajaran (BPRP) yang digelar di Banten, Minggu (30/11/2025). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial organisasi.

Acara yang berlangsung di area panggung terbuka itu disambut antusias para anggota BPRP. Spanduk besar bertema “Atas Berkat Rahmat Allah SWT” menghiasi panggung utama tempat Teddi Setiadi menyampaikan sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Teddi Setiadi menyampaikan apresiasi atas kontribusi BPRP dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta kedekatannya dengan masyarakat.

Milad ke-14 ini harus menjadi momentum memperkuat persatuan. Saya mengapresiasi BPRP yang terus hadir dalam kegiatan sosial dan ikut menjaga kondusivitas. Semoga ke depan semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Teddi di hadapan para anggota dan tamu undangan.

Selain sambutan, rangkaian kegiatan juga meliputi doa bersama, pemotongan tumpeng, serta pemberian santunan kepada anak yatim yang hadir. Kehadiran Teddi Setiadi semakin menambah semangat peserta dan menjadi bentuk dukungan kepada organisasi yang sudah berdiri lebih dari satu dekade tersebut.

Pihak panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta perhatian yang diberikan oleh Anggota Dewan Teddi Setiadi dalam peringatan Milad kali ini.

 

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Bupati Bandung Kang DS, Dorong Siapkan Bonus Atlet, Optimistis Raih 100 Emas di Forprov 2026

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung sepenuhnya kesiapan atlet cabang olahraga berkuda menuju Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jawa Barat 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati,pada Sabtu (29/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan atlet, pelatih, serta berbagai kebutuhan teknis yang diperlukan dalam menghadapi ajang Forprov mendatang. Bupati, yang akrab disapa Kang DS ini juga menekankan bahwa Pemkab Bandung siap all out mendorong capaian prestasi dan optimistis dapat meraih target 100 medali emas pada Forprov 2026.

“Pemerintah Kabupaten Bandung siap mendukung Pordasi. Pada pelaksanaannya nanti kami akan hadir secara langsung untuk memberikan semangat kepada para atlet,” ujar Kang DS.

Sebagai wujud perhatian pada prestasi olahraga daerah, pemerintah juga telah menyiapkan skema pemberian bonus untuk atlet peraih medali, baik emas maupun perak. Insentif tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi atlet untuk terus menjaga motivasi dan konsistensi latihan.

Kang DS turut mendorong atlet serta pelatih untuk meningkatkan kualitas persiapan, termasuk melalui latihan intensif dan pemenuhan kebutuhan teknis lainnya. Pemerintah daerah juga akan melakukan kunjungan ke sentra latihan guna memastikan kesiapan fisik, kesehatan, dan kebutuhan pendukung para atlet.

Selain itu, Kang DS mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung sebelumnya menjadi salah satu daerah penyumbang medali terbanyak bagi Jawa Barat pada penyelenggaraan PON. Ia berharap capaian tersebut dapat kembali terulang pada Forprov 2026.

Kang DS juga meminta perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menindaklanjuti kebutuhan yang diperlukan Pordasi. Pemerintah akan terus mencari solusi terbaik dan meningkatkan sinergi dalam upaya memajukan olahraga berkuda serta prestasi daerah secara keseluruhan.

 

Yans.

Bupati Bandung Minta Penebangan Liar di Pengalengan Diproses Hukum, Ini Penghianatan Terhadap Alam.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menegaskan bahwa penebangan pohon teh secara ilegal di wilayah Kecamatan Pengalengan telah memicu terjadinya banjir bandang.

Ia meminta aparat kepolisian memproses pelaku secara hukum dan memastikan kejadian serupa tidak terulang. katanya di Lahan PT Perkebunan PTPN I Regional 2 Malabar Bojong Waru, Pangalengan pada Sabtu 29/11/2025.

Bupati HM Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kawasan Pengalengan memiliki potensi wisata dan kekayaan alam yang sangat luar biasa sehingga tidak boleh dirusak. Ia menegaskan seluruh pihak harus menjaga lingkungan demi keselamatan warga.

“Sudah terjadi penebangan pohon teh yang menyebabkan banjir bandang. Pak Camat, Pak Dewan, dan masyarakat juga sudah mengeluhkan hal ini. Kami bergerak cepat agar kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Bupati Bandung juga meminta Kapolresta Bandung,Dandim, untuk mengambil langkah hukum terhadap para pelaku. Menurutnya, pemerintah daerah bersama Gubernur Jawa Barat, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 malabar, dan jajaran Forkopimda akan melakukan penanaman kembali di lahan yang rusak.

“Pak Gubernur sudah memberikan instruksi bahwa lahan-lahan yang rusak akan dilakukan penanaman ulang. Kami juga mendorong PT PTPN agar menanami kembali areal-areal lama yang sudah gundul karena inti usaha di wilayah ini memang perkebunan teh,” jelasnya.

Bupati H Dadang Supriatna, mengimbau warga Pengalengan agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas. Ia menekankan bahwa kerusakan lingkungan pada akhirnya akan merugikan masyarakat di sekitar lokasi.

“Kalau lingkungan rusak, banjir dan ancaman terhadap warga pasti terjadi. Karena itu, saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025.

“Kami sudah mengidentifikasi para pelaku penebangan dan akan terus mengejar aktor utamanya. Kami mengajak masyarakat bersama pemerintah daerah untuk menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir maupun longsor,” tegasnya.

Menurut data yang diterima pemerintah daerah, luas lahan yang mengalami kerusakan akibat penebangan ilegal mencapai sekitar 150 hektare.***

 

Yans.

Siaga Penuh: Pemuda Kawal Tuntutan Keadilan Untuk Intan

YUTELNEWS.com – Kasus kekerasan rumah tangga yang melibatkan Majikan dan Asisten Rumah Tangga (ART) di Sukajadi, Kota Batam, kini masuk ke tahap penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Pengadilan Negeri Kota Batam. Untuk mengawal kasus ini, Koordinator Pemuda Flores Timur, Nus Ata Soge menyeruhkan keadilan untuk Korban, Intan.

Kasus viral, yang menyeret majikan dan Artnya, kini menjadi perhatian semua pihak di Kota Batam. Kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang menodai nilai kemanusian kini, memasuki agenda penuntutan dari jaksa penuntut umum.

Dalam perkara ini, dari fakta persidangan, Majikan yang bernama Roslina, secara kejam menyiksa, Intan selaku Art di rumahnya di Sukajadi Kota Batam, selama hampir enam bulan berturut-turut. Selain penyiksaan fisik, Intan juga dipaksa untuk minum air kloset dan makan kotoran Anjing.

Menyikapi hal ini, Ketua Koordinator Pemuda Flores Timur, Nus Ata Soge, mengatakan terus mengawal kasus ini, sampai ada kekuatan hukum tetap. ” Saya menyerukan kepada seluruh elemen pemuda untuk nemasuki masa siaga penuh menjelang pembacaan tuntutan pada 1 Desember mendatang. Fase ini adalah momen paling krusial dalam upaya kita menegakkan keadilan bagi intan & merlin” ujar Nus Soge.

Nus juga menegaskan, telah melihat bukti kebiadaban Roslina di Persidangan. Kini, kita menanti Ketegasan Jaksa Penuntut Umum. Maka, Nus Soge meminta, JPU agar tidak ragu untuk menjatuhkan tuntutan hukuman terberat untuk terdakwa Roslina.

Di sisi lain, saya mengharapkan agar JPU dan Majelis Hakim mempertimbangkan status merlin sebagai korban sekunder yang dipaksa menjadi pelaku dibawah tekanan ekstrem. Keadilan sejati harus memisahkan, Roslina sebagai dalang kejahatan.

Nus juga mengajak kehadiran para pemuda Folres Timur dan Nusa Tenggara Timur yang berada di Batam, untuk memberikan dukunga Moral kita di Pengadilan. /Red

309 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Bupati Dadang Supriatna: Jam 06.30 Sudah Harus Ada di Sekolah, Tekankan Disiplin Keteladanan!

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna, melantik 309 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung. Pelantikan digelar di Gedung Moch. Toha, Komplek Pemda Soreang, pada Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Dadang yang akrab disapa Kang DS mengatakan pelantikan ini dilakukan lebih cepat karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami mempercepat pelantikan karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Jangan sampai kegiatan pembelajaran terganggu,” kata Kang DS.

Ia menjelaskan, Pemkab Bandung sebelumnya mengusulkan hampir 500 calon kepala sekolah kepada Kementerian PAN-RB, BKN, dan Kemendagri. Namun baru 309 orang yang telah memperoleh persetujuan dan dapat dilantik. Sisanya masih menunggu penyelesaian administrasi di tingkat kementerian.

Dalam arahannya, Kang DS menegaskan pentingnya keteladanan dan kedisiplinan bagi para kepala sekolah. Ia meminta kepala sekolah dan guru hadir di sekolah mulai pukul 06.30 WIB.

“Saya ingin kepala sekolah memberi contoh. Jam setengah tujuh sudah ada di sekolah. Guru juga begitu. Biasakan ada salam dan interaksi, supaya terbangun kekompakan,” ujarnya.

Menurut Kang DS, kedisiplinan tersebut penting agar siswa memiliki figur yang bisa ditiru dalam aktivitas belajar maupun perilaku sehari-hari.

Ia juga meminta kepala sekolah aktif menyukseskan berbagai program pendidikan, termasuk program BKN. Kepala sekolah diminta terus berkomunikasi dengan pengawas sekolah, SPBG, dan pihak terkait lainnya.

“Jangan sampai ada siswa yang tertinggal program. Informasi harus sampai,” tegasnya.

Kang DS menambahkan, sekolah harus mampu menjalankan seluruh program dari pemerintah pusat maupun daerah. Adapun calon kepala sekolah yang belum dilantik masih menunggu rekomendasi teknis dari BKN dan akan menyusul pada gelombang berikutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan yang cukup banyak.

“Alhamdulillah, Pak Bupati telah melantik 309 kepala sekolah. Ini kebijakan strategis karena memang banyak posisi yang kosong dan harus segera terisi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan bahwa proses administrasi sudah dilakukan bersama Kemendikdasmen, MENPAN, hingga BKN. Namun beberapa jabatan masih menunggu persetujuan teknis sehingga belum dapat dilantik.

Asep mengatakan, kepala sekolah yang baru dilantik kini memikul dua tugas pokok: sebagai pemimpin pembelajaran dan sebagai manajer satuan pendidikan. Kedua peran itu harus dijalankan secara optimal.

“Perencanaan pendidikan harus matang. Kepala sekolah juga harus memahami aturan dana BOS, revitalisasi, dan lainnya. Kalau aturan dijalankan dengan baik, program akan berjalan lancar,” tuturnya.

Asep mengungkapkan, pelantikan ini juga bertujuan mengurangi sekolah yang sebelumnya dikelola satu kepala sekolah untuk dua lembaga. Meski begitu, masih ada beberapa posisi yang akan segera diisi setelah proses administrasi selesai.

Bupati Dadang menyimpulkan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kepemimpinan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung.***

 

Yans.

PW FRN Riau Mengapresiasi Polda Riau dan Polres Pelalawan atas Pengungkapan Praktik Ilegal Logging

YUTELNEWS.com | Pekanbaru – Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Wilayah Riau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau dan Kapolres Pelalawan atas keberhasilan mengungkap kasus praktik ilegal logging di Kabupaten Pelalawan, Kamis (27/11/2025).

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas aktivitas ilegal yang merusak lingkungan, khususnya pembalakan liar di kawasan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan dan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

PW FRN Riau juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pelalawan, AKBP Jhon Louis Letedera, S.I.K., atas upayanya menjaga kelestarian lingkungan serta kawasan hutan konservasi di wilayah tersebut.

“Keberhasilan Kapolda Riau ini bukan hanya kemenangan aparat penegak hukum, tetapi juga kemenangan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan hutan kita demi masa depan anak cucu,” ujar perwakilan PW FRN Riau.

Tindakan tegas yang dilakukan Polda Riau bersama jajaran Reskrim Polres Pelalawan dinilai sebagai langkah nyata yang selama ini ditunggu publik dalam penanganan kasus pembalakan liar.

Masyarakat Riau berharap penegakan hukum oleh Polda Riau terus konsisten dalam memberantas aktivitas yang merusak lingkungan, terutama kejahatan ilegal logging di Bumi Lancang Kuning.

Keberhasilan Polres Pelalawan mengamankan enam pelaku praktik ilegal logging menjadi bukti konkret keseriusan aparat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di wilayah Riau.

PW FRN Riau juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga hutan dan lingkungan. “Jika bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

AS

Siapkan 4 Skema Pendanaan, Bupati Bandung Percepat Libatkan Semua Pihak dari Dinas Hingga Pengusaha Penanganan Banjir Sapan Tegalluar

BANDUNG – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menunjukkan keseriusannya untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang kerap menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Bandung.

Setelah sukses mengatasi banjir di kawasan Cidawolong Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk, Rancaekek, dan membentuk panitia pentahelix penanganan banjir Dayeuhkolot, kali ini Bupati Dadang Supriatna fokus untuk menangani banjir yang kerap menerjang kawasan Sapan Tegalluar Kecamatan Bojongsoang.

Keseriusan dan komitmen Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut dibuktikan dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Penanganan Banjir wilayah Sapan Tegalluar dengan cara Pentahelix di Kantor Desa Tegalluar, pada Kamis (27/11/2025).

Dalam sosialisasi tersebut hadir pula Kepala Dinas PUTR, Perkimtam, DLH, Camat Bojongsoang, DPMTSP, Kepala Desa Tegalluar, perwakilan perusahaan dan tamu undangan lainya.

“Hari ini kita kumpulkan para pengusaha dan berbagai stakeholder di kawasan Tegalluar. Kita ingin bersama-sama menyelesaikan banjir yang kerap menerjang kawasan Sapan Tegalluar,” ujar Kang DS usai kegiatan sosialisasi pentahelix.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sengaja mengundang seluruh pengusaha di kawasan Kota Baru Tegalluar karena menurutnya, penyelesaian banjir Sapan Tegalluar tidak akan selesai tanpa kolaborasi dengan para pengusaha.

Ia menyebut para pengusaha wajib terlibat dalam penyelesaian banjir Tegalluar. Sebab, satu-satunya cara untuk mengatasi banjir Tegalluar adalah dengan cara pembuatan embung, folder atau danau-danau penampung air hujan dan banjir.

“Pada prinsipnya para pemilik lahan sudah setuju dan siap, tinggal ditindaklanjuti secara teknis, entah itu bikin penyataan atau hibah dan segala macamnya sehingga nanti aman,” jelas Kang DS.

Bupati mengaku sangat bersyukur karena sudah ada beberapa perusahaan yang siap menghibahkan lahannya untuk pelebaran selokan maupun pembuatan folder untuk menampung air banjir.

“Dan alhamdulilah ada beberapa perusahaan yang sudah siap,” kata Bupati.

Dalam upaya mengurangi resiko banjir, Pemkab Bandung memulai program pelebaran solokan terutama di titik-titik kritis. Rencana pelebaran saluran ditargetkan mencapai 2 hingga 3 meter, menyesuaikan debit air dan kebutuhan teknis.

Kang DS juga mengungkapkan bahwa normalisasi beberapa aliran sungai dan saluran irigasi sedang dipersiapkan, termasuk Sungai Cipangkolan Lama dan sejumlah solokan yang kondisinya telah dangkal.

“Banyak selokan yang sudah hampir rata dengan sawah. Semua itu akan kita perbaiki bertahap,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bedas menjelaskan bahwa kawasan Kota Baru Tegalluar yang mencakup kurang lebih 3.500 hektare memiliki aturan tegas terkait kewajiban pengusaha dalam penyediaan ruang terbuka khususnya untuk folder, danau penampungan, serta area keselamatan banjir.

“Dalam Peraturan Daerah, khususnya Pasal 63 Ayat 3, sudah jelas bahwa setiap pemohon izin wajib menghibahkan 10 persen dari lahan yang diusulkan untuk kebutuhan penanganan banjir. Ini aturan yang harus dipatuhi,” tegas Bupati.

“Jadi jangan sampai izin sudah keluar, tapi lupa kepada kewajiban. Jangan sampai nanti pemerintah yang memaksa, tapi saya berharap ada kesadaran dari seluruh pengusaha di kawasan Tegalluar. Tanpa diminta pun dapat memberikan kewajiban,” tegasnya.

Untuk mempercepat realisasi program penanganan banjir, Pemkab Bandung menyiapkan skema pendanaan dari empat sumber, yaitu dari APBD Kabupaten Bandung, BBWS, APBD Provinsi dan dari sumber pentahelix. Artinya dari partisipasi masyarakat dan para pelaku usaha di kawasan Tegalluar.

Bupati Bandung kembali mengajak agar seluruh pengusaha di kawasan Tegalluar menunjukkan komitmen dan kesadaran tanpa harus menunggu tindakan tegas.

“Ini bukan soal memaksa. Ini kewajiban yang sudah diatur dalam Perda. Jangan sampai izin usaha berjalan, tapi kewajibannya dilupakan. Pemerintah akan memastikan semuanya taat aturan demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.(*)

 

Yans.

Atasi Banjir, Bupati Bandung Ancam Cabut Izin Usaha Bagi yang Tidak Penuhi Kewajiban Perda RTRW.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan kepada para pelaku usaha dan industri yang membangun usahanya di Kawasan Kota Baru Tegalluar untuk memenuhi kewajibannya berupa hibah lahan minimal 10% dari total luas lahan yang digunakannya.

Sebab menurut bupati kewajiban tersebut tercantum dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Kabupaten Bandung khususnya Pasal 63 ayat 3.

Hibah lahan 10% tersebut untuk kepentingan penyediaan lahan penampungan air baik berupa polder, embung-embung maupun danau, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hal itu ditandaskannya saat Rapat Koordinasi Sinergitas Pentahelix Penanganan Banjir di Wilayah Sapan Tegalluar, di Aula Kantor Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kamis 27 November 2025.

Kalau berdasarkan regulasi Perda RTRW, kata bupati, pihaknya punya alasan mendasar untuk menagih kewajiban para pelaku usaha di Kawasan Kota Baru Tegalluar.

“Kalau tidak bisa memenuhi kewajiban perda, saya berhak mencabut surat izin operasional usaha yang sudah dikeluarkan, setelah diberikan surat peringatan satu sampai tiga,” tandas Bupati Kang DS.

Sementara pentahelix penanganan banjir di wilayah Sapan Tegalluar secara teknis sudah dimulai dengan normalisasi saluran air dengan pengerukan dan pelebaran solokan atau drainase.

“Nanti kita normalisasi juga saluran Sungai Cipamokolan Lama dan solokan yang sudah dangkal,” kata Kang DS.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan, Kawasan Kota Baru Tegalluar merupakan daratan terendah di Bandung Raya.

“Jadi, selama kawasan Tegalluar ini tidak dibuatkan danau-danau penampung air, maka banjir di kawasan ini tetap tidak bisa terkendali,” jelas Zeis.

Ia menyebut dari total luas Kawasan Kota Baru Tegalluar seluas 3.500 hektare, maka dibutuhkan lahan danau seluas 130 Ha.(*)

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.