Respon Cepat Polisi, Tangani Penyerangan Warga Padaulun, Lakukan Olah TKP

Bandung – YUTELNEWS com|| Aksi kekerasan yang menggemparkan warga terjadi di Kampung Sadang Rt 02, Rw15, Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya,Kabupaten Bandung, pada Senin (01/12/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.

Seorang warga bernama Apep menjadi korban penganiayaan berat setelah diserang oleh dua pria tak dikenal di dalam rumahnya sendiri.

Peristiwa bermula ketika istri korban, N, mendengar ketukan di pintu rumah. Awalnya, ia mengira suara tersebut berasal dari seseorang yang hendak membeli sandal di rumah tetangga yang berdagang di depan kediamannya.

“Awalnya saya kira mau beli sandal ke rumah sebelah, karena memang biasa ada yang datang malam-malam,” tutur N.

Namun dugaan itu salah. Ketukan tersebut ternyata ditujukan ke rumah mereka. Saat Apep membuka pintu, dua orang tidak dikenal langsung menanyakan dirinya, lalu seketika melakukan tindakan kekerasan.

“Suami saya baru saja membuka pintu, tiba-tiba dua orang itu langsung menyerang tanpa ngomong apa-apa. Tidak ada penyebab, tidak ada cekcok. Mereka langsung memukul dan menganiaya suami saya di dalam rumah,” ujar N dengan suara bergetar.

Akibat serangan mendadak tersebut, Apep mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala. Darah yang terus mengalir membuat keluarga panik dan segera meminta pertolongan warga sekitar. Beberapa tetangga bergegas mendatangi rumah korban setelah mendengar keributan, namun para pelaku sudah melarikan diri ke arah gelapnya jalan kampung.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Majalaya untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga saat ini, kondisi Apep masih dalam perawatan.

N berharap pihak kepolisian segera mengungkap identitas para pelaku dan menangkap mereka.

“Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap. Kami takut kejadian seperti ini terjadi lagi. Suami saya tidak punya masalah dengan siapa pun,” ungkapnya.

Sementara itu, warga sekitar turut merasa resah karena insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba dan tanpa motif yang jelas. Mereka berharap pihak keamanan memperketat patroli dan memberi rasa aman bagi masyarakat.

Menindaklanjuti laporan keluarga, Jajaran Polsek Majalaya Polresta Bandung langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti, dan meminta keterangan para saksi. Polisi memastikan kasus ini menjadi prioritas penanganan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih berlangsung dan aparat kepolisian terus memburu dua pelaku yang kabur.****

 

Yans

Kapolsek Tuhemberua Bersama Porsonil Turut Hadir Dalam Pengamanan Pengisian Bahan Bakar Minyak BBM

Sitolu ‘ori /Nias Utara –YUTELNEWS.com
Antusias Kerja Personil Kapolsek Tuhemberua bersama Polsek Iptu Hesena Ziliwu SH MH CPM melakukan pengecekan kesediaan Bahan Bakar Minyak BBM di sitasiun pengisian Bahan bakar minyak ,nomor SPBU 16 228 521 yang terletak di kecamatan sitolu’ori Nias utara.Rabu,03/12/2025

Dalam kegiatan ini kapalsek Iptu Hesena Ziliwu SH MH CPM meminta kepada masyarakat untuk mengikuti aturan serta antrian dalam pengisian BBM serta jangan panik atas isu yang beredar di kalangan masyarakat yang mana akan ada kelangkaan BBM jenis pertalite bahwasanya itu tidak benar ucapnya.
Bukan hanya itu Kapolsek Tuhemberua bersama personil melakukan pelayanan pengaturan lalu lintas untuk menghindari kemacetan yang di akibatnya oleh antrian panjang di sepanjang jalan.Hal ini sebagai tanda kedekatan Polisi kepada masyarakat dalam melayani,serta ikut dalam mengatur serta memberikan arahan,pemahaman dan memberikan pelayanan yang terbaik.

Pada saat yang sama awak media melakukan koordinasi dan konfirmasi kepada salah satu Supervisor SPBU Hiramo zendrato tentang situasi yang terjadi atas antrian panjang dalam peyalanan pengisian BBM jenis pertalite.Hiramo zendrato mengatakan ini bukan akibat tidak ada kesediaan BBM melainkan keinginan masyarakat sendiri untuk membeli dan mendapatkan BBM jenis pertalite.

Salah satu pernyataan warga saat konfirmasi mengatakan kalau hal ini terjadi untuk memenuhi kebutuhan akibat kekosongan BBM di beberapa SPBU yang terletak di Nias Utara pada hari hari yang lalu.

Reporter : Emanuel y gea

Epy Kusnandar Telah meninggal dunia ,Aktor Senior Pemeran ‘ Kang Mus’, Serial Preman Pensiun

Jakarta – YUTELNEWS com || Aktor senior Epy Kusnandar, yang populer lewat perannya sebagai Kang Mus dalam sinetron ” Preman Pensiun”, meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025). Kabar duka itu disampaikan langsung oleh sang istri, Karina Ranau, melalui akun media sosialnya pada sore hari.

Dalam unggahan tersebut, Karina memastikan bahwa Epy menghembuskan napas terakhir pada pukul 14.24 WIB. Ia menuliskan pesan duka singkat yang menyiratkan kehilangan mendalam. “Telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa,” demikian penggalan informasi yang ia bagikan.

Rumah Duka dan Jadwal Pemakaman
Karina turut menyampaikan lokasi rumah duka yang berada di Harmony Residence 88, Jalan Pasir Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sejumlah kerabat, sahabat sesama artis, serta para penggemar sudah mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/12/2025) pukul 08.00 WIB di TPU Jeruk Purut. Salah satu kerabat keluarga menyebut bahwa almarhum akan dimakamkan secara sederhana. “Kami mengikuti amanah keluarga untuk memakamkan beliau besok pagi,” ungkap seorang kerabat yang meminta namanya disingkat, HRS.

Perjalanan Karier: Dari Teater hingga Ikon Televisi, Lahir sebagai seniman dengan latar belakang teater, Epy Kusnandar telah puluhan tahun berkarya di dunia seni peran Indonesia. Namanya melambung tinggi berkat karakter Kang Mus, sosok yang kemudian melekat kuat di hati penonton.

Epy dikenal sebagai aktor yang mampu memainkan karakter unik, penuh ekspresi, dan dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Ia juga beberapa kali membintangi film layar lebar serta terlibat dalam sejumlah proyek musik.

Seorang rekan sesama pemain Preman Pensiun yang disingkat RN, mengenang Epy sebagai sosok yang hangat. “ Bang Epy itu orangnya penyayang dan selalu serius saat bekerja. Kami sangat kehilangan,” ujarnya.

Kehidupan Pribadi dan Sorotan Beberapa Tahun Terakhir
Epy Kusnandar menikah dengan Karina Ranau pada 2008. Dari pernikahan tersebut, keduanya dianugerahi tiga orang anak. Kehidupan keluarga mereka dikenal harmonis, meski beberapa kali menjadi sorotan publik.

Pada Mei 2024, Epy sempat menghebohkan pemberitaan nasional setelah ditangkap aparat kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkotika golongan I (ganja). Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Meski begitu, banyak sahabat menyebut bahwa Epy berupaya memperbaiki diri setelah kejadian tersebut.

Kini, kepergian Epy Kusnandar menyisakan duka mendalam bagi dunia seni Indonesia. Sosok Kang Mus yang ikonik menjadi warisan yang akan selalu diingat oleh publik.

Penggemar Sampaikan Duka Mendalam Di berbagai platform media sosial, ribuan ucapan duka mengalir dari para penggemar. Banyak yang merasa kehilangan aktor yang dianggap mampu menghadirkan karakter realistis dan dekat dengan kehidupan masyarakat kecil.

Salah satu penggemar menuliskan pesan menyentuh, “Terima kasih telah menghibur kami bertahun-tahun. Kang Mus, akan selalu hidup lewat karya-karyanya.”

Kepergian Epy Kusnandar bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia hiburan Tanah Air yang selama ini mendapat warna tersendiri dari kehadirannya.

 

Yans.

Dinas PUTR Kabupaten Bandung,Gelar Pelatihan Untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sanitasi, Masyarakat Harus Bereperan Aktip.

Bandung– YUTELNEWS com|| Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) di Roemah Sadu, Jalan Raya Soreang -Ciwidey, pada Rabu (03/12/2025).

“Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pengelolaan sanitasi berbasis masyarakat “.

Mewakili Kepala Dinas PUTR, Dr. Ir. H. Zeis Zultaqawa, M.M., IPU., Kepala Bidang Drainase Dudih Yuliandry, S.T., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas KPP merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sanitasi yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Menurutnya, keberhasilan program sanitasi tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, namun juga pada kualitas pengelolaan pasca konstruksi. Di sinilah peran KPP dianggap sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan fasilitas tetap berfungsi optimal.

“Pembangunan fisik memang pondasinya, namun keberlanjutannya ada di tangan masyarakat. KPP berperan memastikan fasilitas sanitasi dapat dirawat, dijaga, dan dimanfaatkan secara jangka panjang,” ujar Dudih.

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga poin utama yang harus dimiliki peserta pelatihan: kemampuan melakukan pemeliharaan fasilitas secara benar, kemampuan mengelola biaya operasional dengan transparan dan akuntabel, serta kemampuan membangun kesadaran masyarakat untuk turut menjaga fasilitas sanitasi yang ada.

Dudih, juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang hadir dan berkomitmen mengikuti pelatihan dari awal hingga selesai.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sanitasi yang telah dibangun. Bukan hanya memahami cara merawat, tetapi juga menanamkan budaya menjaga kebersihan dan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat memastikan manfaat sanitasi yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Mari bersama mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, lebih tertata, dan menjadikan Kabupaten Bandung benar-benar lebih BEDAS.” tegasnya.

Dudih pun menambahkan dan menjelaskan bahwa Kegiatan peningkatan kapasitas KPP ini menjadi salah satu komitmen Dinas PUTR Kabupaten Bandung, dalam memperkuat layanan sanitasi yang layak, aman, dan berkelanjutan, demi terciptanya kabupaten Bandung yang lebih bersih dan sehat sehingga menjadi kabupaten Bandung yang lebih BEDAS lagi,” pungkasnya.

 

Yans.

Bandung Surga Wisata Yang Menjadi Kota Termacet di Indonesia

Bandung – YUTELNEWS com|| Bandung merupakan ibukota Jawa Barat sekaligus kota ketiga terbesar se-Indonesia. Bandung Juga merupakan salah satu kota wisata yang sangat populer di Indonesia.

Banyaknya variasi
tempat wisata di Bandung, banyak wisatawan lokal maupun internasional yang datang ke Bandung. Contohnya, Lembang dan Ciwidey.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, jumlah wisatawan yang berkunjung ke
Bandung bertambah menjadi mencapai 6,5 juta orang per Agustus 2025, meningkat drastis jika
dibandingkan dengan semester I tahun 2025 yang berjumlah 3,53 juta orang. Selain itu, Bandung dinilai mempunyai vibes-nya sendiri karena banyaknya bangunan zaman penjajahan
Belanda di Bandung. Orang-orang juga menyebutkan bahwa Bandung merupakan kota yang romantis dan banyak kenangannya.

-​Transisi Pembahasan Masalah
Meningkatnya wisatawan yang datang ke Bandung secara bersamaan menjadi boomerang
karena Bandung menjadi kota termacet se-Indonesia per tahun 2025. Menurut perusahaan
perangkat navigasi TomTom, untuk mencapai 10 kilometer berkendara di Bandung, membutuhkan waktu 32 menit 37 detik mengalahkan Jakarta, Surabaya, dan Medan. Tidak hanya wisatawan yang terkena dampaknya, penduduk lokal Bandung juga terkena dampak dari kemacetannya. Selain volume kendaraan yang banyak, Kota Bandung sendiri juga masih kurang dalam memanfaatkan transportasi umum yang disediakan pemerintah karena sedikitnya pilihan transportasi umum di Kota Bandung.

-​Pembahasan Masalah
Ada beberapa hal penting yang menyebabkan Bandung menjadi kota termacet di Indonesia.

1.​Kurang maksimalnya penggunaan transportasi umum yang sudah disediakan pemerintah Kota Bandung memang sudah banyak tersedia layanan transportasi umum, seperti Trans Metro Bandung (TMB), Metro Jabar Trans (MJT), hingga Angkutan Kota (Angkot). Namun,
penggunaannya masih dinilai minim oleh masyarakat Kota Bandung. Kurang dari 20 persen
masyarakat Kota Bandung yang menggunakan transportasi umum. Kesadaran menggunakan
transportasi umum juga masih rendah dibandingkan di Jakarta dan Surabaya. Kita ambil contoh kecil, halte bus di Jakarta dan Surabaya sudah banyak yang dibangun dengan layak, sedangkan di Bandung halte bus banyak yang tidak digunakan dan dibiarkan begitu saja.

2.​Infrastruktur Kota Bandung
Jalan-jalan yang berada di Bandung memiliki ukuran yang kecil dan sempit. Selain jalannya yang sempit, untuk mencapai ke suatu lokasi, pengendara harus sedikit berputar-putar. Akses
menuju Bandung juga hanya tersedia sedikit opsi, kendaraan darat saja, mobil, motor, dan kereta, sehingga pertambahan volume kendaraan menjadi bertambah dengan datangnya wisatawan yang hendak berlibur di Bandung. Ditambah lagi kurangnya lahan parkir yang disediakan oleh pemerintah menyebabkan banyaknya orang memarkirkan kendaraannya di
pinggir jalan yang menyebabkan kemacetan semakin parah.

Parkir Liar seperti yang sudah disebutkan, jalanan Kota Bandung bisa dibilang sempit dan berliku-liku.
Jalanan yang sudah sempit tersebut dipenuhi parkir liat yang sering ditemui di sejumlah titik di Kota Bandung. Banyak tempat yang belum menyediakan lahan parkir. Sehingga, kendaraan tersebut harus diparkirkan di pinggir jalan yang sempit tersebut. Kondisi tersebut sering ditemui
di pusat Kota Bandung.

3. Hal di atas menjadi faktor terbesar penyebab yang membuat Bandung menjadi kota termacet di Indonesia. Di luar dari faktor tersebut, ada faktor-faktor lainnya yang berdampak
m emperburuk kemacetan yang ada.

* Solusi yang sudah dilakukan pemerintah Pemerintah Kota Bandung tidak tinggal diam untuk permasalahan di kotanya. Sudah ada beberapa hal yang dilakukan. Salah satunya memperbanyak transportasi umum di Bandung. Transportasi umum tersebut seperti angkutan kota (angkot), Trans Metro Bandung, dan Metro
Jabar Trans.

Pemerintah juga membuka kembali bandara husein sastranegara yang berada di pusat kota. Alasan bandara tersebut kembali dibuka adalah untuk menurunkan volume mobil yang akan berkunjung ke Bandung dan memperbanyak variasi akses menuju Bandung. Akan tetapi, usaha tersebut masih dibilang kecil dalam skala keberhasilannya. Masyarakat Kota
Bandung masih belum melek terhadap permasalahan yang ada. Banyaknya fasilitas transportasi yang diberikan oleh pemerintah, masyarakat Bandung lebih memilih menggunakan
kendara pribadi untuk bergiatan, ke sekolah, kantor, dan untuk berlibur di akhir pekan.

Di 2025, pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan peraturan untuk masyarakat Jawa Barat untuk mengurangi volume kendaraan di Jawa Barat, terutama di Kota Bandung. Pelajar di Jawa Barat dilarang membawa kendaraan bermotor ke sekolah masing-masing. Pertaturan tersebut diatur dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA tentang 9
Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya, yang ditetapkan pada 6 Mei 2025. Pelajar di Jawa Barat diminta menggunakan transportasi umum yang sudah disediakan untuk berangkat ke sekolah. (***)

Yans.

Jalan Pabeyan -Darwati Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Kang DS dan DPUTR Kabipaten Bandung.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah Kabupaten Bandung.

Dalam setiap moment dan kesempatan Dadang Supriatna baik saat pertemua dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan, dan Gang gang serta bangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Pabeyan Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie atas terealisasinya pembangunan jalan Pabeyan -Darwati.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Pabeyan setempat melalui spanduk bertuliskan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Pabeyan -Darwati.Rabu(03/12/2025)

Disampaikan pula kepada jajajaran DPUT Kabupaten Bandung pasalnya Pembangunan jalan tersebut disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang rusak menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

” Dengan adanya perbaikan, warga berharap akses antar Pabeyan -Darwati menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Cipaku mengatakan, pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini khususnya masyarakat di kampung Pabeyan akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalan Pabeyan -Darwati di Desa Cipaku ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Bandung

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini, masyarakat Desa Cipaku optimistis aktivitas ekonomi, sosial, dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.(***)

 

Yans.

Cangkuang Kulon Sambut Gembira Penyaluran Bantuan Pangan, 566 KPM Hadir dengan Antusias

Bandung – YUTELNEWS com|| Penyaluran bantuan pangan di Desa Cangkuang Kulon berjalan sukses dan lancar. Sebanyak 566 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir dengan antusias untuk menerima bantuan yang sangat dibutuhkan ini. Acara pembagian bantuan berlangsung di Aula Desa Cangkuang Kulon,Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 03/12/2025. dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta antusias masyarakat penerima mangpaat.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan Pj.Kepala Desa Cangkuang Kulon,yang di wakilkan kepada Ketua Kesra Cep Hamzah , yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Kesra Desa Cangkuangkulon dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang masih belum stabil. Beliau juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di antara warga.

“Kami berharap, bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga ke depan, kami dapat terus meningkatkan program-program kesejahteraan lainnya,” ujar Cep Hamzah dalam sambutannya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket beras dan minyak goreng kepada perwakilan warga penerima manfaat. Raut bahagia terpancar dari wajah para penerima saat menerima bantuan tersebut. Salah seorang warga, Ibu Ai dari rw 14 cilebak, mengungkapkan dengan rasa mengucapkan terima kasihnya kepada pemerintah desa cangkuang kulon atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu semua,” ucapnya Ibu Ai rw 14 dengan mata berkaca-kaca.

Selain pembagian beras dan minyak goreng, dalam kegiatan ini juga disosialisasikan berbagai program kesejahteraan lainnya yang ada di Desa Cangkuang Kulon, seperti program bantuan pendidikan, kesehatan, serta pelatihan keterampilan bagi warga.

Ketua Kesra Desa Cangkuang Kulon,Cep Hamzah, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hamzah.

Aksi simbolis pembagian beras dan minyak goreng ini berjalan dengan lancar dan sukses. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cangkuang Kulon,” tukasnya.

 

Yans.

LSM LIRA Kawal Kasus Penipuan Budianto dan Wirianto di Mabes POLRI, Jangan Dinego Oknum Petinggi Bareskrim

YITELNEWS.com/ LSM Penggiat Anti Korupsi LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) soroti dan kawal kasus penipuan Budianto dan Wirianto yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Kasus yang ditangani Direktoral Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus memperoleh perhatian LSM LIRA, karena rawan dinegosiasikan oleh oknum petinggi di Bareskrim, Mabes Polri.

Kepada media ketika dihubungi di Jakarta tentang tindak pidana penipuan dengan cara menawarkan pembelian lahan yang bukan miliknya oleh Budianto dan Wirianto di Balerang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), KRH.HM.Jusuf Rizal, SH menyatakan LSM LIRA sejak awal turut mengawal kasus tersebut. Kasus ini telah ditangani Direktoral Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri.

Kasus penipuan ini menjadi perhatian LSM LIRA karena masalah ini melibatkan investor dari Singapura serta perusahaan PT. Jagat Energy dan PT. Pelayaran Nasional Jaticatur Niaga Trans di Batam. Budianto dan Wirianto dijerat Pasal berlapis KUHP Pasal 378, Pasal 372, Pasal 266 serta UU Pencucian Uang, antara kurun waktu tahun 2016-2020 dengan kerugian sedikitnya SGD 6.489.437 atau setara Rp.83,1 milyar.

Menurut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, penggiat Anti Korupsi, Relawan Prabowo itu, kasus penipuan yang dilakukan Budianto dan Wirianto hingga ditetapkan sebagai tersangka, tinggal menunggu waktu guna diproses hukum lebih lanjut. Hal ini sebagaimana SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan), 21 Oktober 2025, Nomor B/SP2HP/SDM/X/RES.2.6/2025/Dirtipideksus yang diperoleh media.

Bukankah seharusnya prosesnya sudah harus masuk ketahap berikutnya mengingat penetapan tersangka sudah dilakukan 20 Oktober 2025. Karena jika kelamaan gampang diintervensi dan masuk angin oleh oknum otoritas diatasnya yang memiliki kepentingaj, tanya media.

Dikatakan, berbagai kemungkinan masalah hukum bisa terjadi di Indonesia. Bisa saja lambannya penanganan kasus ini sengaja diulur pihak berwajib. Bisa juga seperti rumor yang diperoleh LSM LIRA adanya oknum petinggi di Bareskrim Mabes Polri yang mencoba bermain dan intervensi, misalnya mau dinego dan hentikan penyidikannya (SP3)

“Jika itu terjadi maka akan jadi perhatian publik. Sekaligus menegaskan adanya transaksi hukum dalam penanganan perkara hukum di Institusi Kepolisian. Yang seperti ini bisa dilapor ke berbagai pihak seperti Propam, Kompolnas, Tim Reformasi Polri maupun Presiden Prabowo. Agar yang terlibat dipecat dari institusi Kepolisian,” tegas Jusuf Rizal Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu

Lebih jauh menurut Ketum Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) itu, guna memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, Jusuf Rizal akan mempertanyakan perkembangan kasus ini ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus di Bareskrim Mabes Polri. /Red

Warga Karang Sari Sisumut Resah, Desak Polisi Tangkap Terduga Bandar Sabu Berinisial ‘S’

YUTELNEWS.com | Labuhan batu Selatan– Dugaan praktik peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang warga berinisial S alias Sekar di Dusun Karang Sari, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan batu Selatan, menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat.

Warga mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan dan menangkap terduga bandar tersebut.

Menurut keterangan warga, S diduga kerap melakukan transaksi sabu di rumahnya. Rumah berwarna hijau yang berada tak jauh dari fasilitas umum, yakni Puskesmas setempat, disebut-sebut menjadi lokasi aktivitas mencurigakan itu.

“Kami sudah sangat resah. Sering melihat orang asing keluar masuk rumah itu. Katanya rumah Sekar, dan diduga kuat jadi tempat transaksi sabu. Lokasinya dekat Puskesmas pula, tentu sangat meresahkan,” ujar seorang warga Karang Sari yang enggan disebutkan namanya, Selasa (02/12/2025).

Warga mengaku keheranan karena aktivitas yang diduga melanggar hukum ini seolah dibiarkan berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas.

“Kami minta pihak kepolisian segera menangkap Sekar. Jangan sampai lingkungan Karang Sari rusak gara-gara narkoba. Kami siap membantu memberikan informasi yang diperlukan,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat Karang Sari Sisumut berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam serta mengambil langkah penegakan hukum untuk menghentikan peredaran narkotika di wilayah mereka.

BAR/AP

Kapolres Metro Bekasi Kota Tinjau Pelayanan Lalu Lintas dan Polsubsektor Jatiwaringin

YUTELNEWS.com | Bekasi Kota- Kapolres Metro Bekasi Kota KBP Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., SIK., MH. melakukan pengecekan pelayanan pengaturan lalu lintas di Exit Tol Jatiwaringin serta peninjauan langsung kondisi Polsubsektor Jatiwaringin, Senin (1/12/2025) pukul 07.30 WIB.

Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh Wakapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., SIK., M.Si., Kabag Ops KOMPOL Agus Rohmat, SH., MH, Kasat Lantas KOMPOL Gefri Agitia, SIK., M.Si., serta jajaran pimpinan di tingkat Polsek Pondok Gede, yakni Kapolsek KOMPOL Bambang Sugiharto, S.H., M.H., Wakapolsek AKP Sri Kusnandar, dan para Kanit terkait.

Setibanya di Exit Tol Jatiwaringin, Kapolres disambut Kapolsek Pondok Gede dan jajaran, termasuk IPTU Wawan Kuswanto selaku Kapolsubsektor Jatiwaringin. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau langsung pelaksanaan tugas personel dalam pengaturan lalu lintas pada jam sibuk pagi, memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Usai melakukan pengecekan di lapangan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Polsubsektor Jatiwaringin. Kapolres memeriksa secara detail kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapan operasional dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah Pondok Gede.

KBP Kusumo menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dan kualitas pelayanan publik, khususnya di jalur padat seperti kawasan Exit Tol Jatiwaringin. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan masyarakat merupakan prioritas yang harus dijaga secara konsisten.

Wowo

PCM Mranggen Gelar Jalan Sehat Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah

YUTELNEWS.com | Demak- Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mranggen, Demak, Jawa Tengah menggelar kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah, Ahad (30/11/2025). Kegiatan dipusatkan di Komplek Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Putra Muhammadiyah, Jalan Batursari Raya, Batursari, Mranggen, Demak.

Kegiatan ini diikuti sekitar 650 peserta, melibatkan unsur PCM, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), serta guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Amal Usaha Aisyiyah (AUA). Warga dan masyarakat sekitar turut berpartisipasi untuk memeriahkan acara.

Ketua PCM Mranggen, Zubaidi, didampingi Ketua PCA Mranggen, Siti Hanan Darodjah, menyampaikan bahwa Milad Muhammadiyah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mencerahkan umat.
“Muhammadiyah berkemajuan. Sukses dunia, sukses akhirat,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Zubaidi turut menitip pesan agar generasi Muhammadiyah, termasuk siswa AUM dan AUA, tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik. “Semoga kalian menjadi pemegang masa depan bangsa Indonesia,” katanya.

Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pentas seni dari anak-anak KB TK ABA 1, 2, dan 4, serta penampilan siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMK Muhammadiyah. Beragam hadiah door prize turut dibagikan, di antaranya satu unit sepeda listrik, kulkas, serta sepeda gunung.

Ketua Panitia Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Mranggen, Jasno, menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.
“Kegiatan jalan sehat ini tidak dapat terlaksana tanpa dukungan banyak pihak, di antaranya AUM, AUA, organisasi otonom Muhammadiyah, serta sponsor ship,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. “Peserta dari berbagai usia, baik jamaah, siswa, simpatisan, maupun masyarakat umum, sangat bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan,” kata Jasno.

Kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Mranggen. Sebelumnya, PCM menggelar Tabligh Akbar pada Ahad (23/11/2025) di Komplek Masjid Al Asyar Mranggen dengan menghadirkan pemateri Ustadz dr. Fuad Al Hamidy. Acara dihadiri sekitar 300 jamaah.

Tabligh Akbar tersebut diisi dengan penyerahan apresiasi untuk guru Muhammadiyah, pemeriksaan kesehatan gratis, terapi totok punggung, serta pembagian sayur gratis kepada masyarakat.

M. Efendi

Pemerintah Desa Ciptagumati Resmikan Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Pemerintah Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan Desa Tahun Anggaran 2025 melalui sebuah acara peresmian yang berlangsung pada Selasa (2/12/2025). Program ini merupakan langkah strategis desa untuk memperkuat sektor pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis desa.

Acara peresmian mendapat sambutan antusias dari berbagai unsur pemerintahan dan kelembagaan desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Cikalongwetan, Dadang Romanysah, S.Pd., MM., Ketua BPD Desa Ciptagumati, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua MUI Desa Ciptagumati, para Ketua RW, Ketua Kelompok Tani Ternak serta lembaga kemasyarakatan desa lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya desa dalam membangun kemandirian pangan.

Fokus Program: Pembesaran Ayam KUB oleh Unit BUMDes

Program Ketahanan Pangan Desa Ciptagumati Tahun 2025 dijalankan melalui unit usaha BUMDes, dengan fokus pada kegiatan ternak pembesaran ayam KUB. Ayam KUB dipilih karena memiliki produktivitas tinggi, lebih tahan terhadap penyakit, dan cocok dikembangkan di lingkungan pedesaan.

Melalui program ini, BUMDes diharapkan dapat mengelola usaha pembesaran ayam secara profesional, terukur, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Selain membuka peluang usaha baru bagi warga, program ini juga diproyeksikan menjadi salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Harapan Kepala Desa Ciptagumati

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, S.IP., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan peresmian dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung.

“Kami berharap program pembesaran ayam KUB ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ciptagumati serta menjadi langkah strategis dalam meningkatkan PADes. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan sukses,” ujar Tedi Irawan, S.IP.

Dukungan Seluruh Elemen Desa

Pemerintah Desa Ciptagumati mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung dan mengawasi pelaksanaan program ketahanan pangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Kehadiran perangkat kecamatan, lembaga desa, tokoh agama, dan para ketua RW mencerminkan sinergi kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.

Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan formal, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan ketahanan pangan lokal, serta sarana pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Dien Yoyo

Tri Rahmanto Tegaskan Kolaborasi Pentahelix Kunci Atasi Banjir Dayeuhkolot, APBD Siap Dimulai Januari 2026.

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Penanganan banjiir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung akan resmi dimulai pada Januari 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot di Wellgrow Kafe, Kecamatan Baleendah,Kabupaten Bandung, pada Senin (01/12/2026).

Dalam Rakor Pentahelix tersebut hadir pula Dinas Bina Marga Provinsi Supriatno, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sidik Pramadia, Dinas PUTR Kabupaten Bandung H Irrman, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kasubag UPT PPS Budi Setiawan S.P, perwakilan perusahaan Metro Garmen Kevin Evanjelis , PT Daliatex Tajudin SE, serta perwakilan akademisi dari Telkom University Maulana dan jajaran panitia Pentahelix.

Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan Rakor Pentahelix tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektoral dalam merumuskan strategi dan langkah konkret penanganan banjir Dayeuhkolot.

“Pada rakor pentahelix ini, kami berupaya menyamakan visi sekaligus memperkuat komitmen untuk bersama-sama berkolaborasi dan bekerja keras untuk menyelesaikan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,” ujar Tri Rahmanto di sela-sela acara.

Berbagai permasalahan di lapangan dibedah tuntas dalam kegiatan rakor tersebut. Tak hanya itu, berbagai instansi juga menyampaikan berbagai masukan dan solusi konkret untuk mengurangi dan mengatasi resiko banjir di Dayeuhkolot.

Meski anggaran baru tersedia di Tahun Anggaran 2026, Panitia Pentahelix telah menyiapkan berbagai solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir diantaranya penyediaan mesin pompa penyedot banjir, pengerukan drainase hingga penertiban bangunan liar di sisi sungai.

Tri Rahmanto pun mengaku gembira karena instansi terkait seperti Dinas Bina Marga, Dinas SDA, Dina PUTR dan Dinas LH memastikan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk menangani permasalahan banjir Dayeuhkolot di APBD 2026.

“Hanya saja, kami sangat kecewa karena BBWS yang memiliki kewenangan penuh terhadap sungai -sungai, justru tidak hadir dan tidak seorang pun perwakilannya yang hadir. Padahal sebelumnya menyatakan akan hadir,” tegas Tri.

Panitia Pentahelix, lanjut Tri, berencana akan mendatangi langsung pihak BBWS untuk melakukan koordinasi dan membahas berbagai solusi penanganan banjir Dayeuhkolot terutama yang menjadi kewenangan BBWS.

“Tapi kalau tidak ada kejelasan mengenai kesanggupan mereka (BBWS), kami akan tetap jalan, tidak perlu melihat kewenangan siapa. Kami berharap kita tidak mengedepankan ego sektoral,” tambahnya.

Meski pekerjaan besar penanganan banjir Dayeuhkolot baru akan dimulai pada Januari 2026, kata dia, Panitia Pentahelix terus bergerak untuk mengidentifikasi dan memetakan masalah sekaligus merumuskan strategi dan solusi penanganan banjir Dayeuhkolot.

Tri Rahmanto yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot menegaskan bahwa kolaborasi pentahelix ini menjadi kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak dapat berkolaborasi serta berkontribusi dalam upaya mengurangi dan menyelesaikan banjir Dayeuhkolot. Sebab, kata dia, persoalan banjir tidak akan selesai bila hanya mengandalkan pemerintah.

“Kami juga mengajak semua pihak termasuk pihak swasta untuk berkontribusi menyelesaikan banjir Dayeuhkolot ini. Alhamdulillah tadi Telkom University juga siap membantu dan berkolaborasi,” jelas Tri.

Walau bukan hal mudah, Ketua pentahelix Tri Rahmanto pun optimistis banjir yang sudah puluhan tahun menggenangi Kecamatan Dayeuhkolot akan dapat diatasi dengan adanya kolaborasi pentahelix mulai dari pemerintah, pihak swasta, masyarakat (komunitas), akademisi, dan media.

“Dengan kolaborasi pentahelix dan komitmen yang kita bangun bersama, kami punya keyakinan kita semua akan mampu menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot. Walau tidak mudah, kita harus optimis pasti bisa,” tutur Tri. (**)

 

Yans.

Pemdes Batununggal Salurkan BLT DD kepada 36 KPM untuk Periode November–Desember

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Pemerintah Desa Batununggal menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 36 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode November dan Desember tahun 2025. Penyaluran berlangsung di aula desa, Senin (1/12/2025), dengan total bantuan sebesar Rp 600.000 per KPM.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Binwas, Kasi PMD Kecamatan, serta jajaran BPD Batununggal yang ikut memonitor jalannya penyaluran agar berlangsung tertib dan tepat sasaran.

Kepala Desa Batununggal, Mulyadi, menegaskan bahwa BLT DD merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa untuk membantu warga yang masuk kategori penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini kami kembali menyalurkan BLT DD kepada 36 KPM. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Kami pastikan seluruh prosesnya transparan dan sesuai aturan,” ujar Mulyadi.

Ia juga mengapresiasi kehadiran unsur TNI–Polri serta pihak kecamatan yang turut memantau kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Binwas, Kasi PMD, dan BPD yang ikut mengawasi. Sinergi ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan tersalurkannya BLT DD ini, Pemdes Batununggal berharap masyarakat penerima dapat memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan prioritas keluarga.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Bencana Sumatera: FWK Soroti Dugaan Kejahatan Manusia di Balik Banjir dan Longsor ,Tekan Pemerintah Bertindak

JAKARTA — YUTELNEWS com || Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mendesak pemerintah mengusut tuntas dugaan kejahatan lingkungan yang diduga menjadi pemicu utama Bencana Sumatera berupa banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam enam hari terakhir.

Koordinator Nasional Forum Wartawan Kebangsaan Raja Parlindungan Pane menilai kerusakan hutan, penebangan liar, dan deforestasi tidak boleh ditutupi oleh faktor alam seperti hujan ekstrem dan siklon tropis Senyar.

“Sumber kedua ini harus diusut tuntas. Banyak korban meninggal. Pelakunya orang, bahkan bisa korporasi,” ujar Raja usai Rakernas FWK di Bogor, Minggu (30/11).

Raja mengingatkan pemerintah bertanggung jawab melindungi rakyat. Ia menilai aparat di daerah harus mengetahui aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. “Jangan tutup mata saat truk kayu gelondongan lewat. Periksa legal atau ilegal,” katanya.

Bencana di tiga provinsi kini memasuki hari keenam. Basarnas mengevakuasi 35.813 warga, sementara 188 orang meninggal dan 167 masih hilang. Jembatan ambruk, jalan nasional putus, dan beberapa ruas Tol Binjai–Langsa terendam banjir. Banyak kawasan masih terisolasi karena jaringan listrik dan seluler terputus.

BNPB, BPBA, BPBD, TNI–Polri, dan tim SAR telah dikerahkan. Namun FWK menilai “tim cepat tanggap darurat harus diperbanyak.”

Di Aceh, BPBA mencatat 119.988 warga terdampak dan 20.759 mengungsi di 16 kabupaten/kota.
Di Sumatera Barat, BPBD melaporkan 9 korban meninggal di Padang, Agam, dan Pasaman Barat. Sementara di Sumatera Utara, 43 orang meninggal dan 88 hilang di 12 kabupaten/kota.

Raja menegaskan penyebab bencana dari manusia harus diselidiki serius. “Kalau pemerintah tidak tindak pelaku perusakan alam, di mana tanggung jawab negara?” ujarnya.***

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.