Dewan Pers Minta Wartawan Melepas Status Rangkap Tugas sebagai Aktivis LSM

YUTELNEWS.com |  Fenomena maraknya jurnalis merangkap tugas atau jabatan di sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) ataupun ormas mendapat sorotan tajam dari Dewan Pers.

Menyikapi hal ini, Dewan Pers pun meminta kepada seluruh wartawan yang terlibat dalam kegiatan baik sebagai anggota ataupun pengurus pada LSM atau ormas tertentu agar mengundurkan diri dari aktivitasnya tersebut.

Pasalnya, gejala wartawan merangkap tugas dan jabatan di LSM dan ormas ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Masyarakat merasa tidak nyaman dan terusik oleh berbagai aktivitas aktivis LSM atau ormas berkedok jurnalis ini.

Sebab, sebagian besar wartawan merangkap pengurus LSM dan ormas ini dalam kerja jurnalistiknya selalu mencampuradukkan kepentingan jurnalistik dengan agenda-agenda organisasi mereka.

Hal inilah yang membuat independensi pers ternodai dan tercederai oleh oknum-oknum yang membenarkan praktik-praktik melawan hukum dengan berlindung pada jubah pers.

Menindak kejadian ini, Dewan Pers mengeluarkan imbauan Nomor: 02/S-DP/XI/2023 Tentang Perangkapan Profesi Wartawan dan Keanggotaan LSM yang diterbitkan di Jakarta (20/11/2023) dengan ditandatangani Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu, SH, MS.

Dalam seruan itu, Dewan Pers, menyebut hak menjadi aktivis LSM dan ormas adalah sesuatu yang dijamin oleh konstitusi.

Akan tetapi, untuk menjaga keprofesionalan tugas-tugas jurnalistik, maka seorang wartawan seyogyanya bisa membedakan dan memisahkan kepentingan kedua jenis profesi tersebut.

“Lebih baik lagi apabila wartawan tersebut mengundurkan diri dari keanggotaan/aktivitas LSM atau organisasi kemasyarakatan tertentu demi menjaga kemurnian pers profesional,” seru Dewan Pers sebagaimana dikutip dari Seruan Dewan Pers Nomor: 02/S-DP/XI/2023.

Dewan Pers pun dalam Seruannya mengingatkan mengenai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang di dalamnya mengatur mengenai wartawan.

Berikut ini hal-hal mengenai wartawan di dalam Undang-Undang tersebut:

1. Pasal 1 butir 4 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyatakan “Wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik”.

2. Pasal 1 butir 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyatakan “Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia”.

3. Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik berbunyi “Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk”.

Penafsiran: Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan hati nurani tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers”.

4. Pasal 2 Kode Etik Jurnalistik berbunyi: “Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik”. Cara–cara profesional antara lain menunjukan identitas diri kepada narasumber

(Yans)

Minim Prestasi, Kadis PU Pengairan Guntur Priambodo Banyuwangi Pengen Pindah

YUTELNEWS.com | Kadis PU Pengairan Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, MM, memberikan jawaban atas kritik dari Aliansi NGO Banyuwangi Beradab, lewat beberapa artikel berita diantaranya berjudul ” Kadis PU Banyuwangi Diajukan Rotasi Jabatan dan Bupati Ipuk Diminta Rotasi Kadis PU Pengairan Banyuwangi,”.

Kepala dinas yang akrab dipanggil Guntur dan punya ciri khas khusus dengan bergonta-ganti nomor tersebut melalui nomor barunya, .758, menyampaikan pesan singkat kalau dirinya memang pengen pindah.

“Aku mulo pingin pindah,” tulis Guntur Priambodo mengutip pesannya ke Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab.(24/11/23).

Akan tetapi sayangnya, saat ditanya balik pengen pindah kemana, Guntur belum memberikan jawaban.

“Pengen pindah kemana bosku..?,”. timpal Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab kepada Kadis PU Pengairan Banyuwangi.

Sementara itu, Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab MH Imam Ghozali dalam waktu yang sama juga menyentil pernyataan Guntur Priambodo selaku Kadis PU Pengairan Banyuwangi.

“Kalau prestasinya sebagai Kadis Pengairan PU Pengairan tidak ada, saat banjir pasti alasannya nanti akibat penyumbatan Bongol, tapi untuk urusan olahraga Bersepeda kayaknya dia juaranya di Banyuwangi,”. Cetus Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab.

“Pokoknya kita siap monitor, dan kita juga monitor peran dia diluar kedinasan, jadi jangan khawatir kami sangat memaklumi dan memahami ketidak nyamanannya,”. Pungkasnya.

(Tim 786/DS)

Dadang Supriatna Hadiri Pemakaman Ketua NU Kabupaten Bandung, KH Asep Jamaludin “Selamat Jalan Guruku”

YUTELNEWS.com || Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna melaksanakan takziyah sekaligus menghadiri prosesi pemakaman Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung, Dr KH Asep Jamaludin M.Ag, di rumah duka di Pondok Pesantren Al Husaeni, Ciparay, Jum’at (24/11/2023) pagi.

Selain Bupati, hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna, Kapolresta Bandung, Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bandung, para camat, pimpinan Ormas Islam, keluarga besar Nahdlatul Ulama, dan ribuan masyarakat luas.

Bupati Dadang Supriatna sempat memberikan sambutan usai jenazah almarhum disolatkan di Masjid Komplek Pondok Pesantren Alhusaeni. Bupati menyampaikan ungkapan duka cita kepada pihak keluarga, maupun kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung.

“Saat ini kita semua kehilangan salah satu tokoh ulama besar Kabupaten Bandung. Saya sebagai pribadi, sebagai murid beliau, sebagai Bupati Bandung merasa sangat bersedih dan begitu kehilangan beliau. Selamat jalan guruku, selamat jalan guru kita semua,” ujar Bupati sambil terbata-bata menahan kesedihan.

Kesedihan mendalam yang dirasakan olehnya maupun masyarakat Kabupaten Bandung atas kehilangan sosok besar KH Asep Jamaludin, kata Bupati, terlihat dari tumpah ruahnya ribuan masyarakat dan pelayat dari berbagai daerah yang ingin mengantarkan KH Asep Jamaludin ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu bercerita, dirinya memiliki hubungan istimewa sebagai guru dan murid. Bupati yang pernah menjadi santri ini juga mengaku memiliki kenangan khusus dengan almarhum KH Asep Jamaludin.

Ia mengenang, suatu waktu di medio 2019, dirinya diundang ke Kantor PCNU Kabupaten Bandung oleh KH Asep Jamaludin ketika hendak mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung. Di tengah obrolan, KH Asep Jamaludin melontarkan sebuah pertanyaan kepada Dadang Supriatna.

“Saya ingat betul, ketika itu saya ditanya sama beliau. Pertanyaannya sederhana, tapi memberikan motivasi dan inspirasi luar biasa. Kang DS, cita-cita nyalonkeun Bupati teh hoyong naon? Ku simkuring diwaler, abdi nyalonkeun Bupati teh hoyong ngamuliakeun ulama,” tutur Kang DS, sapaan akrab Bupati.

Begitu mendengar jawaban Kang DS, spontan Ketua PCNU Kabupaten Bandung itu langsung merangkul dan mendoakan Dadang Supriatna agar mimpinya yang ingin menjadi Bupati Bandung terwujud. Momen itu, kata Bupati, juga disaksikan langsung oleh Pengurus NU Kabupaten Bandung yang ketika itu hadir.

“Dan alhamdulillah, dengan dorongan do’a dari para sesepuh NU, dukungan dan segalanya, sejak itu saya merasa segalanya menjadi lebih dimudahkan. Ini sejarah dan kenangan yang tidak akan saya lupakan,” kenang Kang DS sambil berkaca-kaca.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu juga masih mengingat pesan gurunya yakni KH Asep Jamaludin yang masih terngiang di telinganya yakni pesan untuk memuliakan para ulama, guru ngaji dan ustadz se-Kabupaten Bandung.

“Terakhir saya kesini waktu Jum’at keliling, waktu itu anjeunna ngemutan ka simkuring. Teu seueur saur, anjeunna nitip ka simkuring, titip para ulama. Insya Allah saya akan jalankan amanat beliau,” ungkap Bupati Dadang Supriatna.

Sebagai pribadi maupun atas nama Pemkab Kabupaten Bandung, ia mengajak masyarakat Kabupaten Bandung untuk mendoakan dan mencontoh keteladanan KH Asep Jamaludin yang mencurahkan hidupnya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kemarin saya baru saja tiba di Yogyakarta. Begitu mendapat kabar beliau wafat, saya langsung kembali ke Bandung. Kita semua kehilangan beliau. Insya Allah segala amal kebaikan beliau akan terus mengalir sebagai amal jariyah. Semoga beliau ditempatkan di Surganya Allah SWT,” tutur Bupati Bandung.

(Yans/Susi)

Partai Berkarya Mempertanyakan Kapan Pelantikan PAW Anggota DPRD Jepara

YUTELNEWS.com | Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Partai Berkarya dinilai lambat.

Lambatnya proses PAW disampaikan oleh Safaatun calon pengganti anggota DPRD Jepara melalui mekanisme PAW Partai Berkarya dari Dapil I (Kecamatan Jepara, Tahunan, Kedung dan Karimunjawa).

Menurut Safaatun, Kamis (23/11/2023) sore di BRImo Cafe, mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers bahwa sudah lebih dari 2 (dua) bulan usulan PAW dilayangkan Partai Berkarya ke DPRD Kabupaten Jepara, namun sampai saat ini surat itu belum diproses lebih lanjut.

“Secara persyaratan saya sudah lengkapi semua baik ke KPU Jepara, Setwan DPRD Jepara dan Ketua DPRD Jepara,” ujar Safaatun Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Jepara.

“Bahkan hari ini, Kamis (23/11/2023) kami melalui DPD Partai Berkarya Jepara menyerahkan surat permohonan audiensi tindak lanjut usulan PAW ke Badan Kehormatan atau BK DPRD Kabupaten Jepara,” cetusnya.

Menurut Safaatun, lambat dan berlarut-larutnya proses PAW anggota DPRD Jepara dari Partai Berkarya ini, semestinya tidak terjadi. “Karena sesuai Tatib atau Tata Tertib DPRD Kabupaten Jepara tentang Pemberhentian AntarWaktu, Penggantian AntarWaktu dan Pemberhentian bisa dilakukan dalam jangka waktu 7 dan 14 hari (secara singkat). Apalagi anggota DPRD Partai Berkarya sebelumnya sudah masuk DCT atau Daftar Calon Tetap di partai lainnya oleh KPU Jepara,” jelasnya.

Safaatun menilai seharusnya hal itu tidak memengaruhi proses permohonan PAW selama secara administrasi telah terpenuhi.

Partai Berkarya Kabupaten Jepara melayangkan usulan PAW anggota DPRD Jepara sesuai ketentuan berlaku dan telah memenuhi persyaratan.

“Kalau pindah ke partai lain dan resmi ditetapkan di DCT KPU Jepara, kan harus di-PAW. Semua administrasi kami sudah terpenuhi, tapi masih tertahan di Setwan berkasnya. Dan hal itu akan kami mintakan informasi kepada Ketua DPRD Jepara,” kata Safaatun.

Safaatun mengaku telah menghubungi pihak-pihak terkait sejak 15 September lalu, untuk bisa menjalankan mekanisme PAW anggota DPRD Kabupaten Jepara Partai Berkarya. “Lebih dari 2 bulan belum ada proses dan masih mandek di Dewan dan tidak ada kejelasan,” keluh Safaatun.

Jika permohonan proses PAW masih tertahan, maka pihaknya akan melakukan upaya lebih lanjut.

Kemudian Safaatun juga kecewa kenapa proses PAW anggota DPRD Kabupaten Jepara terhambat. “Ada apakah di balik perlambatan ini?, tanyanya. Bahkan sudah disomasi oleh DPP Partai Berkarya namun tetap tidak bergeming.

Melalui konferensi pers ini, Safaatun menuntut Ketua DPRD Jepara agar kooperatif dan memberikan keterangan yang jelas atas keterlambatan proses PAW anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Partai Berkarya.

(Taufiqurrahman)

Koalisi Lima Serikat Pekerja Buruh Kabupaten Bandung Barat Gelar Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Bandung Barat

YUTELNEWS.com | Ratusan pekerja buruh di Kabupaten Bandung Barat, yang tergabung dalam Koalisi Serikat Lima Pekerja Buruh Kabupaten Bandung Barat, melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Bandung Barat. Pada Kamis, 23/11/2023.

Dede Rahmat, selaku Ketua Koordinator Koalisi Lima Serikat Pekerja Buruh Kabupaten Bandung Barat tersebut, menuntut kepada Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif,untuk menerbitkan rekomendasi upah minimum kabupaten/kota (UMK) naik sebesar 15 persen.

Gabungan Serikat Buruh Kabupaten Bandung Barat tersebut anatara lain, DPC SPN, KC FSPMI, DPC SBSI 92, DPC GOBSI dan PC KEP SPSI.

Ketua Koordinator Koalisi Lima Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kabupaten Bandung Barat, Dede Rahmat mengatakan, bahwa Koalisi Serikat Pekerja Buruh Kabupaten Bandung Barat menyikapi terkait Upah Minimum Kabupaten /Kota (UMK).

Menurutnya, koalisi serikat pekerja buruh melakukan aksi unjuk rasa kepada Pj Bupati Bandung Barat dengan harapan Pj Bupati bandung barat bisa menghadiri dan menanggapi tuntutan dari para pekerja tersebut.

“Para pekerja di bandung barat hari ini menginginkan sebuah rekomendasi upah kenaikan UMK tahun 2024 minimal 15 persen,”Kata Dede Rahmat, Ketua Koordinator Koalisi Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Terkait angka 15 persen, angka tersebut merupakan yang sudah dirumuskan oleh dewan pengupahan melalui survei pasar yang dihadiri langsung oleh pihak Apindo dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kbb.

( D.Yoyo wakorwil Jabar )

Seorang Anak Remaja yang Memiliki Bakat Terpendam 

YUTELNEWS.com | Seorang anak remaja yang memiliki bakat yang terpendam memiliki kemampuan untuk totok urat dan pijit urat.

Memiliki bakat terpendam memang jarang yang dimiliki oleh setiap orang . Kamis 23/11/2023.

Sebut saja adit tri (27) tahun tinggal di jalaln Lumbu Tengah Timur , Kelurahan Bojong Rawa Lumbu , Kecamatan Rawa Lumbu, Kota bekasi .

“Saya tidak pernah menyangka dengan apa yang di anugrahi oleh Allah SWT, untuk bisa membantu orang lain,” cetus Adit.

“Awalnnya saya hanya iseng iseng mijit urat saraf , tetangga saya , yang menderita sakit di bagian perut atau lambung , setelah saya pegang reasi dari tetangga saya yang sudah kelihatan ada perubahan dan tak lama kemudian yang dirasakan perut atau lambung sudah agak membaik dan sudah tidak terasa sakit atau sesak napas lagi .

Saya sangat merasa bangga dan seneng bisa membantu orang lain , dan saya pun tidak pernah memaksa atau di targetkan pembayaran , saya hanya membantu bagi yang membutuhkannya ” Ujar adit tri wirawan .

(Tasum hidayat s)

Sah! Rasyid Assaf Dongoran Bakal Calon Bupati Tapsel Pilihan Golkar

YUTELNEWS.com | Pilkada serentak 2024 masih akan berlangsung kurang lebih setahun lagi. Namun Partai Golkar sudah menyiapkan kuda-kuda sedini mungkin.

Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto sudah mempersiapkan calon kepala daerah yang akan diusungnya pada Pilkada Serentak 2024 nanti. Total pada tahap pertama yang dipilih dan ditugaskan sebanyak 1.117 bakal calon kepala daerah. Ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Golkar, Arilangga Hartarto dan Sekjend DPP Golkar, Lodewijk F. Paulus.

Lewat Surat Perintah nomor 287 yang diterbitkan 20 November 2023, Airlangga mencantumkan nama-nama kandidat kepala daerah yang akan diusung. Untuk Kabupaten Tapanuli Selatan, Airlangga Hartarto menunjuk hanya satu nama yaitu Rasyid Assaf Dongoran untuk mensosialisasikan diri sebagai Bakal Calon Bupati Tapanuli Selatan untuk Pilkada 2024.

Bagi Golkar ditunjukkan Rasyid Assaf Dongoran bukan sesuatu yang mengejutkan. Karena, Wakil Bupati Tapanuli Selatan periode 2021-2024 ini adalah kader Golkar sejak 20 tahun lalu.

“Alhamdulillah, saya ditetapkan sebagai Bakal Calon Bupati yang diusung partai Golkar. Sebenarnya perasaan campur aduk antara gembira dan beban berat. Karena sesungguhnya menjadi pemimpin itu tidaklah ringan konsekuensi dunia dan akhiratnya. Bagi saya menjadi Bupati bukan persoalan jabatan, tapi lebih kepada tanggungjawab mengelola kewenangan, uang negara, dan menjadi pemimpin yang bijaksana terhadap Wakil Bupati dan jajaran birokrasi lainnya,” kata Rasyid yang dihubungi wartawan, 23 November 2023.

Rasyid mengatakan kewenangan sebagai Bupati itu harus bisa berdampak positif bagi kemajuan Tapanuli Selatan yang Mantap dalam artian ‘terasa dan terlihat’ oleh rakyat. Serta harus mampu menjadi pemimpin yang memberikan suasana bekerja ‘nyaman dan aman’ kepada jajaran birokrat serta seluruh mitra Pembangunan di Tapanuli Selatan.

“Saya harus mampu membuang ego dan merasa paling berkuasa di Tapanuli Selatan jika saya ditakdirkan Tuhan terpilih pada Pilkada nanti. Sesungguhnya tugas pemimpin adalah memimpin penyelenggaraan pemerintaah yang baik, benar, partisipatif, dan memiliki akuntabilitas kepada Masyarakat, negara dan Tuhan,” tambahnya.

Perjalanan karir Rasyid dimulai dari Kepala Tata Usaha Partai Golkar Tapanuli Tengah tahun 2003- 2004. Kemudian menerima beasiswa belajar di Jenjang S-2 Management Sumberdaya alam oleh Kementerian Pendidikan RI, sehingga Rasyid harus cuti berproses di Golkar.

Ia sempat lulus dan bekerja sebagai ASN pada tahun 2007. Selanjutnya berhenti sebagai ASN pada tahun 2014 dan kembali menjadi pengurus DPD Golkar Sumut di masa kepemimpinan Ngogesa Sitepu. Saat itu menjabat sebagai pengurus biro.

Pada tahun 2018, naik ke jabatan Wakil Sekretaris dan Wakil Ketua DPD Provinsi Sumut di masa kepemimpinan Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Pada masa Kepemimpinan Musa Rajeksah, Rasyid masih dipercaya masuk dalam jajaran pimpinan atau Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Sumut hingga kini. Selama menjadi pengurus, Rasyid juga telah mengikuti berbagai kegiatan kepartaian, satu di antaranya adalah Pendidikan Kepemimpinan Muda di Golkar Institute Angkatan I.

Konsistensi Rasyid Assaf Dongoran di Partai Golkar, kemampuan, dan kesabaran sebagai politisi ini, membuatnya dipertimbangkan oleh DPP Golkar sebagai Bakal Calon Bupati yang di usung partai berlambang beringin ini.

Rasyid Assaf Dongoran lahir dari buah perkawinan ayah berasal dari Desa Sihulambu dan Ibu berasal dari Desa Lobutayas dimana kedua desa ini berada di Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ayahnya adalah pejabat di Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Pajak yang pensiun pada tahun 2004. Sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang membesarkan empat anak.

Rasyid Dongoran berhasil meraih gelar Sarjana Sains dari Kampus Universitas Sumatera Utara pada tahun 2001. Kemudian meraih gelar Magister Ilmu Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam di kampus yang sama pada tahun 2010 berkat beasiswa dari Kementerian Pendidikan RI.

Setelah berhenti sebagai ASN dan sebelum menjadi Wakil Bupati, Rasyid menjalankan suaha sebagai konsultan penelitian yang dipakai oleh perusahaan nasional dan perusahaan asing.

Pada tahun 2007, ia menikahi Sri Rezeki Arbaningsih, lulusan S3 dan dokter spesialis paru-paru yang saat ini bertugas sebagai ASN pada Rumah Sakit milik Pemprov Sumut. Kini keduanya dikaruniai dua orang putra dan seorang putri.

Rasyid mengaku penunjukkan ini bukan tiba-tiba terjadi. Tetapi melalui proses dan pergolakan pemikiran yang cukup panjang.

“Perintah Penugasan saya sebagai bakal calon bupati yang ditetapkan oleh DPP Golkar, diawali oleh adanya permintaan dari tokoh agama dan tokoh adat di Tapanuli Selatan sejak 2022 lalu. Namun saya pada saat itu masih menahan diri untuk tidak membuat gerakan apapun. Sejak 2023 gelombang itu terus menerus meminta saya. Lalu saya berkeliling Tapsel bertemu dengan ,asyarakat baik terbuka maupun diam-diam. Kemudian berkonsultasi dengan keluarga besar. Akhirnya saya putuskan untuk mau menyuarakan permintaan masyarakat ini kepada senior-senior partai Golkar, termasuk awal tahun ini saya bicarakan dengan Ketua DPD Golkar Sumut, Musa Rajekshah di rumah dinas Wagub pada saat itu, waktu itu baru menyelesaikan ibadah umrah,” ujarnya.

Kemudian, Rasyid juga berkonsultasi dengan para senior pengurus DPP Golkar di Jakarta. Dari hasil konsultasi ini Rasyid akhirnya berkeyakinan penuh untuk maju sebagai calon pemimpin Tapanuli Selatan.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat Tapsel agar proses ini berjalan dengan lancar. Terutama dari keluarga besar Partai Golkar Tapsel dan rekan-rekan dari partai politik lainnya. Insya Allah kita akan melakukan Pembangunan yang MANTAP, Terasa dan Terlihat,” pungkas Rasyid.

(Kabiro morasiregar)

Pj Walikota Langsa Lepas Kafilah MTQ Ke-36 Se-Aceh di Kabupaten Simeulue

YUTELNEWS.com | Pj.Walikota Langsa Syaridin S.Pd, M.Pd, Melepas Rombongan Kafilah Kota Langsa untuk mengikuti MTQ Ke-36 se-Aceh di Kab.Simeulue yang turut dihadiri oleh Sekda Kota Langsa, Unsur forkopimda, Pimpinan Bank Aceh Syariah Langsa, Para Asisten Dilingkungan Sekda Kota, Ketua MPU, Ketua MAA, Ketua MPD, Kepala OPD, Para Kabag Sekdakota, Camat Se-Kota Langsa, Para Kafilah, Panitia serta Pelatih, dan Tamu Undangan Lainnya, di Pendopo Langsa, Kamis (23/11/2023) malam.

Pj Walikota yang diwakili oleh Sekda Kota Langsa dalam sambutanya mengatakan, Mari kita semua memberikan dukungan Penuh dan do’a kepada Kafilah Kota Langsa yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) se-Aceh di Kabupaten Simeulue yang akan di laksanakan pada tanggal 26 November sampai 02 Desember 2023 mendatang, Semoga setiap langkah yang saudara ambil di atas panggung MTQ ini dapat dipandu oleh keberkahan dari Allah SWT.

Pada kesempatan yang baik ini Pj.Walikota Langsa Syaridin S.Pd. M.Pd juga mengingatkan kepada seluruh para kafilah Kota Langsa, saudara adalah duta-duta Kota Langsa, tentunya di pundak saudara ada tanggung jawab untuk  membawa nama baik Kota Langsa.

MTQ bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga merupakan sarana untuk meningkatkan pemahaman kita terhadap kandungan Al-Qur’an, yang merupakan petunjuk hidup bagi umat manusia.

Oleh karena itu, Pj.Walikota Langsa Syaridin S.Pd. M.Pd mengajak setiap anggota kafilah untuk tidak hanya mempersiapkan diri secara fisik, tetapi juga secara spiritual. Ketenangan batin, ketekunan, dan keikhlasan dalam berkompetisi adalah kunci kesuksesan sejati.

Pj.Walikota Langsa Syaridin S.Pd. M.Pd mengucapkan terima kasih kepada panitia, para pelatih, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan kafilah kita. Semangat dan dedikasi saudara-saudara merupakan cerminan dari semangat besar kita untuk mencapai prestasi tertinggi.

Pj.Walikota Langsa Syaridin S.Pd, M.Pd berharap tahun ini kafilah Kota Langsa dapat menorehkan prestasi yang lebih baik, dari keikut sertaan kita pada MTQ Ke-35 di Kabupaten Bener Meriah yang lalu, mari kita do’akan bersama agar acara MTQ ini berjalan dengan lancar dan penuh berkah. Semoga kita semua dapat merasakan manfaat spiritual dan kafilah kita dapat meraih prestasi gemilang dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, sehingga tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini akan tercapai,” Tutup Syaridin.

Adapun jumlah keseluruhan kafilah Kota Langsa pada pelaksanaan MTQ Ke-36 se-Aceh di Kabupaten Simeulue yaitu 108 orang terdiri dari 49 peserta 25 putra dan 24 putri, 25 orang pelatih dan pendamping dan 34 orang panitia terdiri dari Official, Medis, serta Juru Kemudi.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Amsakar Jadi Narasumber di Pentaloka Nasional Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

YUTELNEWS.com | Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menjadi narasumber pada Pertemuan Pentaloka Nasional Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bagi Kepala OPDKB di Harris Resort Waterfront, Kota Batam, Kamis (23/11/2023).

Amsakar Achmad yang juga Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Batam, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa masyarakat Kota Batam memiliki peran yang penting sebagai perpanjang tangan pemerintah dalam upaya mengurangi prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Atas peran dari masyarakat itu pula, yang membuat Pemko Batam berhasil meraih peringkat pertama atas kinerja dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting Provinsi Kepulauan Riau.

Amsakar mengatakan, sejak awal memang memberikan perhatian ekstra untuk menyelesaikan persoalan stunting ini.

Pertimbangan paling utama yakni masa depan bangsa dan negara ke depan ditentukan dari bagaimana mempersiapkan generasi unggul sejak awal. Terlebih, menjemput bonus demografi pada tahun 2030 dan Indonesia Emas 2045.

“Sebenarnya generasi ini bisa dijaga dengan cara kita memberikan atensi atau perhatian kolektif,” imbuhnya.

Ia mencontohkan perhatian kolektif ini seperti memperhatikan kesehatan ibu hamil dan janin melalui berbagai program, edukasi calon pengantin, lalu memberikan perhatian khusus pada anak baru lahir, seperti asi eksklusif.

“Semakin intens kesadaran ini dikomunikasikan, insha Allah akan semakin baik lagi ke depan,” ucap dia.

Ia juga memberikan penghargaan kepada BKKBN Kepri, TNI/Polri, rekan-rekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala puskesmas, serta tenaga pendamping keluarga (TPK) yang terdiri dari kader Posyandu, Bidan, kader kelurahan siaga, kader KB, dan kader TP PKK.

“Kolaborasi ini berhasil mencapai penurunan angka stunting yang signifikan dari tahun ke tahun, menunjukkan kesuksesan upaya yang terkoordinasi untuk mengatasi masalah tersebut,” ujarnya.

Sementara itu dilansir dari ANTARA, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina di Batam Kamis mengatakan, aktivitas nan berjalan di Kota Batam 23-25 November 2023 tersebut diikuti oleh Perkumpulan Kepala Dinas (Perkadis) tingkat nasional, Perkadis tingkat provinsi, sekretaris Perkadis di 12 provinsi prioritas dengan nomor stunting tinggi, tujuh kabupaten/kota di Kepri, penyuluh KB, dan OPD-KB nan ada di Kepri.

“Perkiraan total ada sekitar 100 orang. Penekanan dalam aktivitas ini adalah mengenai dengan keterlibatan seluruh Perkadis untuk Program Bangga Kencana dan penurunan stunting, sehingga diharapkan betul-betul kontribusi Perkadis, OPD-KB se-Indonesia itu dapat melangkah dengan baik,” kata Rohina.

Ia menjelaskan, dengan dipilihnya Kepri menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan pertemuan Pentaloka Nasional tersebut, juga dilihat dari hasil penanganan dan percepatan penurunan stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) di provinsi itu nan semakin baik.

“Di samping itu memang nan terpenting adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang -MKJP- kita paling bagus di Indonesia ialah 23,5. Maksudnya masa usia nikah itu sudah rata-rata 23,5 di Kepri,” katanya.

Berdasarkan info Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), nomor stunting di Kepri pada 15,4 persen. Sementara berasas Electronic – Pendataan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGM) angkat stunting di Kepri pada 3,5 persen.

(Red)

Danrem Ajak Tokoh Aceh Timur dan Langsa, Rawat Damai Aceh Sukseskan Pemilu Damai

YUTELNEWS.com | Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Kav Kapti Hertantyawan mengatakan para ulama, tokoh pemuda dan forum masyarakat memiliki peran penting dalam merawat Aceh Damai dan mensukseskan pemilu damai berjalan lancar.

“Peran para Ulama, Tokoh masyarakat dan pemuda memiliki peran penting, dapat menyejukan hati masyarakat, apabila bersatu maka Damai Aceh dan Pemilu Damai, kata Danrem saat tatap muka dengan sejumlah ulama, forum tokoh masyarakat Aceh Timur dan Kota Langsa, di Aula Kodim 0104/Aceh Timur, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Rabu (22/11/2023).

Menurut Danrem, berjalannya tahapan pelaksanaan pemilu dan situasi politik yang stabil menumbuhkan harapan publik. Demikian pula yang diharapkan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Aceh dapat berjalan aman dan damai.

“Bukan rahasia umum, dinamika dan persaingan politik menjelang tahapan pemilu selalu diikuti kekuatiran suasana kebatinan masyarakat Indonesia. Pilihan boleh beda, namun hati dan pikiran harus damai, siapapun yang dipilih masyarakat, itulah yang terbaik untuk Negeri ini, ujar Danrem.

Danrem mengajak dan menghimbau kepada para ulama, tokoh pemuda dan masyarakat Aceh Timur dan Kota Langsa bersama-sama mendukung untuk merawat Damai Aceh dan mensukseskan pemilu damai di tahun 2024 mendatang,” harapannya.

Diketahui, Danrem Kapti Hertantyawan terus melakukan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial dengan tujuan untuk menjaga dalam upaya memelihara keamanan dan  ketentraman masyarakat. Pertemuan dengan sejumlah tokoh Aceh Timur dan Kota Langsa digelar Kodim 0104/Aceh Timur.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasrem 011/LW Letkol Inf Eko Wahyu Sugianto, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Tri Purwanto, Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, Kasi Intel Rem 011/LW Mayor Inf Abdul Hadi, Kasi Ops Rem 011/LW Mayor Inf Doni Prasetyo, serta tokoh masyarakat yang berhadir.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Farah Elfirajun Resmi Dilantik Menjadi PAW Anggota DPRD Jepara

YUTELNEWS.com | Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara melantik Dra. Farah Elfirajun, AG sebagai anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) masa jabatan 2019-2024 menggantikan Alm. Jumar yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Pengambilan sumpah dipimpin oleh Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu di Ruang Sidang Paripurna DPRD Jepara, Kamis, (23/11/2023). Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Staf Ahli Bupati M. Tahsin mewakili Penjabat (Pj) Bupati Jepara, yang mewakili Komandan Kodim 0719/Jepara Pasi Log Kapten Inf Alex Efendi, dan Kepala Kejaksaan Negeri Jepara yang diwakili Kasi Intel Roni Indra.

Pengambilan sumpah jabatan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/140 tahun 2023 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya, M. Tahsin menyampaikan ucapan selamat dari Pj. Bupati Jepara atas dilantiknya Farah Elfirajun sebagai anggota DPRD Kabupaten Jepara.

“Dengan demikian mulai hari ini ibu Farah Elfirajun secara resmi menjadi anggota DPRD Kabupaten Jepara hingga akhir masa jabatan 2024 menggantikan Alm. bapak Jumar,” ucapnya.

Ia juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas segala kebaikan dan perjuangan Alm. Jumar sebagai anggota DPRD Jepara dalam memajukan dan menyejahterakan masyarakat Jepara. Tak lupa, Tahsin mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan Alm. Jumar agar amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT.

Dalam catatannya, pelantikan ini merupakan pelantikan PAW keenam selama masa jabatan DPRD Kabupaten Jepara masa bakti 2019-2024.

“Namun kami percaya, dalam waktu yang singkat ini Ibu Farah Elfirajun AG dapat segera beradaptasi dan menyesuaikan diri di lembaga yang terhormat ini. Selamat bertugas,” kata Tahsin.

Tahsin juga mengungkapkan rasa bahagia atas kembali lengkapnya jumlah kursi yang ada di DPRD Kabupaten Jepara. Dirinya berpesan dengan genapnya anggota DPRD Jepara dapat meningkatkan sinergitas antar lembaga khususnya eksekutif dan legislatif, peningkatan pelayanan masyarakat, dan membangun Jepara yang lebih baik.

Nantinya Dra. Farah Elfirajun AG akan menempati posisi sebagai anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jepara.

Sumber: Diskominfo Jepara

(Taufiq)

Menjelang Desember Satgas Pamtas Statis Yonif 111/KB Tingkatkan Silaturrahmi dan Komsos dengan Tokoh Pemerintah dan Masyarakat Perbatasan Papua Selatan

YUTELNEWS.com | Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB yang Bertugas Pengamanan wilayah Perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (RI-PNG) dibawah Kolakops Korem 174/Anim Ti Waninggap melaksanakan Komsos dengan Tokoh Pemerintah Muspida,Muspika dan Tokoh Masyarakat dalam rangka antisipasi perkembangan situasi di Wilayah Pedalaman Distrik Binaan Satgas, Kamis 23/11/2023.

Dansatgas Letnan Kolonel Inf.Agus Satrio Wibowo S.I.P, mengatakan saat ini kita sudah akan memasuki akhir bulan nopember dan masuk bulan Desember dimana dalam bulan tersebut terdapat beberapa kegiatan besar yaitu Natal dan Tahun Baru serta didalamnya terdapat hari ulang tahun KST/OPM tepatnya ditanggal 1 Desember, terkait meningkatnya Eskalasi gangguan kelompok tersebut diwilayah pegunungan akhir akhir ini, saya telah perintahkan seluruh jajaran yang ada di Pos Satgas Perbatasan Kab. Boven Digoel untuk antisipasi dan terus perkuat pengamanan dengan merangkul pemerintah dan masyarakat untuk sama sama menolak pengibaran bendera bintang kejora dan menjaga stabilitas keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru di Wilayah Papua Selatan, “Ujar Dansatgas.

Para Dankipur dan Danpos jajaran Satgas Yonif 111/KB yang tersebar telah menghimbau masyarakat melalui Binter Kitorang Basudara untuk membantu pelihara perdamaian dan kemanan yang selama ini sudah terjaga dengan baik,serta jangan mudah terhasut dan termakan profokasi dari pihak yang sengaja ingin mengakibatkan perpecaha, dan tidak usah takut melaporkan ke Pos Apabila ada ancaman atau intimidasi dari pihak manapun kepada masyarakat,

Tokoh Pemerintah, Muspida, Muspika dan Masyarakat menyambut baik kehadiran Satgas Yonif 111/KB di Wilayah Boven Digoel Papua Selatan, melalui kegiatan Komsos dan Silaturrahmi dapat memperkuat hubungan Satgas dengan Masyarakat untuk Papua Damai Aman dan Sejahtera.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Bawaslu Tertibkan APK, Begini Respon Caleg Rusmini

YUTELNEWS.com |Menanggapi dengan penertipan APS yang tidak sesuai aturan menurut Bawaslu, awak media sempat bertanya kepada Caleg NasDem No Urut 3 Hj. Rusmini Spd.i beliau mengapresiasi ketegasan Bawaslu dan jajaran dalam penertipan APS tersebut.

“Memang kita lupa membuka salah satu Baliho yang dipasang dekat Jln. Lintas Sumbar – Riau tersebut, dan Alhamdulillah baliho dan spanduk yang lainnya sudah kita tertipkan semua secara mandiri sesuai instruksi Bawaslu,” jelas Hj. Rusmini. Spd.i.

Dikesempatan berbeda awak media juga bertanya ke salah satu warga Nagari Koto Tuo yang merupakan Basis inti dari Caleg NasDem No Urut 3 Hj. Rusmini. Spd.i.

Sebut nama tersebut inisial “IN”, kami selaku anak Nagori siap mngantarkan Hj. Rusmini. Spd.i ke Bukik Limau tahun 2024 ini, beliau orang baik dengan jiwa sosial yang tinggi, tambah uda IN dengan semngatnya.

(MDS)

Bupati Ipuk Diminta Rotasi Kadis PU Pengairan Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Keberadaan Dinas PU Pengairan Banyuwangi merupakan salah satu kedinasan yang cukup eklusif di Banyuwangi, karena itu wajar jika yang menjadi kepala dinasnya dari dulu Definitif kepercayaan Bupati Banyuwangi, karena itu bisa jadi sebagai kepercayaan Bupati, kinerja Kadis PU Pengairan Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, MM, menjadi terkesan paling santai tanpa didorong upaya – upaya yang bisa dirujuk sebagai prestasi di bidangnya.

Padahal, dia merupakan tokoh yang cukup ulet memperjuangkan haknya untuk bisa menjadi Sekda Banyuwangi, namun sayang repot kinerja selama menjadi Kadis PU Pengairan akan menjadi penghalang untuk niatnya menjadi Sekda, kecuali lewat jalur khusus KKN.

Biar tidak bias kesekitarnya, sebagai contoh adalah terkait Surat yang ia buat untuk menjawab Permintaan Hendro Sutijo, Nomor: 503/1963/429.105/2022 tanggal 09 September 2022 Prihal: Rekomendasi Pemasangan Box Culvert dan pembangunan plengsengan.

Pada poin 6 dalam isi surat tersebut, jelas batas yang diizinkan adalah 2 meter diukur dari bibir saluran, namun kenyataannya yang terjadi dilapangkan malah kurang dari 1,5 meter , dimana dengan persoalan tersebut ia selaku kepala dinas tidak bisa bersikap tegas.

Padahal, kita tahu persoalan penyumbatan dan penyempitan aliran menjadi penyebab utama terjadinya banjir di Baby, seperti banjir bandang dikalibaru beberapa waktu lalu yang mengakibatkan puluhan rumah hanyut dan puluhan tanggul dan jembatan jebol.

Akibat banjir bandang tersebut, Pemda Banyuwangi diketahui juga terpaksa mengeluarkan anggaran belanja tidak terduga sebesar Rp. 191.557..000,00 dan 20.000.000.000,00.

Pernyataan tersebut disampaikan Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab MH Imam Ghozali kepada beberapa awak media, pada 23 November 2023.

“Karena itu, kami berharap Bupati Banyuwangi untuk merotasi – mutasi Kadis PU Pengairan Banyuwangi, ” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun tidak dipungkiri sebagai Kepala Dinas pengairan Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, MM, punya prestasi yang cukup menonjol yakni dibidang olahraga Bersepeda.

“Prestasi dan hobinya dalam olahraga Bersepeda menjadi modal kuat untuk memacu prestasi bidang olahraga yang kini terlihat letih dan lesu, dimana dalam olahraga diperlukan hoby dan keahlian khusus seperti halnya keahlian menyuruh dan mengendalikan orang untuk Demo,serta memberikan kompensasi bagi pendemo”. cetus Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab.

Ia menambahkan, apalagi seperti kita ketahui hingga saat ini masih banyak Jabatan Kepala Dinas yang masih PLT dan sebagai pejabat negara, kelamaan dalam posisi PLT menurut kami kurang keren, sama kayak jadi PJ Bupati, meskipun posisi PLT biasa jadi nyaman karena merasa aman dibawah kendali terus menerus.

“Cuman jika Prestasi sebagai kepala dinas itu, dialihkan atau dianalogikan seumpama dalam peristiwa menyuruh, mengendalikan dan memberikan kompensasi untuk orang berdemo, selanjutnya menjadi lebih rumit, sebab ia yang semestinya menjadi pengendali akhirnya dikendalikannya atas bawah, dan itu menjadi candu terhalangnya kreativitas sosok kepala dinas,” pungkasnya.

(Tim 786/DS)

Klarifikasi Beberapa Ormas Melawi Sikapi Atas Pemberitaan Pengunaan Kayu Di Kab Melawi

YUTELNEWS.com | Terkait pemberitaan tentang truk bermuatan kayu yang sempat diberitakan yang redaksi Yutelnews.com tayangkan diantaranya yang berjudul “Lapor Pak Kapolda Tangkap Pemilik Kayu Ulin Tanpa Dokuman Dari Kalteng di Duga Milik AL Perjual Belikan” tayang pada Selasa, (21/11/2023).

Diketahui dari penjelasan yang didapat beberapa sumber media ini dilapangan saat mengkomfirmasi langsung kebenaran kayu tersebut kepada kapada pemilik menyampaikan bahwa kayu tersebut akan digunakan untuk keperluan sendiri, bukan untuk diperjual belikan.

“Iya Bg, kayu itu baru datang ke pinoh mau diantar langsung ke KKLK Desa Tanjung Sari, untuk digunakan sendiri, bukan dijual,” terangnya. Selasa, (22/11/23) malam.

Sementara Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Melawi Muhammad Abdurrahman, turut mengomentari terkait penggunaan kayu lokal, menurutnya pengunaan bahan baku kayu khususnya kayu ulin atau belian sudah menjadi kearifan lokal.

Karena kayu ulin tersebut digunakan sebagai pondasi dasar bangunan rumah, mengingat georafis wilayah melawi rawa dan lahan gambut, maka penggunaan bahan kayu sudah menjadi keperluan umum masyarakat dalam membangun rumah bahkan pembangunan proyek pemerintahan.

“Bahan baku untuk pembangunan rumah bahkan proyek pemerintah rata-rata di Melawi menggunakan bahan kayu. Terkait penggunaan kayu lokal kita minta juga Eksekutif, Legeslatif dapat duduk bersama APH membuat semacam Perda penggunaan Kayu Lokal,” harapnya.

Rafinus Kanoh, Ketua LAKI Kab Melawi sekali lagi menekan kan,agar ada upaya Pemda melahirkan PERDA terkait penggunaan kayu lokal tersebut jadi tidak ada lagi terkesan ilegal”,ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua PC. Kin-Projamin Kabupaten Melawi Sikapi Atas Pemberitaan Terkait Aktivitas Kayu di Kabupaten Melawi.

Ketua Kin – Projamin Kabupaten Melawi Jumain mengatakan terkait pemberitaan di beberapa media tentang peredaran kayu di Kabupaten Melawi sejatinya diduga ada sedikit miskomunikasi antara penulis dan penerbit berita.

Menurut penelusuran dilapangan pada dasarnya kayu tersebut sama sekali tidak di perjual belikan atau di perdagangkan. Menurut keterangan yang bersangkutan itu kayu murni di datangkan untuk keperluan masyarakat membangun rumah tempat tinggal.

“Perlu kita ketahui bahwa mayoritas bangunan rumah maupun gedung baik pribadi maupun bangunan pemerintah di kabupaten Melawi 100 persen bahan utamanya masih menggunakan kayu,” ucap Jumain kepada media ini.

Jumain, berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) bisa memaklumi situasi dan kondisi Topografi sosial yang ada di kalangan masyarakat khususnya kabupaten Melawi. Kayu merupakan bahan baku yang fleksibel, serbaguna, dan salah satu bahan baku konstruksi yang berkelanjutan.

(Musa)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.