Dua Rute, Satu Semangat: Gowes Seru Bersama BP Batam

Yutelnews.com – Suasana pagi di Pelataran Parkir Badan Pengusahaan (BP) Batam tampak meriah pada Minggu (2/11/2025).

Para pesepeda bersemangat berkumpul dalam acara ”Gowes Bersama BP Batam” yang digelar dalam rangka Hari Bakti ke-54 BP Batam.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala BP Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi, didampingi oleh Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Turut hadir Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, jajaran Anggota/ Deputi Bidang BP Batam, serta unsur Forkopimda Kota Batam yang ikut menyemarakkan suasana pagi itu.

Sebelum melepas peserta, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menekankan keselamatan berkendara saat berada di jalan raya.

”Terima kasih atas partisipasi para pesepeda yang menyemarakkan Hari Bakti ke-54 BP Batam. Jaga ketertiban lalu lintas dan utamakan keselamatan saat bersepeda,” ujar Amsakar.

Tercatat lebih dari 1.300 peserta dari berbagai komunitas bersepeda di Kota Batam ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan dua pilihan rute, yaitu 54 Kilometer (Km) bagi peserta yang ingin tantangan jarak jauh, serta 12 Km bagi peserta yang memilih jalur santai.

Salah satu peserta yang berasal dari komunitas Bright Cycling Club (BCC), Yani, mengaku antusias dapat ikut serta dalam kegiatan ini.

”Kami sangat senang BP Batam memberikan wadah pecinta gowes di Kota Batam. Acaranya juga sangat seru, di jalanan sangat teratur. Harapan saya semoga bisa jadi agenda tahunan,” ujarnya.

Selain bersepeda, suasana semakin semarak dengan adanya pengundian lucky draw berhadiah menarik bagi peserta yang beruntung.

Melalui kegiatan ini, BP Batam berharap dapat terus mendorong gaya hidup sehat di kalangan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antarinstansi dan komunitas di Kota Batam.

Evaluasi Kinerja dan Investasi: BP Batam Siapkan Lompatan Besar di 2026

YUTELNEWS.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Anggota Dewan Pengawas (Dewas), menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah agenda strategis dalam memperkuat tata kelola, akselerasi kinerja, serta arah kebijakan ekonomi ke depan, Jumat (31/10/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting, memastikan seluruh program dan kebijakan BP Batam berjalan efektif, serta memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Agenda rapat kali ini mencakup beberapa hal penting seperti laporan realisasi target pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dan kinerja lembaga, perkembangan proyek Rempang Eco-City, serta kesiapan implementasi tiga regulasi baru yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25, Nomor 28, dan Nomor 47 Tahun 2025.

Ketiga regulasi ini, akan menjadi dasar penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus mendorong efektivitas pelaksanaan kebijakan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi juga melaporkan capaian positif realisasi investasi hingga Oktober 2025. Dengan total realisasi mencapai Rp54,7 triliun, atau 91,22 persen dari target Rp60 triliun.

Menurut Amsakar, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Batam, sementara PMA (Penanaman Modal Asing) juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.

”Kami tengah menyiapkan regulasi turunan dari peraturan pemerintah yang baru, agar iklim investasi tetap kondusif dan aman. Tahun 2026, akan menjadi momentum lompatan besar bagi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amsakar.

Optimalisasi Kinerja BP Batam Menuju 2026

Amsakar juga meminta arahan dari Dewan Pengawas, agar seluruh indikator kinerja utama BP Batam bisa terealisasi optimal di tahun 2026 mendatang.

Salah satu fokusnya, peningkatan realisasi PNBP melalui efisiensi tata kelola dan percepatan layanan investasi.

”Hasil rapat ini, akan kami tindak lanjuti agar setiap unit kerja dapat segera menyusun rencana aksi. Harapannya, agar pertumbuhan investasi mampu berkontribusi besar terhadap ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambah Amsakar.

Melalui penguatan tata kelola, optimalisasi investasi, serta implementasi kebijakan baru, BP Batam berkomitmen menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi di tahun-tahun mendatang.

Dewan Pengawas Apresiasi Kinerja BP Batam Sepanjang Tahun 2025

Sementara, Sekretaris Kemenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, mengapresiasi kerja keras BP Batam dalam mengoptimalkan potensi daerah, untuk mendorong pertumbuhan investasi.

”Realisasi investasi Batam sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa mendorong investasi yang lebih maksimal ke depan,” ujar Susiwijono.

Senada, Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi, juga mengungkapkan, pelaksanaan program BP Batam untuk mendukung pertumbuhan investasi telah berjalan maksimal.

Namun demikian, Elen berharap, agar BP Batam dapat terus membenahi pelayanan perizinan.

”Kami yakin pelaksanaan program BP Batam sudah berjalan baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius agar hasilnya semakin optimal,” ujar Elen./ Red

Mini Workshop Voice Over, Upaya BP Batam Cetak SDM Kreatif Promosi Kota Batam

YUTELNEWS.com | Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra terus melakukan terobosan dalam mempromosikan Kota Batam. Baik itu sebagai tempat kegiatan berusaha, bekerja, maupun pariwisata.

Salah satu terobosan dalam kegiatan promosi tersebut, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia SDM kreatif di lingkungan BP Batam.

Pada Kamis (30/10/2025), BP Batam melalui Kantor Penghubung Jakarta, melaksanakan Mini Workshop Voice Over for Content Creator, dengan tema “Suara Biasa Menjadi Luar Biasa” di Hotel Manhattan, Kuningan Jakarta.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari masing-masing unit kerja di BP Batam, dan utamanya adalah para duta investasi yang menjadi garda terdepan, dalam kegiatan promosi di media sosial.

“Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan kota Batam yang memiliki potensi besar sebagai pendongkrak ekonomi nasional. Dimana selama ini, Batam memiliki rekam jejak pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional,” ujar Kepala Kantor Penghubung Jakarta, Irwan saat membuka kegiatan.

Irwan melanjutkan, kegiatan mini workshop ini juga merupakan bagian dari program kerja Kantor Penghubung Jakarta, yang selama ini menjadi kontak poin bagi para pelaku usaha dan stakeholder lainnya.

Baik itu untuk mencari informasi tentang perizinan maupun hal lainnya, terkait investasi atau kegiatan usaha di kota Batam. Di samping itu juga, Kantor Penghubung juga memiliki fungsi Kehumasan dan dukungan pelaksanaan promosi investasi Batam.

“Dalam menjalankan peran tersebut, Kantor Penghubung melihat ada keperluan untuk memiliki perangkat-perangkat kompetensi dalam membuat konten media sosial, khususnya dalam pengisian suara (voice over),” jelasnya.

Irwan menambahkan, kegiatan mini workshop ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh perwakilan unit kerja dan duta investasi, untuk memperbaharui wawasan serta kompetensi dalam membuat konten media sosial.

Di samping itu, Kantor Penghubung juga mendapatkan manfaat dalam menjalan fungsi dukungan pelaksanaan promosi serta kehumasan.

“Selain itu juga, sebagai upaya menjaga jalinan networking dengan Kementerian/ Lembaga yang selama ini menjadi mitra BP Batam, utamanya melalui Kantor Penghubung,” tutupnya. (Red)

Tingkatkan Tata Kelola Kelembagaan, BP Batam Susun Strategi Pencapaian Maturity Rating dan Operasionalisasi BIOS

YUTELNEWS.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko menggelar Bimbingan Teknis ”Peningkatan Tata Kelola BP Batam melalui Implementasi BIOS dan Strategi Pencapaian Indeks Maturity Rating”,  di IT Centre Batam Centre, Selasa (28/10/2025)

Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, mengatakan, sistem aplikasi BLU Integrated Online System (BIOS) dan Indeks Maturity Rating BLU merupakan instrumen dalam pengukuran tata kelola dan kinerja BLU yang berada di bawah pembinaan Kementerian Keuangan RI.

”Melalui dua instrumen tersebut, BP Batam tidak hanya ingin mengukur kepatuhan administratif, tetapi juga mengarahkan organisasi untuk bertransformasi menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil (result-based management),” kata Alexander.

Disebutkan, capaian indeks maturity rating BP Batam menunjukkan tren peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Tahun 2023 dengan nilai 2,91, angka itu naik signifikan pada tahun 2024 menjadi 3,29.

Sementara, tahun 2025, hasil self-assessment menunjukkan skor 3,89. Angka itu meningkat 115.09 % dan melebihi target indeks maturity rating yang telah ditetapkan dalam kontrak kinerja Kepala BP Batam tahun 2025 adalah sebesar 3,38 (kategori defined).

Peningkatan itu menjadi bukti nyata komitmen lembaganya dalam memperkuat tata kelola dan mengoptimalkan implementasi sistem BLU Integrated Online System secara berkelanjutan.

Namun, meski mencapai target, ia menyatakan tidak berpuas diri dan menurutnya masih ada indikator yang bisa ditingkatkan oleh jajaran pimpinan dan pegawai.

”Ada beberapa hal misalnya dalam kecepatan dalam tindaklanjuti hasil monitoring atau hasil review, audit dari ekternal maupun internal itu masih perlu ditingkatkan, walaupun tindaklanjut untuk eksternal nilainya telah 88 dan memang sudah bagus tapi masih punya ruang untuk ditingkatkan ke depan,” imbuhnya.

Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko BP Batam, Endry Abzan, menambahkan ada sejumlah aspek penilaian maturity rating meliputi aspek keuangan (20%), layanan (25%), kapabilitas internal (20%), tata kelola & kepemimpinan (20%), inovasi (10%) dan lingkungan (5%).

Endry berharap melalui bimtek ini seluruh peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai implementasi BIOS, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjaga konsistensi capaian indeks maturity rating, memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit kerja mewujudkan tata kelola BP Batam yang semakin baik.

Adapun bimtek menghadirkan narasumber dari Direktorat PPK BLU Kementerian Keuangan yaitu Radityo Dwinar A, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III B dan Sila Pandhega H, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III C. (Red)

Amsakar: Hari Bakti BP Batam ke-54 Tahun jadi Momentum Perkuat Komitmen dan Kebersamaan Kemajuan Batam

YUTELNEWS.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam memperingati Hari Bakti ke-54 Tahun, pada Minggu (26/10/2025).

Lebih dari lima dasawarsa, BP Batam terus melangkah dengan tekad yang sama, membangun dengan hati, berinovasi, dan berbakti membangun negeri.

Pada momen ini, seluruh Pimpinan dan pegawai merayakan dengan suka cita. Diawali upacara dengan khidmat dan syukuran pemotongan tumpeng oleh Kepala BP Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Amsakar dalam kesempatan pertama mengucapkan terima kasih, kepada semua keluarga besar pegawai BP Batam atas dedikasi dan dukungannya.

Amsakar juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang telah memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program strategis yang dilaksanakan BP Batam.

“Kami menyampaikan setulus penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam, para instansi, pelaku usaha, serta seluruh stakeholder yang tidak henti-hentinya memberi dukungan, kepercayaan dan iringan doa dalam perjalanan pengabdian kami membangun Batam tercinta,” kata Amsakar.

Di tengah harapan yang demikian besar untuk percepatan pembangunan Batam, Amsakar meyakini, ekosistem investasi Batam berjalan baik dan menunjukkan progres nyata.

Optimisme itu bukan tanpa dasar, dari data-data makro ekonomi memperlihatkan track yang membanggakan. Kinerja investasi di Triwulan III tahun 2025 telah terealisasi sebesar Rp54,7 triliun atau 91% dari target 2025 sebesar Rp60 triliun. Angka ini tumbuh 25,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun 2025 ini, ekonomi Batam tumbuh sebesar 6,66%. Angka ini mendekatai pertumbuhan ekonomi 2024 lalu sebesar 6,69%.

“Yang membahagiakan lagi terhadap struktur PDRB Provinsi Kepri, Batam berkontribusi sebesar 66,72%. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa tata kelola kita sudah berada di jalan yang tepat. Ke depan, kita harus lakukan pembenahan ke arah yang lebih baik, pelayanan yang optimal, percepatan belanja pemerintah dan menjaga iklim investasi tetap kondusif,” ujar Amsakar.

Mengusung slogan “BP Batam Beraksi Tanpa Basa Basi”, perhelatan tahun ini bukan sekedar seremoni melainkan momentum perkuat komitmen dan kebersamaan, demi mewujudkan Batam sebagai role model kawasan investasi unggulan yang inklusif.

“Mari kita jadikan momentum Hari Bakti BP Batam ini sebagai penyemangat, memperkuat komitmen dan memperkokoh kebersamaan. Karena sejatinya, keberhasilan BP Batam bukanlah hasil kerja satu orang atau satu bagian, melainkan hasil kerja bersama dari kita, oleh kita untuk kemajuan Batam,” pungkas Amsakar.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan MoU antara RSBP Batam dengan Universitas Internasional Batam (UIB) sebagai Rumah Sakit Pendidikan Village dan MoU antara BP Batam dengan Baznas untuk program pendidikan dan kesehatan.

Pada momen syukuran Hari Bakti tersebut, turut diserahkan Sertifikat Cagar Budaya Galang Heritage Village oleh Pemko Batam kepada BP Batam.

Selamat Hari Bakti BP Batam ke-54 Tahun. Mari bersatu untuk Batam yang makin maju, bersama untuk Batam yang semakin jaya. (Red)

Harapan Baru di Rempang Eco-City, BP Batam Hapus Selisih Biaya Rumah Warga

YUTELNEWS.com Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai rangkaian perayaan Hari Bakti Badan Pengusahaan (BP) Batam ke-54 tahun di kawasan Rempang Eco-City, Sabtu (25/10/2025).

Melalui kegiatan bakti sosial, BP Batam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga Rempang Eco-City.

Selain pemeriksaan kesehatan, BP Batam juga menyalurkan sebanyak 1.500 paket sembako, 300 kacamata baca, dan khitanan gratis.

Warga juga dapat menikmati bazar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta berkesempatan memenangkan door prize menarik. Seperti dua sepeda motor, sepeda gunung, televisi hingga kulkas.

Momen kebersamaan semakin terasa hangat saat Menteri Transmigrasi RI M Iftitah Sulaiman, Kepala BP Batam Amsakar Achmad, serta unsur Forkopimda Kepri dan Batam berinteraksi langsung dengan warga.

”Pada prinsipnya, kami datang memberikan keceriaan dan rasa suka cita kepada warga Rempang Eco-City. Di atas semuanya, apa yang kami lakukan ini bentuk kehadiran pemerintah menyelesaikan persoalan di Rempang,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Amsakar menegaskan, kegiatan bakti sosial ini bukan sekadar rangkaian seremonial semata. Tetapi, juga bertujuan membawa harapan baru bagi warga Rempang Eco-City, sebagai wujud nyata hadirnya negara dalam memperkuat solidaritas sosial.

”Kita sudah memutuskan, mengembalikan selisih harga rumah kepada masyarakat. Jadi, warga akan mendapat rumah baru di sini (Tanjung Banon) secara gratis,” tambah Amsakar.

Ia mengatakan, perayaan Hari Bakti ke-54 Tahun ini menjadi momentum melakukan evaluasi langkah-langkah strategis BP Batam ke depan.

Evaluasi ini, lanjut Amsakar, tentu perlu mendapatkan dukungan dari seluruh komponen daerah dan elemen masyarakat. Termasuk masyarakat yang bermukim di Rempang.

”Semoga Batam bisa tumbuh menjadi kota yang semakin maju dan penuh berkah,” pungkasnya. (Red)

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja Investasi, Ajak Insan Pers Kolaborasi Jaga Iklim Investasi

YUTELNEWS.com | Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi, memaparkan progres investasi saat menjamu beberapa perwakilan media, Senin (10/11/2025).

Pertemuan tersebut juga membuka ruang dialog interaktif antara BP Batam dan insan pers, untuk membahas berbagai persoalan. Termasuk isu-isu strategis seputar iklim investasi dan penyempurnaan regulasi pembangunan di Batam.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga menjelaskan, tren investasi di Batam kian meningkat. Berdasarkan laporan pada Januari hingga Oktober (Triwulan III) 2025, nilai investasi tercatat mencapai Rp54,7 triliun atau terealisasi 91 persen dari target Rp60 triliun di tahun 2025.

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) muncul sebagai penggerak utama. Meski di sisi lain, Penanaman Modal Asing (PMA) masih memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

”Bagi kami, tren investasi saat ini sudah berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan PMDN menunjukkan, pelaku usaha dalam negeri sudah punya kemampuan untuk berinvestasi di berbagai sektor. Dan ini patut kita apresiasi,” ujar Amsakar.

Melalui sinergi dengan insan pers, Amsakar yang hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, berharap informasi pembangunan juga dapat tersampaikan secara transparan, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan media, menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

”Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan secara transparan dan berimbang. Kami ingin membangun ekosistem komunikasi yang terbuka, agar masyarakat memahami arah kebijakan BP Batam,” tambah Amsakar.

Amsakar bersama Li Claudia juga mengimbau, agar seluruh pelaku usaha dapat menaati regulasi pembangunan daerah. Salah satunya, dengan melengkapi pengurusan perizinan sebelum memulai kegiatan usaha.

Apabila melanggar, baik Pemerintah Kota (Pemko) Batam maupun BP Batam tidak akan segan memberikan sanksi dalam pelaksanaannya.

”Melalui momentum ini, BP Batam mengajak para pelaku usaha tertib memenuhi persyaratan perizinan. Konteksnya agar pembangunan di Batam lebih terarah. Kami terus berupaya memastikan regulasi yang ada tidak menjadi hambatan, tetapi justru mendorong tumbuhnya investasi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

“BP Batam Kuatkan Komitmen Bersama 21 FKPD Unsur Pengamanan, Jaga Alam dan Investasi di KPBPB Batam”

YUTELNEWS.com | BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama 21 FKPD dalam rangka mengukuhkan sinergitas dan soliditas unsur pengamanan dalam menjaga investasi dan wilayah KPBPB Batam, Selasa (18/11/2025), di Grand Mercure Hotel Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra memimpin penandatanganan Komitmen Bersama, diikuti dengan 21 Komandan Utama FKPD terkait dengan pengamanan.

Komitmen Bersama dibuat dalam rangka pengamanan Kawasan yang lebih efektif dengan pola koordinasi lintas instansi yang cepat dan konsisten.

Hal ini diharapkan dapat menguatkan pencegahan aktivitas illegal, penanganan konflik yang antisipatif, edukatif dan menimbulkan efek jera bagi para perambah liar, pencemaran, dan aktivitas illegal guna menjaga Kawasan hutan Batam sebagai aset strategis negara.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi atas langkah dan upaya bersama Tim Terpadu yang diinisiasi oleh Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam melakukan pengamanan aktivitas dan kegiatan illegal di Kota Batam.

“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi dan kolaborasi bagaimana agar program Pembangunan bisa terlaksana. Saya berterima kasih atas keberhasilan seluruh stakeholders yang hadir, maka Batam menjadi aman dan kondusif.” Kata Amsakar.

Namun demikian ia menitipkan pesan kepada seluruh FKPD yang hadir bahwa sinergi ini tidak berhenti begitu saja. Batam sebagai pusat industri dan investasi dengan target capaian ekonomi di atas 2% dari pertumbuhan nasional, memiliki segudang potensi yang luar biasa.

Bersamaan dengan hal tersebut, Batam memiliki tantangan dalam ancaman perambahan hutan, pencemaran lingkungan, dan aktivitas illegal lainnya.

Amsakar berharap penandatanganan komitmen bersama ini, dapat meningkatkan sinergi dan soliditas dalam mengamankan Kawasan KPBPB Batam.

“Hari ini menjadi komitmen dan penanda pengamanan kawasan yang lebih efektif dan soliditas yang makin erat antar sectoral sehingga dapat meningkatkan respons cepat terhadap potensi dan gangguan keamanan.” Imbuh Amsakar.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa komitmen hari ini merupakan upaya tegas BP Batam dalam menyusun langkah aksi bersama untuk pengamanan Kawasan KPBPB Batam yang aman, kondusif dan inklusif.

“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat secara langsung potensi gangguan keamanan dan aktivitas illegal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam dalam rangka upaya bersama menjaga keamanan wilayah dan menjaga kelestarian alam kita agar tetap seimbang.”

Lebih lanjut Li Claudia juga berpesan kepada masyarakat agar bersama mencintai Kota Batam dengan memanfaatkan alam secara benar dan bijak.

“Mari bersama kita jaga hutan dan alam kita. Kawasan Hutan adalah wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai Hutan Tetap untuk menjaga ketersediaan alam, air dan udara. Aktivitas illegal dapat meningkatan Risiko Bencana Alam Erosi dan sedimentasi Banjir dan tanah longsor.” Pungkas Li Claudia Chandra.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam Kepri, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.

Penandatanganan Komitmen Bersama diikuti oleh 23 Komandan Utama FKPD, sebagai berikut :

1. Kepala BP Batam
2. Wakil Kepala BP Batam
3. Kapolda Provinsi Kepri
4. Komandan Kodaeral IV
5. Direktur Pengamanan Aset
6. Dansat Brimobda Polda Kepri
7. Direktur Reserse Kriminal Khusus
8. Direktur Samapta Polda Kepri
9. Kapolresta Barelang
10. Dandim 0316/Batam
11. Danlanud Hang Nadim Batam
12. Kasatpol PP
13. Kepala Pangkalan PSDKP Batam
14. Kepala Pangkalan Bakamla Batam
15. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam
16. Kepala BKSDA Batam
17. Kepala DLHK Provinsi Kepri
18. Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri
19. Denpom I/6 Batam
20. Dendom AL
21. Dansatpom AU
22. Danyon Infanteri 136 Raider/TS
23. Danyon Marinir 10 Sby

Batam 18 November 2025
Kepala Biro Umum, M. Taofan

Kades Lembursawah Kawal Ketat Proyek Pengaspalan Selakopi – Lemburjami: Kades, Tidak Boleh Ada Pekerjaan Asal Jadi

YUTELNEWS.com | Sukabumi-  Pemerintah Desa Lembursawah, Kecamatan Cicatayan, mulai merealisasikan proyek pemeliharaan jalan lingkungan berupa pengaspalan sand sheet di ruas Selakopi–Lemburjami. Proyek yang dibiayai Banprov Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 ini menghabiskan anggaran Rp 98 juta, dengan volume pekerjaan 270 x 3 meter. Sabtu, (22/11/2025).

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Jaya Laksana dalam waktu 15 hari kalender, dan saat ini tengah berlangsung di lapangan.

Kepala Desa Lembursawah, Endin Ruswandi S.Ip, menegaskan bahwa proyek ini menjadi perhatian serius pemerintah desa karena jalan tersebut merupakan salah satu jalur vital masyarakat.

Pernyataan Tegas Kades Endin Ruswandi S.Ip:

“Saya sudah perintahkan agar pekerjaan ini diawasi ketat. Tidak boleh ada pekerjaan asal jadi, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat banyak,” tegasnya.

“Kami ingin kualitasnya benar-benar sesuai spesifikasi. Jalan ini setiap hari dipakai warga untuk sekolah, berdagang, dan aktivitas ekonomi lainnya. Kalau pengerjaannya buruk, yang rugi masyarakat,” lanjut Endin.

Endin juga menyoroti pentingnya keselamatan tenaga kerja. Ia memastikan seluruh pekerja telah didaftarkan ke dalam BPJS Ketenagakerjaan, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Semua pekerja sudah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan pekerja nomor satu,” ujar Endin.

Dalam kesempatan yang sama, Kades berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas alokasi Banprov 2025 untuk desanya.

“Bantuan ini sangat berarti. Insyaallah bermanfaat untuk masyarakat dan kami pastikan penggunaannya tepat sasaran,” ucapnya.

Warga setempat menyambut antusias dimulainya proyek tersebut. Mereka berharap setelah pengaspalan selesai, akses transportasi menjadi lebih lancar dan potensi ekonomi lokal semakin meningkat.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Pengaspalan Jalan Kampung Delima Akhirnya Terwujud, Warga RW 06 Ramai-Ramai Ucapkan Terima Kasih

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Harapan panjang warga Kampung Delima, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, akhirnya terjawab. Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi tengah melaksanakan pekerjaan pengaspalan jalan lingkungan yang menjadi akses vital warga setempat. Sabtu, (22/11/2025)

Papan informasi proyek yang terpasang di lokasi menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut merupakan proyek APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025, dengan pelaksana CV. Alesha Kusumah.

Ketua RW 006 Ujang Sukatma mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah yang telah memperjuangkan kondisi infrastruktur di wilayahnya.

“Saya bersama masyarakat RW 06 mengucapkan terima kasih banyak kepada Bupati Kabupaten Sukabumi, kepada Dinas Perkim, Forkopimcam Cibadak, serta LPM Kelurahan Cibadak yang telah membantu menghadirkan pengaspalan di Kampung Delima ini,” ujar Ujang.

Ia menegaskan bahwa pengaspalan ini sangat dinanti karena jalan tersebut sering digunakan masyarakat untuk aktivitas harian. Namun demikian, Ujang berharap pemerintah tidak berhenti sampai di sini.

“Kami berharap ke depan masih ada lagi realisasi pengaspalan, karena di RW 06 ini belum semuanya tersentuh pembangunan. Masih ada titik-titik yang harus diperbaiki,” tambahnya.

Sementara itu, Humas LPMK Cibadak Marwan M. Yusuf juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Terima kasih kepada Bupati Sukabumi. Dengan adanya pengaspalan ini, masyarakat merasa diperhatikan. Kami siap terus bersinergi agar pembangunan di Cibadak semakin merata,” ungkap Marwan.

Warga terlihat antusias menyambut proses pengaspalan. Jalan yang sebelumnya rusak dan berdebu kini mulai berubah menjadi mulus dan nyaman dilalui.

Masyarakat berharap proyek pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan kualitasnya maksimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Brimob Run 2025 Meriah! 1.700 Peserta Ramaikan Lari 8K & Jalan Santai

Pekanbaru — yutelnews.com ||
Gelaran Brimob Run 2025 berlangsung meriah pada Minggu pagi dengan mengusung tema “Brimob Presisi untuk Lestari”. 

Kegiatan ini diikuti oleh 1.300 peserta lari 8K dan 400 peserta jalan santai, menjadikannya salah satu event olahraga terbesar yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Provinsi Riau.

Acara ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Brimob Polri yang diisi dengan lomba lari 8 kilometer, jalan santai, serta kampanye pelestarian lingkungan.

Kegiatan dihadiri dan dibuka oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapold Ria Brigje Po Joss Kusum, didampingi Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, para PJU Polda Riau, jajaran Satbrimob Polda Riau, komunitas olahraga, pelaku usaha, masyarakat umum, hingga perwakilan civitas akademika.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu pagi (22/11/2025) dalam momentum peringatan HUT ke-80 Brimob Polri tahun 2025 ini dipusatkan di Mapolda Riau.

Selain memperingati HUT Brimob, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan nilai kebersamaan dan mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan serta keadilan bagi satwa dan ekosistem di Riau.

Ribuan peserta dilepas secara serentak oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan tepat pukul 06.00 Wib dan mengikuti rute yang disiapkan panitia. 

Sejumlah peserta terbaik mendapat penghargaan, termasuk pemenang yang menampilkan kostum tematik bertema “Rumah Gajah”, simbol satwa yang harus dilindungi habitatnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa kegiatan lari bersama ini bukan sekadar olahraga, tetapi memiliki filosofi tinggi tentang kebersamaan dalam membangun bangsa, provinsi, dan lingkungan.

“Lari bersama dalam kelompok berisi delapan orang ini memiliki nilai kebersamaan yang kuat, sama seperti semangat kita dalam membangun Pekanbaru dan menjaga lingkungan,” ujarnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya memulihkan habitat satwa di kawasan konservasi termasuk gajah, harimau, dan tapir yang selama ini kehilangan ruang hidup akibat aktivitas manusia.

“Gajah-gajah dan satwa lainnya tidak bisa membuat petisi atau menyampaikan aspirasi. Karena itu, kitalah yang harus memperjuangkan rumah mereka. Masyarakat yang menempati kawasan Taman Nasional harus kita ajak dengan cara-cara baik untuk mengembalikan ruang hidup satwa,” tegasnya.

Mengutamakan komunikasi dan budi baik dalam menyelesaikan persoalan lingkungan. Menghadirkan keadilan tidak hanya untuk manusia, tetapi untuk alam dan ekosistem. Mendorong perdamaian melalui pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. 

Kapolda juga mengapresiasi seluruh panitia, jajaran Brimob, komunitas, dan tamu undangan yang turut menyukseskan Brimob Run 2025.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta. Semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT,” tutup Irjen Herry.

Dalam kegiatan tersebut Sat Brimob Polda Riau menyediakan hadiah menarik, mulai dari tiket umroh gratis hingga sepeda motor serta hadiah menarik lain nya.|| AS

SPBU 14-283-690 Dundangan Diduga 4 Bulan Tak Jual Solar Subsidi, Warga Desak Pertamina Turun Tangan

Pelalawan – Yutelnews.com ||
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14-283-690 yang terletak di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, di sisi Jalan Lintas Timur, menjadi sorotan publik. Pasalnya, selama empat bulan terakhir, SPBU tersebut diduga kuat tidak pernah lagi melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Bersubsidi untuk kendaraan umum, truk pengangkut sembako, maupun kendaraan warga setempat dan yang melintas.

Situasi ini menimbulkan banyak pertanyaan dan keluhan dari masyarakat serta para sopir. Pada Jumat, 21 November 2025, para pengguna jalan yang ditemui mengungkapkan kebingungan mereka.

“Sudah empat bulan ini selalu dibilang Solar Subsidi tidak tersedia atau tidak pernah melayani. Ada apa sebenarnya?” ujar seorang warga.

Timbul Dugaan Sanksi dan Kecurangan Kondisi tersebut memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat:
Sanksi dari Pertamina: Apakah SPBU 14-283-690 sedang dikenai sanksi (skorsing) oleh Pertamina, sehingga pasokan Solar Subsidi dihentikan?

Kecurangan Internal: Atau, apakah ada indikasi kenakalan dari pihak SPBU yang menyebabkan Solar Subsidi selalu “tidak tersedia” dan tidak melayani kendaraan yang berhak?

Masyarakat dan para sopir mendesak pihak terkait untuk memberikan kejelasan. Mereka berharap, jika memang ada sanksi, skorsing tersebut tidak berlangsung terlalu lama karena BBM jenis solar adalah kebutuhan vital untuk operasional kendaraan, terutama bagi para sopir yang menggantungkan hidupnya dari pekerjaan tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait masalah ini melalui pesan WhatsApp, Saudara Kaban selaku Manajer SPBU 14-283-690 memberikan jawaban singkat.
“Kuota habis Pak. Runing Teks Juga Belum Selesai,” Kirim nomer rekening buat beli rokok pak” jawabnya.

Namun, jawaban ini tidak menepis dugaan dan pertanyaan publik mengenai ketidaktersediaan solar selama kurun waktu empat bulan.

Masyarakat dan sopir secara kolektif mendesak agar Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Pertamina segera mengambil tindakan serius.
Mereka menuntut dilakukannya Inspeksi Mendadak (Sidak).

Pengecekan dan audit terhadap rekaman CCTV SPBU 14-283-690 juga diminta untuk memastikan penyebab pasti mengapa penjualan BBM Solar Bersubsidi terhenti dalam waktu yang lama.

“Pihak Pertamina harus mengutamakan kepentingan masyarakat banyak dan para sopir yang mencari nafkah. Jika memang solar tidak tersedia, segera pasok agar transportasi berjalan lancar, apalagi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di mana kebutuhan BBM akan meningkat,” tegas salah seorang perwakilan sopir.
Kejelasan dari Pertamina dan BPH Migas sangat dinantikan untuk mengakhiri kegelisahan publik terkait dugaan penghentian penjualan Solar Bersubsidi di SPBU 14-283-690 ini.|| TIM

9 Atlet Tangguh Kabupaten Bandung Siap Raih Medali Emas Terbanyak di Ajang BK Porprov Jabar

Bandung – YUTELNEWS com|| Sebanyak 9 atlet tangguh Kabupaten Bandung, binaraga dan fitness Anggota PBFI Jawa Barat mengikuti babak kualifikasi (BK) untuk Porprov Jabar tahun 2026 di Garut, Jumat – Minggu (21-23/11/25).

Jumlah tersebut terdiri dari 5 atlet Binaraga dan 4 atlet Body Fitness. Masing-masing adalah Andri Serat dan Rusyana turun di kelas 70 Kg ke bawah, Ari Blade (75 Kg), Ali Karna (85 Kg) dan Ivhan FG (85 Kg plus). Adapun yang turun di nomor Body Fitness adalah Fadly, Men’s Sport Phyaics Up to 170 Cm, Iman dan Hafid di nomor Men’s Sport Physics over 179 Cm dan atlet Dani Tata -100 + 6 Kg.

“Alhamdulillah hasil timbang badan, kita sudah sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga seluruh atlet kita dapat mengikuti BK ini. Mohon doanya saja agar atlet kita bisa menjadi yang terbaik dan mendapatkan tiket untuk Porprov nanti,” harapnya.

Ketua PBFI Jabar sekaligus Techical Delegate Benny Ciptawijaya mengaku, sebanyak 124 atlet bertanding di ajang BK Porprov 2026 di Garut.
Jumlah atlet yang bertanding tersebut berasal dari 15 kabupaten dan 6 kota, jadi total ya 21 kabupaten/kota. Berdasarkan data dari panitia, jumlah atlet terbanyak dikirimkan oleh kota Cirebon sebanyak 11 atlet dan jumlah paling sedikit dari kabupaten Bandung Barat hanya 1 atlet.

“Kalau sebelumnya data berjumlah 126 dari 21 kabupaten dan kota di Jabar. namun saat timbang badan ada beberapa atlet yang mengundurkan diri karena alasan sakit,” katanya.

Timbang badan atlet tersebut, diselenggarakan di Gedung Kesenian Art Centre, jalan Proklamasi, kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jumat (21/11/25) sore.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H.Berry menegaskan sembilan atlet yang akan bertanding diminta untuk konsisten mempertahankan raihan tiket untuk Porprov nanti.

“Kita harus optimis membuktikan kepada KONI kabupaten Bandung, bahwa kita siap mendukung raihan 100 emas pada Porprov nanti yang diawali mengantongi tiket Porprov sebanyak- banyaknya,” tegasnya.

Ketua KONI kabupaten Bandung H Yana Suryana S.Pd.I mendoakan agar para atlet PBFI kabupaten Bandung menjadi yang terbaik.

“Semoga saja para atlet PBFI kembali menorehkan prestasinya di ajang BK ini dengan meraih medali terbanyak, sehingga jadi juara umum lagi, seperti BK Porprov sebelumnya,” pungkasnya.**

 

Yans.­

Jabatan Kedaluwarsa, Regulasi Diinjak, Sistem Dibajak: Skandal PLT Kasek Banyuwangi yang Tak Lagi Bisa di Tutupi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI –Diduga terjadinya  ketika aturan negara diperlakukan seperti selembar kertas yang bisa dilipat-lipat sesuka hati? Ketika masa jabatan kedaluwarsa tidak dianggap sebagai final, dan jabatan kepala sekolah diperlakukan seperti properti pribadi yang bisa disimpan, diperpanjang, dan dibagi-bagi tanpa seleksi?

Itulah gambaran buram yang ditangkap Sekber Ormas, LSM, dan OKP Banyuwangi. Temuan mereka tidak lagi sebatas penyimpangan administratif, melainkan pola rekayasa jabatan yang terstruktur, masif, dan berlangsung dalam senyap.

*13 PLT Kedaluwarsa dan 7 Kasek “Tak Mau Turun”: Data yang Menguak Wajah Asli Kekacauan*

Sekber menemukan 13 nama PLT kepala sekolah yang kembali diangkat meski masa periodisasinya sudah habis total. Mereka adalah PLT yang seharusnya telah selesai pada 10 Oktober 2025, namun tetap didudukkan kembali tanpa proses seleksi apa pun.

Bukan hanya itu — ada 7 Kasek definitif yang masa jabatannya sudah melewati batas, tetapi tetap bertahan di takhta yang seharusnya kosong.

Ini bukan kelalaian. Ini adalah keputusan yang disengaja.

Dan ketika pola penyimpangan terjadi serempak di banyak sekolah, maka pertanyaannya bukan lagi “apakah ada pelanggaran”, tetapi:

**Siapa yang diuntungkan oleh pembiaran ini?

Siapa yang mempertahankan struktur ini?
Dan untuk tujuan apa jabatan yang seharusnya rotatif itu dikunci mati?**

*Regulasi Tidak Dianggap, Negara Seakan Bisa Dikelabui*

Temuan ini menunjukkan satu hal: regulasi diperlakukan semaunya oleh oknum di lingkungan Dinas Pendidikan.

Padahal aturannya jelas:

Permendikdasmen 7/2025

→ Masa jabatan paling lama 2 periode × 4 tahun
→ Setelah habis, harus seleksi baru, bukan akal-akalan PLT

UU ASN 2014 & PP 11/2017

→ PLT maksimal 6 bulan
→ PLT hanya untuk kondisi mendesak
→ Tidak boleh untuk memperpanjang jabatan yang sudah habis masa tugasnya

Namun, apa yang terjadi?
PLT dijadikan kendaraan untuk mempertahankan kursi.
Seleksi diabaikan.
Meritokrasi dicampakkan.
Aturan dicederai secara terang-terangan.

Kalau ini bukan sabotase terhadap sistem, lalu apa namanya?

*Sekber: Ada “Kartel Jabatan” di Balik Skandal PLT*

Dalam pernyataannya, Sekber menyebut dugaan adanya kartel jabatan yang bekerja di balik layar.

Kartel itu bukan dalam konteks ekonomi, melainkan pengelompokan kekuasaan yang menahan distribusi jabatan kepala sekolah demi kepentingan segelintir orang.

Indikasinya kuat:

Penunjukan PLT dilakukan serampangan.

Masa jabatan kedaluwarsa dibiarkan menggantung.

Jabatan tidak diisi melalui seleksi.

Nama-nama tertentu dipertahankan terus menerus.

Semuanya mengarah pada kesimpulan editorial:

Ada struktur kekuasaan yang ingin tetap berkuasa dengan cara memanipulasi jabatan.

Dan ini bukan sekadar melanggar aturan — ini merusak akar sistem pendidikan.

*Bukan Maladministrasi Biasa: Ini Penyimpangan Struktural*

Dalam perspektif kontrol birokrasi, penyimpangan semacam ini tidak bisa dianggap “kekeliruan teknis”.
Ini adalah:

▪ Pembajakan mekanisme seleksi

▪ Penghilangan kesempatan guru lain yang kompeten

▪ Pengabaian total asas legalitas

▪ Perusakan etika manajemen ASN

▪ Pengingkaran meritokrasi

Dengan kata lain:

Sistem bukan hanya salah kelola. Sistem sedang disandera.

Dan yang menjadi korban?
Guru profesional yang seharusnya mendapat kesempatan.
Siswa yang berhak mendapat pemimpin sekolah berkualitas.
Masyarakat pendidikan yang dipaksa menerima struktur tidak sah.

*Editorial: Jika Tidak Ditindak, Ini Akan Menjadi Preseden Berbahaya*

Jika pembiaran ini diteruskan, Banyuwangi akan menciptakan preseden paling buruk dalam tata kelola pendidikan daerah:

Jabatan bisa diakali

Masa jabatan bisa diperpanjang diam-diam

Seleksi menjadi formalitas

PLT dipakai sebagai kedok

Kekuasaan internal bisa mengatur struktur sesuka hati

Ini bukan lagi masalah internal Dinas Pendidikan.
Ini ancaman terhadap sistem pemerintahan daerah.

*Desakan Publik: Audit Total, Bongkar Jaringan, Sanksi Tanpa Kompromi*

Sekber mendesak tiga langkah besar:

1. Audit Menyeluruh

Tidak hanya audit administrasi, tetapi audit pola, jaringan, dan aktor yang bermain.

2. Kosongkan Semua Jabatan Kedaluwarsa

Bukan ditambal PLT, tetapi dikosongkan dan dibuka seleksi terbuka.

3. Sanksi Tegas untuk Pejabat yang Terlibat

Jika terbukti ada rekayasa jabatan, maka sanksi disiplin ASN bukan lagi pilihan — itu kewajiban hukum.

*Pernyataan Dinas yang Justru Mengonfirmasi Kekacauan*

Ditanya soal pengangkatan, seorang kabid pendidikan hanya menjawab pendek:

> “Memang benar belum ada pengangkatan.”

Jawaban ini bukan klarifikasi, melainkan pengakuan tak langsung bahwa Dinas Pendidikan membiarkan kekosongan jabatan dan mengisinya dengan PLT ilegal.

Artinya:

Aturan dilanggar secara sadar, bukan karena tidak tahu.

 

(Red)

Kang DS Minta OPD Genjot PAD dan Stabilitas Fiskal Daerah,Menggali Potensi Pendapatan Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menekankan pentingnya stabilitas fiskal dan penguatan kinerja pendapatan daerah pada Rapat Koordinasi Bulanan Pemerintah Kabupaten Bandung yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kamis (20/11). Seluruh pimpinan perangkat daerah, camat, dan direktur RSUD se-Kabupaten Bandung hadir dalam agenda tersebut.

Ia menyampaikan bahwa total pendapatan Kabupaten Bandung tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp7,3 triliun dan hingga hari ini, realisasinya telah menembus angka Rp6,08 triliun atau sekitar 83%.

“Ini menandakan bahwa pengurangan APBD 2026 berawal dari tahun 2025. Ada proyeksi pengurangan meski sudah menggabungkan PAD dan dana TKD (transfer ke daerah) dari pemerintah pusat yang juga berkurang,” jelasnya.

Namun, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyoroti capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang masih belum mencapai target. Dari rencana Rp2,2 triliun, capaian saat ini baru berada di angka Rp1,5 triliun atau kurang sekitar Rp700 miliar.

“Setelah kita bedah, kenapa PAD tidak begitu menggembirakan karena ada perubahan beberapa regulasi. Di antaranya MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) atau rumah subsidi yang bebas PPB, padahal itu seharusnya berpotensi menghasilkan pendapatan Rp27 miliar. Akibatnya, ada penyesuaian tunjangan kinerja bagi ASN Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Kang DS juga meminta seluruh kepala perangkat daerah agar lebih cermat dalam mengusulkan kebutuhan anggaran serta tidak memaksakan permohonan anggaran ke DPRD.

“Saya titip jangan menjanjikan atau memaksakan permohonan anggaran, kecuali para kepala dinas bisa mencari potensi baru PAD,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong OPD untuk terus memetakan potensi fiskal, termasuk peluang pariwisata di wilayah Pacira setelah terbitnya RDTR. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan riil dan peluang pengembangan ekonomi.

Pada kesempatan itu, ia pun menyinggung insentif fiskal sebesar Rp6,5 miliar yang diterima Kabupaten Bandung. Dana tersebut diarahkan untuk program-program prioritas lintas sektor.

“Kita nilai, silakan Dinas Pertanian saya kasih uang ini, tapi saya ingin ada gerakan menanami halaman rumah. Buktikan hasilnya! Lalu saya ingin masyarakat bisa memelihara ayam petelur untuk cadangan pangan di tingkat rumah tangga,” tuturnya.

Kang DS yang juga ketua AKKOPSI (Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi) memberi perhatian khusus pada kondisi sanitasi sekolah yang menurutnya belum layak. Ia berharap insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Dinas Pendidikan, terutama kebutuhan air di sekolah tolong diperbaiki. Saya lihat masih banyak sekolah yang sanitasinya tidak layak,” ujarnya.

Pada rapat tersebut, Kang DS juga memaparkan sejumlah laporan dari media sosial terkait keluhan warga, termasuk banjir di wilayah Tegalluar serta kabel listrik yang semrawut di sejumlah titik. Ia meminta camat dan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan.

“Jangan sampai masyarakat terus mengeluh di media sosial, tapi tidak ada solusi,” tegasnya.

Menutup arahannya, Kang DS meminta seluruh OPD untuk menyiapkan program kerja 2026 yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat sekaligus mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.