Aksi Nyata Kepala Desa Bersama Pengurus Rw 12 Serta Para Ketua Rt, Perumahan Sanggar Mas Lestari, kompak tingkatkan Kamtibmas Siskamling.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ronda malam yang di laksanakan di perumahan sanggar mas lestari Rt 03 Rw 12 Desa Tarajusari adalah kegiatan menjaga keamanan jelang hari Idul fitri 1447 hijriah yang di lakukan pengurus Rw bersama para ketua Rt setempat secara bergiliran bersama warga nya.

Ronda malam ini sebagai bentuk kegiatan gotong royong yg di lakukan masyarakat sanggar mas lestari untuk melakukan keamanan, ketertiban dan kondisivitas lingkungan dari berbagai ancaman, baik ancaman kejahatan seperti pencurian,perkelahian, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat( kamtibmas) lainnya.

Hal itu di ungkapkan oleh Kades Tarajusari , Kecamatan banjaran, Kabupaten Bandung, Uli mulia, usai keliling di perumahan sanggar mas lestari sekaligus pos penjagaan ronda Rt 03 ,Rw 12. pada kamis 19/03/2026.dini hari.

di katakan nya , kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat tali silahturohim sesama warganya.
untuk kegiatan ronda malam ini bertujuan menciptakan suasana pemukiman yang aman,nyaman dan tenteram. selain itu yang paling utama adalah untuk memperkuat tali silahturohmi sesama warga. dengan ronda malam , warga yang tidak kenal menjadi kenal, yang sudah kenal menjadi semakin akrab dan saling satu dengan yang lainnya,” ungkap kades Uli Mulia , yang di aminin sekretaris Rw dan para ketua Rt.

kades Uli Mulia juga menjelaskan, dalam ronda malam menjelang Idul Fitri tersebut, seluruh petugas ronda terlihat komplit, pengurus Rw beserta para ketua Rt di sanggar mas lestari, tiap Rt mengirim pengurus ronda , jadi tiap malam jadi terisi.

Lebih lanjut kades juga menjelaskan dengan kekompakan nya sangat terlihat, maka saya yakin keamanan lingkungan perumahan sanggar mas semakin meningkat, karenanya saya mohon yang jaga malam untuk ronda agar saling mengingatkan bahwa keamanan lingkungan harus di wujudkan di perumahan sanggar mas lestari Rt 03, Rw 12 ,” beber kades uli.

Sementara itu, Ketua Rt 03 Dani Ramdani pun menjelaskan, poin penting terkait tujuan ronda malam adalah meningkat kan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, mulai dari pencurian motor, perampokan dan gangguan ketertiban lain nya, hususnya pada malam hari.

Ia juga sampaikan pula bahwa dengan ronda malam ini sebagai salah satu wujud solidaritas, yakni mempererat tali silahturohim,persaudaraan dan kepedulian sosial antarwarga,” tambah nya.

Bahkan lanjut nya, sinergi lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam siskamling untuk menjaga lingkungan tempat tinggal.
‘ Maka ronda malam ,warga bisa mendekteksi dini dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah masing2.

Pada intinya untuk kegiatan ronda malam adalah aktivitas keamanan yang di lakukan warga secara bergantian untuk menjaga dan memantau keamanan lingkungan sekitar., terutama pada malam hari.

Jadi di perumahan sanggar mas lestari Rt 03 Rw 12 ini, tidak hanya melibatkan pengurus Rw dan para ketua Rt saja. tetapi juga dari semua warga turut mensupot, ikut di libatkan jaga malam oleh pengurus rw dan ketua Rt. ” Saya selaku ketua Rt dan pengurus Rw , ucapkan terimakasih kepada kepala desa bapak Uli Mulia yang sudah memberikan kami arahan tur amanah jaga malam dengan sebaik baik nya kepada kami,” pungkasnya.

 

 

Yans.

Kapolsek Majalaya Pimpin Lansung Apel Gabungan, Siagakan Personel, Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H Diperketat

Bandung – YUTELNEWS.com// Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Majalaya menggelar apel gabungan lintas instansi guna memperkuat pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/03/2026) sore.

Apel yang berlangsung di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung ini menjadi langkah strategis dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang Hari Raya.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam, TNI-Polri, Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta elemen masyarakat seperti Pokdar Kamtibmas, RAPI, hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa apel gabungan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengamanan malam takbiran menjadi prioritas kami. Melalui apel ini, kita satukan kekuatan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan takbiran tahun ini difokuskan di masjid dan lingkungan masing-masing, tanpa adanya takbir keliling. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Walaupun takbir keliling tidak diperbolehkan, kami tetap melakukan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban,” tegasnya.

Selain itu, tingginya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan menjelang Lebaran juga menjadi perhatian serius aparat. Lonjakan pengunjung dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Masih banyak masyarakat berbelanja kebutuhan Lebaran. Ini menjadi potensi kerawanan, sehingga patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kami maksimalkan,” tambah Suyatno.

Pengamanan akan difokuskan pada pusat keramaian, jalur lalu lintas, serta lokasi ibadah. Personel gabungan juga disiagakan untuk mencegah tindak kriminalitas dan menjaga situasi tetap kondusif sepanjang malam takbiran.

Sementara itu, Danramil 2404/Majalaya Kapten Inf. Purwanto menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga keamanan wilayah.

“Pengamanan ini bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Sinergi adalah kunci utama menciptakan situasi yang aman,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan potensi kerawanan yang kerap muncul saat malam takbiran, seperti kerumunan pemuda hingga aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Forkopimcam Majalaya memastikan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pendekatan preventif dan humanis.

Seluruh personel akan disebar ke titik-titik strategis guna menjamin keamanan masyarakat.

Di akhir keterangannya, Kapolsek Majalaya turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi dan institusi, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi, diharapkan perayaan Idul Fitri di wilayah Majalaya dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.**

 

Yans.

Polsek Majalaya Bersama Brimob Polda Jabar Sikat Premanisme Siang Bolong, Lanjut Patroli Intensif Jelang Malam Takbir

Bandung – YUTELNEWS.com// Aparat gabungan dari Polsek Majalaya, Polresta Bandung, bersama personel Brimob Polda Jawa Barat menggelar operasi penertiban premanisme dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Operasi yang berlangsung di kawasan pusat aktivitas warga Majalaya ini menyasar titik-titik rawan, mulai dari area pertokoan, terminal bayangan, hingga lokasi keramaian yang kerap menjadi tempat praktik pungutan liar dan intimidasi terhadap masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah individu yang dicurigai, sekaligus memberikan pembinaan di tempat bagi mereka yang terindikasi melakukan aktivitas yang mengarah pada premanisme.

Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat di momen hari besar keagamaan.

“Operasi ini kami lakukan sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat. Tidak ada ruang bagi pelaku premanisme maupun pihak yang mencoba mengganggu kamtibmas di wilayah hukum kami,” tegasnya.

Tak berhenti pada siang hari, aparat gabungan juga meningkatkan intensitas pengamanan menjelang malam takbir.

Polsek Majalaya bersama jajaran dan personel Brimob Polda Jabar melakukan patroli dan penyisiran ke sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, seperti jalur utama, pusat keramaian, hingga kawasan permukiman.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat saat malam takbir, termasuk konvoi liar, penggunaan petasan berbahaya, serta aksi kriminalitas jalanan.

Kehadiran personel Brimob bersenjata lengkap dalam patroli tersebut menjadi simbol kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, sekaligus memberikan efek deterrent bagi pelaku kejahatan.

Warga setempat menyambut positif langkah aparat kepolisian tersebut. Mereka menilai, kehadiran petugas hingga malam hari memberikan rasa aman dan nyaman dalam menyambut malam takbir bersama keluarga.

Polsek Majalaya memastikan operasi dan patroli serupa akan terus digelar secara berkala dengan pola yang dinamis, guna memastikan wilayah tetap kondusif serta bebas dari praktik premanisme dan gangguan kamtibmas lainnya.

 

Yans.

Knalpot Brong Marak, Warga Subi Harap Penertiban Tegas

YUTELNEWS.COM
Natuna, 20 Maret 2026 Warga Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, mengeluhkan maraknya penggunaan knalpot brong oleh kalangan remaja. Suara bising yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu ketenangan, tetapi juga dinilai meresahkan masyarakat, terutama pada malam hari.

Dalam beberapa waktu terakhir, kebisingan dari kendaraan dengan knalpot tidak standar ini semakin sering terdengar di lingkungan permukiman. Kondisi tersebut membuat warga merasa tidak nyaman dan khawatir akan terganggunya ketertiban umum.

Masyarakat berharap pihak kepolisian Kecamatan Subi dapat segera mengambil langkah tegas dan terukur. Penertiban terhadap kendaraan dengan knalpot brong, patroli rutin, serta penindakan sesuai aturan yang berlaku dianggap perlu untuk mengembalikan suasana yang aman dan kondusif.

Selain itu, peran orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi anak-anak mereka agar tidak menggunakan kendaraan dengan knalpot yang melanggar aturan. Edukasi dan pembinaan diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa terus berulang.

Dengan adanya kerja sama antara aparat kepolisian, orang tua, dan masyarakat, diharapkan Kecamatan Subi dapat kembali menjadi lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.(Bani)

Pengusaha Bedas H Dadan Sobara S.Kom, M.M. Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pengusaha bedas dari bidang Ekonomi , H Dadan Sobara S.Kom., M.M., mengucapkan selamat “Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah” kepada seluruh umat muslim di Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya. Sebagaimana telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Agama, Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

H Dadan Sobara sosok pengusaha yang peduli terhadap masyarakat, menyampaikan harapan agar momentum kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dapat menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat rasa persatuan serta kesatuan bangsa. “Semoga dengan kedatangan ” Hari Raya Idul Fitri “, kita semua diberikan berkah dan keberkahan, serta diberikan kekuatan untuk terus berkontribusi dalam kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Sebagai seorang pengusaha yang juga memiliki perhatian terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ia mengapresiasi kerja keras kepada bupati bandung kang DS dan seluruh pelaku usaha yang telah bersungguh -sungguh dalam menghadapi tantangan bisnis sepanjang tahun.
” Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui program kolaborasi dan pendampingan teknologi, guna meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.

“Kita harus bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang sehat dan inklusif, di mana setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Semoga di tahun ini, kita dapat meraih prestasi yang lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.

 

 

Yans.

Kepala UPD DALDUK PK Kecamatan Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah Bersama Jajaran, Mengucapkan Selamat ” Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah “

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala UPD Dalduk PK Pengendalian Penduduk dan pembangunan keluarga Kecamatan Dayeuhkolot, Wahidatun Nikmah bersama jajaran mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya yang terlibat dalam program-program keluarga berencana dan pengendalian penduduk di Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupqten Bandung.

Kepala UPD Dalduk Wahidatun Nikmah menyampaikan harapan agar momentum kemenangan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan meningkatkan kebersamaan antarumat beragama. “Semoga dengan datangnya “Hari Raya Idul Fitri” , kita semua diberikan kekuatan untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas dan mitra kerja yang telah bersama-sama menjalankan tugas di bidang keluarga berencana, mulai dari penyuluhan, pelayanan, hingga pengendalian penduduk sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku. “Tanpa dukungan semua pihak, program-program yang kita laksanakan tidak akan berjalan dengan optimal,” tambahnya.

Untuk itu yang akan datang lagi, Kepala Upd dalduk Wahidatun Nikmah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas cakupan program kesehatan reproduksi remaja, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna mencapai target pengendalian penduduk yang telah ditetapkan.

 

Yans.

Mentri Agama Menetapkan 1 Syawal 1447 H, Berdasarkan Sidang Isbat Jatuh pada Hari Sabtu 21 Maret 2026

Jakarta – YUTELNEWS.com//  Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar bersama para ulama, pakar astronomi, dan perwakilan organisasi Islam.

Penetapan tersebut didasarkan pada hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pemantauan langsung) yang dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia. Hasilnya, tidak ada satu pun laporan yang menyatakan hilal terlihat, Hal tersebut disampaikannya melalui Pidato Resmi Mentri Agama Indonesia, Pada Kamis Malam 19 Maret 2026.

Sidang Isbat dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia, pimpinan ormas Islam, serta lembaga terkait seperti BMKG, BRIN, dan Institut Teknologi Bandung.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan, sidang isbat merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kepastian waktu ibadah umat Islam sekaligus menjaga persatuan. “Sidang ini menjadi ruang musyawarah antara pemerintah, ulama, dan para ahli dalam menentukan awal bulan Hijriah yang menyangkut kepentingan umat secara luas,” ujarnya.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal di Indonesia berada pada ketinggian antara 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit hingga 6 derajat 6 menit. Angka tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kondisi itu diperkuat hasil rukyat di lapangan yang menyatakan hilal tidak terlihat di seluruh titik pemantauan, dari Aceh hingga Papua.

“Karena hilal tidak terlihat dan tidak memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” tegas Menteri Agama.

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia akan melaksanakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak pada tanggal tersebut.***

 

 

Yans.

SOTR Keblabasan, Jalan Ditutup: Polisi Turun Tangan, Remaja Dipulangkan dengan ‘Catatan Keras’’

Yutelnews.comKota Bekasi.
Aksi “sahur on the road” (SOTR) di kawasan Jatimakmur, Pondok Gede, berubah dari sekadar kegiatan sahur menjadi gangguan nyata bagi publik. Penutupan jalan yang dilakukan sekelompok remaja di RT 09 RW 09 memicu respons cepat aparat.

Polsek Pondok Gede langsung bergerak, mengamankan para pelaku, lalu menggelar pembinaan terbuka sebelum akhirnya memulangkan mereka dengan syarat tegas.

Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Jatimakmur, Kamis (19/3/2026) pukul 13.30 WIB, proses pemulangan dipimpin Wakapolsek Pondok Gede AKP S. Kusnandar, S.H., didampingi Kanit Binmas IPTU Pardi P, Bhabinkamtibmas AIPDA Sabto Aji, serta dihadiri Lurah Jatimakmur Zaenal Arifin Setiawan, S.Ag., dan Babinsa Serda Arif Budiyanto.

Para remaja tidak hanya dipulangkan begitu saja.

Di hadapan orang tua, mereka dipaksa “berhadapan” dengan konsekuensi moral: menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi yang sama. Langkah ini menjadi penegasan bahwa ruang publik bukan arena uji coba keberanian yang membahayakan orang lain.

Wakapolsek AKP Kusnandar dalam arahannya menyoroti perubahan pola kenakalan remaja yang kini semakin berani mengambil alih ruang jalan. “Ini bukan lagi kenakalan biasa. Menutup jalan adalah pelanggaran serius yang bisa berdampak luas. Jangan sampai Ramadan justru jadi panggung pelanggaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pondok Gede KOMPOL Bambang memberikan komentar lebih tajam. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi yang mengganggu ketertiban umum, apalagi dengan dalih tradisi.

“Jangan berlindung di balik istilah SOTR. Kalau sudah menutup jalan dan meresahkan masyarakat, itu bukan tradisi—itu pelanggaran.

Kami masih beri ruang pembinaan hari ini, tapi jika terulang, kami tidak segan ambil langkah hukum,” tegas KOMPOL Bambang.

Ia juga mengingatkan peran orang tua agar tidak lepas tangan terhadap aktivitas anak-anaknya di malam hari.

Menurutnya, pembinaan tidak akan efektif tanpa pengawasan dari keluarga.

Langkah yang diambil Polsek Pondok Gede ini menjadi sinyal keras bahwa pendekatan humanis tetap memiliki batas.

Ramadan bukan hanya soal toleransi, tetapi juga disiplin sosial. Ketika ruang publik terganggu, aparat dipastikan hadir—bukan sekadar mengingatkan, tapi juga menindak.



Wowo

Bulan Ramadhan Tindak Menjadi Halangan Bagi Penjual Miras di Wilayah Desa Gandasari.

Bandung – YUTELNEWS.com// Sebagaimana digaungkan Wakil Ketua DPR RI H. H Cucun Ahmad Syamsurijal juga Bupati Bandung H. Dadang Supriatna dalam setiap event event yang digelar bersama masyarakat kabupaten Bandung.

” Kabupaten Bandung harus Zero Judol ( Judi Online) dan peredaran Miras, Pereangi Judol dan Peredaran Miras “,

Sangat menggelitik bila peredaran Miras yang dipandang tidak jauh dari Komplek Pemda Kabupaten Bandung, berjalan dengan lancar dan Aman meski di Bulan Ramadhan.

Hal ini memicu kemarahan warga sekitar ” Pasalnya Aparat setempat terkesan diam dan tutup mata dengan peredaran Miras tersebut.

Akhirnya ketegangan di Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kian memuncak, pada Kamis (19/3/2026)

Setelah peringatan resmi soal maraknya peredaran minuman keras (miras) tak kunjung direspons aparat penegak hukum (APH), warga kini bersiap turun langsung. Bahkan, aksi orasi di lokasi pedagang miras disebut akan digelar malam ini.

Sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi gangguan ketertiban menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M akibat peredaran miras, melalui Surat pemberitahuan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Desa Gandasari tertanggal 19 Maret 2026.

Dalam surat tersebut, masyarakat, terutama pengurus DKM, majelis taklim, hingga remaja masjid, diajak ikut menjaga keamanan lingkungan di titik-titik rawan.

Bahkan surat tersebut secara resmi ditembuskan kepada sejumlah pihak berwenang, yakni Camat Katapang, Kapolsek Katapang, Danramil Arjasari, Kepala Desa Gandasari, MUI Kecamatan Katapang, DMI Kecamatan Katapang, serta para Ketua RW se-Desa Gandasari.

Namun, di balik ajakan tersebut, tersirat kondisi yang jauh dari kondusif. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pemerintah desa telah melaporkan persoalan ini kepada aparat. Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya tindakan yang diambil dan nyata.

Ketiadaan respons itu kini berbuah reaksi keras dari masyarakat. Sejumlah warga menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka bahkan mengancam akan mendatangi langsung lokasi yang diduga menjadi titik penjualan miras untuk melakukan aksi orasi pada malam hari.

“Kalau aparat tidak bergerak, masyarakat yang akan bergerak. Ini demi menjaga lingkungan kami,” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Jika tidak segera diantisipasi aksi massa yang dipicu kekecewaan terhadap lambannya penanganan bisa berujung pada gesekan, bahkan tindakan di luar kendali

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun aparat terkait lainnya untuk langkah penanganan.

Padahal, dengan adanya tembusan resmi kepada berbagai pihak tersebut, seharusnya potensi gangguan ini sudah dapat diantisipasi sejak dini.

Kini publik menunggu, apakah aparat akan segera turun tangan, atau justru membiarkan situasi berkembang tanpa kendali? Hingga Hukum Adat warga sekitar yang bertindak. ***

 

Yans.

Gertaman Jadi Inovasi Cerdas: Bupati Bandung Kang DS dan Wakil BGN Soni Sonjaya, Panen Sayuran dari Lahan Tak Produktif

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya secara resmi melaksanakan panen perdana program Gerakan Tanami Halaman (Gertaman) di areal Rumah Dinas Bupati, komplek Pemkab Bandung, pada Kamis (19/03/2026).

Keduanya memanen berbagai komoditi sayuran, seperti pakcoy, seledri, bayam, kangkung, dan ubi jalar, sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengapresiasi langkah terobosan Bupati Dadang yang meluncurkan program Gertaman di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Program ini menurutnya, merupakan langkah cerdas untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah atau kantor yang tidak produktif dengan ditanami berbagai komoditi bernilai ekonomi dengan waktu panen yang singkat.

Sony menilai program ini sangat bermanfaat untuk memperkuat gerakan ketahanan pangan dan membantu suplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bandung.

“Inovasi ini layak dicontoh dan dikembangkan oleh daerah lain, karena hasil panen Gertaman dapat disalurkan ke SPPG sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar. Inovasi Pak Bupati luar biasa,” ujar Sony Sonjaya di sela-sela panen perdana.

Selain dapat mensuplai kebutuhan MBG untuk dapur SPPG sekitar, lanjut Sony, masyarakat juga mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan sayuran tersebut.

Oleh karena itu, kata Sony, jika dijalankan secara serius dan konsisten, program Gertaman ini dapat rutin memasok kebutuhan MBG sekaligus berperan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan, Gertaman secara resmi baru diluncurkan pada 23 Desember 2025 lalu di Kantor Kecamatan Soreang. Program ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan MBG di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah setelah dilaunching 23 Desember lalu, hari ini kita bisa melaksanakan panen perdana bersama Bapak Wakil Kepala BGN. Hasil panennya luar biasa,” jelas Bupati Dadang Supriatna.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut gerakan Gertaman ini adalah ikhtiar dan upaya nyata Pemkab Bandung untuk membangun kemandirian pangan keluarga di Kabupaten Bandung.

“Sejak awal diluncurkan, gagasannya adalah memanfaatkan lahan pekarangan tidak produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomi dan waktu panennya singkat. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kalau surplus nanti bisa dijual di KDMP untuk support MBG,” tutur Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia kembali mengajak masyarakat untuk menangkap peluang program MBG yang memiliki perputaran uang hingga Rp 5,4 triliun per tahun di daerah tersebut.

“Saya optimistis nanti hasil panen masyarakat juga akan memenuhi kebutuhan MBG karena kebutuhan MBG sangat besar,” ujarnya.

Berbagai komoditi tanaman, seperti cabai merah, cabai rawit, wortel, kol, pakcoy, bayam, dan terong, ditanam dalam program ini. Pemilihan komoditi didasarkan pada kebutuhan pasar dan potensi adaptasi tanaman di pekarangan.

Bupati Dadang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam Gertaman guna mencapai kemandirian pangan dan stabilitas ekonomi keluarga.

“Mari kita bersama-sama memanfaatkan halaman rumah kita untuk ditanami tanaman dan sayuran yang produktif. Dengan begitu, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah,” ajak Bupati.(**)

 

Yans.

H Cucun Ahmad Syamsurijal, Tinjau Langsung Posko Mudik, Apresiasi Penanganan Arus Mudik di Nagreg, Imbau Pemudik Jaga Keselamatan

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kinerja jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dalam menangani arus mudik Lebaran, khususnya di titik rawan kemacetan seperti Cileunyi dan Nagreg.

Ia menyebut, perbaikan tata kelola lalu lintas di kawasan Nagreg menunjukkan hasil positif berkat sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Menurutnya, upaya tersebut menjadi pembelajaran dari tahun ke tahun dalam mengurai kepadatan kendaraan.

“Biasanya di Nagreg ini dari tahun ke tahun menjadi titik kemacetan. Alhamdulillah sekarang mengalami perbaikan tata kelola manajemen lalu lintas. Ini hasil sinergi kepolisian dan Dishub,” kata Cucun saat memantau arus mudik di Posko Induk Dishub Kabupaten Bandung, pada Rabu (18/03/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga H-3 Lebaran, tercatat lebih dari 71 ribu kendaraan melintas di jalur tersebut pada pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Ia memprediksi jumlah tersebut akan terus meningkat dan berpotensi menyentuh angka sekitar 115 ribu kendaraan, seperti yang terjadi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan DPR RI, Cucun mengimbau para pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama agar para pemudik dapat berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri dalam kondisi selamat.

“Para pemudik harus menjaga stamina dan tertib berlalu lintas supaya bisa sampai tujuan dengan selamat, karena keluarga sudah menunggu,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kehadiran posko pelayanan mudik yang menyediakan berbagai fasilitas bagi masyarakat, mulai dari bantuan saat cuaca hujan hingga pembagian takjil saat waktu berbuka puasa.

Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Menanggapi masih tingginya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, Cucun mengakui bahwa perjalanan dengan kendaraan roda dua memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian masyarakat.

Namun demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama mengingat tingginya risiko kecelakaan.

“Kalaupun tetap menggunakan kendaraan roda dua, harus betul-betul menjaga keselamatan dan disiplin berlalu lintas,” tegasnya.

 

Yans.

Legislator Fraksi PKB Dadang Hemayana S.IP, Sampaikan Ucapan Idul fitri, Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Silahturahmi

Bandung – YUTELNEWS.com// Dalam suasana penuh kebahagiaan menyambut hari raya idulfitri 1447 hijriah.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Dadang Hemayana S.I.P, menyampaikan ucapan selamat ” Hari Raya Idulfitri ” kepada seluruh masyarakat, yang merayakan hari kemenangan tersebut, Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat tali persaudaraan dan menjalin silahturahmi yang erat.

momentum Hari Raya Idul fitri menjadi waktu yg sangat dinantikan oleh umat muslim, setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan ramadhan, momen ini juga kesempatan untuk mempererat tali silahturohmi, saling memaafkan serta memperkuat rasa persaudaraan.
melalui pesan yang di sampaikan doa dan harapan terbaik, bagi seluruh masyarakat, “Selamat Hari Raya Idul fitri “, serta menyampaikan doa dan harapan terbaik mohon maaf lahir dan batin,” ucap Dadang Hemayana S.I.P. Ia menyampaikan bahwa Idul fitri adalah momen yang sangat berharga untuk merenungkan diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menguatkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.

” Taqobballalahu minna wa minkum “, Mohon maaf lahir dan bathin, semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci dan selalu di berikan keberkahan, kesehatan serta kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta” ujarnya.

ia menuturkan bahwa semangat kebersamaan yang terasa dalam perayaan hari raya Idul fitri harus terus di jaga dan diperkuat dalam kehidupan sehari hari, menurutnya, nilai nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam membangun harmonis dan sejahtera.

Sebagai wakil rakyat dari fraksi PKB di DPRD, Dadang Hemayana, juga berharap Idul fitri dapat menjadi penguat persatuan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi semangat baru bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan berkembang,

ia pun mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan, sertabmenjadikan hari raya idul fitri sebagai momentum memperkuat silahturohmi dan mempererat hubungan antar sesama.

semoga kebahagiaan , kedamaian,dan keberkahan selalu menyertai kita semua di hariraya idulfitri ini. mari kita jadikan momen ini jadikan penguat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Dadang Hemayana juga berharap, semangat kebaikan dan kebersamaan yang terbangun pada Idul fitri dapat terus dilestarikan dan menjadi dasar untuk membangun daerah yang lebih baik, sejahtera, dan harmonis.” tutupnya.

 

Yans.

Sekda Cakra Amiyana,Tegaskan Surat Undangan Salat Idul Fitri Hari Jumat Hoaks, Tanda Tangan Dicatut

Bandung – TUTELNEWS.com// Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, memastikan bahwa surat undangan pelaksanaan Salat Idul Fitri pada hari Jumat yang beredar di masyarakat dengan nomor surat : 400.14.1.3/9399/0576A tertanggal 17 Maret 2026 adalah hoaks.

Ia menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Nama dan tanda tangannya telah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Surat itu tidak benar. Tanda tangan saya dicatut dan ini merupakan penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Polresta Bandung saat ini tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap pihak yang menyebarkan informasi tersebut.

Cakra mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya, terutama terkait penetapan hari besar keagamaan.

Ia juga menegaskan, pelaksanaan Salat Idul Fitri di Kabupaten Bandung tidak akan ditentukan secara sepihak, melainkan mengacu pada keputusan resmi pemerintah pusat.

Sebelumnya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyatakan bahwa penetapan 1 Syawal menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Sekali lagi saya tegaskan, surat yang beredar itu tidak benar. Saya tidak pernah mengeluarkan undangan Salat Idul Fitri pada hari Jumat. Masyarakat jangan percaya, itu hoaks,” tutup Cakra.***

 

Yans.

Kang DS dan Kapolresta Bandung Pastikan Pengamanan Mudik Siap, Pos Lembur Kaheman Jadi Inovasi Layanan

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama jajaran Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) melaksanakan monitoring jalur mudik dan Posko Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya, dalam rangka Peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Wilayah Kabupaten Bandung, Rabu (18/03/2026).

Bupati Bandung mengapresiasi Pos PAM Utama atau Pos Pelayanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya Polresta Bandung di Darmaga Sunda Nagreg bangunan posnya mengangkat kearifan lokal berupa rumah bilik bambu, dengan nama pos Lembur Kaheman.

“Pos Pam Lembur Kaheman Polresta Bandung ini merupakan inovasi dengan mengangkat kearifan lokal dan budaya Sunda. Para pemudik bisa beristirahat dulu di pos ini kalau kelelahan di jalan dan ada pagelaran panggung hiburan seni budaya dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung,” kata bupati.

Ia berpesan kepada para pemudik bila merasa lelah di jalan untuk beristirahat dulu sejenak di pos pengamanan maupun pos-pos yang ada.

Sementara itu terkait volume kendaraan arus mudik yang melintasi Jalur Nagreg pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 H menurut Bupati Dadang Supriatna mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada tahun H-3 ini, total volume kendaraan sudah mencapai 67 ribu unit kendaraan, meningkat sekitar 10% dari tahun lalu yang sebanyak 60 ribu kendaraan,” sebut Kang DS, sapaan bupati.

Karena itu ia optimistis jalur mudik di wilayah Kabupaten Bandung bakal berjalan lancar dan tertib, dengan melibatkan 1.778 pesonil pengaman dari unsur Polri-TNI termasuk Dinas Perhubungan dan personil gabungan.

“Para petugas ini siap memberikan kenyamanan untuk para pemudik di mana sampai saat ini situasi dan kondisi arus mudik berjalan lancar, aman terkendali,” ujarnya.

Kang DS menandaskan Pemkab Bandung siap melayani seluruh pemudik maupun arus balik nanti yang melintasi wilayah Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyatakan kesuksesan penanganan arus mudik dan balik tidak hanya bergantung kepada pihak kepolisian saja, melainkan hasil sinergi antara semua pihak yang terlibat termasuk unsur Forkompimda.

“Kami dari kepolisian enggak mungkin melakukannya sendirian, tanpa ada dukungan semua pihak. Jadi kami berterima kasih kepada Pak Bupati dan semua jajaran Forkopimda atas dukungannya, sehingga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, terutama dalam melayani masyarakat yang melaksanakan mudik,” kata Kapolresta Bandung.

Meski pada H-3 volume kendaraan yang melintasi Jalur Nagreg menuju arah Tasikmalaya dan Garut mengalami peningkatan, naumn Kapolresta belum menyebut peningkatan ini merupakpuncak arus mudik.

“Kemungkinan puncak arus mudik terjadi besok (Kamis) malam, meski malam ini sudah mulai meningkat volumenya,” tukas Kombes Pol Aldi.(*)

 

Yans.

Kang DS Evaluasi dan Perkuat Kualitas Bangunan RSUD Bedas Pacira Pasca Insiden Plafon

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna meninjau langsung kondisi RSUD Bedas Pacira menyusul adanya laporan kerusakan plafon akibat angin kencang yang terjadi pada Rabu, (18/03/2026). Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran terkait, termasuk Dinas PUTR, Dinas Kesehatan, serta pimpinan DPRD Kabupaten Bandung.

Dalam keterangannya, Bupati Bedas tersebut menyampaikan bahwa kerusakan plafon tersebut dipicu oleh faktor alam, mengingat wilayah Pacira merupakan kawasan yang cukup rentan terhadap cuaca ekstrem, khususnya angin kencang. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pengingat penting akan perlunya penyesuaian material bangunan terhadap kondisi lingkungan setempat.

“Ini murni karena faktor alam. Kita tahu wilayah Pacira ini cukup rentan terhadap angin kencang, dan sehebat apa pun kita, kalau sudah berbicara kondisi alam tentu ada batasnya,” ujarnya.

Meski terjadi kerusakan pada bagian plafon, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini memastikan bahwa secara keseluruhan kondisi bangunan RSUD Bedas Pacira masih kuat dan layak digunakan. Hal ini dibuktikan dengan telah terpenuhinya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebelum operasional, serta hasil pemeriksaan yang menyatakan bangunan aman dari sisi konstruksi, fasilitas, dan kualitas pekerjaan.

“Secara keseluruhan bangunan ini kuat dan sudah memenuhi standar. Sebelum operasional juga sudah dicek dan dinyatakan layak fungsi,” tambahnya.

Sebagai langkah cepat penanganan, perbaikan telah dilakukan, termasuk oleh pihak pelaksana pembangunan sebelumnya sebagai bentuk tanggung jawab, meskipun masa kontrak telah berakhir. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan melakukan peningkatan kualitas material, khususnya pada bagian eksterior dengan penggunaan bahan yang lebih tahan terhadap kelembapan dan cuaca, seperti GRC, guna meningkatkan daya tahan bangunan.

Selain itu, Kang DS menyebutkan bahwa Pemkab Bandung tengah menyiapkan anggaran untuk mendukung pemenuhan sertifikasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan operasional RSUD Bedas Pacira dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami juga akan segera menganggarkan untuk sertifikasi BPJS Kesehatan, supaya operasional rumah sakit ini bisa lebih optimal dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa RSUD Bedas Pacira memiliki potensi untuk dikembangkan tidak hanya sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari kawasan yang memiliki daya tarik wisata, mengingat lokasinya yang berada di area strategis.

Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembangunan ke depan, terutama dalam menyesuaikan spesifikasi bangunan dengan kondisi alam di wilayah tersebut.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.