Desa Walangsari Solid dan Kompak, Perkuat Sinergi Wujudkan Sukabumi MUBARAKAH

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Desa Walangsari terus menunjukkan geliat positif dalam membangun kekuatan kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan. Dengan semangat gotong royong yang kian mengakar, seluruh elemen desa kini bergerak dalam satu irama, memperkuat sinergi demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera sekaligus mendukung penuh program Sukabumi MUBARAKAH. Selasa ( 17/3/2026 )

Kekompakan tersebut tercermin jelas dari kolaborasi yang solid antara Perangkat Desa Walangsari, PKK Desa Walangsari, MTM, kader desa, hingga para guru PAUD. Tidak hanya menjalankan peran dan fungsi masing-masing, mereka juga aktif menjalin koordinasi dan kerja sama lintas sektor guna memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong berbagai sektor pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Dengan komunikasi yang terus terjaga dan semangat kebersamaan yang tinggi, setiap tantangan mampu dihadapi secara bersama-sama.

Ketua PKK Desa Walangsari, Siti Eni Nuraeni, menegaskan bahwa peran PKK sangat strategis dalam mendukung kemajuan desa, khususnya melalui pendekatan berbasis keluarga. Berbagai program yang dijalankan PKK, seperti peningkatan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga, menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya.

“Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kebersamaan, kekompakan, dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis Walangsari bisa terus maju,” ungkapnya.

Selain itu, kontribusi kader desa dan para guru PAUD juga menjadi pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Para kader desa aktif memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat, sementara guru PAUD berperan besar dalam membentuk karakter dan kualitas generasi sejak usia dini. Peran ini menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan desa.

Di sisi lain, MTM Desa Walangsari turut mengambil bagian dalam memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan yang menjadi perekat kebersamaan masyarakat. Kehadiran MTM menjadi salah satu penguat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Komitmen Desa Walangsari dalam mendukung program Sukabumi MUBARAKAH juga ditunjukkan melalui berbagai langkah nyata. Seluruh elemen desa berupaya menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah, sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Desa Walangsari tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkualitas. Hal ini menjadi bukti bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kekuatan sosial dan kualitas masyarakatnya.

Kekompakan yang terbangun saat ini menjadi modal besar bagi Desa Walangsari untuk terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan tekad yang kuat, sinergi yang solid, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Walangsari optimistis mampu menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Ke depan, Desa Walangsari diharapkan dapat terus menjaga semangat kebersamaan ini sebagai identitas utama dalam pembangunan. Karena dari kebersamaan itulah lahir kekuatan, dan dari kekompakan itulah tercipta kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Wamendagri Ahmad Wiyagus: Musrenbang Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

Garut – YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran penting dan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 di Pendopo Garut, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (16/03/2026).

Menurutnya, Musrenbang menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan agar perencanaan yang dihasilkan lebih terarah dan efektif.

“Bapak-Ibu sekalian, sekali lagi bahwa Musrenbang ini penting, sangat penting dan sangat strategis karena dalam forum ini semua pemangku kepentingan ini akan melakukan penajaman, kemudian penyelarasan, kemudian juga klarifikasi program, kemudian juga kegiatan-kegiatan, sub-kegiatan yang diusulkan, kemudian disepakati oleh berbagai macam kepentingan sehingga pada tahun 2027 ini perencanaan pembangunan ini benar-benar jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kualitas perencanaan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, perencanaan yang baik dapat menentukan hingga sekitar 80 persen capaian tujuan pembangunan. Ia juga menilai dinamika yang muncul dalam proses Musrenbang merupakan hal yang wajar dan justru menjadi bagian penting dari proses perencanaan yang seharusnya berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus juga menekankan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan berbagai urusan pemerintahan berjalan dengan baik, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar bagi masyarakat.

“[Harapan kita] Musrenbang ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan Pak Bupati tadi yang sudah dipaparkan secara detail. Sebenarnya itu adalah gambaran ketahanan daerah Kabupaten Garut yang terdiri dari berbagai macam aspek kehidupan dan cerminan dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait dengan urusan pemerintah,” katanya.

Wiyagus menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah juga ditopang oleh berbagai indikator kemajuan yang telah dicapai. Dalam hal ini, ia mengapresiasi capaian Kabupaten Garut yang dinilai memiliki tingkat daya saing daerah yang cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata indeks daya saing nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Wiyagus juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar mampu memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang telah disiapkan pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Pemerintah pusat sudah memikirkan hal itu sebenarnya melalui beberapa program strategis nasional seperti MBG, kemudian Sekolah Rakyat, kemudian juga CKG, Cek Kesehatan Gratis, kemudian juga bagaimana meningkatkan pendapatan daerah, kemudian juga memperbanyak kesempatan bekerja bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh Pemda agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini harus benar-benar ditangkap oleh kepala daerah untuk bisa memanfaatkan program strategis nasional ini ditarik ke Kabupaten Garut,” tandasnya.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Ali Syakieb Tinjau TKP Kanopi Pasar Soreang Ambruk, Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Korban serta Pedagang

Bandung – YUTELNEWS.com// Bagian atap atau kanopi beton dari 13 kios di Pasar Soreang Blok III Penggilingan Tepung, Desa/Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, ambruk sekitar pukul 12.30 WIB, pada Senin (16/03/2026).

Akibatnya satu orang pria dilaporkan meninggal dunia tertimpa material reruntuhan, sementara tiga korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Soreang. Selain menimpa penjual dan pengunjung pasar, ada lima kendaraan roda dua dan satu roda empat yang tertimpa reruntuhan beton.

Petugas gabungan yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb yang langsung meninjau lokasi kejadian.

Wabup Bandung menyampaikan duka cita atas kejadian ini khususnya kepada korban yang tertimp reruntungan materail bangunan.

“Kami menyampaikan turut berduka cita. Karena ada satu pria meninggal dunia dan tiga warga pengunjung pasar lainnya luka-luka akibat tertimpa material bangunan yang runtuh,” kata Wabup Ali Syakieb kepada wartawan di TKP.

Ali Syakieb menyatakan setelah meninjau lokasi, dirinya segera menjenguk keempat korban yang sedang mendapat perawatan intensif Rumah Sakit Otto Iskandar Di Nata Soreang.

Terkait penyebab runtuhnya atap kanopi beton tersebut, Ali mengatakan masih dalam proses pemeriksaan Polresta Bandung apakah terdapat unsur kelalaian atau tidak. Namun dugaan sementara, kondisi bangunan sebenarnya masih layak, hanya saja sering mendapatkan getaran yang cukup kuat yang bersumber dari mesin penggilingan.

“Cuma, kalau kita lihat sekilas kelihatannya aman-aman saja karena dibangunnya pun tahun 2020. Tapi di situ ada beberapa kios yang mengoperasikan mesin penggilingan yang menimbulkan getaran cukup kuat. Untuk hasil pastinya kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian,” ungkap wabup.

Sementara dari Pemkab Bandung sendiri akan segera dilakukan kordinasi antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Rang (DPUTR) dan pengelola Pasar Soreang juga perwakilan pedagang pasar.

“Nanti dari DPUTR akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi bangunan pasar secara keseluruhan untuk memastikan kondisinya masih dalam keadaan baik atau layak. Jangan sampai dari ambruknya atap dari beberapa kios ini merembet ke kios-kios lainnya. Kejadian ini juga menadi peringatan bagi kita semua,” imbuh Ali.

Ditanya soal nasib 13 pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan materal kanopi beton ambruk itu, Ali juga menjawab hal itu akan dikordinasikan lebih lanjut antara Disdagin, pengelola dan pedagang pasar.

“Setelah bangunannya dicek oleh DPUTR dan semua dikomunikasikan lebih lanjut, di situ kita akan melihat apakah perlu adanya relokasi untuk para pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan materal bangunan,” kata Ali.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan Polresta Bandung dibantu tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kabupaten Bandungn langsung melakukan upaya evakuasi dan menolong korban meninggal dan korban selamat. Termasuk mengevakuasi kendaraan roda dua dan empat yang tertimpa reruntuhan.

Selanjutnya, petugas Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan. “Korban meninggal dunia kita bawa ke rumah sakit untuk kita lakukan identifikasi kemudian akan kita autopsi penyebab meninggalnya,” ujar Kapolresta Bandung.

Sementara korban luka diketahui seorang perempuan bernama Cucu Cuningsih, warga Kampung Cipeundeuy RT 01 RW 21, Desa Soreang, dan dua anak lainnya, salah satu di antaranya di bawah umur.

Kapolresta menuturkan, petugas juga bakal mengecek kondisi kontruksi bangunan. Polresta Bandung telah berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk ikut melakukan penyelidikan dengan pendekatan saintifik.

“Nanti kita hasil penyelidikan tentu dengan pemeriksaan ahli-ahli, ahli konstruksi dan sebagainya untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan atap kanopi beton ini,” tutur Kombes Pol Aldi.

Aldi mengatakan, penyidik akan menggandeng ahli untuk mengecek kondisi bangunan, termasuk mendengarkan keterangan para saksi.

Pihaknya mengimbau kepada pengelola pasar dan dinas terkait untuk mengidentifikasi bangunan yang rawan ambruk.

“Kami mengimbau agar diambil langkah-langkah apakah tutup sementara atau bagaimana. Jangan sampai timbul korban-korban berikutnya,” ucapnya.

“Oleh karena itu, saya minta segera ini pengelola pasar, dinas terkait yang mengambil langkah-langkah untuk mengecek kembali kondisi bangunan yang ada yang lainnya,” ujar Aldi.

Perwakilan dari pengelola Pasar Soreang, PT Bangunbina Persada, Aditia mengatakan pihaknya turut berduka atas insiden ini. Aditia menyatakan untuk sementara 13 kios yang terdampak reruntuhan tersebut akan ditutup sampai ada hasil dari proses pemeriksaan dari pihak kepolisian maupun DPUTR.

“Untuk kondisi konstruksi kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan terkait kelayakan bangunan demi keselamatan para pedagang dan pengunjung pasar. Tapi yang pasti kami akan melakukan segala sesuatunya untuk penyelesaian permasalahan ini, termasuk memperhatian hak-hak para pedagang yang meninggal maupun luka-luka,” ujar Aditia.(*)

 

Yans.

Hj Nia Purnakania SH.MKn: Jelang Buka Bersama Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah di Cafe Diagram.

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hj Nia Purnakania SH, M.Kn melakukan kegiatan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah jelang pelaksanaan acara buka bersama yang akan digelar pada mendatang. Kegiatan pengawasan ini berlangsung di Cafe Diagram, Desa Sukapura,Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 16/03/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Nia Purnakania SH, mengungkapkan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap langkah penyelenggaraan pemerintah, termasuk yang terkait dengan acara buka bersama, berjalan sesuai dengan peraturan perundang -undangan yang berlaku, efisien, dan tepat sasaran. “Kita ingin memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Jawa Barat, terutama dalam rangka menyambut momen buka bersama dengan baik di bulan ramadhan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyelenggaraan, sehingga dana yang digunakan dapat terkelola dengan baik dan tidak terjadi penyalahgunaan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak terkait guna mendengar masukan dan evaluasi terkait penyelenggaraan program pemerintah.

 

 

Yans.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Larang Aktivitas Penyapu Koin di Jembatan Sewo, Siapkan Kompensasi untuk warga.

Indramayu – YUTELNEWS.com// Aktivitas penyapu koin di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Subang menjadi sorotan serius menjelang arus mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Dedi Mulyadi secara tegas meminta agar kegiatan tersebut dihentikan karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kawasan yang kerap disebut “Jembatan Sewo” selama ini dikenal sebagai lokasi tempat sejumlah warga menyapu koin yang dilempar pengendara. Namun aktivitas tersebut dianggap berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, khususnya saat lonjakan kendaraan pemudik menuju kampung halaman.

Melalui himbauannya, Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera melakukan pendataan terhadap para penyapu koin yang selama ini beraktivitas di sekitar jembatan tersebut. Pendataan itu nantinya menjadi dasar untuk penyaluran kompensasi atau bantuan agar mereka tidak lagi beroperasi di lokasi tersebut.

“Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus mudik Lebaran yang biasanya dipadati kendaraan,” demikian disampaikan dalam himbauan yang menjadi perhatian publik.

Menurut sejumlah pihak, keberadaan penyapu koin memang kerap menimbulkan risiko bagi pengendara. Selain membuat kendaraan melambat secara tiba-tiba, aktivitas tersebut juga memicu pengendara berhenti atau melempar koin yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat ini pun mendapat dukungan dari jajaran kepolisian, termasuk Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu yang menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga keselamatan para pemudik.

Polisi menilai, menjelang Lebaran intensitas kendaraan di jalur pantura dipastikan meningkat drastis. Karena itu, berbagai potensi gangguan lalu lintas, termasuk aktivitas penyapu koin di sekitar jembatan, perlu diantisipasi sejak dini.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus mudik di wilayah perbatasan Indramayu–Subang dapat berlangsung lebih aman dan lancar, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang kerap mengintai pengguna jalan di kawasan tersebut.

 

 

Yans.

Hj Nia Purnakani SH.M.Kn: Pererat Silahturohim Bersama Kader PDI Perjuangan, Jalan Sinerji Untuk Perjuangan Rakyat.

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Hj Nia Purnakania SH, M.Kn., menggelar acara silaturahmi bersama ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Bandung berlangsung di Cafe Diagram, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 16/03/2026. Acara yang bertemakan ” Ajang Silahturohim ” bukan hanya menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar kader, melainkan juga sebagai wadah untuk menyatukan pandangan dan langkah dalam menjalankan mandat perjuangan partai demi kesejahteraan rakyat.

Dalam sambutannya, Hj Nia Purnakania yang juga menjabat sebagai Wakil rakyat dari fraksi PDI Perjuangan Jawa Barat, menegaskan bahwa silaturahmi adalah salah satu pijakan utama dalam memperkuat kekuatan internal partai. “Kita sebagai kader PDI Perjuangan harus selalu menjaga tali silaturahmi, karena ini adalah jiwa dari perjuangan kita. Tanpa persatuan dan solidaritas yang kuat di antara kita, tidak mungkin kita bisa mewujudkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya rakyat Jawa Barat,” ujar Hj Nia dengan penuh semangat.

Acara yang dihadiri oleh para kader Pdi Perjuangan Kabupaten Bandung ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dan informasi terkait perkembangan program-program kerja partai yang sedang berjalan. ” Hj Nia Purnakania juga menyampaikan bahwa kedekatan antara legislator provinsi dengan kader akan mempermudah koordinasi dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan mengawal kebijakan pemerintah yang sesuai dengan aspirasi rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Nia Purnakania juga mengulas beberapa program kerja yang telah dan akan dilaksanakan melalui perannya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. ia fokus pada pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan serta penguatan keluarga, Selain itu, penguatan keluarga juga menjadi prioritas kita, karena ini adalah pondasi untuk mencetak generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang kuat,” jelasnya.

Hj Nia pun mengungkapkan bahwa program-program tersebut tidak bisa terlaksana dengan sendirinya, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh kader PDI Perjuangan di berbagai tingkatan. Ia mengajak kader Kabupaten Bandung untuk aktif berperan dalam mengawal implementasi program-program tersebut di tingkat daerah, serta menjadi ujung tombak dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi.

Pada akhir acara, Hj Nia Purnakania bersama seluruh kader yang hadir melakukan deklarasi komitmen untuk terus memperkuat solidaritas internal partai, menjalankan mandat perjuangan dengan baik, dan selalu berada di sisi rakyat dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan.

Kita harus selalu ingat bahwa perjuangan kita tidak pernah berhenti. Kita harus terus bergerak maju, berinovasi, dan bekerja keras untuk menjawab tantangan yang ada. Dengan persatuan dan solidaritas yang kuat, serta dukungan dari seluruh kader dan rakyat, saya yakin PDI Perjuangan akan terus menjadi kekuatan politik yang berpengaruh dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat dan Indonesia,” tutup Hj Nia dengan penuh keyakinan.

 

Yans.

Sambut Idul Fitri 1447 H, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi Siti Eni Nuraeni Serukan Semangat Saling Memaafkan dan Pererat Silaturahmi

YUTELNEWS.com  | Sukabumi ,Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Siti Eni Nuraeni, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat. Momentum hari kemenangan ini menjadi saat yang penuh kebahagiaan setelah umat Muslim menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Selasa ( 17/3/2026 )

Dalam pesannya, Siti Eni Nuraeni mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momen mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang penuh berkah ini kita semua kembali kepada kesucian hati, mempererat kebersamaan, serta terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menuturkan, Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki hubungan antar sesama.

Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Siti Eni Nuraeni juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, semangat Idul Fitri harus menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Ia berharap kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga Idul Fitri tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua serta semakin memperkuat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Teddy Setiadi Sampaikan Ucapan Idul Fitri, Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Silaturahmi

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Dalam suasana penuh kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Teddy Setiadi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat yang merayakan hari kemenangan tersebut. Selasa ( 17/3/2026 )

Momentum Hari Raya Idul Fitri menjadi waktu yang sangat dinantikan oleh umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Selain sebagai hari kemenangan, momen ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

Melalui pesan yang disampaikannya, Teddy Setiadi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci, diberikan keberkahan, kesehatan, serta kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta,” ujar Teddy Setiadi.

Ia menuturkan bahwa semangat kebersamaan yang terasa dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri harus terus dijaga dan diperkuat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Sebagai wakil rakyat dari Fraksi Gerindra di DPRD, Teddy Setiadi juga berharap momentum Idul Fitri dapat menjadi penguat persatuan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi semangat baru untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan berkembang.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan, serta menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan mempererat hubungan antar sesama.

“Semoga kebahagiaan, kedamaian, dan keberkahan selalu menyertai kita semua di Hari Raya Idul Fitri ini. Mari kita jadikan momen ini sebagai penguat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutup Teddy Setiadi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Silaturahmi Lembaga Kemasyarakatan Desa, Kades Hilman Nulhakim Paparkan Program Kerja Menuju “Pawenang Mencrang”

YUTELNEWS.com  | PAWENANG ,Pemerintah Desa Pawenang menggelar kegiatan silaturahmi bersama lembaga kemasyarakatan desa yang dirangkaikan dengan pemaparan program kerja oleh Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, kebersamaan, serta meningkatkan kerja sama dalam membangun desa menuju Pawenang yang lebih maju. Senin ( 16/3/2026 )

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur lembaga kemasyarakatan desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat lainnya.

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus menyamakan visi dalam pembangunan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Pawenang Hilman Nulhakim memaparkan berbagai program kerja dan rencana pembangunan desa yang akan dilaksanakan ke depan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa semata, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh lembaga kemasyarakatan dan masyarakat.

“Melalui kegiatan silaturahmi ini kita ingin memperkuat komunikasi dan kebersamaan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh masyarakat, kita bisa bersama-sama membangun Desa Pawenang agar lebih maju,” ujar Hilman Nulhakim.

Selain pemaparan program kerja, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog dan diskusi antara pemerintah desa dengan para peserta yang hadir. Berbagai saran, masukan, serta aspirasi disampaikan sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pembangunan desa yang lebih baik dan berkelanjutan.

Hilman Nulhakim berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar koordinasi dan komunikasi antara pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan semakin kuat. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan kemajuan desa.

Melalui kolaborasi yang solid, Pemerintah Desa Pawenang optimistis dapat mewujudkan visi
“Pawenang Mencrang”, yaitu desa yang maju, berkembang, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

PWS Sukabumi Berbagi dan Perkuat Solidaritas, Sony Sadikin Bagikan THR untuk Anggota

YUTELNEWS.com |SUKABUMI ,Suasana kebersamaan dan kepedulian terasa kuat dalam rangkaian kegiatan Persatuan Wartawan Sukabumi (PWS) yang digelar di Kantor Media Mabes Bharindo, Senin (16/3/2026). Sejumlah agenda sosial dan organisasi dilaksanakan dalam satu rangkaian acara yang penuh keakraban.

Kegiatan diawali dengan pembagian sembako kepada anak yatim dan kaum jompo sebagai bentuk kepedulian sosial PWS kepada masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pembagian baju seragam PWS kepada para anggota sebagai simbol kekompakan dan identitas organisasi.

Setelah rangkaian kegiatan sosial, acara dilanjutkan dengan silaturahmi antaranggota PWS Sukabumi sekaligus rapat internal organisasi. Dalam rapat tersebut disepakati penunjukan bendahara baru PWS, yakni Ratna yang dipercaya untuk mengemban amanah sebagai pengelola keuangan organisasi.

Ketua PWS Sukabumi, Sony Sadikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

Sebagai bentuk perhatian kepada anggota, Sony Sadikin juga membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh anggota yang tergabung dalam grup PWS.
“Ini bentuk kebersamaan dan rasa saling memiliki di antara anggota. Saya berharap PWS bisa terus solid dan memberi manfaat bagi semua,” ujarnya.

Sony juga mengungkapkan rencananya untuk membentuk sebuah lembaga yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota PWS di masa depan. Menurutnya, lembaga tersebut nantinya akan menjadi wadah pengembangan dan dukungan bagi para anggota.

Dikenal aktif memimpin berbagai organisasi dan lembaga, Sony Sadikin optimistis PWS Sukabumi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif, baik bagi anggotanya maupun masyarakat luas.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu ditutup dengan harapan agar kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dijaga serta menjadi kekuatan dalam menjalankan berbagai program ke depan.

Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Ngeri! Dua Siswi SD Tenggelam di Kolam Renang Milik Politisi PDIP, Satu Meninggal Dunia

MedanYUTELNEWS.com
Senin 16 Maret 2026 – Insiden tragis terjadi di Kolam Renang Bahagia yang berlokasi di Jalan Bahagia BY Pass No. 35, Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, pada Sabtu (14/3). Dua siswi dari Yayasan SD 2 HKBP yang beralamat di Jalan Dorowati, Kelurahan Sidorame, Kecamatan Medan Perjuangan, dilaporkan tenggelam saat mengikuti kegiatan berenang.

Kedua siswi tersebut diketahui bernama Aurel (11) dan Claudia (11). Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, para siswa tiba di lokasi kolam renang sekitar pukul 10.15 WIB dalam rangka kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Peristiwa tenggelamnya kedua siswi tersebut diduga terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadar oleh pihak pengelola kolam renang, keduanya kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Estomihi Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat dikonfirmasi awak media, pihak keamanan rumah sakit membenarkan bahwa kedua korban tiba dalam kondisi tidak sadar.

“Ya, saat dibawa ke sini keduanya sudah dalam kondisi tidak sadar. Salah satu korban mengeluarkan buih dari mulut dan kemudian dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih memiliki napas,” ujar Sitompul, petugas keamanan RS Estomihi.

Dalam peristiwa tersebut, Claudia dinyatakan meninggal dunia, sementara Aurel masih menjalani perawatan medis karena masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat tiba di rumah sakit.

Sementara itu, ketika dimintai keterangan oleh awak media, pihak sekolah hingga saat ini belum memberikan penjelasan resmi terkait kronologi kejadian tersebut.

Di sisi lain, pengelola Kolam Renang Bahagia, TN menyampaikan bahwa pihaknya telah mengingatkan para guru pendamping agar melakukan pengawasan terhadap siswa selama berada di area kolam renang.

“Kami sebagai pengelola sudah menghimbau kepada guru-guru agar memantau muridnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari LSM PAKAR Sumatera Utara. Ketua Media Center LSM PAKAR Sumut, Robin S, menyatakan pihaknya akan mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas agar penyebab pasti kejadian dapat diungkap secara transparan.

“Kami meminta agar pihak berwenang melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap peristiwa ini. Apabila ditemukan adanya kelalaian dari pihak pengelola maupun pihak lain yang bertanggung jawab, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Robin kepada awak media, Minggu (15/3) Sore.

Robin juga meminta agar Kolam Renang Bahagia ditutup sementara sampai proses pemeriksaan dan penelusuran terkait standar keamanan serta prosedur keselamatan di lokasi tersebut selesai dilakukan.

“Kami meminta agar operasional kolam renang tersebut ditutup sementara hingga seluruh proses pemeriksaan selesai dan peristiwa ini dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.

Selain itu, Robin juga menyoroti pentingnya pengawasan dari pihak sekolah terhadap siswa dalam setiap kegiatan di luar lingkungan sekolah.

“Apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya unsur kelalaian dalam pengawasan terhadap para siswi, maka kami meminta agar pihak yang bertanggung jawab, termasuk pihak yayasan atau sekolah, diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Robin mengungkapkan bahwa salah satu korban yang saat ini masih menjalani perawatan merupakan kerabatnya.

“Salah seorang siswi yang menjadi korban merupakan keponakan saya dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ungkapnya.

Secara hukum, peristiwa ini juga dapat ditinjau dari aspek perlindungan konsumen dan keselamatan pengunjung tempat usaha. Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 7 huruf a dan f menyebutkan bahwa pelaku usaha wajib beritikad baik dalam menjalankan kegiatan usahanya serta memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada konsumen.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Pasal 26 huruf d dan e, mengatur bahwa pengusaha pariwisata wajib memberikan perlindungan terhadap keselamatan dan keamanan wisatawan serta menyediakan fasilitas yang memenuhi standar keselamatan.

Hingga saat ini, awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepala yayasan sekolah, Dinas Pendidikan Kota Medan, serta pihak pengelola kolam renang. Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak yang dimintai konfirmasi, meskipun pesan yang dikirimkan awak media telah diterima.

Peristiwa ini masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait serta hasil penelusuran yang dilakukan oleh pihak berwenang guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

(EDM)

Dalam Rangka Peringati Malam Seribu Bulan, KPJ Jabar Gelar Pementasan Musik oleh Seniman dan Penyair Ternama

Bandung – YUTELNEWS.com// Pementasan musik dalam rangka peringatan Malam Seribu Bulan (MSB) diisi oleh sejumlah seniman dan Penyair ternama asal kota Bandung, di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) jalan Naripan, kota Bandung, pada Minggu (15/03/2026).

Agenda tahunan milik Gelanggang Apresiasi dan KPJ Jawa Barat itu dilaksanakan sambil ngabuburit atau jelang berbuka puasa dengan tema “Bersih Hati-Bersih Diri”.

Ketua KPJ Jabar Martha Topeng didampingi Wanhat KPJ Jabar, Cepram, mengatakan sebagaimana biasa acara peringatan Malam Seribu Bulan (MSB) khas Gelanggang Apresiasi dan KPJ Jabar ini dilaksanakan pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Adapun para talent yang mengisi acara yakni anggota KPJ Jabar dan Seniman/ Penyair asal Jabar. Pada kesempatan itu, Panitia pun sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara berlangsung dengan sukses. “Kepada para pengisi acara kami menghaturkan terima kasih sehingga pementasan di atas panggung berlangsung semarak,” katanya.

Sementara itu penyair H Juniarso Ridwan yang tampil membacakan 3 buah puisi.
Pertama ,” Sajak Atas Nama” karya Mustopa Biarin dan dua puisi lainya yang telah dibukukan karya Juniarso Ridwan yakni Penggali Kubur dan Sajak Tentang Keluarga Badut.
Anggota DPRD Fraksi Golkar Kota Bandung ini mengatakan dalam kegiatan MSB pihaknya diundang oleh Ketua KPJ Jabar, Martha Topeng.
“Saya sampaikan bahwa ketiga puisi yang saya bacakan merupakan karya sendiri dan karya Mustopa Bisri,” katanya.

Sementara itu, pembaca puisi lainnya datang dari Kampus ISBI Bandung, yakni Profesor Ipit Dimyati dan Irwan Guntari. Dua dosen tersebut membacakan puisi karyanya yang ditampilkan dengan apik. Sehingga membuat suasana semakin riuh.

Adapun penampilan Kiayi Matdot, yang membacakan puisi berjudul MBG, membuat hadirin bertepuk tangan. “Karena MBG ini kan sedang hangat hangatnya, oleh karenanya saya membawakan puisi MBG ini,” ujarnya.

Judul puisi yang sama juga dibawakan oleh Gusjur Mahesa. Namun dia nemambahkan kata lain menjadi MBG dan Guru Honor.
Acara berakhir pada pukul 17.30 WIB oleh Iwan Palsu dan Tausiyah oleh Agus Ustad. Kemudian buka puasa bersama dilaksanakan penuh hidmat dengan menu spesial timbel komplit.

Sejumlah pemusik dari KPJ Jabar yang mengisi acara adalah Ato Sakral, Yusna Band, KPJ Sumedang, Iwan Pallsu, Abah Omtris, Agus Ustad, Viul and Friend dll. ()

 

Yans.

Safari Ramadhan KNPI Kabupaten Bandung Gelar Ajang Silahturohim Berdialog Bersama Pemuda.

Bandung – YUTELNEWS.com// Safari Ramadhan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Silaturahmi Ramadhan bersama Pemuda berlangsung di Gedung Moh. Toha Soreang, pada Minggu (15/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus KNPI serta sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda dari berbagai latar belakang yang tergabung dalam wadah KNPI Kabupaten Bandung.

Sejumlah unsur pemerintah daerah juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas kepemudaan di Kabupaten Bandung.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan silaturahmi Ramadhan merupakan agenda yang rutin dilaksanakan KNPI sebagai ruang mempererat komunikasi antarorganisasi kepemudaan.

Menurutnya momentum Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai waktu refleksi bagi organisasi untuk melihat berbagai kegiatan yang telah dilakukan sekaligus mengevaluasi program kepemudaan yang berjalan.

“Kegiatan silaturahmi ini menjadi ruang refleksi bagi kami untuk melihat apa yang sudah dilakukan, apa yang masih menjadi kekurangan, serta bagaimana meningkatkan aktivitas kepemudaan ke depan,” ujar Rifki Fauzi.

Selain kegiatan silaturahmi, acara tersebut juga diisi dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial para pemuda di Kabupaten Bandung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar dialog kepemudaan bertajuk Pemuda Ngobrol Ramadhan yang menghadirkan narasumber dari berbagai organisasi kepemudaan dan ormas Islam.

Beberapa narasumber yang hadir di antaranya Khoiril Anwar, kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bandung, Ridwan Rustandi, Sekretaris Umum PP Pemuda Persis, serta Feisal Kertapermana, Sekretaris DPD Muhammadiyah Kabupaten Bandung.

Salah satu narasumber, Khoiril Anwar, menilai forum dialog lintas organisasi tersebut menjadi ruang penting bagi pemuda untuk memperkuat persatuan dan saling memahami perbedaan yang ada.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ormas Islam di Kabupaten Bandung sebenarnya guyub dan rukun. Kita memiliki lebih banyak persamaan dibandingkan perbedaan,” ujar Khoiril Anwar.

Ia menilai dialog seperti ini penting dilakukan agar kalangan pemuda dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dalam dialog tersebut para narasumber juga mendorong agar kalangan pemuda lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial, edukasi masyarakat, serta membangun komunikasi lintas organisasi.

Melalui forum diskusi seperti ini diharapkan pemuda dapat memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan Silaturahmi Ramadhan Pemuda KNPI Kabupaten Bandung tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama para peserta serta tamu undangan yang hadir.

 

Yans.

Menhub dan Gubernur Jabar Tinjau Kesiapan Mudik di Garut, Ratusan Kusir Delman dan Penarik Becak Terima Kompensasi

Kab. Garut – YUTELNEWS.com// Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut dalam rangka meninjau kesiapan jalur mudik sekaligus menyerahkan Kompensasi Bantuan Gubernur kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor. Kegiatan ini dipusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (14/03/2026).

Langkah tersebut dilaksanakan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional dan provinsi yang kerap mengalami penyumbatan akibat aktivitas kendaraan tradisional saat puncak arus mudik Lebaran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa selama masa puncak mudik, operasional delman dan becak di jalur utama akan diliburkan sementara. Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi sebesar Rp200.000,- per hari bagi setiap pengemudi.

Tercatat sebanyak 483 kendaraan tradisional yang terdiri dari 477 delman dan 6 becak yang biasa beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi wilayah Garut mendapatkan bantuan ini.

“Kegiatan ini bertujuan mempermudah dan memperlancar tugas dari kementerian Perhubungan dan Mabes Polri, sehingga jalur yang berpotensi menimbulan kamacetan bisa melintas dengan lancar. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak ekonomi karena ada uang yang berputar di masyarakat sekaligus memberikan dampak kebagiaan bagi mereka,” tutur Dedy Mulyadi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memperlancar mobilitas pemudik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pelaku transportasi tradisional.

Disisi lain, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa wilayahnya telah siap menyambut lonjakan pemudik. Melalui koordinasi intensif bersama Kapolres Garut, seluruh instansi telah menjalankan fungsinya, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan fasilitas kesehatan.

“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa dilewati, bahkan jalur alternatif yang berlubang telah selesai diperbaiki. Kamu juga sudah mempersiapkan Pos Terpadu di empat titik utama, yaitu Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong,” tegas Bupati Garut.

Bupati menambahkan bahwa momentum mudik ini harus dimanfaatkan sebagai ajang promosi daerah.

“Ini kesempatan langka. Warga Garut yang akan memberikan penilaian terhadap kondisi Garut sekarang. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin supaya mereka memberikan kesan _(impression)_ yang baik sehingga kedepan mereka mengajak teman mereka untuk berkunjung ke Garut,” tambahnya.

Detail Kesiapan Fasilitas di Jalur Mudik Garut Tahun 2026:

1. PUPR: Penuntasan perbaikan jalan berlubang di jalur utama dan alternatif.
2. Dishub: Pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan.
3. Dinas Kesehatan: Penyiagaan Puskesmas di sepanjang jalur mudik selama 24 jam.
4. Fasilitas Umum: Penyiapan rest area dan penjagaan kebersihan lingkungan secara masif.

 

Yans.

Gerak Cepat! Pulang Umrah, Kang DS Langsung Temui Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna langsung bergegas turun ke lapangan tinjau lokasi banjir bandang di Kampung Puja RT 03/RW 04 Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, pada Minggu (15/03/2026).

Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, gerak cepat turun langsung ke lokasi banjir bandang ini sesaat usai melaksanakan ibadah umrah dari Tanah Suci Makkah dan Madinah Arab Saudi.

Bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam bada magrib itu menyebabkan dinding tembok bangunan 4 rumah milik warga jebol dan mengalami kerusakan berat. Selain itu sebanyak 47 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan Sungai Cisunggalah tersebut.

Bencana banjir bandang itu akibat jebolnya tanggul atau tembok penahan aliran air Sungai Cisunggalah sepanjang 4 meter dan tinggi 1 meter, sehingga luapan air sungai menerjang permukiman padat penduduk. Selain jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah, banjir bandang tersebut disebabkan karena dangkalnya aliran Sungai Cisunggalah. Sementara aliran air mengalir deras setiap terjadi turun hujan deras di hulu Sungai Cisunggalah tersebut.

Bupati Kang DS mengungkapkan bahwa setelah pulang dari melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah langsung berkunjung ke Kampung Puja Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, karena beberapa hari sebelumnya terjadi banjir bandang dari luapan Sungai Cisunggalah.

“Kondisi Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk yang berbatasan dengan Desa Bojong Kecamatan Majalaya ini kondisinya hampir mirip atau sama. Kalau tidak ada langkah-langkah strategis, saya yakin tidak akan ada penyelesaian dan akan tetap terjadi banjir bandang dan tetap ada rumah warga yang terkena atau terdampak,” tutur Kang DS di sela-sela kunjungannya.

Kang DS menegaskan kalau ini dibiarkan terus-menerus, artinya ada pembiaran. “Maka saya selaku Bupati menginstruksikan kepada Pak Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) untuk berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum,” katanya.

Bupati Kang DS menegaskan ada empat langkah yang akan dilakukan untuk menanggulangi ancaman banjir bandang yang kerap terjadi di Desa Panyadap dan Desa Bojong tersebut.

Pertama, melakukan pengerjaan menurunkan sedimentasi atau endapan tanah di aliran penampang Sungai Cisunggalah tersebut. Pengerjaannya akan dilakukan pasca-Lebaran atau satu Minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Jangka pendeknya harus ada normalisasi Sungai Cisunggalah secara manual. Kalau menggunakan alat berat, saya pikir ini akan sulit untuk bermanuver back-hoe. Ini salah satu langkah yang harus ditangani dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Langkah kedua, kata Kang DS, berdasarkan rapat Musdes (Musyawarah Desa) Kepala Desa dengan warga sekitar, setelah ada laporan dari camat setempat.

“Hasil Musdes itu sudah ada kesepakatan dan setuju bahwa lebar aliran Sungai Cisunggalah kembali ke semula, yaitu 8 meter. Kalau seandainya di sini ada warga yang menggunakan lahan sungai, maka secara otomatis harus sadar diri dan jangan sampai kami mengambil langkah-langkah. Ini solusi yang kedua, sehingga normalisasi ini wajib untuk dilakukan,” ujarnya.

Dalam penataan aliran Sungai Cisunggalah ini ada keterkaitan APBD maupun APBN melalui BBWS Citarum, Kang DS minta kepada camat Minggu depan atau besok segera untuk rapat dengan warga yang ada di Kecamatan Solokanjeruk.

“Rapat tersebut untuk menunjuk orang yang dipercaya untuk melakukan program pentahelix. Karena memang kita tidak bisa menggunakan APBD sendiri, kadang-kadang harus segera dan sebagainya. Seperti wilayah-wilayah lainnya, kami sudah lakukan,” ujarnya.

Kang DS mencontohkan bahwa pihaknya sudah melaksanakan program pentahelix normalisasi Sungai Citarik di Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Cikancung, kemudian normalisasi Sungai Cikeruh di Kecamatan Rancaekek sudah selesai.

“Rancaekek sekarang tidak banjir lagi. Dayeuhkolot, sekarang sudah berkurang. Cidawolong Majalaya sudah tidak banjir lagi,” ujarnya.

Untuk melaksanakan normalisasi Sungai Cisunggalah, Kang DS minta kekompakan tokoh masyarakat di Kecamatan Solokanjeruk.

“Dan saya kemarin ketemu dengan Kang Haji Cucun (Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal) di Saudi Arabia. Beliau akan fokus bersama-sama dengan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Bedas menegaskan bahwa langkah pentahelix ini harus segera dilakukan. Seperti penanganan jembatan, kalau menggunakan APBD birokrasinya terlalu panjang.

“Tapi kalau pentahelix bisa dibongkar dan dipasang secara langsung, sehingga nantinya Pak Kades bisa koordinasi seperti apa. Teknis segala macamnya insya Allah saya akan berikan arahan. Tapi semuanya bisa terselesaikan dan tidak ada masalah. Program pentahelix ini adalah langkah ketiga,” ungkapnya.

Langkah keempat, kata Kang DS, jembatan di atas aliran Sungai Cisunggalah harus ditinggikan. “Kalau jembatan yang menuju permukiman warga tidak ditinggikan, ya tetap akhirnya jebol kembali lagi ke warga,” ucapnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa inti dari pelaksanaan kunjungan kerja ke lokasi banjir bandang itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Panyadap untuk kerja sama.

“Bukan pemerintah saja. Tapi semua. Tidak mungkin ini diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena ini harus bersama-sama, termasuk warga masyarakat kesadarannya. Jangan sampai kebiasaan atau rutin terjadi banjir bandang hingga rumah warga jebol dan sebagainya, kita diam,” tuturnya.

“Mudah-mudahan dengan hikmah bulan puasa Ramadan ini, dengan rasa kepekaan kita. Solidaritas kita. Dengan empati kita antar sesama, ini akan terus tumbuh dan terwujud dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Bupati Bandung pun memohon doanya kepada banyak pihak, dan penanggulangan banjir bandang di Desa Panyadap itu akan diselesaikan secara bersama-sama dengan BBWS Citarum.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa setempat. Kang DS juga berharap kepada DPUTR, BPBD dan Kabag Kesra untuk terus mengawal. Dengan harapan para korban banjir bandang itu untuk segera dibantu.

Solusi lainnya bisa dengan cara revitalisasi total normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan pemerintah dengan dukungan dari masyarakat sekitar. Selain itu dengan cara melebarkan aliran sungai ke semula yaitu 8 meter, yang saat ini lebarnya rata-rata sekitar 3-4 meter sehingga debit air disaat mengalir deras tidak tertampung. Akibatnya, aliran air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar.

Tak hanya pelebaran penampang aliran sungai, juga harus segera dibarengi pengerjaan pengerukan endapan lumpur untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir luapan air ke permukiman masyarakat. Mengingat saat ini, endapan lumpur di aliran sungai itu sudah mencapai sekitar 1,5 meter.

Peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang itu didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin, Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ruli Hadiana, Dinas Sosial, Dispakan, Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, dan jajaran perangkat daerah lainnya. BBWSC juga turut hadir dalam peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang tersebut. ***

 

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.