Di duga Lingkungan Puskesmas Lahewa Jorok Hanya Simbol Kesehatan Di Mata Publik.

Yutelnews.com//

Nias Utara, 02 September 2012,Beberapa media Melihat langsung Puskesmas Lahewa di duga Lingkungan Puskesmas Lahewa Sungguh Jorok tanggal 29 Agustus 2025 hanya simbol Kesehatan di mata publik.

Kami dari jurnalistik jumpa dengan KTU Puskesmas Lahewa Markus Zalukhu S.Km menyampaikan bahwa Kepala Puskesmas Lahewa Agustini Lase tidak berada di tempat ada kegiatan Lain, Pas kami perkenalkan diri bahwa kami dari Pers sehingga kami menandatangani Buku tamu tujuan kami datang di Puskesmas Lahewa Koordinasi, Konsultasi dan Konfirmasi.

“Setelah kami minta kepada KTU untuk mengambil dokumen Lingkungan Puskesmas Lahewa yang penuh rumput dan rumah Dinas berantakan bisa di duga bertambah sumber penyakit bagi pasien yang mau berobat.

Di duga kuat Kapus Lahewa lalai melaksanakan tugas dan lupa tentang
– *Permenkes Nomor 2 Tahun 2023*: Peraturan Menteri Kesehatan tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. Peraturan ini mencakup standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan untuk media air, udara, tanah, pangan, sarana dan bangunan, serta vektor dan binatang pembawa penyakit.

– *UU Kesehatan Lingkungan*: Undang-Undang yang mengatur tentang kesehatan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan limbah ¹.

*Kewajiban Puskesmas*

– *Memelihara kualitas lingkungan*: Puskesmas harus memelihara kualitas media air, udara, tanah, pangan, sarana dan bangunan, serta mengendalikan vektor dan binatang pembawa penyakit.

– *Mengelola sampah dan limbah*: Puskesmas harus mengelola sampah dan limbah dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit.

– *Menerapkan higiene dan sanitasi*: Puskesmas harus menerapkan prinsip higiene dan sanitasi dalam kegiatan sehari-hari untuk mencegah penyebaran penyakit ¹.

*Dampak Puskesmas yang Tidak Bersih*

– *Penyebaran penyakit*: Puskesmas yang tidak bersih dapat menjadi sumber penyebaran penyakit, seperti penyakit infeksi dan penyakit lainnya.

– *Kerugian kesehatan*: Puskesmas yang tidak bersih dapat menyebabkan kerugian kesehatan bagi pasien dan masyarakat sekitar.

Hingga turun berita ini di Konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Lahewa melalui WhatsApp tentang Anggaran pemeliharaan namun tidak ada jawaban.

(Kharisman Gea)

Masyarakat Sangat Senang Pemdes Babakan Jaya Realisasikan Dana Desa Tahap II untuk Pembangunan Jaling di 5 Titik

Yutelnews.com//

Sukabumi – Pemerintah Desa Babakan Jaya merealisasikan penyaluran Dana Desa (DD) Tahap II tahun 2025 dengan fokus pada pembangunan jalan lingkungan (jaling) di lima titik wilayah desa.Kecamatan Parungkuda,kabupaten SukabumiSelasa, (2/9/2025).

Kepala Desa Babakan Jaya E.Benno menyampaikan bahwa pembangunan jaling ini menjadi prioritas karena akses jalan yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

“Alhamdulillah, Dana Desa Tahap II ini bisa langsung kita realisasikan ke pembangunan jalan lingkungan. Ada lima titik yang menjadi sasaran, semuanya berdasarkan hasil musyawarah dan kebutuhan warga. Harapan kami pembangunan ini bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses dan mendorong kemajuan ekonomi desa,” ungkap Kepala Desa Babakan Jaya.

Dengan pembangunan jaling tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga serta berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Babakan Jaya.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Keluarga Besar MIS Hidayah Falah Desa Cisarua Apresiasi Perbaikan Jalan Lingkungan Madrasah

Yutelnews.com//

Nagrak – Keluarga Besar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Hidayah Falah Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Hera Iskandar, SE., MM. atas perhatian serta dukungan dalam perbaikan jalan lingkungan di sekitar madrasah.(2/9/2025).

Perbaikan jalan tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi kelancaran akses para siswa, guru, maupun masyarakat sekitar yang setiap hari menggunakan fasilitas jalan tersebut. Dengan adanya perbaikan ini, aktivitas belajar mengajar di MIS Hidayah Falah menjadi lebih nyaman dan aman.

Kepala MIS Hidayah Falah, mewakili seluruh guru dan siswa, menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Hera Iskandar, SE., MM. atas kepeduliannya. Jalan ini merupakan akses utama bagi anak-anak kami, sehingga dengan kondisi yang lebih baik sekarang, mereka bisa lebih aman dan nyaman berangkat ke madrasah.”

Sementara itu, Kepala Desa Cisarua, Engkos Kosasih, turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya. “Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Cisarua, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hera Iskandar, SE., MM. Semoga kebaikan ini membawa manfaat besar bagi pendidikan dan masyarakat, serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bersama-sama membangun desa,” ujarnya.

Pihak madrasah berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung sarana prasarana pendidikan, khususnya di wilayah Desa Cisarua.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Geruduk Kantor DPRD Medan

Yutelnews.com//

Medan- Hujan deras yang mengguyur kota medan pada senin (1/9/2025) sore tidak menyurutkan semangat ribuan mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi,massa aksi bergerak dari lapangan merdeka menuju kantor DPRD medan, meski tubuh mereka basah kuyup diguyur hujan.

Aksi ini digelar sebagai bentuk desakan kepada presiden Prabowo subianto agar segera bersikap tegas terhadap kondisi bangsa, terutama terkait kebijakan yang dinilai menyengsarakan rakyat.

Salah seorang peserta aksi, rizal sekjen dpp gemak menegaskan bahwa hujan tidak akan menghalangi perjuangan mahasiswa dan rakyat.

> “Banyak tuntutan yang kami sampaikan, salah satunya sahkan undang-undang perampasan aset,tangkap semua koruptor di republik ini yang membuat rakyat menderita,” ujarnya lantang.

Pantauan di lapangan, massa aksi tetap bertahan dengan orasi dan teriakan yel-yel meski kondisi cuaca tidak bersahabat, sementara itu suasana di sekitar kantor DPRD medan tampak sepi dari aktivitas pegawai, area parkir kendaraan yang biasanya ramai pun terlihat lengang.

Aksi ribuan mahasiswa dan masyarakat ini menunjukkan bahwa semangat perubahan tak bisa dipadamkan oleh derasnya hujan mereka bertekad untuk terus bergerak hingga tuntutan rakyat benar-benar didengar.

(Redaksi Rizal hsb)

Mengedepankan Pendekatan Humanis, Kang DS Bersama Forkopimda Ajak Mahasiswa Jaga Kedamaian

YUTELNEWS.com | Bandung- Kondisi Kabupaten Bandung hingga hari ini tetap aman dan terkendali. Hal ini dipastikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rencana aksi unjuk rasa yang sempat beredar dan akan digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) batal terlaksana. Kesepakatan ini dicapai setelah Bupati Dadang Supriatna dan Forkopimda melakukan Pendekatan secara humanis dengan para mahasiswa pada Minggu malam, 31 Agustus 2025.

Pagi ini, Senin (01/09/2025), Bupati yang akrab disapa Kang DS, bersama Kapolresta Bandung, Dandim 0624, Ketua DPRD, dan anggota Forkopimda melakukan patroli keliling dengan sepeda motor untuk memantau langsung suasana di sejumlah pusat aktivitas masyarakat, seperti pasar, kantor pemerintahan, dan perbankan.

Kang DS memastikan semua aktivitas berjalan normal dan aman. “Kita lihat bersama, Kabupaten Bandung kondusif dan damai. Pemerintah hadir untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya usai melakukan pemantauan di Bank BJB Soreang.

Bupati juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan melanjutkan rutinitas sehari-hari seperti biasa. Jajaran Forkopimda akan terus mengawasi dan menjaga kondisi agar tetap kondusif. “Mari kita jaga kekompakan demi stabilitas dan kedamaian di Kabupaten Bandung. NKRI harga mati,”tegas Kang DS.

Kabar batalnya aksi demo ini menjawab keresahan masyarakat yang sebelumnya sempat cemas menyusul isu aksi besar-besaran di depan kantor Polres Bandung dan DPRD Kabupaten Bandung. Bahkan, demi mengantisipasi situasi, para pelajar di Kabupaten Bandung hari ini mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Bupati Dadang Supriatna menegaskan, pemerintah tidak melarang penyampaian pendapat asalkan dilakukan dengan damai dan tertib.

“Forkopimda akan selalu mengedepankan pendekatan humanis,” kata Kang DS.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, terutama Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Dandim 0624 Letkol Inf Tinton Amin Putra, dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu, atas kerja sama dan koordinasi yang solid.

“TNI-Polri kompak, Forkopimda selalu sinergi dan melaporkan perkembangan kepada pimpinan masing-masing,” tambahnya.

Bupati menegaskan, Forkopimda akan terus siaga dan melakukan langkah preventif guna menjaga keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

“Kami sudah menempatkan personel di setiap kecamatan dan desa, serta aktif berkomunikasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Insya Allah, Kabupaten Bandung tetap damai dan NKRI harga mati,” pungkas Kang DS.

Yans.

Pisah Sambut Bidan Desa Sukadamai Tahun 2025

YUTELNEWS.com | Pemerintah Desa Sukadamai bersama masyarakat menggelar acara Pisah Sambut Bidan Desa pada Senin (1/9/2025) bertempat di aula desa. Kegiatan ini berlangsung penuh kekeluargaan dengan dihadiri perangkat desa, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari tenaga kesehatan.Senin(1/9/2025)

Acara pisah sambut ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada bidan desa yang telah bertugas, sekaligus menyambut bidan baru yang akan melanjutkan pengabdian di Desa Sukadamai.

Dalam sambutannya, Kepala desa Sukadamai Rudi Hartono S.pd menyampaikan apresiasi atas dedikasi bidan lama yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak. Masyarakat berharap bidan baru dapat meneruskan dan meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam program posyandu, imunisasi, serta penurunan angka stunting.
Suasana haru dan hangat terlihat saat prosesi serah terima, diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah.Acara pisah sambut ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Sukadamai yang sehat dan sejahtera.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Pemerintah Kabupaten Nias Utara Melaksanakan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih dengan Baik

YUTELNESEWS.com | Lotu, Nias Utara – Pemerintah Kabupaten Nias Utara melaksanakan Upacara penaikan Bendera merah putih dan Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega bertindak sebagai Inspektur Upacara, dan sebagai pelaksana dari Dinas Pendidikan Kab. Nias Utara dan di ikuti oleh Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, PNS dan Pegawai Non ASN yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara. Senin 1 September 2025.

Dalam arahan Wakil Bupati mengingatkan kepada seluruh OPD pada minggu ini mungkin ada pemeriksaan pendahuluan dari BPK kiranya hal-hal yang terkait dengan pertanggung jawaban supaya segera disiapkan dengan baik.

“Ucap Wakil Bupati Nias Utara mengajak seluruh Perangkat daerah untuk menjaga kondusifitas OPD Masing-Masing dan mampu menghadapi situasi isu nasional saat ini dengan jiwa patriot, Produktif, Adaptif, Tangguh, dan Responsive, Inisiatif, Optimis, dan Tulus serta berharap kepada seluruh perangkat daerah agar mampu memberikan statement yang baik yang menunjukan masyarakat.

 

(Kharisman Gea)

Pemulihan Kali Anhoni oleh PT. GEB: Contoh Tanggung Jawab yang Layak Diwarisi

YUTELNEWS.com | Pemulihan lingkungan kerap kali hanya menjadi jargon dalam laporan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, langkah PT Global Emas Bupolo (PT GEB) dalam merehabilitasi Kali Anhoni di Kabupaten Buru menawarkan sebuah narasi berbeda: sebuah bentuk tanggung jawab ekologis yang terukur, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang.

Kali Anhoni, yang selama bertahun-tahun menjadi korban aktivitas penambangan ilegal, bukan sekadar badan air. Ia adalah nadi kehidupan masyarakat adat setempat. Maka ketika PT GEB mengalokasikan dana sebesar Rp 40 hingga Rp 50 miliar untuk mengangkat sedimen terkontaminasi merkuri dan memulihkan ekosistem sungai, itu bukan hanya bentuk tanggung jawab korporasi, tetapi juga pengakuan atas hak masyarakat atas lingkungan yang sehat.

Yang patut diapresiasi, proyek ini tidak dilakukan secara sepihak. Dukungan terbuka dari para tokoh adat berpengaruh di wilayah tersebut, menegaskan adanya kesesuaian nilai antara upaya korporasi dan aspirasi lokal. Keterlibatan masyarakat adat, dalam proses yang menjunjung tinggi keberlanjutan dan penghormatan terhadap wilayah adat, menciptakan fondasi sosial yang kuat bagi keberhasilan program ini.

Tak kalah penting, PT GEB menggandeng Universitas Pattimura (Unpatti) sebagai mitra ilmiah. Keterlibatan akademisi memperkuat aspek transparansi dan akuntabilitas. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak sedang menyulam citra, melainkan membangun warisan. Warisan dalam bentuk alam yang pulih dan pengetahuan yang terbangun.

Namun apresiasi tidak boleh menumpulkan kewaspadaan. Proyek ini harus tetap berada dalam pengawasan publik. Pemulihan lingkungan bukan proyek jangka pendek. Ia memerlukan evaluasi berkelanjutan, termasuk dari lembaga independen dan organisasi masyarakat sipil. Keterbukaan terhadap kritik akan menentukan sejauh mana proyek ini benar-benar berpihak pada bumi, bukan semata pada legitimasi perusahaan.

Kali Anhoni mengajarkan kita bahwa pemulihan tidak cukup dengan niat baik. Ia perlu komitmen yang dibangun di atas kolaborasi, keilmuan, dan penghormatan terhadap hak masyarakat. Jika semua pihak menjaga integritas proses ini, maka pemulihan ini tidak hanya akan menyembuhkan sungai, tetapi juga menumbuhkan harapan.

Kaperwil Maluku (SP)

Tokoh Masyarakat Tri Rahmanto Himbau Masyarakat Dayeuhkolot Jangan Terprovokasi Dengan Isu Isu di Media Sosial.

Yutelnews.com//

Bandung – Seorang Tokoh Masyarakat di Kabupaten Bandung Tri Rahmanto mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya Dayeuhkolot dan Keluarga Besar PRIMA agar bijak dalam menerima informasi di media sosial.

” Semua pihak juga diminta agar menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi tanpa ada tindakan Anarkis, “.

Kita semua harus menahan diri dan bersikap bijak, jangan terprovokasi isu-isu yang bersifat destruktif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Khususnya yang berasal dari media sosial yang tidak jelas sumbernya, kata Tri Rahmanto . pada Senin (01/09/2025)

Masyarakat, kata Tri, hendaknya arif dan cerdas dalam menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berwenang. Maupun kepada para tokoh panutan yang dapat memandu dan memberikan informasi yang mencerahkan.

Tokoh masyarakat Kabupaten Bandung Tri Rahmanto juga peringatkan agar warga tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang berasal dari media sosial dengan sumber tidak jelas.”terangnya

“Mereka mengajak masyarakat untuk bersikap bijak, menahan diri, dan melakukan klarifikasi informasi kepada pihak berwenang atau tokoh panutan untuk menjaga ketertiban dan persatuan. Tujuannya adalah untuk mencegah kegaduhan dan menjaga stabilitas nasional di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.”tutupnya.

Tri Rahmanto berharap kita fokus terhadap pengawalan dan kesuksesan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Pembangunan di Kabupaten Bandung. (**)

Yans.

Skandal….! Proyek Pavingisasi Puluhan Juta Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Standar Maupun Mutu Kwalitas

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Kurangnya Pengawasan, Proyek Paving block Dusun Bonsari Desa Benculuk Kecamatan Cluring Diduga tak sesuai Spesifikasi Standar maupun mutu Kwalitas dan tidak ada Papan informasi.
kurangnya pengawasan dari pihak PPTK terkait. Senen 1/09/2025.

Proyek pemasangan Pavingisasi yang tidak jelas anggaran dari mana diduga tidak sesuai spesifikasi standar maupun mutu kwalitas, karena proyek tanpa ada papan nama dari nara sumber masyarakat yang berinisal w di katakan proyek siluman.

Pemasangan Paving pun banyak yang rongga dan bergelombang.  bukan itu saja kualitas paving block pun juga sangat diragukan.

Kegiatan pemasangan Paving block di Dusun Bonsari Desa Benculuk Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi.
Saat di konfirmasi pihak Kepala Desa Dopir tidak ada respon atau bungkam lewat pesan aplikasi WhatsApp.

Dalam regulasi itu, sudah diatur bahwa setiap pekerjaan proyek yang dibayar negara ” wajib” memasang papan nama proyek. Papan nama proyek tersebut, karena memuat informasi tentang jenis kegiatan, lokasi proyek, nama kontrak, nilai kontrak, dan pelaksanaan proyek serta jangka waktu lamanya proyek.
Selain itu, pihak rekanan juga terkesan tidak transparan dalam pengerjaannya seperti proyek siluman atau tak bertuan. Sebab, dalam pengerjaan papan plang nama proyek oleh pihak pemborong atau kontraktor.

Sehingga menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat apakah proyek tersebut, dibayar dari anggaran APBD atau anggaran lainnya ” Karena asal usul proyek tidak jelas. Sampai berita ini ditayangkan kami belum bisa konfirmasi kepada pihak pengawas atau kontraktor tersebut.

 

(Tim Red)

 

Masyarakat Mendesak Tindakan Cepat Gubernur Maluku untuk Penanganan Kali Anhoni

YUTELEWS.com | Mengingat kondisi Kali Anhoni, di Kabupaten Buru yang semakin kritis akibat pendangkalan dan penumpukan sedimen yang masif, masyarakat dan tokoh-tokoh lokal mendesak Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk segera mengeluarkan kebijakan serta izin yang diperlukan agar PT Global Emas Bupolo (GEB) dapat melakukan kegiatan pengangkatan sedimen di lokasi tersebut. Senin, (01/09/2025).

Kali Anhoni saat ini berada pada kondisi yang sangat membahayakan, dengan aliran air yang tersumbat dan daya tampung sungai yang semakin menyempit. Situasi ini berpotensi menyebabkan banjir besar yang akan membawa partikel merkuri ke laut berdampak langsung biota laut, dan keselamatan lingkungan sekitar.

PT. GEB, sebagai pihak yang memiliki kemampuan teknis dan telah menyatakan komitmennya, masih belum dapat melaksanakan tindakan pengangkatan sedimen karena belum adanya persetujuan atau arahan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Dengan ini, kami menyerukan kepada Gubernur Maluku untuk:

1. Segera menerbitkan keputusan dan dokumen pendukung yang memungkinkan PT GEB melakukan intervensi teknis di Kali Anhoni;

2. Menjadikan penanganan Kali Anhoni sebagai prioritas mengingat potensi bencana yang akan datang.

Kami percaya bahwa Pemerintah Provinsi Maluku, di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa, akan mengambil langkah cepat dan bijaksana demi melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah ini.

 

Kaperwil Maluku (SP)

Perkuat Silaturahmi, Tokoh Muda Guguak VIII Koto Bahas Eksistensi Kemajuan Nagari

LUAK KAB50 KOTA, YUTELNEWS.COM — Sejumlah tokoh muda di Nagari Guguak VIII Koto, Sumatera Barat, mengadakan diskusi terbuka pada Sabtu (30/8) untuk memperkuat silaturahmi dan membahas kemajuan daerah pada, Sabtu (30/08/2025).

Diskusi dihadiri oleh pemuda dan tokoh masyarakat membahas tantangan dan peluang nagari termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan ekonomi kreatif, dan potensi pertanian serta pariwisata.

Aak Sutrisna salah satu tokoh muda menekankan pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan nagari.

Fokus utama juga adalah meningkatkan literasi dan keterampilan pemuda untuk menghadapi tantangan zamanbserta memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, tokoh adat, dan pemuda.

Diskusi ini juga berfungsi untuk mempererat hubungan sosial antarwarga dengan kolaborasi lintas generasi sebagai kunci kemajuan nagari.

Mantan kepala Jorong Aulia Montana, mendukung inisiatif anak muda dan menyatakan pentingnya energi dan ide segar dari mereka dalam pembangunan,” ucapnya.

Diskusi menghasilkan kesepakatan untuk membentuk forum rutin yang merancang program pemberdayaan UMKM dan kegiatan sosial serta edukasi bagi pemuda.

Inisiatif tokoh muda di Guguak VIII Koto diharapkan menjadi langkah awal untuk pembangunan nagari yang mandiri dan berdaya saing dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kearifan lokal.

(Yori)

Gelper Liar dan Sabung Ayam di Batam Kian Terang di Kp. Nanas Teluk Tering, Diduga Adanya Pembiaraan, Kemana APH?

YUTELNEWSINDO.com |  Di balik boneka dan rokok yang dijadikan hadiah tersembunyi aktivitas perjudian yang diduga telah berlangsung lama di sejumlah Gelanggang Permainan (Gelper) di Kota Batam. Ironisnya, praktik ini diduga dijalankan secara terang-terangan dengan mengantongi izin sebagai wahana hiburan anak-anak. Salah satu Gelper Liar yang ada di Kampung Nanas, teluk Tering, Kita Batam, Kepulauan Riau.

Penelusuran tim media menemukan setidaknya satu titik permainan di kp. Nanas yang dicurigai sebagai tempat perjudian terselubung. Selain itu juga ditemukan adanya Sabung ayam.

“Ada di dalam lurus aja,” ucap salah satu warga setempat.

Permainan yang tampaknya sah ini dijalankan di luar batas kewajaran. Beberapa lokasi diketahui beroperasi 24 jam, bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang perizinan berbasis risiko. Izin usaha permainan anak yang mereka miliki diduga hanya sebagai kedok semata.

Aktivitas ini sudah lama menjadi sorotan berbagai pihak. Tidak hanya media dan aktivis, sejumlah tokoh masyarakat hingga legislator pusat juga disebut telah menyuarakan keresahan ini. Namun sayangnya, tidak terlihat adanya langkah tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Batam.

“Kalau ini terus dibiarkan, maka publik berhak menduga bahwa ada pembiaran sistematis. Apakah ada kekuatan di balik bisnis gelper ini?” kata sumber tersebut dengan nada heran.

Menurutnya, hukum harus ditegakkan secara adil dan tidak tebang pilih. “Pasal 303 KUHP jelas mengatur sanksi pidana terhadap pihak yang menyelenggarakan perjudian, apapun bentuknya, apalagi jika menggunakan izin yang disalahgunakan,” tambahnya.

Pasal tersebut menyebutkan bahwa setiap orang yang tanpa hak menawarkan atau menyediakan sarana perjudian dapat dikenakan hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun atau denda hingga Rp 25 juta. Selain itu, PP No. 9 Tahun 1981 dan UU No. 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian seharusnya menjadi dasar tindakan hukum yang kuat.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Aparat Penegak Hukum (APH). Jika dibiarkan, maka tak hanya generasi muda yang terancam, tapi juga citra Batam sebagai kota industri dan perdagangan internasional akan tercoreng.

“Kalau penegakan hukum diam, jangan salahkan publik jika muncul dugaan ada yang membekingi,” pungkasnya.

Dari informasi tersebut, Tim media telah melakukan konfirmasi kepada Polsek Batam Kota dan akan ditindaklanjuti.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pengusaha Gelper yang disebut maupun dari pihak kepolisian. Tim media akan terus melakukan penelusuran dan membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi. (Arm)

Bersambung….

Polsek Cikalongwetan Gelar Apel Malam dan Intensifkan Pengecekan Tahanan untuk Jaga Keamanan

YUTELNEWS.com | Cikalongwetan, Bandung Barat– Polsek Cikalongwetan menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menggelar apel malam dan pengecekan rutin terhadap tahanan serta ruang tahanan pada Minggu malam, 31 Agustus 2025, pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan tidak ada celah yang dapat mengganggu keamanan di lingkungan Polsek Cikalongwetan.

Apel malam dipimpin langsung oleh Pawas, Ipda Indra Gunawan, S.H., yang juga menjabat sebagai Kanit Reskrim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah KA SPKT Aipda Muhamad Choirul Soleh, serta anggota piket fungsi yang meliputi Reskrim, Samapta, dan Bhabinkamtibmas.

“Apel malam ini adalah momentum penting untuk memastikan seluruh personel siap siaga dalam menjalankan tugas. Pengecekan tahanan juga merupakan prioritas untuk memastikan kondisi mereka baik dan ruang tahanan aman,” jelas Ipda Indra Gunawan, S.H.

Dalam pengecekan tersebut, tercatat lima orang tahanan. Empat di antaranya berada di Rutan Polsek Cikalongwetan:

1. Hidayat alias Yayat Bin Nursamsu: Terjerat kasus Pasal 372 Jo 378 KUH.Pidana.

2. Sutisna alias Olot Bin Kana (alm): Terlibat kasus Pasal 170 Jo 351 KUH.Pidana.

3. Ana Suryana alias Embe Bin Api: Terlibat kasus Pasal 170 Jo 351 KUH.Pidana.

4. Asep Mulyadi Bin Hadmi (alm): Terlibat kasus Pasal 170 Jo 351 KUH.Pidana.

Sementara itu, satu tahanan lainnya, Selviani alias Selvi Binti Sukanda, yang juga terkait kasus Pasal 372 Jo 378 KUH.Pidana, ditahan di Rutan Polres Cimahi.

Kondisi ruang tahanan Polsek Cikalongwetan dipastikan dalam keadaan aman dan terkendali. Dinding dan atap terbuat dari cor beton yang kokoh, pintu dilengkapi jeruji besi dengan dua kunci gembok, serta CCTV yang berfungsi optimal. Penjagaan ketat dan pengawasan sesuai S.O.P terus dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus diintensifkan. “Kami tidak akan lengah dalam menjaga keamanan. Apel malam dan pengecekan tahanan akan terus kami lakukan secara rutin dan berkala,” ujarnya.

Kegiatan apel malam dan pengecekan tahanan ini berjalan dengan lancar dan tanpa kendala. Polsek Cikalongwetan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Dien Yoyo

Bella Sofhie: Tentang Pilihan Mundur dan Arti Pengabdian di Ruang Publik

YUTELNEWS.com | Pengunduran diri Bella Shofie Rigan dari kursi DPRD Kabupaten Buru yang diunggah di Instagramnya, Minggu, (31/8/2025) menandai momen refleksi penting dalam dunia politik lokal. Di tengah sorotan terhadap kehadiran dan kinerjanya, Bella memilih untuk mengambil langkah yang tidak mudah: menanggalkan jabatan yang diperoleh lewat suara rakyat dan mengumumkan pengunduran dirinya secara terbuka melalui media sosial.

Dalam pernyataan yang ia sampaikan, Bella menyebut bahwa keputusan ini lahir dari panggilan hati sebagai seorang ibu, serta bentuk tanggung jawab moral untuk tidak mengkhianati kepercayaan publik dan marwah partai. Alasan ini, jika kita lihat lebih dalam, mencerminkan kedewasaan politik yang patut dihargai. Tidak semua pejabat publik memiliki keberanian untuk mundur di tengah tekanan atau saat merasa tak lagi bisa menjalankan amanah dengan optimal.

Di sisi lain, kita juga tidak bisa menutup mata bahwa selama menjabat, Bella menjadi sorotan dari sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa karena kehadirannya yang dianggap minim dalam kegiatan formal DPRD. Kritik seperti ini sah dalam iklim demokrasi. Namun, penting untuk tidak menyeret kritik ke arah personalisasi atau penghakiman karakter.

Perjalanan Bella dari dunia hiburan ke parlemen adalah gambaran nyata bahwa ruang demokrasi terbuka untuk siapa saja. Namun, transisi dari panggung seni ke panggung politik tentu menuntut adaptasi yang besar. Politik menuntut bukan hanya kehadiran fisik, tapi juga pengorbanan waktu, konsistensi, dan keteguhan menghadapi tekanan publik. Terkadang, panggilan pribadi dan tanggung jawab keluarga bisa berbenturan dengan tugas publik yang menyita waktu dan perhatian penuh.

Oleh karena itu, langkah mundur Bella bisa dimaknai sebagai bentuk kesadaran diri, bahwa melayani masyarakat harus dilakukan dalam kondisi yang benar-benar memungkinkan secara lahir dan batin. Ia pun menyatakan tidak meninggalkan pengabdian, dan masih siap membantu masyarakat melalui kegiatan sosial—ini adalah jalur pengabdian yang juga sah dan penting dalam masyarakat.

Ke depan, penting bagi partai politik untuk terus menyempurnakan proses kaderisasi, memastikan bahwa siapa pun yang diusung untuk menduduki jabatan publik telah siap secara mental, waktu, dan tanggung jawab. Demikian pula, publik perlu memberi ruang untuk belajar dan tumbuh bagi para pejabat baru, tanpa kehilangan hak untuk menyuarakan kritik secara sehat dan konstruktif.

Pengabdian tidak hanya bisa dilakukan dari kursi legislatif. Ada banyak cara untuk tetap hadir di tengah masyarakat. Yang terpenting adalah ketulusan dan keberanian untuk jujur terhadap diri sendiri dan publik—seperti yang telah dilakukan Bella Shofie.

Kaperwil Maluku (SP)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.