Warga Desa Cukanggenteng Pasirjambu Sampaikan Pernyataan Sikap, Tolak Kekerasan dan Arogansi Kepala Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Dihadapan Muspika Kecamatan Pasirjambu Warga Desa Cukanggenteng, Kabupaten Bandung, secara tegas menyatakan sikap menolak segala bentuk kekerasan, penghinaan, dan arogansi kekuasaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa terhadap warga maupun aparatur desa.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan, warga juga menuntut klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka dari Kepala Desa terkait ucapan yang menyinggung Ketua RW 13 dan tindakan-tindakan yang dianggap meresahkan masyarakat. Jumat 10/10/2025.

Warga Desa Cukanggenteng juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung dan Gubernur Jawa Barat untuk segera melakukan evaluasi kinerja serta pemeriksaan etika jabatan Kepala Desa.

Mereka meminta keterlibatan Inspektorat Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung, dan Ombudsman Republik Indonesia untuk melakukan audit investigatif terhadap proses tukar guling dan rencana penjualan lahan Carik Ciakar yang menjadi perhatian warga.

Selain itu, warga memohon agar aparat hukum dan pemerintah kabupaten melakukan pemeriksaan terkait praktik pergantian perangkat desa yang dinilai tidak transparan, kekosongan jabatan RT/RW, serta dugaan adanya double jabatan yang melanggar aturan.

Pernyataan sikap tersebut juga menuntut agar Bupati Bandung menegakkan Pasal 30 Undang-Undang Desa dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 dengan memberhentikan Kepala Desa apabila terbukti melanggar hukum dan etika pemerintahan.

Di akhir pernyataannya, warga sepakat memberikan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa, Sdr. Rosiman, dan menuntut agar yang bersangkutan segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan sikap ini merupakan bentuk kekecewaan dan aspirasi warga yang ingin terciptanya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kemajuan Desa Cukanggenteng.***

 

Yans.

Kang DS Perkuat Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Bojongsoang sebagai Motor Ekonomi Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi tulang punggung penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Kang DS dalam road show kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi KDMP yang digelar di Kecamatan Bojongsoang, pada Kamis (09/10/2025).

Dalam kegiatan bertajuk “Road Show Kunjungan Kerja Bupati Bandung: Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” Kang DS didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Didin Syahidin, Camat Bojongsoang Kankan Taufik, Camat Baleendah Eef Hidayatullah, para kepala desa, serta ketua-ketua KDMP dari berbagai wilayah.

Di hadapan para kepala desa dan pengurus koperasi, Kang DS menjelaskan bahwa pembentukan KDMP merupakan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“KDMP ini bukan koperasi biasa. Ini adalah gerakan ekonomi rakyat di tingkat desa yang menjadi fondasi kemandirian ekonomi nasional,” ujar Kang DS.

Bupati juga menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Program MBG untuk menolak kerja sama dengan KDMP, khususnya dalam pengadaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan untuk dapur MBG.

“Jika ada pihak, termasuk Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) atau kepala desa, yang menghambat kerja sama dengan KDMP, kami tidak segan melaporkannya ke Kepala BGN Pusat,” tegasnya.

Menurut Kang DS, KDMP harus menjadi wadah produktif bagi masyarakat desa untuk meningkatkan taraf hidup melalui sinergi dengan SPPG, yang berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Ketua KDMP dan kepala desa harus jeli melihat peluang. KDMP bisa menjadi tempat warga berproduksi, berdagang, dan berdaya. Jika dikelola serius, koperasi ini bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa,” tambahnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya penataan administrasi yang rapi dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan koperasi.

“KDMP harus dikelola dengan baik, tertib administrasi, dan memiliki SDM yang mumpuni. Jika manajemennya bagus dan harga produknya kompetitif, saya akan merekomendasikan kerja sama dengan SPPG,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga memberikan apresiasi atas aktivitas produktif KDMP di berbagai wilayah, namun mengingatkan agar setiap langkah tetap dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Langkah KDMP sangat positif, tetapi jangan berjalan sendiri. Harus ada sinergi dengan pemerintah daerah supaya arah dan manfaatnya jelas untuk masyarakat,” ujarnya.

Hingga kini, Kabupaten Bandung telah membentuk 270 KDMP di desa dan 10 di kelurahan. Program ini dijalankan serentak dengan dukungan APBD Kabupaten Bandung, sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Menurut Kang DS, keberadaan KDMP di setiap desa diharapkan dapat memperkuat perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja.

“Kita tidak bisa menunggu. Ini perintah langsung dari Bapak Presiden. KDMP harus hadir di setiap desa sebagai penggerak ekonomi rakyat,” tegasnya.

Selain KDMP, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus menjalankan program lain seperti Sekolah Rakyat dan Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) yang terintegrasi dalam satu arah kebijakan. Program ini menyasar masyarakat kecil melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga bantuan modal usaha.

“Kalau orang tuanya tidak punya rumah, kita bantu rumah. Kalau belum punya kegiatan, kita latih. Kalau tidak punya modal, kita bantu modal. Semua ini bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” jelas Kang DS.

Menurutnya, KDMP menjadi wadah produksi rakyat, SPPG jalur distribusi, dan Sekolah Rakyat sarana pemberdayaan masyarakat desa.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan besar membangun ekonomi rakyat dari bawah,” pungkas Kang DS.***

 

Yan

Komitmen Nyata Lestarikan Seni Budaya, Pemkab Bandung Luncurkan 3 Inovasi Unggulan

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Bandung meluncurkan tiga inovasi unggulan dalam mendukung pemajuan dan pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Irvan Ahmad mengatakan tiga inovasi besar tersebut merupakan bagian dari program prioritas kebudayaan yang sesuai dengan visi misi Kabupaten Bandung dan bagian dari 57 rencana aksi Bupati Bandung.

Menurut Irvan, ketiga inovasi unggulan ini adalah jawaban atas tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan pelestarian serta pengembangan budaya yang adaptif.

“Kami sangat bangga dapat mempersembahkan tiga inovasi ini sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Bandung dalam memajukan dan melestarikan kebudayaan di Kabupaten Bandung. Insya Allah kita wujudkan di tahun 2026,” ujar Irvan kepada awak media di kantornya, pafa Kamis (09/10/2025).

Inovasi pertama yang diperkenalkan adalah Museum Digital Sejarah (MDS) Kabupaten Bandung. MDS hadir sebagai media edukasi sejarah yang inovatif, menggabungkan teknologi modern dengan nilai-nilai luhur sejarah Kabupaten Bandung.

“MDS ini adalah cara kami untuk mendekatkan sejarah serta kecintaan terhadap sejarah daerah kepada generasi muda. Kami ingin mereka belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan yang relevan dengan perkembangan teknologi digital,” jelas Irvan.

Salah satunya yakni dengan pemanfaataan film sebagai media untuk pemajuan kebudayaan, pengembangan kreativitas dan industri digital di Kabupaten Bandung.

Tak hanya itu, di Museum Sejarah Digital ini masyarakat juga dapat menjelajahi situs-situs bersejarah di Kabupaten Bandung secara virtual lengkap dengan informasi dan foto-foto.

Inovasi kedua adalah Sistem Aplikasi Database Kebudayaan BEDAS (Sadaya Bedas). Program ini hadir sebagai instrumen penting untuk menjawab kebutuhan data kebudayaan yang akurat dan komprehensif.

Melalui pendataan yang sistematis, data yang terkumpul akan berfungsi sebagai big data kebudayaan. Big data kebudayaan ini nantinya dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan, perencanaan program pemajuan dan pelestarian hingga pendidikan kebudayaan.

“Sadaya Bedas ini adalah fondasi dari semua program kebudayaan kami. Dengan data yang akurat, kami dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif dalam memajukan kebudayaan di Kabupaten Bandung,” kata Irvan Ahmad.

Sebagai contoh, Sadaya Bedas akan mencatat secara detail jumlah sanggar seni yang aktif di setiap kecamatan, jenis kesenian yang mereka geluti, jumlah anggota, hingga jadwal latihan.

Inovasi unggulan ketiga yang diluncurkan adalah Sapa Pesona Budaya BEDAS. Program ini dirancang untuk menghadirkan ruang ekspresi seni budaya bagi masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal di Kabupaten Bandung.

Melalui berbagai kegiatan seperti festival seni, pertunjukan budaya, dan workshop, masyarakat dapat aktif terlibat dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal.

“Sapa Pesona Budaya BEDAS adalah wadah bagi masyarakat untuk berkreasi dan berekspresi. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk menampilkan bakat dan potensi dalam bidang seni dan budaya,” tutur Irvan.

Dengan peluncuran tiga inovasi ini, Pemkab Bandung berharap dapat menciptakan ekosistem kebudayaan yang dinamis dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memajukan dan mengembangkan seni dan budaya lokal Kabupaten Bandung.

“Ketiga inovasi yang akan diluncurkan ini memiliki tujuan yang berbeda, namun saling melengkapi dalam ekosistem kebudayaan yang kami bangun,” tambah Irvan. (**)

Yans.

Bupati Kang DS Gerak Cepat Bantu Warga Penderita Tumor Rahim 12 CM

YUTELNEWS.com | Banyak warga yang kurang diuntungkan dengan kebijakan BPJS Kesehatan. Meski bertahun-tahun menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan rutin membayar iuran bulanan tanpa pernah menggunakan fasilitasnya, ketika kondisi ekonomi menurun dan iuran tertunggak, peserta justru menghadapi kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

Kasus serupa terjadi di Kabupaten Bandung. Salah satunya dialami oleh Novianti Safitri, warga Kecamatan Pameungpeuk. Ia menderita tumor berukuran 12 cm di rahimnya. Namun, karena status kepesertaan BPJS Kesehatannya tertunda akibat tunggakan iuran, ia tidak dapat segera mendapatkan penanganan medis.

Mendengar keluhan tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, langsung turun tangan membantu. Dengan kepedulian dan respon cepatnya, Kang DS melunasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan Novianti sehingga kepesertaannya kembali aktif.

Berbekal kepesertaan yang telah aktif, Novianti akhirnya dapat segera menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan tanpa kendala administrasi. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa tumor berukuran 12 cm di rahimnya tersebut harus segera dioperasi agar nyawanya dapat terselamatkan.

Melalui pesan singkat, Novianti dan keluarganya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bandung.

“Terima kasih Pak Bupati Bandung atas bantuan nyata yang telah diberikan kepada saya. Ya Allah, semoga Pak Bupati selalu diberi kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang melimpah. Rasanya seperti mimpi mendapat pertolongan ini,” ungkapnya haru.

Kang DS menegaskan bahwa pemerintah daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.

“ASN harus selalu hadir untuk masyarakat, terutama dalam hal kesehatan. Tidak boleh ada warga Kabupaten Bandung yang kesulitan berobat hanya karena kendala administrasi. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Kang DS.

Kejadian ini menegaskan komitmen Kang DS dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), di mana masyarakat senantiasa mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak.

Yans.

Relawan Prabowo dan LSM LIRA Berikan Usulan Menteri Pemuda dan Olahraga Baru

MEDAN, YUTELNEWS.COM — Relawan Prabowo dan LSM LIRA mengusulkan Ryano Panjaitan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga baru Indonesia. Mereka percaya Ryano memiliki pengetahuan dan komitmen untuk memajukan kepemudaan dan olahraga di Tanah Air pada, Senin (15/09/2025).

Pentingnya Pemahaman Kanjeng Raden Haryo (KRH), H.M. Jusuf Rizal, mengungkapkan bahwa Menpora harus memahami isu-isu kepemudaan dan olahraga serta mampu menjadi pemimpin untuk semua kelompok pemuda.

Kondisi Olahraga dan Pemuda Saat ini, prestasi olahraga Indonesia menurun di hampir semua cabang. Jusuf Rizal menekankan bahwa kepemudaan juga membutuhkan perhatian lebih karena organisasi kepemudaan kurang terkelola dengan baik, membuat banyak dari mereka menjadi tidak produktif.

Angan-angan Generasi Emas Jusuf Rizal meragukan kemampuan Indonesia untuk mencapai Generasi Emas 2045 jika program kepemudaan tidak diterapkan dengan baik. Ia menyatakan bahwa kondisi saat ini berisiko menghasilkan generasi yang cemas, bukan generasi yang sukses.

Rekomendasi Ryano Panjaitan, Relawan dan LSM LIRA merekomendasikan Ryano Panjaitan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum KNPI, sebagai Menpora karena rekam jejaknya yang baik di dunia olahraga dan kepemudaan,” ujarnya.

Jusuf Rizal, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang olahraga dan kepemudaan, mendesak agar Prabowo Subianto hati-hati dalam memilih Menpora baru. Mereka yakin Ryano Panjaitan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pemuda dan olahraga di Indonesia,” ungkapnya.

(RED)

Enam Posisi Berganti, Presiden Prabowo Segarkan Kabinet di Tengah Tantangan Global

YUTELNEWS.com
Jakarta, 8 September 2025 – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet (reshuffle) untuk kedua kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025) sore, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran pimpinan lembaga tinggi negara, serta sejumlah tokoh politik nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa reshuffle ini bukan sekadar pergantian kursi, tetapi langkah strategis memperkuat kinerja pemerintahan di tengah tantangan global. Fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat perlindungan pekerja migran, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan pemerataan kesejahteraan.

Yutelnews.com mengutip dari Republikbersuara.com, berikut daftar pejabat yang dilantik:

Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan

Mukhtarudin – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Ferry Juliantono – Menteri Koperasi

Mochamad Irfan Yusuf – Menteri Haji dan Umrah

Dahnil Anzar Simanjuntak – Wakil Menteri Haji dan Umrah

Reshuffle ini menjadi sorotan publik karena menyentuh kementerian strategis yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan rakyat. Presiden Prabowo menegaskan, langkah ini diambil demi mempercepat pencapaian visi besar Indonesia yang berdaulat, adil, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Dalam keberagaman suku, agama, dan budaya, rakyat berharap reshuffle ini benar-benar dijalankan dengan amanah, membawa kebaikan, serta menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Red:Darmansyah

Wawako Elzadaswarman Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi ke Pasar Payakumbuh Pasca Kebakaran

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah, mengunjungi lokasi kebakaran besar di Pasar Payakumbuh pada, Jum’at (29/08/2025)

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada ratusan pedagang yang terdampak musibah.

Gubernur didampingi oleh beberapa pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Sosial dan Kasat Pol PP.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kunjungan yang membawa semangat bagi pedagang,” ujar Wawako Elzadaswarman.

Gubernur Mahyeldi mengajak masyarakat tetap bersabar dan tabah serta menjaga persatuan dalam menghadapi musibah ini,” kata Mahyeldi.

Selanjutnya, Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mempercepat proses pemulihan,” ucapnya.

Masyarakat juga diminta untuk bersabar menunggu hasil investigasi mengenai penyebab kebakaran.

Perwakilan pedagang, H. Esa Muhardanil, berharap Pemprov Sumbar segera memberikan bantuan konkret untuk pemulihan,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda, melaporkan kebutuhan anggaran Rp4 Miliar untuk relokasi sementara dan mengajukan permohonan bantuan kepada Gubernur dan pemerintah pusat,” Laporan Rida Ananda.

Kunjungan Gubernur Mahyeldi diharapkan dapat mempercepat langkah pemulihan bagi pedagang yang kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran.

Dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat dianggap sangat penting dalam meringankan beban mereka.

(Mamad)

Rapat Paripurna DPRD dan Pemkab Kab. Nias Utara Tentang Pidato Presiden RI HUT KEMRI Ke-80

YUTELNEWS.com | Pelaksanaan rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nias Utara dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI,

Bertempat di ruang rapat Paripurnaa DPRD Nias Utara dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Memperingati HUT Ke 80 KEMRI Tahun 2025, Hari Jumat 15/08/2025.

Dalam pidatonya yang disiarkan secara langsung dari Gedung Nusantara MPR/DPR RI di Jakarta, Presiden Republik Indonesia menyampaikan capaian pembangunan nasional, arah kebijakan strategis, serta pesan persatuan dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Turut hadir di ruang rapat DPRD Nias Utara ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, Pj. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Instansi Vertikal BUMN/BUMD, para staf ahli/asisten, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya. /K.Gea

Pembangunan Tembok Penahan Tanah Desa Wangunjaya di Sambut Positif Oleh Warga Cisarua

CISARUA, YUTELNEWS.COM —Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Wangunjaya pada tahun 2025 mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama di Kp Cisarua.

Pembangunan TPT dilaksanakan pada 14 Agustus 2025 dengan melibatkan masyarakat dan berdana Rp33.600.000,-

TPT penting untuk mencegah longsor saat musim hujan.

Kepala Desa, Ipin Aripin, menyatakan proyek ini bertujuan meningkatkan keamanan warga.

Petani di sekitar merasakan manfaat, merasa lebih aman dari risiko tanah ambles.

Pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong dan diharapkan selesai tepat waktu untuk manfaat jangka panjang.

Pembangunan TPT di Desa Wangunjaya mencerminkan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur dan keselamatan warga, dengan transparansi dalam penggunaan Dana Desa.

(Mirna Kabiro Sukabumi)

Ny Maria Ratna Indah Yaatulo Gulo Dilantik sebagai Bunda Literasi Bunda Paud dan Ketua Dekranasda Kabupaten Nias Bakti 2025-2030

YUTELNEWS.com | Bunda Literasi, Bunda PAUD, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nias masa bakti 2025-2030, Ny. Maria Ratna Indah Yaatulo Gulo resmi dikukuhkan oleh Bunda Literasi, Bunda PAUD sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Dewi Bobby Nasution. Rabu, 13 Agustus 2025.

Pengukuhan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Bupati Nias beserta Bupati/Walikota lainnya se-Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution mengucapkan selamat kepada Bunda Literasi, Bunda PAUD sekaligus Ketua Dekranasda Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang telah dilantik.

Ia mengajak untuk bersama-sama menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggungjawab dan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak terutama pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran Dekranasda, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga mengucapkan selamat dan sukses kepada ibu-ibu yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap semoga selama 5 tahun kedepan ibu-ibu dapat menjalankan tugas sebagai Ketua Dekranasda, Bunda PAUD dan Bunda Literasi dengan penuh dedikasi.

Ia juga menyampaikan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting sebagai pondasi awal dalam membentuk karakter kecerdasan terhadap sosial anak-anak dan kita tingkatkan lagi kegiatan membaca melalui perpustakaan, pojok baca dan menghadirkan konten-konten bacaan yang menarik dan mendidik.

Di tengah tantangan teknologi, tantangan Bunda Literasi pun semakin besar. Ia menghimbau agar dapat mengambil peran dan tanggung jawab ini dengan penuh semangat sehingga angka literasi di Provinsi Sumatera Utara dapat meningkat.

Terkait Dekranasda, disampaikannya bahwa Dekranasda memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Tidak hanya mendorong usaha kecil, tetapi juga menjadi wadah kreatifitas dan inovasi yang mencerminkan kemajuan peradaban dan berbasis kearifan lokal.

Mengakhiri arahannya, Bobby Nasution berpesan agar apa yang dikerjakan bertujuan demi kebaikan serta dapat menjadi teladan bagi Masyarakat, Pemerintah maupun Daerahnya masing-masing.

(Yz)

Zonwir Ragukan Klaim Wakil Walikota Elzadaswarman Mengenai Lahan Monumen Kota Sehat

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Klaim Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman ( Om Zet) mengenai lahan Monumen Kota Sehat di Payakumbuh dipertanyakan oleh Zonwir, perwakilan Ahli Waris Pasukuan Kutianyia. Ia mencurigai keabsahan klaim tersebut berdasarkan beberapa faktor.

Identitas Penerima Ganti Rugi Tidak Jelas: Zonwir tidak menemukan identitas penerima ganti rugi, Ir. H. Edi Sumardi, di kampungnya, menimbulkan dugaan bahwa nama tersebut fiktif,” Kata Zonwir.

Perbedaan Nama dalam Notulen Rakor: Dalam rapat, tanah disebut dibeli dari Rahanun (Rosmainar), yang juga tidak dikenal Zonwir.

Keterangan Resmi Pemko yang Berubah-ubah: Ia mempertanyakan apakah tanah dibeli dari H. Edi Sumardi atau diserahkan oleh Rahanun.

Zonwir menegaskan bahwa janji pembayaran ganti rugi tidak pernah dipenuhi dan ingin mengambil hak mereka yang merasa ditipu,” Tegasnya.

Zonwir meragukan klaim Om Zet bahwa tanah telah dikuasai sejak 2003 dan menginginkan klarifikasi serta penghormatan atas hak-hak Pasukuan Kutianyia,” Pungkas Zonwir.

(Mahwel)

Permintaan Klarifikasi Kepemilikan Tanah dari Kaum Dt. Parmato Indo Koto Nan Ompek

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Kaum Dt. Parmato Indo (Zonwir) Koto Nan Ompek meminta klarifikasi tentang kepemilikan tanah yang sedang disengketakan.

Mereka meminta pihak Pemko Kota Payakumbuh yang mengaku sebagai pemilik tanah untuk menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti sertifikat tanah.

Kaum Dt. Parmato Indo telah beberapa kali meminta klarifikasi, tetapi merasa bahwa pemko tidak transparan dalam menunjukkan bukti tersebut.

Mereka menegaskan bahwa jika pemko dapat menunjukkan bukti yang sah, mereka tidak akan melanjutkan tuntutan.

Mereka berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus dipersulit.

Di sisi lain awak media/wartawan konfirmasi beberapa kali kepada sekda kota payakumbuh Rida ananda, masalah tanah di simpang bypass dan tugu sehat di kelurahan pakan sinayan, tidak ada jawaban
alias “Bungkam”.

Awak media mencoba lagi konfirmasi kepada walikota payakumbuh Zumaeta setidaknya ada jln keluarnya.
Allhamdulillah, awak media menerima balasan konfirmasi dari walikota balasan jawabnya,
“Apa dasar saya menjawab pertanyaan bpk,” Ujar Zulmaeta Walikota payakumbuh.

(Mahwel)

Pemerintah Kabupaten Nias Utara Melaksanakan Penaikan Bendera Merah Putih

YUTELNEWS.com  | Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Penaikan Bendera Merah Putih Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara dan sebagai pelaksana Upacara dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Nias Utara yang di ikuti oleh Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Seluruh PNS dan Pegawai non ASN Kab. Nias Utara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara. Senin, 4 Agustus 2025.

“Ucap Sekda Kab. Nias Utara dalam Amanatnya menyampaikan bahwa kita bersyukur dan berbahagia kita bisa melaksanakan Upacara dengan cuaca yang sangat Baik. Beberapa hal yang kami sampaikan

1. Pada minggu kemarin kita menerima kunjungan dari Pusat, semoga kunjungan Bpk Wakil Ketua MPR, dari Beberapa kementerian dapat membawa hasil yg lebih baik ke depan di Kabupaten Nias Utara.

2. Kita juga telah melaksanakan penetapan PAPBD tahun 2025 yang selanjutnya akan di evaluasi oleh Gubernur Sumatera Utara

3. Dalam bulan ini kita memperingati HUT Kemerdekaan ke 80 , walaupun dalam situasi keterbatasan anggaran namun kita tetap memeriahkannya.

4. Supaya seluruh OPD untuk segera menindaklanjuti pekerjaan yang belum siap terlebih menyangkut dengan laporan pertanggungjawaban supaya segera disiapkan dengan baik.

Sekda Nias Utara berharap kepada seluruh ASN supaya disiplin tetap di laksanakan dan juga terlebih pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan serta tetap semangat menjalani pekerjaan dan bekerja dengan baik sesuai tupoksi masing-masing.

(K.Gea)

Pesan Tedjolekmono: Tak Boleh Ada Anggaran Fiktif, Saat Pimpin Inspeksi Khusus Keuangan di Kejati Sulsel

Yutelnews.com, Sulsel – Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) melakukan Inspeksi Khusus Keuangan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Senin (7/7/2025). Inspeksi ini dipimpin langsung oleh Plt Inspektur Keuangan III Jamwas, Tedjolekmono.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim, bersama Wakajati Teuku Rahman dan jajaran, menyambut baik kedatangan tim inspeksi. Beberapa Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Sulawesi Selatan juga turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutan selamat datang, Agus Salim menyampaikan progres kinerja penyerapan anggaran di Kejati Sulsel. Saat ini, realisasi anggaran di Kejati Sulsel dan jajaran sudah mencapai 40 persen lebih hingga bulan Juli Tahun 2025

“Harapan kami apa yang disampaikan Pak Plt Inspektur Keuangan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pengelolaan keuangan,” kata Agus Salim.

Tedjolekmono, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Anggaran ini berbasis kinerja, tidak mungkin ada anggaran yang keluar tanpa ada kegiatan. Demikian juga, jika ada kegiatan harusnya administrasi segera dirampungkan supaya anggarannya bisa dicairkan. Tak boleh ada yang fiktif apalagi mark up,” tegas Tedjolekmono.

Plt Inspektur Keuangan III Jamwas, Tedjolekmono juga menegaskan bahwa tidak boleh ada anggaran fiktif dan mark up dalam pengelolaan keuangan.

“Kita harus memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan benar-benar efektif dan efisien dalam mendukung kinerja Kejaksaan,” tambah Tedjolekmono.

Inspeksi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di Kejati Sulsel dan jajaran, serta memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan tepat sasaran dan efektif dalam mendukung kinerja Kejaksaan.  ( Abu Algifari)

DPRD Kota Payakumbuh Sahkan 2 Ranperda Jadi Perda Pada Rapat Paripurna

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —DPRD Kota Payakumbuh telah mengesahkan dua rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna pada, Jumat (04/07/2025).

Perda yang disahkan Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.

Ketua DPRD, Wirman Putra, menyatakan bahwa semua tujuh fraksi menyetujui ranperda tersebut. Dia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah pembahasan matang antara DPRD dan pemerintah daerah untuk memastikan akuntabilitas keuangan dan arah pembangunan untuk lima tahun ke depan. Dalam rapat tersebut, setiap fraksi memberikan catatan dan rekomendasi,” Ujar Wirman Putra.

Fraksi Partai Demokrat mendorong evaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dengan serapan anggaran di bawah 90 persen dan meminta Wali Kota menindaklanjuti rekomendasi terkait peningkatan ekonomi.

Fraksi PAN mengusulkan penyusunan Indikator Kinerja Tahunan (IKT) yang terukur dan realistis, serta pengawasan berkala pelaksanaan APBD.

Fraksi NasDem menekankan implementasi visi RPJMD 2025-2029 dan berharap perbaikan sebelum diundangkan serta penyempurnaan Ranperda Penanaman Modal.

Fraksi PPP menggarisbawahi peningkatan kualitas kegiatan dan serapan anggaran di tiap OPD dan pentingnya sinkronisasi perencanaan dengan RPJMD.

Fraksi PKS menyetujui rekomendasi dan menekankan pembangunan berkelanjutan.

Fraksi Golkar meng-highlight peran Diskominfo dalam transformasi digital, merekomendasikan peningkatan fasilitas dan pelatihan.

Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya menyoroti masalah tapal batas dengan Kabupaten Lima Puluh Kota dan meminta percepatan penyelesaian masalah tersebut.

Realisasi pendapatan Kota Payakumbuh tercatat Rp753,32 miliar atau 102,69 persen dari target, sedangkan belanja sebesar Rp742,73 miliar.

Walikota Zulmaeta mengapresiasi sinergi DPRD dan siap menindaklanjuti rekomendasi serta hasil audit BPK. Dia berharap kolaborasi berlanjut untuk kemajuan Kota Payakumbuh,” Ujarnya.

(MMD)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.