Dalam Rangka Penguatan Karakter: Polisi Beri Sosialisasi di Sekolah IT Darul Azkia 

YUYELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., memimpin kegiatan “Police Go To School” di SMP & SMA IT Darul Azkia, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (21/5/2025).

Sekitar 100 siswa dan siswi mengikuti sosialisasi penguatan pendidikan karakter yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Photo; Bhabinkamtibmas Desa Mekarjaya, Aiptu Edi Heryanto bersama Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.H.

Kegiatan tersebut melibatkan Kanit Propam Aiptu Rudi Yulianto, Bhabinkamtibmas Aiptu Edi Heryanto, Operator PHL Cahya, Wakasek Kesiswaan, dewan guru, dan staf sekolah.

Materi sosialisasi meliputi penguatan karakter, pencegahan bullying, tertib berlalu lintas, pencegahan kenakalan remaja, dan bahaya narkoba.

AKP Deden Indrajaya berharap sosialisasi ini meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya tertib berlalu lintas, bahaya narkoba, dan dampak negatif bullying serta kenakalan remaja.

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan adalah menumbuhkan karakter positif, berakhlak mulia, dan beradab pada generasi muda agar menjadi warga negara yang baik.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat sinergitas antara Polri, Dinas Pendidikan, dan sekolah.

Dien.

Haidar Alwi: Polri Hadir Tangkal Intimidasi, Bukti Ketegasan Bukan Narasi

YUTELNEWS.com | Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R Haidar Alwi, mengapresiasi langkah cepat dan terukur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menangani serangkaian kasus intimidasi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, khususnya yang mencuat ke publik dan ditindak tegas sepanjang bulan Mei 2025. Ia menyebut bahwa ketegasan tersebut menjadi penanda bahwa negara benar-benar hadir di saat rakyat merasa terintimidasi.

Menurut Haidar Alwi, intimidasi merupakan bentuk kekerasan sosial yang sering kali tumbuh di ruang-ruang publik karena kelengahan pengawasan dan absennya perlindungan hukum yang dirasakan oleh masyarakat kecil. Ia menilai bahwa pelaku intimidasi tidak harus menggunakan kekerasan fisik; cukup dengan ancaman, tekanan, atau tindakan sepihak, rasa takut bisa menyebar luas dan menghambat kebebasan warga negara.

“Ketika seseorang merasa bisa memaksa orang lain dengan ancaman atau tekanan, itu tanda bahwa hukum belum bekerja. Dan saat negara hadir lewat Polri untuk menghentikan itu, maka di situlah keadilan terasa nyata,” jelas Haidar Alwi, Senin (19/5).

Ia menyebut bahwa motif intimidasi bisa beragam, dari alasan ekonomi, dominasi kekuasaan informal, krisis kepercayaan diri, hingga pola kekerasan sosial yang diwariskan antar generasi. Namun, menurutnya, negara tidak boleh membiarkan hal itu dianggap biasa. “Intimidasi tidak boleh dimaklumi. Apalagi jika dibiarkan bertahun-tahun hingga mengakar dalam kebiasaan masyarakat,” tambahnya.

Data yang dihimpun selama bulan Mei 2025 menunjukkan Polri berhasil menangani langsung sejumlah kasus intimidasi dengan pendekatan hukum yang jelas dan tegas. Berikut beberapa di antaranya yang telah tervalidasi:

1. Jakarta Timur – Oknum ormas mengintimidasi kepala keamanan Pasar Induk Kramat Jati.
Pelaku ditangkap oleh Polda Metro Jaya pada 10 Mei 2025. Korban merupakan purnawirawan Polri.

2. Tangerang Selatan – Tiga debt collector melakukan penarikan kendaraan secara paksa di Serpong.
Diamankan oleh Ditreskrimum Polda Banten awal Mei 2025 karena tindakan meresahkan warga.

3. Jakarta Utara – Operasi Berantas Jaya menjaring 299 orang terkait dugaan premanisme.
Dari jumlah itu, 25 ditetapkan sebagai tersangka, sementara sisanya dibina oleh Dinas Sosial.

4. Jakarta Barat – 22 preman diamankan di wilayah Kembangan.
Mereka ditangkap dalam operasi gabungan karena melakukan pungli terhadap warga dan pedagang.

5. Kemayoran, Jakarta Pusat – Tiga juru parkir liar ditangkap saat melakukan pungutan liar.
Pelaku melakukan pemaksaan terhadap pengendara di titik rawan kemacetan.

*Sementara beberapa kasus lainnya* terjadi sebelum bulan Mei, namun tetap relevan untuk dicatat dalam konteks penegakan hukum dan perlindungan warga:

6. Bekasi – Suhada alias “Abang Jago Cikiwul” ditangkap Maret 2025 usai memaksa perusahaan memberi THR.

7. Makassar – Mahasiswa diserang saat diskusi di depan kampus UNM pada Maret 2025.

8. Cilegon – Guru TK dilaporkan mengalami tekanan dari wali murid (Januari 2025), meski penanganan hukum belum jelas.

9. Surabaya – Pelaku intimidasi terhadap siswa SMA ditetapkan tersangka pada akhir 2024.

10. Majalengka – Warga petani dilaporkan mendapat tekanan dari pihak yang diduga terlibat jaringan mafia tanah (dalam proses klarifikasi).
11–15. Kasus-kasus lain di Jakarta dan Depok termasuk dalam laporan operasi kepolisian kuartal I dan II, namun tidak semua disertai rincian resmi.

*Haidar Alwi menilai bahwa kehadiran Polri dalam menyelesaikan kasus-kasus tersebut membuktikan bahwa reformasi institusi penegak hukum bukan sekadar jargon. Di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ia melihat adanya komitmen serius untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.*

*“Kapolri menunjukkan bahwa menjaga citra Polri bukan hanya soal komunikasi publik, tapi soal tindakan konkret di lapangan. Menangkap pelaku premanisme, menghentikan intimidasi, dan merespons cepat laporan warga adalah bentuk nyata dari pelayanan,” terang Haidar Alwi.*

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan masyarakat tidak bisa dipaksakan. Ia harus tumbuh dari bukti nyata, dari tindakan yang konsisten, dan dari keberanian aparat dalam membela warga sipil, terutama mereka yang tidak punya kekuatan politik, ekonomi, atau sosial.

“Rakyat kita bukan tidak mau percaya, mereka hanya butuh alasan untuk percaya. Dan Polri hari ini sedang memberikan alasannya,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Haidar Alwi mengajak masyarakat untuk tidak takut bersuara. “Jika intimidasi dibiarkan, maka akan jadi kebiasaan. Tapi jika dilawan dengan hukum dan dilindungi oleh negara, maka rakyat akan kembali percaya, pungkas Haidar Alwi.

(Singgih)

Kapolda Riau Pimpin Apel Tim RAGA Dalam Rangka Harkamtibmas

YUYELNEWS.com | Pekanbaru,- Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, memimpin langsung apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Tim RAGA Polda Riau yang digelar di halaman Samsat Kota Pekanbaru, 17 mei 2025.

Apel ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Riau dan PJU Polresta Pekanbaru, sebagai bentuk sinergi dan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polda Riau.

Dalam arahannya, Irjen Pol Herry Heryawan menekankan pentingnya kehadiran aktif aparat kepolisian di tengah masyarakat sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tim RAGA harus menjadi ujung tombak dalam menjaga keamanan dengan pendekatan yang humanis, namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan,”tegas Kapolda Riau.

Ia juga menegaskan bahwa Polda Riau akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama di momen-momen rawan seperti akhir pekan dan hari libur.

Kehadiran Tim RAGA Polda Riau sendiri dibentuk sebagai jawaban atas harapan masyarakat terhadap terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) di Provinsi Riau. Tim ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan respons cepat atas setiap potensi gangguan.

Sementara itu, pantauan di lokasi kegiatan apel menunjukkan kesiapan penuh dari jajaran yang hadir. Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, turut memastikan kesiapan personel Ditlantas Polda Riau yang tergabung dalam Tim RAGA.

“Personel Ditlantas Polda Riau yang tergabung dalam Tim RAGA telah disiapkan dengan matang. Mereka siap menjalankan tugas di lapangan dengan profesional, sesuai dengan arahan pimpinan,”ujarnya.

Di akhir kegiatan, Kapolda Riau yang didampingi oleh seluruh Pejabat Utama Polda Riau serta Pejabat Utama Polresta Pekanbaru secara simbolis melepas keberangkatan Tim RAGA ke lapangan. Dalam kesempatan itu, ia menitipkan pesan penting kepada seluruh personel.

“Laksanakan tugas secara proporsional, tetap jaga etika, dan berikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Jadilah representasi Polri yang hadir untuk melindungi dan mengayomi,” pesan Irjen Pol Herry Heryawan.

Apel ini menjadi simbol nyata keseriusan jajaran Polda Riau dalam memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan.

AS

Babinsa Koramil 0607-10 Menghadiri Giat Musyawarah Diskusi,Perifikasi, untuk program Lokus (Penentuan Lokasi)

CiambarYutelnews.com Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak  Serka Amat Dahlan Kodim Kota Sukabumi Menghadiri Giat Musyawarah Diskusi, Perifikasi Untuk Program Lokus (Penentuan Lokasi) Untuk Lahan Tanam Dan Jenis Pohon Yang Akan Di Tanamnya Dari Program Konservasi Indonesia, Di Laksanakan Di Aula Kantor Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sabtu, (17/5/2025).

Turut Hadir Dalam Acara Tersebut ,Kades Desa Ginanjar, Babinsa Ginanjar,Para Kadus Desa Ginanjar, Apdes Desa Ginanjar, Ketua Poktan Desa GinajarGinajar Dan Dari Tiem Dari Balai Konservasi Indonesia.

Serka Amat Dahlan Sebagai Babinsa Berperan penting untuk Membantu Pemerintah Desa dalam Melaksanakan Program Pembangunan, Dalam Musyawarah Perifikasi Babinsa Akan Berperan Sebagai Pendukung Dan pemantau Program, Bahwa Memastikan Program Tersebut Dengan Lancar Dan Memberikan Manfaat Untuk masyarakat,”Pungkasnya.

(Reporter : Mirna)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung,JabarYutelnews com|| Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.                                                 

Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.

Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung- YUTELNEW.com                Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.
Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.
Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Peduli Terhadap Kelestarian Ekosistem Laut, Polisi Beri Imbauan Stop Destructive Fishing Kepada Masyarakat Di Jepara

JeparaYutelnews.com Polres Jepara Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali mengimbau nelayan tidak melakukan Destructive Fishing.

Hal itu dilakukan langsung dengan menggelar kegiatan sosialisasi pada nelayan di kantor Satpolairud Polres Jepara, pada Jumat (16/5/2025).

Dalam kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Kasat Polairud AKP M Syaifuddin beserta anggota Satpolairud Polres Jepara dengan dihadiri berbagai kelompok nelayan tradisional, seperti kelompok nelayan cantrang, kelompok nelayan arat, pengelola agen kapal perikanan, kelompok nelayan sapta pesona, tokoh masyarakat pesisir hingga pengurus perikanan kapal poursin.

Diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan laut dan habitatnya khususnya di perairan laut Jepara.

Lalu, apa itu Destructive Fishing?

Destructive Fishing adalah menangkap ikan dengan cara merusak lingkungan perairan.

Misalnya dengan menggunakan bahan peledak, menggunakan potasium cyanide, strum dan jaring trawl serta jaring pukat harimau.

Destructive Fishing berbahaya karena dapat merusak ekosistem laut dan habitat ikan serta keberlangsungan kembang biak ikan.

“Apabila dikemudian hari masih ada yang melakukan penangkapan ikan tidak ramah lingkungan maka dengan sangat terpaksa kami lakukan penegakkan hukum,” ujar Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasat Polairud AKP M Syaifuddin, Jumat (16/5/2025).

Nelayan diharapkan patuh akan aturan tangkap ikan ini, sebab apabila ekosistem laut rusak, terumbu karang banyak yang mati sehingga kembang biak ikan akan macet.

Hal ini akan membuat hasil laut berkurang dan berdampak pada ekonomi masyarakat.

Kabupaten Jepara sendiri merupakan salah satu kabupaten pesisir yang terletak di pantai utara Provinsi Jawa Tengah dengan garis pantai sepanjang 82,73 km. Sebagian masyarakatnya juga berprofesi sebagai nelayan.

(Singgih)

Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Melaksanakan Komso Dengan Warga Binaannya

YUTELNEWS.com | Nagrak,- Babinsa Koramil 0607 – 10 Nagrak Serka Khisbuloh Kodim Kota Melaksanakan Komsos Di Kp. Ci Julang Rt 02/03 Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ( Kamis, (15/5/2025).

Serka Khisbuloh menjelaskan, kegiatan Komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa melaksanakan Komsos atau anjangsana untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilaturahmi kepada warga binaannya supaya lebih dekat dan akrab serta bisa menjalin kebersamaan.

“Kegiatan Komsos ini juga mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa dengan masyarakat wilayah binaannya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan,” ucapnya.

Kegiatan tersebut dilakukan agar menambah kedekatan dan mempererat silaturahmi kepada masyarakat dalam kegiatan sehari,”Pungkasnya.

Mirna

Dankorbrimob Polri Hadiri Upacara Penutupan Dikbangspes Dasar Brimob Mahasiswa STIK Angkatan 83

  YUTELNEWS.com. | Watu Kosek Malang – Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Chrishnanda Dwilaksana Memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Mahasiswa STIK Angkatan 83 Di Lapangan Gajah Mada Pusdik Brimob Lemdiklat Polri, Watukosek, Pasuruan, Jawa Timur. Jum’at (9/5/2025).

Turut Hadir Dalam Upacara Yakni Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Imam Widodo, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dadang Hartanto, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto, Kepala BNN Provinsi Kalteng Brigjen Pol. Joko Setiono, Para Pejabat Utama Lemdiklat Polri Serta Para Pejabat Utama Korbrimob Polri.

Sebanyak 256 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Telah Selesai Melaksanakan Dikbangspes Dasar Brimob Selama 2 Bulan Terhitung Mulai Tanggal 7 Maret s.d. 9 Mei 2025 Di Pusdik Brimob Lemdiklat Polri.

Dalam Kesempatan Ini, Kelemdiklat Polri Memberikan Sambutan Bahwa Pusdik Brimob Merupakan Bagian Dari Lemdiklat Polri yang didukung Korbrimob Polri Sebagai Pembina Fungsi Menyelenggarakan Pendidikan Dan Latihan Untuk Menghasilkan Perwira Lulusan STIK Yang Memiliki Kedisiplinan, Loyalitas, Kemampuan Dasar Brimob Dan Manajerial Operasional.

“Saya Berharap Ilmu Dan Pengalaman Yang Telah Kalian Dapatkan Ini Hendaknya Dijadikan Sebagai Tambahan Pengetahuan Dan Wawasan Guna Meningkatkan Profesionalisme, Kecerdasan, Moral Dan Modern Dalam Memberikan Pelayanan Publik,” Pernyataan Kalemdiklat Polri.

“Saya Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kapusdik Brimob Lemdiklat Polri Beserta Seluruh Staf, Pengasuh, Instruktur Dan Tenaga Pendidik Yang Dengan Penuh Semangat Memberikan Dukungan, Kerjasama Dan Kontribusi Terbaik Atas Terselenggaranya Dikbangspes Dasar Brimob ini,” Lanjutan Pernyataan Kalemdiklat Polri

(Singgih)

Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Melaksanakan Kegiatan Komsos Bersama Masyarakat

NagrakYutelnews.com ,Melaksanakan Kegiatan Komsos Bersama Masyarakat Kp. Talun Pentas Rt 02 Rw 02 Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jum, at, (9/5/2025).

Menurutnya, tujuan Komsos ini juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga dapat mempererat hubungan TNI dengan rakyat.

Dikatakan, dengan seringnya dan rutin menyatukan wilayah desa binaan, tentunya Babinsa akan mengetahui permasalahan di desanya. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan.

“Kami juga berharap kepada masyarakat untuk selalu saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Kabidhumas Polda Kepri Hadiri Rakernis Humas Polri tahun 2025

YUTELNEWS.com | Semarang – Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., bersama Ps. Kaurpenum Subbidpenmas Bidhumas Polda Kepri AKP Tigor Sidabariba, S.H., menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2025 yang resmi dibuka di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi komunikasi publik Polri guna mendukung kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Selasa (6/5/2025).

Pembukaan Rakernis ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (ASSDM), Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., bersama Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. Usai pembukaan, para pejabat meninjau sejumlah booth yang menampilkan tugas pokok, capaian, dan inovasi dari jajaran Divhumas Polri, seperti Biro PID, Biro Penmas, dan Biro Multimedia.

Suasana Rakernis semakin semarak dengan prosesi Kadga Pora oleh Taruna Akpol tingkat II sebagai bentuk penghormatan. Dalam kesempatan tersebut, Divhumas Polri juga menganugerahkan gelar Warga Kehormatan Humas Polri kepada Irjen Pol. Anwar, Irjen Pol. Midi Siswoko, dan Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka terhadap fungsi kehumasan.

Dalam sambutannya, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menekankan pentingnya peran Humas sebagai garda terdepan komunikasi publik. Beliau menyampaikan bahwa tugas kehumasan tidak sekadar mendokumentasikan peristiwa, tetapi juga menyampaikan narasi sebelum, saat, dan setelah kejadian agar masyarakat memperoleh gambaran utuh atas kinerja Polri. Oleh karena itu, beliau menekankan pentingnya pemahaman dan implementasi Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di lingkungan Polri dimana tujuannya utama adalah meningkatkan citra positif, kepercayaan masyarakat, dan mendukung tugas pokok Polri melalui pengelolaan informasi dan komunikasi yang transparan, akuntabel, objektif, dan proaktif.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., juga menekankan bahwa setiap anggota Polri, ASN Polri dan keluarganya harus ikut menjaga citra institusi, baik di ruang publik maupun media sosial. Perilaku, ucapan, serta aktivitas digital sangat memengaruhi kepercayaan masyarakat.

“Rakernis ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan sinergi fungsi pendukung Polri dalam komunikasi publik, pengawasan, pelayanan hukum, dan transformasi digital. Saya menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Humas se-Indonesia, termasuk dalam Operasi Ketupat 2025 yang mendapat pujian langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto karena berhasil menekan angka kecelakaan hingga 30% dan fatalitas 88%,” tutur Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Lebihlanjut, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa berdasarkan survei Lembaga Kedai Kopi pada 14 April 2025, sebanyak 91,2% pemudik mengaku puas terhadap pengamanan mudik, dan 93,3% merasa terbantu dengan informasi yang disampaikan melalui media sosial oleh jajaran Humas Polri.

“Komunikasi publik yang tepat, transparan, dan humanis sangat diperlukan untuk membentuk kepercayaan masyarakat. Humas Polri harus menjadi teladan dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan membangun optimisme publik terhadap institusi,” tegas Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Rakernis Humas Polri 2025 yang mengusung tema “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045” akan berlangsung dari tanggal 6 Mei 2025 sampai 8 Mei 2025 dengan berbagai agenda penguatan strategi komunikasi publik.

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si, menambahkan untuk masyarakat yang ingin mengadukan atau melihat peta kerawanan serta memerlukan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center polisi 110 atau unduh aplikasi Polri Super Apps di Googleplay/APP Store. /Red

Salam Presisi

Bidang Humas Polda Kepri

Polda jabar tangkap 36 target premanisme dan 109 diamankan ganggu ketertiban dalam operasi Pekat II Lodaya 2025.

Bandung,JabarYutelnews com|| Polda jabar melaporkan perkembangan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar sejak 1 Mei hingga 10 Mei 2025. Operasi ini menyasar aksi-aksi premanisme yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa berdasarkan data hingga hari kedelapan, sebanyak 36 dari 44 target operasi berhasil diungkap, atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan. Selain itu, Kepolisian juga mengamankan 109 pelaku non-target, mencatat 98 korban, dan menangani 99 kasus premanisme yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan sengketa tanah dan hiburan malam.

Beragam barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500.

“Operasi ini melibatkan 935 personel, terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran.” Ujar Irjen Rudi Setiawan, Jum’at (9/5/2025)

Menanggapi capaian tersebut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa Operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.

“Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku  pelaku yang beroperasi secara digital.” katanya.

Ia menambahkan, Polda Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme.

“Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat.” ungkapnya.

Selama pelaksanaan Operasi Pekat II, Ditreskrimum Polda Jabar bersama satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Di antaranya, pengungkapan praktik pungli di Pasar caringin kota bandung yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum, serta aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di ciamis, Polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan, yang sempat viral di media sosial.

Selain itu, dalam unjuk rasa hari buruh (Mayday) di taman Dago Kota Bandung, seorang mahasiswa diamankan karena membawa senjata tajam dan tongkat pemukul serta terjadi pengrusakan berat yang dilakukan 3 pelaku terhadap mobil patroli milik Polsek Kiaracondong dan tersangka kini ditahan di Mapolda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan bahwa di wilayah subang, premanisme juga terungkap di kawasan industri smartpolitan dan pabrik keramik, di mana sopir logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif. Kasus serupa terjadi di pasar bogor, dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang, yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor.

Bandung 9 Mei 2025 dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar.

Yans.

Program Berbagi Detasemen Gegana, Berikan Paket Sembako dan Penanaman Pohon

Pekanbaru – yutelnews.com | Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Riau melakukan pendistribusian paket sembako dan penanamam pohon dalam rangka program berbagi kepada masyarakat kota Pekanbaru.
Jumat (09/05/2025)

Kegiatan yang dilaksanakan di Jl. Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru dipimpin oleh Pasi Ops Detasemen Gegana Ipda Amir Hosen.

Danden Gegana Satuan Brimob Polda Riau AKBP Franky Tambunan, S.T. mengatakan, aksi berbagi yang lakukan personel kita merupakan bentuk kepedulian Brimob Polda Riau sebagai bagian dari masyarakat kota Pekanbaru.

“Personel Detasemen Gegana melakukan membagikan bantuan sosial dengan program berbagi sebagai bentuk kepedulian Brimob Riau kepada masyarakat,” ujar AKBP Franky

Brimob Polda Riau menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya bertugas dalam aspek keamanan. Tetapi juga hadir untuk membantu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Danden Gegana menambahkan, kegiatan pembagian paket sembako dan penanaman pohon tidak hanya sebatas saat ini saja. Namun juga akan terus terlaksana secara berkelanjutan.

“Harapan kita bersama semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sekaligus mempererat silaturahmi Brimob Riau dengan seluruh masyarakat” tutup AKBP Franky. | AS

Penre 031/Wira Bima Adakan Pembinaan Penerangan Di Wilayah Jajaran Korem 031/Wira Bima

 

 

Kamparyutelnews.com ||Penerangan Korem 031/Wira Bima menggelar kegiatan pembinaan penerangan di wilayah jajaran Korem 031/WB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas personel penerangan dalam mendukung tugas pokok satuan serta memperkuat sinergi informasi antara satuan jajaran di bawah Korem 031/WB, Rabu 07 mei 2025.

Kegiatan pembinaan diawali di Makodim 0313/Kampar dengan materi yang disampaikan langsung oleh personel dari Penerangan Korem 031/WB. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar fotografi, pembuatan rilis berita serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan satuan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pasiops Kodim 0313/Kpr Kapten Inf Sutan Syahrir

Peran penerangan sangat penting dalam membentuk citra positif TNI AD di mata masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan dan wawasan personel penerangan harus terus ditingkatkan.

Setelah kegiatan di Kodim 0313/Kpr, tim Penerangan Korem melanjutkan pembinaan ke Yonif 132/Bima Sakti. Di satuan tempur ini, materi difokuskan pada dokumentasi kegiatan lapangan dan teknik publikasi guna memastikan setiap kegiatan satuan dapat dipublikasikan secara efektif dan akurat.

Komandan Yonif 132/BS menyambut baik kegiatan ini dan berharap personel penerangan di satuannya dapat semakin profesional dalam menjalankan tugasnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Penrem 031/Wira Bima berharap seluruh satuan di jajarannya dapat menyajikan informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipercaya oleh masyarakat, sejalan dengan semangat transparansi dan profesionalisme TNI AD.(Pen031).|| AS

Danrem 031/WB Pimpin Sertijab Kepala Seksi Intelijen Kasrem 031/Wira Bima

 

Pekanbaruyutelnews.com ||
Komando Resor Militer (Korem) 031/Wira Bima melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Seksi Intelijen (KasiIntel) yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 031/WB, Brigjen TNI Sugiyono. Acara berlangsung khidmat di Auditorium Kaharudin Nasution, Makorem 031/WB , kamis 08 mei 2025.

Dalam sertijab tersebut, jabatan Kasiintrl resmi diserahkan dari Kolonel Inf Bismark Sitorus, kepada Letkol Cpn Dedi Fransiskus, H.G, Serah terima ini menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja satuan.

Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Sugiyono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas. “Terima kasih atas pengabdian, pemikiran, dan karya terbaik yang telah diberikan untuk kemajuan Korem 031/Wira Bima, masyarakat, serta Provinsi Riau. Selamat bertugas di tempat baru dan semoga tetap menjalin silaturahmi serta memberikan kontribusi untuk kemajuan daerah,” ujar Danrem.

Kepada pejabat baru, Danrem menyampaikan ucapan selamat datang serta harapan agar mampu menjalankan amanah dengan baik. “Saya yakin dengan bekal pengalaman dan kompetensi, akan mampu melanjutkan tongkat estafet ini dengan baik demi kemajuan Korem 031/WB ke depan,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama(Pen031).

AS

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.