You Tell News

Babinsa Koramil 0607- 10 Nagrak Melaksanakan Komsos dengan Warga Binaannya

Nagrak – YUTELNEWS.com | Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Serka Khisbuloh Melaksanakan Komsos Dengan Eloy Warga Binaanya di kp. Kebon Kerep Rt 01 Rw 05 Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, (2/5/2025).

Komsos ini untuk mewakili kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah desa binaan,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan Komsos ini juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga dapat mempererat hubungan TNI dengan rakyat.

Dikatakan, dengan seringnya dan rutin menyatukan wilayah desa binaan, tentunya Babinsa akan mengetahui permasalahan di desanya. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan.

“Kami juga berharap kepada masyarakat untuk selalu saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif,” tandasnya.

Reporter : Mirna

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, ” Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2025 di Alun-Alun Palabuhanratu, Senin (2/6/2025).

Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, selaku inspektur upacara. Bertindak sebagai komandan upacara, Ipda Mudi Muldiana dari Polres Sukabumi, sedangkan pembaca naskah Pancasila adalah Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 ini mengusung tema Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati H Andreas menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus dijadikan momentum untuk menumbuhkan kembali rasa nasionalisme dan patriotisme yang cenderung mulai luntur di tengah perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai utama dalam Pancasila harus dimaknai sebagai semangat untuk membangun kembali jati diri bangsa yang mampu menghadapi tantangan ideologi lain seperti komunisme dan liberalisme yang tidak berakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

“Kita sebagai bagian dari masyarakat bangsa Indonesia yang kodratnya adalah keberagaman etnis, bahasa, adat istiadat, agama, dan golongan, harus secara serentak bersatu membela Pancasila dari siapa pun yang mencoba merongrongnya,” tegasnya.

Wabup menyatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menampilkan burung Garuda Pancasila sebagai elemen utama. Garuda bukan hanya simbol negara, tetapi juga representasi dari jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Ia menjelaskan bahwa sebagai lambang negara, Garuda mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang merepresentasikan peran Pancasila sebagai meja statis, yakni sebagai pemersatu bangsa yang majemuk. Sayap Garuda yang membentang melambangkan semangat kemerdekaan dan cita-cita luhur bangsa, yang selaras dengan peran Pancasila sebagai bintang penuntun menuju masa depan Indonesia Raya.

“Dalam konteks peringatan ke-80 tahun Hari Lahir Pancasila, keberadaan lambang Garuda menjadi pengingat akan proses historis pembentukan Pancasila, mulai dari pidato Soekarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta 22 Juni 1945, hingga rumusan final pada 18 Agustus 1945. Tiga fase tersebut merupakan satu kesatuan proses ideologis bangsa,” terangnya.

H Andreas menegaskan, pada hakikatnya, seorang Pancasilais adalah mereka yang menjadikan Pancasila sebagai jalan pikiran dan falsafah hidup bangsa. Nilai-nilai Pancasila telah menjadi kepribadian bangsa Indonesia sejak dahulu hingga kini.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh abdi negara dan abdi masyarakat untuk bersatu padu dan saling mengisi dalam melanjutkan pembangunan di berbagai sektor, sesuai kapasitas masing-masing. Hal ini penting untuk memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera lahir dan batin, serta agar kontribusi daerah dapat menopang kemajuan bangsa.

“Mari kita kuatkan tekad untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus sebagai pemersatu bangsa menuju Indonesia maju,” pungkasnya.

Usai memimpin upacara tingkat Kabupaten Sukabumi, Wakil Bupati H Andreas bersama jajaran Forkopimda secara virtual mengikuti upacara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Pelataran Gedung Pancasila Jakarta.

Reporter : Mirna

Sekda Terima YPAN Bahas Tindaklanjut Program Beasiswa INDONESIA Emas-Daerah

Sukabumi – Yutelnews.com Sekda Ade Suryaman menerima Audiensi Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Perihal Tindaklanjut Program Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D),Jumat,2 Mei 2025 di Pendopo Sukabumi.

Himmatul Hasanah staff Ahli Bidang Pendidikan dan Kesehatan ( APKASI ) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia mengatakan Audiensi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membahas langkah-langkah selanjutnya dalam implementasi program BIE-D, termasuk kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

” Audiensi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah melalui program BIE-D, serta memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ini” jelasnya

Diketahui, Program BIE-D bertujuan untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan berprestasi, serta meningkatkan kualitas SDM di daerah.

Sekda dalam arahanya mengapresiasi Program BIE-D untuk mencetak generasi muda unggul dan berprestasi serta untuk memberikan kesempatan kepada para putra/Putri terbaik dari Kabupaten Sukabumi untuk menimba ilmu ke berbagai negara yang sudah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

” Kerjasama dengan APKASI dan Yayasan Adiluhung ini telah memberangkatkan para Pelajar untuk menimba Ilmu di negara China dengan harapan sekembalinya menimba ilmu bisa dikembangkan untuk membangun Kabupaten Sukabumi, dengan ini harapannya kita bisa menyongsong Indonesia Emas 2045″ungkapnya

Masih dikatakan Sekda,kedepan dengan terbentuknya SDM unggul, bisa bermanfaat untuk membawa perubahan Kabupaten Sukabumi kearah yang lebih baik



Reporter : Mirna

Polda Riau Jawab Harapan Masyarakat Dalam Kegiatan Jumat Curhat di Taman Rekreasi Alam Mayang

YUTELNEWS.com//

Pekanbaru – Polda Riau kembali menggelar program rutin Jumat Curhat pada Jumat, 2 Mei 2025, yang kali ini berlangsung di Taman Rekreasi Alam Mayang, Jalan H. Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta kondusif hingga selesai sekitar pukul 11.10 WIB.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Oka M. Syahrial, S.E., S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, di antaranya:

Kombes Pol Azam Himawan, S.I.K. – Auditor Itwasda Madya TK III

Kombes Pol Eko Budi Purwanto, S.I.K. – Dirbinmas

Kombes Pol Taufik Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H. – Dirlantas

Kombes Pol Sambas Kurniawan, S.I.K. – Karolog

Kombes Pol Drs. Widyanto Wahyu Nugroho – Kabid Keuangan

Kombes Pol Bachtiar Alfonso, S.I.K., M.Si. – Staf Ahli Kapolri PKKM TK III

AKBP Erik Rezakola, S.T., M.T., M.Eng. – Ps. Kabid Labfor

AKBP Bainar, S.H., M.H. – Kayanma Polda Riau

Turut hadir dalam kegiatan ini tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat dari Kecamatan Tenayan Raya dan sekitarnya.

Acara dibuka oleh protokol dan diawali dengan doa yang dipimpin Ustad Hariyanto Siregar. Dalam sambutannya, Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budi Purwanto menyampaikan apresiasi kepada Polsek Tenayan Raya serta masyarakat atas sambutan dan partisipasi aktif dalam kegiatan ini. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal serta lingkungan melalui program Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau.

Tokoh masyarakat Tenayan Raya, Hariyanto Siregar, turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polda Riau dan mendukung penuh pelaksanaan program Green Policing demi menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, termasuk harapan terkait peningkatan pelayanan SIM dan klarifikasi atas informasi yang beredar mengenai “SIM gratis”. Menanggapi hal itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufik Lukman Nurhidayat menegaskan bahwa informasi tentang SIM gratis yang tersebar di media sosial adalah hoaks.

“SIM adalah legalitas resmi yang wajib dimiliki setiap pengendara, dengan batas usia minimal 17 tahun. Untuk memperolehnya, calon pemohon harus melalui tahapan resmi. Setelah kami koordinasikan dengan Korlantas Polri, informasi soal SIM gratis tersebut adalah tidak benar dan merupakan hoaks yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Seorang warga Kecamatan Tenayan Raya, Yanto, juga menyampaikan pengalamannya mengurus SIM secara langsung. Ia mengapresiasi pelayanan yang diterima dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada calo atau oknum yang tidak dikenal.

“Petugas sangat membantu dan prosesnya mudah serta transparan. Biayanya juga sesuai aturan. Saya berharap Polda Riau terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Dirlantas Polda Riau menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dalam pelayanan publik, dan akan mengoordinasikan pelaksanaan SIM keliling dengan Satlantas Polresta Pekanbaru, agar masyarakat dapat mengakses layanan perpanjangan SIM di tingkat kecamatan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian cinderamata berupa sembako, helm SNI, serta bibit pohon sirsak dan rambutan kepada masyarakat. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

(Adam Silaen)

Kapolres Kampar Hadiri Upacara Hardiknas, Tunjukkan Dukungan Polri terhadap Dunia Pendidikan

YUTELNEWS.com//

Bangkinang, – Kapolres Kampar, AKBP MIHARDI MIRWAN, S.H., S.I.K., M.M, hadir dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di Kabupaten Kampar, yang diselenggarakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, pada Jumat (02/05/2025) pagi.

Kehadiran Kapolres Kampar dalam acara ini menunjukkan dukungan Polri terhadap dunia pendidikan dan komitmen Polri untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi proses belajar mengajar.

Selain Kapolres, acara ini juga dihadiri oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.ag., M.Si, Dandim 0313/KPR Letkol Setiawan Hadi Nugroho, S.H., M.IP, Sekda Kampar H. Hambali, S.E., M.H, dan para pejabat lainnya.

Upacara Hardiknas ini diselenggarakan dengan tata tertib upacara yang lengkap, mulai dari pemasukan pasukan, pengibaran bendera, sampai dengan pembacaan amanat pembina upacara.

Upacara Hari Pendidikan Nasional ini bertujuan sebagai momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan.

Upacara selesai dilaksanakan pukul 08.30 WIB, dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar.

(Adam Silaen)

Upacara Hardiknas, “Pendidikan Adalah Proses Membangun Karakter, Akhlak Mulia Dan Peradaban Bangsa”

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Bupati Sukabumi H Asep Japar memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2025 yang digelar di Alun-alun Pelabuhan ratu, Jumat (02/05/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Bupati H Andreas, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta jajaran pendidikan se-Kabupaten Sukabumi.

Bertindak sebagai komandan upacara, Dadad Handriyan memimpin jalannya prosesi dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap makna penting Hardiknas.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti.

Pidatonya menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk memperkuat dedikasi, komitmen, dan semangat seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan amanat konstitusi mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun, termasuk agama, suku, gender, ekonomi, maupun domisili,” jelasnya.

Pendidikan lanjutnya, bukan hanya hak asasi tetapi juga merupakan proses pembangunan karakter, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Ia menekankan bahwa pendidikan harus menjadi sarana mobilitas sosial dan peningkatan martabat bangsa,” Ujarnya.

Amanat tersebut juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas nasional. Dalam Asta Cita keempat, Presiden bertekad membangun sumber daya manusia Indonesia yang kuat melalui penguatan infrastruktur pendidikan, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru.

“Guru tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai mentor dan konselor yang senantiasa membimbing murid menuju masa depan yang gemilang,” imbuhnya.

Dengan semangat Hardiknas, menteri mengajak saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama antara Provinsi Jawa Barat pemerintah kabupaten sukabumi kantor kementerian agama Kabupaten Sukabumi dan Komando distrik militer 0622/Kabupaten Sukabumi tentang sinergis pembangunan pendidikan istimewa, selanjutnya penyerahan beasiswa tahfidz secara simbolis yang akan diberikan kepada 3 penerima tingkat SD dan 3 penerima tingkat SMP.

(Mirna)

Diduga Lakukan Pembohongan Publik, Kepala Desa Cigombong Jadi Sorotan

BOGOR, YUTELNEWS.COM —Kepala Desa Cigombong di Kabupaten Bogor saat ini mendapat perhatian besar dari masyarakat setelah muncul dugaan pembohongan publik terkait penggunaan dana desa dan program pembangunan infrastruktur, Jum’at (02/05/2025).

Warga kecewa karena pembangunan yang dijanjikan sejak awal 2024 belum terealisasi.

Kades Cigombong berulang kali menyatakan bahwa proyek sedang berlangsung, namun tidak ada bukti fisik yang menunjukkan hal tersebut,” ujarnya.

Warga yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa setelah menanyakan pembangunan jalan lingkungan, jawabannya selalu sama: ‘sedang diproses’, tetapi tidak ada perkembangan,” ungkapnya.

Dugaan pembohongan publik diperkuat oleh dokumen yang menunjukkan perbedaan antara laporan anggaran dan kondisi di lapangan.

Beberapa tokoh masyarakat meminta agar dilakukan audit dan penyelidikan oleh pihak berwenang.

Kades Heri Endrawan memberikan pernyataan resmi mengenai proses pekerjaan namun saat dicek di lapangan pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan klaimnya,” ucapnya.

Ketua APDESI kecamatan Cigombong mengatakan kepada media bahwa dia telah menghubungi Kades untuk memperbaiki situasi tetapi proyek tetap belum ada kemajuan,” ujarnya.

Ada kesan bahwa Ketua APDESI menutupi kesalahan Kades dan menjanjikan cek lokasi namun tidak melakukannya.

Kasus ini menunjukkan masalah serius dalam transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa serta memperpanjang daftar perhatian publik terhadap Kepala Desa Cigombong.

(Mirna)

Kades Kamasan Mamat S Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 01 Mei 2025

Bandung – Yutelnews.com| Peringatan Hari Buruh Nasional 1 Mei 2025 menurut kepala desa (Kades) Kamasan Mamat S. Adalah momen penting untuk mengingat bahwa kita semua yang berkarya adalah buruh, kamis, (01/05/2025).

“Buruh pemegang peran penting dalam pembangunan daerah maupun nasional. Tentunya semua kita yang berkarya ini juga adalah buruh atau pekerja,” ucapnya.

Kades Mamat Mengatakan Atas nama pribadi dan bersama keluarga besar pemerintahan desa mengucapkan selamat memperingati hari buruh nasional 01 Mei 2025.

Peringatan Hari Buruh bertujuan untuk menghormati sekaligus mengingat perjuangan buruh untuk melawan pelanggaran hak-hak pekerja agar di lingkungan kerja tetap aman dan kondusif dengan mengutamakan keamanan, kenyamanan, keselamatan dan kesehatan para pekerja,” tukasnya.

Yans..

Bripda Jessica, Polwan di Polda Riau, Sabet Medali Emas Kejuaraan Karate di Malaysia

YUTELNEWS.com//

Pekanbaru – Kabar menggembirakan datang dari Polda Riau. Seorang polwan Polda Riau meraih medali emas pada kejuaraan Silent Knight Open Karate Championship di Kuala Lumpur, Malaysia yang diselenggarakan pada 25-27 April 2025.

Adalah Bripda Jessica Tety Debora, anggota Ditlantas Polda Riau yang meraih juara 1 pada kejuaraan karate internasional tersebut. Keberhasilan Jessica dalam perlombaan karate ini tentunya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Polda Riau.

“Prestasi yang diraih oleh anggota kami, Bripda Jessica ini tentu menjadi kebanggaan kami, sekaligus juga diharapkan memotivasi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang ada dalam diri masing-masing,” ujar Dirlantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman, Jumat (2/5/2025).

Polwan yang akrab disapa Jeje ini meraih medali kelas Kumite Perorangan Senior Putri 68 Kg. Jeje adalah salah satu kontingen Indonesia yang diberangkatkan bersama Tim Inkanas Polda Riau yang dipimpin Ketua Majelis Sabuk Hitam Inkanas Riau Kurniadi Syahputra.

Raihan medali emas ini tentunya membuat Jeje merasa senang dan bangga karena mengharumkan bangsa dan juga instansi Polri tempatnya mengabdi. Kerja kerasnya meraih medali emas ini tentu memiliki tantangan tersendiri.

“Saya tentu senang sekali masih bisa mengikuti dan meraih medali di kejuaraan ini, dengan profesi saya sebagai anggota Polri, tentu tantangan yang saya hadapi adalah membagi waktu antara kegiatan dinas dan latihan,” ujar Jeje.

Kegigihan Jeje dalam berlatih tidak sia-sia. Atas bimbingan sensei dia mampu mengalahkan peserta dari negara-negara lain.

“Di waktu luang saat tidak ada kegiatan dinas, saya menyempatkan waktu untuk latihan mandiri dengan bimbingan dan arahan dari pelatih Jeje, Sensei Kurniadi Syahputra,” ucapnya.

Bukan kali ini saja, Jeje juga pernah menorehkan sejumlah medali dalam kejuaraan karate, antara lain juara 1 Kejuaraan Karate Piala Kapolri Cup Tahun 2024, juara 3 Kejuaraan Kejuaraan Karate Se-Asia (AKF) di Okinawa, Jepang, dan juara 3 di Kejuaraan Karate Se-Asia Tenggara (SEAKF) di Vietnam.

Jeje menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan orang tua atas dukungan dan motivasi yang diberikan. Ia juga berterima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Dirlantas Kombes Taufiq yang memberikan dukungan sehingga ia berhasil meraih kejuaraan karate di kancah internasional.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pimpinan di Polda Riau yang selalu mendukung saya dalam meraih prestasi di bidang karate, khususnya Bapak Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, Bapak Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat dan jajaran. Saya berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi personel Polri yang lainnya untuk meraih prestasi demi mengharumkan instansi Polri,” pungkasnya.

( AS)

Silaturahmi Tim DPW PW FRN Riau ke Rutan Kelas IIB Inhu di Sambut Hangat ka.KPR Badai

PekanbaruYutelnews.com 
Dalam upaya untuk memperkuat hubungan antara awak media dan lembaga pemasyarakatan, Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara ( PW FRN ) Riau mengadakan jamuan silaturahmi ke Rutan Kelas IIB Inhu. Kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala Pengamanan Rutan ( KPR ) Badai dan staf, sebagaimana arahan dari Kepala Rutan, Ridar Firdaus Ginting, Inhu Rabu 30 April 2025.

Silaturahmi ini dianggap sangat penting oleh kedua belah pihak. Badai dalam sambutannya menyatakan, “Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keharmonisan antara media dan Rutan. Kami bertujuan untuk menghindari segala kecurigaan terhadap kinerja Rutan Kelas IIB Inhu.”

Humas DPW PW FRN Riau, Andi Putra, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan yang hangat dari pihak Rutan. “Terima kasih atas jamuan ka.KPR dan semua staf yang terlibat. Semoga hubungan baik ini terus terjalin demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan akan terbangun komunikasi yang lebih baik antara media dan lembaga pemasyarakatan, serta menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap kinerja Rutan Kelas IIB Inhu.|| AS


Narasi Tim PW FRN Riau

Polres Jepara Gelar Tactical Floor Game, Siap Amankan May Day 2025

Jepara – Yutelnews.com
Polres Jepara | Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melaksanakan kegiatan Tactical Floor Game (TFG) sebagai bentuk kesiapan pengamanan seluruh rangkaian kegiatan May Day di wilayah hukum Polres Jepara.

Kegiatan TFG berlangsung di halaman Mapolres setempat Jepara, pada Rabu (30/4/2025), yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso dengan diikuti seluruh pejabat utama bersama perwira pengendali lapangan (Padal).

Dalam sambutannya, Kapolres Jepara AKBP Erick mengapresiasi kehadiran seluruh personel.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk mempersiapkan seluruh personel menghadapi potensi situasi yang berkembang saat peringatan Hari Buruh.

“Mari kita maksimalkan dan sukseskan agenda pengamanan Hari Buruh, mulai dari titik kumpul hingga potensi aksi unjuk rasa. Semua kita antisipasi agar pelaksanaannya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan skenario pengamanan oleh Kabag Ops Polres Jepara Kompol Sutono.

Seluruh unsur pengamanan turut mempresentasikan peran dan strategi teknis dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.

Peringatan May Day 2025 di Kabupaten Jepara akan dipusatkan di Pantai Kartini dengan agenda utama seperti Senam Sehat Bersama antara serikat pekerja dan Pemerintah Daerah, serta bakti kesehatan berupa donor darah.

Selain pengamanan di lokasi utama, Polres Jepara juga menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dengan penerapan Paradigma Baru Pengamanan Unjuk Rasa (Pam Unras) yang difokuskan pada penguatan teknik dan penerapan pendekatan humanis dalam menghadapi massa aksi.

“Kami telah menyiapkan pengamanan penuh di lokasi acara. Selain itu, kami juga bersiap menghadapi kemungkinan aksi massa dengan latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dengan penerapan Paradigma Baru Pengamanan Unjuk Rasa (Pam Unras),” jelas Kabag Ops.

Latihan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada personel dalam menghadapi aksi unjuk rasa yang mungkin terjadi saat peringatan May Day.

“TFG dan latihan ini diharapkan bisa memberi pemahaman teknis yang matang agar setiap personel tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi lapangan,” tegas Kompol Sutono.

Melalui TFG dan skenario teknis yang telah disusun, Polres Jepara memastikan kesiapan total dalam menghadapi May Day 2025.

Upaya ini diharapkan menciptakan situasi kondusif, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat, khususnya para buruh.

(Singgih)

*Bupati Bogor diminta tindak tegas kepala desa Cigombong,pengerjaan proyek jaling asal asalan

Bogor – Yutelnews.com
Pelaksanaan  pengadaan barang dan jasa dalam kegiatan Pengaspalan Jalan Kp. Kongsi dan Jalan Kp. Cigombong  Desa
, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor , Jawa Barat.diduga asal-asalan pasalnya belum sampai 6 bulan aspal jalan tersebut sudah terkupas,Rabu(01/05/2025)

Pengaspalan tersebut menggunakan Sumber Anggaran APBN Tahun Anggaran 2025 Dana Desa Tahap ke 1.(60%)
Sebesar Rp. 260.200.000.,( dua ratus enam puluh juta dua ratus ribu rupiah.) Dengan volume pekerjaan pada dua titik.(  115 X 2 X O, O3 – 1000 X 1 X 0,03 ) total Volume sepanjang 1230 Meter.

Pelaksana kegiatan sesuai yang tertera di Baner dilaksanakan oleh TPK dan Masyarakat.
Namun fakta berkata lain, ” Pembohongan publik ” Kegiatan di borongkan ke pihak ketiga yaitu Saudara ( E) Asal Cidahu. Dengan ditunjuk langsung oleh Kades Diduga tanpa melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Sesuai  Peraturan Menteri Dalam Negeri Rebuplik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014.Tentang Pedoman Membangun Desa. Dan Peraturan Menteri Desa Nomor 21 Tahun 2020. Tentang Pedoman Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Saat awak media menghubungi pihak pelaksana melalui WhatsApp untuk di konfirmasi sangat disayangkan ,Saudara (E) tidak mengangkat telpon dan membalas chat WA terkesan menghindar. Begitu halnya Kepala Desa Cigombong Heri Hendrawan saat dikonfirmasi via seluler sulit di hubungi Hal tersebut sangat disayangkan, sampai berita ini diterbikan, ia tidak membalasnya, mengingat keterangan dari yang bersangkutan sangat perlu untuk didengar sebagai hak jawab.

Kegiatan pengaspalan yang dimulai pada Kamis,
(17 – 19 April 2025) hanya memakan waktu tiga hari kerja, singkat dan cepat.namun hasilnya tidak maksimal alias asal asalan, yang mana baru itungan hari jalan banyak yang rusak dan di komplen warga yang mengatakan buruknya kualitas Aspal.serta ketebalan rata – rata hanya berkisar, 0,02 Cm, malah ada juga 0.01 cm.

Rangkaian pelaksanaan kegiatan pengaspalan jalan lingkungan yang tidak profesional alias asal jadi. Serta penunjukan pihak ketiga oleh Kades  tidak sesuai dengan ketentuaan yang belaku. Dan yang paling ironis, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK ) tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan proyek selama ini. hanya tertera dalam BANER Anggaran, hal tersebut menjadi sorotan banyak pihak. Knapa bisa Kades seperti itu tidak melibatkan TPK ? Diduga Kades  main mata dengan pihak ketiga, ada kesepakatan fee yang telah disepakati ?

Dari hasil kajiaan dan investigasi media dilapangan pada kegiatan tersebut, yang mana kualitas pekerjaan dan volume serta anggaran tidak sebanding lurus dengan hasil. Dan di Duga Anggaran di UP..Mengingat volume pekerjaan 1230 meter menurut ahli hanya menelan anggaran sebesar Rp. 80 Juta Rupiah. Hal tersebut dapat berpotensi merugikan keuangan negara.dan terindikasi adanya  dugaan tindak pidana korupsi dan KUHP.


Reporter : Mirna

Oknum Ketua PWI dan anggotanya diduga akan menjebak wartawan

Bogor – Yutelnews.com
Salah seorang oknum pengacara berinisial Wy diduga mengancam seorang wartawan yang telah merilis berita mengenai salah satu Perumahan yang berada di Kecamatan Cibinong yang diduga memalsukan perizinan guna Mencairkan Pinjaman ke Bank BTN Syariah.

Kejadian tersebut berawal ketika adanya pemberitaan mengenai izin salah satu Perumahan yang berada di Kecamatan Cibinong yang diduga memalsukan Perizinan guna mencairkan pinjaman ke Bank BTN Syariah, kemudian pihak Perumahan mengutus Ketua PWI Bogor dan anggotanya, dan tidak lama kemudian mereka datang ke kantor redaksi swaradesaku untuk bermediasi namun di tolak.(25/4/25).

Beberapa hari kemudian pihak Perumahan mengutus seorang yang mengaku Pengacara yang berinisial Wy dan kemudian mengundang awak media di kantornya yang berada di Kecamatan Bojonggede, pada Selasa sore tanggal 29/4/25.

Pihak Developer Perumahan yang di wakili oleh Wy yang mengaku sebagai Pengacara sekaligus Ketua Peradi Bogor bertemu dengan wartawati yang berinisial Srh dan Rn.

Menurut keterangan Srh dan Rn, dalam pertemuan tersebut Wy dengan nada tinggi dan melontarkan ancaman akan melaporkan serta mengatakan “jika berita tidak di takedown (dihapus) sampai besok Rabu jam 12 siang, (30/4/25), maka saya pastikan menjadi gelap”, ujar wartawati tersebut.

Srh, menambahkan, oknum Pengacara tersebut mengatakan kalau dia mempunyai bukti rekaman percakapan antara wartawan dan anggota PWI Bogor yang berinisial SRL dari Ketua PWI Bogor (DD).

Pertemuan saya dengan oknum Pengacara juga saya sudah rekam, Oknum pengacara tersebut ingin memberikan sejumlah uang agar berita bisa di takedown (hapus berita) namun kami tolak, ujar Srh

Menanggapi kejadian ini, Ketua FPII Bogor Raya, Rahmat Lubis alias Baron, mengecam keras dugaan intimidasi tersebut. “Ini bentuk nyata pembungkaman terhadap kebebasan pers dan pelanggaran terhadap UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami minta aparat segera bertindak dan kami siap memberikan pendampingan hukum bagi wartawan yang diancam,” tegas Baron

“Kami mengecam keras ancaman ini dan mendesak aparat penegak hukum segera memproses sesuai aturan yang berlaku.” Irwan Manurung menyebutkan akan memberikan pendampingan hukum kepada awak media yang mendapat ancaman, demikian tuturnya.


Reporter : Mirna

Merubah Paradigma buruh menjadi mitra perusahaan Dalam Membangun Masa Depan Bersama

Jepara – Yutelnews.com
Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional. Di Indonesia, peringatan ini sering diwarnai oleh aksi-aksi demonstrasi, pernyataan tuntutan upah layak, dan permintaan jaminan perlindungan bagi para pekerja. Semua itu sah dan perlu, sebagai bagian dari dinamika demokrasi dan penguatan hak-hak tenaga kerja.

Namun di balik hiruk-pikuk itu, ada satu kekuatan besar yang selama ini belum mendapat perhatian serius: perubahan mindset. Perubahan dari cara pandang lama yang membedakan pekerja dan pemilik modal secara kaku, menuju pola relasi baru yang lebih manusiawi dan bermartabat: kemitraan.

*Menggeser Istilah, Mengubah Realitas*

Istilah “buruh” dalam konteks tertentu mengandung stigma ketimpangan. Ia terdengar pasif, bergantung, dan inferior. Seolah pekerja adalah pihak yang hanya menanti upah, sedangkan pengusaha adalah yang menentukan segalanya. Padahal dalam kenyataan sehari-hari, keberlangsungan perusahaan bergantung pada kinerja para pekerja. Tanpa produktivitas dan loyalitas mereka, perusahaan sebesar apa pun tidak akan bertahan.

Jika kita mulai menggeser istilah “buruh” menjadi “mitra kerja” atau “rekan usaha”, maka kita tidak sekadar bermain kata-kata. Kita sedang mengubah kerangka pikir. Kita menempatkan pekerja sebagai subjek pembangunan, bukan objek eksploitasi. Kita mengajak kedua belah pihak—pekerja dan pengusaha—untuk duduk sejajar dalam semangat partnership, bukan permusuhan.

*Rasa Memiliki, Bukan Sekadar Mengabdi*

Perubahan mindset ini mendorong tumbuhnya rasa memiliki. Seorang mitra tidak hanya bekerja demi gaji, tetapi turut menjaga keberlangsungan usaha karena ia merasa menjadi bagian dari sistem. Di sisi lain, perusahaan yang memandang pekerjanya sebagai mitra tentu akan memperlakukan mereka dengan adil, transparan, dan penuh penghargaan.

Dalam suasana seperti itu, kesejahteraan bukan lagi sesuatu yang diperjuangkan lewat aksi jalanan atau ancaman mogok kerja. Ia menjadi buah alami dari kerja sama, saling menghormati, dan tanggung jawab kolektif.

*Kesejahteraan yang Berbasis Kolaborasi*

Kita tentu tidak menutup mata terhadap praktik-praktik ketenagakerjaan yang masih jauh dari ideal. Upah murah, jam kerja panjang, dan minimnya jaminan sosial masih menjadi kenyataan. Tapi alih-alih hanya mengandalkan tekanan dan tuntutan, mengapa kita tidak membangun kultur saling percaya?

Sudah saatnya pekerja memahami bahwa keberlangsungan perusahaan adalah keberlangsungan mereka juga. Dan perusahaan menyadari bahwa loyalitas pekerja tidak dibeli dengan upah murah, tetapi ditumbuhkan lewat pengakuan dan penghargaan.

Inilah esensi kesejahteraan yang berkelanjutan: bukan semata hasil dari negosiasi keras, tetapi dari hubungan industrial yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

*Hari Buruh: Momentum Merubah Paradigma*

Hari Buruh bukan sekadar momen simbolik untuk menuntut hak. Ia adalah refleksi kolektif tentang arah masa depan hubungan kerja kita. Apakah kita akan terus mempertahankan polarisasi antara “atasan” dan “bawahan”? Ataukah kita bersedia membangun kemitraan sejati, di mana setiap pihak merasa dihargai dan bertanggung jawab?

Jika jawaban kita adalah yang kedua, maka perubahan itu harus dimulai dari bahasa dan mindset. Dari “buruh” menjadi “mitra kerja”. Dari “mengabdi” menjadi “berbagi tanggung jawab”. Dari “milik bos” menjadi “milik bersama”.

Karena ketika kita merasa memiliki, maka kita akan berjuang bukan untuk menuntut, tetapi untuk tumbuh bersama.

Selamat Hari Buruh.

(Singgih)

Diterima Dewan Pers, PJS Konsultasi Pendaftaran Konstituen

Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro saat berfoto bersama Pengurus PJS dan ASWIN di hall Dewan Pers,Rabu (30/04/2025).

YUTELNEWS.com | JAKARTA – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) resmi diterima oleh Dewan Pers dalam rangka konsultasi terkait rencana pendaftaran PJS sebagai konstituen Dewan Pers. Penerimaan ini berlangsung bersamaan dengan organisasi pers lain, yaitu Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN). Pertemuan yang digelar pada Rabu (30/04) tersebut menandai langkah penting bagi PJS dalam memperkuat eksistensi dan legitimasi organisasi di kancah pers nasional.

Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Atmaji Sapto Anggoro, didampingi staf Dewan Pers, Deritawati Sitorus, menyambut baik niat kedua organisasi pers tersebut untuk menjadi konstituen Dewan Pers di masa mendatang.

Dalam arahannya, Sapto menjelaskan bahwa hingga saat ini Standar Organisasi Wartawan (SOW) yang baru masih dalam tahap draf dan belum disahkan, menggantikan SOW yang berlaku sejak 2008.

“Perubahan signifikan terjadi pada jumlah pengurus daerah atau cabang. Sebelumnya minimal 10 daerah, kini harus mencakup minimal 50 persen dari jumlah provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu, anggota yang diusulkan harus sudah memiliki sertifikat kompetensi wartawan,” jelas Sapto.

Ia mempertegas, ini masih dalam bentuk draf dan belum disahkan oleh Dewan Pers. Dirinya berharap SOW baru ini dapat segera disahkan sebelum masa jabatan Dewan Pers periode ini berakhir pada 13 Mei 2025.
Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, hadir bersama sejumlah pengurus, antara lain Ketua DPD PJS DKI Jakarta Tri Joko, Sekretaris DPD DKI Muh Ied, Ketua DPD Bangka Belitung Rikky Fermana, serta Ombudsman Hangga Oktafandany.

Dalam pemaparannya, Mahmud menjelaskan bahwa PJS telah melalui mekanisme organisasi yang sah, termasuk Munas I pada 2022 yang digelar di Hall Dewan Pers. Saat ini, PJS telah memiliki keanggotaan aktif sebanyak 1.117 orang yang tersebar di 26 provinsi.

Mahmud menegaskan bahwa secara administratif, PJS telah memenuhi 90 persen persyaratan yang tercantum dalam draf aturan baru Dewan Pers dan siap mendaftar sebagai konstituen meskipun ada beberapa aturan yang belum dapat dipenuhi sepenuhnya.

“Setelah pertemuan ini, DPP akan langsung menggelar rapat koordinasi dengan dua pimpinan DPD untuk menentukan langkah strategis terkait aturan baru SOW yang akan disahkan Dewan Pers,” ujar Mahmud.

Lebih lanjut, Mahmud menyampaikan, hasil pertemuan ini, DPP akan mengadakan rapat pleno yang diperluas hingga tingkat DPD untuk memastikan seluruh pengurus memahami dan siap menjalankan aturan baru tersebut.

“Koordinasi ini penting agar persiapan pendaftaran berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan Dewan Pers,” tambahnya.

HUT, Rapimnas dan UKW

Selain persiapan pendaftaran, PJS juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda penting. Pada 13 Mei 2025 mendatang, PJS akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 yang akan digelar di Jakarta. Acara ini direncanakan akan dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan dihadiri oleh Ketua serta anggota Dewan Pers periode lama dan baru, yang akan dilantik oleh Presiden pada hari yang sama. Usai perayaan HUT, DPP langsung menggelar Rapimnas dalam rangka menyikapi draf SOW yang akan diberlakukan saat PJS mendaftar sebagai konstituen Dewan Pers nanti.

Selanjutnya, PJS juga akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 14-15 Mei 2025. UKW ini dilaksanakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) UPN Veteran Yogyakarta. Rencana pelaksanaan UKW telah disampaikan kepada anggota dan staf Dewan Pers saat Ketua Umum memaparkan kondisi terkini PJS.

“UKW merupakan program utama kami dalam mewujudkan visi PJS, yaitu menjadikan setiap pengurus dan anggota memiliki sertifikat kompetensi wartawan, baik secara mandiri maupun melalui fasilitasi Dewan Pers,” tegas Mahmud.

Dengan hasil pertemuan ini, dirinya berharap seluruh pengurus di semua tingkatan segera melakukan pembenahan menyeluruh untuk menyongsong rencana pendaftaran tersebut.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.