You Tell News

BPJS Ketenagakerjaan Batam Bersama dengan Dishub Gelar Audiensi dengan ADOB, Data Aplikator Jadi Kendala

YUTELNEWS.com | Batam – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menggelar rapat koordinasi terkait Surat Keputusan (SK) Gubernur mengenai tarif dan pengawasan jasa angkutan, serta membahas implementasi program BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) bagi pengemudi ojek online (ojol), Senin (3/3/2024). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Dishub Kota Batam dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk BPJS Cabang Batam Nagoya dan Sekupang, serta perwakilan Aliansi Driver Online Batam (ADOB).

Gusril, Sekretaris Umum ADOB, mengapresiasi Dishub Kota Batam dan BPJS TK atas perhatiannya terhadap kesejahteraan mitra ojol. Namun, ia menyoroti kendala utama dalam pelaksanaan program ini, yaitu belum adanya data lengkap dari aplikator.

“Kami bukan menyalahkan BPJS TK, tapi kami ingin memastikan agar program ini berjalan dengan baik. Kami siap membantu dalam koordinasi data,” ujar Gusril.

Ia juga menegaskan bahwa pihak aplikator hingga kini belum menunjukkan itikad baik dalam menyerahkan data yang diperlukan.

“Kami menilai aplikator masih enggan memberikan data. Padahal, ini demi kesejahteraan mitra ojol yang mereka naungi,” tambahnya.

Ketua Umum ADOB, Djafri Rajab, menyambut baik program ini dan berharap agar implementasinya benar-benar tepat sasaran.

“Kami berharap agar ada pengawasan khusus terhadap BPJS TK ini, salah satunya dengan membentuk Dewan Pengawas BPJS,” usul Djafri.

Sementara itu, Defrizal, Penasehat ADOB, menekankan perlunya perubahan nomenklatur BPJS TK dari “Pengemudi Ojek Online” menjadi “Pengemudi Online” agar lebih inklusif bagi seluruh pengemudi transportasi daring.

“Program ini sudah disahkan, jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Soal data, kami siap membantu mengumpulkannya dari setiap komunitas,” ujarnya.

Dishub Batam: Program BPJS TK Akan Berlaku Tahun Ini.

Kepala Dishub Kota Batam, Salim S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa program BPJS TK bagi mitra Ojek Online (Ojol) akan mulai diterapkan tahun ini.

“Kami mendukung penuh program ini dan memastikan regulasinya siap, termasuk dasar hukum melalui Perwako. Program ini harus tepat sasaran, karena jika ada kesalahan, kami juga yang akan bertanggung jawab,” kata Salim.

Ia juga mengungkapkan bahwa koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) serta aplikator telah dilakukan. Namun, permasalahan utama tetap pada data mitra Ojek Online (Ojol) yang belum diserahkan oleh pihak aplikator.

Berdasarkan data sementara, jumlah mitra Ojek Online (Ojol) aktif di Batam yang terdaftar dalam aplikasi transportasi daring adalah sekitar 13.500 orang, terdiri dari 4.000 mitra Gojek, 3.500 mitra Grab, dan 6.000 mitra Maxim.

BPJS TK bagi mitra ojol ini akan dikenakan tarif sebesar Rp16.800 per bulan dan hanya berlaku bagi pengemudi yang memiliki KTP Batam.

Afkar, perwakilan BPJS Cabang Nagoya dan Sekupang, menyatakan bahwa pihaknya siap menjalankan program ini, tetapi tetap membutuhkan data akurat dari aplikator.

“Kami hanya sebagai penyelenggara yang menerima data. Namun, kami terus meminta data dari aplikator agar kuota terpenuhi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa validasi data menjadi kunci keberhasilan program ini agar tidak terjadi kesalahan dalam verifikasi.

Percepatan Pengumpulan Data Mitra Ojek Online (Ojol).

Sebagai langkah percepatan, Dishub Kota Batam akan mengirimkan surat resmi kepada Aliansi Driver Online Batam (ADOB) untuk mengumpulkan data mitra Ojek Online (Ojol) dari setiap komunitas secara mandiri.

Aliansi Driver Online Batam (ADOB) mengusulkan agar setiap mitra ojol yang ingin mendaftar program BPJS TK melampirkan fotokopi KTP dan tangkapan layar profil akun aplikasi transportasi online. Langkah ini diharapkan dapat menyederhanakan proses dan mempercepat implementasi program perlindungan bagi mitra Ojek Online (Ojol) di Batam.

Dishub, BPJS TK, dan Aliansi Driver Online Batam (ADOB) sepakat untuk terus berkoordinasi agar program ini segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi seluruh mitra Ojek Online (Ojol) di Kota Batam. /Red

Pemko Gusit Melaksanakan Gerakan Jumat Bersih dan Penanaman Bibit Pohon Se-Kota Gunungsitoli

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kota Gunungsitoli menggelar gotong royong serentak dan penanaman bibit pohon pada Gerakan Jumat Bersih. Gotong royong mulai dilaksanakan di Kompleks Perkantoran Dahana, dipimpin langsung Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H. Seluruh Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Instansi Pemerintah/BUMN/BUMD/Desa dan Kelurahan juga ikut ambil bagian dalam Gotong Royong tersebut, Jumat (07/03/2025).

Arahan Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa gotong royong adalah salah satu nilai-nilai Pancasila yang harus terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi-generasi kedepan. Gotong royong juga dapat meningkatkan kesadaran sosial akan pentingnya kerja sama dan semangat persatuan dan kesatuan serta membangun kearifan lokal dengan mempertahankan tradisi dan budaya masyarakat.

“Ujar Wali Kota dengan semangat “Tanpa kita sadari, kemajuan teknologi saat ini sangat mempengaruhi sikap dan tindakan kita terhadap lingkungan, sikap individualisme, tidak peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. Apalagi generasi muda sekarang ini, lebih suka menghabiskan waktu bermain gadget dibandingkan dengan aksi sosial ditengah-tengah masyarakat.

Pemko Gusit Melaksanakan Gerakan Jumat Bersih dan Penanaman Bibit Pohon Se-Kota Gunungsitoli
Pemko Siap Tanam Bibit Pohon

Wali Kota Gunungsitoli juga menegaskan bahwa Gerakan Jumat bersih di wilayah Kota Gunungsitoli akan dicanangkan di seluruh wilayah Kota Gunungsitoli, seluruh Instansi Vertikal, BUMN/BUMD.

“Sikap kita hari ini mulai gotong royong dan untuk seterusnya tetap dilaksanakan setiap hari Jumat. Saya minta seluruh OPD, Camat serta Lurah untuk ikut menyukseskan kegiatan ini dan mencanangkan gotong royong ini untuk juga dilaksanakan di seluruh desa-desa,” harap Wali Kota.

Diakhir sambutannya, Wali Kota menghimbau aksi bersih-bersih ini diharapkan bisa terus berlanjut. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Gunungsitoli juga berharap bahwa keberlanjutan kegiatan Gerakan Jumat Bersih (gotong royong) akan tetap dilaksanakan demi menjaga kebersihan dan keindahan Kota Gunungsitoli agar tetap nyaman, bersih dan asri.

“Saya mohon penanaman tanaman untuk bisa ditambahkan lagi, seperti pohon palem atau pohon pinang guna menjaga lingkungan hidup bagi keberlangsungan hidup kita dan generasi mendatang,” pesan Wakil Wali Kota.

Hadir dalam aksi gotong royong tersebut, Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Meiman Kristian Harefa, S.Sos., M.Si, para Staf Ahli/Asisten, para Pimpinan OPD Lingkup Pemko Gunungsitoli, para Kabag, Camat, Lurah se-Kota Gunungsitoli, para Pejabat Eselon III, Ketua TP-PKK Kota Gunungsitoli, Ketua DWP Kota Gunungsitoli dan hadirin lainnya.
(K.Gea)

Kepala BP Batam Undang Masyarakat Berbuka Puasa Bersama di KDA

YUTELNEWS.com- Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengundang seluruh elemen masyarakat untuk dapat hadir dalam agenda buka puasa bersama yang berlangsung di kediamannya pada Sabtu (8/3/2025).

Amsakar berharap, kegiatan ini pun dapat menjadi momentum guna memperkuat tali silaturahmi dan kekompakan masyarakat Batam.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengundang seluruh masyarakat Batam untuk dapat hadir pada kegiatan nanti. Mari kita rawat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Amsakar, Kamis (6/3/2025).

Ia berharap, kehadiran masyarakat dalam agenda tersebut dapat memberikan energi positif terhadap pemerintahan Amsakar-Li Claudia yang tengah berupaya untuk menjadikan Batam sebagai kota inovatif dan berdaya saing tinggi.

“Sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah faktor penting bagi kemajuan Batam ke depan,” pesan Amsakar.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga meminta dukungan kepada seluruh komponen daerah untuk dapat mengawal langkah-langkah strategis pemerintah dalam rangka memperbaiki kualitas hidup masyarakat Batam secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, Amsakar pun optimistis jika Batam dapat tumbuh sebagai destinasi unggulan investasi yang nyaman dan kondusif.

“Gunakan energi positif kita untuk membangun Batam. Sehingga tidak ada lagi perbincangan tentang hal-hal kontraproduktif,” pungkasnya. (DN-Red)

Nelayan Tuwatuwa Hilang di Perairan Pulau Asu, Basarnas Lakukan Pencarian

YUTELNEWS.com | Kantor Basarnas Nias terima laporkan dari Kades Desa Tuwatuwa telah terjadi Kecelakaan Kapal, Boat Nelayan Hilang Kontak POB 1 (Satu) Orang Saat Melaut di Perairan Pulau Asu, Kecamatan Sirombu, Kab. Nias Barat, Sumatera Utara

KRONOLOGI :

Pada tanggal 04 maret 2025 sekitar pukul 10.00 wib, Korban melaut untuk mencari ikan. dan biasanya korban langsung pulang pada sore hari. tetapi hingga pada tanggal 06/03/2025 Korban belum juga pulang sehingga keluarga korban melalui Kepala Desa Tuwatuwa melapor kepada BASARNAS Nias untuk melakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias Putu Arga Sujarwadi, S.H.,M.M setelah menerima informasi langsung mengirim satu tim personel ke lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Data korban :

Nama : Sozisokhi Daeli

Alamat : Desa Tuwatuwa Kec Sirombu

Usia : 45 Tahun

Personil langsung melakukan persiapan menuju lokasi kejadian, Setelah personil tiba di Desa Sirombu dan melakukan koordinasi dengan Kades Sirombu, Tim SAR melakukan pencarian dengan menggunakan LCR, Sekitar pikul 18.40 wib tim kembali ke posko dengan korban belum ditemukan maka pencarian dilanjutkan esok hari.

Unsur sar yang terlibat : Personil Kansar Nias, Personil Koramil Sirombu, Kepala Desa Sirombu, Keluarga dan Masyarakat.

Alut yang digunakan :Rescue Car DC, LCR + Mopel 30 PK, Peralatan SAR Air, Peralatan SAR Medis, Alkom, Drone, APD Personal, Kantong Mayat.

(Deni Zega)

Ucapan Syukur Atas Pelantikan Bupati Dan Wakul Bupati Nias Utara Periode 2025-2030

YUTELNEWS.com | Berjalan acara Ucapan Syukur atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara Periode 2025 2030 di sampaikan Sekda Nias Utara Bazatulo Zebua, SE, M.Ec.Dev ini momen kita bersama, bertempat di Pendopo Kabupaten Nias Utara, Hari Kamis 06/03/2025.

“Ucap Sekda pelantikan seluruh Kepala Daerah telah dilaksanakan di Jakarta yang dilantik langsung oleh Presiden RI. Mari kita bersyukur kepada Tuhan dimana Bupati dan Wakil Bupati telah mencapai periode kedua, mari kita mendoakan agar pimpinan kita di Kabupaten Nias Utara tetap sehat serta semoga acara ini berjalan dengan baik.

Pada kata sambutan Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan AMAN Bapak Bedali Lase, S.Pd.K menyampaikan bahwa tim telah memberikan dukungan penuh kepada Pasangan aman dalam memimpin Kabupaten Nias Utara ini. Dukungan dari berbagai partai serta semua pimpinan partai telah hadir saat ini sebagai bukti kebahagiaan Bupati dan Wakil Bupati dapat menjabat kembali, semoga kedepan Kabupaten Nias Utara menjadi lebih maju. Pada periode sebelumnya telah terbukti berbagai pembangunan, maka marilah kita semua menjalin persaudaraan, meninggalkan perbedaan pendapat serta bergandengan tangan agar Kabupaten Nias Utara dapat maju, terlepas dari kemiskinan sehingga masyarakat menjadi sejahtera.

Di lanjutkan kata sambutan mewakili partai pengusung di Kabupaten Nias Utara diwakili oleh Ketua Partai Golkar Bapak Sukanto Waruwu, S.E menyampaikan bahwa telah terpilihnya pimpinan Kabupaten Nias Utara untuk periode kedua, mari kita satukan hati ke depan untuk bersatu untuk Kabupaten Nias Utara ini.

Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara Ya’aman Telaumbanua, S.E menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan karena kekuatan kita, melainkan kekuatan dan kasih Tuhan sehingga saat ini kita dapat bersama sama mengikuti acara syukuran ini. Lembaga DPRD Kabupaten Nias Utara mengucapkan Selamat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara , kami siap mendukung dalam mengelola Pemerintahan Kabupaten Nias Utara dan selamat bergabung untuk kita melaju menuju Indonesia Emas di Kabupaten Nias Utara yang kita cintai ini.

“Ujar Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara di depan masyarakat dan ASN menyampaikan ucapan terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan sehingga ini merupakan suatu kebanggaan tersediri dimana baru kali ini dilantik secara langsung oleh Presiden, oleh sebab itu mari kita hilangkan permusuhan, mari bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Nias Utara ini serta bagaimana langkah-langkah pembangunan kedepan. Kewibawaan seseorang dilihat dari etika, sopan santun, kemampuan, bagaimana kita membangun komunikasi yang baik terhadap sesama, oleh karena itu mari kita bekerja sama, bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Nias Utara ini.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Nias Utara berterima kasih kepada para pemimpin terdahulu di Kabupaten Nias Utara atas pengabdian-pengabdian yang telah diberikan untuk Kabupaten Nias Utara. Semoga pada periode ini kita mampu membawa Nias Utara ke arah yang lebih baik, maka mari kita semua elemen bekerja sama ke arah yang lebih baik ke depan. Berikanlah kami kesempatan bekerja untuk berjuang membangun Kabupaten Nias Utara kedepan, tentunya masih banyak lagi pekerjaan yang masih belum selesai. Mari bergandengan tangan kedepan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Nias Utara.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua,Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, Staf Ahli, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara, Camat Se-Kabupaten Nias Utara, ASN lingkup Kabupaten Nias Utara, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, tamu dan Undangan lainnya.

(EY Gea)

Wakil ketua DPRD Nias Utara Membuat Antusias Masyarakat dan ASN mendengarkan Kata sambutanNya

YUTELNEWS.com | Berjalan acara Ucapan Syukur atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara Periode 2025 2030 di sampaikan Sekda Nias Utara Bazatulo Zebua, SE, M.Ec.Dev ini momen kita bersama, bertempat di Pendopo Kabupaten Nias Utara, Hari Kamis 06/03/2025.

“Ucap Sekda pelantikan seluruh Kepala Daerah telah dilaksanakan di Jakarta yang dilantik langsung oleh Presiden RI. Mari kita bersyukur kepada Tuhan dimana Bupati dan Wakil Bupati telah mencapai periode kedua, mari kita mendoakan agar pimpinan kita di Kabupaten Nias Utara tetap sehat serta semoga acara ini berjalan dengan baik.

Pada kata sambutan Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan AMAN Bapak Bedali Lase, S.Pd.K sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara menyampaikan bahwa Tim telah memberikan dukungan penuh kepada Pasangan aman dalam memimpin Kabupaten Nias Utara ini. Dukungan dari berbagai partai serta semua pimpinan partai dan masyarakat telah hadir saat ini sebagai bukti kebahagiaan Bupati dan Wakil Bupati dapat menjabat kembali, semoga kedepan Kabupaten Nias Utara menjadi lebih maju. Pada periode sebelumnya telah terbukti berbagai pembangunan, maka marilah kita semua menjalin persaudaraan, meninggalkan perbedaan pendapat serta bergandengan tangan agar Kabupaten Nias Utara dapat maju, terlepas dari kemiskinan sehingga masyarakat menjadi sejahtera. Titipan Pesan kepada Bupati dan wakil Bupati Nias Utara” Burung yang ada di gegamanmu jangan mudah dilepaskan dan Harimau yang ingin mendekatimu jinakkan dan penuh kewaspadaan” membuat Pendengar antusias, mengengarkan pesan , Ujar Bung Bedali Lase, Akhir kesan pantun dalam bahasa Nias ” Tafa’ohe tanga ba jaloso, Tafa’ohe tanga ba jaelo, Boi lulugodo bajabakha, balo ululungo’o ba mbaho, Ena’o a’oju ita fao-fao.

Di lanjutkan kata sambutan mewakili partai pengusung di Kabupaten Nias Utara diwakili oleh Ketua Partai Golkar Bapak Sukanto Waruwu, S.E menyampaikan bahwa telah terpilihnya pimpinan Kabupaten Nias Utara untuk periode kedua, mari kita satukan hati ke depan untuk bersatu untuk Kabupaten Nias Utara ini.

Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara Ya’aman Telaumbanua, S.E menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan karena kekuatan kita, melainkan kekuatan dan kasih Tuhan sehingga saat ini kita dapat bersama sama mengikuti acara syukuran ini. Lembaga DPRD Kabupaten Nias Utara mengucapkan Selamat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara , kami siap mendukung dalam mengelola Pemerintahan Kabupaten Nias Utara dan selamat bergabung untuk kita melaju menuju Indonesia Emas di Kabupaten Nias Utara yang kita cintai ini.

“Ujar Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara di depan masyarakat dan ASN menyampaikan ucapan terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan sehingga ini merupakan suatu kebanggaan tersediri dimana baru kali ini dilantik secara langsung oleh Presiden, oleh sebab itu mari kita hilangkan permusuhan, mari bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Nias Utara ini serta bagaimana langkah-langkah pembangunan kedepan. Kewibawaan seseorang dilihat dari etika, sopan santun, kemampuan, bagaimana kita membangun komunikasi yang baik terhadap sesama, oleh karena itu mari kita bekerja sama, bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Nias Utara ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Nias Utara berterima kasih kepada para pemimpin terdahulu di Kabupaten Nias Utara atas pengabdian-pengabdian yang telah diberikan untuk Kabupaten Nias Utara. Semoga pada periode ini kita mampu membawa Nias Utara ke arah yang lebih baik, maka mari kita semua elemen bekerja sama ke arah yang lebih baik ke depan. Berikanlah kami kesempatan bekerja untuk berjuang membangun Kabupaten Nias Utara kedepan, tentunya masih banyak lagi pekerjaan yang masih belum selesai. Mari kita beri yang terbaik bagi masyarakat Nias Utara.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua,Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, Staf Ahli, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah Lin

(EY Gea)

Penangkapan Pelaku Illegal Fishing di Perairan Banyuwangi, Danlanal: Tindak Tegas Pelanggar Keamanan Laut

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam upaya melindungi ekosistem laut, Lanal Banyuwangi berhasil menggagalkan aksi illegal fishing yang terjadi di wilayah perairan Banyuwangi, yang melibatkan penggunaan bahan peledak ikan atau bom ikan.

Pada press conference yang digelar Kamis, 6 Maret 2025, di Mako Lanal Banyuwangi, Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla, menjelaskan secara rinci tentang keberhasilan operasi yang dilaksanakan oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Banyuwangi. Operasi ini dimulai pada 30 Desember 2024 lalu, saat tim melaksanakan penindakan terhadap illegal fishing yang terjadi di Perairan Pulau Tabuhan.

“Pada saat itu, meskipun kami sempat menemui kendala dan pelaku berhasil meloloskan diri, kami tetap mendapatkan bukti berupa ikan hasil bom yang kemudian kami kirim ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga untuk dilakukan visum,” ujar Letkol Laut (P) Hafidz.

Visum tersebut mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa ikan-ikan yang ditemukan mengalami pendarahan hebat pada gelembung renang, yang disebabkan oleh gelombang kejut akibat penggunaan bahan peledak.

Namun, upaya tersebut tidak berhenti begitu saja. Pada 31 Januari 2025, Tim SFQR Lanal Banyuwangi kembali melaksanakan patroli rutin di sekitar Pulau Tabuhan dan berhasil mendeteksi aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana illegal fishing.

“Kami langsung melakukan pengejaran terhadap perahu yang terlibat, namun sempat mengalami kendala teknis pada mesin kapal patroli. Setelah melakukan perbaikan, kami berhasil mengejar dan tiba di Pantai Alasbulu, meski pelaku berhasil melarikan diri,” lanjut Letkol Hafidz.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak Lanal Banyuwangi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu perahu besar beserta satu perahu kecil (montek), serta melakukan pendalaman terhadap perahu tersebut. Pada akhirnya, penyelidikan mengarah pada penangkapan empat pelaku yang terlibat dalam jaringan illegal fishing menggunakan bom ikan.

Keempat pelaku tersebut adalah KR, pemilik kapal sekaligus pemimpin kegiatan illegal fishing; NF, ABK yang bertugas survei ikan; JM, ABK yang mengambil ikan hasil bom; dan M, juru mudi perahu sekaligus operator kompressor angin.

“Ini adalah tindakan yang sangat serius. Tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum yang harus ditindak tegas. Kami berterima kasih kepada Dandim 0825/Banyuwangi, pihak Balai Taman Nasional Baluran, serta Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga atas dukungannya dalam keberhasilan operasi ini,” kata Hafidz.

Letkol Hafidz juga menegaskan bahwa illegal fishing dengan menggunakan bom ikan adalah ancaman besar terhadap keberlanjutan sumber daya alam laut. Tidak hanya merusak ikan yang ditangkap, tetapi juga menghancurkan terumbu karang dan habitat laut yang penting bagi kehidupan biota laut.

“Sebagai bagian dari TNI AL, kami berkomitmen untuk terus memperkuat patroli dan menjaga keamanan laut Indonesia. Laut kita adalah salah satu kekayaan alam terbesar di dunia, dan kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi,” tegas Hafidz.

Proses hukum terhadap para pelaku illegal fishing ini telah berjalan dan pihak Lanal Banyuwangi memastikan bahwa mereka akan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hafidz juga mengimbau agar masyarakat, terutama yang beraktivitas di laut, dapat lebih menyadari pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut kita.

“Saya ingin mengingatkan bahwa tindakan illegal fishing tidak hanya merugikan negara dan masyarakat, tetapi juga merusak keberlanjutan sumber daya alam yang ada di laut. Kami dari Lanal Banyuwangi sangat berkomitmen untuk menindak setiap pelanggaran dan menjaga agar perairan di wilayah Banyuwangi tetap aman dan lestari. Mari bersama-sama menjaga laut kita, demi masa depan generasi yang akan datang,” pungkas Danlanal Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla.

(Tim Red)

Gawat…! Ada Dugaan Kredit Fiktif di Bank BUMN SKGR Tanpa Objek Tanah Jadi Agunan

YUTELNEWS.com | Aliansi Jurnalis Anti Rasuah (AJAR) bersama organisasi pers lainnya telah melayangkan laporan pengaduan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan terkait dugaan pemalsuan surat, penyalahgunaan wewenang, dan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum Kepala Desa Bagan Limau, Dugaan kuat menunjukkan bahwa aparat desa memanipulasi dokumen tanah demi keuntungan pribadi dan kelompoknya, sehingga merugikan masyarakat serta menyebabkan potensi kerugian negara.l

Untuk sementara, kejadian ini diduga adanya praktik kredit fiktif mencuat di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang debitur “J” di salah satu bank pelat merah mengaku bahwa Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) atas namanya digunakan sebagai jaminan pinjaman sebesar Rp150 juta oleh AG. Ironisnya, SKGR tersebut diduga tidak memiliki objek tanah yang sah.

Menurut keterangan J, pinjaman tersebut bukan diterima olehnya, melainkan oleh seseorang berinisial AG. Namun, pihak bank tetap menyetujui kredit tersebut dengan menggunakan SKGR atas namanya sebagai agunan. Selain itu, ada debitur lain yang menggunakan agunan dengan surat keterangan tanah yang tidak ada objek tanah yang sah. Ketika mengalami kredit macet, pihak bank memanggil J dan sebelumnya telah memberikan peringatan hingga tiga kali. Kemudian, J dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Bahkan dua debitur lainnya juga dipanggil pada hari yang sama, namun ia mengaku tidak mengetahui lebih banyak terkait agunan yang mereka gunakan.

Saat dikonfirmasi, Kasi Intel Kejari Pelalawan, Robby Prasetya Tindra Putra, SH, MH, mengaku tidak mengetahui adanya pemanggilan dan pemeriksaan terkait dugaan kredit macet ini. “Saya tidak mengetahuinya, apakah kejari melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terkait informasi itu,” ujarnya singkat. Kamis (6/3/2025).

Berdasarkan informasi yang di himpun media ini, Kepala Desa Bagan Limau, Syarifudin, membenarkan bahwa lima warganya telah dipanggil oleh Kejari Pelalawan. Salah satu yang dipanggil adalah Ketua RT setempat, J. “Ini terkait kredit macet oleh debitur yang juga merupakan warga Desa Bagan Limau. Menurut informasi, mereka diberikan waktu hingga tiga bulan untuk menyelesaikan pembayaran,” jelasnya.

Dugaan praktik curang ini semakin menguat setelah ditemukan indikasi bahwa SKGR yang diagunkan ke bank ternyata tidak memiliki objek tanah yang sah. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh oknum aparat pemerintah desa. Seorang narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa surat-surat tanah yang dijadikan agunan sebenarnya tidak memiliki objek nyata di lapangan.

Lebih lanjut, narasumber tersebut mengungkapkan adanya modus serupa dengan sertifikat hak milik (SHM). SHM yang digunakan sebagai agunan di bank ternyata diterbitkan ulang dengan SKGR dan surat keterangan tanah lainnya atas nama pemilik yang sama dan objek tanah yang sama. “Yang penting ada surat, bisa dijadikan agunan untuk pinjaman,” bebernya, menyoroti adanya praktik manipulasi dokumen.

Menurut penuturuan narasumber, permasalahan timbul karena beberapa debitur macet pembayaran kreditnya. “Yang Survei oleh pihak Bank, ternyata surat surat agunan pendamping itu, juga diduga tidak jelas atau surat surat ASPAL (Asli Tapi Palsu). Menurut saya banyak pihak terlibat dalam kasus tersebut, dan salah satu diantara mereka mengatakan jika masalah ini naik, akan membongkar semuanya,” jelasnya.

Kepala Desa Bagan Limau, Syarifudin, menyatakan bahwa keterlibatan perangkat desa dalam kasus ini diduga dilakukan oleh oknum RT dan Kepala Dusun (Kadus). Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci proses penerbitan surat keterangan tersebut dan menyebut bahwa semua dilakukan oleh bawahannya.

Lebih mengejutkan lagi, keterlibatan Ketua RT, RW, dan Kadus dalam proses pemalsuan ini semakin memperjelas bahwa praktik pembuatan surat keterangan tanah di desa tersebut telah berlangsung secara sistematis. Kepala desa bahkan mengakui bahwa ia menandatangani dokumen tanpa melakukan verifikasi, yang menunjukkan adanya kelalaian fatal atau kesengajaan dalam penyalahgunaan jabatan.

Kepala Desa bagan limau, Syarifudin, mengatakan ini adalah peran RT yang berbuat dan mengondisikan Pihak Bank. “Karna terkait masalah ini, beberapa bulan yang lalu datang surat sama saya, yang namanya surat sudah ditanda tangani RT, RW, Kadus, ya saya kan tinggal tandatangan saja. Begitu macetlah kredit itu baru saya tau ceritanya. Rupanya antara si J dan si AG ini sudah sepakat dengan pihak Bank. Pokoknya sudah dikondisikanlah. Sejauh ini prosesesnya RT yang nyodorkan berkasnya, ya udah gak ditanya-tanya lagi, gak diverifikasi lagi. Ujung tombaknya itu ya Pak RT. Dan yang disampaikan itu yang sudah produksi, kalau yang belum produksi itu jangan diterbitkan surat keterangannya. Jadi, saat ini terjadi masalah.

Sekarang posisinya kayak sayapun merasa dibodoh-bodohi, Kadus, RT, RW yang gak tau apa-apa saya merasa dibodoh-bodohi. Karna Pak RT juga yang berbuat ini, yang membuat, yang mengondisikan ini, makanya seperti itu Pak,” tutur Kades Bagan Limau dengan menegaskan peran RT nya.

Kasus ini menjadi sorotan publik, terutama terkait lemahnya verifikasi dokumen oleh pihak bank dalam proses pemberian kredit. Jika benar dokumen SKGR yang digunakan tidak memiliki objek tanah, maka ini bukan sekadar kredit macet biasa, melainkan dugaan kejahatan yang harus diusut tuntas oleh aparat penegak hukum. Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam dugaan manipulasi ini.

kejadian merupakan perbuatan yang merugikan keuangan negara, mengancam stabilitas sektor perbankan, dan menimbulkan preseden buruk dalam tata kelola administrasi pertanahan serta sistem pinjaman di Indonesia. Jika dibiarkan, Masyarakat yang melihat adanya celah dalam sistem pinjaman, bisa terdorong untuk melakukan hal serupa jika tidak ada tindakan hukum yang tegas.

Menurut Amri, Ketua DPW AJAR Provinsi Riau, menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pejabat yang menyalahgunakan wewenangnya. Kejari Pelalawan harus memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu dan memberikan efek jera bagi yang diduga pelaku kejahatan ini. “Sangat disayangkan jika dugaan pemalsuan surat dan penyalahgunaan wewenang dilakukan oleh oknum Aparat pemerintah desa Bagan limau, jika terbukti dan benar terjadi, Kejari Pelalawan diharapkan segera mengambil langkah konkrit untuk tindak lanjut secara hukum,” Pungkasnya.

(AS)

Diduga Ikut Terlibat Kasus PT. DAM, Kajati Sumsel Diminta Periksa Oknum Kades Pangkalan Tarum Lama

MUSI RAWAS, YUTELNEWS.COM — Sejumlah elemen masyarakat minta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) periksa Oknum Kepala Desa (Kades), Pangkalan Tarum Lama, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura), provinsi setempat insial (Sp).

Seperti kita ketahui Kejati Sumsel baru-baru ini telah menetapkan lima tersangka dugaan korupsi terbitkan izin usaha perkebunan secara ilegal PT. Dapo Agro Makmur (PT.DAM) di Kabupaten Musi Rawas seluas 5.974 Hektar lebih tanah milik negara.

Lima orang tersangka kasus korupsi di Musi Rawas telah diidentifikasi termasuk mantan Bupati dan kepala dinas. Lima tersangka termasuk Ridwan Mukti, mantan Bupati, dan beberapa pejabat lainnya.

Empat tersangka sudah ditahan sementara mantan Kepala Desa Mulyoharjo BA mangkir dari panggilan, Jika BA tidak menyerahkan diri, pihak Kajati Sumsel berencana melakukan penjemputan paksa.

Ada dugaan keterlibatan oknum Kades Pangkalan Tarum Lama, inisial Sp.
Kasus ini melibatkan beberapa pejabat tinggi dan berlanjut dengan potensi penjemputan paksa terhadap salah satu tersangka.

“Tolong Kades Pangkalan Tarum Juga Sp diperiksa, Sebab lokasi PT. DAM juga ada di Pangkalan Tarum,”ungkap salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis (06/03/2025).

Narasumber juga menceritakan awal pengadaan lahan perkebunan sawit PT. DAM banyak kades yang bermain ganti rugi lahan, Bahkan sejumlah oknum kades juga mengeruk keuntungan dari penjualan lahan untuk memperkaya diri.

“Informasi yang kami peroleh pihak PT. DAM membeli lahan berkisar Rp25 juta, namun pembelian tersebut sampai pada masyarakat sekitar Rp5 juta, Artinya sejumlah oknum kepala desa mendapat keuntungan sekitar 20 juta per hektar,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan pihak Kejati Sumsel lokasi yang bermasalah di kecamatan BTS Ulu ada sekitar 5.974 hektar. Jika rata-rata para oknum kepala desa serta lainnya mendapat keuntungan sekitar 20 juta maka bisa kita ketahui jumlah total mencapai Rp.119 Miliar lebih.

“Tidak Hannya sampai disitu, ada sejumlah oknum kades termasuk (Sp) diduga kuat melakukan pungutan liar (pungli) dengan memanfaatkan penerimaan tenaga kerja keamanan PT. DAM untuk masuk sebagai penjaga keamanan satu orang dimintai uang antara 20-30 juta,” tegasnya.

Narasumber juga minta kepada Kajati Sumsel untuk mengusut kasus ini secara tuntas serta jangan tebang pilih.

“Saya minta Kajati Sumsel jangan tebang pilih dalam mengusut kasus ini. Saya juga minta oknum kades Pangkalan Tarum Lama (Sp) diperiksa. Jika benar Sp juga ikut terlibat agar dijebloskan ke penjara,” pungkasnya.

(Tim Wartawan PWDPI KABUPATEN SUKABUMI)

( Adang Suryana)

FKOJ Soroti 3 Persoalan Utama di Jepara Tentang Sekda, Tambak Karimunjawa dan Kualitas Klinik Jalan

Yutelnews.com | Jepara – FKOJ atau Forum Komunikasi Ormas dan LSM Jepara melalui juru bicaranya Priyo Hardono Ketua DPD PEKAT IB Jepara, Kamis (6/3/2025) di kantornya memberikan keterangan tentang pernyataan sikap FKOJ Jepara.

“Ada 3 pokok persoalan yang ingin kami sampaikan kepada Witiarso Utomo atau Mas Wiwit selaku Bupati Jepara,” kata Priyo.

Menurut Kang Priyo sapaan akrab Priyo Hardono ada 3 (tiga) hal penting yang harus segera ditindaklanjuti dan menjadi bahan pertimbangan oleh Bupati Jepara.

1. Masa Jabatan Sekda Jepara

Edy Sujatmiko untuk periode pertama sudah habis sejak 30 April 2024 lalu. Saatnya Sekda Jepara diganti dan Bupati Jepara segera meminta hasil evaluasi dari tim evaluasi dan KASN.

Dasarnya adalah kinerja Edy Sujatmiko sebagai Sekda Jepara pernah bermasalah di era Bupati Jepara, Dian Kristiandi. Edy Sujatmiko dibebastugaskan sementara melalui surat pembebastugasan sementara pada Selasa (10/8/2021) lalu.

FKOJ Jepara sendiri sejak awal getol meminta agar Sekda Jepara segera diganti. Pertimbangannya selama ini Sekda Jepara kinerjanya tidak maksimal seperti tidak mengoptimalkan peran Komite Pelaksana TSP Kabupaten Jepara Tahun 2023—2027 dan yang terbaru Sekda Jepara selaku Pengarah Tim Terpadu Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Jepara belum bekerja dengan efektif terbukti masih banyak tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Jepara.

Bupati Jepara bisa mengusulkan kepada Gubernur Jateng dan Mendagri melalui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) agar menarik Edy Sujatmiko, Sekda Jepara ke provinsi Jateng sebagai pejabat fungsional, staf ahli ataupun Widyaiswara.

2. Tambak Udang di Karimunjawa

FKOJ Jepara meminta agar Witiarso Utomo, Bupati Jepara bertindak tegas menutup tambak udang Vannamei di Karimunjawa.

Dasarnya adalah dari 33 (tigapuluh tiga) tambak udang yang beroperasi di wilayah Kecamatan Karimunjawa, Jepara mengakibatkan pencemaran dan perusakan lingkungan.
Kemudian oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK, 4 (empat) pengusaha tambak dijadikan tersangka dan di bulan September 2024 lalu, keempatnya dalam persidangan di PN Jepara dijatuhi hukuman penjara dan denda.

Para petambak atau pembudidaya udang dinyatakan melanggar UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Undang-undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Menurut FKOJ Jepara tidak ada toleransi dan ruang lagi bagi petambak udang beroperasi di Kawasan Balai Taman Nasional Karimunjawa.

3. Anggaran Klinik Jalan Kabupaten Jepara

Berdasarkan informasi tahun 2025 ini anggaran klinik perbaikan jalan Kabupaten Jepara sebesar Rp. 6-7 miliar.

DPD PEKAT IB Jepara mengamati di ruas jalan Kabupaten Jepara banyak lubang jalan yang diperbaiki dengan memakai aspal drum atau aspal panas dan untuk lubang berskala kecil menggunakan aspal dingin (coldmix). 

FKOJ Jepara berharap agar dengan anggaran dari DPUPR Jepara sebesar Rp. 6-7 M benar-benar dimaksimalkan untuk pengerjaan klinik jalan kabupaten dengan benar dan baik. DPUPR Jepara harus menggunakan material aspal dengan daya tahan lebih tinggi saat penambalan lubang jalan ketika kondisi hujan.

Jangan sampai DPUPR menghambur-hamburkan anggaran dengan memakai kualitas aspal yang tidak sesuai standar SNI yang ditetapkan.

FKOJ Jepara berpesan agar petugas Bina Marga DPUPR Jepara di lapangan melakukan prosedur pengerasan aspal dengan efektif dan ekonomis untuk menghindari timbulnya lubang jalan baru dan perbaikan aspal yang mahal untuk jalan berlubang.

FKOJ memantau selama ini petugas lapangan Bina Marga DPUPR Jepara tidak mengawasi proses pengerjaan pengaspalan klinik jalan kabupaten.

Kepala DPUPR Jepara harus mengintruksikan petugas lapangan Bina Marga mengawasi dengan ketat saat proses pengerjaan proyek pengaspalan jalan berlubang jangan dikerjakan dengan asal-asalan.

Karena selama ini, berdasarkan pengamatan FKOJ Jepara bahwa bertahun-tahun kualitas mutu pengerjaan klinik jalan masih banyak kurang pengawasan dan ketelitian. Sehingga setelah selesai pengaspalan beberapa hari kemudian jalan berlubang kembali dan rusak, bahkan kekuatan aspal klinik jalan kadang hanya 2-3 hari, seminggu dan sebulan. FKOJ Jepara mensinyalir karena kualitas aspalnya dan pengerjaannya asal-asalan mulai proses pemetaan, pembersihan, pengupasan, pemadatan tanah dan pemerataan, pelapisan bawah, pondasi atas, dan pencampuran panas serta tahap pengecoran aspal.

Untuk itu FKOJ meminta agar pejabat yang berkompeten dan berwenang agar mengawal dan mengawasi pekerjaan klinik jalan, jangan ditinggal. Namun, harus benar-benar diawasi di lapangan untuk menghindari adanya pengerjaan yang tidak sesuai kualitas yang ditentukan dan sesuai anggaran yang digunakan.

FKOJ Jepara juga meminta kepada DPRD Jepara khususnya Komisi D Bidang Infrastruktur agar fungsi pengawasan atau kontroling benar-benar dijalankan agar penggunaan anggaran klinik jalan kabupaten melalui anggaran APBD Kabupaten Jepara efektif dan efisien sesuai peruntukannya.

Taufiqurrahman

REVO Pemuda Asli Perum Pesona Limbangan Kabupaten Sukabumi Ikut Lomba AKSI Indosiar Lewat Tausiyah Life With ALLAH Lolos Ke-28 Besar

JakartaYutelnews.com,- Program pencarian pendakwah yang telah menjadi favorit pemirsa, Aksi Indonesia 2025 (Akademi Sahur Indonesia), akan kembali hadir menemani sahur masyarakat Indonesia.

Program Aksi Indonesia 2025 dijadwalkan tayang perdana pada 1 Maret 2025 dan akan disiarkan secara langsung setiap hari selama bulan Ramadan pada pukul 02.00 WIB di Indosiar.

Sebagai ajang pencarian Ustadz dan Ustadzah berbakat, Aksi Indonesia 2025 menghadirkan juri-juri ternama yang dikenal sebagai Fantastic 4.

Mereka adalah Mamah Dedeh, Ustadz Wijayanto, Ustadz Subkhi Al Bughury, dan Ustadz Solmed.

Keempatnya siap memberikan penilaian sekaligus pembinaan kepada para peserta dalam perjalanan dakwah mereka di panggung Aksi Indonesia.

Acara ini akan dipandu oleh para host andalan, yaitu Irfan Hakim, Ramzi, dan Gilang Dirga. Selain itu, keseruan akan semakin lengkap dengan aksi kocak dari grup D’Cendol yang terdiri dari Jirayut, Ate, Neneng, dan Boah.

Dengan hadirnya 28 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, persaingan dalam ajang ini dipastikan akan semakin ketat.

Para peserta akan menunjukkan kemampuan berdakwah serta membagikan ilmu yang bermanfaat kepada seluruh pemirsa.

Berikut adalah daftar peserta Top 28 Aksi Indonesia 2025:

1. Alfina – Demak
2. Fatwa – Medan
3. Ihsan – Tasikmalaya
4. Umam – Kuburaya
5. Khulwi – Purbalingga
6. Rapot – Bandung
7. Yasin – Lombok
8. Yaqin – Blitar
9. Fadhil – Lubuk Linggau
10. Faridah – Samarinda
11. Revo – Sukabumi
12. Wahyudi – Jepara
13. Dini – Batang
14. Nangim – Cilacap
15. Ribhil – Banyuwangi
16. Sagun – Sukabumi
17. Deban – Lebak
18. Kadri – Maros
19. Nada – Banyumas
20. Tita Tuti – Bandung
21. Alin – Malang
22. Azqi – Pemalang
23. Opik – Pesawaran
24. Wilson – Sumedang
25. Arif – Cianjur
26. Bayu – Takalar
27. Fakih – Tegal
28. Risma – Tuban

Jangan lewatkan Aksi Indonesia 2025, yang akan tayang secara langsung setiap hari selama bulan Ramadan pukul 02.00 WIB di Indosiar.
(Adang suryana)

Bentuk Tim Terpadu Percepatan Pensertifikasian Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah, Kajati Sulsel Menginisiasi

Yutelnews.comSulsel
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel, Ali Yafid dan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulsel, R. Agus Marhendra di Ruang Rapat Kajati Sulsel, Kamis (6/3/2025).


Pada kesempatan ini, Kajati Sulsel Agus Salim menginisasi dibentuknya Tim Terpadu Percepatan Pensertifikasian Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah. Untuk itu, Kajati Sulsel mengundang Kakanwil Kemenag Sulsel dan Kakanwil ATR/BPN Sulsel membahas percepatan legalisasi pensertifikasian aset tanah wakaf khususnya rumah ibadah di Sulawesi Selatan.


“Tim Terpadu ini dibentuk untuk memberikan kepastian hukum tanah wakaf khususnya rumah ibadah. Kita tidak ingin tanah atau lahan rumah ibadah, khususnya masjid berpolemik di kemudian hari,” kata Agus Salim.


Untuk tahap pertama, Tim Terpadu Percepatan Pensertifikasian Tanah Wakaf Rumah Ibadah akan fokus di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros. Nantinya Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada Kejati Sulsel akan melakukan pendampingan hukum selama proses sertifikasi tanah wakaf rumah ibadah. 


Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid menyebut masih terdapat tantangan besar terkait legalisasi tanah wakaf, yang berpotensi menimbulkan masalah administrasi dan kehilangan aset.


“Kami sangat menyambut baik sinergi dan kolaborasi ini mengingat pentingnya konservasi tanah wakaf khususnya Rumah Ibadah guna memastikan pemanfaatannya sesuai prinsip yang berlaku,” ungkap Ali Yafid. 


Sementara itu, Kakanwil ATR/BPN, R. Agus Marhendra menyatakan “siap” bersinergi dalam Tim Terpadu mensukseskan pensetifikasian tanah wakaf dan rumah ibadah. Dirinya berharap, di bulan Ramadhan ini sudah ada beberapa sertifikat yang bisa diterbitkan.


“Kita bergerak cepat sesuai tupoksinya. Kemenag dari sisi kelengkapan administrasi dan ikrar wakafnya. Kejaksaan dari sisi percepatan dan mendorong kepastian hukumnya. Dan ATR/BPN dari sisi penerbitan sertifikatnya,” sebut Agus Marhendra. (Abu algifari)

Paviliun Jepara di Stand HIMKI Jepara IFEX 2025 Dikunjungi Witiarso Utomo

Yutelnews.com | Jepara – Paviliun Jepara Stand HIMKI Jepara di pameran Indonesia Internasional Furniture Expo (IFEX) 2025 pada 6-9 Maret 2025 dikunjungi oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo biasa disapa Mas Wiwit, Kamis (6/3/2025).

IFEX 2025 di Jakarta diikuti oleh puluhan pengusaha mebel dan kerajinan Jepara yang tergabung dalam Himpunan Industri Kerajinan Indonesia (HIMKI) Kabupaten Jepara.

Saat kunjungannya Mas Wiwit beserta rombongan didampingi oleh Zamroni Lestiaza, Kadisperindag Jepara serta para pengurus HIMKI Jepara di antaranya Ketua HIMKI Hendra Sasmita, Rengganis Fitria Widayanti, Yuli Kusdiyanto, Lukman Arief, Abdusomad Sofari, Ana Ijazani, Alsadad, Setyo Nugroho, Roni Satya, dan Erwina Edget.

Menurut keterangan Sekretaris HIMKI Jepara, Rengganis Fitria Widayanti, ada sekitar 10 (sepuluh) perusahaan mebel anggota HIMKI Jepara yang ikut berpartisipasi dalam gelaran IFEX 2025 dan ada 37 perusahaan yang ikut ajang pameran secara mandiri.

“Rombongan kami berangkat dari Jepara pada tanggal 3 Maret 2025 dan berangkat dari Gedung Jepara Jepara Trade and Tourism Center (JTTC) di jalan Rengging, Pecangaan, Jepara,” infonya.

Ia melanjutkan bahwa,” Tema stand IFEX 2025 yaitu Paviliun Jepara dan didalamnya ada 2 (dua) cluster khusus ukir untuk menampilkan karya ukir dari Jepara,” lanjutnya.

Sementara itu Zamroni Lestiaza, Kadisperindag Jepara yang ikut mendampingi Bupati Jepara, berharap para pelaku industri mebel di Jepara mampu membaca selera pasar.

“Dengan semakin banyaknya pelaku industri mebel di Jepara yang ikut dalam berbagai event, baik secara mandiri maupun yang difasilitasi oleh pemda, mampu bersaing dengan produsen mebel dari daerah lain. Nilai ekspor terus meningkat, dan memberikan sumbangan bagi devisa negara,” pungkasnya.

Perkuat Sinergi,Irjen Pol. Asep Safrudin Kapolda Kepri Terima Audiensi Direksi PT PLN Batam Untuk Jaga Keamanan Infrastruktur Kelistrikan

YUTELNEWS.com //Batam – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima audiensi dari Direktur Utama PT PLN Batam beserta jajaran di Polda Kepri. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara PLN Batam dan kepolisian dalam menjaga keamanan serta kelancaran operasional infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kepri, yang bertempat di Ruang Kerja Kapolda Kepri. Pada Rabu (5/3/2025).

Dalam pertemuan ini, turut hadir Pejabat Utama Polda Kepri, Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk M. Irwansyah Putra, Direktur Operasi, Bpk Dinda Alamsyah, Direktur Bisnis dan Pembangunan Usaha, Bpk Khairullah, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Hukum, Bpk Pardamean Matondang, serta Sekretaris Perusahaan, Bpk Zulhamdi.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyambut baik kunjungan jajaran PT PLN Batam karena pentingnya kerja sama dalam menjaga keamanan aset-aset vital, terutama infrastruktur kelistrikan yang menjadi bagian dari kepentingan masyarakat luas. Kapolda Kepri menegaskan bahwa Polda Kepri siap memberikan dukungan penuh kepada PLN dalam menjaga keamanan dan ketertiban guna memastikan kelancaran pasokan listrik di wilayah Kepri, Tutur Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

“Kami memahami bahwa aset PLN adalah objek vital yang harus dijaga dengan penuh perhatian. Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas keamanan, kami siap bekerja sama untuk mengatasi tantangan yang ada serta memastikan pasokan listrik berjalan lancar demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” Ujar Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

 

Perkuat Sinergi,Irjen Pol. Asep Safrudin Kapolda Kepri Terima Audiensi Direksi PT PLN Batam Untuk Jaga Keamanan Infrastruktur Kelistrikan
Saat Kapolda Kepri dan PLN Batam Gelar Audiensi

“Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., juga mengingatkan pihak PLN agar terus melakukan upaya proaktif dalam menjaga keamanan jaringan listrik guna menghindari potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. kami berharap setiap proses pembangunan dan pemeliharaan aset PLN tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan, Ucap Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolda Kepri beserta jajaran. Dengan kerja sama yang telah terjalin antara PLN dan Polda Kepri menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan. Diharapkan sinergi ini terus berkembang dan semakin erat guna mendukung kelancaran operasional serta pelayanan listrik bagi Masyarakat Kepulauan Riau, Ungkap Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra.

“Kami berharap adanya arahan dan bimbingan dari Kapolda terkait pengamanan aset PLN serta dukungan penuh dalam kebijakan operasional kami. Saat ini, kami menghadapi tantangan terkait keberadaan beberapa tower PLN yang terdampak oleh proyek pembangunan. Kami berharap ada koordinasi lebih lanjut agar infrastruktur vital kami tetap aman dan tidak terganggu,” Jelas Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra.

“Selain itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra, juga mengungkapkan rencana pengembangan pembangkit listrik baru di Batam yang memerlukan dukungan kepolisian dalam aspek keamanan serta kelancaran proses pembangunannya. Dengan terjalinnya kerja sama yang solid antara PLN dan Polda Kepri, diharapkan pasokan listrik di wilayah Kepri dapat terus terjaga dengan handal, aman, dan stabil demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” Tutup Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra.

Terakhir, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store./ Red

Bidang Humas Polda Kepri

 

Raker PDAM Tirta Jaya Mandiri ,Wabup Minta Tingkatkan Kinerja Dan Jaga Integritas

SukabumiYutelnews.com ,Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas memberikan Pengarahan kepada Pegawai PDAM Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi. Kamis, (6/03/25)..

Direktur PDAM Tirta Jaya Moch Kamaludin Zein menjelaskan bahwa Rapat Kerja tersebut rutin dilaksanakan dalam rangka mengukur kinerja PDAM dengan cabang cabang Unit di Perumda PDAM yang ada di daerah. Hal tersebut untuk bisa meningkatkan capaian kinerja baik Perumda PDAM Tirta Jaya Mandiri

” Kami berkeyakinan dengan kehadiran Wabub ke Perumda PDAM ini bisa meningkatkan kinerja dan etos kerja yang lebih baik sehingga para Pegawai termotivasi dalam menjalankan tugas” terangnya

Wabub dalam arahanya mengatakan semua lini di perumda PDAM Tirta Jaya senantiasa meningkatkan kinerja menjaga integritas serta selalu Inovatif.

” Dengan adanya Inovasi dan Perubahan tentunya bisa mendorong produktivitas dan lebih jauh target PDAM dapat tercapai” ucapnya

Wabup juga minta para pegawai memberikan pelayanan terbaik kepada para pelangganya,selain itu Wabup juga menekankan kebersamaan,

” Kita optimis kinerja Perumda PDAM akan meningkat dengan baik dan target menjadikan PDAM terbaik akan tercapai” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.