You Tell News

Libur Panjang, Lapas Batam tetap Berikan Layanan Jemput Bola

YUTELNEWS.com | Dalam rangka memastikan kualitas kesehatan bagi warga binaan di Lapas Batam, Tim Medis Lapas Batam bersama Penjagaan Lapas Batam melakukan layanan jemput bola ke dalam blok hunian A, B, C dan D perihal pengecekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) serta kondisi kesehatan warga binaan, Senin (27/1).

Tujuan utama PHBS guna untuk mencegah timbulnya penyakit dan penyebaran penyakit menular di dalam blok hunian Lapas Batam. Tim medis juga melihat kondisi kesehatan Warga Binaan yang membutuhkan penanganan medis, baik itu secara edukasi teraupetik ataupun secara medikamentosa, dan didapati sebanyak 32 orang warga binaan mengeluhkan masalah kesehatan ringan dan telah diberikan penanganan

Pada kesempatan ini Dedi Kurniawan selaku Kasubsi Bimkemaswat Lapas Batam menyebutkan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelayanan kesehatan secara optimal guna mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan bagi warga binaan serta dalam rangka kesiagaan pada libur panjang Isra mi’raj dan tahun baru imlek 2025. /Red

Tri Rahmanto Berdayakan Masyarakat Sinergitas dengan Program Pemerintah Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelatihan UMKM.

YUTELNEWS.com | Tri Rahmanto Sebagai Tokoh masyarakat yang menekuni usaha di bidang furniture dan barang seni, Tri Rahmato merasa peduli kepada warga masyarakat khususnya bagi masyarakat Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, “Dengan mengajak masyarakat terlibat langsung dan sekaligus memberikan pelatihan dalam usaha yang di rintisnya beberapa tahun lalu. hari Minggu 26/01/2025.

Dalam pembinaan kepada masyarakat, masyarakat yang terlibat ini diberikan pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan mengerjakan langsung sendiri terkait produk kerajinan yang biasa di garap untuk memenuhi kebutuhan pasar berdasarkan permintaan konsumen.

Keterlibatan masyarakat ini tentunya diharapkan bisa meningkatkan pendapatan di saat situasi ekonomi yang serba sulit dan bisa membantu ekonomi keluarga,” ujarnya, Tri kepada awak media.

Dalam pelatihan itu, Tri menjelaskan, warga diajari untuk membuat berbagai kerajinan yang sudah biasa kita produksi seperti hiasan iterior lukisan, patung dan barang seni lainya.

“Dari kegiatan ini saya berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menciptakan dan memperkuat kegiatan UMKM atau ekonomi kreatif, serta menciptakan lapangan usaha baru untuk masyarakat,” ucapnya

Jenis pelatihan disesuaikan dengan kemampuan para warga dan hasilnya kita jual, sehingga dengan adanya barang yang terjual kita hasil penjualannya kita berikan langsung kepada mereka”, ungkapnya.

Kegiatan itu diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan khususnya bagi masyarakat wilayah se-Kecamatan Dayeuhkolot.

Tri juga menyatakan, upaya pemberdayaan masyarakat ini diharapkan bisa membantu dan sinergi dengan program Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan HM.Dadang Supriatna , dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat kepada UMKM, sehingga ini bisa berdampak positif nyata bagi masyarakat,Pungkasnya.

Yans.

Kisah Pilu Seorang Bocah Anak di Bawah Umur di Hilikara , Nias Selatan Ke dua Orang Tua Sudah Bercerai

Nias Selatan – Yutelnews.com
Di sebuah sudut kecil di Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, tersimpan kisah memilukan tentang seorang anak berusia 10 tahun. Sejak bayi, ia sudah kehilangan kasih sayang orang tuanya yang meninggal dunia. Tanpa pilihan lain, ia diasuh oleh pamannya, yang diharapkan mampu merawat dan menyayanginya seperti anak sendiri. Namun, harapan itu justru berakhir menjadi mimpi buruk yang panjang.

Anak ini tumbuh dalam lingkungan yang keras dan tanpa cinta. Setiap harinya, ia harus melakukan pekerjaan berat di rumah pamannya. Jika ia gagal atau melakukan kesalahan kecil, amarah pamannya meledak, sering kali berujung pada kekerasan fisik. Bahkan, suatu hari ia didorong hingga terjatuh, menyebabkan kakinya terluka parah. Karena tidak mendapat perawatan medis yang layak, kakinya menjadi cacat permanen.

Tak hanya kekerasan fisik, anak ini juga mengalami penderitaan dari segi kebutuhan dasar. Ia sering dibiarkan kelaparan selama berhari-hari. Ketika akhirnya diberi makan, yang tersedia hanyalah nasi basi yang tidak layak untuk dimakan. Tubuhnya yang kecil dan kurus sering kali terlihat lemah, tetapi ia terus bertahan dengan sisa-sisa harapan yang ada di hatinya.

Kisah ini akhirnya terungkap setelah seorang warga yang peduli menyebarkan informasi ke media sosial. Dalam waktu singkat, kasus ini viral dan mengundang perhatian publik. Banyak orang tersentuh dengan cerita pilu anak ini, dan desakan kepada pihak berwenang untuk segera bertindak semakin besar.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian dari Polres Kabupaten Nias Selatan bergerak cepat. Mereka langsung turun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kebenaran kasus ini dan memastikan keselamatan sang anak. Keberanian anak ini untuk memberikan kesaksian telah membuka tabir kegelapan yang selama ini menyelimuti hidupnya.

Kini, perhatian masyarakat dan aparat penegak hukum tertuju pada anak ini. Banyak pihak berharap ia mendapatkan perlindungan yang layak, perawatan medis, dan kesempatan untuk hidup dengan lebih baik. Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga hak-hak anak dan melindungi mereka dari segala bentuk kekerasan.

#StopKekerasanAnak #LindungiAnak #KeadilanUntukAnak


(EDM)

Khitanan Massal oleh Hardholiend Sukabumi dan Dukungan Kesehatan Masyarakat

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM – Pada hari Minggu, 26 Januari 2025, Harddoliend Community Since (HCS) mengadakan khitanan massal di Pesantren Jatul Ulum. Organisasi sosial ini telah beroperasi sejak tahun 2005 dan berkomitmen mendukung kesehatan masyarakat melalui kegiatan ini.

Kegiatan khitanan massal ini diikut oleh ratusan peserta yang sangat antusias. Ilham Abdillah, Ketua HCS menyatakan,” bahwa acara ini terbuka untuk komunitas yang ingin mengadakan khitanan massal”. Mereka menawarkan layanan khitanan gratis setiap hari Jumat pagi di Basecamp mereka.

Muhammad Tajudin, Ketua HCS Kabupaten Sukabumi, mengajak organisasi masyarakat dan karang taruna untuk mengajukan kegiatan khitanan massal dengan minimal peserta 50 hingga 1000 orang, yang harus diajukan tiga bulan sebelumnya.

Program ini terbuka untuk seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. HCS berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dan terjangkau, termasuk program gratis seperti totok sinergi bekam.

Pendanaan berasal dari anggota HCS dan kerabat tanpa bantuan pemerintah, dan HCS berharap program ini membawa manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

(Reporter Adang Suryana)

(MAMAD)

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Buka Sakolah Nagori Koto Nan Godang

Payakumbuh, YUTELNEWS.COM —Menyikapi kondisi terkini generasi muda, Anak Nagori Koto Nan Godang menggelar kegiatan motivator bernama Sakolah Nagori Koto Nan Godang di kantor KAN Koto Nan Godang Payakumbuh pada Minggu (26/01/2025) pagi.

Pembukaan Sekolah Nagori Koto Nan Godang, Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, A.Md., Dt Rajo Mantiko Alam. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan untuk menciptakan generasi yang unggul dan berpijak pada nilai-nilai adat. Sekolah Nagori Koto Nan Godang merupakan wujud kerjasama masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Wirman Putra mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan, sehingga sekolah ini dapat berdiri. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan diharapkan sekolah ini dapat melahirkan individu yang cerdas dan berbudi pekerti luhur.

Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung keberadaan Sekolah Nagari ini, baik dari segi pemikiran, tenaga, maupun materi.

Dengan semangat gotong royong, kita dapat mewujudkan cita-cita besar bersama, yakni menciptakan Kota Payakumbuh yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadaban.

Akhir kata, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pembukaan Sakolah Nagari Koto Nan Godang. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kita, Kata Wirman Putra Menutup sambutan sekaligus membuka kegiatan Sakolah nagori Koto Nan Godang.

Usai sambutan pembukaan dari Niniak Mamak, pengurus KAN, Bundo Kanduang dan Panitia, kegiatan Sakolah Nagori lansung masuk ke materi.

Prof. Henmaidi, ST.,Eng., S.c., Ph.D., Dt Paduko Boso Nan Itam Wakil Rektor IV Unand menjadi pemateri pertama dengan memberikan Training Motivasi & Karakter kepada para peserta.

Paparan dari Profesor kelahiran Koto Nan Godang ini mampu membangkitkan semangat peserta yang rata rata kelas XII tersebut.

Prof Henmaidi membangkitkan semangat gen Z yang hadir untuk membangun impian terbaik mereka kedepan. Ia menjelaskan bagaimana melanjutkan pendidikan setelah tamat SLTA nantinya, Dr Nofel Nofiadri, M.Pd., M.Hum., yang menjadi pemateri kedua menjelaskan bagaimana memilih tempat kuliah sesuai minat dan bakat masing masing.

Pada sesi ini diisi dengan dialog interaktif bersama peserta.

Dosen UIN Imam Bonjol Padang, Dr Nofel Nofiadri, memimpin sesi kedua Sakolah Nagori yang membahas keinginan melanjutkan pendidikan ke kuliah, termasuk tujuan dan lokasi kuliah.

Acara Launching Sakolah Nagori dihadiri Niniak Mamak dan tokoh masyarakat yang berharap kegiatan ini diadakan setiap bulan.

Ketua pelaksana Toto Setiawan, A. Md. , dan sekretaris Ismail Putra, S. E. , mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang mendukung acara ini.

Panitia Sekolah Nagori berharap Niniak Mamak, pengurus KAN, dan Bundo Kanduang terus memantau kegiatan dan menegur jika ada kelalaian.

(Humas DPRD Kota Payakumbuh)

( MAMAD )

Suka Cita Pentahbisan Pemotongan Pita Gedung Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Sidang Namohalu, Resort XII.

Namohalu, Yutelnews.com – Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Resort XII Namohalu Esiwa Faogonaso Harefa SH sekaligus anggota DPRD Kabupaten Nias Utara melaksanakan pemotongan pita Gedung GPI Sidang Namohalu di Kampung Silima Omo Desa Namohalu, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, Minggu 26/01/2025.

Suka cita Pentahbisan GPI Namohalu di laksanakan oleh Bapak Pdt.Tehenasokhi Harefa S.Th., M.Th Korwil Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Nias, selesai pemotongan Pita di lanjutkan penyerahan Kunci Gereja ketua Pembangunan Fatiwaso Harefa SE kepada Bapak Korwil GPI Nias Langsung di buka Gedung GPI Sidang Namohalu, warga Jemaat memasuki ruangan sambil menyanyikan lagu puji-pujian kepada Sang Pencipta di Sorga.

Dilaksanakan acara kebaktian Massal, acara di bawakan oleh Pdt.Sabarudi Zalukhu yang begitu suka cita, Pengkhotbah Bapak Pdt.Tehenasokhi Harefa S.Th., M.Th di kutip surat I Korintus 15:57-58.

Selesai acara kebaktian di bacakan Sejarah berdirinya GPI Sidang Namohalu Esiwa Tahun 1993 pendiri Bapak Talimbowo Harefa alias Ama Oti Harefa (Alhm) dan Bapak Fati’aro Harefa alias Ama Yukirman Harefa (Alhm) di Kampung Silima Omo Pimpinan GPI Namohalu Pdt Duhu’aro Harefa (Alhm), Gereja ini Renovasi ke-Tiga.

“Ucap Guru Injil dari Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Sisarahili Kharisman Gea mewakili seluruh Jemaat GPI se-Resort XII mengatakan kami apresiasi kekompokan warga Jemaat ini hanya 16 Kepala Keluarga bisa mendirikan bangunan 9mx19m, merangkul tanpa hal memaksa memberi untuk Bait Suci ini dari hati nurani masing-masing warga, harapan kami kedepan merangkul semua pihak tanpa membedakan satu dengan yang lain.

Turut hadir Pengurus GPI Wilayah Nias serta JajaranNya, Pengurus GPI se-Resort XII serta Pimpinan Jemaat GPI dan Undangan dari Katholik, BNKP wilayah sekitar dan Undangan LainNya.

{K.Gea}

Tingkatkan PAD, Satgas Penertiban Tak Segan Segel Bangunan Tak Berizin dan Pelanggar Tata Ruang.

Bandung – Yutelnews com Satuan Tugas Pengendalian Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinan Berusaha (Satgas PPR-PBG-PB) dalam waktu dekat akan segera melaksanakan aksi di lapangan, menyusul terbitnya Keputusan Bupati Bandung Nomor 600.1.15.2/KEP.24-DPUTR/2025.

Penertiban akan segera dilakukan terhadap para pelanggar ketentuan tata ruang bangunan gedung, perizinan berusaha. Salah satu tindakannya dengan melakukan penyegelan tempat usaha.

Pembentukan Satgas PPR-PBG-PB ini dalam rangka peningkatan kepatuhan terhadap aturan terkait tata ruang, bangunan gedung, serta perizinan usaha dan non-usaha, selain dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini terungkap dalam Rapat Konsolidasi Tim Satgas PPR-PBG-PB, di Gedung Oryza Sativa Pemkab Bandung yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana.

Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana menyatakan Satgas PPR-PBG-PB telah merancang langkah-langkah konkret, sehingga ke depan tidak rapat melulu. Melainkan ada hasil laporan sebagai tindakan kongkret dari lapangan.

“Satgas ini dibentuk untuk menegakan peraturan perundangan mulai dari perbup, perda sampai undang-undang di atasnya, juga dalam rangka melaksanakan Program Asta Cita Presiden Prabowo,” tandas Sekda Cakra Amiyana, Senin (27/1/2025).

Sesuai temuan BPK RI tahun 2024, terdapat potential lost pajak mencapai Rp 200 miliar, akibat ketidakpatuhan para pengusaha dan masyarakat pada umumnya seperti dalam membayar pajak dan retribusi.

“Temuan BPK ini harus ditindaklanjuti dengan melakukan langkah-langkah yang harus kita lakukan secara terintegrasi melalui Satgas PPG PBG PB. Sebab tidak bisa hanya internal Pemkab Bandung, untuk menyelesaikannya perlu melibatkan seluruh jajaran Forkopimda, terutama TNI-Polri,” kata Cakra Amiyana.

Sebab ketidakpatuhan terhadap peraturan perundangan ini, kata Cakra, bukan lagi merupakan tindak pidana ringan (tipiring) melainkan pelanggaran terhadap undang-undang pidananya, seperti Undang-undang Tata Ruang dan UU Cipta Kerja.

“Kepatuhan berbagai pihak terhadap peraturan perundangan perlu kita tegakkan, sehingga peraturan baik dari tingkat pusat maupun daerah, bisa efektif dilaksanakan dan dipatuhi. Inilah yang menjadi outcome Satgas ini, sehingga kita dapat mematuhi peraturan perundangan yang berlaku, tidak hanya di kalangan pemerintah, tapi juga dunia usaha dan masyarakat,” papar sekda.

Ia mengakui, sulitnya terealiasi target PAD di bidang tata ruang, bangunan gedung dan perizinan berusaha akibat kurangnya kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku.

“Selama ini, terhadap para pelanggar hanya diberikan sanksi administrasi ketimbang sanksi pidana. Hal ini menyebabkan kurangnya kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan dari peraturan perundangan yang berlaku,” kata dia.(*)


Yans.

SK Bupati Bandung Terbit, Satgas PPR PBG Segera Bergerak Tindak Para Pelanggar UU Tata Ruang dan UU Cipta Kerja.

Bandung – Yutelnews com Satuan Tugas Pengendalian Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinan Berusaha (Satgas PPR-PBG-PB) dalam waktu dekat akan segera melaksanakan aksi di lapangan, menyusul terbitnya Keputusan Bupati Bandung Nomor 600.1.15.2/KEP.24 -DPUTR/2025.

Penertiban akan segera dilakukan terhadap para pelanggar ketentuan tata ruang bangunan gedung, perizinan berusaha, salah satu tindakannya dengan melakukan penyegelan tempat.

Pembentukan Satgas PPR-PBG-PB ini dalam rangka peningkatan kepatuhan terhadap aturan terkait tata ruang, bangunan gedung, serta perizinan usaha dan non-usaha, selain dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini terungkap dalam Rapat Konsolidasi Tim Satgas PPR-PBG-PB, di Gedung Oryza Sativa Pemkab Bandung, baru-baru ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana menyatakan Satgas PPR-PBG-PB telah merancang langkah-langkah konkrit, sehingga ke depan tidak rapat melulu, melainkan ada hasil laporan sebagai tindakan kongkrit dari lapangan.

“Satgas ini dibentuk untuk menegakan peraturan perundangan mulai dari perbup, perda sampai undang-undang di atasnya, juga dalam rangka melaksanakan Program Asta Cita Presiden Prabowo,” tandas Sekda Cakra Amiyana.

Sesuai temuan BPK RI tahun 2024, terdapat potential lost pajak mencapai Rp200 miliar, akibat ketidakpatuhan para pengusaha dan masyarakat pada umumnya seperti dalam membayar pajak dan retribusi.

“Temuan BPK ini harus ditindaklanjuti dengan melakukan langkah-langkah yang harus kita lakukan secara terintegrasi melalui Satgas PPG PBG PB. Sebab tidak bisa hanya internal Pemkab Bandung untuk menyelesaikannya perlu melibatkan seluruh jajaran Forkopimda, terutama TNI-Polri,” kata Cakra Amiyana.

Sebab ketidakpatuhan terhadap peraturan perundangan ini, kata Cakra, bukan lagi merupakan tindak pidana ringan (tipiring) melainkan pelanggaran terhadap undang-undang pidananya, seperti Undang-undang Tata Ruang dan UU Cipta Kerja.

“Kepatuhan berbagai pihak terhadap peraturan perundangan perlu kita tegakkan, sehingga peraturan baik dari tingkat pusat maupun daerah, bisa efektif dilaksanakan dan dipatuhi. Inilah yang menjadi outcome Satgas ini, sehingga kita dapat mematuhi peraturan perundangan yang berlaku, tidak hanya di kalangan pemerintah, tapi juga dunia usaha dan masyarakat,” papar sekda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengakui, sulitnya terealisasi target PAD di bidang tata ruang, bangunan gedung dan perizinan berusaha akibat kurangnya kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku.

“Selama ini, terhadap para pelanggar hanya diberikan sanksi administrasi ketimbang sanksi pidana. Hal ini menyebabkan kurangnya kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan dari peraturan perundangan yang berlaku,” kata Zeis.***


Yans.

Terkait Pemukulan Terhadap Wartawan di Pidie Jaya Pimpinan Redaksi Media RajaNews,Xyz Kecam Kekerasan Oknum Keuchik

Pimpinan Redaksi Media RajaNews.Xyz Said Yan Rizal | YUTELNEWS.com

YUTELNEWS.com | Banda Aceh – Terkait pemukulan terhadap Wartawan, Pimpinan Redaksi Media RajaNews.Xyz, Said Yan Rizal, mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Keuchik Gampong Cot Seutui, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya terhadap Ismail M Adam atau Ismed, seorang wartawan CNN Indonesia. Insiden ini terjadi pada Jum’at malam (24/1) dan dinilai sebagai bentuk premanisme yang mencederai kebebasan pers di Aceh.

Pimpinan Redaksi Media RajaNews, Said Yan Rizal menyampaikan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak APH untuk menangani kasus ini,Selain itu, komunikasi juga telah dilakukan dengan rekan-rekan di Pidie Jaya, yang mengonfirmasi bahwa Ismed adalah wartawan profesional yang bertugas di wilayah tersebut.rekan-rekan Media RajaNews saat ini masih mendalami kronologi lengkap insiden tersebut.

Insiden bermula saat Ismed meliput inspeksi mendadak dengan Kepala Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya di Polindes Cot Seutui.

Dalam peliputan tersebut, Ismed bekerja secara profesional sesuai dengan standar jurnalistik.

Informasi yang diperoleh dari lapangan kemudian diberitakan sebagai produk jurnalistik yang menjadi konsumsi publik.

Namun, pemberitaan ini memicu kemarahan oknum Keuchik yang merasa tidak puas dan akhirnya melakukan kekerasan terhadap Ismed.

Tindakan kekerasan tersebut terjadi di depan umum, tepatnya saat Ismed sedang bersantai di sebuah warung kopi.

“Ismed dibal-bal, dipukul dan diinjak-injak oleh pelaku di hadapan banyak orang. Ini adalah tindakan premanisme yang tidak bisa ditolelir,” tegas Said.

Ia menambahkan bahwa kejadian ini merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan keselamatan wartawan yang tengah menjalankan tugasnya.

Pimpinan Redaksi bersama rekan-rekan pers lainnya di Aceh mengecam keras tindakan tersebut dan mendesak pihak Kepolisian untuk segera memproses kasus ini secara hukum.

“Kami mendorong pihak berwenang untuk menindak tegas pelaku dan memastikan persoalan inti di Polindes Cot Seutui dapat diungkap dengan transparan,” ujar Said.

Kekerasan terhadap jurnalis dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

Said menegaskan bahwa kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia juga meminta masyarakat dan pihak terkait untuk memberikan dukungan terhadap upaya perlindungan jurnalis yang menjalankan tugasnya demi kepentingan publik,” tandasnya.

Pekan Depan Satgas Pengendalian Penataan Ruang, Akan Lakukan Penertiban Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinan.

YUTELNEWS.com//

Kab.Bandung – Dengan diterbitkannya Surat Keputusan Bupati Nomor 600.1.15.2/KEP.24-DPUTR/2025, tentang Satuan Tugas Pengendalian Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinannya.

Hal ini akan menjadi modal dasar bagi pihak Pemeritah Kabupaten Bandung dalam melakukan langkah langkah penertiban Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinannya.

Disamping itu pula berdasarkan Informasi Sumber yang dapat dipercaya kebenarannya selain SK. Bupati Bandung, Berbagai peraturan perundangan menjadi dasar bagi satgas untuk melakukan pendataan penyuluhan sampai dengan penertiban.

Mulai dari Undang Undang, Peraturan Pemerintah, Permen sampai dengan Perda , baik sanksi administratif sampai dengan pidana akan diterapkan bagi para pelanggar, Kata Sumber, Pada Minggu 26 Januari 2025.

Dan pada awal bulan Pebruari mendatang Pihak Pemerintah Kabupaten Bandung bersama sama Forkopimda akan melakukan Inspeksi ke beberapa titik lokasi untuk melakukan penertiban langsung Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinannya.

Tidak menutup kemungkinan pula akan dilakukan penyegelan langsung terhadap Bangunan dan lahan tempat Usaha yang tidak mengantongi ijin sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan Pemerintah.

Banyak contoh konkret yang terjadi akibat terjadinya pelanggaran tata ruang dan bangunan, yang tidak jarang pula bisa mengakibatkan korban jiwa

Sikap tegas Pemkab Bandung ini pun mendapatkan Apresiasi dan dukungan pihak Forkopimda mulai dari dukungan kebijakan sampai dengan dukungan Personil, Pungkas Narasumber yang enggan disebutkan jati dirinya.

(Yans.)

Orkes Sevia Musik Ramaikan Pantai Kartini Jepara Menyambut Libur Nasional dan Cuti Bersama 

YUTELNEWS.com//

Jepara – Manajer Pantai Kartini, Edi Kandono, Minggu (26/1/2025) di kantor objek wisata Pantai Kartini, Kabupaten Jepara menginformasikan bahwa untuk menyambut libur nasional dan cuti panjang mulai Senin, 27 Januari 2025: Libur Nasional – Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Selasa, 28 Januari 2025: Cuti Bersama – Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, dan Rabu, 29 Januari 2025: Libur Nasional – Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.

Pengelola Pantai Kartini menghadirkan gelaran organ tunggal (OT) Sevia Musik Minggu (26/1/2025) dengan menyajikan lagu-lagu populer untuk menghibur pengunjung yang memadati lokasi dan menyaksikan event lainnya yang disediakan oleh manajemen pengelola Pantai Kartini.

Nampak rombongan wisatawan dari berbagai daerah memenuhi objek wisata untuk menikmati keindahan pantai, menikmati fasilitas, wahana permainan, merasakan sensasi kuliner dan melihat langsung Kura-Kura Ocean Park yang terletak di dalam kawasan Pantai Kartini.

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 memberikan kesempatan liburan panjang (long weekend) yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat atau bepergian bersama keluarga termasuk menghabiskan liburan di objek wisata andalan Kabupaten Jepara.

Adanya libur panjang di akhir Januari 2025, masyarakat Indonesia memiliki kesempatan menikmati waktu istirahat atau liburan yang lebih lama. Ini adalah momen tepat untuk berlibur, merayakan hari besar, atau sekadar bersantai bersama orang-orang terdekat ataupun berkunjung ke objek wisata yang menyajikan panorama pantai.

Pantai Kartini sendiri sudah lengkap memenuhi konsep wisata memuat tiga unsur yaitu Something to see, something to do, dan something to buy.

Karena ada keindahan dan fasilitas lainnya yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung, adanya pantai yang bisa dibuat bermain air, dan adanya toko cenderamata dan souvenir serta warung makan dan minum untuk menikmati menu kuliner khas Jepara berbahan baku hasil tangkapan laut seperti Pindang Srani, Ikan Bakar, Ikan Goreng dan menu lezat lainnya yang disajikan di sepanjang area kuliner.

(Singgih)

Bupati Bandung Dadang Supriatna Peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW ,Santuni 200 Anak Yatim Piatu

YUTELNEWS.com//

Bandung – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna bersama Yayasan Kober Peduli Yatim Piatu memberikan santunan kepada 200 anak yatim piatu di Gedung Budaya Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Minggu (26/01/2025).

Menyantuni anak-anak yatim piatu itu bersamaan dengan memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang juga turut dihadiri masyarakat sekitar.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bandung turut menyerahkan pula bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas. Saat itu, Bupati Dadang Supriatna didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Supardian,
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Mukti Prabowo, Camat Majalaya Gugum Gumilar, pengurus Baznas, jajaran Forkopimcam Majalaya, Kepala Desa Wangisagara Enjang Gandi, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, hadir di tengah-tengah anak-anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial. Selain itu sebagai wujud kasih sayang dan mencintai anak-anak yatim.

“Pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW ini mari kita sama-sama meningkatkan iman dan taqwa kita terutama dalam hal menjalankan ibadah sholat lima waktu,” kata Kang DS dalam sambutannya.

Menurutnya, pelaksanaan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW ini secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Tetapi yang terpenting semua pihak yang menjalankan kegiatan ini tetap sehat dan semangat. Untuk anak-anak yatim piatu tetap semangat karena mereka akan menjadi calon pemimpin-pemimpin di masa depan. Pemerintah daerah akan selalu hadir memfasilitasi hal-hal yang bersifat pembangunan mental maupun spiritual,” tutur Kang DS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga turut meminta doa kepada masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya anak-anak yatim piatu. Dengan harapan kedepan, Kang DS tetap diberikan istiqomah, amanah, sehat dan selamat dalam menjalankan tugas di pemerintahan daerah sebagai pelayan masyarakat.

Bupati Bandung juga akan segera merealisasikan pembangunan rumah singgah untuk yayasan tersebut.

(Yans.)

Tingkatkan Kewaspadaan pada Libur Panjang, Lapas Banyuwangi Sidak Kamar Warga Binan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Momen libur panjang dalam rangka peringatan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek menjadi perhatian khusus bagi jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Sejumlah petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada beberapa kamar hunian, Sabtu (25/1) malam. Kegiatan itu juga dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi.

Sidak itu dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap segala potensi yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kamtib, sekaligus memastikan bahwa tidak ada barang terlarang pada kamar hunian.

Mukaffi menyebut, dalam sidak yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba.

“Tidak ada handphone maupun narkoba, barang yang diamankan petugas hanya barang- barang yang disinyalir dapat disalahgunakan maupun dimodifikasi menjadi alat yang membahayakan,” ungkapnya.

Menurutnya, sidak sengaja dilakukan pada malam hari karena merupakan waktu rawan, sehingga selain memastikan tidak ada barang terlarang di kamar hunian, petugas juga melakukan kontrol terhadap seluruh area Lapas.

“Momen libur panjang ini tentu sangat kami waspadai, seluruh area Lapas kami pastikan aman dan tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Selain menggeledah kamar hunian, sidak juga dirangkai dengan melakukan tes urine kepada 20 orang warga binaan yang dipilih secara acak untuk memastikan tidak ada warga binaan yang mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Hasilnya negatif semua, baik dari narkoba maupun obat-obatan terlarang,” terangnya.

Mukaffi menambahkan bahwa penggeledahan kamar hunian dan tes urine yang digelar secara rutin merupakan bentuk komitmen untuk mencegah adanya peredaran handphone, pungli dan narkoba (halinar) di Lapas Banyuwangi.

“Komitmen itu juga dalam rangka mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” imbuhnya.

“Tentu harapan kami Lapas Banyuwangi selalu berada dalam keadaan yang aman dan kondusif,” tutupnya.

(Tim Red)

Tetap Gigih Selamatkan Generasi Muda, Polres Binjai Ratakan Barak Narkoba di Tunggorono

BINJAI //Yutelnew.com
Satres Narkoba Polres Binjai kembali Gerebek Sarang Narkoba (GSN) serta Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di jalan sei mencirim kelurahan tunggurono kecamatan binjai timur, kota binjai, provinsi sumatera utara, sabtu, (25/01/25) pukul 17.00 wib sore hari.

Pengrebekan barak tersebut dipimpin langsung oleh kasat narkoba Akp Syamsul Bahri, SE., MH., dengan melibatkan personil satres narkoba sebanyak 15 personil dan sat intelkam sebanyak 5 personil sesuai dengan surat printah tugas Kapolres Binjai Nomor : Sprin Gas/1891/I/PAM3.3./2025, Tertanggal 25 Januari 2025.

Hasil penggrebekan di lokasi : petugas mengamankan 3 (tiga) orang laki-laki dengan inisial HAS (30), A (32) dan S (42). Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap ketiganya sehingga ditemukan dari saku kanan celana terduga HAS (30) 1 (satu) paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip transparan.

Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi barak dan kembali ditemukan barang bukti lain berupa 5 (lima) paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip transparan, 8 (delapan) buah alat hisap sabu (bong), 10 (sepuluh) buah plastik klip kosong, 9 (sembilan) buah mancis dan 1 (satu) buah pipet sekop.

Kemudian petugas melakukan pembongkaran terhadap barak serta memusnahkannya dengan cara dibakar.

Sedangkan terhadap ketiga orang laki-laki yang ditemukan di TKP bersama barang buktinya langsung diboyong ke komando polres Binjai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sesuai keterangan Kapolres Binjai Akbp Bambang C. Utomo, S.H., S.I.K., M.Si, “Penggrebekan barak narkoba tersebut sebagai keseriusan polres Binjai untuk sikat habis terhadap peredaran narkoba, mengingat narkoba merupakan musuh bersama dan akan merusak generasi muda sebagai penerus bangsa”, tegas Akbp Bambang.(Rizal hsb)

Sumber: Humas Polres Binjai.

(Redaksi rizal hsb)

Upacara Penutupan Action Rimba IV Kodim 0104/Atim Berlangsung Meriah dan Khidmat

YUTELNEWS. com | Kota Langsa, –  Suasana di Lapangan Upacara Makodim 0104/Atim, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, penuh semangat. Lebih dari ratusan peserta dan tamu undangan berkumpul untuk menghadiri penutupan Action Rimba IV tingkat SMA, Sabtu (25/01/2025) Sore.

Tepat pukul 16.30 WIB, upacara dimulai dengan penuh khidmat. Dipimpin oleh Kapten Inf Edi Chandra, Danramil 10/Spj, sebagai Komandan Upacara, prosesi berjalan tertib. Kepala Sekolah SMAN 3 Langsa, Rusli, S.Ag., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dimulai dengan laporan Perwira Upacara, dilanjutkan pengibaran bendera Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema membangkitkan rasa cinta tanah air di hati semua yang hadir.

Dalam sambutannya, Rusli, S.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat, khususnya kepada Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P., atas dukungan luar biasa dalam menyukseskan acara ini.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan cinta tanah air, demi mewujudkan Indonesia Emas,” ucapnya dengan penuh semangat sebelum secara resmi menutup perlombaan.

Suasana semakin hangat saat pengumuman pemenang diumumkan. Berikut adalah hasil dari kerja keras para peserta:

Juara Umum Divisi Utama: SMKN 2 Binjai

Juara Umum Divisi Madya: SMAN 1 Langsa (B)

Juara Instagram Challenge: MAN 1 Langsa

Tropi Kehormatan:

Kategori Tanggap dengan Konsentrasi Tinggi: MAS Alwasliyah Binjai

Kategori Tanggon Mental yang Kuat: SMAN 1 Tamiang Hulu

Kategori Trengginas Mampu Bekerja Keras: SMAN 1 Seruway

Tepuk tangan bergemuruh memenuhi lapangan saat para pemenang naik ke panggung untuk menerima trofi dan penghargaan.

Kemeriahan berlanjut dengan sesi foto bersama. Para peserta, tamu undangan, dan pejabat yang hadir bergabung dalam kebahagiaan. Hadir dalam acara ini antara lain Staf Ahli Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Kota Langsa, Said Hanafiah, SKM., M.Kes., mewakili Pj. Walikota Langsa; Kapolres Langsa AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K., S.H., M.H.; Kasdim 0104/Atim Mayor Inf Hanapi; Pabung Aceh Timur Mayor Inf M. Kaoy; dan Ketua Persit KCK Cab. XXI Ny. Yuni Tri Purwanto.

Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P., mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan acara ini. “Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat silaturahmi antar pelajar, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa patriotisme. Dari ajang ini, kita bisa menemukan bibit unggul yang berpotensi menjadi prajurit TNI AD masa depan,” ujarnya tegas.

Kegiatan yang berakhir pukul 18.00 WIB ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Action Rimba IV Kodim 0104/Atim bukan sekadar perlombaan, melainkan juga momen berharga untuk membangun karakter generasi penerus bangsa.

Dalam penutupannya, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P., mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dari SMAN 3 Langsa dan pihak-pihak yang mendukung, sehingga acara ini berjalan lancar dan penuh kemeriahan. “Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik akan selalu membawa hasil yang luar biasa,” tutupnya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.